You are on page 1of 2

AVIAN INFLUENZA

HPAI (Highly Pathogenic Avian Influenza) merupakan penyakit emergensi di Asia


Tenggara dan menyebar sampai ke Eropa dalam beberapa dekade, oleh karena itu diperlukan
ilmu multidisiplin yang dapat mendeteksi penyebaran virus secara dini untuk mencegah
penyebaran, efek klinis dan nilai ekonomi. The Food and Agricultural Organisation of the
United Nations telah mengimplementasikan sistem pengawasan dini dan memberikan ruang
untuk pertukaran informasi mengenai avian influenza. Banyak negara yang belum pernah
mengalami kasus HPAI, telah menerapkan sistem pengawasan yang extensive pada burung
liar dan unggas untuk mendeteksi HPAI secara cepat dan mencegah terjadinya penyebaran
virus, strategi tersebut terbukti telah berhasil. Dari beberapa negara, outbreak AI masih
berada dalam stage I, namun untuk beberapa negara lain metode tersebut kurang berhasil,
seperti pada negara Cina, Vietnam, Mesir dan Indonesia. Pada negara-negara tersebut,
penyebaran AI menyebar secara luas dan cepat meskipun sudah dilakukan implementasi
strategi pencegahan. Misalkan pada Vietnam, HPAI pernah dilaporkan pertama kali pada
tahun 2003. Berikut merupakan ilustrasi dari kegagalan stage I.

a. Mitigation Objective
Tujuan dari program pencegahan HPAI H5N1 di Vietnam ialah mendukung eliminasi
virus secara luas.
b. Surveillance and intervention
Setelah mendeteksi AI pada tahun 2003, Vietnam mengimplementasikan program
pengendalian AI pada flok-flok yang terinfeksi dan berpotensi tertular. Vietnam melakukan
program integrasi untuk mengatasi AI dari tahun 2006 2010 dengan empat pilar:
1. Rapid identification dan respon terhadap outbreak
2. Risk-based vaccination,
3. Enhanced management
4. Kontrol pergerakan dan perkembangan kompartemen unggas
Pengawasan HPAI di Vietnam memperhatikan kasus yang dilaporkan, survey pasar
dan rumah potong hewan untuk meningkatkan pengetahuan siklus hidup virus serta peta
penyebaran burung liar. Pengawasan AI juga termasuk dalam program vaksinasi dan
mempelajari penyebab serta implementasi program pengawasan AI.

c. Transition
Pemberian vaksin dapat dihentikan apabila resiko infeksi oleh AI terhadap unggas
telah menurun, dan apabila sistem pengawasan mampu untuk mendeteksi kasus yang diduga
terkena HPAI . untuk saat ini, Vietnam berada dalam Stage III, setelah eradikasi yang sukses,
diharapkan dapat mengalami kemajuan dari Stage III menjadi Stage I.