You are on page 1of 38

BAB 1

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang


Pusling merupakan salah satu dari program kerja puskesmas yang berupa tim
kesehatan yang terdiri dari satu dokter,satu perawat, dan satu sopir. Pusling dapat
disebut juga alat perpanjangan tangan dari puskesmas , bergerak, dan fleksibel
,untuk memperluas dan meningkatkan pelayanan kesehatan di masyarakat yang
bersifat menyeluruh, terpadu,merata , dapat diterima dan terjangkau oleh
masyarakat, dengan peran aktif masyarakat dan menggunakan teknologi tepat
guna.Hal tersebut karena keterbatasan pengetahuan, akses pelayanan kesehatan
dan kemampuan membayar pelayanan kesehatan yang semakin mahal.
Telah banyak manfaat dari keberhasilan program ini dengan berbagai aspek
dan mekanismenya, tetapi masih ditemukan permasalahan dan kendala di
lapangan baik dari pihak petugas puskesmas untuk mengatur jadwal dikarenakan
ada kegiatan yang lain di puskesmas. Pelayanan yang diberikan meliputi upaya
pelayanan kesehatan perorangan (promotif , preventif, kuratif, dan rehabilitatif )
berupa rawat jalan.
Pelayanan di pusling hanya terbatas pada upaya pencegahan yang bersifat
sekunder yaitu diagnosis awal kemungkinan berkembangnya suatu penyakit
( early diagnostic ) dan apabila membutuhkan tindakan yang lebih lanjut , maka
kami akan merujuk ke puskesmas agar mendapatkan pelayanan yang lebih
lengkap.
Puskesmas sebagaimana tertuang dalam Permenkes No. 75 Tahun 2014
adalah fasilitas pelayanan kesehatan yang menyelenggarakan upaya kesehatan
masyarakat dan upaya kesehatan perseorangan tingkat pertama, dengan lebih
mengutamakan upaya promotif dan preventif, untuk mencapai derajat kesehatan
masyarakat yang setinggi-tingginya di wilayah kerjanya. Sebagai
penanggungjawab kesehatan di wilayah kerjanya, Puskesmas turut mendukung
terwujudnya Kecamatan Sehat.
Berdasarkan prinsip paradigma sehat, Puskesmas mendorong seluruh
pemangku kepentingan untuk berkomitmen dalam upaya mencegah dan
mengurangi resiko kesehatan yang dihadapi individu, keluarga, kelompok dan
masyarakat.Tokoh Masyarakat dan aparat lintas sektor memiliki peran penting
dalam menunjang keberhasilan pelaksanaan program di lapangan. Semua
kegiatan yang dilakukan semata-mata bertujuan untuk meningkatkan derajat
kesehatan masyarakat di wilayah kerja, sesuai dengan Visi sebagai Pelopor
Budaya Sehat Menuju Masyarakat Mandiri.

1
1.2 TUJUAN
1.2.1 TUJUAN UMUM
Membuat perencanaan pelaksanaan pelayanan yang berkualitas sesuai
dengan kebutuhan masyarakat.
1.2.2 TUJUAN KHUSUS
1. Meningkatkan kemandirian masyarakat dalam upaya peningkatan
status gizi dan menetapkan pemetaan jumlah posyandu balita dan
jumlah posyandu lansia yang aktif di wilayah kerja puskesmas
balongsari sehingga dapat terkunjungi dan terbina yang sesuai
dengan rencana kerja yang telah ditetapkan.
2. Terselenggaranya pelayanan kesehatan bagi masyarakat yang tidak
mampu untuk datang ke puskesmas di wilayah kerja puskesmas
balongsari
1.3 MANFAAT
Menjadi guideline pelaksanaan Program pusling di Puskesmas Balongsari

BAB II
ANALISA SITUASI
2.1 Identitas Puskesmas
Nama Puskesmas : Puskesmas Balongsari
Alamat : Jl. Balongsari Tama No. 1 Surabaya
Nomor Telepon/ fax : 0317417104
Tahun Berdiri : 2005
Tipe Puskesmas : Rawat Inap Persalinan / PONED

2.2 Wilayah Kerja Puskesmas

2
2.2.1. Data Geografis
Puskesmas Balongsari berada di Kecamatan Tandes dan melayani total 3
kelurahan yaitu:
1. Kel. Balongsari
2. Kel. Tandes
3. Kel. Karangpoh
Luas wilayah kerja Puskesmas Balongsari yaitu 159.195 Ha, dengan rincian
sebagai berikut:
a. Balongsari : 125.095 Ha
b. Karang Poh : 34.013 Ha
c. Tandes : 87 Ha
Batas wilayah kerja Puskesmas Balongsari adalah sebagai berikut :
a. Utara : Wilayah Kecamatan Asemrowo.
b. Timur : Wilayah Kecamatan Sukomanunggal.
c. Selatan : Wilayah Kecamatan Lakarsantri
d. Barat : Wilayah Kelurahan Manukan Wetan, Kelurahan
banjar Sugihan Kec. Tandes dan Kecamatan
Lakarsantri
Dan berbatasan dengan wilayah kerja Puskesmas:
1. Tanjungsari
2. Manukan Kulon
3. Asemrowo

3
2.3 Kondisi Internal Puskesmas

2.3.1 Data umum


1) Peta wilayah kerja serta Fasilitas Pelayanan (Format 1)

Peta wilayah kerja Puskesmas Balongsari

4
Format 1 : DATA WILAYAH DAN
FASILITAS PELAYANAN

Jumlah Sekolah Jumlah Fasilitas Pelayanan Kesehatan


Desa
Desa Luas Jarak ke Wkt Tempuh Jumlah Jumlah Jumlah Lain2
NO Kel / Desa Gondok SD/ SMP/ SLTA/ Poskes
Tertinggal Wilayah Puskesmas ke Puskesmas RT / RW Rumah KK TK Pontren Pustu Polindes Dr/Bd/BP/
Endemis MI MTs MA kel
Swasta
125.095
1 Balongsari - Tidak ada 0,5 km 5 menit 34 /7 2060 3074 7 2/1 1 3 0 0 0 1 2/0/0/2
Ha
143.6
2 Karangpoh - Tidak ada 1 km 10 menit 55/9 6373 4211 14 2/3 1 0 1 0 0 1 3/1/0/1
Ha
106.9
3 Tandes - Tidak ada 1,5 km 15 menit 36/9 2121 2115 7 4/1 2 0 0 0 0 1 5/0/0/0
Ha
125/
10554 9400 28 8/5 4 3 1 0 0 3 10/1/0/3
25

5
2) Data Sumber Daya :
a) Ketenagaan (Format 2-a)

Yang ada Kekuran


No Jenis Ketenagaan Status Kepegawaian Ket.
Sekarang gan
KONTRA
PNS
K
I. Puskesmas Induk
1 Dokter 5 3 2
2 Dokter Gigi 2 2
3 Sarjana Kesehatan
a. SKM 1 1 1
b. Akper
c. Akbid
d. Akzi
4 Bidan + Bidan kelurahan 13 5 8
5 Perawat 9 6 3
6 Perawat Gigi 1 1
7 Sanitarian 1 1
8 Petugas Gizi 1 1
9 Tenaga Lab 1 1
10 Pengelola Obat 2 2
11 Rekam Medik 1 1
12 IT 1 1
13 Psikolog 1 1
14 Linmas 2 1 2
15 Cleaning Servis 1 2 1
16 Sopir 2 2
17 Admin 1 1 1
Pembantu paramedis
18 (loket) 2 2
19 Staf BP 1 1
20 Staf KIA 1 1
49 5 22 27 0

6
b). Keadaan Sarana dan Prasarana Puskesmas (Format 2b)

No Jenis Sarana / Prasarana Jumlah

1 Pusk. Pembantu 0
2 Polindes 3
3 Rumdin Dokter 0
4 Rumdin Perawat 0
5 Rumdin Bidan 0
6 Pusling R-4 0
7 Ambulan 1
8 Sepeda Motor 6
9 Sepeda Bidan 0
10 Tempat tdur pasien 1
11 Kotak Obat Narkotika 1

7
c). Peran Serta Masyarakat (Format 3 )

Jumlah Jumlah Kader Jumlah Dukun Bayi Tokoh Masyarakat


No Kelurahan / Desa Keterangan
Posyandu Dilatih Aktif % Dilatih Aktif % Dilatih Aktif %
Posyandu Balita
1 Balongsari 8 36 70 51 0 0 0 0
2 Tandes 6 16 41 39 0 0 0 0
3 Karangpoh 15 47 81 58 0 0 0 0

Posyandu Lansia
1 Balongsari 7 7 56 12,5 0 2
2 Tandes 4 3 422 13.63
3 Karangpoh 8 7 47 14, 89

Posyandu Remaja
1 Balongsari 2 0 10 0 0 0
2 Tandes 1 0 5 0 0 0
3 Karangpoh 0 0 0 0 0 0

Kelurahan Siaga
1 Balongsari 1 1 14 7,14 0 2
2 Tandes 1 1 13 7,69 0 2
3 Karangpoh 1 1 15 6,67 0 1

8
d). Penduduk Sasaran Program (Format 4)

Jumlah Penduduk Sasaran Program


Anak Usia Sekolah Usia Produktif Usila Sasaran Gaki
KK Bayi Bali Bali SM SM Ped
No Kel / Desa Laki- Perem Bu Buli SD/ Ne
Misk 0-1 ta 1- ta 3- PUS P/ A/ aga L Lak Pere Laki-
laki puan mil n MI/ Peta la Per Swa Perempua
in th 3 5 MT MA ng/ PNS ai i- mpua Jml laki 5 Jml
Kls ni ya ajin sta n 5 - 34 th
Kel Kel Bur n2 laki n -19 th
1 n
as 1 as 1 uh
1 Karangpoh 6999 7136 447 674 683 249 237 224 191 203 457 486 943
2 Tandes 4479 4587 276 416 411 153 146 128 104 126 396 420 816
3 Balongsari 4689 4777 299 451 474 167 159 167 133 130 378 401 779

9
e). Data Sekolah (Format 5)

Jumlah Siswa Jumlah Kader


Guru
No Sekolah Laki- Jumah Sekolah UKS/ Ket
UKS
laki Perempuan Sekolah UKS Dokcil

1 TK 841 837 28
2 SD/MI 2259 2143 13 327 13
3 SLTP/MTs 290 271 4 24 4
4 SLTA/MA 92 130 3 11 3
5 PT 0 0 0 0 0 0
6 SLB 6 13 1 0 0

10
f). Data Kesehatan Lingkungan (Format 6)

Jumlah Rumah TPM TTU TPA SAB Jamban Keluarga Sehat SPAL
Me
Kelurahan / men Memen Dip Memen Keluarga Keluarga
No Diperi Rumah Diperi Diperi % dari % dari Rumah
Desa % uhi % uhi % erik uhi % Pemakai pemakai %
ksa Sehat ksa ksa Target Target dg SPAL
Sya Syarat sa Syarat AB Jaga sehat
rat

1 BALONGSARI 2472 2060 83,33% 1 1 100% 2472 100% 12574 100% 2463 99,64%
2 KARANGPOH 4482 3465 77,31% 111 95 85,59% 62 51 82,26% 2 2 100% 4482 100% 20786 98% 3269 72,94%
3 TANDES 2586 2440 94,35% 1 1 100% 2586 100% 13032 100% 2049 79,23%

11
2.3.2 Data Khusus
a). Data kematian (Format 7)

Jenis Kelamin Kelompok Usia


Penyebab Bayi
No Laki- Jumlah Usia
Kematian Perempuan 0-1 Balita PUS Lansia
laki Sekolah
th
Sakit
1 5
Komplikasi 3 2 3 2
2 Usia Lanjut 24 22 46 46
Gagal Ginjal
3 1
Kronis 1 1
4 Stroke 3 3 6 1 5
5 Paru- Paru 1 1 1
6 Jantung 10 5 15 7 8
7 BBLR 1 1 2 2
8 CA Cerviks 1 1 1
Diabettes
9 5
Millitus 2 3 2 3
10 Kecelakaan 2 2 1 1
11 Ginjal 3 1 4 4
12 Kelainan Paru 1 1 1
13 Kelainan jiwa 1 1 1
Sakit Endstage
14 1
Hepatoma 1 1
15 Gagal Nafas 1 1 1
Tumor
16 1
Payudara 1 1
17 Tipes 3 3 2 1
Kanker
18 2
Payudara 2 1 1
19 Anemia 1 1 1
20 Lambung 1 1 2 2
21 Liver 1 1 1
22 Flu Tulang 1 1 1
Jumlah 54 49 103 5 19 79

12
b) Data kunjungan Pusling (Format 8)

tahun
Bulan
2013 2014 2015 2016

januari 56 84 40 40

februari 67 85 29 76

maret 90 56 34 69

april 54 67 79 53

mei 78 24 53 69

juni 75 56 56 40

juli 70 99 53 43

agustus 53 63 42 54

september 34 92 40 53

oktober 79 34 46 45

november 87 26 47

desember 59 53 32

total per tahun 802 739 551 473

c) Data Jenis Penyakit pada program pusling (Format 9)

13
2013 2014 2015 2016

MYALGIA 80 50 78 24

CEPHALGIA 50 14 42 18

CC 71 80 75 45

DIARE 20 75 15 24

HT 85 60 23 59

TONSILITIS 35 35 20 38

FARINGITIS 45 56 45 43

DERMATITIS 49 30 45 11

GASTRITIS 65 65 15 63

DYSPEPSIA 30 25 15 32

DM 25 28 5 12

ASMA 15 8 14 0

FEVER 62 30 41 39

ISPA 88 120 48 36

HEADACHEA 55 45 43 15

MIGREN 25 15 25 13

S.TBC 2 3 2 1

TOTAL 802 739 551 473

D). Jenis Pembayaran pada program pusling (Format 10)

Jenis Pembayaran 2013 2014 2015 2016


14
BPJS 135 100 110 256

JAMKESDA 25 22 0 0

BAYAR 16 23 18 6

NON MASKIN 580 544 423 211

SKM 46 50 0 0

TOTAL PERBULAN 802 739 551 473

e). Hasil Survey (Format 11)

No Kegiatan Lokasi Hasil


1 Survey IKM, 2015, Kinerja Puskesmas Kategori 2,414 (Kategori C/
Unit Pelayanan Balongsari kurang baik)
Berdasarkan tingkat
pelayanan
2 Survey IKM, 2015, Kinerja Puskesmas Kategori 3,2 (Kategori B/ baik)
Unit Pelayanan Balongsari
Berdasarkan tingkat
kepentingan

BAB III
ANALISIS MASALAH

15
3.1 Hasil Pencapaian Kegiatan Pusling
tahun
Bulan
2013 2014 2015 2016

januari 56 84 40 40

februari 67 85 29 76

maret 90 56 34 69

april 54 67 79 53

mei 78 24 53 69

juni 75 56 56 57

juli 70 99 53 43

agustus 53 63 42 74

september 34 92 40 53

oktober 79 34 46 45

november 87 26 47

desember 59 53 32

total per tahun 802 739 551 473

3.2 Identifikasi Masalah


KESENJANGAN
NO PROGRAM TARGET PENCAPAIAN MASALAH
(%)

1 PUSLING

a Kunjungan pusling < 80% 100 70 30 M


Kurangnya ketersediaan obat
b pada saat pusling 100 50 50 M

kurangnya tenaga medis pada


c 3 1 2 M
saat pusling

Kelengkapan Laporan
d 12 12 0
Pusling

Setelah Pelayanan pusling


e 100 100 0
selalu laporan ke loket

16
3.3 Penentuan Prioritas Masalah (USG)
Tingkat Tingkat
Tingkat
Keseriu Perkem Total
No Masalah Urgensi
san bangan (UxSxG) Prioritas
(U)
(S) (G)

a Kunjungan pusling < 80% 2 2 4 16


2

Kurangnya ketersediaan obat pada saat


b 3 2 1 12
pusling 3

c kurangnya tenaga medis pada saat pusling 4 4 2 32 1

URUTAN PRIORITAS MASALAH :


1. Kurangnya tenaga medis pada saat pusling
2. Kunjungan pusling < 80%
3. Kurangnya ketersediaan obat pada saat pusling
3 . 4 RUMUSAN MASALAH
1. Kurangnya tenaga medis pada saat Pusling di Puskesmas Balongsari
2. Kunjungan pusling < 80%
3. Kurangnya ketersediaan obat pada saat puslingdi Puskesmas Balongsari

17
3.5 Penentuan Akar Masalah
1. Kurangnya tenaga medis pada saat Pusling di Puskesmas Balongsari

manusia

metode

Dokter pusling dan sopir


ambulance tidak ada
Mengajukan tenaga
medis ke dkk

Kurangnya Tenaga
Tidak ada Medis pada saat
pusling kit
Banyak Ada posyandu yg pusling
masyarakat yg
tidak ada puslinya
Tidak ada tidak ada dana
transportasi untuk berobat
untuk pusling

sarana
dana
lingkungan

18
2. Kunjungan pusling < 80%

metode
manusia
Pasien terburu - buru ingin
kurangnya pengetahuan dan pulang
Penyuluhan di
informasi masyarakat dalam gedung
tentang pusling maupun luar
Kesadaran masih rendah
terhadap adanya pusling di gedung puskesmas
wilayah posyandu
Kunjungan
Masih banyak pusling < 80 %
tidak ada Pusling
pasien tdk punya Kurangnya
Kit
biaya untuk berobat koordinasi Masih ada
dengan lintas posyandu yang
sektor tidak ada
puslingnya

sarana dana lingkungan

3. Kurangnya ketersediaan obat pada saat pusling


19
manusia metode

Banyak masyarakat
yang tidak datang Mengajukan permintaan
Petugas apotik hanya obat ke dkk
karena merasa
sedikit memberi obat
kecewa
melakukan stok opname
obat Kurangnya
ketersediaan obat
pada saat pusling
Tidak ada
pusling kit Petugas apotik
Puskesmas tidak
Kurangnya
melakukan pengadaan Petugas apotik
koordinasi dengan
obat sendiri Kurangnya
dkk
koordinasi dengan
petugas pusling
sarana dana
lingkungan

20
3.6 Prioritas Penyebab Akar Masalah Dengan NGT
Setelah akar masalah ditemukan selanjutnya mencari prioritas penyebab masalah menggunakan NGT
1. Kurangnya tenaga medis pada saat Pusling di Puskesmas Balongsari
Dewi
No Penyebab Masalah Wahyu Widya Maya TOTAL RANKING
Solicha

1 Dokter pusling dan sopir ambulance tidak ada 4 4 4 4 16 1

2 Ada posyandu yg tidak ada puslingnya 2 2 2 2 8 4

3 Banyak masyarakat yg tidak ada dana untuk berobat 1 1 2 1 5 5

4 Tidak ada transportasi untuk pusling 3 3 4 3 13 2

3 3 3 3 12 3
5 tidak ada Pusling Kit

21
2. Kunjungan pusling < 80% di Puskesmas Balongsari

No Penyebab Masalah Dewi Solicha Wahyu Widya Maya TOTAL RANKING

22
kurangnya pengetahuan dan informasi
1 4 4 4 4 16 2
masyarakat tentang pusling

Kesadaran masih rendah terhadap adanya


2 4 4 3 4 15 3
pusling di wilayah posyandu

3 Pasien terburu - buru ingin pulang 2 2 3 2 13 5

Masih banyak pasien tdk punya biaya


4 3 3 3 3 12 6
untuk berobat

Masih ada posyandu yang tidak ada


5 4 3 3 1 11 7
puslingnya

6. Kurangnya koordinasi dengan lintas sektor 5 5 5 4 19 1

23
7 Tidak ada Pusling Kit 4 3 5 2 14 4

3. Kurangnya ketersediaan obat pada saat pusling

No Penyebab Masalah Dewi Solicha Wahyu Widya Maya TOTAL RANKING

1 Petugas apotik hanya sedikit memberi obat 4 4 4 4 16 2

5 5 5 5 20 1
2 Puskesmas tidak melakukan pengadaan obat sendiri

3 Banyak masyarakat yang tidak datang karena merasa 2 2 2 2 8 5


kecewa

4 tidak ada Pusling Kit 3 3 3 3 12 4

24
4 4 3 3 14 3
5 Mengajukan permintaan obat ke dkk

6 melakukan stok opname obat 2 2 1 1 6 6

Petugas apotik Kurangnya koordinasi dengan dkk


7 1 1 1 1 4 8

8 Petugas apotik Kurangnya koordinasi dengan petugas 1 1 2 1 5 7


pusling

MATRIK PERENCANAAN KEGIATAN PUSLING PUSKESMAS BALONGSARI TAHUN 2017

25
NO PRIORITAS PENYEBAB ALTERNATIF PEMECAHAN URAIAN
MASALAH MASALAH PEMECAHAN MASALAH KEGIATAN
MASALAH TERPILIH ( CARL )
Koordinasi dengan 1. Koordinasi dengan

1. Koordinasi dengan kapus untuk kapus untuk


Kurangnya tenaga kapus untuk Mengajukan tenaga Mengajukan tenaga
1. Dokter pusling Mengajukan tenaga
1. medis pada saat medis ke dkk medis ke dkk
dan sopir medis ke dkk
Pusling di Puskesmas ambulance tidak 2. Meminta bantuan
Balongsari ada 2. Mengajak dokter T.U untuk membuat
umum untuk pusling
surat pengajuan
sementara
tenaga medis ke dkk

Koordinasi dengan 1. Membuat jadwal


1. Koordinasi dengan
kader posyandu Pusling
2. Ada posyandu kader posyandu
yg tidak ada 2. Koordinasi dengan
2. Sosialisasi kegiatan
puslingnya kader posyandu sehari
pusling dengan lintas
sebelum kegiatan
sektor
dilakukan

3. Banyak 1. Sosialisasi tentang Sosialisasi tentang Penyuluhan kelompok


masyarakat yg pembayaran pada saat pembayaran pada saat di dalam dan di luar
tidak ada dana berobat di pusling
untuk berobat berobat di pusling Puskesmas Balongsari
2. Koordinasi dengan
kader posyandu

26
untuk membuat BPJS
jika pasien tidak
punya KTP surabaya

2. Kunjungan pusling < 1. Kolaborasi dengan


80% di Puskesmas petugas promkes
1. Koordinasi
Balongsari untuk pembuatan
1. Kurangnya dengan kader
Koordinasi dengan
posyandu adanya jadwal penyuluhan
koordinasi kader posyandu
kegiatan pusling 2. Memberi materi
dengan lintas adanya kegiatan
sektor 2. Sosialisasi pada pusling tentang pusling pada
kegiatan lintas sektor saat kegiatan
minilokakarya di
puskesmas
2. Kurangnya Penyuluhan Mengundang
1. Penyuluhan
pengetahuan dan Kelompok di dalam Masyarakat untuk
Kelompok di dalam
informasi dan di luar gedung menghadiri
dan di luar gedung
masyarakat
tentang pusling tentang pusling penyuluhan tentang
tentang pusling
pusling
2. Bekerjasama
dengan tokoh
masyarakat untuk
memotivasi warga
yang sakit supaya
berobat pada saat ada

27
pusling

Sarankan untuk 1. Petugas


a.Sarankan untuk menumpuk dulu kartu menganjurkan pasien
menumpuk dulu kartu bpjs / ktp
bpjs / ktp yang ingin berobat
supaya menumpukkan
Pasien terburu - buru b. Sosialisasi kepada
ingin pulang warga supaya lebih kartu KTP & BPJS
sabar menunggu 2. Pasien harus antri
c. Anjurkan pasien sesuai urutan
untuk kembali lagi tumpukan kartu KTP /
BPJS

2 Kurangnya 1.Puskesmas tidak 1. Koordinasi antara Koordinasi antara Petugas pusling dan
ketersediaan obat melakukan pengadaan petugas pusling & petugas pusling & apoteker Menghadap
pada saat pusling obat sendiri apoteker dengan apoteker dengan kapus untuk
kapus kapus koordinasi tentang
2. Melakukan stok ketersediaan obat
opname obat yang tidak ada di
apotik
2. Petugas apotik 1.Koordinasi Koordinasi dengan Petugas pusling
hanya sedikit dengan petugas petugas apoteker membuat daftar obat
28
memberi obat apoteker yang dibutuhkan pada
2.Melakukan stok saat pusling dan di
opname obat serahkan ke petugas
apoteker
3. Mengajukan 1. Petugas Petugas apoteker 1. Petugas apoteker
permintaan obat ke apoteker koordinasi dengan menghadap kapus
dkk koordinasi dengan kapus untuk untuk koordinasi
kapus untuk permintaan ke dkk permintaan obat ke
permintaan ke dkk
dkk
2. Koordinasi dengan
2. Meminta batuan
T.U untuk membuat
T.U unutk membuat
surat pengajuan
surat permintaan obat
permintaan obat ke
ke dkk
dkk

3.8 Pemecahan Masalah dengan metode CARL


Metode yang digunakan untuk menganalisis penyebab masalah adalah metode fishbone, yaitu mencari penyebab masalah sampai ditemukan akar
penyebabnya. Dari akar penyebab yang ditemukan dicari solusinya. Gambar fishbone yang telah dibuat terdapat dalam lampiran
3.8.1 Kurangnya tenaga medis pada saat Pusling di Puskesmas Balongsari
Penyebab Masalah : 1. Dokter pusling dan sopir ambulance tidak ada

SKOR HASIL

NO PEMECAHAN MASALAH TERPILIH C A R L CXAXRXL RANGKING

29
1 Koordinasi dengan kapus untuk Mengajukan tenaga medis ke dkk 5 5 5 5 625 1

2 Mengajak dokter umum untuk pusling sementara 4 4 4 4 256 2

Penyebab Masalah : 2. Ada posyandu yg tidak ada puslingnya

SKOR HASIL

NO PEMECAHAN MASALAH TERPILIH C A R L CXAXRXL RANGKING

1 Koordinasi dengan kader posyandu 5 5 5 5 625 1

2 Sosialisasi kegiatan pusling dengan lintas sektor 3 3 3 4 108 2

Penyebab Masalah : 3. Banyak masyarakat yg tidak ada dana untuk berobat

SKOR HASIL

NO PEMECAHAN MASALAH TERPILIH C A R L CXAXRXL RANGKING

1 Sosialisasi tentang pembayaran pada saat berobat di pusling 4 4 4 4 256 1

2 Koordinasi dengan kader posyandu untuk membuat BPJS jika pasien tidak 3 3 3 4 108 2

30
punya KTP surabaya

3.8.2 Kunjungan pusling < 80% di Puskesmas Balongsari


Penyebab Masalah : 1. Kurangnya koordinasi dengan lintas sektor

SKOR HASIL

NO PEMECAHAN MASALAH TERPILIH C A R L CXAXRXL RANGKING

1 Koordinasi dengan kader posyandu adanya kegiatan pusling 4 5 5 5 500 1

2 Sosialisasi pada kegiatan lintas sektor 4 3 3 3 108 2

Penyebab Masalah : 2. kurangnya pengetahuan dan informasi masyarakat tentang pusling

SKOR HASIL

NO PEMECAHAN MASALAH TERPILIH C A R L CXAXRXL RANGKING

1 Penyuluhan Kelompok di dalam dan di luar gedung tentang pusling 4 4 5 5 400 1

31
Bekerjasama dengan tokoh masyarakat untuk memotivasi warga yang sakit
2 3 3 4 3 108 2
supaya berobat pada saat ada pusling

Penyebab Masalah : 3. Pasien terburu - buru ingin pulang

SKOR HASIL

NO PEMECAHAN MASALAH TERPILIH C A R L CXAXRXL RANGKING

1 Sarankan untuk menumpuk dulu kartu bpjs / ktp 3 3 3 3 81 1

2 Anjurkan pasien untuk kembali lagi 2 2 2 2 16 3

3 Sosialisasi kepada warga supaya lebih sabar menunggu 3 2 2 2 24 2

3.8.3 Kurangnya ketersediaan obat pada saat pusling


Penyebab Masalah : 1.Puskesmas tidak melakukan pengadaan obat sendiri

SKOR HASIL

NO PEMECAHAN MASALAH TERPILIH C A R L CXAXRXL RANGKING

1 Koordinasi antara petugas pusling & apoteker dengan kapus 4 3 4 4 192 1

32
2 Melakukan stok opname obat 4 3 3 3 108 2

Penyebab Masalah : 2.Petugas apotik hanya sedikit memberi obat

SKOR HASIL

NO PEMECAHAN MASALAH TERPILIH C A R L CXAXRXL RANGKING

1 Koordinasi dengan petugas apoteker 4 4 4 4 256 1

2 Melakukan stok opname obat 4 3 3 3 108 2

Penyebab Masalah : 3.Mengajukan permintaan obat ke dkk

SKOR HASIL

NO PEMECAHAN MASALAH TERPILIH C A R L CXAXRXL RANGKING

1 Petugas apoteker koordinasi dengan kapus untuk permintaan ke dkk 4 4 4 4 256 1

Koordinasi dengan T.U untuk membuat surat pengajuan permintaan obat ke


2 2 2 2 2 16 2
dkk

33
34
BAB IV
RENCANA USULAN KEGIATAN (RUK)
PROGRAM PUSLING TAHUN 2017

UPAYA KEBUTUHAN SUMBER DAYA


SUMBER
KESE- INDIKATOR
KEGIATAN TUJUAN SASARAN TARGET PEMBIAYAA
HATAN DANA ALAT TENAGA KEBERHASILAN
N
GENERIK

PUSLING - - -

PUSLING - JKN

BAB V
35
RENCANA PELAKSANAAN KEGIATAN (RPK)

UPAYA BULAN
KESE- KEGI- PELAK- SUMBER
SASARAN TARGET VOLUME LOKASI
HATAN ATAN SANA 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 PEMBIAYAAN
GENERIK

Sesuai
Dewasa dan Perawat
PUSLING Penyuluhan
Lansia 1 Posyandu 12 X jadwal -
puling x x x x x x x x x x x
promkes x

Pemeriksaan
Pasien Anak,Dewasa Posyandu Dokter,pera
PUSLING dan Lansia 6 Posyandu 72X x x x x x x x x x x x x -
balita wat

1x sebulan
Pemberian
Semua Setiap
obat Anak,Dewasa Posyandu
PUSLING dan Lansia pasien Posyandu perawat x x x x x x x x x x x x -
balita
pusling

Petugas
mencatat di Semua Setiap habis
Anak,Dewasa Puskesmas
PUSLING register dan dan Lansia pasien kegiatan Perawat x x x x x x x x x x x x -
balongsari
melaporkan pusling pusling
ke loket

36
BAB VI
PENUTUP

6.1 KESIMPULAN
Dari data diatas maka dapat ditarik kesimpulan bahwa upaya pelayanan poli paliatif saat ini tidak lagi menjadi pelayanan utama tetapi merupakan
pelayanan unggulan. Oleh karena itu pelayanan poli paliatif perlu di tingkatkan upaya pelayanannya sehingga diperoleh suatu pelayanan kesehatan
khususnya pasien paliatif yang berkualitas.
Pelayanan spesialis paliatif Puskesmas Balongsari melayani pemeriksaan keluhan nyeri serta keluhan lain yang mengganggu dan konsultasi bagi
pasien baru dengan keluhan nyeri dan keluhan lain yang mengganggu . Jika tidak dapat ditangani di Puskesmas akan dilakukan rujukan.
Salah satu poli paliatif yang perlu ditingkatkan pencapaiannya yaitu kunjungan paliatif dan kunjungan rumah pasien paliatif. Diharapkan dari analisa
pemecahan masalah dapat segera direalisasikan semua rencana pelaksanaan kegiatan yang sudah disusun.
6.2 SARAN
a. Diharapkan poli paliatif dalam pelaksanaannya harus didukung oleh sarana dan prasarana termasuk anggaran yang disediakan
b. Diperlukan kerjasama yang baik dengan lintas program dan lintas sektor untuk dapat meningkatkan pencapaian poli paliatif

37
38