You are on page 1of 12

LAPORAN PRAKTIKUM

MOTOR BAKAR DAN TENAGA PERTANIAN

SISTEM PENYARING UDARA

Oleh:
Tri Umiati
NIM A1C015035

KEMENTERIAN RISET TEKNOLOGI, DAN TEKNOLOGI TINGGI


UNIVERSITAS JENDERAL SOEDIRMAN
FAKULTAS PERTANIAN
PURWOKERTO
2017
I. PENDAHULUAN
A. Latar Belakang

Saat mesin dihidupkan maka vakum akan menyedot udara/oksigen masuk

kedalam ruang bakar, jika udara yang masuk kedalam ruang bakar membawa

partikel-partikel yang tidak bisa terbakar didalam ruang bakar maka kotoran-

kotoran tadi akan membentuk kerak-kerak yang menempel pada kepala piston,

manifold, klep dan disekitar ruang pembakaran lainnya.

Jika komponen-komponen didalam ruang bakar ini dipenuhi oleh kerak

maka yang terjadi adalah penurunan performa kendaraan, kendaraan yang

seharusnya tidak mengeluarkan asap, nantinya akan muncul asap karena adanya

oli yang masuk keruang bakar akibat baret pada piston, jika sudah parah

kendaraan bisa mogok mogok tiba-tiba kapan saja dan dimana saja. Maka dari

perlu penyaring udara untuk menyaring udara sebelum masuk ke karburator.

B. Tujuan
1. Praktikan dapat mengetahui tentang sistem penyaringan udara pada motor

bakar dan bensin.


2. Praktikan dapat mengetahui bagian-bagian utama sistem penyaringan udara

pada motor bakar dan bensin beserta funsi dan mekanisme kerjanya.

II. TINJAUAN PUSTAKA

Udara yang mengalir ke mesin harus dibersihkan dari debu dan kotoran
lainnya yang dapat merusak dinding silinder, piston dan sebagainya. Saringan

udara berbentuk tabung minyak, udara pertama akan melewati tabung minyak.

(Daryanto, 2000).

Filter udara ini mempunyai fungsi yang tidak kalah penting meskipun

perangkatnya jarang diperdebatkan dan diulas. Fungsi utamanya adalah sebagai

penyaring udara kotor, akan tetapi dibalik fungsi ini sangat berperan penting

terhadap umur dan keawetan mesin, serta sebagai salah satu faktor penambah

tenaga. Mengapa penting, karena apabila udara yang masuk ke dalam silinder itu

masih banyak mengandung debu maka akan terhisap dan menempel pada dinding

silinder dan akan mengotori minyak pelumas dan akhirnya merusak mesin.

Selain sebagai penyaring, filter udara ini juga berfungsi menghilangkan

suara desis udara yang masuk dengan cara mengurangi kecepatan masuknya.

Saringan ini dipasangkan pada saluran masuk udara pada perputaran. Ada dua

jenis saringan udara yang beredar, yaitu elemen kertas dan jenis saringa minyak.

Elemen ditempatkan di dalam case saringan udara dan ditempatkan sedemikian

rupa sehingga memungkinkan udara masuk melalui sekeliling elemen dan sbu

serta kotoran lainnya akan meninggi di sekeliling elemen akibat adanya gaya

sentrifugal sehingga abu dan kotoran ini akan terpisah dengan sendirinya.

Dimensi dan bentuk dari filter udara ini juga beraneka ragam disesuaikan

dengan fungsi dan kebutuhan dari kendaraan. Berbeda kendaraan standar berbeda

pula dengan kendaraan racing dimana konsumsi bahan bakar lenih banyak untuk

kendaraan untuk kendaraan racing sehingga kompisisi pencampuran udara juga

membutuhkan suplai udara lebih banyak. (Ekatnadi,2010).


Saringan udara berfungsi menyaring dan membuang debu dari udara yang

masuk dan mengalirkan udara yang bersih ke mesin, karena saringa udara

merupakan bagian yang penting. Pada umunya, dalam mobil terdapat dua jenis

saringan udara yang berfungsi menyaring udara untuk keperluan optimasi system

pembakaran dan satu lagi yang berfungsi dalam rangkaian system pendingin kabin

(AC) dalam kendaraan.

Saringan udara sendiri ada beberapa tipe, dibedakan atas

1. Saringan udara tipe kertas.


Disebut tipe kertas karena elemen saringannya terbuat dari kertas,untuk

beberapa saringan tipe kertas perawatannya bisa dilakukan dengan

mencucinya dengan air. Belakangan ini untuk tipe tertentu saringan udara

menggunakan tipe aliran aksial. Tipe ini memungkinkan bentuk saringan lebih

kompak dan ringan.


2. Pre-Air cleaner.
Adalah sejenis saringan udara pusaran, ini memanfaatkan gaya sentrifugal

dari kotoran untuk dipisahkan dengan udara dan ditampung dalam perangkap

debu (dust trap). Tipe ini cenderung sedikit memerlukan penggantian elemen,

akan tetapi untuk kualitas penyaringan terhadap kotoran halus cenderung

kurang.
3. Tipe Oil Bath.
Tipe ini selain menggunakan saringan yang terbuat dari baja wol juga

memanfaatkan oli untuk menambah proses penyaringan. Oli digunakan untuk

merendam partikel kotoran yang lebih kasar semisal pasir,sedangkan partikel

kotoran yang lebih halus selanjutnya disaring oleh elemen baja wol.
4. Tipe Siklon.
Untuk tipe siklon elemen saringannya terbuat dari kertas dan didesain

dengan sirip-sirip agar udara yang masuk bisa


membentuk pusaran sehingga pertikelpartikel besar bisa dipisahkan dengan

gaya sentrifugal dari pusaran tersebut, selanjutnya partikel kasar tersebut

ditampung dalam kotak saringan. Selanjutnya partikel yang lebih kecil

disaring oleh elemen kertas tersebut.


Filter udara dapat dikatakan sebagai sistem permbersihan yang dapat

menghilangkan partikel berbahaya dan mencegahnya masuk ke dalam ruang

bahan bakar, sehingga mesin akan bekerja lebih maksimal. meskipun filter udara

menyaring 99% partikel partikel tersebut, tetapi lambat laun kotoran akan

menumpuk pada filter udara dan dapat menyumbat serta memblokir saluran filter

udara. Filter udara yang tersumbat tersebut tentu akan menghambat udara yang

dibutuhkan mesin dalam melakukan pembakaran sehingga dapat mengganggu

peforma serta efektivitas kinerja mesin. Oleh karena itu, biasanya filter udara

memiliki jangka pakai dalam kurun waktu tertentu. Maksudnya adalah untuk

menghindari terjadinya masalah yang dapat terjadi jika filter udara tersebut kotor.

1. Saringan kering : elemen saringan terbuat dari bahan kertas

Konstruksinya sangat sederhana, dimana udara dilewatkan pada elemen

penyaring (terbuat dari kertas, kawat kasa, spon busa, dll).

Seringkali elemen penyaring dibasahi dengan sedikit minyak utk

mempertinggi daya ikat terhadap kotoran yang melewatinya.

Kotoran yang terikat lama kelamaan menyebabkan kotornya elemen penyaring

yang dapat menimbulkan gangguan kerja motor, maka pada sejumlah jam

kerja tertentu diperlukan pencucian elemen penyaring.


Gambar1. Saringan udara tipe kering

2. Saringan basah : elemen saringan terbuat dari spoon yang diberi minyak

pelumas.

Berbeda dengan saringan udara kering, disamping menggunakan elemen

penyaring, konstruksinya ditambah dengan panci minyak.

Minyak digunakan untuk mengikat kotoran yang tercampur udara, maka

kemampuan minyak mengikat kotoran sangat tergantung dari tinggi rendahnya

permukaan minyak. Jika permukaan minyak terlampau tinggi menyebabkan

motor berjalan terlampau cepat, dan jika terlampau rendah menyebabkan

kurang sempurnanya proses penyaringan.

Gambar2. Saringan udara tipe basah


Perbedaan Fungsi Filter Udara Pada Mobil berbahan bakar bensin dan solar.

Pada prinsipnya, mobil dengan mesin diesel yang berbahan bakar solar memiliki

kompresi yang tinggi hingga mencapai 200 bar. Berdasarkan hal tersebut maka

partikel partikel kecil serta kotoran yang tersedot juga bertambah banyak.

Dengan tekanan kompresi sebesar itu, kotoran atau partikel yang memiliki ukuran

lebih besar berpotensi menyebabkan goresan pada liner atau dinding siinder. Jika

liner sampai tergores dapat mempengaruhi kinerja mesin serta menyebabkan

diesel shot masuk kedalam ruang bahan bakar dan menyebabkan emisi yang diluar

batas normal. Udara yang bersih membuat proses pembakaran lebih sempurna

sehingga memaksimalkan kinerja mesin dan pemakaian bahan bakar menjadi

lebih irit.

Ciri-ciri filter untuk mobil diesel adalah memiliki ukuran pori-pori sebesar

50-60 mikron dan untuk filter mobil bensin adalah 70-90 mikron. Dengan melihat

perbedaan tersebut, dapat disimpulkan bahwa betapa sensitifnya filter udara pada

mesin diesel. Oleh karena itu memilih filter udara dengan bahan kertas yang

memiliki kekakuan yang tinggi sehingga tidak mudah rusak. Kecepatan dalam

mengalirkan udaranya sekitar 3-4 detik dan dapat menahan tekanan 2,5 kg/ cm2

dan mmastikan luas saringannya sesuai dengan kapasitas mesin. Namun mesin

diesel memiliki kelemahan pada putaran bawahnya sehingga biasanya mesin

diesel dilengkapi dengan turbo. Turbo tersebut menyebabkan asupan udara ke

ruang bakar menjadi lebih besar dan kompensasinya adalah media area pada filter

harus lebih besar pula sehingga lebih sesuai.

Pada dasarnya baik filter udara pada mesin bensin maupun disesel harus
memenuhi keefisiensiannya harus mencapai 99%. Dengan beredarnya begitu

banyak jenis serta merk filter udara di pasaran, maka anda harus lebih teliti dalam

memilih filter udara pada mobil anda. Ada baiknya anda berkonsultasi pada

ahlinya untuk menentukan filter udara yang sesuai bagi mobil anda.

STUDI EKSPERIMENTAL VARIASI SARINGAN UDARA KARBURATOR

TERHADAP KINERJA MESIN SEPEDA MOTOR

1)Syaifullah, 1)Gatut Rubiono, 2)Bunawi

1) Universitas PGRI Banyuwangi, Jl. Ikan Tongkol 22 Banyuwangi

2) SMKN 1 Glagah Banyuwangi

Email: rubionov@yahoo.com
ABSTRACT

Carburator air filter is an important part in automotive fuel system. Air filter is

technically modified to increase the performance. This research is aimed to get

the effect of air filter type due to motorcycle engine performance. The research is

done by experiment using Suzuki Shogun 110 cc motorcycle. Air filter is vary as

no filter, standard filter and modified filter. The engine is running

at 1000, 2000, 3000 and 4000 rpm. The rotations are measured with tachometer.

Time of fuel consumption is measured for 10 ml gasoline. Experiments are

conducted 3 times. The data is use to get fuel consumption and engine efficiency.

The research shows that carburator air filter has effect due to engine

performance. Modified filter has better performance than standard filter and no

filter.

Keywords: air filter, 4 stroke engine, fuel consumption, efficiency

III. METODOLOGI
A. Alat dan Bahan
1. Penyaring udara tipe dry filter dan statis
2. Kamera
3. Alat tulis

B. Prosedur Kerja
1. Melakukan pengamatan terhadap bagian-bagian penyaring udara
2. Melakukan dokumentasi terkait bagian-bagian dari penyaring udara
3. Gambar bagian-bagian penyaring udara tipe dry filter dan statis
V. KESIMPULAN DAN SARAN
A. Kesimpulan
1. Fungsi penyaring udara adalah sebagai penyaring udara kotor dan juga

berperan penting terhadap umur dan keawetan mesin, serta sebagai salah satu

faktor penambah tenaga.


2. Dalam penyaring udara baik penyaring udara motor bakar maupun motor

bensin. Pada dry element ada beberapa komponen, yakni serat, case, dan

saringan logam. Sedangkan pada wet element terdapat beberapa komponen,

yakni chamber, seal, cave, serat, pengunci, dan saringan logam.

B. Saran

Praktikum telah berjalan dengan baik, hanya saja mungkin untuk tipe

penyaring udara lebih di perbanyak lagi sehingga wawasan praktikan juga bisa

lebih banyak.
DAFTAR PUSTAKA

Daywin, Frans J.dkk. Motor Bakar Internal dan Tenaga di Bidang


Pertanian.Institut Pertanian Bogor. Bogor.

Smith Harris Pearson. 1990. Mesin dan Peralatan Usaha TAni. Gadjah Mada
University Press, Yogyakarta

Tim Aisten, 2017. Modul Praktikum Motor Bakar. Universitas Jenderal


Soedirman, Purwokerto.

Syaifullah, Gatot Rubiono, dan Bunawi. 2016. Studi Eksperimental Variasi


Saringan Udara Karburator Terhadap Kinerja Mesin Sepeda Motor. Jurnal
Teknik Mesin. Vol1:1. Hal 28-34.
Lampiran