You are on page 1of 15

MAKALAH

Korosi celah (crevice corrosion) &Korosi sumuran (pitting corrosion)
disusun untuk memenuhi tugas mata kuliah PBKTK

Oleh:

1. Avrillia Ika Swastikadewi ( 21030113060054 ) 2013 A
2. Lyonita Clarasmara Dafitri ( 21030113060055 ) 2013 A
3. Deanda Hary Rahadianti ( 21030113060056 ) 2013 A
4. Surya Indra Pratama ( 21030113060057) 2013 A

PROGRAM STUDI DIPLOMA III TEKNIK KIMIA
FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS DIPONEGORO
SEMARANG
2014

Penulis menyadari bahwa makalah ini masih jauh dari kesempurnaan baik dari bentuk penyusunan maupun materinya. penulis banyak mendapat tantangan dan hambatan akan tetapi dengan bantuan dari berbagai pihak tantangan itu bisa teratasi. Kritik konstruktif dari pembaca sangat penulis harapkan untuk penyempurnaan makalah selanjutnya. Olehnya itu. Semarang. Dalam penyusunan makalah ini. KATA PENGANTAR Puji dan Syukur Penulis Panjatkan ke Hadirat Tuhan Yang Maha Esa karena berkat limpahan Rahmat dan Karunia-Nya sehingga penulis dapat menyusun makalah dengan judul Korosi celah (crevice corrosion) &Korosi sumuran (pitting corrosion). penulis mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak yang telah membantu dalam penyusunan makalah ini. semoga bantuannya mendapat balasan yang setimpal dari Tuhan Yang Maha Esa. Akhir kata semoga makalah ini dapat memberikan manfaat kepada kita sekalian.Mei 2014 Penulis ii BAB I .

Kerugian yang dapat ditimbulkan oleh korosi tidak hanya biaya langsung seperti pergantian peralatan industri.3.1. maka kami merumuskan permasalahan sebagai berikut : 1. Apa yang dimaksud dengan korosi dan faktor apa yang mempengaruhi korosi? 2. baik dalam kegiatan industri maupun di dalam rumah tangga. Selain pada perkakas logam ukuran besar. besi baja. Tujuan  Dapat memahami tentang korosi  Dapat memahami dampak. Bangunan-bangunan maupun peralatan elektronik yang memakai komponen logam seperti seng.2. Bagaimana dampak korosi dan pencegahan korosi? 1.1 Pengertian Korosi . perawatan jembatan. PENDAHULUAN 1. dan sebagainya semuanya dapat terserang oleh korosi ini. mulai dari jam digital hingga komputer serta peralatan canggih lainnya yang digunakan dalam berbagai aktivitas umat manusia. korosi ternyata juga mampu menyerang logam pada komponen-komponen renik peralatan elektronik.dampak dari korosi  Dapat memahami upaya pencegahan korosi  Dapat memahami tentang korosi celah dan korosi sumuran BAB II ISI 2. konstruksi dan sebagainya. 1. Rumusan Masalah Berdasarkan latar belakang masalah yang dikemukakan di atas. korosi dapat kita jumpai terjadi pada berbagai jenis logam. tembaga. tetapi juga biaya tidak langsung seperti terganggunya proses produksi dalam industri serta kelancaran transportasi yang umumnya lebih besar dibandingkan biaya langsung. Latar Belakang Dalam kehidupan sehari-hari. Apa yang dimaksud dengan korosi celah dan korosi sumuran? 3.

Akibatnya menimbulkan perbedaan potensial listrik antara atom logam dengan atom karbon (C). yaitu kerusakan logam besi dengan terbentuknya karat oksida. 1991) 2. Logam besi tidaklah murni.3 Penyebab Korosi Faktor yang berpengaruh terhadap korosi dapat dibedakan menjadi dua. basa serta garam. antara lain: 1. korosi juga diartikan sebagai kerusakan yang terjadi pada material akibat adanya reaksi kimia. bentuk kristal. yaitu yang berasal dari bahan itu sendiri dan dari lingkungan. Korosi atau pengkaratan merupakan fenomena kimia pada bahan – bahan logam yang pada dasarnya merupakan reaksi logam menjadi ion pada permukaan logam yang kontak langsung dengan lingkungan berair dan oksigen. kelembaban. keberadaan zat-zat kimia yang bersifat korosif dan sebagainya.4. Selain itu. atau proses perusakan material karena bereaksi dengan lingkungannya. Reaksi yang terjadi ini merupakan sel Volta mini. unsur-unsur kelumit yang ada dalam bahan. Faktor yang mempengaruhi Korosi Korosi pada permukaan suatu logam dapat dipercepat oleh beberapa faktor. Tetapi dimasyarakat korosi lebih identik dengan istilah ”karat” yang merupakan korosi khusus pada besi. Kontak Langsung logam dengan H2O dan O2 Korosi pada permukaan logam merupakan proses yang mengandung reaksi redoks. baik dalam bentuk senyawa an-organik maupun organik. Atom . 1991) 2. Korosi merupakan proses elektrokimia yang terjadi pada logam. korosi menimbulkan banyak kerugian. Bahan-bahan korosif (yang dapat menyebabkan korosi) terdiri atas asam. (Kennet dan Chamberlain.2 Proses Terjadinya Korosi Korosi adalah penurunan mutu logam akibat reaksi elektro kimia dengan lingkungannya. melainkan mengandung campuran karbon yang menyebar secara tidak merata dalam logam tersebut. korosi besi terjadi apabila ada oksigen (O2) dan air (H2O). hal ini terjadi karena besi merupakan logam yang paling banyak digunakan oleh masyarakat. sebagai contoh. Dengan demikian. Contoh yang paling umum. Faktor dari lingkungan meliputi tingkat pencemaran udara. suhu. Faktor dari bahan meliputi kemurnian bahan. 2. (Kennet dan Chamberlain. Korosi berasal dari bahasa latin ”Corrodere” yang artinya perusakan logam atau berkarat akibat lingkungannya. struktur bahan. teknik pencampuran bahan dan sebagainya.

Adanya reaksi reduksi tambahan pada katode . Bangkai kapal di dasar laut yang telah terkorosi oleh kandungan garam yang tinggi.→ H2 korosi pada kondisi asam lebih cepat. 3. adanya tumpukan debu karbon dari hasil pembakaran BBM pada permukaan logam mampu mempercepat reaksi reduksi gas oksigen pada permukaan logam.logam besi (Fe) bertindak sebagai anode dan atom C sebagai katode. Sebagai contoh. pH Peristiwa korosi pada kondisi asam. Knalpot kendaraan bermotor yang mudah terkorosi akibat temperatur tinggi. Efek korosi yang disebabkan oleh pengaruh temperatur dapat dilihat pada perkakas-perkakas atau mesin-mesin yang dalam pemakaiannya menimbulkan panas akibat gesekan (seperti cutting tools ) atau dikenai panas secara langsung (seperti mesin kendaraan bermotor). semakin tinggi temperatur maka semakin cepat terjadinya korosi. Sedangkan konsentrasi elektrolit yang besar dapat melakukan laju aliran elektron sehingga korosi meningkat. Keberadaan Zat Pengotor Zat Pengotor di permukaan logam dapat menyebabkan terjadinya reaksi reduksi tambahan sehingga lebih banyak atom logam yang teroksidasi. seperti garam dalam air laut dapat mempercepat laju korosi dengan menambah terjadinya reaksi tambahan. 2. sedangkan air sendiri berfungsi sebagai media tempat berlangsungnya reaksi redoks pada peristiwa korosi. Temperatur Temperatur mempengaruhi kecepatan reaksi redoks pada peristiwa korosi. Kontak dengan Elektrolit Keberadaan elektrolit. Dengan demikian peristiwa korosi semakin dipercepat pengotor yang mempercepat korosi pada permukaan logam. karena adanya reaksi reduksi tambahan yang berlangsung pada katode yaitu: 2H+(aq) + 2e. 4. Oksigen dari udara yang larut dalam air akan tereduksi. 5. yakni pada kondisi pH < 7 semakin besar. maka semakin cepat berlangsungnya korosi pada permukaan logam tersebut. Semakin banyak jumlah O 2 dan H2O yang mengalami kontak denan permukaan logam. Hal ini disebabkan dengan meningkatnya temperatur maka meningkat pula energi kinetik partikel sehingga kemungkinan terjadinya tumbukan efektif pada reaksi redoks semakin besar. Dengan demikian laju korosi pada logam semakin meningkat. Secara umum.

Mikroba yang mampu menyebabkan korosi. Koloni bakteri Thiobacillus thiooxidans yang dapat menyebabkan korosi pada logam. bakteri ini bersirkulasi di dalam air aerasi termasuk larutan klorin dan oksidiser lainnya. pelabuhan. Thiobacillus thiooxidans Thiobacillus ferroxidans. banyak bakteri jenis ini berisi enzim hidrogenase yang mengkonsumsi hidrogen. Bakteri ini tumbuh pada daerah-daerah kanal. Bakteri ini tumbuh pada oksigen rendah.5.menyebabkan lebih banyak atom logam yang teroksidasi sehingga laju korosi pada permukaan logam semakin besar. biasanya terlihat dari meningkatnya kadar H2S atau Besi sulfida. Koloni bakteri Thiobacillus ferrooxidans pada permukaan logam besi yang terkorosi. Bebarapa tipe bakteri aerob dapat teroksidasi sulfur menjadi asam sulfurik dan nilai pH menjadi 1. Mikroba Adanya koloni mikroba pada permukaan logam dapat menyebabkan peningkatan korosi pada logam. Jenis-jenis bakteri yang berkembang yaitu : 1. bakteri reduksi sulfat. 2.Tidak adanya sulfat. 1997) 2. dan bakteri oksidasi sulfur-sulfida. hingga mencapai kondisi ideal untuk mendukung metabolisme. . hidrogen dan CO2. beberapa turunan dapat berfungsi sebagai fermenter menggunakan campuran organik seperti pyruvnate untuk memproduksi asetat. (Supardi. Bakteri ini mereduksi sulfat menjadi sulfit. Bakteri Penyebab Korosi Fenomena korosi yang terjadi dapat disebabkan adanya keberadaan dari bakteri. bakteri besi mangan oksida. 6. Bakteri reduksi sulfat Bakteri ini merupakan bakteri jenis anaerob membutuhkan lingkungan bebas oksigen atau lingkungan reduksi. Hal ini disebabkan karena mikroba tersebut mampu mendegradasi logam melalui reaksi redoks untuk memperoleh energi bagi keberlangsungan hidupnya. bakteriThiobaccilus umumnya ditemukan di deposit mineral dan menyebabkan drainase tambang menjadi asam. Bakteri oksidasi sulfur-sulfida Bakteri jenis ini merupakan bakteri aerob yang mendapatkan energi dari oksidasi sulfit atau sulfur. daerah air tenang tergantung pada lingkungannya. antara lain: protozoa.

Kerusakan yang disebabkan oleh korosi celah biasanya dibatasi pada satu logam di wilayah lokal dalam atau dekat dengan permukaan yang bergabung. kesenjangan atau celah antara dua permukaan bergabung. Di luar kesenjangan atau tanpa celah.3. Bakteri ini hampir selalu ditemukan di Tubercle (gundukan Hemispherikal berlainan ) di atas lubang pit pada permukaan baja. atau berbatasan langsung dengan. (Supardi. kedua logam yang tahan terhadap korosi. 1997) 2. . Umumnya oksidaser besi ditemukan di lingkungan dengan filamen yang panjang.6 Korosi celah / Crevice Corrosion Gambar korosi celah pada sambungan pipa Sumber : Ismanto Alpha (2009) Korosi celah mengacu pada serangan lokal pada permukaan logam pada. Kesenjangan atau celah dapat terbentuk antara dua logam atau logam dan bahan non-logam. Bakteri besi mangan oksida Bakteri memperoleh energi dari osidasi Fe2+ Fe3+ dimana deposit berhubungan dengan bakteri korosi.

gunakan sambungan las. biasanya oksigen. Mekanisme Crevice Corrosion : dimulai oleh perbedaan konsentrasi beberapa kandungan kimia.2009 ) 2. Di luar dari celah (katoda). Pitting Corrosion (Korosi Sumuran) .  Gunakan gasket non absorbing. kandungan oksigen dan pH lebih tinggi - tetapi klorida lebih rendah. ( Ismanto Alpha .  Usahakan menghindari daerah dengan aliran udara. Gambar mekanisme korosi celah Cara pengendalian korosi celah adalah sebagai berikut:  Hindari pemakaian sambungan paku keeling atau baut. yang membentuk konsentrasi sel elektrokimia (perbedaan sel aerasi dalam kasus oksigen).7.

Korosi Sumuran Sumber : Ismanto Alpha (2009) Korosi sumuran adalah korosi lokal dari permukaan logam yang dibatasi pada satu titik atau area kecil. Mekanisme Pitting Corrosion : Untuk material bebas cacat. Lingkungan juga dapat mengatur perbedaan sel aerasi (tetesan air pada permukaan baja. Korosi sumuran adalah salah satu bentuk yang paling merusak dari korosi. Klorida sangat merusak lapisan pasif (oksida) sehingga pitting dapat terjadi pada dudukan oksida. misalnya) dan pitting dapat dimulai di lokasi anodik (pusat tetesan air). Gambar korosi sumuran pada westafle Gambar 6. korosi sumuran disebabkan oleh lingkungan kimia yang mungkin berisi spesies unsur kimia agresif seperti klorida. dan membentukn bentuk rongga. .

5 % dari GNP ( Growth National Produk ).  Kerugian Ekonomi Menurut sumber dari biro Klasifikasi indonesia pada tahun 1997 mengatakan bahwa pada umumnya biaya pengendalian korosi di Indonesia berkisar antara 2 hingga 3. menurunnya kekuatan konstruksi 4.  Menghindari komposisi material dari berbagai jenis logam.karat merupakan polusi dan menambah biaya maintenance Kerugian Akibat Korosi Ditinjau dari segi kerugian akibat korosi dapat digolongkan menjadi tiga jenis yaitu kerugian dari segi biaya korosi itu sangat tinggi atau mahal. kerugain dari segi pemborosan sumber daya mineral yang sangat tinggi dan kerugian dari segi keselamatan jiwa manusia juga sangat membahayakan. Apperance yang buruk 5. ( Ismanto Alpha . menurunnya efisiensi 3. Akibat dan dampak korosi dalam kehidupan Kerugian yang ditimbulkan oleh korosi diantaranya adalah: 1.2009 ) 2. Biaya pengendalian korosi adalah semua .8. Gambar mekanisme pitting corrosion Cara pengendalian korosi sumuran adalah sebagai berikut:  Hindari permukaan logam dari goresan.  Perhalus permukaan logam. Adanya kerugian teknis dan depresiasi 2.

1997) 2. maka peristiwa korosi tidak dapat terjadi. Korosi dapat dicegah dengan melapisi besi dengan cat. oli.9. biaya yang timbul untuk menanggulangi korosi mulai dari desain sampai dengan proses pemeliharaan. Pada umumnya senyawa-senyawa mineral logam tersebut merupakan ikatan kimia antara unsur logam dengan unsur logam dengan unsur halogen misalnya oksigen dan belerang. Di dunia pelayaran. mengakibatkan sumber daya mineral yang semula berbentuk logam teknis telah berubah menjadi produk korosi yang tersebar tanpa bisa didaur ulang untuk dijadikan logam teknis kembali. Timah atau tembaga bersifat mampercepat proses korosi. Bila salah satu tidak ada. (Supardi.  Estetika menurun Korosi dapat menurunkan nilai estetika suatu material. korban manusia yang meninggal akibat kapal tenggalam jumlahnya sudah sangat banyak.  Pemborosan Sumber Daya Alam Pada dasarnya proses korosi dapat juga didefinisikan sebagai proses kembalinya logam teknis ke bentuk asalnya di alam. Perlindungan katoda (pengorbanan anoda) . logam lain yang tahan korosi (logam yang lebih aktif seperti seg dan krom).  Korosi dapat membahayakan jiwa manusia Korosi dapat menimbulkan kecelakaan yang menelan puluhan korban bahkan ratusan korban jiwa atau mencederai manusia disebabkan karena kegagalan dari konstruksi bangunan akibat korosi. Bentuk asalnya logam di alam adalah senyawa- senyawa mineral yang abadi di perut bumi. 2. Hal ini karena korosi dapat merusak lapisan permukaan material. Mencegah kontak dengan oksigen dan/atau air Korosi besi memerlukan oksigen dan air. Dengan adanya proses korosi pada struktur bangunan di tempat-tempat yang tersebar di seluruh dunia. Penggunaan logam lain yang kurang aktif (timah dan tembaga) sebagai pelapis pada kaleng bertujuan agar kaleng cepat hancur di tanah. Pencegahan korosi Pencegahan korosi didasarkan pada prinsip berikut : 1.

hal itu mencerminkan bahwa terjadi perbedaan konsentrasi zat asam antara logam dan air laut. Korosi sumuran Contoh : terjadinya korosi sumuran yaitu pada selembar baja lunak yang bersih di biarkan kehujanan dalam beberapa hari akan terkorosi dengan cepat dan ”karat” yang terbentuk akan berupa endapan keras. 3. body mobil. 1997) 2. Logam lain berperan sebagai anoda. tonjolan-tonjolan bundar. Apabila “karat” kita sikat dengan sikat kawat maka akan terlihat lubang-lubang di tempat yang sama. Mg. Untuk perlindungan katoda pada sistem jaringan pipa bawah tanah lazim digunakan logam magnesium. 9%Ni). Membuat alloy atau paduan logam yang bersifat tahan karat. Besi yang dilapisi atau dihubugkan dengan logam lain yang lebih aktif akan membentuk sel elektrokimia dengan besi sebagai katoda. terlindungi oleh logam lain (sebagai anoda. 19%Cr. pintu pagar dari besi atau pun berbagai konstruksi dari besi lainnya yang sangat mudah berkarat. Logam ini secara berkala harus dikontrol dan diganti. sebagai katoda. 1997) BAB III . Dalam hal ini besi. Korosi celah Contoh : Sebuah logam stainless steel di masukkan ke dalam air laut dalam waktu yang cukup lama sehingga pada permukaan logam yang semularata dan bersih tidak ada karat akan menjadi bergelombang pada permukaannyadan berkarat.10 Aplikasi korosi a. Di sini. dikorbankan). dan mengalami reaksi oksidasi. misalnya besi dicampur dengan logam Ni dan Cr menjadi baja stainless (72% Fe. besi berfungsi hanya sebagai tempat terjadinya reduksi oksigen. Contoh nyata korosi lainnya adalah keroposnya jembatan. Besi akan aman terlindungi selama logam pelindungnya masih ada / belum habis. (Supardi. b. (Supardi. pada bagian tertentu di mana titik-titik air menggenang lebih lama.

Kontak dengan Elektrolit 4. Korosi sumuran adalah salah satu bentuk yang paling merusak dari korosi. korosi juga diartikan sebagai kerusakan yang terjadi pada material akibat adanya reaksi kimia. menurunnya kekuatan konstruksi 4. PENUTUP 3. dan membentukn bentuk rongga. kesenjangan atau celah antara dua permukaan bergabung. atau proses perusakan material karena bereaksi dengan lingkungannya.  Korosi sumuran adalah korosi lokal dari permukaan logam yang dibatasi pada satu titik atau area kecil. 5. Selain itu. Adanya kerugian teknis dan depresiasi 2.  Akibat dan dampak korosi dalam kehidupan Kerugian yang ditimbulkan oleh korosi diantaranya adalah: 1. Temperatur. Kontak Langsung logam dengan H2O dan O2 2. maka dapat disimpulkan bahwa  Korosi merupakan proses elektrokimia yang terjadi pada logam. Mencegah kontak dengan oksigen dan/atau air .1 Kesimpulan Berdasarkan hasil diskusi kami. pH 6. menurunnya efisiensi 3. atau berbatasan langsung dengan. Keberadaan Zat Pengotor 3.  Korosi celah mengacu pada serangan lokal pada permukaan logam pada. Karat merupakan polusi dan menambah biaya maintenance  Kerugian Akibat Korosi  Kerugian Ekonomi  Pemborosan Sumber Daya Alam  Korosi dapat membahayakan jiwa manusia  Estetika menurun  Pencegahan korosi Pencegahan korosi didasarkan pada prinsip berikut : 1. Apperance yang buruk 5.  Faktor yang mempengaruhi Korosi 1. Mikroba.

html (Diakses pada tanggal 20 Mei 2014 pukul 21:10 ) Anonim . pintu pagar dari besi atau pun berbagai konstruksi dari besi lainnya yang sangat mudah berkarat. 2.blogspot. Perlindungan katoda (pengorbanan anoda) 3 Membuat alloy atau paduan logam yang bersifat tahan karat.blogspot.angelfire. Korosi celah Contoh : Sebuah logam stainless steel di masukkan ke dalam air laut dalam waktu yang cukup b. Contoh nyata korosi lainnya adalah keroposnya jembatan. 19%Cr.com/2013/11/macam- macam-bentuk-korosi. Korosi sumuran Contoh : terjadinya korosi sumuran yaitu pada selembar baja lunak yang bersih di biarkan kehujanan dalam beberapa hari akan terkorosi dengan cepat.com/ak5/process_control/korosi__celah.http://m10mechanicalengineering.http://material-sciences. DAFTAR PUSTAKA Anonim.html(Di akses pada tanggal 10 Maret 2014 pukul 11:40 ) .com/2011/05/korosi-celah- cresive-corrosion. misalnya besi dicampur dengan logam Ni dan Cr menjadi baja stainless (72% Fe.html(Diakses pada tanggal 20 Mei 2014 pukul 21:10 ) Anonim /http://www.  Aplikasi korosi a. body mobil. 9%Ni).

wordpress.com/2013/07/25/korosi-celah-dan- korosi-sumuran-sel-sel-konsentrasi/) (Diakses pada tanggal 15 Maret 2014 pukul 15:36 ) .Anonim.(http://fitransyah.