KEWENANGAN KLINIS (CLINICAL PRIVILEGE

)
TENAGA PENUNJANG MEDIS

No. Dokumen Revisi Halaman 1/2

02.05.1.1/346/2013

DITETAPKAN OLEH :
SPO Terbit Tanggal ; Direktur

KUALIFIKASI & 13 Maret 2013
PENDIDIKAN STAF

dr. Agus Bintang Suryadhi, M.Kes
NIP. 19630615 199503 1 004

PENGERTIAN Adalah hak khusus seorang staf penunjang medis untuk melakukan sekelompok
pelayanan penunjang medis tertentu dalam lingkungan RSUD Kabupaten Badung
untuk suatu periode waktu tertentu yang dilaksanakan berdasarkan Penugasan Klinis.
TUJUAN Sebagai acuan penerapan langkah-langkah pemberian kewenangan klinis (Clinical
Privilege) kepada staf penunjang medis (radiografer, analis kesehatan, nutrisionis,
fisioterapis, okupasi terapis, perekam medis, terapis wicara, apoteker, asisten
apoteker) yang bekerja di RSUD Kabupaten Badung.
KEBIJAKAN 1. Undang-Undang No. 8 tahun 1974 jo Undang-Undang No. 43 tahun 1999 Tentang
Pokok-Pokok Kepegawaian.
2. Undang-undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan.
3. Peraturan Pemerintah Nomor 32 Tahun 1996 tentang Tenaga Kesehatan.
4. Peraturan Menteri Kesehatan RI Nomor 44 Tahun 2009 tentang Rumah Sakit.
5. Peraturan Menteri Kesehatan RI Nomor 161/Menkes/Per/2010 tentang Registrasi
Tenaga Kesehatan.
6. Keputusan Menteri Kesehatan Nomor 1363/Menkes/SK/XII/2001 tentang
Registrasi dan Izin Kerja Fisioterapis.
7. Keputusan Menteri Kesehatan RI Nomor 548/Menkes/Per/V/2007 tentang
Registrasi dan Izin Kerja Okupasi Terapis.
8. Keputusan Menteri Kesehatan RI Nomor 357/Menkes/Per/V/2006 tentang
Registrasi dan Izin Kerja Radiografer.
PROSEDUR 1. Tim Kredensial Profesi Penunjang RSUD Kabupaten Badung memberikan
rekomendasi kepada Direktur Utama RSUD Kabupaten Badung tentang
kewenangan klinis staf penunjang medis setelah melalui proses kredensial.
2. Direktur RSUD Kabupaten Badung menyeleksi kewenangan klinis yang
direkomendasikan oleh Tim Kredensial Profesi Penunjang RSUD Kabupaten
Badung.
3. Direktur RSUD Kabupaten Badung mengeluarkan Surat Penugasan Klinis untuk
periode waktu 3 (tiga) tahun.
4. Dalam periode masa berlaku Surat Penugasan Klinis, Kewenangan Klinis dapat
ditambah atau dikurangi setelah dilakukan Kredensial.
5. Bila terdapat tenaga penunjang medis yang telah selesai mengikuti pendidikan
atau pelatihan untuk menambah kompetensi, diwajibkan menyerahkan :
a. Salinan ijazah atau sertifikat pendidikan atau pelatihan.
b. Surat keterangan dari Instalasi terkait yang menyatakan bahwa tenaga tersebut
sudah selesai mengikuti pendidikan atau pelatihan.
c. Surat Keterangan dari organisasi profesi atau perusahaan peralatan medis selaku
penyelenggara terkait pelatihan tersebut.

Setelah dikeluarkan Surat Penugasan Klinis yang baru. Direktur RSUD Kabupaten Badung TERKAIT 2. 9. Dilakukan rekredensial oleh Tim Kredensial Profesi Penunjang RSUD Kabupaten Badung. 8. Tim Kredensial Profesi Penunjang RSUD Kabupaten Badung memberikan rekomendasi dan mengusulkan penambahan kewenangan klinis terhadap tenaga penunjang medis yang bersangkutan.1/346/2013 6. UNIT 1. Kepala Instalasi terkait di Lingkungan RSUD Kabupaten Badung 4. Kepala Sub Bagian Umum dan Kepegawaian RSUD Kabupaten Badung . KEWENANGAN KLINIS (CLINICAL PRIVILEGE) TENAGA PENUNJANG MEDIS No. Direktur Utama dapat meminta Tim Kredensial Profesi Penunjang RSUD Kabupaten Badung untuk melakukan rekredensial.1. Ketua Tim Kredensial Profesi Penunjang RSUD Kabupaten Badung 3.05. Bila terdapat tenaga penunjang medis yang melakukan pelanggaran atau kelalaian dalam memberikan pelayanan yang dinilai berdasarkan indikator kinerja staf penunjang medis. 7. Dokumen Revisi Halaman 2/2 02. Tim Kredensial Profesi Penunjang RSUD Kabupaten Badung memberikan rekomendasi dan mengusulkan pengurangan kewenangan klinis terhadap tenaga penunjang medis tersebut. ditujukan kepada Direktur RSUD Kabupaten Badung. 11. Surat Penugasan Klinis yang lama. staf penunjang medis yang bersangkutan dapat bekerja sesuai dengan Kewenangan Klinis yang diberikan oleh Direktur Utama RSUD Kabupaten Badung. ditujukan kepada Direktur RSUD Kabupaten Badung. 10 Direktur Utama mengeluarkan Surat Penugasan Klinis yang baru dan mencabut .