You are on page 1of 50

BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar belakang
Pengukuran aliran fluida adalah sangat penting di dalam suatu industri proses
seperti kilang minyak (refinery), pembangkit listrik (power plant) dan industri kimia
(petrochemical). Pada industri proses seperti ini, memerlukan penentuan kuantitas
dari suatu fluida (liquid, gas atau steam) yang mengalir melalui suatu titik
pengukuran, baik didalam saluran yang tertutup (pipe) maupun saluran terbuka (open
channel).

1.2 Rumusan Masalah
1. Apa itu alat ukur?
2. Kriteria yang harus dipenuhi sebelum melakukan pemilihan terhadap alat ukur
aliran fluida?
3. Apa saja jenis-jenis flowmeter?
4. Bagaimana prinsip kerja, keuntungan, dan kelemahan masing-masing jenis
flowmeter?
1.3

BAB II
ISI

2.1 Alat Ukur
Alat ukur (measuring device) adalah alat yang berada di lapangan (field)
untukmengukur variable proses seperti flow, pressure, level dan temperature. Pada
industri proses output data dari alat ukur akan ditransmisikan ke ruangan
control(control room) untuk diproses lebih lanjut dalam kaitannya dengan sistem
kontrol. Pemilihan jenis alat ukur yang sesuai dan terbaik untuk mengukur
suatu variableproses, sering kali sukar dilaksanakan, bahkan seorang engineer
yangberpengalaman dan sudah mempunyai metoda pemilihan akan mengalami
demikian.
Pemilihan dapat lebih sederhana bilamana semua kondisi operasi (service
condition)yang dipersyaratkan diketahui. Beberapa pengukuran memerlukan lebih
informasidibanding dengan yang lain. Sebagai contoh, beberapa kondisi operasi dan
streamcharacteristic harus diketahui untuk aplikasi pengukuran aliran
(flow)disbandinguntuk peralatan pengukuran tekanan (pressure).Oleh karena itu
sangat pentinguntuk mendaftar semua informasi yang berhubungan dengan pemilihan
alat ukuryang dimaksud.

2.2 Pengukuran Aliran Fluida (Flow Measurements)
Pengukuran aliran fluida adalah sangat penting di dalam suatu industri proses
sepertikilang minyak (refinery), pembangkit listrik (power plant) dan industri
kimia(petrochemical). Pada industri proses seperti ini, memerlukan penentuan
kuantitasdari suatu fluida (liquid, gas atau steam) yang mengalir melalui suatu
titikpengukuran, baik didalam saluran yang tertutup (pipe) maupun saluran
terbuka(open channel). Kuantitas yang ditentukan antara lain ; laju aliran volume
(volumeflow rate), laju aliran massa (mass flow rate), kecepatan aliran (flow
velocity).

Instrumen untuk melakukan pengukuran kuantitas aliran fluida ini disebut
flowmeter.Pengembangan flowmeter ini melalui tahapan yang luas mencakup
pengembanganflow sensor, interaksi sensor dan fluida melalui penggunaan teknik
komputasi(computation techniques), transducers dan hubungannya dengan unit
pemprosesansinyal (signal processing units), serta penilaian dari keseluruhan sistem
di bawahkondisi ideal, kondisi gangguan (disturbed), kasar (harsh), kondisi
berpotensimeledak (explosive conditions) serta pada lokasi laboratorium dan
lapangan (field).

2.2.1 Pengelompokan (Categorization)
Beberapa jenis flowmeter yang sering digunakan di dalam industri proses
dapatdikelompokkan sebagai berikut :

Tabel 2.1 Jenis Flowmeter
2.2.2 Pemasangan (Instalation)
Secara garis besar ada dua jenis metoda pemasangan dari flowmeter yaitu
inline daninsertion. Pada model Inline pemasangan membutuhkan dua buah
connector untukpipa bagian hulu (upstream) dan hilir (downstream), sedangkan
model insertionpemasangannya dilakukan dengan menyisipkan sensor probe kedalam
pipa.
Metode pemasangan secara insertion lebih fleksibel dan hemat, bila dipasang
padaline size yang lebih besar. Pemasangan secara inline, garis tengah dari pipa
harussama dengan ukuran garis tengah flowmeter. Ada dua jenis metoda

penyambunganyang banyak digunakan untuk pemasangan flowmeter secara inline
dengan pipayaitu flanged dan wafer.

Gambar 2.1Metoda pemasangan Flowmeter

Pada umumnya pemasangan flowmeter pada suatu titik mempersyaratkan pipa
padakedua sisi flowmeter (upstream dan downstream) dipasang secara lurus pada
suatujarak tertentu.Khusus untuk alat ukur aliran jenis “pressure drop meter”
kadangkadangmemerlukan pipa penyearah (straightening vane) untuk aliran
dengandistribusi kecepatan abnormal. Sumber utama adanya gangguan pada
profilkecepatan fluida dalam pipa adalah adanya dua elbow dan valve. Straightening
vaneyang diletakkan diantara elbow dan element primer efektif untuk
menghilangkanputaran (swirls) pada aliran.

Gambar 2.2Straightening Vane

2.2.3 Pemilihan (Selection)

gas atausteam) dan flow condition (clean. Viskositas ( µ ) Viskositas adalah suatu sifat fluida yang merupakan ukuran dari besarnya tahanan atau hambatan yang dialami bila fluida mengalir. Lebih dari itu. Faktor kedua yang paling utama adalah line size dan flow rate (keduanyaberhubungan erat). temperature. explosive.indoor atau outdoor). atau inline). maka makin besar hambatan yang dialami sehingga makin sulitfluida itu akan mengalir. repeatability serta biaya (pengadaan danpemeliharaan). Yang paling utama adalah fluid phase (liquid. banyak faktor yang perluuntuk dipertimbangkan. yaitu sifat-sifat fisiknya. temperatur lingkungan.4 Sifat Fisik Fluida Dalam menyelesaikan persoalan-persoalan mengenai aliran fluida selalu diperlukandata-data dari fluida itu sendiri. Informasi ini lebih banyak dapat mengeliminasi berbagai macamsub model pada setiap teknologi flowmeter. danpenempatan dari flowmeter juga perlu untuk dipertimbangkan. pressure. lokasi pemasangan (corrosive.). Untuk memilih suatu flowmeter yang sesuaikan aplikasinya. Makin besar viskositassuatu fluida. yaitu viskositas (viscosity) dan rapat massa(density). Hal ini dapat diterangkan secara matematis. Fluid propertries lainnya mempengaruhi pemilihan dari flowmeter antara lain density(specific gravity). clamped-on.ketelitian (accuracy) yang diperlukan.2. 2. viscosity. and electronic conductivity. Diantara berbagi sifat fisikfluida ada dua sifat yang paling penting.Informasi lainnya adalah status dari fluida (pure atau mixed) dan status dari aliran(constant. metoda instalasi (insertion. dirty. viscous . A. dll. bersama denganfaktor lain yang meliputi antara lain maksimum pressure drop yang diijinkan. yaitu hubungan antara gaya dan . abrasive. pulsating atau variable). open channel.

Fluida yang sukar mengalir merupakan fluida yang viskos. Umumnya viskositasgas lebih peka terhadap perubahan tekanan dibandingkan dengan cairan.Bila viskositas suatu fluida hanyatergantung pada temperature dan tekanan maka fluida tersebut disebut fluidaNewtonian.gradient kecepatan ditentukan oleh persamaan : Terlihat pada persamaan di atas bahwa makin besar harga µ . makin besar gayayang diperlukan untuk menghasilkan gradient kecepatan tertentu atau gaya yang sama akan didapat gradien kecepatan yang lebih kecil. sehingga konstantakesebandingan ini disebut koefisien viskositas atau disebut saja viskositas. tetapikurang peka terhadap perubahan temperature. Menaikkan tekanan akanmemperbesar baik viskositas cairan maupun viskositas gas. Dari kedua hal tersebut diatas. tekanan(pressure) dan tegangan geser yang dialami. Viskositas Dinamik (Absolut) Viskositas yang dijelaskan di atas adalah viskositas dinamik dan menurut defenisi dari persamaan . maka viskositas cairan akan berkurangsedangkan viskositas gas akan bertambah. maka dapat disimpulkan bahwa makin besar µ makin sukar fluida mengalir. Besarnya viskositas suatu fluida dipengaruhi oleh temperature. Bila temperature dinaikkan. a.

Viskositas Kinematik Viskositas kinematik didefinisikan sebagai : Dalam prakteknya viskositas kinematik ini sering dinyatakan dengan satuanstoke.Mempunyai satuan :dyne. dimana : 1 stoke = 100 centistoke = 1 cm2/detik Dari definisi satuan centipoises dan centistokes. Rapat Massa (density) Rapat massa dari suatu fluida merupakan ukuran dari banyak massa padatemperature dan tekanan tertentu yang ditempatkan di dalam satu volume. di dalam prakteknya satuan untuk viskositas dinamik biasanya dinyatakan denganpoise atau centipoises. maka didapatkan hubungan : Didalam prakteknya viskositas suatu fluida dapat ditentukan denganmenggunakan grafik. nomogram atau table yang sudah ada asalkankondisinya diketahui.detik / cm2 atau gram / cm.detik.detik / cm2 b. B. . dimana : 1 poise = 100 centipoise = 1 dyne.

rapatmassa (fluiddensity) ( ρ ) dan fluid viscosity (dynamic) ( µ ). Untuk cairan biasanya menggunakanair sebagai fluida standard sedangkan untuk gas digunakan udara. Bilangan Reynold Penelitian-penelitian yang dilakukan oleh Osbone Reynold menunjukkan bahwabentuk aliran fluida didalam pipa yaitu laminar. atau turbulenttidak hanya tergantung pada kecepatan (free-stream fluid velocity) ( V ) saja.C. Berat Jenis (specific gravity) Rapat massa suatu fluida sering juga dinyatakan dengan berat jenis (specificgravity). • Berat Jenis (Specific Gravity) Cairan • Berat Jenis (Specific Gravity) Gas D. transitional. yaitu perbandingan anatar rapat massa suatu fluida dan rapat massa fluida yang dipilih sebagai fluida standard. Bentuk aliran . tetapi juga tergantung pada diameter pipa (characteristic distance) ( D ).

maximum. Di dalam pemilihan alat ukur flow (flow measuring device). antara lain : 1.Section 1.2. slurry.“Process Instrumentation and Control”. Bilangan Reynoldini didefenisikan sebagai : Untuk keperluan teknik. normal dan minimum 3. 2. dll. aliran dimana : . Daerah laju aliran (Range of flow rates) . • Pressure . Ukuran pipa dimana laju aliran diukur (Line Size) 2.2000 = Reynolds Number = 4000 dikategorikan sebagai bentuk aliran transitional .Reynolds Number < 2000 dikategorikan sebagai bentuk aliran laminar . Karakteristik fluida (fluid properties) : • Liquid.Reynolds Number > 4000 dikategorikan sebagai bentuk aliran turbulen.didasarkan pada kombinasi dari parameter tersebut yang menghasilkan suatukonstanta tak berdimensi yang disebut bilangan Reynold ( Re ).5 Alat Ukur Aliran Fluida Acuan secara umum untuk pengukuran aliran (flow measurement) adalah API RP550. gas. “Flow”. berikut kondisi- kondisiyang sangat berpengaruh dan harus diketahui untuk perhitungan. “Manual on Installation of Refinery Instrument and Control System”.Part 1.

Denganmengukur perubahan tekanan tersebut. Pengaruh korosif (untuk membantu didalam pemilihan material) 5. Apakah aliran yang diukur adalah aliran yang stabil atau aliran fluktuasi. . maka kecepatan aliran dapat dihitung. • Temperature • Viscosity • Specific gravity at standard and flowing conditions • Compressibility • Molecular weight (for gases and vapors) • Steam quality (for steam) 4. Prinsip Operasi Prinsip operasi Differential Pressure Flowmeters (DP Flowmeters) di dasarkanpada persamaan Bernoulli yang menguraikan hubungan antara tekanan dan kecepatan pada suatu aliran fluida. sehinggamenyebabkan perubahan kecepatan aliran (flow velocity) dan tekanan(pressure) antara sisi upstream dan downstream dari penghalang. Alat ini memandu aliran ke dalam suatu penghalang aliran (yang mempunyai lubang dengan diameter yang berbeda dengan diameter pipa). Differential Pressure Flowmeters (Head Flow Meter) 1. A.

Spesifikasi Umum Differential pressure atau head flow measurement merupakan metodapengukuran flow yang paling populer saat ini untuk mengukur aliran fluida diindustri proses.3Differential Pressure Flowmeters (DP Flowmeters) 2. Kelebihan dan Kekurangan Kelebihan . 3. Gambar 2.

segmental wedge. V-Cone dan Dall Tube. flow nozzle. Dapat digunakan di dalam cakupan luas (hampir semua phase fluida dan kondisi aliran). a. Strukturnya kokoh dan sederhana Kekurangan 1. 1. Kelebihan dankekurangan untuk berbagai jenis element tersebut dapat dilihat di bawah. Ketika fluida mengalir melewati orificeplate tersebut maka menyebabkan peningkatan kecepatan dan penurunan tekanan. Gambar 2. Orifice Plates Suatu plate berlubang dimasukkan ke dalam pipa dan ditempatkan secarategak lurus terhadap flow stream.4Orifice Plates 1) Orifice Plate Plate Calculation Kalkulasi untuk orifice plate mengacu pada standard : . Jenis yang paling banyak digunakan adalah orifice plate. Biaya pengadaannya awal : rendah ~ sedang 2.Perbedaan tekanan sebelum dan setelah orifice plate digunakanuntuk mengkalkulasi kecepatan aliran (flow velocity). Primary Elements untuk DP Flowmeters Berbagai jenis primary element yang tersedia dipasaran untuk DP flowmeters antara lain : orifice plates. pitot tube. 3. venturi tube. namun element lain menawarkan beberapa kelebihan untuk aplikasi tertentu. elbow taps. Rugi tekanan (pressure drop) : sedang ~ tinggi 4. anubar tubes.

Chapter 14. Persamaan Bernoulli :Hukum kekekalan energi menyatakan bahwabila tidak ada perpindahan panas dan kerja yang dilakukan. Miller. Spink sekarang ini tidak diterbitkan lagi dandigantikan oleh R. Inc..• API “Manual of Petroleum Measurement Standards”.U. makaenergi fluida disetiap titik sepanjang pipa akan tetap konstan.S. 31).3 ANSI/API 2530 (AGA Gas Measurement Committee Report No. “Flow Measurement EngineeringHandbook”.K. New York. yang berarti : V1 A1 = V2 A2 . McGraw-Hill Book Co. L.K.W. maka persamaanIncompressible Bernoulli’s di atas dapat digunakan.Perubahan ini dapat digunakan untuk mengukur flowrate dari suatufluida.. first edition. sehingga : Dimana lokasi 1 adalah hulu (upstream) dari orifice. Dariprinsip kekekalan energi ini dapat diturunkan persamaan Bernoulli.A. “Principles and Practice of Flow Meter Engineering. Untuk mengkalkulasi flowrate dari suatu aliran fluida yang melintassuatu orifice plate. dan lokasi 2 adalahhilir (downstream) dari orifice. nineth edition. adalah : ½ ρ V² + Ps + ρ g h = konstant Suatu aliran fluida yang melewati suatu penghalang orifice plate akan mengalami penurunan tekanan (pressure drop) pada orifice tersebut. Persamaan energi aliran persatuan volume untuk fluida yang tidaktermampatkan (incompressible).3). Spink. Persamaan Kontinuitas : persamaan ini menyatakan bahwabanyaknya fluida yang memasuki penampang 1 (Q1) sama denganbanyaknya fluida yang keluar penampang 2 (Q2) . • L. maka sepanjang kecepatan aliran fluida adalah dibawah kecepatan subsonic (V < mach 0.

adalah : Persamaan di atas hanya dapat diaplikasikan untuk aliran yang sempurna(laminar.Total head pada kedua tempat tersebut sama. Untuk efek tersebut.p2) adalah : Pemecahan untuk flowrate volumetric (Q). karakteristik viscosity dan turbulenceberpengaruh dan mengakibatkan konversi energi kinetik ke dalampanas. maka dengan demikian dibuat suatunilai yang efektif untuk mengganti A2 yang tidak pasti. Oleh karena profil aliran yang nyata pada lokasi 2 (downstream) dari orifice adalah sangat kompleks. Untuk aliran yang real(seperti air atau udara). . Untuk fluida yang tidak termampatkan.p2). yaitu flowcoefficient (Cf). suatu discharge coefficient(Cd) diperkenalkan ke dalam persamaan tersebut di atas untuk secara garisbesar mengurangi flowrate (Q). inviscid atau non viscous). Dari persamaan Persamaan Bernoulli dan Persamaan Kontinuitas dapat diturunkan persamaan yang menghubungkan antara debit aliran (Q)dengan beda tekanan statis antara upstream dan downstream (p1. hubungan antara laju aliran (Q)yang diukur dengan beda tekanan (p1 .

75 . nilai Cfterbentang dari 0. adalah : Flow coefficient (Cf) didapatkan dari eksperimen (dapat dilihat pada table yang sudah disusun pada buku-buku reference). Sebagai hasilnya. didalam batas 0.9 untuk kebanyakan jenis orifice. yaitu : Catatan : . kadang-kadang didefenisikan sebagai ß. berlaku hubungan sebagai berikut : . Biasanya di dalam table Cf adalah perbandingandiameter orifice dan diameter inlet pipa.6 sampai 0. didalam batas 0. persamaan flowratevolumetric (Q) untuk flow yang real.Custody Transfer Flow Measurement : ß ratio = d / D.General Process Flow Measurement :ß ratio = d / D.4 – 0.6 (lebih disukai mendekati0. Dimana Ao adalah dari orifice. Olehkarena itu tergantung pada orifice dan diameter pipa (seperti halnya Reynolds Nomors).25 – 0. yaitu : Mass flowrate (Q mass) dapat ditentukan dengan perkalian flowrate volumetric (Q) dengan fluid density (ρ).5) Untuk fluida yang termampatkan (compressible).

Gambar 2. tergantung pada kalor jenis dan tekanan fluida.Dimana : G = Laju aliran massa Y = Faktor ekspansi. liquid dan steam dalam jumlah yang besar. • Ketelitian (accuracy) baik. jika plate dipasang dengan baik. 2) Jenis-jenis Orifice Plate • Concentric Orifice Letak lubang penghalang konsentris dengan penampang pipa.Digunakan untuk mengukur volume gas.5Orifice Plate jenis Concentric Kelebihan • Dapat digunakan pada berbagai ukuran pipa (range yang lebar). .

sehingga kelebihan dan kekurangan adalah kurang lebih sama. • Eccentric Orifice Titik pusat lubang penghalang tidak satu garis pusat dengan pusat penampang pipa. Gambar 2.5Eccentric Orifice • Segmental Orifice Segmental orifice plates digunakan terutama pada service yangsama dengan eccentric orifices. Venturi Tube . Pemasangan lubang yang tidak konsentris inidimaksud untuk mengurangi masalah jika fluida yang diukurmembawa berbagai benda padat (solid). • Tidak dapat digunakan untuk mengukur laju aliran “slurry”. karena cenderung terjadi penyumbatan. • Harga relative murah. Gambar 2.7Segmental Orifice b. Kekurangan • Rugi tekanan (pressure drop) relatif tinggi.

.adalah sebagai berikut : Kelebihan • Rugi tekanan (pressure loss) permanan relatif rendah dari pada orifice atau flow nozzle • Dapat digunakan untuk mengukur cairan yang mengandung endapan padatan (solids).8. Kekurangan • Tidak tersedia pada ukuran pipa dibawah 6 inches. Gambar 2.8Venturi Tubes Secara umum kelebihan dan kekurangan dari penggunaan Venturi Tube. c. • Harga relatif mahal. Flow Nozzle Alat ini terdiri dari bagian yangberbentuk lonceng dengan profile ellips diikuti dengan leher silindris dandiletakkan di dalam pipa untuk merubah bidang aliran sehinggamenghasilkan penurunan tekanan (pressure drop) untuk digunakanmenghitung flow velocity. Bentuk dari venturi tube dapat dilihat pada gambar 3.Perubahan di(dalam) area / luas penampang menyebabkan perubahan kecepatan dantekanan dari aliran (flow).

• Dapat digunakan untuk fluida yang mengandung padatan (solids). d. Tekanan nya. (a) Pitot Tube b) Averaging Pitot Tube Gambar 2.10Pitot Tube dan Averaging Pitot Tube Pitot tube jarang digunakan pada process stream tetapi umumnyadigunakan pada utilities streams dimana ketelitian (accuracy) yang tinggitidaklah diperlukan. Pitot Tubes Sebuah probe dengan open tip (pitot tube) dimasukkan ke dalam suatu bidang aliran (flow). dibandingkan dengan tekanan statis dandigunakan untuk mengkalkulasi kecepatan aliran (flow velocity) Pitottabung dapat mengukur flow velocity pada titik pengukuran. dimana tip tersebut sebagai titik stationary (zerovelocity) dari flow. • Harga lebih tinggi dibanding dengan orifice. Kekurangan • Terbatas pada ukuran pipa di bawah 6 “.9Flow Nozzles Kelebihan • Pressure loss lebih rendah dibandingkan orifice plate. . Gambar 2.

12Annubar Tube Kelebihan • Pressure drop dapat diabaikan. Gambar 2. .11Pitot Tube Kelebihan • Tidak ada pressure loss. Annubar Tubes Karakteristik annubar element hampir sama dengan pitot tube. Kekurangan • Akurasi kurang. namun akurasi yang dihasilkan lebih baik dari pitot tube. • Tidak direkomendasikan untuk fluida yang kotor dan lengket. • Sensitif pada gangguan pada hulu (upstream) e. Gambar 2.

13Elbow Flowmeter Elbow taps flowmeter pada gambar di atas sangat jarang digunakan. namun kelebihan elbow flowmeter mempunyai lebih sedikitpenghalang pada aliran fluida. Gambar 2. Kekurangan alat ukur ini adalah perbedaan tekanan yang dihasilkan olehsuatu elbow flowmeter adalah lebih kecil dibanding dengan DP flowmeterlainnya. g. dimanabiaya yang tersedia rendah dan ketelitian yang baik tidak diutamakan. . f. • Dapat dipasang untuk service dengan tekanan rendah. Kekurangan • Tidak dapat diaplikasikan untuk fluida yang kotor dan lengket. Segmental Wedge Perubahan segmen (wedge-shaped) pada area / luas penampang darialiran fluida menciptakan pressure drops yang digunakan untukmengkalkulasi kecepatan aliran fluida. maka gaya sentrifugal menyebabkan perbedaan tekanan antara sisi sebelah luar dan sisi sebelahdalam dari elbow itu. Elbow Taps Ketika suatu aliran cairan melalui sebuah elbow.namun aplikasi alat ukur ini akan bermanfaat bilamana pengukuran flowdiperlukan di dalam suatu instalasi yang sudah ada (existing). Perbedaan tekanan ini digunakan untuk menghitungkecepatan aliran (flow velocity).

Dall Tube Suatu kombinasi dari Venturi tube dan orifice plate. Gambar 2.14Segmen Wedge h.cone i.16 Dall Tube .15V.Alat ini umumnyadigunakan untuk aplikasi dengan laju aliran yang besar. Gambar 2. V-Cone Suatu kerucut sebagai elemen penghalang yang bertindak memodifikasipenampang dari aliran fluida dan ditempatkan di pusat dari pipa untukmenghasilkan perbedaan tekanan yang digunakan untuk menghitungkecepatan fluida. Gambar 2.

Posisi pelampung akan menyatakan harga aliran fluida yang mengenainya. Luas penampang tabung berubah tergantungketinggiannya (semakin tinggi semakin besar). yaitukeseimbangan antara berat pelampung dengan gaya tarik aliran yangmengenainya dan gaya apung pelampung. Variable Area Flowmeter (Rotameters) 1. Gambar 2. Prinsip Operasi Prinsip operasi dari rotameter (variable area meters) didasarkan pada pelampung (float) yang berfungsi sebagai penghalang aliran.17Rotameters atau variable area meters .Pada posisi tersebut pada pelampung akan terjadi keseimbangan gaya. pelampungtersebut akan melayang dalam suatu tabung yang mempunyai luaspenampang tidak konstan.B. Mass flow rate dapat dihitung dengan mengalikan Q dengan fluid density .

.Rangeability 10 ~ 100 : 1. • Tidak baik untuk laju aliran (flow rate) rendah • Tidak baik untuk service fluida yang fluktuasi.2. • Harus dipasang secara vertical. • Secara umum dibatasi pada ukuran pipa kecil (kecuali jika bypass rotameter digunakan). Kelebihan dan Kekurangan Kelebihan • Biaya pengadaannya awal : rendah • Rangebility baik. • Beberapa variable area meter tidak bisa digunakan di dalam lingkungan gaya berat yang rendah. 3. • Pressure drop rendah (hampir konstan) Kekurangan • Untuk jenis glass tube mudah mengalami kerusakan (pecah). Spesifikasi Umum Rotameters telah digunakan secara luas untuk mengukur flow pada pipaukuran kecil (line size < 4 inches).

Positive Displacement Flowmeters 1. Movable Vane Meter Gambar 2.20Weir. Rotameters Gambar 2. Flume Gambar 2.19Movable Vane Meter c. Prinsip Operasi Postive Displacement Flowmeters (PD meters). bekerja berdasarkanpengukuran volume dari fluida yang sedang mengalir dengan . Jenis-jenis Variable Area flowmeters a. Flume C.4. Weir.18Rotameters b.

Bentuk dasar dari PD meter adalah suatu chamber yang berfungsimemisahkan atau menghalangi aliran fluida. volume dari fluida yang melewati chamber dapat diketahuidengan menghitung jumlah discreate parcels yang lewat atau setara dengan jumlah putaran dari rotating / reciprocating. Oleh karena itu. maka didalam implementasinya PD meter dilengkapidengan filter yang berfungsi memisahkan partikel (dengan ukuran >100 µm)dan gelembung gas (bubbles) dari aliran fluida.menghitungsecara berulang aliran fluida yang dipisahkan kedalam suatu volume yangdiketahui (chamber). Spesifikasi Umum Akurasi dari PD flowmeter ditentukan oleh kemampuan capillary sealuntuk memisahkan fluida yang masuk kedalam chamber dalam bentuk discreateparcels. 2. Dengan demikian volume flowrate dapat dihitung dari laju perputaran alat rotating / reciprocating.namun potensi sebagai penyebab pressure drop perlu . selanjutnya dikeluarkan sebagai volume tetap yangdiketahui. Dalam upaya memastikan PD meter berfungsi dengan baik dan mencapaitingkat akurasi (design). Walaupun flowmeter jenis ini sudah digunakan secara luas di dalam industri. Di dalam chamber tersebutterdapat sebuah alat mekanik yaitu rotating/reciprocating unit yangditempatkan untuk menciptakan paket volume tetap dari fluida yang sedangmengalir.

fluida dengan padatan (slugs) dan fluida yang kotor. 3. • Gas (bubbles) didalam fluida signifikan menurunkan akurasi. • Akurasi sangat bagus. Kelebihan dan Kekurangan Secara umum kelebihan dan kekurangan dari PD flowmeter adalah sebagaiberikut : Kelebihan • Biaya pengadaannya awal : rendah ~ sedang • Dapat digunakan di dalam aliran viscous. Kekurangan : • Biaya pemeliharaan relatif tinggi • Pressure drop relatif tinggi • Tidak sesuai untuk laju alir rendah • Sangat peka pada kerusakan akibat gas. • Rangeability yang tinggi • Output pembacaan linear. . dipertimbangkan padasemua aplikasi.

oscillating piston. oval gear. a.4. rotating valve. Rotating Valve c. Nutating Disk Gambar 2. antara lain . birotor. roots (rotating lobe). Jenis-jenis Positive Displacement Flowmeters Beberapa jenis positive displacement flowmeter yang tersedia dan digunakansecara luas di dalam industri proses. namun prinsipoperasi untuk pengukuran volumetric flow adalah sama.21Nutating Disc b. rotating impeller. Perbedaan penamaan hanyadidasarkan pada bentuk alat mekanis di dalam chamber.receiprocating piston dan rotating vane. nutating disc. Rotating Valve Gambar 2. Oscillating Piston .22.

Roots (Rotating Lobe) . Oscillating Piston d.23.25.24. Gambar 2. Rotating Vane f. Reciprocating Piston Gambar 2. Reciprocating Piston e. Oval Gear Gambar 2.

Prinsip Operasi Magnetic flowmeter (mag flowmeter) adalah suatu volumetric flow meter yang tidak mempunyai bagian yang bergerak (moving part) dan ideal untuk aplikasiair limbah (wastewater) atau cairan kotor yang konduktif listrik.26. Gambar 2.28rotating impeller D.27. Birotor h. Birotor Gambar 2. Rotating Lobe g. Rotating Impeller Gambar 2. Magnetic Meters 1. .

29.29 di atas. Prinsip operasi dari model magnetic flowmeter Gambar 2. l . namun ideal untuk mengukur aliran fluida sepertislurry dan material korosif. Flowmeter jenis ini sangat ideal untuk aplikasidimana disyaratkan pressure drop rendah dan maintenance yang rendah. Prinsip kerja flowmeter jenis ini didasarkan pada hukum induksielektromagnetik (Faraday’s Low). maka fluida akan bekerja sebagai konduktor yangbergerak memotong medan magnet yang dibangkitkan oleh kumparanmagnetic dari transducer.v Dimana : e = tegangan listrik induksi B = rapat fluksi medan magnet l = panjang konduktor (diameter dalam pipa) v = kecepatan konduktor (laju aliran) (a) inline model (b) insertion model Gambar 2. Secara umum magnetic flowmeter tidak berfungsi pada fluida hidrokarbon danair suling (distilled water). yaitu bila suatu fluida konduktif elektrik melewati pipa tranducer. Hubunganini dapat dinyatakan sebagai : e = B . sehingga timbul tengangan listrik induksi. memperlihatkan dua bentuk mag flowmeter yaitu : .

oleh karena penghalang yang minimum pada lintasan flow. Spesifikasi Umum Spesifikasi umum dari magnetic flowmeter. menempatkan electric coil di sekeliling pipa dan disediakan sepasang electroda berseberangan pada dinding pipa.30. menyisipkan electric coil ke dalam pipa yang akan diukur flow- nya dan disediakan sepasang electroda di ujung dariflowmeter. • Insertion model . • Linearitas yang tinggi. Kelebihan dan Kekurangan Kelebihan • Pressure drop minimum.• Inline model . adalah sebagai berikut : Gambar 2. 2. . • Dapat digunakan untuk mengukur fluida yang korosif dan slurry. • Biaya maintenance rendah sebab tidak ada moving parts. Magnetic flowmeters 3.

yaitu aliran fluida melalui meter berbenturan dengan turbine blade yang bebas berputar padasuatu poros sepanjang garis pusat dari turbin housing. Kekurangan • Dalam banyak kasus.Rangeability bervariasi dari 100 : 1 s/d 200 : 1. • Pengukuran tidak dipengaruhi oleh viscosity. Keluaran dari meterdiukur oleh electrical pickup yang dipasang pada meter body. E. temperature dan pressure. • Dapat mengukur aliran fluida jenis turbulent atau laminar. Prinsip Operasi Teori dasar pada turbine meters adalah relatif sederhana. Frekwensikeluaran dari electric pickup adalah sebanding dengan laju aliran (flow rate). • Zero drifting pada kondisi tidak ada flow atau low flow L problem ini pada disain baru ditingkatkan dengan memotong (cut-off) low flow. density. Kecepatan sudut (angular velocity) dari turbine rotor adalah berbanding lurus dengan laju aliran (fluid velocity) yang melalui turbine. persyaratan electrical conductivity dari fluida yang ditetapkan pabrik (0.1 – 20 micromhos). . Accuracy dan rangeability dari alat ukur turbine meter tersebut sangat baik. Accuracy sekitar : ± ¼ s/d±½ %. Turbine Meters 1.

Turbine flowmeters 2. Gambar 2. yaitu : Accuracy Akuran ketelitian atau ketepatan alat ukur dalam memberikan hasil bacaan. Rangebility Perbandingan antara flow maksimum dan flow minimum yang dapat dikendalikan.Besaran ini menunjukkan banyaknya penyimpangan yang terjadi pada sebuah alat ukur. Repeatability Kemampuan suatu unit instrument atau alat ukur untuk mendapatkan hasil baca yang sama pada beberapa kali pengukuran proses variable yang sama. Spesifikasi Umum Spesifikasi umum dari turbine flowmeter. . adalah sebagai berikut : 3.31. atau system pengukuran. Parameters Turbine Meter Terminologi yang secara luas digunakan dalam aplikasi turbine meter.

1835) adalah teknologi flowmeter yang relatif barudibandingkan dengan teknologi flowmeter yang lain. F. handal dan proven technology • Repeatability yang sempurna • Rangeability yang sempurna • Pressure drop rendah Kekurangan • Hanya untuk aplikasi fluida yang bersih • Pada nonlubrication fluids kadang-kadang menimbulkan masalah. Prinsip Coriolis menyatakan bahwa jika sebuah partikel di dalam suatu gerakberputar mendekati atau menjauhi pusat perputaran. dan digunakan untuk mengukur aliran massa (mass flow) secara langsung dengan accuracy danrangeability yang tinggi. Coriolis Flowmeters 1. maka partikelmenghasilkan gaya internal yang bekerja pada partikel itu. Teknologi ini dikembangkan dan diaplikasikan padaindustri pada awal tahun 1980.4. . • Dibutuhkan pipa straight runs (15 x D) pada upstream turbine meter. Kelebihan dan Kekurangan Kelebihan • Biaya pengadaannya awal : sedang • Akurasi baik. • Direkomendasikan menggunakan strainer. Gustave- Gaspard Coriolis. Prinsip Operasi Coriolis flowmeter (diambil dari nama ahli matematika France.

Coriolis Flowmeter 2. maka suatu Gaya (dikenal sebagai coriolies force) dihasilkan . Coriolis mass flowmeter menciptakan suatu gerak berputar dengan menggetarkan suatu tabung yang membawa fluida. horseshoe-shaped atau tennisracket- shaped(umumnya adalah U-shaped) yaitu pipa (tube) untuk alirandengan inlet pada satu sisi dan outlet pada sisi yang lain dan dihubungkandengan kotak untuk koneksi ke unit elektronik. Gambar 2.32. Gambar 2.33. Prinsip Operasi Coriolis Flowmeter Andaikan fluida sedang mengalir ke dalam U-Shaped tube pada kecepatan V dan tabung sedang bergetar pada kecepatan sudut . konfigurasi yangpopuler terdiri dari satu atau dua U-shaped. Coriolis meter tersedia dalam beberapa disain yang berbeda. Spesifikasi Umum . dan gaya internal yangdihasilkan adalah sebanding dengan mass flowrate. maka dengan mempertimbangkan suatu bagian yang kecil dari fluida pada bagian inletmasuk dengan jarak r.

Kelebihan dan Kekurangan Kelebihan • Akurasi : tinggi.menyisipkan suatu target (drag element yang umumnya adalah flat . • Sesuai untuk bi-directional flow Kekurangan • Biaya pengadaan awal : tinggi • Kemungkinan penyumbatan (clogging) terjadi dan sukar dibersihkan • Ukuran secara keseluruhan besar (dibanding dengan flowmeter lain) • Ukuran Line size yang tersedia : terbatas.Spesifikasi umum dari coriolis flowmeter. Target Flowmeters 1. • Pressure drop : rendah. G. • Mampu mengukur aliran fluida panas (molten sulphur. Prinsip Operasi Target flowmeters yang juga dikenal sebagai drag force flowmeters. liquid nitrogen). adalah sebagai berikut : Line Size: 6 ~ 200 mm (0. liquid toffee) dan aliran fluida dingin (cryogenic helium.25 ~ 8 inch) Turndown Ratio: 100 : 1 3. • Dapat digunakan secara luas pada berbagai kondisi aliran fluida.

Prinsip Operasi Target Flowmeters Kunci utama dari target flowmeter ini adalah pengukuran dari drag force.discatau sphere dengan suatu tangkai) ke dalam bidang aliran (flow).34. adalah : Dimana : V = flow velocity = density dari fluida A = Luas area dari target C d = Drag coefficient . Dragforce (Fd ) yang diberikan oleh persamaan incompressible flow. Flowmeterkemudian mengukur gaya tarik (drag force) pada target yang disisipkankemudian menkonversinya kedalam kecepatan aliran (flow velocity). Gambar 2.

Kelebihan dan Kekurangan . Spesifikasi Umum Spesifikasi umum dari target flowmeter. adalah sebagai berikut : 3.35. Gambar 2. Prinsip Operasi Target Flowmeters 2.

Keduanya dikenal sebagai sensing element dandipasang didalam sebuah probe sebagai flowmeter (insertion style) atauflowmeter (in-line style). Kelebihan • Biaya pengadaannya awal : rendah • Dapat digunakan pada aliran fluida yang abrasive. Flowmeter ini mempunyai dua buah sensor. Bentuk umumsensor ini adalah platinum/tungsten RTD (Resistance Temperature Detector). Thermal Flowmeters 1. H. terkontaminasi atau korosif. Prinsip Operasi Thermal mass flowmeter didasarkan pada pengukuran panas yang diserap dari sensor akibat dialiri fluida. Sensor kedua adalah RTD yang digunakan untuk mengukur temperature aliran gas (temperature reference). Prinsip Operasi Thermal Mass Flowmeter . Jumlah panas yang diserap menentukan laju aliranmassa(mass flow rate). Kekurangan • Pressure drop tidak dapat diabaikan sehubungan dengan drag elementdan tangkai. salah satu dari sensor adalahsensor flow terbuat dari heated wire atau film (self heated). Gambar 2.36.

37. adalah sebagai berikut : 3. Daya listrik yang diperlukan untuk mempertahankan perbedaan temperatur yang tetap adalah berbanding lurus dengan mass flowrate dan selanjutnyadikeluarkan sebagai output signal yang linear dari flowmeter. Spesifikasi Umum Spesifikasi umum dari thermal flowmeter. sehingga sensormenjadi dingin akibat kehilangan energi. Gambar 2. Thermal Mass Flowmeter 2. Selanjutnya sensor mengaktifkanrangkaian elektronik untuk mengisi energi yang hilang dengan cara memanaskan flow sensor hingga perbedaan temperature yang tetap diatasreference sensor. Ketika aliran gas melewati hot wire (flow sensor) maka molekul gas menyerapatau membawa panas dari permukaan sensor tersebut. Kelebihan dan Kekurangan Kelebihan • Biaya pengadaannya awal : sedang .

Secara umum metoda ultrasonic dibedakan atas : • Model Transit time : berdasarkan waktu lintas gelombang ultrasonicdari pengirim (transmitter) ke penerima (receiver). Transit Time Ultrasonic Flowmeter a. yaitu : • Clamped-on . terdiri dari satu pasang transducers (masing-masing sebagai transmitter dan receiver). maka disebut ultrasonic. Sedangakan pada elemen penerima. ditempatkan padadinding pipa (satu set pada upstream dan satu set pada downstream). Prinsip Operasi Transit Time ultrasonic Flowmeter. instalasinya ditempatkan di luar pipa • Inline . Instalasinya ditempatkan bersatu dengan pipa menggunakan flanges 2. Ultrasonic Flowmeters 1.transducer mengubah getaran kristal (akustik) menjadi sinyal listrik. • Model Doppler : berdarkan frekuensi pelayangan Doppler. Ultrasonic flowmeter dapat digolongkan ke dalam dua jenis didasarkan pada metoda instalasi. transducer berfungsi mengubah tegangan listrik frekuensitinggi menjadi getaran kristal (akustik). Oleh karena daerah kerja frekuensi dari pengirim dan penerima di atas 20 KHz(misalnya 10 MHz). • Pressure drop : rendah Kekurangan • Biaya maintenance tinggi • Hanya untuk gas bersih. . I. Prinsip Operasi Pengukuran laju aliran (flow rate) dengan metoda ini melibatkan elemenpengirim (transmitter) dan penerima (receiver) untuk frekuensi akustik. Padaelemen pengirim.

Spesifikasi Umum Spesifikasi umum dari transit time ultrasonic flowmeter. Waktu yang digunakan gelombang akustik untuk melintas dari transducer(upstream) ke transducer (downstream) adalah tlebih pendek disbanding waktu yang digunakan untuk melintas dari downstream ke upstream td. adalah : .u Gambar 2. Transit Time Ultrasonic Flowmeter b.38.

Kekurangan • Biaya pengadaan awal : tinggi • Model single path (one-beam) tidak sesuai untuk pengukuran kecepatan aliran (flow velocity) yang bervariasi di atas rangeReynolds numbers. • Tidak ada part bergerak (moving parts). sehingga tidak ada pressure drop. • Model portable tersedia untuk analisa dan diagnosa di lapangan. sehingga maintenance cost rendah. Kelebihan dan Kekurangan Kelebihan • Tidak ada penghalang di lintasan aliran. Prinsip Operasi . Doppler Ultrasonic Flowmeters a. 3.c. • Model multi-path mempunyai ketelitian lebih tinggi • Dapat digunakan untuk mengukur flow fluida yang korosif dan slurry.

39. Kelebihan dan Kekurangan Kelebihan .40. adalah sebagai berikut : Gambar 2. Prinsip Kerja Doppler Ultrasonic Flowmeters b. Doppler Ultrasonic Flowmeters c. Spesifikasi Umum Spesifikasi umum dari ultrasonic flowmeter. Gambar 2. Flowmeter ini didasarkan pada efek Doppler yang menghubungkan frekuensi pelayangan gelombang akustik dengan kecepatan aliran.

• Model portable tersedia untuk analisa dan diagnosa di lapangan. sehingga maintenance cost rendah.41. prinsip kerjanya didasarkan pada pengukuran getaran (vibration)pada downstream pusaran (vortex) yang disebabkan oleh penghalang yang ditempatkan pada aliran fluida. Frekwensi getaran dari vortex dapatdihubungkan dengan laju aliran fluida Gambar 2. Kekurangan • Biaya pengadaan awal : tinggi J. Prinsip Operasi Flowmeter ini dikenal juga sebagai vortex shedding flowmeters atau oscillatoryflowmeters. sehingga tidak ada pressure drop. Prinsip Kerja Vortex Flowmeters Dimana : Q = Volum flowrate Fv= frequency of vortex shedding D = diameter of the pipe S = strouhal number K = K factor . • Dapat digunakan untuk mengukur flow fluida yang korosif dan slurry. Vortex Flowmeters 1. • Tidak ada penghalang di lintasan aliran. • Tidak ada part bergerak (moving parts).

42. S strouhal number ditentukan secara eksperimen. Gangguan pada upstream akan mempengaruhi frekuensi dari vortex sehingga mengakibatkan kesalahan pengukuran. Gambar 2. Persamaan di atas mengasumsikan keadaan mantap (steady state) dari aliran pada upstream. Spesifikasi Umum . Vortex Flowmeters 2.K factor pada umumnya diperkenalkan untuk mengganti kerugian untuk profil yang tidak seragam dari pipa.

Spesifikasi umum dari vortex flowmeter. Kekurangan • Pressure drop : rendah ~ sedang . • Tidak dibutuhkan maintenance bila digunakan pada aliran fluida yang bersih. Kelebihan dan Kekurangan Kelebihan • Biaya pengadaan awal : rendah ~ sedang. adalah sebagai berikut : 3.

Secara garis besar ada dua jenis metoda pemasangan dari flowmeter yaitu inline dan insertion.Turbine Meters. Instrumen untuk melakukan pengukuran kuantitas aliran fluida ini disebut flowmeter. level dan temperature. 2. 4. BAB III PENUTUP 3. Thermal Flowmeters. Vortex Flowmeters . Positive Displacement Flowmeters.Magnetic Meters. Target Flowmeters. Jenis alat flowmeter adalah Differential Pressure Flowmeters. 3. Alat ukur (measuring device) adalah alat yang berada di lapangan (field) untuk mengukur variable proses seperti flow. Variable Area Flowmeter (Rotameters).1 Kesimpulan 1. Coriolis Flowmeters. pressure.