Lampiran : Surat Keputusan Direktur Rumah Sakit Umum

Kabupaten Badung
Nomor :
Tentang : Pedoman Penerimaan (Rekrutmen) Staff Pada RSUD
Kabupaten Badung

PEDOMAN PENERIMAAN (REKRUTMEN) STAFF
PADA
RUMAH SAKIT UMUM DAERAH KABUPATEN BADUNG

BAB I. Pendahuluan

a. Latar Belakang
b. Tujuan
BAB II. Struktur Organisasi RSUD Kabupaten Badung
BAB III. Sistem Penerimaan (Rekrutmen) Staff RSUD Kabupaten
Badung
BAB IV. Orientasi Umum Dan Orientasi Khusus Penerimaan
(Rekrutmen) Staf RSUD Kabupaten Badung

untuk dapat memenuhi kriteria tuntutan tersebut diperlukan sumber daya manusia yang handal dan bermutu karena salah satu indikator keberhasilan rumah sakit secara efektif dan efisien adalah jika tersedia sumber daya manusia yang cukup dengan kualitas yang tinggi profesional sesuai dengan fungsi dan tugas setiap personil.262/Menkes/per/VII/79 adalah dengan rasio tenaga perawat 1-2 orang per tempat tidur untuk Rumah Sakit Kelas A dan B dan 1 perawat per tempat tidur untuk Rumah Sakit kelas C. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut. dan untuk Rumah Sakit kelas D 1 orang perawat per 2 tempat tidur. SDM RSUD Kabupaten Badung merupakan bagian dari tanggung jawab urusan sekretariat yang berada di bawah koordinasi Kasubag Umum dan Kepegawaian yang salah satu tugasnya adalah melakukan rekrutmen dan seleksi bagi semua pegawai baik tenaga medis. Tenaga perawat merupakan tenaga yang paling banyak dibutuhkan oleh rumah sakit karena jumlah perawat menurut peraturan Mentri Kesehatan No. maka akan terjadi kerugian secara moril dan materil. Masa sekarang ini. Seleksi ini sangat penting karena jika salah dalam menyeleksi pegawai. Rumah sakit menurut Wolper dan Pena . Untuk mendapatkan sumber daya manusia yang bermutu tinggi dan sesuai dengan standar kualifikasi diperlukan rekrutmen yang terencana secara efektif. terdapat sarana penunjang berupa fasilitas pelayanan kesehatan. Oleh karena itu. Latar Belakang Rumah Sakit sebagai organisasi pelayanan kesehatan saat ini tumbuh sedemikian cepat dan semakin tinggi kompetisinya sehingga terjadi persaingan antar rumah sakit baik rumah sakit pemerintah. BAB I PENDAHULUAN a. Setelah proses rekrutmen dilakukan secara efektif. swasta dan asing yang semakin keras untuk merebut pasar yang semakin terbuka bebas. kemudian dilakukan proses seleksi pegawai untuk memilih orang terbaik yang menentukan diterima atau tidaknya seseorang yang akan mengisi jabatan tertentu sesuai posisi yang ada. dan tenaga keperawatan. kesehatan merupakan suatu kebutuhan yang harus dipenuhi oleh setiap individu. tenaga non medis. baik pelayanan primer (misalnya Puskesmas) maupun pelayanan sekunder sebagai tindak lanjut sebagai pelayanan primer (misalnya Rumah Sakit).

tentunya rumah sakit mengadakan rekrutmen terlebih dahulu. Sebelum staf dapat direkrut untuk mengisi jabatan. prinsipnya adalah “the right man on the right place and the right man behind the right gun.” Jadi titik tolak pemikiran seleksi hendaknya kepada apa yang akan dijabat. Pimpinan rumah sakit bekerja sama untuk mengetahui jumlah dan jenis staf yang dibutuhkan berdasarkan rekomendasi dari unit kerja dan Pimpinan Rumah Sakit. Jika uraian jabatan telah tersusun dengan baik maka spesifikasi jabatan akan mulai dikembangkan. Pencapaian visi dan misi rumah sakit sangat bergantung pada kualitas sumber daya manusia. Proses rekrutmen dilakukan dengan tujuan mendapatkan persediaan calon karyawan sebanyak mungkin sehingga rumah sakit memiliki kesempatan lebih besar untuk memilih calon staf yang dianggap memenuhi standar kualifikasi. Sekali suatu jabatan telah dianalisis. telah ditetapkan persyaratan dan kualifikasi minimum dari orang yang dapat menjabat atau melakukan pekerjaan tersebut. perawat dan berbagai tenaga profesi kesehatan lainnya yang diselenggarakan Rumah sakit membutuhkan cukup banyak orang dengan berbagai keterampilan dan orang yang kompeten untuk melaksanakan misi rumah sakit dan memenuhi kebutuhan pasien. Jabatan atau pekerjaan apapun yang seharusnya dijadikan informasi dasar untuk memulai proses . Untuk mendapatkan sumber daya manusia yang berkualitas. Sumber daya manusia merupakan faktor produksi yang harus ada dan relatif lebih penting bagi rumah sakit.dalam Azwar (2010) adalah tempat dimana orang sakit memberi dan menerima pelayanan kedokteran serta tempat dimana pendidikan klinik untuk mahasiswa kedokteran. rumah sakit perlu menempatkan para calon staf yang telah diterima pada jabatan-jabatan yang dibutuhkan rumah sakit sesuai dengan kemampuan mereka masing. Dasar ini harus betul betul menjadi pedoman pelaksanaan seleksi.tugas dan kewajiban yang dipersyaratkan untuk mengisi jabatan yang ditawarkan. Sebelum menjalankan proses seleksi. Uraian atau pernyataan tertulis tersebut dinamakan uraian jabatan.jabatan tertentu. pengalaman dan keterampilan yang diperlukan untuk dapat mengisi suatu jabatan tertentu sehingga berfungsi efektif. “bukan siapa baru apa”.masing sehingga para calon staf tersebut dapat bekerja dengan maksimal. recruiter harus memiliki gambaran yang jelas tentang tugas. baru siapa yang akan menjabatnya. Spesifikasi jabatan didefinisikan sebagai suatu uraian tertulis tentang pendidikan. Oleh sebab itu analisis jabatan merupakan langkah pertama dalam proses rekrutmen dan seleksi. karena hampir seluruh kegiatan operasional rumah sakit dilakukan oleh manusia. salah satunya adalah mengadakan proses seleksi. pemimpin rumah sakit harus merancang sistem pengadaan staf yang tepat. maka uraian atau pernyataan tertulis tentang jabatan atau posisi jabatan tersebut dalam rumah sakit akan tertuang dengan jelas. Setelah proses seleksi selesai dilakukan. Dalam spesifikasi.

yang bertujuan agar meminimalisasi tingkat keluhan pasien atau klien terhadap pelayanan yang diberikan para petugas rumah sakit. Rumah sakit harus memberikan kesempatan bagi staf untuk belajar dan mengembangkan kepribadian dan profesionalitasnya. . pelayanan kesehatan yang diberikan sehingga tercapai kepuasan klien atau pasien. Dengan ditetapkannya RSUD Kabupaten Badung sebagai BLUD pada tanggal 01 Januari 2011. Rumah sakit merupakan organisasi yang padat karya. maupun antara petugas dengan petugas.orang yang melamar dan bagian SDM sudah memberikan penempatan. sampai dengan sumber daya manusia yang berada di dalam rumah sakit tersebut.masing institusi pelayanan kesehatan dalam hal ini rumah sakit harus bisa bersaing dengan rumah sakit lainnya mengenai fasilitas yang disediakan. dimana di dalamnya terdapat karyawan.karyawan dengan bidang yang berbeda yang bekerja demi mencapai satu tujuan organisasi. Pelayanan rumah sakit dapat dikatakan baik apabila dalam memberikan pelayanan kepada pasien dapat timbul rasa kepuasan pasien terhadap pelayanan yang diterimanya selama berada di rumah sakit tersebut. Rekrutmen. baik dari segi medis atau non medis. seleksi dan penempatan. pengetahuan. Terutama sekali penting untuk secara seksama mereview / melakukan proses asuhan klinis dan bekerja langsung dengan pasien. Manajemen RSUD Kabupaten Badung terus berusaha untuk meningkatkan kinerja pelayanan dan fasilitas rumah sakit baik dari sarana maupun prasarananya. evaluasi dan penugasan staf dapat dilakukan sebaik-baiknya melalui proses yang terkoordinasi. Salah satunya dengan membutuhkan sumber daya manusia yang tangguh dan tanggap untuk mendukung kegiatan pemberian pelayanan kesehatan baik itu yang kegiatan medis maupun non medis. Hal ini menyebabkan para klien atau pasien menuntut tercapainya kepuasan pelanggan terhadap pelayanan kesehatan yang diberikan baik itu dari pelayanan medis ataupun dari pelayanan non medis selama pasien atau klien tersebut berada di rumah sakit. knowledge dan attitude. Karenanya. pendidikan in- service dan kesempatan pembelajaran lain harus ditawarkan kepada staf. Dunia pelayanan kesehatan tak terlepas dari adanya persaingan dalam hal mendapatkan klien atau pasien.rekrutmen. Dengan kata lain.penempatan bagi para pelamar yang telah lolos seleksi. efisien dan seragam. Juga penting untuk mendokumentasikan keterampilan. RSUD Kabupaten Badung telah menerima banyak lamaran dan telah melakukan rekrutmen dan seleksi terhadap orang. dibutuhkan kerjasama dan komunikasi yang baik antara pasien dengan petugas rumah sakit. Dimana masing. mutu pelayanan. Saat ini. petugas atau sumber daya manusia yang bekerja di rumah sakit tersebut dituntut harus mempunyai skill. tariff pelayanan. sehingga dapat memberikan pelayanan yang optimal kepada pasien atau klien yang datang ke rumah sakit. pendidikan dan pengalaman sebelumnya dari pelamar.

Khusus bagi RSUD Kabupaten Badung pengadaan tenaga kerja merupakan proses yang terus berlangsung dan kompleks dan menuntut perencanaan dan upaya yang ekstensif. Khusus bagi organisasi/perusahaan yang besar. Dasar Rekrutmen (penerimaan) staff RSUD Kabupaten Badung berpedoman kepada dasar tertentu yang telah digariskan oleh internal maupun eksternal RSUD Kabupaten Badung. Selanjutnya. Sebelum dilakukan proses perekrutan staf hal yang perlu dilakukan terlebih dahulu adalah menetapkan karakteristik dari tenaga kerja yang dibutuhkan serta jumlahnya masing-masing. Dasar-dasar itu antara lain adalah: . Proses perekrutan dimulai dari mencari dan menarik pelamar yang mampu melakukan suatu pekerjaan sampai adanya lamaran masuk. Idealnya upaya pengadaan tenaga kerja ini untuk memastikan bahwa tenaga kerja yang direkrut dan ditempatkan nantinya adalah the right people in the right position Pengadaan tenaga kerja itu sendiri adalah suatu proses untuk mendapatkan tenaga yang berkualitas dan memberikan harapan yang baik pada calon tenaga kerja tersebut untuk membuat lamaran kerja guna bekerja pada instansi/perusahaan tersebut (dalam hal ini pada institusi RSUD KABUPATEN BADUNG). pencarian orang yang memenuhi syarat dilakukan dan ditarik untuk mengisi pekerjaan tersebut. pengadaan tenaga kerja merupakan proses yang terus berlangsung dan kompleks dan menuntut perencanaan dan upaya yang ekstensif. gunanya agar pelaksanaan dan hasil rekrutmen dapat dipertanggungjawabkan baik secara hukum maupun ekonomis. pencarian orang yang memenuhi syarat dilakukan dan ditarik untuk mengisi pekerjaan tersebut. Proses perekrutan dimulai dari mencari dan menarik pelamar yang mampu melakukan suatu pekerjaan sampai adanya lamaran masuk. Selanjutnya. Tujuan Salah satu proses dalam perencanaan SDM adalah proses perekrutan tenaga kerja (Staff). Dalam hal ini sumber-sumber tenaga kerja baik internal dan eksternal perlu dipelajari dan diseleksi guna mengurangi daftar calon yang harus diwawancarai dan dites.b.

Untuk mengkoordinasikan upaya perekrutan dengan program seleksi dan pelatihan 5. . tujuan Rekrutmen ((Penerimaan ) Staf secara umum pada RSUD Kabupaten Badung. yaitu : 1.  Staf (Tenaga Kerja) yang dapat bekerja secara mandiri  Staf (Tenaga Kerja) yang mempunyai perilaku dan budaya malu.  Staf (Tenaga Kerja) yang terampil dan bersemangat dalam bekerja.  Staf (Tenaga Kerja) yang mudah dikembangkan pada masa depan.  Staf (Tenaga Kerja) Karyawan yang memenuhi persaratan undang- undang perburuhan  Staf (Tenaga Kerja) yang dapat bekerja sama dengan baik secara vertical dan horizontal  Staf (Tenaga Kerja) yang dinamis dan kreatif  Staf (Tenaga Kerja) yang inovatif dan bertanggung jawab sepenuhnya  Staf (Tenaga Kerja) yang loyal dan berdedikasi tinggi  Mengurangi tingkat absensi dan turnover Staf (Tenaga Kerja).  Kebijaksanaan perburuhan pemerintah  Job specification atau jabatan  Ekonomis rasional  Etika social Rekrutmen (Penerimaan) Staf (Tenaga Kerja) pada RSUD Kabupaten Badung bertujuan untuk mendapatkan hal-hal sebagai berikut :  Staf (Tenaga Kerja) yang berkualitas (qualified) dan potensial  Staf (Tenaga Kerja) yang jujur dan berdisiplin  Staf (Tenaga Kerja) yang cakap dengan penempatannya yang tepat. wawasan dan nilai perusahaan 3. Agar konsisten dengan strategi. Menyediakan sekumpulan calon Staf (Tenaga Kerja) yang memenuhi syarat 2. Untuk membantu mengurangi kemungkinan keluarnya karyawan yang belum lama bekerja 4. Untuk memenuhi tanggungjawab perusahaan dalam upaya menciptakan kesempatan kerja yang adil. Disamping itu.

Putu Sunadiyati. 197409181994021002 Nip.S. S. BAGIAN UMUM DAN SUB. Ni Raka Setiawati. I Ketut Japa. 196806102006041015 Nip. DAN HUMAS dr. Agus Bintang Suryadhi. 196403272003121001 Nip. S. Ekaprasta Nip.Kes Nip. SE.I Kadek Prastikanala. 196711272002122003 Nip. Ag.Kep I Putu Arta Wirawan.MAP dr.Sos Ns. 196306151995031004 BAGIAN TATA USAHA dr. S. RAWAT INTENSIF DIAGNOSTIK. 197203031996031002 SEKSI PELAYANAN RAWAT SEKSI PELAYANAN RAWAT SEKSI PENUNJANG SEKSI PEMELIHARAAN SEKSI PENGEMBANGAN SEKSI REKAM MEDIK. M.Sos Ketut Indrawan.Kep. JALAN DAN RAWAT INAP. MM Ni Nym.Kep I Made Raka Suparta. Suarteja.Kes I Dw. M. I Nym Terja.. Sos. M. 197011112003121004 .Kes Nip. I Made Nurija. M. Suardani. Nym. 196912311990021009 Nip.S. BAB II STRUKTUR ORGANISASI RSUD KABUPATEN BADUNG DIREKTUR PEMBINA dr. 196302241989012002 Nip. Ngr. SE. S.Kes dr.Si Nip. A. BAGIAN SUNPROG. 196712081993011001 Nip. 196009261987031005 Nip. LOGISTIK SARANA DAN PRASARANA SDM / DIKLAT DAN SISTEM INFORMASI DAN DARURAT DAN TINDAKAN MEDIS AKREDITASI MANAJEMEN. 197409102007011016 BIDANG PENGENDALIAN DAN BIDANG PELAYANAN BIDANG PENUNJANG OPERASIONAL dr. KEUANGAN KEPEGAWAIAN & AKUNTANSI Ns. 196806171997032002 KELOMPOK JABATAN FUNGSIONAL SUB.A. MM Nip. M.