LAPORAN HASIL PENGAMATAN

Diajukan untuk memenuhi Tugas Mata Kuliah Metodologi Penelitian dari
Prof. Dr. Umi Narimawati, Dra, SE, M.Si
Selaku Dosen
Mata Kuliah Metodologi Penelitian

Nama : Dita Parida
Nim : 21114127
3 Akuntansi 4

PROGRAM STUDI AKUNTANSI
FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS
UNIVERSITAS KOMPUTER INDONESIA
BANDUNG
2017 - 2018

Menurut Waluyo (2013:2) pengertian pajak adalah sebagai berikut: “Pajak adalah iuran masyarakat kepada negara (yang dapat dipaksakan) yang terutang oleh yang wajib membayarnya menurut peraturan-peraturan umum (Undang-Undang) dengan tidak mendapat prestasi kembali yang langsung dapat ditunjuk dan yang gunanya adalah untuk membiayai pengeluaran-pengeluaran umum berhubung tugas negara untuk menyelenggarakan . Menurut Undang-Undang No. ayat 1. dengan tidak mendapatkan imbalan secara langsung dan digunakan untuk keperluan negara bagi sebesar-besarnya kemakmuran rakyat. Berdasarkan UU KUP NOMOR 28 TAHUN 2007. pasal 1. bukan untuk kepentingan pribadi.PENGUSAHA KECIL YANG TIDAK SADAR AKAN PAJAK Pengertian Pajak : Pajak adalah pungutan wajib yang dibayar rakyat untuk negara dan akan digunakan untuk kepentingan pemerintah dan masyarakat umum. Pemungutan pajak dapat dipaksakan karena dilaksanakan berdasarkan undang-undang. Rakyat yang membayar pajak tidak akan merasakan manfaat dari pajak secara langsung. pengertian Pajak adalah kontribusi wajib kepada negara yang terutang oleh orang pribadi atau badan yang bersifat memaksa berdasarkan undang-undang.28 Tahun 2007 tentang Perubahan Ketiga atas Undang- Undang No. karena pajak digunakan untuk kepentingan umum. baik pemerintah pusat maupun pemerintah daerah.6 Tahun 1983 tentang Kententuan Umum dan Tata Cara Perpajakan (KUP) bahwa: “Pajak adalah kontribusi wajib kepada negara yang terutang oleh orang pribadi atau badan yang bersifat memaksa berdasarkan undang-undang dengan tidak mendapatkan imbalan secara langsung dan digunakan untuk keperluan negara bagi sebesar –besarnya kemakmuran rakyat”. Pajak merupakan salah satu sumber dana pemerintah untuk melakukan pembangunan.

Pada hari minggu 21 Mei 2017. pemerintahan” Menurut Mardiasmo (2011:1) pengertian pajak adalah sebagai berikut: 1. yakni pengeluaran-pengeluaran yang bermanfaat bagi masyarakat. itu belum termasuk kawin (istri & 3 orang . Digunakan untuk membiayai rumah tangga negara. dengan PTKP Orang Pribadi dengan Tarif 54. 4. 2. Iuran dari rakyat kepada Negara.48. Padahal secara Hukum Pajak seharusnya segala transaksi yang terjadi pasti ada pajaknya. Berdasarkan Undang-Undang. Dalam pembayaran pajak tidak dapat ditunjukan adanya kontraprestasi individual oleh pemerintah.000/tahun. Dipatiukur No. yang berhak memungut pajak hanyalah negara. 3. dan melakukan mengajukan pertanyaan (wawancara) kepada beberapa pedangang. Pengamatan ini dilakukan di Pasar Minggu (monumen perjuangan rakyat jawa barat) Jl.000. Lebakgede. Pengusaha atau Pedagang di Pasar Gasibu masuk kedalam PPh Pasal 21. 5. Iuran tersebut berupa uang (bukan barang). Kota Bandung. pajak juga berfungsi sebagai alat untuk mengatur atau melaksakanakan kebijakan Negara dalam lapangan ekonomi dan sosial (fungsi mengatur/ regulerend) Metode Penelitian : Pengamatan yang digunakan adalah dengan melakukan pengamatan secara langsung pada pedagang kecil. Coblong. Selain fungsi budgetair(anggaran) yaitu fungsi mengisi kas negara atau anggaran negara yang diperlukan untuk menutupi pembiayaan penyelenggaraan pemerintahan. jika hasilnya Nihil seorang pengusaha atau pedagang (Gasibu) harus melaporkan kegiatannya. Tanpa jasa timbal atau kontraprestasi dari negara yang secara langsung dapat ditunjuk. Permasalahan dan Kesimpulan : Permasalahan yang timbul di Pasar Gasibu yaitu Pedagang atau Pengusaha kecil yang tidak sadar akan pajak. pajak dipungut berdasarkan atas dengan kekuatan Undang Undang serta aturan pelaksanaannya.

Jadi intinya ketidaktahuan atau minimnya ilmu pajak para pengusaha di gasibu yg membuat mereka tidak patuh pajak. Padahal ilmu pajak mengatakan segala transaksi pasti ada pajaknya. Pertanyaannya. entah itu pelaporannya atau pembayaran kewajibannya. Masalah Keuntungan Sudah jelas pengusaha hanya ingin mencari untung. bukan hanya pedagang di gasibu. Padahal mereka menggunakan fasilitas umum yang notabene nya dibiayai oleh pajak. Pengusaha kecil yg tidak sadar akan pajak. Dan menurut saya mayoritas pedagang yang berjualan disana tidak menerapkan kewajiban pajaknya. ada 2 kemungkinan : 1. Pajak yang berkaitan dengan pemerintah. minimal PPN yang diterapkan pada konsumen. karena itu terikat oleh hukum yang sah di Negara. Jadi mereka berpikir bahwa usaha kecil mereka tidak akan kena pajak. maka dari itu bila beban pajak bisa di hilangkan walau dengan cara yang tidak halal mengapa tidak mereka lakukan. walau ada yang meminta jatah lapangan tapi itu diluar instansi pemerintah setau saya jadi inti problemnya. Pajak pribadi. Ada beberapa faktor mengapa para pedagang di gasibu tidak patuh akan adanya ketentuan pajak yang berlaku. banyak kasus perusahaan besar yang mengemplang pajak. . Dan apabila dalam kasus di gasibu. Walau PPh nihil tapi masih ada PPN yang harus dilaporkan. anak) PPh yg diambil buat pedagang di gasibu yaitu PPh 21. apakah pedagang tersebut sudah memberlakukan Pelaporan Pajak secara jelas dan membayar sesuai dengan kewajibannya? Yang saya ketahui mereka itu tidak menghiraukan pajak. 2. kemungkinan wajib untuk lapor nihil. dan jelas PPh pun harus dilaporkan walau hasilnya nihil dan anggapan para pedagang tersebut yg menganggap pelaporan pajak itu ribet. Dengan inti para pengusaha menganggap pajak itu adalah beban yang harus mereka bayar. Sifat pajak yaitu memaksa. pedagang tersebut selama 1 tahun tembus PTKP? Jika tembus berarti ada kewajiban pajak yang harus pedagang bayar. Pengetahuan Maksudnya adalah setiap pengusaha tidak mengetahui ilmu dan hukum pajak di indonesia. EFIN contohnya (baca di google apa itu EFIN pajak). padahal sudah ada sistem online. Jika tidak tembus pedagang tersebut tidak ada kewajiban untuk membayar.

1 Pedagang Baju Gambar 1. Lampiran Foto hasil Pengamatan : Gambar 1.3 Pedagang Sepatu dengan Karyawannya Gambar 1.2 Pedagang Mainan Gambar 1.4 Pedagang Sepatu .