LAPORAN MINGGUAN

PRAKTIKUM METODE NUMERIK

( ELIMINASI GAUSS, CHOLESKI, LUSOL, DAN LUDEC )

KELOMPOK I

AMBANG RAMADHAN
F1B3 14 020

ANGGOTA:

ROBIN GUTAWAN AGUSRIAN
AMBANG RAMADHAN ANDI DEDDY SETIAWAN
THEOFILUS SALEA LA ODE INDRA AJAB
NURLISNA YANTI MADE WARNITI
RENI MUHAMMAD ISRAJUDDIN
RISAL GUNAWAN WA ODE SRI WAHYU LESTARI
ADI YUSWANTO HARDIANSYAH

ASISTEN:
IRWAN WAHYUDDIN

kurang. Metode numerik adalah teknik -teknik yang digunakan untuk merumuskan masalah matematika agar dapat diselesaikan han ya dengan operasi hitungan. .Beberapa definisi metode numerik dikemukakan ahli matematika. misalnya metode numerik adalah teknik di mana masalah matematika diformulasikan sedemikian rupa sehingga dapat diselesaikan oleh pengoperasian aritmetika. JURUSAN TEKNIK PERTAMBANGAN FAKULTAS ILMU DAN TEKNOLOGI KEBUMIAN UNIVERSITAS HALU OLEO KENDARI 2017 BAB I PENDAHULUAN 1. masing -masing metode tersebut memiliki karakteristik umum. kali dan bagi . yaitu selalu mencakup sejumlah kalkulasi aritmetika. Terdapat banyak jenis metode numerik. kurang. yang terdiri dari operasi tambah. Latar Belakang Metode Numerik adalah teknik untuk menyelesaikan permasalahan- permasalahan yang diformulasikan secara matematik dengan cara operasi hitungan (arithmetic).1. namun pada dasarnya. kali dan bagi. Jadi metode numerik adalah suatu teknik untuk memformulasikan masalah matematika sehingga dapat diselesaikan dengan operasi aritmetika yang terdiri dari operasi tambah.

Pemograman dengan Matlab’. sehingga sangat dibutuhkan pendalaman materi tentang algotirma dan pemograman. mempersingkat waktu.choleski. Misalnya kita mendapati soal seperti ini: ( 327 = . .ludec dan lusol. Grafik.untuk itu. ludec dan lusol sehingga semua permasalahan matematis atau perhitungan matematis dapat diselesaikan dengan mudah. ). Pemakaian aplikasi MATLAB ini untuk menyelesaikan persamaan linear dengan metode gauss . dan bisa membantu masalah yang sulit dipecahkan. 1. choleski . Para pembaca diharapkan dapat mengerti tentang apa yang di sajikan dalam laporan ini.. Maka dengan mengerjakan soal seperti itu.. kita akan menghabiskan waktu yang lama untuk menyelesaikannya. Matlab bila digunakan pada jenjang Universitas. akan membantu pengerjaan dan akan membutuhkan waktu yang singkat. Dengan aplikasi MatLab. Tujuan Tujuan dari pelaksanaan praktikum adalah untuk menyelesaikan persamaan liner dengan metode gauss. matlab dapat membantu untuk pengerjaan di bidang matematika. Mengingat pentingnya algoritma dan pemograman dalam perhitungan-perhitungan Fisika. Dan untuk itu sangat dibutuhkan pemahaman terhadap proses-proses yang dibutuhkan dalam pemrograman ini.2. penulis membuat laporan ini yang berisikan tentang ‘Matriks dan Magic square.

simulasi. dan pembuatan prototipe.  Pengembangan dan algoritma.  Pemrograman modeling. Sehingga Matlab banyak digunakan pada :  Matematika dan komputansi.  Analisis numerik dan statistik. Skalar.  Analisa data . dan MATLAB juga merupakan suatu bahasa pemrograman matematika lanjutan. optimasi.(sumber. Matlab juga bersifat extensible. ialah sekelompok bilangan yang tersusun 1-dimensi. BAB II LANDASAN TEORI Matlab atau yang kita sebut dengan (Matrix Laboratory) yaitu sebuah program untuk menganalisis dan mengkomputasi data numerik. vektor. dalam arti bahwa seorang pengguna dapat menulis fungsi baru untuk menambahkan pada library. Kemampuan pemrograman yang dibutuhkan tidak terlalu sulit bila kita telah memiliki pengalaman dalam pemrograman bahasa lain seperti C. matrik. ialah suatu bilangan tunggal. Basic maupun C++. http://www. ialah sekelompok bilangan yang tersusun dalam . eksplorasi dan visualisasi. sering kita gunakan untuk teknik komputasi numerik. Matriks. merupakan bahasa pemrograman yang dikembangkan oleh The Mathwork Inc. atau FORTRANMATLAB (Matrix Laboratory) yang juga merupakan bahasa pemrograman tingkat tinggi berbasis pada matriks.mathworks. Matlab yang merupakan singkatan dari Matrix Laboratory. yang hadir dengan fungsi dan karakteristik yang berbeda dengan bahasa pemrograman lain yang sudah ada lebih dahulu seperti Delphi. yang dibentuk dengan dasar pemikiran yang menggunakan sifat dan bentuk matriks. ketika fungsi-fungsi built-in yang tersedia tidak dapat melakukan tugas tertentu. dan matriks.com) Tiga jenis format data di MATLAB. aproksimasi dll. yaitu skalar. Vektor.Dalam MATLAB biasanya disajikan sebagai vektor-baris atau vektor-kolom. yang kita gunakan untuk menyelesaikan masalah-masalah yang melibatkan operasi matematika elemen. PASCAL.

segi-empat 2-dimensi. dan vektor bisa dianggap sebagai matriks 1-dimensi: satu baris – n kolom. 4. Baris nol terletak paling bawah  3.Sebenarnya.   Caranya   dengan   mengubah   persamaan   linear   tersebut   ke dalam matriks teraugmentasi dan mengoperasikannya. Jika suatu baris tidak semua nol. Tanda koma (. dan titik-koma (.didefinisikan dengan kurung siku ( [ ] ) dan biasanya dituliskan baris-per-baris.) untuk memisahkan baris. namun dalam buku ini kita batasi hingga 2-dimensi saja. atau lebih. Di dalam MATLAB. Di MATLAB terdapat pula matriks berdimensi 3. Ini dapat digunakan sebagai salah satu metode  penyelesaian persamaan linear dengan menggunakan   matriks. Ciri ciri Metode Gauss adalah: 1. atau n baris – 1 kolom (matriks 1n atau n1). maka bilangan pertama yang tidak nol adalah 1 (1 utama) 2. Semua perhitungan di MATLAB dilakukan dengan matriks.   Dengan melakukan operasi baris sehingga matriks tersebut menjadi matriks yang baris. semua data bisa dinyatakan sebagai matriks. Skalar bisa dianggap sebagai matriks satu baris – satu kolom (matriks 11). Eliminasi   Gauss adalah   suatu   metode   untuk   mengoperasikan   nilai­nilai   di dalam   matriks   sehingga   menjadi   matriks   yang   lebih   sederhana   lagi. 1 utama baris berikutnya berada dikanan 1 utama baris diatasnya 4. matriks didefinisikan dengan jumlah baris dan kolomnya.) digunakan untuk memisahkan kolom. Setelah menjadi matriks baris. sehingga disebut MATrix LABoratory. Dibawah 1 utama harus nol . lakukan substitusi balik untuk mendapatkan nilai dari variabel­variabel tersebut.2005). Kita juga bisa menggunakan spasi untuk memisahkan kolom dan menekan Enter ke baris baru untuk memisahkan baris (Teguh Widiarsono.

 Ini juga dapat digunakan  sebagai salah satu metode penyelesaian persamaan linear dengan menggunakan  matriks.(sumber: http://arifhidayat659.html) .Eliminasi Gauss­Jordan adalah pengembangan dari eliminasi Gauss yang hasilnya  lebih sederhana lagi.id/2014/04/metode­eliminasi­ gauss­dan­gauss­jordan. Caranya adalah dengan meneruskan operasi baris dari eliminasi  Gauss sehingga menghasilkan matriks yang Eselon­baris.co.blogspot.

 Menghitung nilai b(k) b(k) = b(k) . Algoritma untuk problem shet ke tiga dengan metode lusol yaitu :  Menginput A =[-3 6 -4 .1:k-1)*b(1:k-1).A(j. -1 4 -1 .j) .dot(A(i.1:j-1).j) . dan n = size(A.1:j-1).1:j-1)).j) = sqrt(temp).  Menghitung nilai b(k) . Algoritma Adapun Algoritma dari praktikum acara sistem persamaan linear metode Gauss. L = tril(A) U = L'  Menampilkan nilai (L) dan (U) Display (L) Display (U) a. 9 -8 24 .  Menghitung nilai temp temp = A(j.  A(i.j)=(A(i.dot(A(j. -12 24 -26].j) A(j.1).  Menghitung nilai n n = length(b).1.  Menghitung A(j.A(j. dan b =[-3 65 -42]'. choleski.A(k. 0 -1 4].j). BAB III ALGORITMA DAN FLOWCHART 3.1:j-1)))/A(j.  Menghitung nilai b b = b’. lusol dan Ludec ini yaitu :  Algoritma untuk problem shet pertama dengan metode Gauss adalah sebagai berikut :  Menginput nilai matriks A dan b pada halaman editor di matlab  Mencetak nilai x dan determinan  Algoritma untuk problem shet ke dua dengan metode Choleski yaitu :  Menginput nilai A = [4 -1 0 .

n = size (A.A(k. Flowchart Adapun Algoritma dari praktikum acara sistem persamaan linear metode Gauss. Cetak x. 1 2 3]. b = [1 3/2 3].Choleski. Lusol dan Ludec ini yaitu :  Flowchart metode gauss ini adalah sebagai berikut : Mulai A= vander(3:0.k). det Selesai  Flowchart Choleski adalah sebagai berikut : Mulai A = [1 1 1.2. 1 2 2.k+1:n)*b(k+1:n))/A(k.2:4).1) .  Menampilkan nilai (x) Display (x) 3. b(k) = (b(k) . b= [1 2 3 4 5 ].

j-1).1.j) = sqrt (temp). 9 -8 24.1:j-1)))/A(j.j) x=1 0 0 1 1 0 1 1 1  Flowchart Lusol adalah sebagai berikut : Mulai A = [-3 6 -4. -12 24 -26].j)-dot(A(I. b = [-3 65 -24] .A(j.1:j-1). A(i.0 yes A(j. temp = A(j. A(j.j) – dot (A(j.1:j-1)) no berhent temp<0.j) = (A(i.

k+1:n)*b(k+1:n))/A(k.k) x = 388.2)> yes b = b’ n = length(b) b(k) = b(k) – A(k.2692 87. no berhent size(b.3077 252.1:k-1)*b(1:k-1) b(k) = (b(k) – A(k.9231 .

k) ~= 0 lambda = A(i.lambda*A(k.lambda*b(k).det] = gauss(A. b(i)= b(i) .k+1:n). BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN 4. end x = b. end end end if nargout == 2. Example problem sheet nomor 4 A = [2 -3 -1.2) > 1.A(k.k)/A(k.k+1:n) .k). % USAGE: [x. det = prod(diag(A)).det] = gauss(A.b) % Solves A*x = b by Gauss elimination and computes det(A). A(i.b) if size(b. end % b must be column vector n = length(b). 2 4 -1] .k+1:n)*b(k+1:n))/A(k. for k = 1:n-1 % Elimination phase for i= k+1:n if A(i. 3 2 -5. Hasil  Gauss function [x. end for k = n:-1:1 % Back substitution phase b(k) = (b(k) .k+1:n) = A(i.1.k). b = b'.

00 0.78 0.00.52 -7. -0.b = [3 -9 -5] format long [x.00 9.40 9. 0.33 -7. % USAGE: L = choleski(A) A = [1.734693877551020 det = 49  Choleski function L = choleski(A) % Computes L in Choleski’s decomposition A = LL’.44 -0. n = size(A.36 5.b) A = 2 -3 -1 3 2 -5 2 4 -1 b = 3 -9 -5 x = 0.00].00.142857142857143 1.00 61.36 10.653061224489796 -1.det] = gauss(A.78 28. for j = 1:n .1).52 0. 5.00.

1:j-1)). temp = A(j.dot(A(j.1:j-1).300000000000000 3.j)=(A(i.j). for i = j+1:n A(i. 0 -1 4] A = LUdec(A). -1 4 -1.600000000000000 -2.j) .0 error('Matrix is not positive definite') end A(j.200000000000000 0 0 0 -0.200000000000000 0 0 4.dot(A(i.1:j-1).000000000000000 1.j) .j) = sqrt(temp).800000000000001 0 .1:j-1)))/A(j.A(j. if temp < 0.A(j. L = choleski(A) Check = L*L' % Verify the result A = 4 -1 0 -1 4 -1 0 -1 4 L = 1. end end L = tril(A) Example Problem sheet nomor 7 A = [4 -1 0.

200000000000000 0 0 4.440000000000000 -0. for k =1:n-1 for i =k+1:n if A(i.returnsA=[L\U].360000000000000 5.200000000000000 0 0 0 -0.520000000000000 -7.600000000000000 -2.999999999999998 6.800000000000001 0 0 0 4.1).360000000000000 10.330000000000002 -7.520000000000000 0 -0.000000000000001 L = 1.000000000000000  Ludec function A =LUdec(A) %LUdecompositionofmatrixA.780000000000000 28.300000000000000 3.399999999999999 9.0 .000000000000000 0 0 9.780000000000000 0 5.k) ~= 0. 0 0 4.000000000000001 Check = 1. %USAGE:A=LUdec(A) n = size(A.000000000000000 61.000000000000000 1.999999999999998 6.

0 1. A (i. -4 12 -10] B = [1 0.k+1:n) . 8 -3 10. end end end Example problem sheet nomor 10 A = [4 -3 6. 0 0] A = LUdec(A) det = prod(diag(A)) A = 4 -3 6 8 -3 10 -4 12 -10 B = 1 0 0 1 0 0 A = 4 -3 6 2 3 -2 -1 3 2 det = 24 4.lambda*A(k.k)/A(k. lambda = A(i. A (i.k+1:n) = A(i. Pembahasan .1.k+1:n).k).k) = lambda.

Workspace. pemrograman.2012). Software ini biasanya diaplikasikan pada ilmu komputasi. Command Window Ini adalah pusat dari bagian Matlab. sehingga . Current Directory. berisi data-data kerja matlab. atau n baris – 1 kolom (matriks 1n atau n1). Kita juga bisa melihat dan mengganti variabel di jendela ini (Ahlersten. d.Sebenarnya. Disini. 2012). Pada jendela ini. semua data bisa dinyatakan sebagai matriks. Current Directory Jendela ini hampir sama fungsinya dengan Explorer di Windows. Dikala kita tidak menetapkan variabel. Di MATLAB terdapat pula matriks berdimensi 3. yaitu dapat melihat/mengatur folder-folder ( Ahlersten. atau lebih. Matlab (atau Matrix Laboratorium) adalah software komputer yang mengandung numerikal dan bahasa pemrograman komputer. dan membantu pengerjaan pada bidang matematika. Command History Jendela ini berisi perintah-perintah yang pernah dijalankan sebelumnya pada aplikasi Matlab. 4. Di jendela inilah kita dapat memasukkan nilai-nilai matematika dan melihat hasil prosesnya. Workspace Jendela Workspace menampilkan semua variabel yang tersedia. jendela tidak itu kosong. matriks didefinisikan dengan jumlah baris dan kolomnya. a. c. Pada Matlab. antara lain Command Window. Semua perhitungan di MATLAB dilakukan dengan matriks. b. Di dalam MATLAB. namun dalam buku ini kita batasi hingga 2-dimensi saja. dan vektor bisa dianggap sebagai matriks 1- dimensi: satu baris – n kolom. kita dapat memberi perintah atau command yang berhubungan dengan pengerjaan.2012). dan Command History. Di jendela ini. seperti data pemrograman yang disimpan di suatu folder.Skalar yang bisa dianggap sebagai matriks satu baris – satu kolom (matriks 11). kita memasukkan perintah kepada program apa yang kita ingin lakukan ( Ahlersten. ada beberapa bagian jendela yang penting yang patut diketahui untuk mengoperasikan aplikasi Matlab.

dengan nilai A diketahui. Kemudian. Kemudian.) untuk memisahkan baris.disebut MATrix LABoratory.didefinisikan dengan kurung siku ( [ ] ) dan biasanya dituliskan baris-per-baris. Dimana nilai A = [2. -1 4 -1. memanggil atau mengambil rumus choleski yang telah di masukan kedalam matlab sebelumnya. Tanda koma (. untuk dimasukan kedalam problem set kemudian menyimpan problem set yang pertama dengan dan menekan run dan akan di dapatkan hasil problem set yang pertama yang akan muncul di command window. Untuk menyelesaikan problem shet yang kedua dapat dilakukan dengan memasukan nilai yang diketahui kedalam editor matlab. 0 -1 4]. klik run pada matlab untuk memperoleh nilai x=trial (A). memanggil atau .73 -6. cara penyelesaiannya sama pada problem sheet yang ke dua tetapi pada problem sheet ketiga yang dicari yaitu LUdec(A) dengan nilai A dan b diketahui. cara penyelesaiannya sama pada problem set yang pertama tetapi pada problem shet ketiga yang dicari yaitu nilai x= trial (A). Percobaan kali ini kami melakukan persamaan linear dengan menggunakan metode gauss. -1. Untuk menyelesaikan problem sheet ini dapat dilakukan dengan memasukan nilai yang diketahui kedalam editor matlab.02 -0. guna untuk menyelesaikan problem shet yang kedua.63].43 -4. dan titik-koma (. dan nilai tersebut akan dimunculkan pada command window. Setelah itu.10 1. Problem sheet ketiga yaitu menyelesaikan sistem persamaan linear dengan menggunakan metode ludec.) digunakan untuk memisahkan kolom.pertama kami memasukan problem set yang pertama kedalam editor matlab setelah itu memanggil atau mengambil rumus gauss yang telah di masukan kedalam matlab sebelumnya.98 -8 24. Kita juga bisa menggunakan spasi untuk memisahkan kolom dan menekan Enter ke baris baru untuk memisahkan baris. Kemudian. Dimana nilai A = [4 -1 0. menyimpan problem set yang ketiga dengan mengklik save pada matlab. -12 24 -26] dan b = [0. Problem sheet yang kedua yaitu menyelesaikan sistem persamaan linear dengan menggunakan metode choleski.78.

mengambil rumus ludec yang telah di masukan kedalam matlab sebelumnya. dan nilai tersebut akan dimunculkan pada command window. . lusol maupun ludec dapat diselesaikan lebih mudah dan lebih cepat. BAB V PENUTUP 5. menyimpan problem set yang ketiga dengan mengklik save pada matlab. guna untuk menyelesaikan problem sheet yang ketiga. 5. Kemudian. Saran Saran yang saya berikan dari praktikum kali ini yaitu sebainya praktikan yang tidak bisa di atur atau yang ribut di keluarkan aja agar praktikum kali ini dapat berjalan dengan lancar. Setelah itu. choleski. Kesimpulan Adapun kesimulan yang dapat di ambil dari praktikum kali ini bahwa dalam penyelesaian persamaan linear dengan matriks 3×3 maupun 4×4 dikerjakan dengan menggunakan metode gauss.2.1. klik run pada matlab untuk memperoleh nilai A = Ludec (A).

id/2014/04/metode­eliminasi­gauss­dan­gauss­ jordan.2005.html .co. Tutorial Belajar Matlab : Jakarta http://www. DAFTAR PUSTAKA Teguh Widiarsono.blogspot.com http://arifhidayat659.mathworks.

Related Interests