You are on page 1of 10

Pengaruh Sikap Siswa Terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas V SDN 8 Pahandut

Palangka Raya Tahun Ajaran 2015/2016 | 2016

PENGARUH SIKAP SISWA TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA


KELAS V SDN 8 PAHANDUT PALANGKA RAYA
TAHUN AJARAN 2015/2016

Oleh:
Galuh Rofiqah, Roso Sugiyanto dan Effendy

Abstract: The purpose of this study was to determine whether there is influence
learning attitude towards learning outcomes of fifth grade students at
SDN 8 Pahandut Palangka Raya Kingdom Academic Year 2015/2016.
This study uses research kunatitatif. His research is class student Class
V SDN 8 Pahandut Palangka Raya highway.
Based on calculations using SPSS version 16 For Windows, a
significant difference between students' attitudes toward student
learning outcomes Class V SDN 8 Pahandut Palangkaraya because
T_hitung> T_tabel = 7. 630> 2. 144. The coefficient of determination
rendered independent variables (attitudes of students) on the dependent
variable (the learning outcomes) of 0, 806 = 80. 6%, while 19. 4% are
influenced by other factors beyond the variables X eg learning
environment factors not examined in this study, Keywords: Attitudes of
students, learning outcomes.

Keywords: learning, attitude, influence

Pendahuluan
Pendidikan merupakan interaksi antara pendidik dengan peserta didik dalam
upaya membantu peserta didik menguasai tujuan-tujuan pendidikan. Interaksi
pendidikan dapat berlangsung dalam lingkungan keluarga, sekolah ataupun
masyarakat. Pendidikan dalam lingkungan sekolah lebih bersifat formal. Guru
sebagai pendidik di sekolah telah dipersiapkan secara formal dalam lembaga
pendidikan guru. Ia telah mempelajari ilmu, keterampilan dan seni sebagai guru.
Pendidikan adalah usaha manusia untuk menumbuhkan dan mengembangkan
potensi-potensi pembawaan baik jasmani maupun rohani sesuai dengan nilai-nilai
yang ada dalam masyarakat dan kebudayaan (Ikhsan, 2003:2). Sehingga kemajuan
suatu bangsa tidak terlepas dari pendidikan, karena pendidikan mempunyai peranan
penting dalam usaha meningkatkan sumber daya manusia (SDM) yang merupakan
unsur penting dalam pembangunan suatu bangsa.
Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana
belajar dan proses pembelajaran agar siswa secara aktif mengembangkan potensi

11 | Jurnal Pendidikan Dasar, Edisi VIII, ISSN: 2355-1526


Pengaruh Sikap Siswa Terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas V SDN 8 Pahandut
Palangka Raya Tahun Ajaran 2015/2016 | 2016

dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri,


kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia serta keterampilan yang diperlukan dirinya,
masyarakat, bangsa dan Negara. Pendidikan memiliki peranan yang sangat penting
terhadap kemajuan negara karena pendidikan merupakan suatu proses dalam
membentuk manusia yang cerdas, terampil dan mewujudkan sumber daya manusia
(SDM) yang berkualitas serta kreatif dalam pembangunan indonesia.
Dalam meningkatkan mutu pendidikan pemerintah telah berusaha melakukan
perbaikan-perbaikan agar mutu pendidikan meningkat, diantaranya perbaikan
kurikulum, sarana dan prasarana. Perbaikan-perbaikan tersebut tidak ada artinya
tanpa dukungan dari guru, siswa, orang tua murid dan masyarakat yang turut serta
dalam meningkatkan mutu pendidikan.
Apabila membahas tentang mutu pendidikan maka tidak lepas dari kegiatan
belajar mengajar. Mengajar ialah menyampaikan pengetahuan kepada siswa.
Pengajaran adalah proses pendidikan. Setiap kegiatan pengajaran adalah untuk
mencapai tujuan pendidikan. Sehingga, berhasil tidaknya pencapaian tujuan
pendidikan antara lain bergantung pada bagaimana proses belajar yang dialami
siswa sebagai anak didik.
Menurut Slameto (2010) bahwa:Belajar ialah suatu proses usaha yang
dilakukan seseorang untuk memperoleh suatu perubahan tingkah laku yang baru
secara keseluruhan, sebagai hasil pengalamannya sendiri dalam interaksi dengan
lingkungannya. Belajar dikatakan suatu proses artinya dalam belajar terjadi proses
melihat, mengamati, mencoba, menyimak, latihan dan menyelesaikan masalah atau
persoalan. Sehingga, seseorang mengalami perubahan tingkah laku melalui proses-
proses tersebut.
Belajar merupakan suatu proses yang ditandai dengan adanya perubahan pada
diri seseorang. Seseorang dapat dikatakan telah belajar sesuatu apabila dalam
dirinya telah terjadi suatu perubahan, akan tetapi tidak semua perubahan yang
terjadi. Perubahan sebagai hasil dari proses belajar yaitu seperti perubahan
pengetahuan, pemahaman, sikap dan tingkah laku, keterampilan, kecakapan,
kebiasaan, serta perubahan aspek-aspek lain yang ada pada individu yang belajar.
Perubahan yang merupakan hasil dari proses belajar disebut sebagai hasil belajar.

12 | Jurnal Pendidikan Dasar, Edisi VIII, ISSN: 2355-1526


Pengaruh Sikap Siswa Terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas V SDN 8 Pahandut
Palangka Raya Tahun Ajaran 2015/2016 | 2016

Sikap siswa sangat menentukan keberhasilannya dalam proses belajar


mengajar. Sikap siswa dapat diartikan sebagai kecenderungan perilaku seseorang
tatkala ia mempelajari hal-hal yang bersifat akademik (Djaali, 2009:115). Menurut
Djaali (2009:116) Sikap siswa akan terwujud dalam bentuk perasaan senang atau
tidak senang, setuju atau tidak setuju, suka atau tidak suka terhadap hal-hal tersebut.
Sikap seperti itu akan berpengaruh terhadap proses dan hasil belajar yang
dicapainya. Sesuatu yang menimbulkan rasa senang, cenderung untuk diulang,
demikian menurut hukum belajar (law of effect) yang dikemukakan Thorndike
(Djaali, 2009). Pengulangan ini (law of exercise) penting untuk mengukuhkan hal-
hal yang telah dipelajar.
Berdasarkan Informasi yang peneliti dapat dari guru bahwa ada beberapa
siswa kelas V SDN 8 Pahandut Palangka Raya yang hasil belajarnya masih rendah
dan malas mengerjakan tugas yang diberikan guru, sedangkan dari pengamatan
langsung yang dilakukan peneliti dikelas bahwa pada saat proses belajar mengajar
terdapat sebagian siswa yang menunjukan sikap positif dalam proses pembelajaran.
Sikap positif siswa tersebut ditunjukan dengan siswa memperhatikan dan tenang
dalam proses pembelajaran. Namun ada juga sebagian siswa yang cenderung
mengobrol sendiri dan tidak memperhatikan apa yang disampaikan oleh guru.
Ketika diberi tugas atau soal untuk mengerjakan di depan kelas, siswa cenderung
diam. Dari uraian diatas, maka peneliti merasa tertarik melakukan penelitian
dengan judulPengaruh Sikap Siswa Terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas V SDN 8
Pahandut Palangka Raya Tahun Ajaran 2015/2016.
Menurut Wardhani, Igak, dkk (2007:50). Hasil belajar adalah bila seseorang
telah belajar akan terjadi perubahan tingkah laku pada orang tersebut, misalnya dari
tidak tahhu menjadi tahu, dari tidak mengerti menjadi mengerti. Sedangkan
menurut Dimyati dan Mudjiono (2006) hasil belajar adalah hasil yang dicapai
dalam bentuk angka-angka atau skor setelah diberikan tes hasil belajar pada setiap
akhir pembelajaran. Nilai yang diperoleh siswa menjadi acuan untuk melihat
penguasaan siswa dalam menerima materi pelajaran.
Berdasarkan uraian diatas, hasil belajar adalah terjadi perubahan tingkah laku
seseorang setelah belajar atau setiap akhir pembelajaran. hasil belajar dapat dalam

13 | Jurnal Pendidikan Dasar, Edisi VIII, ISSN: 2355-1526


Pengaruh Sikap Siswa Terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas V SDN 8 Pahandut
Palangka Raya Tahun Ajaran 2015/2016 | 2016

bentuk skor dan nilai yang diperoleh dalam usaha kegiatan belajar dan dinilai dalam
periode tertentu. Dengan hasil bejalar seseorang dapat melihat seberapa besar
materi yang sudah dikuasai seseorang selama mengikuti pembelajaran dalam kurun
waktu tertentu.
Sedangkan sikap adalah kecenderungan untuk bertindak berkenaan dengan
objek tertentu, dalam istilah kecenderungan (predisposition), terkandung
pengertian arah tindakan yang akan dilakukan seseorang berkenaan dengan suatu
objek. Arah tersebut dapat bersifat mendekati, menjauhi. Tindakan mendekati atau
menjauhi suatu objek (orang, benda, ide, lingkungan, dan lain-lain), dilandasi oleh
perasaan penilaian individu yang bersangkutan terhadap objek tersebut. Misalnya,
ia menyukai atau tidak menyukai, menyenangi atau tidak menyenanginya,
menyetujui atau tidak menyetuji (Djaali, 2009).
Trow (Djaali, 2009:114) mendifinisikan sikap sebagai suatu kesiapan mental
atau emosional dalam beberapa jenis tindakan pada situasi yang tepat. Di sini Trow
lebih menekankan pada kesiapan mental atau emosional seseorang terhadap suatu
objek. Sementara itu Allport (Djaali, 2009:114) seperti dikutip oleh Gable
mengemukakan bahwa sikap adalah suatu kesiapan mental dan saraf yang tersusun
melalui pengalaman dan memberikan pengaruh langsung kepada respon individu
terhadap semua objek atau situasi yang berhubungan dengan objek itu.
Berdasarkan pendapat dari beberapa ahli diatas dapat disimpulkan bahwa
sikap merupakan perasaan seseorang tentang objek, aktivitas, peristiwa, dan orang
lain yang akan menjadi konsep untuk mempresentasikan suka atau tidak sukanya
(positif, negatif, atau netral) seseorang pada sesuatu yang akhirnya akan menjadi
ketetapan hati untuk melakukan atau tidak melakukan sesuatu. sikap adalah
keadaan dalam diri manusia yang menggerakkan untuk bertindak atau berbuat
dalam kegiatan sosial dengan perasaan tertentu di dalam menanggapi obyek situasi
atau kondisi di lingkungan sekitarnya.
Batasan masalah dalam penelitian ini adalah sebagai berikut:
1) Penelitian ini hanya dilakukan di SDN 8 Pahandut Palangka Raya kelas V tahun
ajaran 2015/2016.

14 | Jurnal Pendidikan Dasar, Edisi VIII, ISSN: 2355-1526


Pengaruh Sikap Siswa Terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas V SDN 8 Pahandut
Palangka Raya Tahun Ajaran 2015/2016 | 2016

2) Pengaruh sikap siswa yang dimaksud dalam penelitian ini adalah sikap kognitif,
afektif, dan konatif siswa SDN 8 Pahandut Palangka Raya kelas V tahun ajaran
2015/2016.
3) Hasil belajar yang dimaksud dalam penelitian ini adalah rata-rata nilai ulangan
siswa semester I tahun ajaran 2015/2016.
Perumusan masalah dalam penelitian ini adalah: Apakah ada pengaruh sikap
siswa terhadap hasil belajar siswa kelas V di SDN 8 Pahandut Palangka Raya Tahun
Ajaran 2015/2016? Tujuan penelitian ini untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh
sikap siswa terhadap hasil belajar siswa kelas V di SDN 8 Pahandut Palangka Raya
Raya Tahun Ajaran 2015/2016.
Secara teoritis manfaat yang diharapkan dari hasil penelitian ini adalah
sebagai berikut: 1) Dengan Penelitian ini diharapkan dapat menambah ilmu
pengetahuan secara umum, khususnya ilmu kependidikan. 1) Penelitian ini dapat
dijadikan sebagai acuan serta dapat di jadikan sebagai teoritis untuk penelitian
selanjutnya. Adapun secara praktis yaitu: 1) Sebagai informasi dan bahan
pertimbangan bagi guru dalam penanganan masalah sikap siswa terhadap hasil
belajar siswa di masa yang akan datang. 1) Bagi peneliti, sebagai bahan masukan
untuk meningkatkan pengetahuan dalam meningkatkan sikap positif siswa.
Hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini yaitu:
Ho = tidak ada pengaruh antara sikap siswa dengan hasil belajar siswa.
Ha = ada pengaruh antara sikap siswa dengan hasil belajar siswa.

Metode Penelitian
Penelitian ini menggunakan Pendekatan kuntitatif dengan jenis penelitian
deskriptif kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V
pada SDN 8 Pahandut Palangka Raya yang berjumlah 16 siswa. Teknik
pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah dengan teknik sampling jenuh
karena jumlah populasi kurang dari 30. Menurut Sugiyono (2013:85) sampling
jenuh adalah teknik penentuan sampel bila semua anggota populasi digunakan
sebagai sampel. Hal ini sering dilakukan bila jumlah populasi relatif kecil, kurang
dari 30 orang, atau penelitian yang ingin membuat generalisasi dengan kesalahan

15 | Jurnal Pendidikan Dasar, Edisi VIII, ISSN: 2355-1526


Pengaruh Sikap Siswa Terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas V SDN 8 Pahandut
Palangka Raya Tahun Ajaran 2015/2016 | 2016

yang sangat kecil. Istilah lain sampel jenuh adalah sensus, dimana semua populasi
dijadikan sampel.
Penelitian ini terdiri dari dua variabel yaitu variabel bebas (sikap siswa) dan
variabel terikat (hasil belajar). Penelitian ini menggunakan dua instrument yang
pertama, angket digunakan untuk mengumpulkan data-data yang diperlukan dalam
penelitian yaitu untuk mengetahui pengaruh sikap siswa (x) terhadap hasil belajar
siswa. Adapun komponen sikap menurut Ahli psikologi Katz dan Stotland (Sutarjo
Adisusilo, 2013:68) yaitu:
1) Rekasi atau respon kognitif: perseptual dan pernyataan mengenai apa yang
diyakini.
2) Respon afektif: respon pernyataan perasaan yang menyangkut aspek emosional.
3) Respon konatif: respon berupa kecenderungan tertentu sesuai dengan dorongan
hati.
Sedangkan yang kedua, dokumentasi digunakan untuk melihat hasil belajar
siswa (y). Dalam penelitian ini hasil belajar siswa berupa nilai yang diambil dari
rata-rata nilai semester I.
Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu yang
pertama, angket yang digunakan dalam penelitian ini adalah angket tertutup dimana
pertanyaan-pertanyaan yang diberikan kepada responden sudah dalam bentuk
pilihan ganda. Kuesioner jenis ini tidak memberikan kesempatan kepada responden
untuk mengeluarkan pendapat.
Skala yang digunakan dalam penelitin ini yaitu skala likert. Skala likert
adalah skala yang digunakan untuk mengukur sikap, pendapat, dan persepsi
seseorang tentang suatu objek atau fenomena tertentu (Syofian Siregar, 2014:50).
Menurut Syofian Siregar (2014:46), skala likert memiliki 2 bentuk pernyataan,
yaitu pernyataan positif dengan diberi skor 5, 4, 3, 2, 1 sedangkan pernyataan
negatif 1, 2, 3, 4, 5. Bentuk jawaban skala likert terdiri dari sangat setuju, setuju,
ragu-ragu, tidak setuju, dan sangat tidak setuju. Sedangkan yang kedua, metode
dokumentasi digunakan untuk mencari dan megumpulkan data serta informasi
tertulis yang berhubungan dengan permasalahan penelitian. Dalam penelitian ini
metode dokumentasi dilakukan untuk mengungkap data tentang hasil belajar siswa.

16 | Jurnal Pendidikan Dasar, Edisi VIII, ISSN: 2355-1526


Pengaruh Sikap Siswa Terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas V SDN 8 Pahandut
Palangka Raya Tahun Ajaran 2015/2016 | 2016

Sebelum digunakan untuk memperoleh suatu data penelitian, instrumen


terlebih dahulu di uji coba agar diperoleh hasil yang valid dan reliabel. Setelah data
diperoleh, kemudian dilanjutkan dengan analisis data. Analisis data yang digunakan
dalam penelitian ini adalah analisis data regresi linier sederhana. Sebelum
melakukan analisis data, perlu dilakukan uji persyaratan yang bertujuan untuk
menentukan statistik yang akan digunakan dalam penelitian. Teknik yang
digunakan dalam uji prasyarat adalah uji normalitas dan uji linieritas.

Hasil dan Pembahasan


Dengan hasil bejalar, seseorang dapat melihat seberapa besar materi yang
sudah dikuasai seseorang selama mengikuti pembelajaran dalam kurun waktu
tertentu. Salah satu faktor yang mempengaruhi hasil belajar siswa adalah sikap
siswa. Sikap siswa berpengaruh dalam kegiatan belajar. Menurut Sri Mulyani
Martaniah (2009:116) menyebutkan segi efektif dalam sikap merupakan sumber
motif. Sikap yang positif dapat disamakan dengan minat, sedangkan minat akan
memperlancar jalannya pelajaran siswa yang malas, tidak mau belajar dan gagal
dalam belajar yang disebabkan tidak adanya minat. Oleh karena itu perlu dilakukan
penelitian dengan tujuan untuk mengetahui apakah ada pengaruh antara sikap siswa
dengan hasil belajar siswa.
Instrument yang digunakan dalam penelitian ini adalah angket dan
dokumentasi. Angket digunakan untuk mengetahui sikap siswa, sebelum disebar
kepada responden angket terlebih dahulu dilakukan uji validitas dan reliabilitas
dengan menggunakan SPSS versi 16 for windows. Dari hasil perhitungan, bahwa
dari 30 butir soal instrumen sikap terdapat 20 butir soal yang dinyatakan valid dan
10 butir soal yang dinyatakan tidak valid. Perhitungan reliabilitas dalam penelitian
ini menggunakan program SPSS versi 16 for windows, angket dikatakan reabel
karena 11= 0, 938 > 0, 6.
Sebelum melakukan analisis data selanjutnya, variabel yang diteliti terlebih
dahulu dilakukan uji persyaratan yang bertujuan untuk menentukan statistik yang
akan digunakan dalam penelitian. Teknik yang digunakan dalam uji prasyarat

17 | Jurnal Pendidikan Dasar, Edisi VIII, ISSN: 2355-1526


Pengaruh Sikap Siswa Terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas V SDN 8 Pahandut
Palangka Raya Tahun Ajaran 2015/2016 | 2016

adalah uji normalitas dan uji linieritas. Perhitungan analisis data menggunakan
SPSS versi 16 for windows.
Dari hasil perhitungan, pada ouput Model Summaryb diperoleh nilai koefisien
korelasi /hubungan (R) yaitu sebesar 0. 898. Melalui tabel ini juga, dijelaskan
besarnya presentasi pengaruh variabel bebas terhadap variabel terikat yang disebut
dengan koefisien determinasi (R Square) dari tabel tersebut distribusi yang
disumbangkan variabel bebas (sikap siswa) terhadap variabel terikat (hasil belajar)
sebesar 0, 806 = 80, 6%, sedangkan 19, 4% lainnya dipengaruhi oleh faktor-faktor
lain diluar variabel X.
Dari output Coefficientsa pada kolom B diketahui nilai constan sebesar 56,
232. Sehingga diperoleh persamaan regresi linier yaituY = 56, 232 + 0, 302X. Nilai
constanta sebesar 56, 232 menyatakan jika sikap positif siswa (X) = 0, maka nilai
hasil belajar siswa adalah 56, 232. Berdasarkan persamaan regresi tersebut, kita
dapat membuat prediksi berapa nilai hasil belajar siswa jika memiliki nilai rata-rata
sikap positif tertentu.
Hasil uji signifikan yang digunakan untuk menguji kevalidan persamaan
regresi yang digunakan sebagai dasar untuk memperkirakan nilai hasil belajar
siswa, diperoleh nilai sebesar 7, 630 dan = 2, 144, jika >
= 7, 630 > 2, 144, maka Ho ditolak. Sedangkan berdasarkan Probabilitas
diperoleh nilai sig = 0, 000 dan = 0. 05/2 = 0, 025, karena uji dua sisi maka
dibagi 2. Sehingga Ho ditolak dan Ha diterima karena sig < (0, 000 < 0, 025. Dari
hasil uji signifikan dan probabilitas dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh
yang signifikan antara sikap siswa dengan hasil belajar siswa SDN 8 Pahandut
Palangka Raya.

Kesimpulan
Berdasarkan penelitian dan analisis data yang dilakukan peneliti dengan
perhitungan SPSS versi 16 for windows besar koefisien korelasi antara sikap siswa
dengan hasil belajar siswa sebesar 0. 898, nilai signifikan sebesar 7, 630 dan nilai
koefisien determinasi adalah 0, 806 = 80, 6%, sedangkan 19, 4% lainnya
dipengaruhi oleh faktor-faktor lain diluar sikap (variabel X), maka dapat

18 | Jurnal Pendidikan Dasar, Edisi VIII, ISSN: 2355-1526


Pengaruh Sikap Siswa Terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas V SDN 8 Pahandut
Palangka Raya Tahun Ajaran 2015/2016 | 2016

disimpulkan bahwa Ho ditolak dan Ha diterima yang artinya terdapat pengaruh


yang signifikan antara sikap belajar dengan hasil belajar siswa SDN 8 Pahandut
Palangka raya.

Saran
Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan pengaruh sikap belajar terhadap
hasil belajar siswa, maka peneliti memberikan beberapa saran yang dapat
digunakan sebagai tindak lanjut dari hasil penelitian yaitu sebagai berikut:
1) Kepada guru khususnya wali kelas V SDN 8 Pahandut Palangka Raya
diharapkan dapat menumbuhkan sikap positif, dengan menggunakan metode
pembelajaran yang bervariasi dan menciptakan suasana belajar yang menarik,
selain suasana kelas guru juga hendaknya memperhatikan suasana kelas yang
kondusif agar siswa dapat belajar dengan nyaman.
2) Bagi Peneliti Selanjutnya hasil belajar tidak hanya dipengaruhi oleh sikap
belajar akan tetapi masih banyak faktor-faktor lain yang mempengaruhi hasil
belajar, hal ini diketahui bahwa masih terdapat 19, 4% lainnya dipengaruhi oleh
faktor lain yang dapat mempengaruhi hasil belajar siswa. Maka, perlu ada
penelitian lebih lanjut untuk mengetahui faktor lain yang mempengaruhi hasil
belajar siswa.

Daftar Pustaka
Arifin, Zainal. 2014. Penelitian Pendidikan. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Arikunto, Suharsimi. 2006. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta:
Rineka Cipta.
Bahrudin, 2009. Pendidikan Psikologi Perkembangan. Jogjakarta: AR-RUZZ
MEDIA.
Baharuddin dan Nur wahyuni. 2010. Teori Belajar dan Pembelajaran, Jogjakarta:
Ar- Ruzz media Group.
Dimyati dan Mudjiono. 2006. Belajar Dan Pembelajara. Bandung: Alfabeta.
Djamrah dan Zain. 2006. Strategi Belajar Mengajar. Jakarta: Rineka Cipta.
Djaali. 2009. Psikologi Pendidikan. Jakarta: PT Bumi Aksara.

19 | Jurnal Pendidikan Dasar, Edisi VIII, ISSN: 2355-1526


Pengaruh Sikap Siswa Terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas V SDN 8 Pahandut
Palangka Raya Tahun Ajaran 2015/2016 | 2016

Evelin Siregar dan Hartini Nara. 2010. Teori Belajar dan Pembelajaran, Bogor:
Ghalia Indonesia.
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Sikap Siswa. http://etheses. uin-malang. ac.
id/1849/6/09410129_Bab_2. pdf. Di unduh pada tanggal 30 april 2011.
Pengukuran sikap. http://qniek-happy. blogspot. co. id/2012/10/pengukuran-sikap.
html. Di unduh pada tanggal 15 oktober 2012
Hamalik, Oemar. 2012. Proses Belajar Mengajar. Jakarta: PT Bumi Aksara.
Ikhsan Fuad. 2003. Dasar-Dasar Pendidikan. Jakarta: PT Asdi Mahasatya.
Setyosari, Punaji. 2013. Metode Penelitian Pendidikan dan Pengembangan.
Slameto. 2010. Belajar dan Faktor-Faktor Yang Mempengaruhinya. Jakarta: PT
Rineka Cipta. hlm 10.
Siregar, Syofian. Statistik Parametik Untuk Penelitian Kuantitatif. 2014. Jakarta:
PT Bumi Aksara.
Sri Utami Rahayuningsih. 2008. Sikap (Attitude) (Online) http:// www. Atttitude,
blogspot. Com, diakses 7 April 2010.
Sundaya, Rostina. Statistik Penelitian Pendidikan. 2014. Bandung: Alfabeta.
Sriyanti, Lilik. 2009. Psikologi Pendidikan. Salatiga: STAIN-Salatiga Press.
Slameto. 2003. Belajar dan Faktor-Faktor Yang Mempengaruhinya. Jakarta: PT
Rineka Cipta.
Sugiyono. 2013. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung:
Alfabeta.
Thobroni Muhammad dan Mustafa Arif. 2011. Belajar dan Pembelajaran
Pengembangan Wacana, Jogjakarta: Ar-Ruzz Media.
Wardhani, Igak, dkk. 2007. Penelitian Tindakan Kelas, Jakarta: Universitas
Terbuka.

20 | Jurnal Pendidikan Dasar, Edisi VIII, ISSN: 2355-1526