BASIC BIDDING

BASIC BIDDING AGASTA PRATAMA Penerbit .

BASIC BIDDING Penulis : Agasta Pratama .

Ucapan Terima Kasih .

.

KATA PENGANTAR .

.

PRAKATA .

.

DAFTAR ISI .

.

BRIDGE .

Dalam bridge dikenal berbagai istilah. . Bidding dilakukan pada tahap awal permainan. BRIDGE merupakan permainan kartu yang dimainkan secara berpasangan (2 orang) maupun berkelompok (4 orang). dan kesepakatan yang berhasil dibuat dalam bidding disebut dengan kontrak. Bidding merupakan hal yang sangat penting dalam permainan BRIDGE. bidding. Dalam permainan bridge kepercayaan merupakan hal yang paling mendasar yang harus dimiliki setiap pemain bridge. PENGENALAN DASAR BRIDGE merupakan salah satu olahraga otak yang mengandalkan kecepatan dan ketepatan berpikir. kiata selalu bermain berpasangan bahkan berkelompok. olehkarena itu kepercayaan meupakan hal mendasar yang harus ada dalam diri setiap pemain. kontrak dan play. seperti . ketelitian serta kepercayaan. bidding brfungsi untuk mencari sebuah kesepakatan dalam permainan . Mengapa demikian? Karna dalam permainan bridge kita tidak bermain sendirian.

saat kita melakukan play kita akan mendapatkan tekanan dan serangan dari lawan. oleh karena itu kiata harus mencari cara agar kotrak yang kita miliki dapat terpenuhi. dalam play kita diharuskan memenuhi kontrak yang telah disepakati. Maka setelah kontrak dibuat kita akan menyusun strategi yang nantinya akan dilaksanakan dalam play. Apabila seseorang mampu menyelesaikan kontrak maka pemain tersebut mendapatkan poin. Kontrak merupakan acuan dasar yang harus dipenuhi oleh setiap pemain. apabila kontrak itu gugur atau tidak terpenuhi maka lawanlah yang akan mendapatkan poit. Play merupakan tahap akhir dari permainan bridge. “pada buku ini kita akan membahas bagaimana BASIC BIDNG untuk memenangkan sebuah kesepakatan atau sering disebut dengan kontrak” .

maka ia yang akan mendapatkan kontraknya. sebab terkadang kontrak yang kita dapatkan terkadang terlalu tinggi atau terlalu rendah. Untuk menghindari hal tersebut maka dari itu saya menulis buku ini agar bias dijadikan acuan untuk pembelajaran agar kontrak yang kita dapatkan sesuai dengan yang diharapkan. ELEMEN BIDDING Sebagaimana yang dikatakan dalam pengenalan dasar “bidding merupakan hal yang sangat penting” bagaimana tidak. bahkan terkadang kontrak yang kita miliki salah. Begitu pula dalam bidding. . Sebelum memulai bidding alangkah baiknya kita mengetahui symbol-simbol yang akan digunakan. siapapun yang mampu menawarkan kotrak yang lebih tinggi. bidding merupakan sebuah lelang kesepakan. siapapun yang mampu menawar dengan harga yang lebih tinggi maka dia yang akan memenangkannya. Dalam permainan BRIDGE siapapun yang mendapatkan kontrak. sama halnya dalam lelang. belum tentu ia yang akan menjadi pemenangnya. yang diperebutkan oleh masing-masing pasangan.

tetapi komunikasi yang kita lakukan terbatas hanya pada symbol-simbol yang bias digunakan dalam peraturan permainan BRIDGE. SIMBOL BIDDING Kontrak Simbol dibaca NO Trump NT NO Tramp ♠ = Spade S Speid ♥ = Hearth H Hart ♦ = Diamond D Diamond ♣ = Club C Klab Bidding dimulai dengan angka yang diikuti dengan huruf. bidding dimulai dari tawaran yang paling rendah1♣ hingga yang paling tinggi yaitu 7NT. . Dalam melakukan bidding kita diwajibkan berkomunikasi dengan asangan kita.

15 HCP : bias singleton 1H = 12 – 15 HCP : 5+ kartu H 1S = 12 – 15 HCP : 5+ kartu S 1NT = 15 – 17 HCP : Balance 2C = 12 – 15 HCP : 5+ k’C + 4 k’Major atau 6+ k’C 2D = 4414 / 4405 : 1 atau 0 kartu D 2H = 6 kartu H + 4 Minor 2S = 6 kartu S + 4 minor 2NT = 5/5 minor 7-10 atau 16 -18 HCP 3C = Preemptive 3D = Preemptive 3H = Preemptive 3S = Preemptive 3NT= 7 kartu minor solid . OPENING BID 1C = 16 HCP. BASIC BIDDING l. Sembarang distribusi 1D = 12 .

OPENING 1 ♣ 1C Responds 1D = 0 – 7 HCP 1H = 8+ HCP : 5+ kartu H 1S = 8+ HCP : 5+ kartu S 1NT = 8 – 13 HCP 2C = 8+ HCP : 5+ kartu C 2D = 8+ HCP : 5+ kartu D 2H = 4441 Pendek Merah 8+ HCP 2S = 4441 Pendek Merah 8+ HCP 2NT = 16 + Balance 3C = Solid C 7 Card 3D = Solid D 7 Card 3H = Solid H 7 Card 3S = Solid S 7 Card 3NT = 14 – 15 HCP : Balance .ll.

OPENING 1 ♦ 1D Responds 1H = Nat. F1 2H = 8 – 10 HCP: 5H + 4S 2S = 8 – 10 HCP: 5S + 4H 2NT = 11 – 12 HCP 3C = Preemptive 3D = Preemptive 3H = Preemptive 3S = Preemptive 3NT = Play . 7+ HCP : 4+ kartu S 1NT = 7 – 10 HCP tanpa Major 2C = Nat.lll. 7+ HCP : 4+ kartu H 1S = Nat. F1 2D = Nat.

lV. ¾ Card H 4C = Tanya Ac 4D = SPL 4H = Play . 12+ HCP : 5+ kartu C 2D = GF. 4 Card H 3D = INV -4 Card H 3H = Weak / 4 + Card H 3S = SPL 3NT = 13 – 15 HCP : Balance. Forcing 1NT = F1 2C = GF. OPENING 1 ♥ 1H Responds 1S = Nat. 6+ Card S/5S+3H Forcing 2NT = 16 + HCP Balance 3C = GF. 12+ HCP : 5+ kartu D 2H = Single Raise 7 – 10 HCP 2S = GF.

12+ HCP : 5+ kartu D 2H = GF. ¾ Card H 4C = Tanya Ac 4D = SPL 4H = SPL 4S = Play . 4 Card Support S (12+ HCP) 3D = 4 Card S.lV. 10 – 11 HCP 3S = Weak / 4 + Card S 3NT = 13 – 15 HCP : Balance. 7 – 9 HCP 3H = 4 Card S. OPENING 1 ♠ 1S Responds 1NT = F1 2C = GF. 12+ HCP : 5+ kartu H 2S = Single Raise 7 – 10 HCP 2NT = 16 + HCP Balance 3C = GF. 12+ HCP : 5+ kartu C 2D = GF.

OPENING 1 NT 1NT Responds 2C = STAYMAN 2D = TRF.lV. D 3D = 3H = 3S = 3NT = Play 4C = Tanya Ac . C 3C = TRF. S 2S = Minors Suit Stayman 2NT = TRF. H 2H = TRF.