KONTROL ALTERASI TERHADAP ROCK QUALITY

DESIGNATION DAN HUBUNGANNYA DENGAN
KETERDAPATAN MINERAL PADA AREA PENAMBANGAN
TERBUKA

PROPOSAL PENELITIAN
DIAJUKAN UNTUK MEMENUHI SEBAGIAN PERSYARATAN
MENCAPAI DERAJAT SARJANA (S1)

DIAJUKAN OLEH:

AHMAD MURSALIN BAY
F1G114091

PROGRAM STUDI TEKNIK GEOLOGI
FAKULTAS ILMU DAN TEKNOLOGI KEBUMIAN
UNIVERSITAS HALU OLEO
KENDARI
2017

Erzam Salahudin Hasan . Pembimbing 11. Mengetahui. Ketua Program Studi Teknik Geologi Dr. Halaman Persetujuan Proposal Penelitian KONTROL ALTERASI TERHADAP ROCK QUALITY DESIGNATION DAN HUBUNGANNYA DENGAN KETERDAPATAN MINERAL PADA AREA PENAMBANGAN TERBUKA Diajukan oleh : Ahmad Mursalin Bay F1G114091 Telah disetujui oleh: Pembimbing 1.

retakan. . Pembentukan emas pada daerah busur magamati sangatmenarik untuk diteliti karena sebagian besar wilayah kepulauan Indonesia dilalui oleh busur magmati yang dibuktikan dengan adanya deretan jalur gunungapi. 1985). Sifat keheterogenan batuan sangat dipengaruhi oleh perbedaan komposisi mineral. dan bidang perlapisan. Endapan hasil alterasi hidrotermal berupa sistem porfiri merupakan salah satu contoh dari beberapa sistem yang dapat menghasilkan endapan mineral logam tembaga. Pada tahap eksplorasi emas. Sehingga sifat heterogen batuan memberikan perbedaan kekuatan di setiap titik material penyusun batuan. Hal diatas melatarbelakangi keinginan saya untuk melakukan pengamatan dan penelitian lebih lanjut mengenai hubungan kekuatan batuan terhadap alterasi maupun keterdapatan mineral. maupun alterasi. mineral..1 Latar Belakang Indonesia merupakan negara yang memiliki potensi tembaga dan emas yang melimpah. maupun ukuran butir komponen penyusun (Charussa-Graca. Sebagian besar endapan tembaga dan emas initerakumulasi pada daerah busur magmatik. BAB I PENDAHULUAN 1. kegiatan pemboran bertujuan untuk mendapatkan data-data geologi dibawah permukaan seperti data geologi teknik dan data geologi batuan meliputi litologi. sehingga judul penelitian Tugas Akhir saya adalah “KONTROL ALTERASI TERHADAP ROCK QUALITY DESIGNATION DAN HUBUNGANNYA DENGAN KETERDAPATAN MINERAL PADA AREA PENAMBANGAN TERBUKA”. keberagaman komponen mineral. Massa batuan bersifat heterogen dan memiliki bidang diskontinu seperti kekar. J.

Tahap Persiapan dan Studi Literature Tahap persiapan meliputi persiapan proposal penelitian. Lokasi pertambangan ini terletak di sebelah barat daya Pulau Sumbawa berjarak sekitar 25 km dari Pelabuhan Benete. yakni: 1. Kabupaten Sumbawa. Tujuan dari penelitian ini adalah merekontruksi pengaruh alterasi terhadap rock quality designation dan hubungannya dengan keterdapatan mineral pada blok penambangan berdasarkan karakteristik alterasi .5 Tahapan dan Metode Penelitian penelitian dibagi menjadi tiga tahap studi. Bagaimana sebaran litologi pada daerah penelitian? 2. deskripsi litologi dan keterdapatan mineral lempung dari analisa core dan analisis spektral di daerah tersebut. Propinsi Nusa Tenggara Barat. Bagaimana kontribusi alterasi terhadap Rock Quality Designation (RQD)? 3. peta daerah penelitian.T.2.) Program Studi Eksplorasi Tambang. 1. . Newmont Nusa Tenggara yang berada di Kecamatan Jereweh. Waktu penelitian adalah selama 6 minggu mulai dari tanggal 1 Februari sampai 15 Maret 2016.3 Maksud dan Tujuan Penelitian ini dimaksudkan untuk memenuhi salah satu syarat kelulusan pendidikan tingkat sarjana teknik (S. Bagaimana hubungan Rock Quality Designation dengan keterdapatan mineral ? 1.4 Lokasi Penelitian Lokasi penelitian Tugas Akhir ini adalah di pertambangan bijih tembaga dan emas milik PT. Institut Teknologi dan Sains Bandung. dan pengurusan administrasi lainnya yang mendukung berjalannya penelitian ini. Fakultas Teknik dan Desain. 1. Perumusan Masalah Dari latar belakang penelitian Tugas Akhir ini dapat diidentifikasi masalah sebagai berikut: 1.

korelasi dan interpretasi data.Data Geomechanical Log 5. Newmont Nusa Tenggara dan di Kampus ITSB meliputi analisa dan pengolahan data hasil analisa core serta analisa dan pengolahan data hasil uji spectral. Data Penunjang Lainnnya 3. Tahap ini dilakukan di milik PT. 1. Tahap Pengumpulan Data Lapangan Adapun data yang dikumpulkan yaitu: 1. dan cara pengolahan data spectral.Stratigrafi Regional 3. Peta Geologi Regional 2.Visualisasi Memodelkan alterasi terhadap distribusi RQD pada setiap titik bor.Data Penampang Lubang Bor 7. 4.Tahap studi literatur diantaranya adalah mempelajari kondisi geologi daerah penelitian.Data Drill log 4. teknik pengambilan data analisa core. 2.Data Analisa Spektral 6.6 Diagram Alir Kerja Kegiatan penelitian Tugas Akhir selama di lapangan ditunjukkan oleh bagan berikut . Tahap Pengolahan dan Analisa Data Lapangan Pengolahan yang dimasud adalah verifikasi data.