You are on page 1of 10

I.

PENDAHULUAN

Perekonomian merupakan salah satu saka guru kehidupan negara.

Perekonomian negara yang kokoh akan mampu menyamin kesejahteraan dan

kemampuan rakyat. Salah satu penunyang perekonomian negara adalah kesehatan

pasar, baik pasar barang jasa, pasar uang, maupun pasar tenaga kerja. Kesehatan

pasar, sangat tergantung pada makanisme pasar yang mampu menciptakan tingkat

harga yang seimbang, yakni tingkat harga yang dihasilkan oleh interaksi antara

kekuatan permintaan dan penawaran yang sehat. Apabila kondisi ini dalam

keadaan wajar dan normal –tanpa ada pelanggaran, monopoli misalnya?maka

harga akan stabil, namun apabila terjadi persaingan yang tidak fair, maka

keseimbangan harga akan terganggu dan yang pada akhirnya mengganggu hak

rakyat secara umum.

Harga merupakan salah satu bagian yang sangat penting dalam pemasaran

suatu produk karena harga adalah satu dari empat bauran pemasaran / marketing

mix (4P = product, price, place, promotion / produk, harga, distribusi, promosi).

Harga adalah suatu nilai tukar dari produk barang maupun jasa yang dinyatakan

dalam satuan moneter.

Harga merupakan salah satu penentu keberhasilan suatu perusahaan karena

harga menentukan seberapa besar keuntungan yang akan diperoleh perusahaan

dari penjualan produknya baik berupa barang maupun jasa.

Menetapkan harga terlalu tinggi akan menyebabkan penjualan akan menurun. namun jika harga terlalu rendah akan mengurangi keuntungan yang dapat diperoleh organisasi perusahaan. .

Jika produknya bervariasi tetapi ditetapkan dengan harga yang sama maka persepsi yang muncul adalah kesamaan kualitas sebagai cerminan variasi produk secara horisontal. Misalnya. II. secara kasar dapat dikatakan bahwa makin tinggi harga yang ditetapkan secara relatif terhadap kompetitor. makin tinggi harga yang ditetapkan makin sedikit konsumen yang disasar. Dalam persepsi konsumen sering berlaku logika bahwa harga yang mahal berarti kualitas bagus dan harga yang murah berarti kualitasnya kurang. keinginan. Pada tingkat tertentu menetapkan harga berarti juga berbicara mengenai ekslusifitas. Penetapan harga juga berbicara mengenai variasi produk. PEMBAHASAN Penetapan harga telah memiliki fungsi yang sangat luas di dalam program pemasaran. Seolah seperti piramida. yang berarti pula harus mempelajari kebutuhan. Berbicara harga berarti bicara tentang citra kualitas dan seberapa tinggi ekslusifitasnya. Tinggi rendahnya harga sangat berpengaruh terhadap persepsi kualitas. sehingga ikut menentukan citra terhadap sebuah merek atau produk. Menetapkan harga berarti bagaimana mempertautkan produk kita dengan aspirasi sasaran pasar. dan harapan konsumen. Walaupun harus mempertimbangkan berbagai faktor lain terkait. Makin ke puncak makin kecil. Juga dapat dipakai untuk menjelaskan variasi produk secara vertikal dengan kualitas yang bertingkat. makin eksklusif pula konsumen sasarannya. pada maskapai .

harga transfer. . Sebuah pengaturan kartel terjadi ketika industri dalam suatu perusahaan bekerja sama dan bertindak bersama-sama sebagai perusahaan monopoli. dan memantapkan produk baru. dan tentunya dapat mendukung pula tujuan bisnis secara keseluruhan. image shifting. memperoleh revenue. Pengelolaan harga ini tentu tak lepas dari pricing objectives yang cukup beragam. Pengaturan Kartel . Power pricing pada intinya adalah bagaimana mengelola harga sebagai suatu elemen strategis dalam mendukung strategic positioning yang telah dirumuskan. harga multiproduk. Dengan fungsinya yang amat luas ini. a. perlu pendekatan harga yang bersifat strategis yang tertuang dalam konsep power pricing. diskriminasi harga. . Pengaturan Kartel dilakukan secara diam-diam atau formal . dan first class dengan tingkat harga yang berbeda. harga non marginal. Dalam penetapan harga khusus didalamnya terdapat pengaturan kartel. bisnis. corporate strategy maupun marketing strategy. maksimilisasi pendapatan. Penentuan pricing objective ini berada dalam kerangka strategis yang lebih luas. mulai sebagai sarana pertumbuhan untuk menggapai profit. Keuntungan monopoli adalah keuntungan terbesar yang tersedia dalam suatu industri.penerbangan terdapat pembedaan layanan kualitas layanan untuk kelas ekonomi.

Sulit masuk . Tetapi sering juga transfer pricing digunakan oleh perusahaan-perusahaan multinasional untuk meminimalkan jumlah pajak yang dibayar melalui rekayasa harga yang ditransfer antar divisi. Tujuan utama dari transfer pricing adalah mengevaluasi dan mengukur kinerja perusahaan. Jumlah perusahaan kecil dalam industri . Transfer Pricing Transfer pricing didefenisikan sebagai suatu harga jual khusus yang dipakai dalam pertukaran antardivisional untuk mencatat pendapatan divisi penjual (selling division) dan biaya divisi pembeli (buying division). Hubungan istimewa merupakan hubungan kepemilikan antara satu perusahaan dengan perusahaan lain dan hubungan ini terjadi karena adanya keterkaitan satu pihak dengan pihak lain yang tidak terdapat pada hubungan biasa. Kondisi yang mempengaruhi pembentukan kartel . Kondisi biaya seragam b. Untuk mengatur transfer . Kunci utama keberhasilan transfer pricing dari sisi pajak adalah adanya transaksi karena adanya hubungan istimewa. Pendekatan geografis perusahaan . . Poduk homogen . Tahap siklus bisnis .

Diskriminasi Harga (Price Discrimination) Dapat didenisikan sebagai tindakan perusahaan menjual produk atau jasa yang sama dengan harga berbedake pembeli berbeda pada waktu yang hampir bersamaan. perusahaan dapat memaksimalkan tingkat pendapatan untuk mempertahankan tingkat tertentu dari keuntungan. Surplus Konsumen adalah selisih antara reservation price (harga tertinggi yang bersedia dibayar konsumen) dengan harga yang benar benar dibayar olehkonsumen. c. Diskriminasi hargadilakukan dengan tujuan utama untuk mendapatkan profit yang lebih tinggi. Dengan adanya kenyataan bahwa konsumen sebenarnya bersedia untuk membayar lebih tinggi. pricing ini. Dengan demikian. Jika perusahaan menerapkan kebijakan satu harga (linear uniform price). Maksimalisasi Pendapatan Menurut Model boumel. Alasannya sebuah perusahaan akan menjadi lebih kompetitif ketika itu mencapai ukuran besar (dalam hal pendapatan). konsumen akan tetap dapat menikmati surplus konsumen yang signifikan. d. maka perusahaan akan berusaha merebut surplus konsumen tersebutdengan cara menerapkan kebijakan diskriminasi harga. Selain itu. Profit yang lebih tinggi diperoleh dengan cara merebut (capturing) surplus konsumen. undang-undang memberikan kewenangan kepada pihak fiskus untuk menentukan kembali jumlah harga transfer antar pihak-pihak yang mempunyai hubungan istimewa. manajemen . tindakan diskriminasi harga hanya akan dilakukan oleh perusahaan jika profit yang dihasilkan lebih tinggi dibandingkan dengan menerapkan harga tunggal (uniform price).

.pembayaran mungkin lebih erat kaitannya dengan pendapatan dari pada keuntungan.

Dan selanjutnya hanya pendapatan dan biaya yang akan berubah karena keputusan diambil. f. atau memperoleh peralatan tambahan modal. 2. Psikologis Harga Permintaan untuk produk mungkin . Produk bersaing untuk sumber daya g. menambahkan alokasi untuk biaya tetap. Harga Berbagai Produk Perusahaan menghasilkan beberapa produk yang mungkin terkait pada sisi baik permintaan maupun di sisi biaya. memperkenalkan produk baru. Prestige Harga Permintaan untuk produk mungkin lebih tinggi dengan harga yang lebih tinggi karena faktor gengsi bahwa kepemilikan mencurahkan pada pemilik.e. menghentikan produk yang sudah ada. Produk mrupakan pengganti dalam hal permintaan 3. Produk yang bergabung dalam produksi 4. Perlengkapan produk dalam hal permintaan 2. Biaya-Harga Tambah syarat dari biaya harga tambah adalah Harga ditetapkan terlebih dahulu dengan menghitung biaya variabel. Empat jenis hubungan dari harga berbagai produk: 1. Tambahan Harga dan Analisis Biaya Tambahan Harga dan analisis biaya sangat Mirip dengan analisis marjinal dimana Analisis penawaran tambahan dengan perubahan pendapatan total dan biaya total yang dihasilkan dari keputusan untuk mengubah harga. Harga Non-Marginal Jenis-jenis harga non-marginal adalah sebagai berikut: 1. dan kemudian menambahkan persentase keuntungan atau markup. meningkatkan produk.

cukup inelastis pada rentang tertentu tetapi akan menjadi lebih elastis pada satu harga yang lebih tinggi atau lebih rendah tertentu. .

Hukum Persaingan Usaha antara Teks dan Konteks.com/2010/04/kebijakan-harga.html http://belajar-management. Fahmi.html http://dapurmanajemen.blogspot. http://cutemother-duniaitufana.com/2011/06/strategi-penetapan-harga-bimbel- super.html http://rasimunway. Gramedia. DAFTAR PUSTAKA Lubis. riska 27. Jakarta. rani 69 .com/2011/03/kebijakan-penetapan-harga. 2009. dkk.blogspot.com/2010/05/faktor-faktor-yang- mempengaruhi.blogspot.html beta 13.blogspot.