You are on page 1of 33

ASUHAN KEPERAWATAN KOMUNITAS

RUKUN WARGA IV KELURAHAN


WIYUNG KECAMATAN WIYUNG
KOTA SURABAYA
ASUHAN KEPERAWATAN KOMUNITAS RUKUN WARGA IV

KELURAHAN WIYUNG KECAMATAN WIYUNG

KOTA SURABAYA

1. Tahap Pengumpulan Data

Pengumpulan data dilakukan pada tanggal 17 19


Januari 2003. Data yang dikumpulkan meliputi:

Data Geograf

Wilayah RW IV terletak dalam Kelurahan Wiyung


Kecamatan Wiyung Kota Surabaya dengan batas-batas
sebagai berikut:

Batas wilayah sebelah barat :

Batas wilayah sebelah timur :

Batas wilayah sebelah selatan :

Batas wilayah sebelah utara :

RW IV dibagi menjadi 3 RT. Di dalam RW IV terdapat


jalan-jalan kampung yang merupakan gang-gang yang
menghubungkan wilayah-wilayah RT dalam RW dan
wilayah RW lain yang berdekatan. Sepanjang jalan-jalan
kampung terdapat selokan-selokan air yang berhubungan
dengan saluran air besar yang ada di sepanjang jalan
raya.

Sebagian besar wilayah RW IV digunakan untuk


pemukiman penduduk dan hanya sebagian kecil yang
digunakan untuk areal pertanian. Sebagaimana wilayah
dalam kota, kondisi medan RW IV semuanya datar dan
tidak ada pegunungan maupun jurang.

Data Demograf

Hasil pendataan selama 3 hari ditemukan penduduk


sebanyak 1009 jiwa dengan perincian sebagai berikut:

Distribusi penduduk menurut kelompok umur

Distribusi penduduk RW IV Kelurahan Wiyung


Kecamatan Wiyung Kota Surabaya menurut kelompok
umur dapat dilihat dalam

Gambar 1 Distribusi Penduduk RW IV Kelurahan


Wiyung Kecamatan Wiyung Kota Surabaya Tanggal 19
Januari 2003.

Berdasarkan gambar 1 tersebut di atas diketahui


bahwa sebagian besar (62,93%) penduduk RW IV
Kelurahan Wiyung Kecamatan Wiyung Kota Surabaya
berusia antara 18 55 tahun atau usia produktif.

Distribusi penduduk menurut jenis kelamin

Distribusi penduduk RW IV Kelurahan Wiyung


Kecamatan Wiyung berdasarkan jenis kelamin dapat
dilihat pada gambar 2.

Gambar 2 Distribusi Penduduk RW IV Kelurahan


Wiyung Kecamatan Wiyung Kota Surabaya Berdasarkan
Jenis Kelamin Tanggal 19 Januari 2003.

Berdasarkan gambar 2 diketahui bahwa penduduk


RW IV Kelurahan Wiyung Kecamatan Wiyung Kota
Surabaya sebagian besar (51,04%) adalah perempuan.

Distribusi penduduk menurut agama

Distribusi penduduk RW IV Kelurahan Wiyung


Kecamatan Wiyung Kota Surabaya berdasarkan agama
yang dipeluknya dapat dilihat pada gambar 3.
Gambar 3 Distribusi Penduduk RW IV Kelurahan
Wiyung Kecamatan Wiyung Kota Surabaya Berdasarkan
Agama yang Dipeluk Tanggal 19 Januari 2003.

Berdasarkan gambar 3 di atas diketahui bahwa sebagian


besar (89,30%) penduduk RW IV Kelurahan Wiyung
Kecamatan Wiyung Kota Surabaya beragama Islam.

Distribusi penduduk menurut tingkat pendidikan

Distribusi penduduk RW IV Kelurahan Wiyung Kecamatan


Wiyung Kotaa Surabaya berdasarkan tingkat pendidikan
dapat dilihat pada gambar 4.

Gambar 4 Distribusi Penduduk RW IV Kelurahan


Wiyung Kecamatan Wiyung Kota Surabaya Menurut
Tingkat Pendidikannya Tanggal 19 januari 2003.

Berdasarkan gambar 4 tersebut di atas diketahui


bahwa sebagian besar (34,19%) penduduk RW IV
Kelurahan Wiyung Kecamatan Wiyung Kota Surabaya
berpendidikan setingkat SMU/SMK.

Distribusi penduduk menurut jenis pekerjaan

Distribusi penduduk RW IV Kelurahan Wiyung Kecamatan


Wiyung Kota Surabaya berdasarkan jenis pekerjaan dapat
dilihat pada gambar 5.

Gambar 5 Distribusi Penduduk RW IV Kelurahan


Wiyung Kecamatan Wiyung Kota Surabaya Menurut Jenis
Pekerjaannya Tanggal 19 Januari 2003.

Berdasarkan gambar 5 tersebut di atas diketahui bahwa


sebagian besar (75,42%) penduduk RW IV Kelurahan
Wiyung Kecamatan Wiyung Kota Surabaya bekerja
sebagai wiraswastawan.

Data Perumahan

Data status kepemilikan rumah


Data tentang status kepemilikan rumah penduduk RW IV
Kelurahan Wiyung Kecamatan Wiyung Kota Surabaya
dapat dilihat pada gambar 6.

Gambar 6 Status Kepemilikan Rumah Penduduk RW IV


Kelurahan Wiyung Kecamatan Wiyung Kota Surabaya
Tanggal 19 Januari 2003

Berdasarkan gambar 6 tersebut di atas diketahui bahwa


sebagian besar (64,98%) penduduk RW IV Kelurahan
Wiyung Kecamatan Wiyung Kota Surabaya memiliki
rumah sendiri.

Data jenis perumahan

Data tentang jenis perumahan yang dimiliki oleh


penduduk RW IV Kelurahan Wiyung Kecamatan Wiyung
Kota Surabaya dapat dilihat pada gambar 7.

Gambar 7 Jenis Perumahan yang Dimiliki oleh


Penduduk RW IV Kelurahan Wiyung Kecamatan Wiyung
Kota Surabaya Tanggal 19 Januari 2003.

Berdasarkan gambar 7 tersebut di atas diketahui


bahwa sebagian besar (84,44%) rumah yang dimiliki
penduduk RW IV Kelurahan Wiyung Kecamatan Wiyung
Kota Surabaya adalah permanen.

Data jenis lantai rumah

Data tentang jenis lantai rumah yang dimiliki penduduk


RW IV Kelurahan Wiyung Kecamatan Wiyung Kota
Surabaya dapat dilihat pada gambar 8.

Gambar 8 Jenis Lantai Rumah yang Dimiliki oleh


Penduduk RW IV Kelurahan Wiyung Kecamatan Wiyung
Kota Surabaya Tanggal 19 Januari 2003.
Berdasarkan gambar 8 di atas 94,16% lantai rumah
yang dimiliki penduduk RW IV Kelurahan Wiyung
Kecamatan Wiyung Kota Surabaya adalah semen/tegel.

Data kondisi ventilasi rumah

Kondisi ventilasi rumah yang dimiliki oleh penduduk RW


IV Kelurahan Wiyung Kecamatan Wiyung Kota Surabaya
dapat dilihat pada gambar 9.

Gambar 9 Kondisi Ventilasi Rumah yang Dimiliki


Penduduk RW IV Kelurahan Wiyung Kecamatan Wiyung
Kota Surabaya Tanggal 19 Januari 2003.

Berdasarkan gambar 9 tersebut di atas sebagian


besar (80,54%) kondisi ventilasi rumah yang dimiliki oleh
penduduk RW IV Kelurahan Wiyung Kecamatan Wiyung
Kota Surabaya adalah baik.

Data kondisi penerangan rumah

Gambar 10 dibawah ini menunjukkan kondisi peneragan


rumah yang dimiliki oleh penduduk RW IV Kelurahan
Wiyung Kecamatan Wiyung Kota Surabaya.

Gambar 10 Kondisi Penerangan Rumah yang Dimiliki


oleh Penduduk RW IV Kelurahan Wiyung Kecamatan
Wiyung Kota Surabaya Tanggal 19 Januari 2003.

Berdasarkan gambar 10 tersebut di atas diketahui


bahwa sebagian besar (71,60%) penerangan rumah yang
dimiliki oleh penduduk RW IV Kelurahan Wiyung
Kecamatan Wiyung Kota Surabaya dalam kondisi baik.

Data luas kamar tidur

Gambar 11 di bawah ini menunjukkan tentang luas kamar


tidur yang dimiliki oleh penduduk RW IV Kelurahan
Wiyung Kecamatan Wiyung Kota Surabaya.
Gambar 11 Luas Kamar Tidur yang Dimiliki oleh
Penduduk RW IV Kelurahan Wiyung Kecamatan Wiyung
Kota Surabaya Tanggal 19 Januari 2003.

Berdasarkan gambar 11 tersebut di atas diketahui


bahwa 78,99% luas kamar tidur yang dimiliki oleh
penduduk RW IV Kelurahan Wiyung Kecamatan Wiyung
Kota Surabaya telah memenuhi syarat.

Data Pekarangan Rumah

Data status pemanfaatan

Gambar 12 di bawah ini menunjukkan data tentang


status pemanfaatan pekarangan rumah oleh penduduk
RW IV Kelurahan Wiyung Kecamatan Wiyung Kota
Surabaya.

Gambar 12 Status Pemanfaatan Pekarangan Rumah


yang Dimiliki oleh penduduk RW IV Kelurahan Wiyung
Kecamatan Wiyung Kota Surabaya Tanggal 19 Januari
2003.

Pada gambar 12 tersebut di atas diketahui bahwa


73,15% pekarangan rumah yang dimiliki oleh penduduk
RW IV Kelurahan Wiyung Kecamatan Wiyung Kota
Surabaya tidak dimanfaatkan.

Data jenis pemanfaatan

Jenis pemanfaatan pekarangan rumah oleh penduduk RW


IV Kelurahan Wiyung Kecamatan Wiyung Kota Surabaya
dapat dilihat pada gambar 13.

Gambar 13 Jenis Pemanfaatan Pekarangan Rumah yang Dimiliki


oleh Penduduk RW IV Kelurahan Wiyung Kecamatan
Wiyung Kota Surabaya Tanggal 19 Januari 2003.

Sebagian besar (33,33%) pekarangan rumah milik


penduduk RW IV Kelurahan Wiyung Kecamatan Wiyung
Kota Surabaya dimanfaatkan untuk tanaman.
Data Air Bersih dan Minum

Data penyediaan air bersih dan minum

Gambar 14 menunjukkan tentang data penyediaan air


bersih dan minum oleh Penduduk RW IV Kelurahan
Wiyung Kecamatan Wiyung Kota Surabaya.

Gambar 14 Penyediaan Air Bersih dan Minum oleh


Penduduk RW IV Kelurahan Wiyung Kecamatan Wiyung
Kota Surabaya Tanggal 19 Januari 2003.

Penduduk RW IV Kelurahan Wiyung Kecamatan


Wiyung Kota Surabaya kebanyakan memanfaat air PDAM
untuk air bersih (71,60%) dan minum (96,50%).

Data tempat penampungan air

Jenis tempat penampungan air yang dimiliki oleh


penduduk RW IV Kelurahan Wiyung Kecamatan Wiyung
Kota Surabaya terdapat pada gambar 15.

Gambar 15 Jenis Tempat Penampungan Air yang


Dimiliki oleh Penduduk RW IV Kelurahan Wiyung
Kecamatan Wiyung Kota Surabaya Tanggal 19 Januari
2003.

Berdasarkan gambar 15 diketahui bahwa sebagian


besar (54,86%) tempat penampungan air yang dimiliki
oleh penduduk RW IV Kelurahan Wiyung Kecamatan
Wiyung Kota Surabaya adalah bak.

Data kondisi tempat penampungan air

Kondisi tempat penampungan air yang dimiliki oleh


penduduk RW IV Kelurahan Wiyung Kecamatan Wiyung
Kota Surabaya terlihat dalam gambar 16.
Gambar 16 Kondisi Tempat Penampungan Air yang
Dimiliki Penduduk RW IV Kelurahan Wiyung Kecamatan
Wiyung Kota Surabaya Tanggal 19 Januari 2003.

Berdasarkan gambar 16 tempat penampungan air


yang dimiliki oleh Penduduk RW IV Kelurahan Wiyung
Kecamatan Wiyung Kota Surabaya sebagian besar
(73,15%) dalam keadaan tertutup.

Data frekuensi pengurasan tempat penampungan air

Frekuensi pengurasan tempat penampungan air


penduduk RW IV Kelurahan Wiyung Kecamatan Wiyung
Kota Surabaya dapat dilihat pada gambar 17.

Gambar 17 Frekuensi Pengurasan Tempat Penampungan Air


yang Dimiliki oleh Penduduk RW IV Kelurahan Wiyung
Kecamatan Wiyung Kota Surabaya Tanggal 19 Januari
2003.

Berdasarkan gambar 17 tersebut diatas sebagian


besar (65,76%) penduduk RW IV Kelurahan Wiyung
Kecamatan Wiyung Kota Surabaya menguras tempat
penampungan airnya 2 X/minggu.

Data Tempat Pembuangan Kotoran Manusia

Data status kepemilikan jamban

Status kepemilikan jamban oleh penduduk RW IV


Kelurahan Wiyung Kecamatan Wiyung Kota Surabaya
terdapat dalam gambar 18.

Gambar 18 Status Kepemilikan Jamban oleh Penduduk


RW IV Kelurahan Wiyung Kecamatan Wiyung Kota
Surabaya Tanggal 19 Januari 2003.

Berdasarkan gambar 18 diketahui bahwa 85,21%


penduduk RW IV Kelurahan Wiyung Kecamatan Wiyung
Kota Surabaya memiliki jamban sendiri di rumahnya.
Data jenis jamban

Gambar 19 berikut ini menunjukkan tentang jenis jamban


yang dimiliki oleh penduduk RW IV Kelurahan Wiyung
Kecamatan Wiyung Kota Surabaya.

Gambar 19 Jenis Jamban yang Dimiliki oleh Penduduk


RW IV Kelurahan Wiyung Kecamatan Wiyung Kota
Surabaya Tanggal 19 Januari 2003.

Berdasarkan gambar 19 tersebut di atas jenis jamban


yang dimiliki oleh sebagian besar (99,5%) penduduk RW
IV Kelurahan Wiyung Kecamatan Wiyung Kota Surabaya
adalah septik tank.

Data kondisi jamban

Kondisi jamban yang dimiliki oleh penduduk RW IV


Kelurahan Wiyung Kecamatan Wiyung Kota Surabaya
dapat dilihat pada gambar 20.

Gambar 20 Kondisi Jamban yang Dimiliki oleh


Penduduk RW IV Kelurahan Wiyung Kecamatan Wiyung
Kota Surabaya Tanggal 19 Januari 2003.

Sebagian besar (96,80%) jamban yang dimiliki oleh


penduduk RW IV Kelurahan Wiyung Kecamatan Wiyung
Kota Surabaya dalam kondisi terawat.

Data Tempat Pembuangan Sampah

Data kepemilikan tempat sampah

Status kepemilikan tempat sampah di rumah penduduk


RW IV Kelurahan Wiyung Kecamatan Wiyung Kota
Surabaya dapat dilihat pada gambar 21.
Gambar 21 Status Kepemilikan Tempat Sampah di
Rumah Penduduk RW IV Kelurahan Wiyung Kecamatan
Wiyung Kota Surabaya Tanggal 19 Januari 2003.

Berdasarkan gambar 21 tersebut di atas diketahui


bahwa 64,59% penduduk RW IV Kelurahan Wiyung
Kecamatan Wiyung Kota Surabaya memiliki tempat
sampah di rumahnya.

Data kondisi tempat sampah

Kondisi tempat sampah yang dimiliki oleh penduduk RW


IV Kelurahan Wiyung Kecamatan Wiyung Kota Surabaya
dapat dilihat pada gambar 22.

Gambar 22 Kondisi Tempat Sampah yang Dimiliki oleh


Penduduk RW IV Kelurahan Wiyung Kecamatan Wiyung
Kota Surabaya Tanggal 19 Januari 2003.

Berdasarkan gambar 22 tersebut di atas 55,42%


tempat sampah yang dimiliki penduduk RW IV Kelurahan
Wiyung Kecamatan Wiyung Kota Surabaya dalam
keadaan tertutup.

Data cara pembuangan sampah

Cara pembuangan penduduk RW IV Kelurahan


Wiyung Kecamatan Wiyung Kota Surabaya dapat dilihat
pada gambar 23.

Gambar 23 Cara Pembuangan Sampah Penduduk RW


IV Kelurahan Wiyung Kecamatan Wiyung Kota Surabaya
Tanggal 19 Januari 2003.

Sebagian besar (71,21%) penduduk RW IV Kelurahan


Wiyung Kecamatan Wiyung Kota Surabaya membuang
sampah ke Tempah Sampah Umum (TSU).

Data Pembuangan Air Limbah

Data tempat pembuangan air limbah


Tempat pembuangan air limbah yang digunakan oleh
penduduk RW IV Kelurahan Wiyung Kecamatan Wiyung
Kota Surabaya dapat dilihat pada gambar 24.

Gambar 24 Tempat Pembuangan Air Limbah yang Digunakan


oleh Penduduk RW IV Kelurahan Wiyung Kecamatan
Wiyung Kota Surabaya Tanggal 19 Januari 2003.

Berdasarkan gambar 24 tersebut di atas diketahui


bahwa sebagian besar (80,16%) penduduk RW IV
Kelurahan Wiyung Kecamatan Wiyung Kota Surabaya
membuang air limbahnya di selokan.

Data kondisi tempat pembuangan air limbah

Kondisi tempat pembuangan air limbah yang dimiliki oleh


penduduk RW IV Kelurahan Wiyung Kecamatan Wiyung
Kota Surabaya dapat dilihat pada gambar 25.

Gambar 25 Kondisi Tempat Pembuangan Air Limbah


yang Dimiliki penduduk RW IV Kelurahan Wiyung
Kecamatan Wiyung Kota Surabaya Tanggal 19 Januari
2003.

Berdasarkan gambar 25 tersebut di atas diketahui


bahwa sebagian besar tempat pembuangan air limbah
yang dimiliki penduduk RW IV Kelurahan Wiyung
Kecamatan Wiyung Kota Surabaya dalam keadaan
terbuka (96,89%) dan lancar (85,21%).

Data Ternak dan Kandangnya

Data status kepemilikan ternak

Data tentang status kepemilikan ternak penduduk RW IV


Kelurahan Wiyung Kecamatan Wiyung Kota Surabaya
dapat dilihat pada gambar 26.
Gambar 26 Status Kepemilikan Ternak Penduduk RW IV
Kelurahan Wiyung Kecamatan Wiyung Kota Surabaya
Tanggal 19 Januari 2003.

Sebagian besar (92,22%) penduduk RW IV Kelurahan


Wiyung Kecamatan Wiyung Kota Surabaya tidak memiliki
ternak.

Data lokasi kandang ternak

Data tentang lokasi kandang ternak yang dimiliki oleh


penduduk RW IV Kelurahan Wiyung Kecamatan Wiyung
Kota Surabaya dapat dilihat pada gambar 27.

Gambar 27 Lokasi Kandang Ternak yang Dimiliki oleh Penduduk


RW IV Kelurahan Wiyung Kecamatan Wiyung Kota
Surabaya Tanggal 19 Januari 2003.

Berdasarkan gambar 27 tersebut di atas diketahui


bahwa sebagian besar (85,00%) kandang ternak yang
dimiliki oleh penduduk RW IV Kelurahan Wiyung
Kecamatan Wiyung Kota Surabaya berada di luar rumah.

Data kondisi kandang ternak

Data tentang kondisi kandang ternak yang dimiliki oleh


penduduk RW IV Kelurahan Wiyung Kecamatan Wiyung
Kota Surabaya dapat dilihat pada gambar 28.

Gambar 28 Kondisi Kandang Ternak yang Dimiliki oleh


Penduduk RW IV Kelurahan Wiyung Kecamatan Wiyung
Kota Surabaya Tanggal 19 Januari 2003.

Berdasarkan gambar 28 tersebut di atas diketahui


bahwa sebagian besar (85,00%) kandang ternak yang
dimiliki oleh penduduk RW IV Kelurahan Wiyung
Kecamatan Wiyung Kota Surabaya dalam keadaan
terawat.

Data Jenis Penyakit Dalam 1 Tahun Terakhir


Jenis penyakit yang menyerang penduduk RW IV
Kelurahan Wiyung Kecamatan Wiyung Kota Surabaya
dalam 1 tahun terakhir dapat dilihat pada gambar 29.

Gambar 29 Jenis Penyakit yang Menyerang Penduduk RW IV


Kelurahan Wiyung Kecamatan Wiyung Kota Surabaya
dalam 1 Tahun Terakhir.

Berdasarkan gambar 29 tersebut di atas diketahui


bahwa ISPA merupakan penyakit tersering (45 kasus)
menyerang penduduk RW IV Kelurahan Wiyung
Kecamatan Wiyung Kota Surabaya dalam 1 tahun
terakhir.

Data Pasangan Usia Subur Dan Keluarga Berencana

Data jumlah pasangan usia subur

Pada tanggal 19 Januari 2003 di RW IV Kelurahan Wiyung


Kecamatan Wiyung Kota Surabaya ditemukan 160
pasangan usia subur.

Data status keikutsertaan pasangan usia subur dalam


keluarga berencana

Data tentang keikutsertaan pasangan usia subur sebagai


akseptor keluarga berencana dapat dilihat pada gambar
30.

Gambar 30 Keikutsertaan Pasangan Usia Subur Sebagai


Akseptor Keluarga Berencana di RW IV Kelurahan Wiyung
Kecamatan Wiyung Kota Surabaya Tanggal 19 Januari
2003.

Berdasarkan gambar 30 tersebut diatas di ketahui


bahwa sebagian besar (56,26%) pasangan usia subur RW
IV Kelurahan Wiyung Kecamatan Wiyung Kota Surabaya
merupakan aksepter keluarga berencana.

Data jenis kontrasepsi yang digunakan oleh pasangan


usia subur
Jenis kontrasepsi yang digunakan oleh pasangan usia
subur RW IV Kelurahan Wiyung Kecamatan Wiyung Kota
Surabaya dapat dilihat pada gambar 31.

Gambar 31 Jenis Kontrasepsi yang Digunakan oleh Pasangan


Usia Subur RW IV Kelurahan Wiyung Kecamatan Wiyung
Kota Surabaya Tanggal 19 Januari 2003

Berdasarkan gambar 31 tersebut di atas diketahui


bahwa pil merupakan kontrasepsi yang paling banyak
dipakai (32 pasangan) oleh pasangan usia subur RW IV
Kelurahan Wiyung Kecamatan Wiyung Kota Surabaya
dibanding kontrasepsi yang lainnya.

Data Ibu Hamil

Data jumlah ibu hamil

Jumlah ibu hamil di RW IV Kelurahan Wiyung Kecamatan


Wiyung Kota Surabaya pada tanggal 19 Januari 2003
adalah 10 orang.

Data usia ibu hamil

Usia ibu hamil di RW IV Kelurahan Wiyung Kecamatan


Wiyung Kota Surabaya dapat dilihat pada gambar 32.

Gambar 32 Usia Ibu Hamil di RW IV Kelurahan Wiyung


Kecamatan Wiyung Kota Surabaya Tanggal 19 Januari
2003.

Berdasarkan gambar 32 tersebut di atas diketahui


bahwa sebagian besar (90%) ibu hamil di RW IV
Kelurahan Wiyung Kecamatan Wiyung Kota Surabaya
berusia antara 20 30 tahun atau usia aman hamil.

Data status imunisasi TT

Semua ibu hamil (10 orang) di RW IV Kelurahan Wiyung


Kecamatan Wiyung Kota Surabaya telah mendapatkan
imunisasi TT.
Data nomor urut kehamilan

Nomor urut kehamilan yang dialami oleh ibu hamil di RW


IV Kelurahan Wiyung Kecamatan Wiyung Kota Surabaya
dapat dilihat pada gambar 33.

Gambar 33 Nomor Urut Kehamilan Ibu Hamil di RW IV


Kelurahan Wiyung Kecamatan Wiyung Kota Surabaya
Tanggal 19 Januari 2003.

Berdasarkan gambar 33 tersebut di atas diketahui


bahwa sebagian besar (5 orang) ibu hamil di RW IV
Kelurahan Wiyung Kecamatan Wiyung Kota Surabaya
sedang hamil yang kedua.

Data usia kehamilan

Usia kehamilan ibu hamil di RW IV Kelurahan Wiyung


Kecamatan Wiyung Kota Surabaya dapat dilihat pada
gambar 34.

Gambar 34 Usia Kehamilamn Ibu Hamil di RW IV Kelurahan


Wiyung Kecamatan Wiyung Kota Surabaya Tanggal 19
Januari 2003.

Berdasarkan gambar 34 tersebut di atas sebagian


besar (6 orang) ibu hamil di RW IV Kelurahan Wiyung
Kecamatan Wiyung Kota Surabaya usia kehamilannya
berada pada trimester II.

Data status pemeriksaan kehamilan

Status pemeriksaan kehamilan ibu hamil di RW IV


Kelurahan Wiyung Kecamatan Wiyung Kota Surabaya
dapat dilihat pada gambar 35.

Gambar 35 Status Pemeriksaan Ibu Hamil di RW IV Kelurahan


Wiyung Kecamatan Wiyung Kota Surabaya Tanggal 19
Januari 2003.
Berdasarkan gambar 35 tersebut di atas sebagian
besar (80%) ibu hamil di RW IV Kelurahan Wiyung
Kecamatan Wiyung Kota Surabaya telah memeriksakan
kehamilannya secara lengkap.

Data tempat pemeriksaan kehamilan

Tempat pemeriksaan kehamilan ibu hamil di RW IV


Kelurahan Wiyung Kecamatan Wiyung Kota Surabaya
dapat dilihat pada gambar 36.

Gambar 36 Tempat Pemeriksaan Kehamilan Ibu Hamil di RW IV


Kelurahan Wiyung Kecamatan Wiyung Kota Surabaya
Tanggal 19 Januari 2003.

Berdasarkan gambar 36 tersebut di atas diketahui


bahwa semua ibu hamil memeriksakan kehamilannya
pada tenaga kesehatan.

Data Ibu Meneteki

Data jumlah ibu meneteki

Jumlah ibu meneteki di RW IV Kelurahan Wiyung


Kecamatan Wiyung Kota Surabaya sebanyak 27 orang.

Data tempat pertolongan persalinan

Tempat pertolongan persalinan yang digunakan oleh ibu


bersalin di RW IV Kelurahan Wiyung Kecamatan Wiyung
Kota Surabaya dapat dilihat pada gambar 37.

Gambar 37 Tempat Pertolongan Persalinan yang Digunakan Ibu


Bersalin di RW IV Kelurahan Wiyung Kecamatan Wiyung
Kota Surabaya Tanggal 19 Januari 2003.

Berdasarkan gambar 37 tersebut di atas semua ibu


bersalin di RW IV Kelurahan Wiyung Kecamatan Wiyung
Kota Surabaya menggunakan sarana pelayanan
kesehatan sebagai tempat melakukan persalinan.
Data Balita

Data jumlah balita

Jumlah balita di RW IV Kelurahan Wiyung Kecamatan


Wiyung Kota Surabaya 80 orang dengan perincian
sebagaimana tercantum dalam gambar 38.

Gambar 38 Perbedaan Usia Balita di RW IV Kelurahan Wiyung


Kecamatan Wiyung Kota Surabaya Tanggal 19 Januari
2003

Berdasarkan gambar 38 tersebut di atas sebagian


besar (66,25%) balita di RW IV Kelurahan Wiyung
Kecamatan Wiyung Kota Surabaya berusia antara 1 5
tahun.

Data kepemilikan KMS

Kepemilikan KMS oleh balita di RW IV Kelurahan Wiyung


Kecamatan Wiyung Kota Surabaya dapat dilihat pada
gambar 39.

Gambar 39 Status Kepemilikan KMS oleh Balita di RW IV


Kelurahan Wiyung Kecamatan Wiyung Kota Surabaya
Tanggal 19 Januari 2003.

Berdasarkan gambar 39 tersebut di atas diketahui bahwa


sebagian besar (87,50%) balita di RW IV Kelurahan
Wiyung Kecamatan Wiyung Kota Surabaya memiliki KMS.

Data status kunjungan ke Posyandu

Status kunjungan balita di RW IV Kelurahan Wiyung


Kecamatan Wiyung Kota Surabaya ke Posyandu dapat
dilihat pada gambar 40.
Gambar 40 Status Kunjungan Balita di RW IV Kelurahan Wiyung
Kecamatan Wiyung Kota Surabaya ke Posyandu Tanggal
19 Januari 2003.

Berdasarkan gambar 40 tersebut di atas diketahui


bahwa sebagian besar (78,75%) balita di RW IV Kelurahan
Wiyung Kecamatan Wiyung Kota Surabaya mengunjungi
Posyandu.

Data status imunisasi

Status imunisasi balita di RW IV Kelurahan Wiyung


Kecamatan Wiyung Kota Surabaya dapat dilihat pada
gambar 41.

Gambar 41 Status Imunisasi Balita di RW IV Kelurahan Wiyung


Kecamatan Wiyung Kota Surabaya Tanggal 19 Januari
2003.

Berdasarkan gambar 41 tersebut di atas diketahui


bahwa sebagian besar (82,50%) balita di RW IV Kelurahan
Wiyung Kecamatan Wiyung Kota Surabaya imunisasinya
telah lengkap.

Data status vitamin A

Status vitamin A balita di RW IV Kelurahan Wiyung


Kecamatan Wiyung Kota Surabaya dapat dilihat pada
gambar 42.

Gambar 42 Status Vaitamin A Balita di RW IV Kelurahan Wiyung


Kecamatan Wiyung Kota Surabaya Tanggal 19 Januari
2003.

Berdasarkan gambar 42 tersebut di atas diketahui


bahwa sebagian besar (95,00%) balita di RW IV Kelurahan
Wiyung Kecamatan Wiyung Kota Surabaya telah
mendapat vitamin A.

Data status gizi balita


Status gizi balita di RW IV Kelurahan Wiyung Kecamatan
Wiyung Kota Surabaya dapat dilihat pada gambar 43.

Gambar 43 Status Gizi Balita di RW IV Kelurahan Wiyung


Kecamatan Wiyung Kota Surabaya Tanggal 19 Januari
2003.

Berdasarkan gambar 43 tersebut di atas diketahui


bahwa sebagian besar (78,75%) balita di RW IV Kelurahan
Wiyung Kecamatan Wiyung Kota Surabaya status gizinya
baik.

Data Remaja

Data jumlah remaja

Jumlah remaja di RW IV Kelurahan Wiyung Kecamatan


Wiyung Kota Surabaya pada tanggal 19 Januari 2003
adalah 78 orang.

Data kegiatan remaja

Jenis kegiatan remaja di RW IV Kelurahan Wiyung


Kecamatan Wiyung Kota Surabaya dapat dilihat pada
gambar 44.

Gambar 44 Kegiatan Remaja di RW IV Kelurahan Wiyung


Kecamatan Wiyung Kota Surabaya Tanggal 19 Januari
2003.

Berdasarkan gambar 44 tersebut di atas kegiatan


remaja di RW IV Kelurahan Wiyung Kecamatan Wiyung
Kota Surabaya sebagian besar (52,56%) tidak terarah
(lain-lain)

Data kebiasaan remaja

Kebiasaan remaja di RW IV Kelurahan Wiyung


Kecamatan Wiyung Kota Surabaya sebagian besar (70%)
masih suka merokok.
Data Usia Lanjut

Data jumlah usia lanjut

Jumlah usia lanjut (> 60 tahun) di RW IV Kelurahan


Wiyung Kecamatan Wiyung Kota Surabaya sebanyak 86
orang.

Data penyakit yang dikeluhkan

Penyakit yang banyak dialami oleh usia lanjut di RW


IV Kelurahan Wiyung Kecamatan Wiyung Kota Surabaya
dapat dilihat pada gambar 45.

Gambar 45 Penyakit yang Dikeluhkan oleh Usia Lanjut di RW IV


Kelurahan Wiyung Kecamatan Wiyung Kota Surabaya
Tanggal 19 Januari 2003.

Berdasarkan gambar 45 tersebut di atas diketahii


bahwa penyakit DM dan Hipertensi banyak diderita oleh
usia lanjut di RW IV Kelurahan Wiyung Kecamatan Wiyung
Kota Surabaya.

2. Analisa Data

N
o Masalah Kesehatan Data Penunjang
1. Resiko terjadi peningkatan kasus a. Tidak punya jendela 19,46 %
penyakit akibat lingkungan yang
kurang sehat (penyakit saluran b. Jendela tidak dibuka 12,45 %
cerna, demam berdarah, ISPA, dll)
c. Pencahayaan ruangan remang-remang 21,40 %, gelap 7,0 %

d. Jarak sumber air dengan wc (<10m) 15,93 %

e. Penampungan air yang terbuka 26,85 %

Kondisi air berbau 3,50 %, berasa 1,17 %, berwarna 3,11 %.

g. Tempat penampungan sampah yang kondisinya terbuka 44,8

h. Tidak ada tempat penampungan sampah 35,41 %

Sistem pembuangan air limbah dalam kondisi tergenang 14,


sering banjir 26,46 %.

Sumber air minum sumur gali 1,17 %.

k. Nyamuk 35,02 %, lalat 32,02 %, kecoa 1,56 %, tikus 27,63 %

Diare 9,09 %, ispa 40,91 %, DHF 1,83 %, tifoid 2,73%, tbc 1,

a. Tidak punya KMS 12,50 %, tidak mengerti isi KMS 12,86 %

b. Berat badan balita turun 2,86 %, tetap 8,57 %

c. Balita yang tidak mengunjungi posyandu 21,25 %

d. Status gizi buruk 1,25 %, sedang 20,0 %

e. Balita yang tidak mendapat vitamin A 5,0 %

Balita yang tidak diimunisasi 1,25 %., tidak lengkap 16,25 %


Gangguan tumbuh kembang balita
2. di RW IV Kelurahan Wiyung g. Ibu dengan balita yang tidak meneteki 14,81 %.

a. Jumlah lansia 86 Orang. Usia 60-69 tahun 53 orang, 70-79 ta


orang

b. Jumlah lansia yang sakit 54 orang

DM 29 orang

Hipertensi 23 orang

Gangguan fungsi ginjal 9 orang

Lain-lain 22 orang

c. Upaya lansia mengatasi, dibiarkan 3,13 %


Resiko terjadinya peningkatan
3. masalah kesehatan pada usila d. Tidak ada posyandu lansia, tidak ada kader poksila

a. Merokok 87,50 %

b. Miras 12,50 %

4. Resiko kenakalan remaja. c. Karang Taruna yang tidak Aktif

3. Prioritas Masalah

N Masala Kriteria Penapisan


o. h
Sesuai
dengan Potensi
peran untuk
perawa Resi Resi pendidi
t ko ko kan Interes Kemungki
Keseha komuni terja para kesehat komuni nan
tan tas di h an tas diatasi

Resiko
terjadi
peningk
atan
kasus
penyakit
akibat
lingkung
an yang
kurang
sehat
(penyaki
t saluran
cerna,
demam
berdara
h, ISPA,
1. dll) 5 5 5 5 5 5

Ganggu
an
tumbuh
kemban
g balita
di RW IV
Keluraha
n
2. Wiyung 5 4 4 5 3 3

3. Resiko 5 5 5 3 3 5
terjadiny
a
peningk
atan
masalah
kesehat
an pada
usila

Resiko
kenakala
n
4. remaja. 5 3 5 5 2 2

4. Perumusan diagnosa Keperawatan komunitas

Berdasarkan penapisan tersebut di atas, maka dapat


dirumuskan masalah keperawatan dan prioritas sebagai
berikut:

Resiko terjadi peningkatan kasus penyakit akibat


lingkungan yang kurang sehat (penyakit saluran cerna,
demam berdarah, ISPA, dll) berhubungan dengan
kurangnya kemampuan masyarakat dalam memelihara
lingkungan yang memenuhi syarat kesehatan ditandai
dengan:

KK yang punya tempat tinggal tidak ada jendela 19,46 %

Jendela tidak dibuka 12,45 %

Pencahayaan ruangan remang-remang 21,40 %, gelap


7,0 %

Jarak sumber air dengan wc (<10m) 15,93 %

Penampungan air yang terbuka 26,85 %

Kondisi air berbau 3,50 %, berasa 1,17 %, berwarna 3,11


%.

Tempat penampungan sampah yang kondisinya terbuka


44,85 %

Tidak ada tempat penampungan sampah 35,41 %


Sistem pembuangan air limbah dalam kondisi tergenang
14,79 % dan keadaan lingkungan sering banjir 26,46 %.

Sumber air minum sumur gali 1,17 %.

Binatang yang ditemukan di lingkungan keluarga :


Nyamuk 35,02 %, lalat 32,02 %, kecoa 1,56 %, tikus
27,63 %.

Penyakit yang diderita anggota keluarga : Diare 9,09 %,


ISPA 40,91 %, DHF 1,83 %, Tifoid 2,73%, TBC 1,82 %,
hepatitis 0,91 %.

Gangguan tumbuh kembang balita di RW IV Kelurahan


Wiyung berhubungan dengan Kurangnya kemampuan
masyarakat dalam mengenal deteksi tumbuh kembang
pada balita.

Balita tidak punya KMS 12,50 %, tidak mengerti isi KMS


12,86 %

Berat badan balita turun 2,86 %, tetap 8,57 %

Balita yang tidak mengunjungi posyandu 21,25 %

Status gizi buruk 1,25 %, sedang 20,0 %

Balita yang tidak mendapat vitamin A 5,0 %

Balita yang tidak diimunisasi 1,25 %., tidak lengkap 16,25


%

Ibu dengan balita yang tidak meneteki 14,81 %.

Resiko terjadinya peningkatan masalah kesehatan pada


usila di RW IV b/d Kurangnya kemampuan masyarakat
dalam merawat warga usila ditandai dengan:

Jumlah lansia 86 Orang. Usia 60-69 tahun 53 orang, 70-


79 tahun 22 orang dan > 80 tahun 11 orang

Jumlah lansia yang sakit 54 orang

DM 29 orang

Hipertensi 23 orang
Gangguan fungsi ginjal 9 orang

Lain-lain 22 orang

Upaya lansia mengatasi, dibiarkan 3,13 %

Tidak ada posyandu lansia, tidak ada kader poksila

Resiko kenakalan remaja di RW IV Kelurahan Wiyung


berhubungan dengan Kurangnya kemampuan masyarakat
dalam mengenal akibat dari perilaku remaja yang kurang
sehat ditandai dengan:

Remaja Merokok 87,50 %

Remaja Miras 12,50 %

Karang Taruna yang tidak Aktif

5. Perencanaan

Diagnosa
Keperawat
N an Strate Rencana
o komunitas Tujuan Sasaran gi Kegiatan
1. Resiko terjadi Setelah dilakukan Tokoh-tokoh KIE 1. Beri HE pada masyarak
peningkatan kasus intervensi kepe- masyarakat RW IV tentang arti
penyakit akibat rawatan RW IV Gerak-an lingkungan yang sehat
lingkungan yang masyarakat Kelurahan dan penyuluhan tentang
kurang sehat mampu Wiyung beberapa penyakit yang
(penyakit saluran mencegah disebabkan oleh
cerna, demam penyakit akibat Pokjakes RW lingkungan yang tidak
berdarah, ISPA, dll) lingkungan yang IV Kelurahan sehat (macam penyakit
kurang sehat Wiyung penyebab, gejala
dengan penyebaran dan
membersih-kan Seluruh war- pengobatan.
lingkungan secara ga RW IV
gotong royong Kelurahan 2. Motivasi masyarakat
dalam waktu 4 Wiyung melalui kader atau toko
minggu. masyarakat untuk aktif
memelihara lingkungan
Jangka Pendek: yang sehat.
Masyarakat tahu
lebih banyak 3. Koordinasi dengan toko
tentang masyarakat untuk
menyelenggarakan kerj
Penyakit yang bakti.
timbul karena
lingkungan yang 4. Berikan penjelasan cara
tidak sehat. mencegah terjadinya
penyakit yang
disebabkan oleh
lingkungan yang tidak
sehat (Diare Typus,
Demam Berdarah).

5. Ajarkan tentang cara


Cara mencegah hidup sehat
terhadap
penyakit. Mencuci tangan sebelu
makan.
Cara penyebaran
penyakit. Memberantas nyamuk,
tikus, dsb.
Cara
menanggulangi 3M
penyakit yang
berhubungan 6. Rujuk segera apabila ad
dengan akibat anggota masyarakat
lingkungan yang yang menunjukkan geja
tidak sehat. dari penyakit

2. Gangguan tumbuh Setelah dilakukan Tokoh-tokoh KIE 1. Pendekatan kepada


kembang balita di tindakan masyarakat tokoh masyarakat (form
RW IV Kelurahan keperawat-an RW IV Gerak-an dan informal) untuk
Wiyung masyarakat, Kelurahan menggalang dukungan
berhubungan gangguan Wiyung pelaksanaan.
dengan Kurangnya tumbuh kembang
kemampuan balita tidak Pokjakes RW 2. pemberikan penyuluha
masyarakat dalam terjadi. IV Kelurahan kepada masyarakat
mengenal deteksi Wiyung dengan topik:.
tumbuh kembang Jangka
pada balita. Pendek(3 Ibu balita di Deteksi dini tumbuh
Minggu): wilayah RW IV kembang.
Kelurahan
Masyarakat tahu Wiyung Upaya pemenuhan
tentang deteksi kebutuhan gizi seimban
dini tumbuh pada balita.
kembang balita.
3. Kolaborasi dengan piha
Masyarakat tahu Puskesmas dalam
tentang cara pemberian Vitamin A.
pemenuhan gizi
seimbang pada 4. Tetapkan waktu
balita. pelaksanaan pemberian
Vitamin A. bersama tuko
Jangka Panjang (6 masyarakat dan
bulan): Puskesmas.

Tidak ada balita 5. Melalui tokoh


yang mengalami masyarakat untuk
gangguan menghimbau dan
tumbuh kembang mengajak masyarakat
untuk berpartisipasi
Balita terjadi dalam pemberian Vitam
peningkatan berat A.
badan.
6. Pembinaan kasus
Balita keluarga dengan anggo
mengalami keluarga (balita)
perkembangan mengalami gizi buruk.
sesuai usia.
Demo makanan murah
bergizi.

Cara pengelolaan
makanan.

Memberikan makanan
tambahan.

Penimbangan rutin.

Setelah dilakukan
tindakan
keperawat-an
selama 2 minggu
diharapkan
masya-rakat
mampu mela-
kukan perawatan
pada warga lansia
di wilayah RW IV.

Jangka
Pendek:Setelah
dilakukan
tindakan
keperawa- tan:
1. Berikan HE pada
Masyarakat RW masyarakat RW IV
IV mampu tentang pentingnya
mengidentifkasi memperhatikan dan
masalah mengenal masalah
kesehatan pada kesehatan lansia.
lansia.
2. Koordinasikan dengan
Masyarakat tokoh masyarakat
mampu tentang pembentukan
mengidentifkasi Kelompok Lansia.
rencana tindakan
keperawatan Tokoh-tokoh 3. Beri HE pada lansia
pada lansia. masyarakat tentang:
RW IV
Masyarakat Kelurahan Perubahan perubahan
Resiko terjadinya mampu Wiyung yang terjadi pada lansia
peningkatan melaksanakan
masalah kesehatan perawatan pada Pokjakes RW Pentingnya kelompok
pada usila lansia. IV Kelurahan lansia..
berhubungan Wiyung
dengan kurangnya Terbentuk 4. Kolaborasi dengan
kemampuan kelompok lansia Seluruh usia pihak puskesmas untuk
masyarakat dalam di RW IV sebagai lanjut di RW KIE kegiatan pemeriksaan
merawat warga wadah kegiatan IV Kelurah-an kesehatan dan
3. usila. bagi lansia. Wiyung Gerak-an pengobatan pada lansia
Setelah dilakukan
tindakan
keperawat-an
selama 2 minggu
diharapkan
masya-rakat
mampu me-
ngenal akibat dari
perilaku remaja
yang kurang
sehat di wilayah
RW IV.
1. Berikan HE pada
Jangka masyarakat RW IV
Pendek:Setelah tentang masalah
dilakukan kenakalan remaja seper
tindakan merokok Miras maupun
keperawat-an: Narkoba.

Masyarakat RW 2. Koordinasikan dengan


IV mampu tokoh masyarakat
mengenal tentang pembentukan
masalah Kelompok Karang taruna
kenakalan remaja
seperti merokok 3. Beri HE pada remaja
Miras maupun tentang:
Narkoba
Tokoh-tokoh Akibat buruk dari
Masyarakat RW masyarakat kebiasaan merokok.
IV mampu RW IV
mengubah Kelurahan Pentingnya
perilaku remaja Wiyung pembentukan kelompok
Resiko kenakalan yang kurang seht. remaja/Karang taruna.
remajadi RW IV Pokjakes RW
berhubungan Terbentuk IV Kelurahan 4. Kolaborasi dengan
dengan Kurangnya Karang Wiyung pihak puskesmas untuk
kemampuan taruna/kelompok kegiatan pemeriksaan
masyarakat dalam remaja di RW IV Seluruh kesehatan dan
mengenal akibat sebagai wadah remaja di RW KIE pengobatan bagi remaja
dari perilaku remaja kegiatan bagi IV Kelurahan yang berperilaku kurang
4. yang kurang sehat.. remaja. Wiyung Gerak-an sehat.

6. <![if gte vml 1]>

37
<![endif]> Tahap Pelaksanaan

Dari hasil pengkajian, perumusan masalah dan


prioritas masalah, serta pada tahap perencanaan yang
dilakukan oleh mahasiswa, Pokjakes dan warga RW IV
Wiyung, selanjutnya rencana kegiatan dilaksanakan
bersama sesuai dengan perencanaan dan waktu yang
telah disepakati bersama warga.

Pendekatan yang digunakan dalam pelaksanaan


rencana tindakan, yaitu pendekatan komunitas,
pendekatan keluarga binaan, pendekatan kelompok
khusus dan pendekatan kepada instansi terkait. Berikut
ini tabel pelaksanaan asuhan keperawatan komunitas:

Tabel 1. Pelaksanaan Rencana Tindakan dan Evaluasi


Formatif

EVALUASI
DP TGL IMPLEMENTASI FORMATIF

Resiko 18 Pbruari Memfasilitasi kader Terlaksana


terjadi 2002 kesling dengan penyuluhsn
peningkatan penyuluhan tentang : kader kesling
kasus pada tanggal
penyakit Lingkungan sehat 21 Pebruari
akibat 2003
Penyakit yang
lingkungan
diakibatjkan Terlaksanany
yang kurang
lingkungan tidak a koor-dinasi
sehat
sehat ( ISPA, GE, intensif
(penyakit
Hepatitis, DHF) dengan
saluran
cerna, Pokjakes
Melaksanakan
demam koordinasi intensif Terlaksana
berdarah, dengan pokjakes seksi kerja bakti
ISPA, dll) kesling untuk masal dengan
kegiatan peningkatan masyarakat
kesehatan lingkungan pada hari
mingu tanggal
Melaksanakan kerja
16 maert 2003
bakti masal dengan
dikordinasi oleh
pokjakes subseksi
kesling

Mengaktifkan
kembali kader Balita
untuk tergabung
dalam satu koordinasi
Terlaksana
dalam Pokjekes
pada saat
Memberikan Pengukuhan
penyegaran materi Pokjakes 18
kesehatan Balita pada Pebruari 2003
kader Balita :
Terlaksana
Deteksi dini tumbuh pada tanggal
kembang 2 Maret 2003
dengan
Pemenuhan gizi dihadiri semu
Gangguan Balita kader Balita
tumbuh
kembang ISPA Poysndu
balita di RW Balita,
IV Melaksanakan penyuluhan
Kelurahan Posyandu Balita ISPA dan
Wiyung pemberian
Memberikan
berhubunga Makanan
penyuluhan kepada
n dengan Tambahan
Ibu-ibu yang
Kurangnya terlaksana
mempunyai Balita
kemampuan pada saat
pada saat Posyandu
masyarakat Posyandu
Balita
dalam Balita Tanggal
mengenal ISPA 5 Maret 2002
deteksi 18 dengan
tumbuh Meberikan makanan dihadiri 50ibu
kembang Pebruari Tambahan kepada yang punya
pada balita. 2002 balita balita.

Resiko 18 Membentuk kader .Kader lansia


terjadinya Pebruari lansia (kader yang terbentuk
peningkatan 2003 menangani masalah pada tanggal
masalah lansia di masyarakat) 18 Pebruari
kesehatan
2003

Terlaksana
Memberi Pembekalan skrening dan
kader lansia tentang pelaksanaan
Posyandu
Defnisi lansia Lansia 8
pada usila Maret 2003
berhubunga Proses Menua
n dengan Pembakalan
Perawatan lansia
kurangnya selanjutnya
kemampuan Membentuk kegiatan pada tanggal
masyarakat Posyandu Lansia 18 Maret 2003
dalam dihadiri
merawat Melaksanakan seluruh kader
warga usila. skrening lansia pokjakes

Resiko 18 Mengaktifkan Karangtaruna


kenakalan Pebruari kembali karangtaruna diaktifkan
remajadi 2003 kembali
RW IV Memberikan dengan
berhubunga 28Pebruari Pembekalan Kader melibatkan
n dengan 2003 Remaja yang sudah dalam
Kurangnya terbentuk pada saat organisasi
kemampuan pembentukan Pokjakes
masyarakat Pokjakes ( 18 Pebruari
dalam 2003) tentang Pembekalan
mengenal terlaksana
AIDs pada saat
akibat dari
perilaku pembentukan
Narkoba
remaja Pokjakes dan
yang kurang Memberikan dolanjutkan
sehat.. penyuluhan AIDs dan tanggal 21
Narkoba pada semua Pebruari 2003
kader pokjakes dan
Penyuluhan
masyarakat
AIDs
Pelatihan BLS dan dilaksanakan
Kesehatan Reproduksi bersamaan
dengan
pembentukan
Pokjakes pada
tanggal 18
Pebruari 2003

Pelatihan BLS
dilaksanakan
pada tanggal 7
Maret 2003
dengan
dihadiri
seluruh
anggota
pokjakes
remaja

7. Tahap Evaluasi

Evaluasi dilaksanakan dalam 2 tahap, yaitu:

1) Formative Evaluation (Evaluasi Formatif/Proses)

Evaluasi ini dilakukan pada saat dilaksanakannya


suatu kegiatan sampai selesai. Evaluasi ini dapat dilihat
pada tabel 3.1.

2) Sumative Evaluation (Evaluasi Sumatif/Akhir)

Tahap ini dilaksanakan bersama-sama dengan


masyarakat yaitu pada tanggal 25 Maret 2003 pukul
20.00-22.00 WIB di Balai RW IV Kelurahan Wiyung pada
saat terminasi praktik klinik keperawatan komunitas,
yaitu:

a. Terbentuknya Kelompok Kerja Kesehatan CERIA dengan


pengurus, struktur dan kegiatan yang akan dilaksanakan.

b. Ditemukannya masalah kesehatan serta rumusan


prioritas masalah, yang selanjutnya dilaksanakan
bersama dan diteruskan oleh Pokjakes.

c. Partisipasi aktif dan interes masyarakat dalam


penatalaksanaan kesehatan masyarakat sesuai dengan
masalah kesehatan yang ditemukan terhadap kesehatan
sangat tinggi mencapai 85%.
d. Untuk diagnosa keperawatan nomor 1, 2 dan 3
selanjutnya akan ditindaklanjuti, dilaksanakan dan
dievaluasi diteruskan oleh Pokjakes.

e. Terbentuknya Posyandu Lansia yang akan menjembatani


dalam peningkatan status kesehatan lansia.

f. Pelaksanaan kegiatan dapat berjalan 90%