You are on page 1of 10

Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Sikap Pengajar/ Dosen Dalam Pelaksanaan

Tugas Tridharma Perguruan Tinggi di PGSD UPP I & UPP II, FKIP Universitas
Palangka Raya | 2016

ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI SIKAP


PENGAJAR/ DOSEN DALAM PELAKSANAAN TUGAS
TRIDHARMA PERGURUAN TINGGI DI PGSD UPP I & UPP II, FKIP
UNIVERSITAS PALANGKA RAYA

Oleh:
Kuswari dan Reddy Siram

Abstract: The purpose of this study was to determine relations among the factors
that influence the attitudes of teachers / lecturers in the discharge of
Higher Education at the UPP. I & II PGSD FKIP Palangkaraya
University. This study was a type of survey research, with the design of
single-cross-section or a cross-sectional survey. Where that becomes
the independent variable in this study is the work motivation, coaching
leadership, morale, and work habits PGSD lecturer.
The results of the data analysis showed that (1) a significant correlation
between work motivation, coaching leadership, morale, work habits
with the attitude of the lecturers in the discharge of the three
responsibilities of Higher Education in PGSD UPP UPP I & II; and (2)
the correlation between work motivation, coaching leadership, morale,
work habits with the attitude of the lecturers in the discharge of the
three responsibilities of Higher Education was shown that the male
professors higher than the woman professor in PGSD UPP UPP I & II
FKIP UPR.

Keywords: attitudes, teachers

Pendahuluan
Sikap adalah kecenderungan seseorang untuk berperilaku terhadap suatu
obyek. Obyek sikap bisa bersifat situasi sosial maupun non sosial. Pengertian sikap
dicirikan oleh karakteristiknya bahwa (a) sikap didasarkan pada suatu konsep
evaluasi terhadap suatu obyek, (b) sikap dapat digambarkan dalam berbagai kualitas
dan intensitas, (c) sikap merupakan hasil belajar, (d) sikap memiliki sasaran
tertentu, (e) sikap relatif tetap (Mar'at, 1982 : 16-18). Dengan demikian sikap itu
merupakan salah satu aspek mental yang dapat menimbulkan cara-cara atau pola
berpikir tertentu pada individu. Sedangkan menurut Kieslier, Collins dan Hiller
bahwa sikap merupakan predisposisi yang dipelajari untuk merespons secara
konsisten terhadap suatu obyek baik dalam bentuk respons positif maupun negatif.
Dalam hubungan dengan penelitian ini, obyek sikap yang dimaksud adalah tugas
Tridharma perguruan tinggi yang dilaksanakan pengajar/dosen. Pelaksanaan tugas

1| Jurnal Pendidikan Dasar, Edisi VIII, ISSN: 2355-1526


Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Sikap Pengajar/ Dosen Dalam Pelaksanaan
Tugas Tridharma Perguruan Tinggi di PGSD UPP I & UPP II, FKIP Universitas
Palangka Raya | 2016

Tridharma perguruan tinggi bagi seorang pengajar/dosen adalah menyangkut


hubungan seorang pengajar/dosen dengan pimpinan fakultas/Universitas,
hubungan pengajar/dosen dengan sesama pengajar lain, dengan tugas pekerjaan,
tujuan dan kualitas pengajar/dosen bersangkutan (Joni, 1984).
Teori dua faktor dari Herzberg (dalam Gwens, 1987) tentang motivasi dalam
kerja bahwa kepuasan kerja itu atau motivasi selalu dihubungkan dengan isi jams
pekerjaan (job content) dan ketidakpuasan atau kesehatan selalu disebabkan karena
hubungan pekerjaan tersebut dengan aspek sekitarnya seperti kebijakan-kebijakan
lembaga, keamanan, administrasi yang oleh Herzberg namakan faktor hy-
gienes/kesehatan. Faktor motivasi akan merangsang guru meningkatkan
partisipasinya dalam pekerjaan yang mengarah kepada kepuasan kerja. Sedangkan
faktor kesehatan berperan sebagai pencegah ketidakpuasan kerja. Dalam kaitan
dengan sikap dosen/pengajar dapatlah dipahami bahwa motivasi ikut berpengaruh
terhadap sikap dosen dalam pelaksanaan tugas tridharma perguruan tinggi tersebut.
Di dalam bidang supervisi pendidikan, "pembinaan" lebih sering diistilahkan
"membantu guru memecahkan masalah yang dihadapi mereka dalam pengajaran,
seperti dikatakan Kimbal Wiles (1960) supervisi adalah bantuan dalam
perkembangan dari proses belajar mengajar. Pengajar PGSD yang berasal dari guru
SPG dan SGO kesulitan yang dihadapi mereka adalah pelaksanaan tugas tri dharma
perguruan tinggi, untuk itu pimpinan Fakultas/Universitas (supervisor) perlu
membantu memecahkan masalah yang dihadapi mereka dalam pelaksanaan tugas
tri dharma perguruan tinggi tersebut. Dalam hubungan dengan sikap seorang
pengajar/dosen, oleh Glickman (1981) mengemukakan bahwa pengajar/dosen atau
guru perlu dibantu dalam peningkatan sikap personal dan sikap profesional, agar
mereka dapat berhasil dalam melaksanakan tugasnya. Dalam kaitan dengan
penelitian ini sikap pengajar sebagaimana pada penjelasan terakhir di atas, nampak
semakin jelas bahwa sikap seorang pengajar dalam pelaksanaan tugasnya akan
dipengaruhi pula bila ada pembinaan atau bantuan yang diberikan oleh pimpinan.
Moral adalah suasana batin yang mempengaruhi tujuan individu dan tujuan
organisasi, (Nawawi, 1984). Suasana batin terwujud dalam aktivitas individu pada
saat men jalankan tugas dan tanggung jawabnya. Suasana batin tersebut berupa

2| Jurnal Pendidikan Dasar, Edisi VIII, ISSN: 2355-1526


Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Sikap Pengajar/ Dosen Dalam Pelaksanaan
Tugas Tridharma Perguruan Tinggi di PGSD UPP I & UPP II, FKIP Universitas
Palangka Raya | 2016

perasaan senang atau tidak senang, bergairah atau tidak bergairah dan bersemangat
atau tidak bersemangat dalam melakukan suatu pekerjaan. Oleh Kimball Willes
(1960) moral kerja yang tinggi bagi seorang guru/pengajar ditandai antara lain oleh:
penuh kegembiraan, ketetapan hati, ingin bekerja sama, selalu mengambil inisiatif.
Dalam kaitan dengan penelitian ini bahwa sikap pengajar dalam melakukan
tugasnya dapat diketahui dan dipengaruhi pula oleh reaksi emosi/mental atau
dipengaruhi oleh moral terhadap pekerjaannya.
Kebiasaan kerja merupakan perilaku yang terbentuk karena dilakukan
berulang-ulang dan biasanya mengikuti pola atau cara-cara tertentu. Dengan
perbuatan kerja yang dilakukan berulang-ulang akan terbentuk suatu kebiasaan. Di
mans pada gilirannya kebiasaan kerja tersebut. akan mempengaruhi sikap
seseorang. Tetapi memang belum ada penelitian apakah kebiasaan kerja seseorang
akan mempengaruhi terhadap sikap orang tersebut. Ini berarti dapat diduga bahwa
kebiasaan kerja seseorang yang tergolong baik akan diikuti oleh sikap mereka yang
baik pula terhadap pelaksanaan tugas yang diembankan kepadanya. Dan begitu
pula. sebaliknya bila, kebiasaan kerja seseorang tergolong tidak baik, maka akan
tidak baik pula sikapnya terhadap pelaksanaan kegiatan tugas yang menjadi
tanggung jawabnya itu. Sehubungan dengan sikap seseorang banyak penelitian
yang telah dilakukan. Linton mengatakan bahwa status dan peranan seseorang
dalam hubungan dengan sex agaknya merupakan dasar di dalam semua masyarakat,
dan dalam hal ini menimbulkan Perbedaan-perbedaan sikap dan aktivitas-aktivitas
antara laki-laki dan wanita. Menurut Muljono (1981) tentang sikap siswa her hadap
guru, dimana disimpulkan bahwa wanita lebih tinggi sikapnya terhadap jabatan
guru dari pada pria. Sedangkan menurut Siti Meichati (1976) dalam penelitiannya
disimpulkan bahwa kemampuan wanita umumnya lebih rendah dari kemampuan
pria, sehingga wanita lebih tertarik pada pekerjaan yang lebih bersifat sosial.

Metode
Adapun rancangan atau desain dalam penelitian ini adalah semua proses yang
diperlukan dalam perencanaan dan pelaksanaan penelitian (Natsir.1985:99).
Sedangkan menurut Kerlinger (1974:300) rancangan penelitian (research desain)

3| Jurnal Pendidikan Dasar, Edisi VIII, ISSN: 2355-1526


Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Sikap Pengajar/ Dosen Dalam Pelaksanaan
Tugas Tridharma Perguruan Tinggi di PGSD UPP I & UPP II, FKIP Universitas
Palangka Raya | 2016

ialah rancangan, struktur dan strategi penelitian untuk memperoleh jawaban


terhadap pertanyaan penelitian dan untuk mengontrol variabel. Rancangan
penelitian berisi (1) model struktur sampling dan (2) model analisis data. Karena
itu penentuan rancangan penelitian berarti sekaligus penentuan model sampling dan
model analisisnya. Desain dalam penelitian survey ini adalah single-cross- section
atau cross- sectional survey. Di dalam penelitian ini variabel-variabel yang diteliti
dihubungkan antara tiga atau lebih variabel dalam populasi. Variabel-variabel yang
dihubungkan itu yaitu motivasi kerja, pembinaan pimpinan, moral kerja, kebiasaan
kerja dosen PGSD, (sebagai variabel bebas) dengan sikap dosen PGSD tersebut
(variabel terikat) dalam pelaksanaan tugas tri dharma perguruan tinggi. Tujuan
penelitian yaitu untuk mengetes hipotesis tentang hubungan antara variabel bebas
dengan variabel terikat. Data yang digunakan untuk menguji hipotesis dapat
berwujud, (1) perbedaan mean variabel bebas dan variabel terikat, (2) standar
deviasi variabel bebas dan variabel terikat, (3) hubungan antara kedua jenis variabel
tersebut dan (4) kentingensi silang antara variabel-variabel itu.
Hubungan antara variabel tersebut dapat digambarkan sebagai berikut:

X1

X2 Y

X3

X4 X5

Gambar Model Struktur Sampling

Keterangan:
X1 = Motivasi kerja
X2 = Pembinaan pimpinan
X3 = Moral/Gairah kerja
X4 = Kebiasaan kerja
X5 = Seks/Jenis kelamin (Variabel moderator)
Y = Sikap

Sedangkan teknik analisis data yang menggunakan regresi ganda adalah


seperti tergambar di bawah ini:

4| Jurnal Pendidikan Dasar, Edisi VIII, ISSN: 2355-1526


Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Sikap Pengajar/ Dosen Dalam Pelaksanaan
Tugas Tridharma Perguruan Tinggi di PGSD UPP I & UPP II, FKIP Universitas
Palangka Raya | 2016

X1 X2 X3 X4 Y X 2 X 2 X 32 X 2 Y2 X1X2 X1X3 X1X4 X2X3 X2X4 X5X4 X1Y X2Y X3Y X4Y
1 2 4

X1 X2 X3 X4 Y X 12 X 22 X 32 X 24 Y2 X1X2 X1X3 X1X4 X2X3 X2X4 X5X4 X1Y X2Y X3Y X4Y

Populasi dalam penelitian ini adalah tenaga dosen PGSD FKIP Universitas
Palangka Raya pada Unit Pelaksanaan Program/UPP I dan UPP II. Tenaga dosen
PGSD tersebut berasal dari guru SPG dan guru SGO Negeri Palangka Raya,
kesemuanya berjumlah sebanyak 34 orang dosen dengan klasifikasi 25 dosen laki-
laki dan 9 orang dosen wanita. Teknik Sampling yang digunakan dalam penelitian
ini adalah teknik total sampling dengan demikian maka besarnya sampel yang
diambil dari populasi adalah sampel yang banyak-sebanyaknya populasi juga atau
sampel total yaitu sebanyak 34 orang dosen yang berada pada UPP I dan UPP II
FKIP UPR. Instrumen dalam penelitian ini yaitu metode kuesioner. Metode
kuesioner digunakan untuk memperoleh data tentang sikap dosen, motivasi kerja,
pembinaan pimpinan, moral/gairah kerja mereka dan kebiasaan-kebiasaan kerjanya
baik pria maupun wanita dalam pelaksanaan tugas tri dharma perguruan tinggi (pen-
didikan, penelitian dan pengabdian pada masyarakat) yang diembankan kepadanya.
Untuk mengumpulkan beberapa jenis data seperti di atas ini dilakukan pengukuran
dengan kuesioner yang hampir sama dengan model skala Likert". Serta analisis
data yang digunakan ialah analisis regresi ganda dengan tiga prediktor.

Hasil Analisis Data


Data yang diperoleh berupa skor tertentu untuk tiap responden dan dalam
skala mengenai motivasi (X1), pembinaan (X2), moral kerja (X3), kebiasaan kerja
(X4) yang berpengaruh terhadap sikap (Y) pengajar/dosen PGSD. dalam
pelaksanaan tugas tridharma perguruan tinggi dikelompokkan menurut unsurnya
masing-masing. untuk itu gambaran datanya sebagai berikut: Dari data ini dihitung
sigma () masing-masing yaitu:
N = 34
X1 = 1056 X2 = 774 X3 = 1213 X4 = 901 Y = 1066

5| Jurnal Pendidikan Dasar, Edisi VIII, ISSN: 2355-1526


Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Sikap Pengajar/ Dosen Dalam Pelaksanaan
Tugas Tridharma Perguruan Tinggi di PGSD UPP I & UPP II, FKIP Universitas
Palangka Raya | 2016

X 1
2
=33580 X 2
2 =18202 X 2
3 = 44269 X 2
4 =24451 Y 2
=
33900
X1X2 = 24303 X2X3 = 27878 X1Y = 33551
X1X3 = 38318 X2X4 = 20488 X2Y = 24542
X1X4 = 27917 X3X4= 32245 X3Y = 38452
X4Y = 26140
Korelasi antara X1, X2, X3, X4, sebagai prediktor dengan kriterium Y dapat
dicari melalui teknik korelasi empat prediktor dengan rumus sebagai berikut:

a1 X 1 y a2 X 2 y .....a4 X 4 y
Ry 1,2,3,4
y 2

Dari perhitungan analisis data menggunakan rumus di atas ini dapat diperoleh
hasil analisis empat prediktor tersebut berikut:
Tabel 1. Hasil Analisis Varians Keseluruhan Responden

Sumber db JK MK Fo Tt
Regresi (reg) 4 300.996 75.249 12.345 5%
2.70
Residu 29 176.768 6.095 1%
4.04
Total 33 477.765 - - -

Dari hasil analisis regresi diatas ternyata Freg atau Fo yang diperoleh sebesar
= 12.345, jadi lebih besar dari Ft 5% = 2.70 atau Ft 1% = 4.04 . Dengan demikian
Freg =12.345 sangat signifikan dan sementara deaf disimpulkan bahwa y kriterium
(sikap) dengan prediktor-prediktor = X1, X2, X3, X4 (motivasi, pembinaan, moral
kerja, kebiasaan terdapat korelasi yang sangat signifikan. Sedangkan data tentang
responden pria:
N = 25
X1 = 782 X2 = 578 X3 = 894 X4 = 677 Y = 779
X 12 =25148 2
X 2 =13872 X 32 = 32848 X 42 =18350 Y 2 = 24637
X1X2 = 18350 X2X3 = 20963 X1Y = 24735
X1X3 = 28555 X2X4 = 15591 X2Y = 18299
X1X4 = 21182 X3X4= 24300 X3Y = 28224
X4Y = 21057

6| Jurnal Pendidikan Dasar, Edisi VIII, ISSN: 2355-1526


Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Sikap Pengajar/ Dosen Dalam Pelaksanaan
Tugas Tridharma Perguruan Tinggi di PGSD UPP I & UPP II, FKIP Universitas
Palangka Raya | 2016

Korelasi antara X1, X2, X3, X4, sebagai preditor dengan kriterium Y dapat
dicari melalui teknik korelasi empat prediktor dengan rumus yang sama seperti di
atas. Dari perhitungan analisis data menggunakan rumus seperti di atas dapat
diperoleh hasil analisis empat prediktor tersebut berikut:
Tabel 2. Hasil Analisis Varians/Regresi untuk Responden Pria

Sumber db JK MK Fo Tt
Regresi (reg) 4 252.532 63.133 11.393 5%
2.87
Residu 20 220.828 5.541 1%
4.43
Total 24 363.360 - - -

Dari hasil analisis regresi pada tabel diatas ternyata Freg atau Fo yang diperoleh
sebesar 11.393, nampak lebih besar dari Ft 5 , = 2.87 atau Ft 1 % 4.43 - jadi p reg
= 11.393 sangat signifikan dan dengan demikian sementara dapat disimpulkan
bahwa Y = kriterium (sikap dosen pria) dengan preditor-prediktor = X1, X2, X3, X4
(motivasi, pembinaan, moral kerja, kebiasaan terdapat korelasi yang sangat
signifikan.
Data tentang responden wanita:
N=9
X1 = 274 X2 = 176 X3 = 319 X4 = 224 Y = 287
2
X 12 = 8432 2
X 2 = 4330 2
X 3 = 11421 X 4 = 5710 Y 2 = 9263
X1X2 = 5953 X2X3 = 6915
X1X3 = 9763 X2X4 = 4897 X1Y = 8816
X1X4 = 6735 X3 X4 =7945 X2y =6243
X3Y = 10228
N4Y = 7083

Korelasi antara X1, X2, X3, X4, sebagai prediktor dengan priterium Y dapat
dicari melalui teknik korelasi empat prediktor, juga dengan rumus yang sama
seperti di atas.
Tabel 3. Hasil Analisis Varians/Regresi untuk Responders wanita

Sumber db JK MK Fo Tt
Regresi (reg) 4 71.669 17.917 1.827 5%

7| Jurnal Pendidikan Dasar, Edisi VIII, ISSN: 2355-1526


Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Sikap Pengajar/ Dosen Dalam Pelaksanaan
Tugas Tridharma Perguruan Tinggi di PGSD UPP I & UPP II, FKIP Universitas
Palangka Raya | 2016

6.39
Residu 4 39.220 9.805 1%
15.98
Total 8 110.889 - - -

Dari hasil analisis regresi pada tabel diatas ternyata Freg, atau Fo yang
diperoleh sebesar 1.827 jauh lebih kecil dari Ft 5% = 6.39 atau Ft 1% = 15.98 jadi
Freg = 1.827 terdapat korelasi yang tidak signifikan. Dengan demikian untuk se -
mantas dapat disimpulkan bahwa garis regresi yang dianalisis tidak signifikan
untuk dijadikan landasan prediksi, karena antara kriterium (Y) atau sikap dosen
wanita dengan prediktor-prediktornya (X1, X2, X3, X4) atau motivasi, pembinaan,
moral kerja, kebiasaan kerja, tidak terdapat korelasi yang signifikan.
Sebagaimana dimuka telah dijelaskan bahwa ads beberapa hipotesis dalam
penelitian ini
Pertama
H1 = Tingkat motivasi, pembinaan pimpinan, moral/gairah kerja kebiasaan
kerja, berkorelasi secara signifikan dengan sikap dosen dalam
pelaksanaan tugas tri dharma perguruan tinggi pada PGSD. UPP-I, II,
Universitas Palangka Raya.
Ho = Tingkat motivasi, pembinaan pimpinan, moral; gairah kerja, kebiasaan
kerja, berkorelasi atau tidak dengan sikap dosen sama saja di dalam
pelaksanaan tugas tri dharma perguruan tinggi pada PGSD. UPP. I, II,
FKIP Universitas Palangka Raya.
Kedua
H1 = Korelasi antara tingkat motivasi, pembinaan pimpinan, moral/ gairah
kerja, kebiasaan kerja, dengan sikap dosen dalam pelaksanaan tugas tri
dharma perguruan tinggi, akan tinggi pada dosen pria dari pada dosen
wanita pada PGSD. UPP. I, II, FKIP Universitas Palangka Raya.
HO = Korelasi antara tingkat motivasi, pembinaan pimpinan, moral/gairah
kerja, kebiasaan kerja, dengan sikap dosen dalam pelaksanaan tugas tri
dharma perguruan tinggi, tidak berbeda antara dosen Aria dan dosen
wanita pada PGSD. UPP. I, II, FKIP Universitas Palangka Raya.

8| Jurnal Pendidikan Dasar, Edisi VIII, ISSN: 2355-1526


Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Sikap Pengajar/ Dosen Dalam Pelaksanaan
Tugas Tridharma Perguruan Tinggi di PGSD UPP I & UPP II, FKIP Universitas
Palangka Raya | 2016

Berdasarkan hasil-hasil perhitungan secara statistik seperti diuraikan thetas


menunjukan bahwa hipotesis pertama, dimana Fo/ Freg yang diperoleh sebesar =
12.345 berada jauh lebih baser dari Ft dalam tabel sebesar = 4,04 dengan tingkat
signifikansi 1%. Dengan demikian H1 (hipotesis alternatif) diterima dan kita
menolak Ho (hipotesis nol). Hipotesis kedua: Ternyata FO atau Freg pada kelompok
dosen pria yang diperoleh sebesar 11,393 jauh lebih besar dari Ft dalam tabel 4,43
dengan tingkat signifikansi 1 %, sedangkan Fo atau Freg pada kelompok dosen
wanita jauh lebih kecil yang di peroleh 1,827 dari Ft dalam tabel baik dengan
tingkat signifikansi 1 = 15.98 maupun tingkat signifikansi 5 % = 6,39. Dengan kata
lain Fo atau Freg pada kelompok dosen pria = 11,193 jauh lebih besar dari pada Fo
atau Freg kelompok dosen wanita = 1,827 yang perbandingannya didasarkan pada
nilai Ft dalam tabel dengan tingkat signifikansinya sama. Dengan, demikian Hi
(hipotesis alternatif diterima dan kita menolak Ho (hipotesis nol).

Simpulan & Saran


Dari penelitian yang telah dilakukan, hasilnya dapat disimpulkan sebagai
berikut: (1) Adanya korelasi yang signifikan antara motivasi kerja, pembinaan
pimpinan, moral kerja dan kebiasaan kerja dengan sikap pengajar/dosen dalam
pelaksanaan tugas tridharma perguruan tinggi (pendidikan, penelitian, pengabdian
pada masyarakat) di PGSD. UPP. I, II, FKIP Universitas Palangka Raya; dan (2)
korelasi antara motivasi kerja, pembinaan pimpinan, moral kerja, dan kebiasaan
kerja dengan sikap dosen, dimana pada dosen prig hubungan lebih tinggi/besar dari
pada dosen wanita dalam pelaksanaan tugas tridharma perguruan tinggi di PGSD.
UPP. I, II, FKIP Universitas Palangka Raya.
Berdasarkan hasil penelitian tersebut maka disarankan untuk diadakan
penelitian lanjutan agar dapat mengetahui dan menjangkau kemampuan para dosen
yang berasal dari guru SPG, SGO dan aspek-aspek lain yang menyangkut
kenerhasilan para dosen dalam melaksanakan tridharma perguruan tinggi
(pendidikan, penelitian, pengabdian pada masyarakat di PGSD-FKIP Universitas
Palangka Raya.

9| Jurnal Pendidikan Dasar, Edisi VIII, ISSN: 2355-1526


Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Sikap Pengajar/ Dosen Dalam Pelaksanaan
Tugas Tridharma Perguruan Tinggi di PGSD UPP I & UPP II, FKIP Universitas
Palangka Raya | 2016

Daftar Pustaka
Departemen P dan K, Dirjen Dikti, 1981, Pola Pembaharuan Sostem Pendidikan
Tenaga Kependidikan di Indonesia., Jakarta.
Marat, 1982, Sikap Manusia perubahan serta Pengukarannya, Chalia Indonesia,
Jakarta.
Manullang. 1982, Manajemen Personalia, Chalia Indonesia Jakarta.
Menteri P dan K & BAKN, 1989, Surat Edaran Bersama Angka Kredit Bagi
Jabatan Guru, Jakarta.
Menpan, 1989, Angka Kredit Bagi Jabatan Guru, Penerbit Armas, Duta Jaya.
Muljono. 1981, Sikap Siswa Sekolah Pendidikan Guru Terhadap Jabatan Guru,
IKIP Yogyakarta.
Newcomb, Turner, Converse, 1978, Psikologi Sosial, CV. Diponegoro Bandung.
Owens. 1987, Organizational Behaviour in Education, Prentice Hall. Mc.
Englewood Cliff, New York.
Joni. 1965, Cara Belajar Siswa Aktif Wawasan Kependidikan dan Pembaharuan
Pendidikan Guru, Pidato Pengukuhan IKIP Malang.
Hadi. 1983, Analisis Regresi, Yayasan Penerbit Fakultas Psikologi UGM,
Yogyakarta.
Winkel Ws. 1982, Psikologi Pengajaran, Penerbit Andy Offset Yogyakarta.
Glickman. 1981, Development Supervision Alternative Practice for Helping
teachers improve Instruktur, ASCD Alexandria.
Wiles. 1960, Supervision for better Schools, New York, prentice Hall Inc.
Englewood Cliffs.

10 | Jurnal Pendidikan Dasar, Edisi VIII, ISSN: 2355-1526