You are on page 1of 2

KATA PENGANTAR

Puji dan syukur penulis panjatkan kehadirat Allah SWT atas rahmat, hidayah dan
karunia-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan penyusunan makalah ini. Tak lupa
shalawat serta salam dilimpahkan kepada suri tauladan umat islam yakni Nabi Muhammad
SAW.
Makalah ini diajukan sebagai salah satu tugas mata kuliah Teori Sosiologi Klasik.
Adapun judul makalah ini adalah “Tujuh Tokoh Sosiologi klasik dan Teori-Teorinya”.
Penulis menyadari sepenuhnya bahwa makalah ini jauh dari sempurna. Oleh karena
itu dengan segala kerendahan hati, penulis mohon kritik dan saran yang membangun dari
pembaca guna perbaikan tugas mendatang. Untuk itu, penulis ucapkan terima kasih.

BAB I

revolusi industri. dan Inggris. Herbert Spencer. Demikian pula. Menjelaskan sumbangan pemikiran dari tujuh tokoh sosiologi klasik . perubahan agama. serta pertumbuhan ilmu pengetahuan. pertumbuhan kapitalisme di Inggris telah memacu munculnya pemikiran . yang kemudian dilanjutkan pula tentang pemikiran teoritis mereka masing masing 1. Menjelaskan biografi dari tujuh tokoh teori sosiologi klasik 2. Georg Simmel. perkembangan sosialisme. Rumusan Masalah 1. Emile Durkheim. Italia.masalah sosial tersebut. Latar Belakang Beberapa kekuatan sosial yang melatarbelakangi munculnya teori-teori sosial dan sekaligus menjadi fokus perhatian para ahli sosial.1. feminisme. PENDAHULUAN 1. diantaranya adalah revolusi politik. Agar kita dapat mengetahui secara lebih jelas tentang tokoh sosiologi klasik maka akan disajikan pembahasan tentang tokoh-tokoh dari teori sosiologi klasik. Perkembangan teori - teori sosial tersebut tidak hanya terjadi di satu negara. Pembahasan akan berawal dari Auguste Comte. Setiap pembahasan akan diuraikan tentang riwayat hidup masing-masing tokoh. Perubahan berupa revolusi sosial politik serta kebangkitan kapitalisme membawa dampak .masalah sosial baru.2. urbanisasi. Jerman. Max Weber. perkembangan kapitalisme. tetapi dibeberapa negara terutama yang terjadi dikawasan Eropa Barat. Karl Marx. Seperti perkembangan kehidupan politik (Revolusi Prancis sejak tahun 1789) menjadi cikal bakal perkembangan teori sosiologi di Prancis.dampak yang tidak saja bersifat positif tetapi juga memunculkan masalah . Hal ini telah memacu para ahli sosial dan filsafat untuk menemukan kaidah - kaidah baru yang terkait dengan perkembangan teori sosial dan sekaligus sebagai suatu upaya dalam memahami dan menanggulangi masalah. diantaranya adalah di Prancis. serta mengarahkan bagaimana bentuk masyarakat yang diharapkan di kemudian hari. Ferdinand Tonnies.pemikiran baru dibidang sosial.