BAB 5

KESIMPULAN DAN SARAN

1.1.Kesimpulan
Asuhan Keperawatan yang diberikan pada pasien Tn.A.R dengan diagnosa medis cidera
kepala sedang dilakukan pada tanggal 16 oktober 2016 di ruang Bougenvil Rumah Sakit
Umum Daerah Abduel Moelok yang diawali dengan pengkajian, diagnosa keperawatan,
perencanaan, implementasi, evaluasi dan pendokumentasian dilakukan pengkajian secara
head to toe. Mulai dari aspek biopsikososial dan spiritual didapatkan hasil pengkajian
yaitu tiga diagnosa keperawatan pada pasien seperti. Resiko ketidakefektifan perfusi
jaringan otak berhubungan dengan trauma kepala, resiko cidera berhubungan dengan
penurunan tingkat kesadaran/gelisah, hambatan mobilitas fisik berhubungan dengan
kerusakan persepsi/kognitif, nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh berhubungan dengan
ketidakmampuan untuk menelan makanan, defisit perawatan diri berhubungan dengan
kelemahan, dan resiko Infeksi.
Perencanaan dirumuskan mengacu kepada perencanaan teoritis dan berdasarkan masalah
keperawatan pada Tn.A.R. rencana keperawatan disusun menurut prioritas masalah
seperti yang tercantum pada diagnosa keperawatan yang muncul.
Implementasi dilakukan berdasarkan rencana yang telah disusun dalam intervensi
keperawatan, dilakukan evaluasi pada masing-masing diagnosa keperawatan untuk
menilai keberhasilan tindakan keperawatan yang diberikan kepada pasien. Masalah
keperawatan dapat diatasi sesuai dengan tujuan, mempertahankan atau meningkatkan
kesadaran klien, mempertahankan kekuatan otat dan ROM sendi (pergerakan sendi
sehingga tidak terjadi kekakuan sendi), mempertahankan lingkungan yang aman dan
nyaman selama di rumah sakit, mengkaji nutrisi, mengkaji tingkat kebersihan, dan
mengkaji tanda-tanda infeksi pada klien.
Hasil evaluasi keperawatan yang didapat setelah melakukan implementasi adalah masalah
ketidakefektifan perfusi jaringan otak tidak teratasi selama 4 hari perawatan, resiko cidera
teratasi sebagian selama 2 hari perawatan, hambatan mobilitas fisik tidak teratasi selama
4 hari perawatan, masalah nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh tidak teratasi selama 4 hari
perawatan, defisit perawatan diri teratasi selama 1 hari perawatan, resiko infeksi tidak
terjadi selama 4 hari perawatan.
Selama melakukan intervensi dan implementasi asuhan keperawatan ditemukan faktor
yang mendukung pelaksanaan asuhan keperawatan pada Tn.A.R. yaitu pihak rumah sakit

1

sehingga dalam memberikan pelayanan tidak hanya mengatasi masalah biologis dan fisiknya saja. 2 .2. Pasien dan keluarga kooperatif sehingga memudahkan dalam melaksanakan implementasi keperawatan. Bagi institusi pendidikan agar meningkatkan bimbingan dalam melaksanakan asuhan keperawatan yang komprehensif khususnya pada pasien dengan cidera kepala serta memperbanyak koleksi buku-buku di perpustakaan sehingga mempermudah mahasiswa yang ingin mencari referensi untuk menyusun tugas akhir. 1. memberikan kepercayaan kepada mahasiswa untuk melakukan tindakan. Bagi perawat hendaknya lebih meningkatkan ilmu pengetahuan (knowledge) dan keterampilan (skill) cara merawat pasien dengan diagnosa medis cidera kepala.Saran Bagi pasien dan keluarga diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan tentang keperawatan pada pasien dengan penyakit cidera kepala dan dapat meningkatkan jalinan hubungan yang kooperatif. peran perawat ruangan sebagai tim sehingga memudahkan dalam proses implementasi keperawatan. tetapi mencakup aspek kehidupan manusia secara biopsikososial dan spiritual yang komprehensif guna meningkatkan proses penyembuhan. Adapun di antaranya faktor yang menjadi kendala dalam melaksanakan asuhan keperawatan yaitu kurangnya pengetahuan dan keterampilan dari mahasiswa yang terbatas sehingga asuhan keperawatan yang diberikan kurang maksimal. Bagi mahasiswa agar selalu terus mengasah dan memperdalam ilmu yang telah di peroleh sehingga dapat bermanfaat di masyarakat dalam pemberian asuhan keperawatan yang komprehensif dan profesional. dan mengevaluasi dengan menggunakan standar asuhan keperawatan pada pasien cidera kepala yang telah ada di rumah sakit.

Volume II Alih Bahasa : Monica E. Wilkinson. Edisi VI. Jakarta : EGC. 2009. 2006. Jakarta : Salemba Medika.. Elsy Dwihapsarai dan Intan Sari Nur Janah. Arif. Buku Ajar Perawatan Cedera Kepala & Stroke untuk Mahasiswa D III Keperawatan. 2008. 2008. Arif. 2002. Nursing Diagnosis Handbook with NIC Intervention and NOC Outcomes. Yogyakarta : Ardana Media. 2008. DAFTAR RUJUKAN Fransisca B. Syahirul Alimi. Keperawatan Kritis Pendekatan Holistik (Critical Care Nursing: A Holistic Approach). Mansjoer. Asuhan Keperawatan pada Klien dengan Gangguan Sistem Persyarafan. Cholik dan Nurhidayat Saiful. & Hudak M. Kapita Selekta Kedokteran. Gallo M. Jilid 2. Asuhan Keperawatan pada Klien dengan Gangguan Sistem Persyarafan. Jakarta: EGC. Nanda. (2013). Harun. Baticaca. Judit M. Rosyidi. Jakarta : Salemba Medika. Alih Bahasa: Widiyawati. Muttaqin. Jakarta : EGC. D Adiyantika dkk. Carolyn. Aplikasi Asuhan Keperawatan Berdasarkan Diagnosa Medis 3 .