Muscle of Back

There are two major groups of muscles in the back. The extrinsic back muscles include
superficial and intermediate muscles that produce and control limb and respiratory
movements, respectively. The intrinsic (deep) back muscles include muscles that specifically
act on the vertebral column, producing its movements and maintaining posture.
Extrinsic Back Muscle
 Superficial extrinsic back muscle (trapezius, latissimus dorsi, levator scapulae, and
rhomboids). Merupakan otot yang menghubungkan axial skeleton (vertebral column)
dengan superior appendicular skeleton (pectoral girdle dan humerus).
Peran :
a. menghasilkan dan mengontrol limb movements;
b. nerve supply dari anterior rami cervical nerve dan bertindak pada ektremitas atas;
c. trapezius menerima serat motornya dari saraf kranial, saraf aksesori tulang
belakang (CN XI).
 Intermediate
Serratus posterior superior terletak di bawah rhomboid muscle dan serratus posterior
inferior terletak di bawah latissimus dorsi. Peran dalam nerve supply dari intercostal
nerve.

Intrinsic Back Muscle
Berfungsi dalam mempertahankan postur dan mengontrol pergerakan vertebral column.
 Superficial Layer

 Intermediate Layer .

 Deep Layer and Minor Deep Layer .

.

 Costovertebral joints  Sacro-iliac joints Joint pada vertebral bodies Termasuk symphyses (secondary cartilaginous joints) yang dirancang untuk bantalan dan kekuatan. Epiphyseal rim Komponen IV disc: 1. Terletak di antara C2 – C3 hingga L5 – S1. Melekat pada epiphyseal rim vertebral body. Joints and Ligaments of Vertebral Column Joint atau sendi pada vertebral column termasuk :  Joint pada vertebral bodies  Joint pada vertebral arches  Craniovertebral (atlanto-axial and atlanto-occipital) joints.  Antarvertebral body Terdapat IV disc yang memberikan strong attachments antara vertebral bodies. Anulus Fibrosus (outer part) : fibrous yang tersusun atas concentric lamellae of fibrocartilage. Mengandung pembuluh darah dan sensory innervation. memungkinkan pergerakan dan sebagai shock absorber. . Memfasilitasi limited rotation antar vertebra.

contohnya pada saat fleksi atau ekstensi.  Uncovertebral Joint Menghubungkan uncus vertebra C3/4 – C6/7 dengan permukaan inferolateral vertebra body di atasnya. . 2. Nucleus Pulposus (inner part) : bersifat semifluid sehingga berperan dalam fleksibilitas dan ketahanan IV disc. Avascular. Berada pada lateral dan posterolateral margin IV disc. IV disc dapat mengalami kompresi dan tensi (stretch) pada saat yang bersamaan.

Berperan mencegah hiperekstensi vertebral column. Ciri-ciri: . Memanjang dari pelvic surface of sacrum sampai anterior tubercle of vertebral C1. Berperan dalam gliding movements antar articular process. paling tebal di lumbar region Interspinous Ligament : menghubungkan antara spinous process (root to the apex) . Mencegah hiperfleksi vertebral column. Joints of Vertebral Arch Adalah zygapophisial joints (facet joints) merupakan joint antara superior dan inferior articular process antar vertebrae. panjang. tipis dan luas di cervical region . Accessory Ligaments of Intervertebral Joints Ligamenta Flava : menghubungkan antar lamina dari vertebral arch yang berdekatan.  Posterior Longitudinal Ligament Ligament yang melekat pada IV disc dan aspek posterior dari vertebral body (C2 – sacrum).Ligaments pada Vertebral Bodies  Anterior Longitudinal Ligament Ligamen kuat yang melapisi aspek anterolateral vertebral body dan IV disc. Dilapisi oleh joint capsule. lebih tebal di thoracic region .

Joint ini permitt nodding of the head. and axis. Supraspinous Ligament : menghubungkan antar spinous process (tip) dan bergabung dengan nuchal ligament pada superiornya (memanjang dari C7 – sacrum). Craniovertebral Joints Adalah synovial joint yang tidak memiliki IV disc. Artikulasi yang telibat adalah occipital condyles. Intertransverse Ligament : menghubungkan antar transverse processes. . Atlantooccipital Joint : antara superior articular surfaces dari lateral masses dengan occipital condyle. Atlanto-axial Joint : permit to the head  Medial atlanto-axial joint : antara dens C2 dengan anterior arch of the atlas. 1. 2. atlas.  Lateral atlanto-axial joint : antara inferior facets of the lateral masses of C1 dengan superior facet of C2. Nuchal Ligament : memanjang dari external occipital protuberance hingga spinous processes dari cervical vertebral.