You are on page 1of 1

Judul : Pemeriksaan Kadar Kalsium Serum

Tempat : Laboratorium Biokimia Jurusan Gizi

Bab I

Penndahuluan

1.1 Latar Belakang

Kalsium (Ca++) dalam darah terdapat dalam dua bentuk. Sekitar 50%
hadir dalam keadaan bebas, dan 50% terikat pada protein plasma, terutama
albumin. Kalsium yang beredar bebas aktif secara biologis. Fungsinya
termasuk berperan penting dalam kontraksi otot, fungsi jantung, transmisi
impuls saraf impuls, dan pembekuan darah. Hanya 1% sampai 2% dari
kalsium ada didalam darah, sisanya 98% sampai 99% disimpan dalam gigi
dan tulang, yang bisa dilepaskan sesuai kebutuhan untuk mempertahankan
kanker kadar kalsium serum yag normal.

Terdapat dua hormone yang bekerja ama untuk mengontrol kadar


kalsium serum. Kalsitonin, yang disekresikan oleh kelenjar tiroid,
menyebabkan kalsium diekskresikan oleh ginjal, sehingga mencegah
kelebihan kalsium dalam darah. Hormone paratiroid (PTH) bekerja secara
langsungpada tulak akan melepaskan kalsium kealiran darah saat dibutuhkan
dan juga meningkatan penyerapan kalsium oleh usus dan ginja.