ADMINSTRASI KEUR KESEHATAN

No. Dokumen Revisi Halaman 1/1
02.05.8.4/379/2013
1

DITETAPKAN OLEH :
SPO Terbit Tanggal ; Direktur Utama

KUALIFIKASI & 13 Maret 2013
PENDIDIKAN STAF
dr. Agus Bintang Suryadhi, M.Kes
NIP. 19630615 199503 1 004

PENGERTIAN Keur Kesehatan adalah pemeriksaan kesehatan secara fisik maupun psikis
tenaga PNS dan Non PNS oleh Team Penguji Kesehatan Tersendiri sebagai
tindak lanjut laporan terkait kondisi kesehatan Pegawai dari unit kerja yang
bersangkutan.

TUJUAN Agar dapat diketahui kondisi kesehatan PNS yang bersangkutan baik fisik
maupun psikis sebagai bahan untuk evaluasi penempatan tugas dan jenis
pekerjaan yang dapat diberikan.

KEBIJAKAN 1. UU No. 8 tahun 1974 jo Undang – Undang No. 43 tahun 1999 tentang
Pokok – Pokok Kepegawaian.
2. Keputusan Menteri Kesehatan RI Nomor 1676/Menkes/Per/XII/2005,
tanggal 27 Desember 2005 tentang Organisasi dan tata Kerja RSUP
Sanglah Denpasar.

PROSEDUR 1. Laporan ketidakhadiran Tenaga PNS dan Non PNS yang tidak hadir
bekerja dengan alasan sakit, selama dua minggu sampai satu bulan
berturut-turut dengan atau tanpa surat keterangan sakit dari dokter dari
unit kerja yang bersangkutan.
2. Pengajuan usul pelaksanaan keur kesehatan oleh Sub Bagian Umum dan
Kepegawaian kepada Tim Penguji Kesehatan RSUD Kabupaten Badung.
3. Setelah mendapat jadwal untuk Keur, PNS/Non PNS yang bersangkutan
datang langsung ke Poliklinik Filter RSUD Kabupaten Badung, dengan
didampingi oleh staf Urusan Kesejahteraan.
4. Hasil Keur yang berupa catatan bahwa PNS yang bersangkutan layak atau
tidak untuk tetap bekerja di tempat tugasnya atau harus dipensiunkan
dikirim langsung ke Direktur RSUD Kabupaten Badung.
5. Tindak lanjut hasil keur kesehatan oleh Sub Bagian Umum dan
Kepegawaian dan ditembuskan kepada atasan langsung PNS/Non PNS
yang bersangkutan.

UNIT KERJA 1. Sub Bagian Umum dan Kepegawaian RSUD Kabupaten Badung.
2. Instalasi Rawat Jalan RSUD Kabupaten Badung.
3. Instalasi Radiologi RSUD Kabupaten Badung.
4. Seluruh unit kerja di Lingkungan RSUD Kabupaten Badung.

ADMINISTRASI PENGADAAN PEGAWAI NON PNS
No. Dokumen Revisi Halaman 1/1

02.05.1.1/375/2013 1

DITETAPKAN OLEH :
SPO Terbit Tanggal ; Direktur Utama

KUALIFIKASI & 13 Maret 2013
PENDIDIKAN
STAF dr. Agus Bintang Suryadhi, M.Kes
NIP. 19630615 199503 1 004

PENGERTIAN Adalah suatu proses mendapatkan sumber daya manusia untuk memenuhi
kebutuhan dalam rangka pelaksanaan pelayanan di RSUD Kabupaten Badung
melalui Seleksi Non PNS/Kontrak.
TUJUAN Untuk memenuhi kebutuhan SDM sesuai dengan kualifikasi yang dibutuhkan

KEBIJAKAN 1. UU No. 8 tahun 1974 jo Undang-undang no.43 Tahun 1999 tentang Pokok-
Pokok Kepegawaian
2. Undang – Undang Nomor 1 tahun 2004 tentang Perbendaharaan Negara
3. Peraturan Pemerintah RI Nomor 23 tahun 2005 tentang Pola Pengelolaan
Keuangan Badan Layanan Umum (BLU
4. Surat Keputusan Direktur Jendral Pelayanan Medik Depkes RI Nomor 582
tahun 1997, tentang Pola tarif Rumah Sakit Pemerintah
5. Surat Keputusan Menteri Kesehatan RI Nomor 920/MENKES/SK/X/2008
tentang Pedoman Pengelolaan Pegawai Non PNS di RSU BLU di Lingkungan
Direktorat Jenderal Bina Pelayanan Medik
PROSEDUR 1. Usulan kebutuhan SDM dari seluruh unit kerja.
2. Rekap usulan kebutuhan, cek ABK dari unit-unit kerja yang
membutuhkan oleh Sub Bagian Umum dan Kepegawaian.
3. Persetujuan jumlah formasi oleh Direktur.
4. Seleksi administrasi surat lamaran, melakukan pemanggilan kepada
yang dinyatakan lulus administrasi melalui telphone.
5. Menyiapkan soal ujian tulis dan lembar jawaban serta absensi
kehadiran bagi peserta test.
6. Pembacaaan tata tertib ujian tulis sekaligus informasi kepada
peserta tanggal pengumuman kelulusan.
7. Pengumpulan lembar jawaban, pemeriksaan tes tulis dan informasi
kepada kelulusan kepada peserta tes.
8. Koordinasi dengan Instalasi, Bagian/Bidang untuk kesiapan
pelaksanaan test wawancara.
9. Pelaksanaan test wawancara dan informasi waktu pengumuman
kelulusan.
10. Rekapitulasi hasil ujian tulis dan wawancara, pengumuman
kelulusan.
11. Pengarahan oleh Direktur dan Kepala Sub Bagian Umum dan
Kepegawaian tentang kewajiban mengikuti pemeriksaan kesehatan.
12. Koordinasi Sub Bagian Umum dan Kepegawaian dengan Instalasi
Rawat Jalan untuk kesiapan Instalasi melaksanakan pemeriksaan kesehatan.
13. Pengumuman hasil pemeriksaan kesehatan.
14. Sub Bagian Umum dan Kepegawaian menyerahkan nama-nama
calon tenaga kontrak kepada Bagian Diklat RSUD Kabupaten Badung untuk
melaksanakan orientasi.
15. Calon tenaga kontrak yang telah mengikuti orientasi, ditempatkan
pada unit kerja yang mengajukan formasi
16. Calon tenaga kontrak menandatangani SK Kontrak dan membuka
rekening di Bank Pembangunan Daerah Bali.

1. Kepala Sub Bagian Umum dan Kepegawaian RSUD Kabupaten Badung 3.05. Seluruh unit kerja yang ada di Lingkungan RSUD Kabupaten Badung . ADMINISTRASI PENGADAAN PEGAWAI NON PNS No. Sunprog dan Akuntansi RSUD Kabupaten Badung 4. Dokumen Revisi Halaman 2/2 02. Kepala Sub Bagian Keuangan. Direktur RSUD Kabupaten Badung 2.1/375/2013 1 UNIT KERJA 1.

6.1. Direktur Utama KUALIFIKASI & 13 Maret 2013 PENDIDIKAN STAF dr.Rotasi atau perputaran jabatan merupakan suatu bentuk mutasi personal yang dilakukan secara horizontal. Peraturan Pemerintah Nomor 9 Tahun 2003 tentang Wewenang Pengangkatan. Membuka kesempatan persaingan meningkatkan prestasi kerja.Kes NIP. 8 tahun 1974 jo Undang-Undang No. . 5. 4. . Agus Bintang Suryadhi. 9. Mengatur penyebaran pegawai dengan keterampilan khusus sesuai kebutuhan dan kwalifikasi unit kerja.1/377/243 1 DITETAPKAN OLEH : SPO Terbit Tanggal . 3.43 tahun 1999 Tentang Pokok-Pokok Kepegawaian 2. 10.Mutasi merupakan suatu kegiatan rutin untuk melaksanakan prinsip The Right Man In The Right Place. 7. Menjamin terpenuhinya semua jabatan di dalam unit kerja. 8. TUJUAN 1. Memberikan imbalan terhadap prestasi kerja. Dengan demikian mutasi yang dijalankan bertujuan agar pekerjaannya dapat dilakukan secara lebih efektif dan efisien. 19630615 199503 1 004 PENGERTIAN . Dokumen Revisi Halaman 1/2 02. ROTASI DAN MUTASI PEGAWAI DI LINGKUNGAN RSUD KABUPATEN BADUNG No. M. Mengatur penyebaran pegawai berdasar tingkat pendidikan pegawai sesuai dengan kwalifikasi unit kerja. Sebagai upaya pemulihan bagi pegawai yang sedang dalam pengobatan karena sakit KEBIJAKAN 1. Membuka kesempatan mengembangkan karir sesuai jenjang jabatan. Menghilangkan kejenuhan terhadap suatu jabatan / kondisi unit kerja.05. 2. Sebagai pelaksanaan sanksi terhadap pelanggaran. Memenuhi jumlah pegawai sesuai kebutuhan setiap unit kerja. Undang-Undang No.

6.05. Kepala Ruangan. Pemindahan dan Pemberhentian PNS ROTASI DAN MUTASI PEGAWAI DI LINGKUNGAN RSUD KABUPATEN BADUNG No. 5. Dokumen Revisi Halaman 2/2 02. maka Sub Bagian Umum dan Kepegawaian dengan persetujuan Direktur melaksanakan mutasi & rotasi sementara yang dilengkapi dengan surat mutasi dan rotasi mentara dan selanjutnya akan diterbitkan SK Mutasi dan rotasi oleh Sub Bagian Umum dan Kepegawaian. Dalam hal mutasi jabatan yaitu staf yang kemudian beralih menjadi pejabat struktural. Bagi karyawan yang diketahui menderita suatu penyakit setelah dilakukan pemeriksaan kesehatan oleh Tim Pemeriksa Kesehatan RSUD Kabupaten Badung. SK Pengangkatan akan ditandatangani Direktur. Sub Bagian Umum dan Kepegawaian membuat analisa program mutasi & rotasi untuk mengisi kebutuhan staf di seluruh unit kerja di lingkungan RSUD Kabupaten Badung. Untuk kebutuhan yang mendesak. maka atas persetujuan atasan langsung. Setiap pelaksanaan mutasi dan rotasi dilengkapi dengan SK Mutasi yang ditandatangani Direktur. akan dilakukan mutasi atau rotasi ke tempat yang memungkinkan yang bersangkutan melakukan pengobatan serta tidak dibebani . 7. Bagian/Bidang. SPI. Sub Bagian Umum dan Kepegawaian membuat rekapitulasi laporan rencana mutasi dan rotasi yang telah disetorkan oleh unit-unit kerja dan melaporkan kepada Direktur RSUD Kabupaten Badung. Koordinator. maka BKD Diklat Kabupaten Badung menerbitkan SK Menduduki Jabatan Struktural. Instalasi di lingkungan RSUD Kabupaten Badung melaporkan secara tertulis rencana staf yang akan di mutasi atau di rotasi ke unit kerja lain dengan melampirkan penilaian kinerja pegawai yang bersangkutan.1/377/243 1 PROSEDUR 1. 3. Instalasi. Unit maka SK Pengangkatan akan ditandatangani Direktur Utama sedangkan staf yang diangkat dalam jabatan Kepala Unit Pelayanan Keperawatan. Sub Bagian Umum dan Kepegawaian melaksanakan program mutasi & rotasi 2 (dua) kali dalam setahun yakni pada bulan Februari & bulan Agustus. 8. 4. 2.1. sedangkan staf yang beralih menduduki jabatan Kepala Bagian/SMF.

6. KEBIJAKAN 1. UNIT TERKAIT 1. TUJUAN Sebagai acuan penerapan langkah-langkah pemberian kewenangan klinis (Clinical Privilege) kepada staf penunjang medis (radiografer. Peraturan Menteri Kesehatan RI Nomor 161/Menkes/Per/2010 tentang Registrasi Tenaga Kesehatan. 5. Direktur RSUD Kabupaten Badung 2. Direktur RSUD Kabupaten Badung menyeleksi kewenangan klinis yang direkomendasikan oleh Tim Kredensial Profesi Penunjang RSUD Kabupaten Badung. Dokumen Revisi Halaman 1/2 02. 4. 8. Peraturan Menteri Kesehatan RI Nomor 44 Tahun 2009 tentang Rumah Sakit. 2.Kes NIP. fisioterapis. pekerjaan yang dapat mempengaruhi kondisi kesehatannya dan lingkungan tempat kerjanya. 19630615 199503 1 004 PENGERTIAN Adalah hak khusus seorang staf penunjang medis untuk melakukan sekelompok pelayanan penunjang medis tertentu dalam lingkungan RSUD Kabupaten Badung untuk suatu periode waktu tertentu yang dilaksanakan berdasarkan Penugasan Klinis. Kewenangan Klinis dapat ditambah atau dikurangi setelah dilakukan Kredensial. Agus Bintang Suryadhi. asisten apoteker) yang bekerja di RSUD Kabupaten Badung. Keputusan Menteri Kesehatan Nomor 1363/Menkes/SK/XII/2001 tentang Registrasi dan Izin Kerja Fisioterapis. 7. M.05. analis kesehatan. Peraturan Pemerintah Nomor 32 Tahun 1996 tentang Tenaga Kesehatan. perekam medis. 8 tahun 1974 jo Undang-Undang No. terapis wicara. Dalam periode masa berlaku Surat Penugasan Klinis. Direktur RSUD Kabupaten Badung mengeluarkan Surat Penugasan Klinis untuk periode waktu 3 (tiga) tahun. 4. Keputusan Menteri Kesehatan RI Nomor 548/Menkes/Per/V/2007 tentang Registrasi dan Izin Kerja Okupasi Terapis. 2. apoteker. 3. nutrisionis. Keputusan Menteri Kesehatan RI Nomor 357/Menkes/Per/V/2006 tentang Registrasi dan Izin Kerja Radiografer. Bila terdapat tenaga penunjang medis yang telah selesai mengikuti pendidikan . Undang-Undang No. Undang-undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan. PROSEDUR 1.1/346/2013 DITETAPKAN OLEH : SPO Terbit Tanggal . Seluruh unit kerja di Lingkungan RSUD Kabupaten Badung KEWENANGAN KLINIS (CLINICAL PRIVILEGE) TENAGA PENUNJANG MEDIS No. 3. Direktur Utama KUALIFIKASI & 13 Maret 2013 PENDIDIKAN STAF dr. 5. 43 tahun 1999 Tentang Pokok-Pokok Kepegawaian. Tim Kredensial Profesi Penunjang RSUD Kabupaten Badung memberikan rekomendasi kepada Direktur Utama RSUD Kabupaten Badung tentang kewenangan klinis staf penunjang medis setelah melalui proses kredensial.1. okupasi terapis.

b.atau pelatihan untuk menambah kompetensi. c. . Surat Keterangan dari organisasi profesi atau perusahaan peralatan medis selaku penyelenggara terkait pelatihan tersebut. Surat keterangan dari Instalasi terkait yang menyatakan bahwa tenaga tersebut sudah selesai mengikuti pendidikan atau pelatihan. diwajibkan menyerahkan : a. Salinan ijazah atau sertifikat pendidikan atau pelatihan.

Tim Kredensial Profesi Penunjang RSUD Kabupaten Badung memberikan rekomendasi dan mengusulkan penambahan kewenangan klinis terhadap tenaga penunjang medis yang bersangkutan. 9. 8. 11. Dokumen Revisi Halaman 2/2 02. Kepala Instalasi terkait di Lingkungan RSUD Kabupaten Badung 4. Surat Penugasan Klinis yang lama. Kepala Sub Bagian Umum dan Kepegawaian RSUD Kabupaten Badung . Direktur RSUD Kabupaten Badung TERKAIT 2. Bila terdapat tenaga penunjang medis yang melakukan pelanggaran atau kelalaian dalam memberikan pelayanan yang dinilai berdasarkan indikator kinerja staf penunjang medis. UNIT 1. staf penunjang medis yang bersangkutan dapat bekerja sesuai dengan Kewenangan Klinis yang diberikan oleh Direktur Utama RSUD Kabupaten Badung.1/346/2013 6. Direktur Utama dapat meminta Tim Kredensial Profesi Penunjang RSUD Kabupaten Badung untuk melakukan rekredensial. Setelah dikeluarkan Surat Penugasan Klinis yang baru. KEWENANGAN KLINIS (CLINICAL PRIVILEGE) TENAGA PENUNJANG MEDIS No. 10 Direktur Utama mengeluarkan Surat Penugasan Klinis yang baru dan mencabut . 7. ditujukan kepada Direktur RSUD Kabupaten Badung.1. ditujukan kepada Direktur RSUD Kabupaten Badung.05. Tim Kredensial Profesi Penunjang RSUD Kabupaten Badung memberikan rekomendasi dan mengusulkan pengurangan kewenangan klinis terhadap tenaga penunjang medis tersebut. Ketua Tim Kredensial Profesi Penunjang RSUD Kabupaten Badung 3. Dilakukan rekredensial oleh Tim Kredensial Profesi Penunjang RSUD Kabupaten Badung.

Undang-Undang No. fisioterapis. analis kesehatan. Peraturan Pemerintah Nomor 32 Tahun 1996 tentang Tenaga Kesehatan 4. 4. apoteker. UNIT TERKAIT 1. 5. Keputusan Menteri Kesehatan RI Nomor 357/Menkes/Per/V/2006 tentang Registrasi dan Izin Kerja Radiografer PROSEDUR 1. perekam medis. nutrisionis. terapis wicara. Undang-undang Nomor 23 Tahun 1992 tentang Kesehatan 3. Kepala Sub Bagian Umum dan Kepegawaian RSUD Kabupaten Badung .1/345/2013 1 DITETAPKAN OLEH : SPO Terbit Tanggal . Peraturan Menteri Kesehatan RI Nomor 161/Menkes/Per/2010 tentang Registrasi Tenaga Kesehatan 6. Direktur Utama KUALIFIKASI & 13 Maret 2013 PENDIDIKAN STAF dr. M. Proses administrasi di Sub Bagian Umum dan pengusulan ke Tim Kredensial Profesi Penunjang RSUD Kabupaten Badung. okupasi terapis. KEBIJAKAN 1. Ketua Tim Kredensial Profesi Penunjang RSUD Kabupaten Badung 3.1. ADMINISTRASI PENGUSULAN KREDENSIAL TENAGA PENUNJANG MEDIS No.05. Kepala Instalasi terkait di Lingkungan RSUD Kabupaten Badung 4. Dokumen Revisi Halaman 1/1 02. Keputusan Menteri Kesehatan RI Nomor 548/Menkes/Per/V/2007 tentang Registrasi dan Izin Kerja Okupasi Terapis 8. Rekomendasi dari Tim Kredensial Profesi Penunjang RSUD Kabupaten Badung. Keputusan Menteri Kesehatan Nomor 1363/Menkes/SK/XII/2001 tentang Registrasi dan Izin Kerja Fisioterapis 7.Kes NIP. Agus Bintang Suryadhi. asisiten apoteker) di setiap Instalasi disesuaikan dengan hasil analisis dan rencana kebutuhan dari Instalasi terkait. Lamaran kepada Direktur RSUD Kabupaten Badung. Peraturan Menteri Kesehatan RI Nomor 44 Tahun 2009 tentang Rumah Sakit 5. 8 tahun 1974 jo Undang-Undang No. Proses penerbitan Clinical Privilege oleh Tim Kredensial Profesi Penunjang RSUD Kabupaten Badung & berkoordinasi dengan Instalasi terkait di Lingkungan RSUD Kabupaten Badung. 19630615 199503 1 004 PENGERTIAN Adalah salah satu proses dalam rangkaian rekrutmen tenaga Penunjang Medis di Rumah Sakit sesuai kebutuhan tenaga profesi penunjang tersebut TUJUAN Untuk mengisi kebutuhan tenaga penunjang medis (radiografer. 2. 43 tahun 1999 Tentang Pokok-Pokok Kepegawaian 2. Direktur RSUD Kabupaten Badung 2. 3. Penerbitan SPMT oleh Sub Bagian Umum dan Kepegawaian RSUD Kabupaten Badung.

ADMINSTRASI KEUR KESEHATAN BAGI PNS YANG SAKIT No. Peraturan Menteri Kesehatan RI Nomor 1676/Menkes/Per/XII/2005. TUJUAN Agar dapat diketahui kondisi kesehatan PNS yang bersangkutan baik fisik maupun psikis khususnya untuk menempatan dan kelancaran tugas yang bersangkutan KEBIJAKAN 1. Direktur Utama KUALIFIKASI & PENDIDIKAN STAF dr. Dokumen Revisi Halaman 1/1 02. Hasil Keur yang berupa catatan bahwa PNS yang bersangkutan layak atau tidak untuk tetap bekerja di tempat tugasnya atau harus dipensiunkan.Kes NIP. 2.8.4/378/2013 ……………. 8 tahun 1974 jo Undang – Undang No. Urusan Kesejahteraan menindaklanjuti hasil Keur tersebut ke Urusan lain terkait di Sub Bagian Umum dan Kepegawaian. 2. Usulan Keur lalu dikirimkan ke Team Penguji Kesehatan Tersendiri di RSUD Kabupaten Badung. selama dua minggu sampai satu bulan berturut-turut dengan surat keterangan sakit dari dokter maupun tanpa surat keterangan dokter diusulkan untuk di keur oleh Sub Bagian Umum dan Kepegawaian.00. Agus Bintang Suryadhi. PNS yang bersangkutan datang langsung ke Poli Filter RSUD Kabupaten Badung. 5. Tenaga PNS yang tidak hadir bekerja dengan alasan sakit. UU No. 43 tahun 1999 tentang Pokok – Pokok Kepegawaian. Setelah mendapat jadwal untuk Keur. M. . DITETAPKAN OLEH : SPO Tanggal Terbit . 4. 19630615 199503 1 004 PENGERTIAN Keur Kesehatan adalah pemeriksaan kesehatan secara menyeluruh bagi PNS yang sakit secara fisik maupun psikis oleh suatu Team Penguji Kesehatan Tersendiri. 3. tanggal 27 Desember 2005 tentang Organisasi dan tata Kerja RSUP Sanglah Denpasar PROSEDUR 1. UNIT KERJA Seluruh unit kerja yang ada di Lingkungan RSUD Kabupaten Badung.

Tujuan Untuk memberikan kesejahteraan kepada Pegawai Negeri Sipil atas prestasi dan pengabdiannya sebagai Pegawai Negeri Sipil sesuai dengan peraturan yang berlaku. Pengiriman berkas usul Kenaikan Pangkat Unit Terkait Direktur RSUD Kabupaten Badung Para Pejabat Struktural di Lingkungan RSUD Kabupaten Badung Kepala Instalasi di Lingkungan RSUD Kabupaten Badung Kepala SMF di Lingkungan RSUD Kabupaten Badung .Kes NIP. Kenaikan pangkat bagi PNS yang menemukan penemuan baru yang bermanfaat bagi Negara f. Entry dan Usulan Kenaikan Pangkat Online 4. Kenaikan pangkat bagi PNS yang menduduki Fungsional tertentu c. 12 tahun 2002 tentang Perubahan Atas Peraturan Pemerintah No. Kebijakan 1. 2. Agus Bintang Suryadhi. 43 tahun 1999 tentang Pokok- Pokok Kepegawaian. Kenaikan pangkat bagi PNS yang memperoleh Surat Tanda Tamat Belajar/Ijasah 3) Kenaikan Pangkat Anumerta 4) Kenaikan Pangkat Pengabdian 3. 8 tahun 1974 Jo Undang Undang No. 99 tahun 2000 tentang Kenaikan Pangkat Pegawai Negeri Sipil. Direktur Utama KUALIFIKASI & 13 Maret 2013 PENDIDIKAN STAF dr. UU No. Membuat perencanaan kenaikan pangkat bagi Pegawai Negeri sipil periode April dan Oktober. ADMINISTRASI USULAN KENAIKAN PANGKAT No. Pengumpulan berkas dan memeriksa kelengkapan berkas sesuai dengan jenis Kenaikan Pangkat masing-masing : 1) Reguler 2) Pilihan : a. 19630615 199503 1 004 Pengertian Kenaikan Pangkat adalah penghargaan yang diberikan atas prestasi kerja dan pengabdian Pegawai Negeri Sipil yang bersangkutan terhadap Negara. Selain itu. Kenaikan pangkat bagi PNS yang menunjukan prestasi kerja luar biasa e. kenaikan pangkat juga dimaksudkan sebagai dorongan kepada Pegawai Negari Sipil untuk lebih meningkatkan prestasi kerja dan pengabdiannya. M.05.1. Prosedur 1. 2. Kenaikan pangkat bagi PNS yang menduduki Jabatan Struktural b. DITETAPKAN OLEH : SPO Terbit Tanggal . Dokumen Revisi Halaman 1/1 02. Kenaikan pangkat bagi PNS yang menduduki Jabatan tertentu d.1/381/2013 ……………. Peraturan Pemerintah RI No.

Mengumpulkan berkas-berkas serta mengirimkannya melalui ekspedisi ke BKN Denpasar. Keputusan Menteri Kesehatan RI Nomor 1243/SK/Menkes/VIII/2005 tanggal 12 Agustus 2005.05. UU No.05/382/243 ……………. Dokumen Revisi Halaman 1/1 02. M. DITETAPKAN OLEH : SPO Terbit Tanggal . 2. Memproses data-data tersebut serta membuatkan surat pengantar yang disahkan oleh Direktur. 2. Memanggil para PNS yang akan diusulkan karpegnya untuk melengkapi berkas-berkas usul karpeg. Mencatat dalam buku monitoring data-data PNS yang diusulkan . 19630615 199503 1 004 PENGERTIAN Kartu Pegawai Negeri Sipil adalah : kartu tanda pengenal yang harus dimiliki oleh seorang Pegawai Negeri Sipil sebagai bukti bahwa yang bersangkutan berstatus sebagai PNS. TUJUAN Sebagai salah satu bukti fisik dalam memperlancar urusan administrasi kepegawaian KEBIJAKAN 1. 09 Tahun 2001 tanggal 17 April Tahun 2001 PROSEDUR 1. 4. tentang Penetapan eks 13 RS Perjan menjadi UPT Depkes dengan menerapkan PPK BLU 3. Direktur Utama KUALIFIKASI & 13 Maret 2013 PENDIDIKAN STAF dr. 8 tahun 1974 jo Undang – Undang No. ADMINISTRASI KARTU PEGAWAI ( KARPEG ) No. Agus Bintang Suryadhi.Pokok Kepegawaian. Keputusan Kepala Badan Kepegawaian ( BKN ) No.Kes NIP. 5. Mengumpulkan data PNS yang akan diusulkan karpegnya untuk melengkapi berkas-berkas usul karpeg. UNIT KERJA BKN Denpasar Tembusan ke Depkes RI Seluruh unit kerja yang ada di Lingkungan RSUD Kabupaten Badung . 3. 43 tahun 1999 tentang : Pokok . Peraturan Pemerintah RI Nomor 23 tahun 2005 tentang Pola Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum (BLU) 4.

3. 43 tahun 1999 tentang Pokok – Pokok Kepegawaian. 4.Kes NIP. 2. tentang Penetapan eks 13 RS Perjan menjadi UPT Depkes dengan menerapkan PPK BLU 3. Mengumpulkan data PNS yang akan diusulkan dalam pembuatan Karis Karsu. Dokumen Revisi Halaman 1/1 02. Mencatat dalam buku monitoring data-data PNS yang diusulkan. M. Keputusan Menteri Kesehatan RI Nomor 1243/SK/Menkes/VIII/2005 tanggal 12 Agustus 2005. ADMINISTRASI KARIS KARSU No. 5.05/382/2013 ……………. 19630615 199503 1 004 PENGERTIAN Kartu Suami-Istri Pegawai Negeri Sipil adalah Kartu yang wajib dimiliki oleh suami atau istri sebagai bukti bahwa yang bersangkutan memang benar sebagai suami / istri dari seorang Pegawai Negeri Sipil. UU No. Memanggil para PNS yang akan diusulkan Karis Karsunya untuk melengkapi berkas-berkas usulan. DITETAPKAN OLEH : SPO Terbit Tanggal . Direktur Utama KUALIFIKASI & 13 Maret 2013 PENDIDIKAN STAF dr. 8 tahun 1974 jo Undang – Undang No. KEBIJAKAN 1. Agus Bintang Suryadhi. TUJUAN Sebagai salah satu bukti fisik dalam memperlancar urusan administrasi kepegawaian. 2. Peraturan Pemerintah RI Nomor 23 tahun 2005 tentang Pola Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum (BLU) PROSEDUR 1.05. Mengumpulkan berkas-berkas serta mengirimkannya melalui ekspedisi ke BKN Regional X di Denpasar UNIT KERJA BKN Denpasar Tembusan ke Depkes RI Seluruh unit kerja yang ada di Lingkungan RSUD Kabupaten Badung . Memproses data-data tersebut serta membuatkan surat pengantar yang disahkan oleh Direktur SDM dan Pendidikan.

43 tahun 1999 tentang Pokok- Pokok Kepegawaian. tanggung jawab. 3. Para Pejabat Struktural di Lingkungan RSUD Kabupaten Badung 3. Tentang Tenaga Kesehatan. 4. PP Nomor 32 Tahun 1996. Tambahan Lembaran Negara Nomor 3547 ). 2. 2. Memeriksa kelengkapan DUPA K golongan III ke bawah yang akan ditetapkan Angka Kreditnya di RSUD Kabupaten Badung. Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Nomor PER/60/M. 19630615 199503 1 004 Pengertian 1. Dokumen Revisi Halaman 1/1 02.Kes NIP. Tujuan 1. Kepala SMF di Lingkungan RSUD Kabupaten Badung 5. 8 Tahun 1974 jo. Peraturan Pemerintah Nomor 16 Tahun 1994 tentang Jabatan Fungsional Pegawai Negeri Sipil ( Lembaran Negara Tahun 1994 Nomor 22.05. M. 3. Agus Bintang Suryadhi. Undang-Undang No. U U No. Prosedur 1. Menerima / memeriksa kelengkapan DUPAK golongan IV ke atas yang akan dikirim ke Sekretariat Direktorat Jenderal Bina Pelayanan Medik Depkes RI. Kepala Instalasi di Lingkungan RSUD Kabupaten Badung 4. DITETAPKAN OLEH : SPO Terbit Tanggal . Melengkapi berkas usulan Pengangkatan dan Kenaikan Jabatan Fungsional yang akan dikirim ke Biro Kepegawaian Sekretariat Jenderal Depkes RI. wewenang dan hak seorang Pegawai Negeri Sipil dalam rangka menjalankan tugas pokok dan fungsi keahlian dan/ atau keterampilan untuk mencapai tujuan organisasi. Unit Terkait 1. 4. Untuk memberikan kesejahteraan kepada Pegawai Negeri Sipil atas pekerjaan terus menerus selama memangku jabatan fungsional. Memeriksa / memproses berkas Penetapan Angka Kredit golongan II. Untuk mempercepat proses kenaikan jabatan dan kenaikan pangkat. 2. ADMINISTRASI USUL JABATAN FUNGSIONAL DAN ANGKA KREDIT No. Jabatan Fungsional adalah kedudukan yang menunjukan tugas.1. Seluruh Unit Kerja yang ada di Lingkungan RSUD Kabupaten Badung . 5. Entri DUPAK yang nilai kreditnya memenuhi syarat untuk kenaikan jabatan dan kenaikan pangkat. Direktur RSUD Kabupaten Badung 2. Direktur Utama KUALIFIKASI & 13 Maret 2013 PENDIDIKAN STAF dr. IV sebagai persyaratan pengangkatan dan kenaikan jabatan fungsional. III. 2.PAN/6/2005 tentang Perubahan Atas Ketentuan Lampiran I dan atau lampiran II Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Tentang Jabatan Fungsional dan Angka Kreditnya. Kebijakan 1. Angka Kredit adalah satuan nilai dari tiap butir kegiatan dan atau akumulasi nilai butir-butir kegiatan yang harus dicapai oleh pejabat fungsional dalam rangka pembinaan karier kepangkatan dan jabatannya. 6. Keputusan Presiden Nomor 87 Tahun 1999 tentang Rumpun Jabatan Fungsional Pegawai Negeri Sipil 5. Menerima berkas DUPAK yang akan dikirim oleh Tim Penilai Angka Kredit RSUD Kabupaten Badung.1/383/2013 …………….

masa kerja. Sub Bagian Umum dan Kepegawaian. ADMINISTRASI INDEX No. tentang Penetapan eks 13 RS Perjan menjadi UPT Depkes dengan menerapkan PPK BLU 4. volume beban kerja.Kes NIP. UU No. Direktur RSUD Kabupaten Badung 2. dan volume kerja.1.05. 8 tahun 1974 jo Undang-undang no. Rekapitulasi yang telah dikerjakan dan disetujui oleh Ka. direkap index dalam penghitungan nilai sesuai dengan golongan. selanjutnya diserahkan ke Team Inti Index untuk diperiksa kebenarannya. Keuangan dan Akuntansi RSUD Kabupaten Badung 6. KEBIJAKAN 1. Peraturan Pemerintah RI Nomor 23 tahun 2005 tentang Pola Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum (BLU) 5. 2. Dokumen Revisi Halaman 1/1 02. 3. Kepala Sub Bagian Sunprog. Kepala Sub Bagian Umum dan Kepegawaian RSUD Kabupaten Badung 5. Undang – Undang Nomor 1 tahun 2004 tentang Perbendaharaan Negara 3. Direktur Utama KUALIFIKASI & 13 Maret 2013 PENDIDIKAN STAF dr. tentang Pola tarif Rumah Sakit Pemerintah. 19630615 199503 1 004 PENGERTIAN Indek adalah standarisasi pembagian jasa pelayanan kepada pegawai CPNS dan PNS yang dihitung berdasarkan golongan.43 Tahun 1999 tentang Pokok- Pokok Kepegawaian 2. masa kerja.1/384/2013 ……………. DITETAPKAN OLEH : SPO Terbit Tanggal . M. UNIT KERJA 1. dan volume kerja oleh kaur kesra. Bagi Pegawai Negeri Sipil perubahan index berdasarkan perubahan golongan. volume beban kerja. volume kerja. Seluruh unit kerja yang ada di Lingkungan RSUD Kabupaten Badung . Team Inti Index RSUD Kabupaten Badung 4. Selanjutnya diserahkan ke bagian Perbendaharaan untuk diproses. volume tanggung jawab. volume beban kerja. volume tanggung jawab. Kepala Bagian Tata Usaha RSUD Kabupaten Badung 3. PROSEDUR 1. Setiap Pegawai yang sudah memiliki SK CPNS. Surat Keputusan Direktur Jendral Pelayanan Medik Depkes RI Nomor 582 tahun 1997. masa kerja aktif. Keputusan Menteri Kesehatan RI Nomor 1243/SK/Menkes/VIII/2005 tanggal 12 Agustus 2005. Agus Bintang Suryadhi. volume tanggung jawab. 4. TUJUAN Untuk dapat dipakai sebagai pedoman dan panduan dalam penghitungan nilai jasa pelayanan bagi karyawan.

Direktur Utama KUALIFIKASI & 13 Maret 2013 PENDIDIKAN STAF dr. M. Penilaian. 8 Tahun 1974 jo Undang-Undang No. UNIT TERKAIT 1. Seluruh Unit Kerja yang ada di Lingkungan RSUD Kabupaten Badung . TUJUAN Untuk memperoleh bahan-bahan pertimbangan yang obyektif dalam pembinaan Pegawai Negeri Sipil berdasarkan sistem karier dan sistem prestasi kerja. Agus Bintang Suryadhi. Edaran Form Pra DP3 kepada Pejabat Penilai (Atasan Langsung). DAFTAR PENILAIAN PELAKSANAAN PEKERJAAN (DP3) PEGAWAI NEGERI SIPIL No. 2. f.Staf yang bekerja pada SMF & Instalasi Nilai DP3 diberikan oleh Kepala Bagian/SMF dan Kepala Instalasi sedangkan DP3 ditandatangani oleh pejabat struktural yang ada pada Direktorat yang membawahi SMF dan Instalasi tsb. Koreksi dan Pembuatan DP3 oleh Atasan Langsung dan atau Pejabat penilai. PROSEDUR Membuat dan Pendistribusian Daftar Penilaiaan Pelaksanaan Pekerjaan ( DP3) Pegawai Negeri Sipil. Diteruskan kepada Pegawai yang dinilai untuk mendapatkan tanggapan atas penilaian (keberatan atau tidak). Penandatanganan DP3 oleh atasan langsung dan atau Pejabat Penilai. b. . e. Penandatanganan DP3 dengan hierarki sebagai berikut : . Penandatanganan DP3 oleh Pegawai yang dinilai. sedangkan pejabat eselon III menandatangani pada kolom Atasan Pejabat Penilai.1/385/2013 1 DITETAPKAN OLEH : SPO Terbit Tanggal . g. sebagai bahan evaluasi dan penilaian kinerja PNS. a.Kes NIP.Staf yang bekerja pada Bagian/Bidang Nilai DP3 dan penandatanganan pada kolom Pejabat Penilai oleh Pejabat Eselon IV sesuai dengan hirarki kepangkatan. Kepala SMF di Lingkungan RSUD Kabupaten Badung 5. d. c. Dokumen Revisi Halaman 1/1 02. Peraturan Pemerintah Nomor 10 tahun 1979 tentang Penilaian Pelaksanaan Pekerjaan Pegawai Negeri Sipil. Direktur RSUD Kabupaten Badung 2. 19630615 199503 1 004 PENGERTIAN Daftar Penilaian Pelaksanaan Pekerjaan (DP3) Pegawai Negeri Sipil adalah Penilaian secara periodik pelaksanaan pekerjaan seorang Pegawai Negeri Sipil. Pejabat eselon IV menandatangani pada kolom Pejabat Penilai sesuai dengan hirarki kepangkatan.1.05. Pengetikan dan Pendistribusian DP3 oleh Sub Bagian Umum dan Kepegawaian. Para Pejabat Struktural di Lingkungan RSUD Kabupaten Badung 3. KEBIJAKAN 1. Tambahan Lembaran Negara Nomor 3134). (Lembaran Negara Tahun 1979 Nomor 17. Undang-Undang No. sedangkan pejabat eselon III menandatangani pada kolom Atasan Pejabat Penilai. Kepala Instalasi di Lingkungan RSUD Kabupaten Badung 4. 43 tahun 1999 Tentang Pokok-Pokok Kepegawaian.

Direktur Utama KUALIFIKASI & 13 Maret 2013 PENDIDIKAN STAF dr. TUJUAN Untuk memperoleh bahan-bahan pertimbangan yang obyektif dalam pembinaan Tenaga Non PNS berdasarkan sistem karier dan sistem prestasi kerja.43 tahun 1999 Tentang Pokok-Pokok Kepegawaian. Tambahan Lembaran Negara Nomor 3134). Penilaian oleh Atasan Langsung. Edaran Form DP3 Ke Pejabat Penilai (Atasan Langsung). KEBIJAKAN 1.05. proses verifikasi oleh SDM untuk penerbitan SK Pemberhentian sebagai tenaga Non PNS/Kontrak. Kepala SMF di Lingkungan RSUD Kabupaten Badung 5. DAFTAR PENILAIAN PELAKSANAAN PEKERJAAN ( DP3 ) PEGAWAI NON PNS No. PROSEDUR a. c. ( Lembaran Negara Tahun 1979 Nomor 17. 2. 19630615 199503 1 004 PENGERTIAN Daftar Penilaian Pelaksanaan Pekerjaan (DP3) Pegawai Non PNS adalah penilaian secara periodik pelaksanaan pekerjaan seorang Pegawai Non PNS. untuk memperoleh bahan-bahan pertimbangan yang obyektif dalam pembinaan Pegawai Non PNS sekaligus sebagai dasar pertimbangan untuk kelanjutan status kepegawaian yang bersangkutan. Peraturan Pemerintah Nomor 10 tahun 1979 tentang Penilaian pelaksanaan pekerjaan Pegawai Negeri Sipil. Direktur RSUD Kabupaten Badung 2. Seluruh Unit Kerja yang ada di Lingkungan RSUD Kabupaten Badung . M. Undang-Undang No.8 tahun 1974 jo Undang-Undang No.Kes NIP.1. Penandatanganan & rekomendasi DP3 oleh Atasan Langsung.1/386/2013 1 DITETAPKAN OLEH : SPO Terbit Tanggal . Kepala Instalasi di Lingkungan RSUD Kabupaten Badung 4. Dokumen Revisi Halaman 1/1 02. UNIT TERKAIT 1. rekomendasi tidak baik/tidak direkomendasi untuk ditingkatkan status atau dilanjutkan sebagai tenaga Non PNS. Para Pejabat Struktural di Lingkungan RSUD Kabupaten Badung 3. d. Rekomendasi baik. DP3 diarsipkan dalam bendel. Agus Bintang Suryadhi. b.

43 tahun 1999 Tentang Pokok-Pokok Kepegawaian. 19630615 199503 1 004 PENGERTIAN Hasil kerja secara kualitas dan kuantitas yang dicapai oleh seseorang pegawai dalam melaksanakan tugasnya sesuai dengan tanggung jawab yang diberikan kepadanya. baik yang terkait dengan pencapaian target indikator kinerja maupun pemenuhan kompetensi. Sub Bagian Umum dan Kepegawaian RSUD Kabupaten Badung 5. Agus Bintang Suryadhi. Dokumen Revisi Halaman 1/1 02.05. Para penilai memberikan umpan balik kepada pemegang jabatan dan atasannya dengan tujuan memotivasi untuk lebih meningkatkan kinerja apabila terjadi penurunan kinerja atau melanjutkan dan meningkatkan kinerja di atas yang telah dicapai. Para penilai melakukan evaluasi terhadap pencapaian target indikator kinerja dan atau pemenuhan kompetensi. g. f. Sub Bagian Umum dan Kepegawaian menetapkan pihak-pihak yang menjadi penilai kinerja pemegang jabatan bersangkutan. Direktur Utama KUALIFIKASI & 13 Maret 2013 PENDIDIKAN STAF dr. SK Direktur Utama RSUP Sanglah Denpasar Nomor Tahun tentang Rencana Strategis RSUP Sanglah Denpasar PROSEDUR a. KEBIJAKAN 1. b. Para penilai dan pemegang jabatan menyepakati hasil penilaian kinerja dalam bentuk nilai kuantitatif. Kabid/Kasi di Lingkungan RSUD Kabupaten Badung 3. d. Panitia Kredensial Profesi Penunjang Medik RSUD Kabupaten Badung 6. 2. Direktur RSUD Kabupaten Badung 2. Pemegang jabatan dan atasannya menyepakati target kinerja yang harus dicapai dan tingkat kemahiran kompetensi yang harus dipenuhi.1. Pemegang jabatan dan para penilai menyepakati jadwal pelaksanaan penilaian kinerja. 3. M. Komite Keperawatan RSUD Kabupaten Badung 4. Tambahan Lembaran Negara Nomor 3134).1/387/2013 DITETAPKAN OLEH : SPO Terbit Tanggal . Undang-Undang No. Masing-masing pemegang jabatan dan atasannya menentukan indikator kinerja jabatan tersebut dan kompetensi yang dipersyaratkan.Kes NIP. Peraturan Menteri Kesehatan RI Nomor Tahun tentang Struktur Organisasi dan Tata Hubungan Kerja 4. Seluruh unit kerja di Lingkungan RSUD Kabupaten Badung . Peraturan Pemerintah Nomor 10 tahun 1979 tentang Penilaian pelaksanaan pekerjaan Pegawai Negeri Sipil (Lembaran Negara Tahun 1979 Nomor 17. UNIT TERKAIT 1. c. e. 8 tahun 1974 jo Undang-Undang No. TUJUAN Untuk mengetahui pencapaian atau pemenuhan standar kinerja pegawai dan memberikan umpan balik yang dianggap perlu untuk mengatasi penurunan kinerja. PENILAIAN KINERJA PEGAWAI No.

6. . No. No. Seluruh unit kerja yang ada di Lingkungan RSUD Kabupaten Badung. M. larangan dan sanksi apabila kewajiban tidak ditaati atau larangan dilanggar oleh tenaga CPNS. Dokumen Revisi Halaman 1/1 02.05.Kes NIP. SPI RSUD Kabupaten Badung. Pembuatan Berita Acara Pemeriksaan oleh Sub Bagian Umum dan Kepegawaian. 30 tahun 1980 jo PP Nomor 53 Tahun 2010 tentang peraturan Disiplin PNS. 5. 32 tahun 1979 tentang Penghentian PNS. TUJUAN Sebagai acuan dalam penegakan disiplin seluruh pegawai. 19630615 199503 1 004 PENGERTIAN Peraturan Disiplin adalah Peraturan yang mengatur kewajiban. 5.1/388/2013 1 DITETAPKAN OLEH : SPO Terbit Tanggal . KEBIJAKAN 1. UNIT KERJA 1. Pemanggilan secara tertulis oleh Sub Bagian Umum dan Kepegawaian.1. PROSEDUR 1. Laporan tertulis dari atasan langsung dengan dilengkapi hasil pembinaan. 2. 3. PP. 3. PP. Agus Bintang Suryadhi. 4 tahun 1966 tentang Pemberhentian Sementara PNS. Kabid/Kasi di Lingkungan RSUD Kabupaten Badung. Direktur Utama KUALIFIKASI & 13 Maret 2013 PENDIDIKAN STAF dr. 4. 3. Direktur RSUD Kabupaten Badung. 2. Laporan Hasil Pemeriksaan kepada Direktur sekaligus analisa jenis sanksi yang layak dijatuhkan kepada pegawai yang melanggar ketentuan tentang disiplin pegawai. sanksi dijatuhkan oleh Direktur setelah mendapat kajian untuk jenis sanksi dari Sub Bagian Umum dan Kepegawaian. Peraturan Pemerintah RI No. Non PNS. Laporan ke Inspektorat Kabupaten Badung dan tembusan ke BKD Diklat Kabupaten Badung untuk jenis sanksi yang akan dijatuhkan bagi tenaga PNS yang indisipliner. Ka. Sub Bagian Umum dan Kepegawaian RSUD Kabupaten Badung. 4. PNS. Bagi tenaga Non PNS. ADMINISTRASI PENJATUHAN SANKSI DISIPLIN No. 2.

3. KEBIJAKAN 1.1. c. M. Peraturan Pemerintah No. 2. 8. 24 Tahun 1976 Tentang : Cuti Pegawai Negeri Sipil. 8 tahun 1974 jo Undang-undang No. Surat Edaran Kepala Badan Kepegawaian Negara ( BKN ) No. Direktur Utama KUALIFIKASI & 13 Maret 2013 PENDIDIKAN STAF dr. . Diketahui/disetujui oleh atasan langsungnya. Pegawai Negeri Sipil berhak atas Cuti Tahunan setelah bekerja sekurang. UU No.1/389/2013 1 DITETAPKAN OLEH : SPO Terbit Tanggal . Diproses di Sub Bagian Umum dan Kepegawaian. Sub. 7. Direktur RSUD Kabupaten Badung. Agus Bintang Suryadhi. d. UNIT TERKAIT 6. . Cuti tahunan lamanya 12 hari kerja. ADMINISTRASI CUTI TAHUNAN No. Bagian Umum dan Kepegawaian RSUD Kabupaten Badung.Kes NIP. b. . Disetujui oleh Direktur. 43 Tahun 1999 Tentang : Pokok-Pokok Kepegawaian. Cara pengambilan cuti tahunan adalah sebagai berikut : a. 19630615 199503 1 004 PENGERTIAN Cuti Tahunan adalah keadaan tidak masuk bekerja yang diijinkan oleh pimpinan kepada CPNS dan PNS yang telah bekerja secara terus menerus selama 1 (satu) tahun dalam jangka waktu 12 hari kerja TUJUAN Untuk menjamin kesegaran jasmani dan rohani serta untuk kepentingan Pegawai Negeri Sipil yang bersangkutan. Seluruh unit kerja yang ada di Lingkungan RSUD Kabupaten Badung. PROSEDUR . kurangnya 1 tahun secara terus-menerus.05. Dokumen Revisi Halaman 1/1 02. Mengajukan permohonan kepada Direktur terkait yang telah ditandatangani oleh yang bersangkutan.01/SE/1977 tanggal 25 Pebruari 1977 tentang Permintaan dan Pemberian Cuti.

Disetujui oleh Direktur d. 24 Tahun 1976 Tentang : Cuti Pegawai Negeri Sipil. ADMINSTRASI CUTI BESAR No.05. Diproses di Sub Bagian Umum dan Kepegawaian e. M. 01/SE/1977 tanggal 25 Pebruari 1977 tentang Permintaan dan Pemberian Cuti. . Dokumen Revisi Halaman 1/1 02. Tata Cara pengajuan cuti besar adalah sebagai berikut : a. Surat ijin BKD Diklat Kabupaten Badung. 8 tahun 1974 jo Undang-undang No. 2. Bagian Umum dan Kepegawaian RSUD Kabupaten Badung. Seluruh unit kerja yang ada di RSUD Kabupaten Badung. g. UU No. . 2.3 terakhir  Kartu Pegawai b. 19630615 199503 1 004 PENGERTIAN Cuti Besar adalah keadaan tidak masuk bekerja yang diijinkan oleh pimpinan kepada PNS yang telah bekerja secara terus-menerus selama 6 tahun dalam jangka waktu 3 bulan. KEBIJAKAN 1. TUJUAN Untuk memberikan keleluasan bagi PNS yang akan menjalankan atau memenuhi kewajiban agama dan kegiatan lainnya. Surat Edaran Kepala Badan Kepegawaian Negara ( BKN ) No. Dikirim ke BKD Diklat Kabupaten Badung.1. Agus Bintang Suryadhi. . Disetujui oleh atasan langsung c.Kes NIP. Direktur RSUD Kabupaten Badung. Sub. Ditandatangani oleh Direktur f. Apabila kepentingan dinas mendesak maka pelaksanaan cuti besar dapat ditangguhkan paling lama 2 tahun. Peraturan Pemerintah No. PROSEDUR . PNS yang menjalani Cuti Besar tidak berhak lagi atas cuti tahunannya dalam tahun yang bersangkutan.1/390/2013 1 DITETAPKAN OLEH : SPO Terbit Tanggal . 3. . 3. Pegawai yang telah bekerja sekurang-kurangnya 6 tahun secara terus menerus berhak atas cuti besar selama tiga bulan . 43 Tahun 1999 Tentang : Pokok-Pokok Kepegawaian. UNIT TERKAIT 1. Direktur Utama KUALIFIKASI & 13 Maret 2013 PENDIDIKAN STAF dr. Mengajukan permohonan cuti besar dengan melampirkan :  SK Capeg  SK Kenaikan Pangkat Terakhir  DP.

Peraturan Pemerintah No. kedua dan ketiga selama 1 bulan sebelum dan 2 bulan sesudah melahirkan. TUJUAN Untuk memberikan kesempatan bagi CPNS/PNS/Non PNS untuk melakukan persiapan kelahiran sampai dengan kelahiran & kesempatan merawat bayi.1/391/2013 1 DITETAPKAN OLEH : SPO Terbit Tanggal . Direktur RSUD Kabupaten Badung. b. Surat jadi ditanda tangani Direktur. 43 Tahun 1999 Tentang : Pokok- Pokok Kepegawaian. Seluruh unit kerja yang ada di Lingkungan RSUD Kabupaten Badung. Surat Edaran Kepala Badan Kepegawaian Negara ( BKN ) No. UNIT TERKAIT 1. 19630615 199503 1 004 PENGERTIAN Cuti Bersalin adalah keadaan tidak masuk bekerja yang diijinkan oleh pimpinan kepada CPNS dan PNS untuk persalinan anak pertama. 8 tahun 1974 jo Undang-undang No. Agus Bintang Suryadhi. f. Disetujui oleh Direktur. Bagian Umum dan Kepegawaian RSUD Kabupaten Badung. 01/SE/1977 tanggal 25 Pebruari 1977 tentang Permintaan dan Pemberian Cuti. 2. . PROSEDUR a. c. d. 2. M. UU No. 3. Dokumen Revisi Halaman 1/1 02. 24 Tahun 1976 Tentang : Cuti Pegawai Negeri Sipil. Diproses di Sub Bagian Umum dan Kepegawaian. Permohonan dari yang bersangkutan ke Direktur terkait diketahui oleh atasan langsungnya. Dilampirkan surat keterangan persalinan dari Dokter dan SK Pangkat Terakhir.1. 3. Sub.Kes NIP. Direktur Utama KUALIFIKASI & 13 Maret 2013 PENDIDIKAN STAF dr. ADMINSTRASI CUTI BERSALIN No. KEBIJAKAN 1. e. Surat ijin cuti dikirim ke pemohon dan tembusannya.05.

3. ADMINSTRASI CUTI ALASAN PENTING No. 24 Tahun 1976 Tentang : Cuti Pegawai Negeri Sipil. Diketahui atasan langsungnya. Cuti Alasan penting diambil paling lama dua bulan. Diproses di Sub Bagian Umum dan Kepegawaian. 01/SE/1977 tanggal 25 Pebruari 1977 tentang Permintaan dan Pemberian Cuti. Sub. Distribusi surat ijin cuti. 8 tahun 1974 jo Undang-undang No. Yang bersangkutan mengajukan permintaan cuti secara tertulis.Kes NIP.1. M. d. Seluruh unit kerja yang ada di Lingkungan RSUD Kabupaten Badung. h. f. Peraturan Pemerintah No. Dikirimkan ke BKD Diklat Kabupaten Badung untuk mendapatkan ijin.05. b. c. 2. UU No. Disetujui Direktur.1/392/2013 1 DITETAPKAN OLEH : SPO Terbit Tanggal . Surat Edaran Kepala Badan Kepegawaian Negara ( BKN ) No. UNIT TERKAIT 1. Direktur RSUD Kabupaten Badung. Dokumen Revisi Halaman 1/1 02. Bagian Umum dan Kepegawaian RSUD Kabupaten Badung. . g. PROSEDUR a. Direktur Utama KUALIFIKASI & 13 Maret 2013 PENDIDIKAN STAF dr. 3. 43 Tahun 1999 Tentang : Pokok-Pokok Kepegawaian. 19630615 199503 1 004 PENGERTIAN Cuti Alasan Penting adalah keadaan tidak masuk bekerja yang diijinkan oleh pimpinan kepada PNS selama 2 bulan. e. Ditanda tangani Direktur. KEBIJAKAN 1. 2. TUJUAN Untuk memberikan keleluasan bagi PNS yang akan mengurus keluarga yang sakit/meninggal dunia serta untuk melangsungkan pernikahan yang pertama. Agus Bintang Suryadhi.

Direktur Utama KUALIFIKASI & 13 Maret 2013 PENDIDIKAN STAF dr. Ditanda tangani Direktur. Disetujui oleh Direktur. Sub Bagian Umum dan Kepegawaian RSUD Kabupaten Badung. 43 Tahun 1999 Tentang : Pokok-Pokok Kepegawaian. 01/SE/1977 tanggal 25 Pebruari 1977 tentang Permintaan dan Pemberian Cuti.DP. Seluruh unit kerja yang ada di Lingkungan RSUD Kabupaten Badung. M.3 . 2. .05. c.Foto copy SK Kenaikan Pangkat terakhir . 2.Foto Copy SK Capeg .Foto Copy SK PNS . TUJUAN Untuk memberikan keleluasan bagi PNS yang akan melaksanakan kegiatan- kegiatan karena alasan tertentu sehingga yang bersangkutan tidak dapat masuk kerja dalam waktu yang ditentukan.1/393/2013 1 DITETAPKAN OLEH : SPO Terbit Tanggal . UNIT TERKAIT 1. Diproses di Sub Bagian Umum dan Kepegawaian. 3. KEBIJAKAN 1. 24 Tahun 1976 Tentang : Cuti Pegawai Negeri Sipil. Peraturan Pemerintah No. e. f. 3. Mengajukan permintaan tertulis kepada pejabat yang berwenang dengan melampirkan : . ADMINSTRASI CUTI DILUAR TANGGUNGAN NEGARA No. Agus Bintang Suryadhi. PROSEDUR a. UU No. Surat Edaran Kepala Badan Kepegawaian Negara ( BKN ) No. Dikirim ke BKD Diklat Kabupaten Badung untuk diproses lebih lanjut. Direktur RSUD Kabupaten Badung.Foto copy Karpeg b.Kes NIP. 8 tahun 1974 jo Undang-undang No. Diketahui oleh atasan langsungnya. 19630615 199503 1 004 PENGERTIAN Cuti Diluar Tanggungan Negara adalah keadaan tidak masuk bekerja yang diijinkan oleh pimpinan kepada PNS yang telah bekerja selama 5 tahun untuk waktu paling lama 3 tahun dan dapat diperpanjang untuk waktu 1 tahun. Dokumen Revisi Halaman 1/1 02.1. d.

c.Kes NIP.1. Cuti sakit 1-2 hari memberitahukan kepada atasan secara tertulis maupun dengan pesan b.1/394/2013 1 DITETAPKAN OLEH : SPO Terbit Tanggal . 24 Tahun 1976 Tentang : Cuti Pegawai Negeri Sipil. ADMINSTRASI CUTI SAKIT No. Direktur Utama KUALIFIKASI & 13 Maret 2013 PENDIDIKAN STAF dr. KEBIJAKAN 1.05. Dokumen Revisi Halaman 1/1 02. 01/SE/1977 tanggal 25 Pebruari 1977 tentang Permintaan dan Pemberian Cuti. M. Apabila lebih dari 6 bulan diuji kembali kesehatannya oleh Dokter yang ditunjuk oleh Menkes. Agus Bintang Suryadhi. Jika sakit lebih dari 2 hari sampai dengan 14 hari mengajukan permintaan cuti sakit secara tertulis dengan melampirkan surat keterangan Dokter. Bagian Umum dan Kepegawaian RSUD Kabupaten Badung. 19630615 199503 1 004 PENGERTIAN Cuti Sakit adalah keadaan tidak masuk bekerja yang diijinkan oleh pimpinan kepada PNS yang sakit. Direktur RSUD Kabupaten Badung. 3. Peraturan Pemerintah No. Sub. PROSEDUR a. 43 Tahun 1999 Tentang: Pokok-Pokok Kepegawaian. Surat Edaran Kepala Badan Kepegawaian Negara ( BKN ) No. 3. . UU No. 8 tahun 1974 jo Undang-undang No. UNIT TERKAIT 1. Seluruh unit kerja yang ada di RSUD Kabupaten Badung. 2. 2. TUJUAN Untuk memberikan waktu istirahat yang cukup bagi PNS yang tidak mampu masuk kerja karena sakit.

UU No. REGISTRASI ABSENSI SIDIK JARI . .Melakukan penarikan data transaksi absensi.Melakukan import data ke data base sistem absensi elektronik. UNIT KERJA Seluruh unit kerja yang ada di Lingkungan RSUD Kabupaten Badung.Melakukan uji coba ke seluruh mesin yang terpasang. 2. 4. TUJUAN Untuk mendapatkan scanning sidik jari seluruh pegawai dalam rangka penerapan absensi secara elektronik dengan alat fingger print.05. 43 Tahun 1999 tentang Pokok-Pokok Kepegawaian. DITETAPKAN OLEH : SPO Terbit Tanggal .Kes NIP.Melakukan pendataan pegawai yang belum melakukan registrasi absensi dengan sidik jari. 8 tahun 1974 jo Undang-undang No.Melakukan kalkulasi data transaksi absensi. KEBIJAKAN 1. Peraturan Pemerintah Nomor 53 Tahun 2010 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil.Melakukan registrasi dengan scanning sidik jari pegawai. 3. . Dokumen Revisi Halaman 1/1 02. .1/365/2013 ……………. 2. 19630615 199503 1 004 PENGERTIAN Proses pendataan dan scanning sidik jari pegawai dalam rangka pelaksanaan absensi sidik jari.Melakukan pengolahan hasil kalkulasi data transaksi absensi. . . . . ADMINISTRASI REGISTRASI dan REKAPITULASI ABSENSI SIDIK JARI No. Undang – Undang Nomor 1 tahun 2004 tentang Perbendaharaan Negara.1. PROSEDUR 1. Direktur Utama KUALIFIKASI & 13 Maret 2013 PENDIDIKAN STAF dr. Agus Bintang Suryadhi. REKAPITULASI ABSENSI SIDIK JARI . Peraturan Pemerintah RI Nomor 23 tahun 2005 tentang Pola Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum (BLU).Melakukan import data ke masing-masing unit mesin absensi yang terpasang. M.