4.8.

5 Pendaftaran Pangan Olahan
Pangan Olahan adalah makanan atau minuman hasil proses dengan cara atau metode tertentu
dengan atau tanpa bahan tambahan, termasuk Pangan Olahan Tertentu, Bahan Tambahan
Pangan, Pangan Produk Rekayasa Genetik dan Pangan Iradiasi.

4.8.5.1 Dasar Hukum Pendaftaran Pangan Olahan
Peraturan Badan POM No. 12 Tahun 2016 tentang pendaftaran pangan olahan.
 Setiap Pangan Olahan baik yang diproduksi di dalam negeri atau yang diimpor untuk
diperdagangkan dalam kemasan eceran wajib memiliki Izin Edar.
 Dikecualikan dari ketentuan diatas, Pangan Olahan yang:
a. diproduksi oleh industri rumah tangga pangan;
b. mempunyai masa simpan kurang dari 7 (tujuh) hari;
c. dimasukkan ke dalam wilayah Indonesia dalam jumlah kecil untuk keperluan:
- sampel dalam rangka permohonan pendaftaran;
- penelitian;
- konsumsi sendiri; dan/atau
d. digunakan lebih lanjut sebagai bahan baku dan tidak dijual secara langsung kepada
konsumen akhir.
e. yang dikemas dalam jumlah besar dan tidak dijual secara langsung kepada konsumen
akhir; dan/atau
f. pangan yang dijual dan dikemas langsung di hadapan pembeli dalam jumlah kecil
sesuai permintaan konsumen.

4.8.5.2 Izin Edar Pangan
Izin edar pangan adalah persetujuan hasil penilaian pangan olahan dalam rangka peredaran
pangan olahan yang dikeluarkan oleh :
1. Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota :
Sertifikat Produksi Pangan Industri Rumah Tangga (SPP–IRT)

5.8. Badan POM RI : Izin Edar (BPOM RI MD atau BPOM RI ML) 4. Pangan olahan yang diproduksi sendiri . Pangan olahan yang diproduksi berdasarkan kontrak .3 Kriteria Pangan Olahan Pangan olahan dikelompokkan menjadi • Pangan olahan yang diproduksi di Indonesia : .2.

Pangan Olahan yang didaftarkan juga harus memenuhi persyaratan label. 4. produsen dan pemberi atau penerima kontrak harus memenuhi persyaratan yaitu : . Memenuhi persyaratan CPPOB untuk jenis pangan yang didaftarkan  ML dengan pengajuan pendaftaran melalui importir/distributor harus memenuhi persyaratan yaitu: . Memiliki surat penunjukkan dari perusahaan asal di luar negeri.5 Pendaftaran Pangan Olahan Jenis pendaftran 1. dan cemaran kimia. mutu.5. parameter mutu. . parameter gizi sesuai dengan persyaratan yang ditetapkan.8. • Pangan Olahan yang diproduksi di negara lain dan diimpor ke dalam wilayah Indonesia Pangan Olahan yang akan didaftarkan harus memenuhi kriteria keamanan. cara produksi pangan olahan yang baik.5. . yaitu batas maksimum cemaran mikroba. dan c. . b. 2. Pendaftaran ulang adalah pendaftaran perpanjangan masa berlaku Izin Edar Pangan Olahan 3.4 Kriteria dan Tanggung Jawab Perusahaan  MD produk sendiri dengan pengajuan pendaftaran melalui produsen (pihak yang memproduksi) atau MD yang diproduksi berdasarkan kontrak. dan cara distribusi pangan olahan yang baik.8. Memenuhi persyaratan CDPOB 4. cemaran fisik. parameter keamanan. Memiliki IUI. dan gizi meliputi : a. . Pendaftaran baru adalah pendaftaran Pangan Olahan yang belum mendapatkan Izin Edar. yaitu pemenuhan persyaratan mutu sesuai dengan standar dan persyaratan yang berlaku. Pendaftaran variasi (perubahan data) adalah pendaftaran perubahan data Pangan Olahan yang sudah memiliki Izin Edar dengan tidak menyebabkan perubahan Nomor Izin Edar dan/atau perubahan Biaya Evaluasi dan Pendaftaran. Memiliki izin di bidang importasi/distribusi pangan.

Pangan diet.Jenis Layanan 1. Layanan elektronik (e-registration) adalah Pendaftaran Pangan Olahan yang dilakukan secara online dengan memanfaatkan fasilitas teknologi informasi dan komunikasi. Jenis Pangan Olahan : • Pangan tanpa klaim • Pangan berklaim • Pangan dengan herbal • Pangan iradiasi • Pangan rekayasa genetika • Pangan organik • Minuman beralkohol • Formula bayi 4. pangan diet khusus untuk keperluan kesehatan) • Bahan Tambahan Pangan 2. Persyaratan Administrasi MD (Produk Dalam Negri) • Izin industri • Hasil pemeriksaan sarana produksi ML (Produk Luar Negri) • SIUP • Hasil pemeriksaan sarana distribusi • Surat penunjukkan • Health certificate/ free sale 2. Persyaratan Teknis • Komposisi atau daftar bahan yang digunakan • Penjelasan untuk bahan baku tertentu yang digunakan • Proses produksi atau sertifikat GMP/HACCP • Hasil analisis produk akhir • Informasi tentang masa simpan .8. Layanan manual (umum) Jenis Pangan Olahan : • Pangan Olahan Tertentu (MPASI.5.6 Persyaratan Pendaftaran 1.

• kafein (pangan menggunakan kafein). • Informasi tentang kode produksi • Rancangan label 3. • BTP kuantitatif (seperti pewarna. • cemaran kimia. pengawet.7 Hasil Analisis Produk Akhir (Certificate of Analysis) Pengujian dilakukan di lab terakreditasi atau lab pemerintah meliputi : • cemaran mikroba. • bobot tuntas (pangan padat dengan media cair). antioksidan dll). • kloramfenikol (madu). • parameter mutu sesuai karakteristik. . Dokumen Pendukung Lain (jika perlu) • Sertifikat SNI • Sertifikat Merk • Sertifikat halal • Keterangan Pangan Organik • Keterangan Iradiasi • Keterangan status GMO • NKV untuk RPH • IT Minuman Beralkohol 4. • alkohol (pangan mengandung/menggunakan alkohol). pemanis buatan. • zat gizi sesuai ING. • parameter SNI wajib.8. • sesuai klaim.5.