BAB IV

PENUTUP

4.1 Kesimpulan
Bahan kontras merupakan senyawa-senyawa yang digunakan untuk meningkatkan

visualisasi (visibility) struktur-struktur internal pada sebuah pencitraan diagnostij medik.

Bahan kontras dipakai pada pencitraan dengan sinar-X untuk meningkatkan daya attenuasi

sinar-X (bahan kontras positif) atau menurunkan daya attenuasi sinar-X (bahan kontras

negatif dengan bahan dasar udara atau gas). Kontras media digunakan untuk membedakan

jaringan-jaringan yang tidak dapat terlihat dalam radiografi dan memperlihatkan bentuk

anatomi dari organ atau bagian tubuh yang diperiksa serta untuk memperlihatkan fungsi

organ yang diperiksa

Ada dua jenis bahan baku dasar dari bahan kontras positif yang digunakan dalam

pemeriksaan dengan sinar-X yaitu barium dan iodium.untuk Media kontras negative

biasanya menggunakan udara atau gas. Media kontras positif dibagi lagi menjadi media

kontras non iodinated (barium sulfat) dan media kontras iodinated (mengandung yodium).

Media kontras iodinated juga dibagi lagi menjadi golongan larut dengan air (water soluble)

dan golongan tidak larut dengan air ( oil soluble). Dalam penggunaan media kontras tersebut

perlu memperhatikan osmolalitas, protein binding, lipophylisity, viscosity (kekentalan).

Kontras media yang digunakan dalam pemeriksaan CT Scan ialah kontras media yang

berbahan senyawa iodium seperti yang telah dicontohkan yaitu ioeheksol dan

ultravist .Secara umum metode pemasukan media kontras yang dilakukan sangat bervariasi

bergantung pada keadaan vascular, masalah klinis, dan jenis pemeriksaan.

.4.2 Saran Makalah ini diharapkan dapat menambah pengetahuan dan informasi bagi pembaca dan penulis mengenai media kontras dan pemeriksaan yang menggunakan media kontras. perbandingan media kontras dengan air dan. volume disesuaikan dengan kondisi pasien dan ketetapan pemeriksaan. lebih memperhatikan tentang jenis media kontras yang digunakan. sebaiknya lebih teliti dan cermat ketika menangani pemeriksaan yang menggunakan media kontras. Sebaiknya calon radiografer lebih memperhatikan pasien mengenai reaksi yang terjadi ketika dimasukkan media kontras dan mengerti penanganan yang harus dilakukan agar kelak menjadi radiografer yang lebih profesional dan mampu dipertanggung jawabkan. Khususnya bagi calon radiografer.