PENGGUNAAN TANAMAN HERBAL PADA LANSIA

PENDERITA HIPERTENSI DI KECAMATAN GATAK
KABUPATEN SUKOHARJO

NASKAH PUBLIKASI

Disusun oleh :

Muh Syaifuddin

J210080079

FAKULTAS ILMU KESEHATAN
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURAKARTA
2013

.

pendekatan penelitian adalah deskriptif. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan desain fenomenologi. bawang putih. . Berdasarkan analisis dan pembahasan penelitian ini menyimpulkan bahwa: Tanaman herbal yang dimanfaatkan atau digunakan dalam pengelolaan hipertensi adalah belimbing wuluh. mentimun. bawang putih dikonsumsi 1-2 kali sehari. Frekuensi penggunaan tanaman herbal dalam pengelolaan hipertensi untuk rebusan belimbing wuluh 1-2 kali sehari. Syaifuddin * Agus Sudaryanto. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan tanaman herbal pada lansia penderita hipertensi di Kecamatan Gatak Kabupaten Sukoharjo. 1 Penggunaan Tanaman Herbal Pada Lansia Penderita Hipertensi Di Kecamatan Gatak Kabupaten Sukoharjo (Muh. mentimun dikonsumsi 1. M. dan seledri. teh hijau. Cara meramu tanaman herbal dalam pengelolaan hipertensi adalah belimbing wuluh dan seledri diolah dengan cara direbus. Si. Pengelolaan hipertensi lansia secara farmakologi dapat dilakukan menggunakan obat-obatan modern yang bersifat kimiawi maupun pengobatan secara herbalis. catatan dan juga alat perekam (audio/wav). dan rebusan daun seledri 2 sendok makan 2 kali sehari. Teknik analisis data menggunakan metode Content Analysis. belimbing manis. hipertensi lansia. Informan penelitian sebanyak 10 lansia yang dipilih dengan memperhatikan kriteria penelitian. melon dikonsumsi 1 kali sehari.Kep. bawang putih. Instrumen penelitian berupa panduan wawancara. Kata kunci: herbal. dan mentimun dikonsumsi secara langsung atau mentah tanpa pengolahan terlebih dahulu. melon. melon.Kes ** Arina Maliya. M. Med *** Abstrak Pemanfaatan tanaman herbal untuk pemeliharaan kesehatan dan gangguan penyakit saat ini sangat dibutuhkan dan perlu dikembangkan. Metode pengambilan sampel dengan teknik purposive sampling (sample bertujuan).Kep. tanaman herbal. terutama dengan melonjaknya biaya pengobatan. teh hijau diolah dengan cara diseduh. sedangkan belimbing manis.2 buah sehari. Ns. belimbing manis dikonsumsi 2 buah sehari. teh hijau dikonsumsi 1-2 gelas sehari. A. S. Syaifuddin) PENELITIAN PENGGUNAAN TANAMAN HERBAL PADA LANSIA PENDERITA HIPERTENSI DI KECAMATAN GATAK KABUPATEN SUKOHARJO Muh.

This study is a qualitative research design with phenomenology. garlic. M.Kep. sweet star fruit consumed 2 pieces a day. M. green tea. melons. and cucumbers or raw consumed directly without prior processing. . herbs. Analysis using content analysis method. Frequency of use of herbs in the management of hypertension for starfruit decoction 1-2 times a day. cucumber consumed 1-2 pieces a day. Keywords: herbal. Med *** Abstract The use of herbs for health maintenance and disease disturbance current is needed and should be developed. Pharmacological management of hypertension in the elderly can be done using modern drugs that are chemically or herbalist treatment. S. Research as much as 10 elderly informants selected by taking into account the criteria. A. garlic. Based on the analysis and discussion of the study concluded that: Herbs are used or are used in the management of hypertension is starfruit. This study aims to determine the use of herbs in elderly patients with hypertension in the District Gatak Sukoharjo. sweet star fruit. hypertension elderly. the study is a descriptive approach. especially with skyrocketing medical costs. . garlic consumed 1-2 times a day.Kep. How to mix herbs in the management of hypertension is starfruit and celery mixed with boiled. while the sweet star fruit. and boiled celery 2 tablespoons 2 times a day. notes and recording devices (audio / wav). Ns. Sampling method with purposive sampling techniques. and celery. mixed with green tea brewed way. Si. consume 1- 2 cups of green tea a day. 1 time a day consumed melon. cucumbers. Syaifuddin) HERBAL PLANTS CONSUMPTION AT HYPERTENSION IN ELDERLY PATIENTS IN DISTRICT GATAK SUKOHARJO Muh.Kes ** Arina Maliya. Syaifuddin * Agus Sudaryanto. melons. Research instruments such as interview guides. 2 Penggunaan Tanaman Herbal Pada Lansia Penderita Hipertensi Di Kecamatan Gatak Kabupaten Sukoharjo (Muh.

Joint Nation Committe Pemanfaatan herbal untuk on Prevention. akupunktur. Sedangkan prevalensi hipertensi di Dengan maraknya gerakan kembali Indonesia tahun 2011 adalah 31. 2012) diantaranya adalah penurunan Studi pendahuluan yang di kemampuan jantung yang dapat lakukan di Kecamatan Gatak memicu terjadinya hipertensi. 2003) seluruh dunia.7% ke alam (back to nature). 5 2007) lansia mengatakan lebih sering Pengelolaan hipertensi dapat menggunakan tanaman herbal dilakukan menggunakan berbagai daripada pengobatan medis karena metode baik yang bersifat biaya pengobatan medis di nilai farmakologi maupun sangat mahal. (Azizah. 2011) dilatarbelakangi perubahan Berbagai perubahan lingkungan. Kabupaten Sukoharjo pada hari Bertambahnya usia membuat Selasa. adalah 5447 lansia dan terdapat 175 Berdasarkan JNC VII pada lansia lansia yang menderita penyakit dikatakan hipertensi apabila tekanan hipertensi. 3 Penggunaan Tanaman Herbal Pada Lansia Penderita Hipertensi Di Kecamatan Gatak Kabupaten Sukoharjo (Muh. pemeliharaan kesehatan dan Evaluation. (Kowalski. akan dialami oleh lansia yang (Paulus. seperti Gatak Kabupaten Sukoharjo. obat modern yang bersifat kimiawi Dilihat dari fenomena di atas lansia maupun pengobatan secara lebih tertarik ke pengobatan dengan herbalis. pengobatan dengan ramuan atau terapi herbal. dan bekam. 2 lansia menggunakan seledri. dari populasi pada usia 18 tahun kecenderungan penggunaan bahan keatas. Wawancara yang darah sistolik > 160 mmHg dan dilakukan pada 8 lansia diwilayah diastolik > 100 mmHg. Kadar kolesterol total akan lanjut dari puskemas Gatak yaitu meningkat secara bertahap seiring jumlah lansia pada bulan Maret 2012 dengan bertambahnya usia. Detection. Pemanfaatan herbal merupakan salah satu alternative . Sekitar 80% penderita obat alam/herbal di dunia semakin hipertensi tersebut tergolong meningkat. (WHO. pola hidup manusia. 5 April 2012 diperoleh data kesehatan menurun sedikit demi dari laporan kegiatan kesehatan usia sedikit. Gatak yang menderita hipertensi. Gerakan tersebut hipertensi essensial. Pengelolaan yang dipakai 3 lansia mengatakan hipertensi lansia secara farmakologi menggunakan belimbing wuluh dan dapat dilakukan menggunakan obat. and Treatment on High gangguan penyakit hingga saat ini Blood Pressure VII (JNC VII) sangat dibutuhkan dan perlu menyatakan hampir satu miliar dikembangkan. Pengobatan secara herbal tanaman herbal daripada tergolong pengobatan komplementer pengobatan medis. Syaifuddin) PENDAHULUAN pengobatan yang dipilih masyarakat Hipertensi merupakan selain pengobatan secara masalah kesehatan masyarakat di konvensional (medis). Jenis tanaman herbal nonfarmakologi. melonjaknya biaya pengobatan. terutama dengan orang menderita hipertensi di dunia. maka peneliti merupakan suatu fenomena yang ingin mengetahui penggunaan muncul saat ini diantara banyaknya tanaman herbal pada lansia fenomena-fenomena pengobatan penderita hipertensi di Kecamatan non konvensional yang lain. dan fisiologis akibat proses penuaan perkembangan pola penyakit.

e) Angiotensin Receptor Blockers Hipertensi Pada Lansia Hipertensi pada lansia Tanaman Herbal untuk Hipertensi adalah kondisi dimana tekanan Menurut Halberstein (2005) sistolik 160 mmHg keatas dan pengobatan hipertensi dengan tekanan diastolik 90 mmHg keatas. antara usia 65-75 hipertensi yang dianjurkan tahun. senyawa 2) Menurunkan berat badan ini berfungsi mengatur tekanan berlebih darah. mengobati hipertensi juga mengobati seperti otak. kecenderungan penurunan kelebihan dalam pengobatan curah jantung. alami/herbal. penyakit komplikasi sebagai akibat (Stanley & Beare. b) Beta blockers Sedangkan. menggunakan tanaman obat adalah Peningkatan tekanan darah bukan menurunkan tekanan darah merupakan bagian normal dari ketingkat normal serta mengobati menua. Tanaman herbal yang Menurut JNC 7 terapi hipertensi sering digunakan masyarakat dalam terdiri dari terapi non farmakologi mengatasi hipertensi antara lain dan farmakologi. Terapi Non Farmakologi a) Mengkudu (Morinda citifolia) 1) Tidak merokok dan tidak Buah mengkudu memiliki mengkonsumsi alkohol kandungan scopoletin. 2008). Terapi Farmakologi tahun ke atas. Syaifuddin) LANDASAN TEORI 3) Olah raga secara teratur dan Lanjut Usia mengelola stres dengan baik. adalah: a. (2013) pada pembuluh darah arteri dan tanaman obat juga memiliki perifer. 2007) tekanan darah tinggi dan mempunyai efek samping yang Terapi Hipertensi sangat kecil. menurut Organisasi c) Calcium channel blockers Kesehatan Dunia (WHO) lansia d) ACE Inhibitors yakni kelompok usia 60-74 tahun. meningkatnya hipertensi karena umumnya fluktuasi tekanan darah yang dapat tanaman obat memiliki fungsi selain mengakibatkan disfungsi organ. Di Indonesia batasan 4) Menurunkan asupan garam mengenai lanjut usia adalah 60 b. tentang kesejahteraan lanjut Pengobatan tradisional atau usia pada Bab 1 Pasal 1 Ayat 2. jantung dan ginjal. Menurut Stanley & Beare oleh JNC 7: (2007) lansia adalah sesorang yang a) Diuretics berumur 65 tahun keatas. terdapat dalam 1) Pengobatan Tradisional/ Undang-Undang RI Nomor 13 Tahun Herbal 1998. Mekanisme kerja . Hipertensi pada mengakibatkan terjadinya hipertensi. baik pria menggunakan bahan-bahan maupun wanita (Nugroho. herbal adalah pengobatan lanjut usia adalah seseorang yang terhadap hipertensi yang berusia 60 tahun ke atas. lansia ditandai dengan pembesaran Menurut Xingjiang Et al. insiden hipertensi pada hipertensi dengan memperbaiki lanjut usia mempunyai prevalensi penyebabnya atau membangun yang tinggi antara 60-80% pada usia organ yang rusak yang di atas 65 tahun. Menurut Potter & Perry (2009) masa 2) Pengobatan Modern dewasa tua atau lansia dimulai Jenis obat-obatan farmakologi setelah pensiun. 4 Penggunaan Tanaman Herbal Pada Lansia Penderita Hipertensi Di Kecamatan Gatak Kabupaten Sukoharjo (Muh.

(Setiawan. dalam tubuh. Satu jus tersisa satu gelas. xeronine yang berfungsi sebagai Mengkonsumsi kunyit 100 zat diuretik yaitu dengan mg/kg BB/perhari dapat mengurangi volume darah menurunkan kadar kolesterol dengan mengeluarkan didalam tubuh. Sedangkan pengendapan lemak pada saponin berfungsi mengikat dinding pembuluh darah kolesterol dengan asam Mengkonsumsi ketumbar empedu sehingga menurunkan sebanyak 500 mg/ kg BB/hari kadar kolesterol. Angkat. Flavanoid (Afa Kehaati Palu. 2009) Pektin berperan menurunkan c) Kunyit (Curcuma longa) kadar kolesterol jahat atau LDL Kunyit memiliki zat aktif yang dapat menyumbat berupa curcumin. dan vitamin C. sehingga mencegah penyerapan lemak. Et al. (Maryam & simpanan natrium dari dalam Shanin. dalam pembentukan asam (Suresh.2011) tubuh. Selain itu. 2012) empedu. Mengkonsumsi d) Ketumbar (Coriandrum sativum) mengkudu sebanyak 2 ons dua Kandungan flavanoid di kali sehari selama satu bulan dalam ketumbar terbukti dapat mampu menurunkan tekanan menurunkan kadar kolesterol darah pada penderita hipertensi. akibat reaksi itu e) Jeruk sitrun (Citrus limon) meningkatkan ekskresi Jeruk sitrun kolesterol. Et al. pektin juga . serta mampu menghambat darah juga menurun. lalu jeruk sitrun mengandung lebih saring. Pada saat curcumin dalam kunyit dapat yang sama. vaskuler sehingga tekanan mencegah oksidasi kolesterol darah arteri menurun tekanan LDL. pembentukan plak didalam mengkudu juga mengandung pembuluh darah. Kurkumin tekanan darah dengan memiliki kemampuan dalam merelaksasikan otot polos mencegah pengumpalan darah. Kandungan pembuluh darah. Syaifuddin) scopoletin untuk menurunkan menurunkan kolesterol dalam tekanan darah adalah sebagai tubuh dan dapat menurunkan vasodilator yang menurunkan tekanan darah. saponin. 2008) beraktivitas sebagai antioksidan b) Daun Salam (Eugenia dengan melepaskan atau polyantha) menyumbangkan ion hidrogen Daun salam kepada radikal bebas peroksi mengandung senyawa tanin. agar menjadi lebih stabil. Minum 2 kali sehari dari 3. Setiap 15 masing-masing ½ gelas dinilai gram pektin dapat menurunkan dapat menurunkan tekanan 10 persen tingkat kolesterol. Kandungan selama 4 bulan berturut-turut vitamin C di dalamnya dapat menurunkan kadar membantu reaksi hidroksilasi kolesterol didalam tubuh.9 persen pektin. Tanin Aktivitas tersebut menghalangi bereaksi dengan protein reaksi oksidasi kolesterol jahat mukosa dan sel epitel usus (LDL) yang menyebabkan darah sehingga menghambat mengental. darah. Mengkonsumsi 15 mengandung pektin jauh lebih lembar daun salam dengan cara banyak dibandingkan dengan di rebus dalam 2 gelas sampai jenis jeruk lainnya. 5 Penggunaan Tanaman Herbal Pada Lansia Penderita Hipertensi Di Kecamatan Gatak Kabupaten Sukoharjo (Muh.

mentimun. teratai. (Paul Bergner. wawancara mendalam terhadap 10 informan. 2012). Peneliti hipertensi. Faktor Ekonomi penelitian dan diambil kesimpulan c. jambu Tehnik Analisa Data biji. Sampel penelitian ini Metode penelitian yang dilakukan adalah 10 lansia yang menggunakan adalah diskriptif yaitu suatu metode tanaman herbal dalam pengelolaan penelitian yang dilakukan dengan hipertensi yang telah memenuhi tujuan untuk membuat gambaran kriteria sebagai informan penelitian. daun alpukat. 6 Penggunaan Tanaman Herbal Pada Lansia Penderita Hipertensi Di Kecamatan Gatak Kabupaten Sukoharjo (Muh. Tempat penelitian adalah di Kecamatan Gatak. dan masih banyak metode Content Analysis merupakan lagi jenis tanaman herbal lainnya analisis ilmiah tentang isi pesan yang bisa digunakan sebagai obat suatu komunikasi. Faktor Budaya pada bagian akhir. Faktor Sosial baru mengambil isi penting dari b. ketepeng cina. labu. Et al. mindi. Sukoharjo. pepaya. manggis. Faktor Kenyamanan e. Penelitian dilakukan . murbei. tapak dara. Sehingga mengkonsumsi penelitian ditentukan berdasarkan jus jeruk sitrun setiap hari dapat metode pengambilan sampel menghindari dari penyakit dengan teknik purposive sampling hipertensi. (sample bertujuan). Menurut Moleong (2012) bunga matahari. Mengkonsumsi jus Januari 2013. belimbing. d. Informan 2010) penelitian sebanyak 10 lansia dan Selain tanaman herbal yang keluarga lansia dengan disebut di atas masih banyak lagi memperhatikan kriteria penelitian tanaman herbal yang bisa digunakan yaitu lansia yang menderita untuk mengobati hipertensi yaitu: hipertensi yang menggunakan seledri. (Yasmin. menggunakan tanaman herbal. Dari yaitu: pengelompokan jawaban peneliti a. atau diskripsi tentang suatu keadaan Penelitian dilakukan dengan teknik secara obyektif (Moleong. Kemudahan HASIL PENELITIAN Karakteristik Informan METODELOGI PENELITIAN Penelitian ini mengenai Rancangan Penelitian penggunaan tanaman herbal pada Jenis penelitian ini adalah lansia penderita hipertensi di penelitian kualitatif dengan Kecamatan Gatak Kabupaten menggunakan desain fenomenologi. Jumlah subyek tubuh. Kabupaten Sukoharjo. tanaman herbal. 2004) menggunakan metode analisis isi dengan tujuan jawaban dari lansia Faktor-faktor yang Mempengaruhi yang memiliki perbedaan tanaman Penggunaan Obat Herbal herbal yang dipakai dalam Penggunaan pengobatan herbal mengatasi hipertensi dan cara dipengaruhi oleh beberapa faktor. Subjek penelitian jeruk sitrun sebanyak 1ml/kg adalah lansia yang menderita BB/day selama 4 minggu dapat hipertensi yang menggunakan menurunkan kolesterol dalam tanaman herbal. 7 informan perempuan Tempat dan Informan Penelitian dan 3 informan laki-laki. Syaifuddin) menaikkan kadar kolesterol baik bulan Desember 2012 sampai atau HDL.

dan rebusan daun seledri 2 dan sendok makan 2 kali sehari. bawang putih 1-2 secara I8. I5 Teh hijau 2 buah sehari. belimbing manis dikonsumsi Diseduh I3. I9 sehari menggunakan mentimun. putih 1-2 kali sehari Cara Meramu atau Meracik Melon I8 1 kali Tanaman Herbal Dalam sehari Pengelolaan Hipertensi Mentimun I9 1. I10 Belimbing pengobatan hipertensi adalah wuluh dan belimbing wuluh dikonsumsi 1-2 kali seledri sehari. I4.4. Syaifuddin) Jenis Tanaman Herbal Yang herbal dalam pengobatan hipertensi Digunakan Dalam Pengelolaan adalah belimbing wuluh dan seledri Hipertensi diolah dengan cara direbus. mentimun dikonsumsi 1-2 buah melon sehari. yang digunakan sedangkan untuk belimbing manis. Menunjukkan bahwa tanaman frekuensi konsumsi tanaman herbal herbal yang dilakukan oleh informan dalam Direbus I1.2. Menunjukkan bahwa tanaman herbal jenis tanaman herbal yang digunakan oleh lansia dalam Keterangan Informan Frekuensi pengobatan hipertensi adalah I1 dan konsumsi I6 menggunakan belimbing wuluh. I3 dan I5 menggunakan teh Belimbing I2 dan 2 buah manis 14 sehari hijau. Teh hijau I3 dan I5 Bawang putih I7 Melon I8 Frekuensi Penggunaan Tanaman Herbal dalam Pengelolaan Mentimun I9 Hipertensi Seledri I10 Table 1. Jenis tanaman herbal diolah dengan cara diseduh. teh hijau dikonsumsi Dikonsumsi I2. teh hijau Table 1. Menunjukan bahwa cara meramu atau meracik tanaman . siung dikonsumsi 1-2 kali sehari.2. Keterangan Informan bawang putih. dan mentimun Belimbing wuluh I1 dan I6 dikonsumsi secara langsung atau mentah tanpa pengolahan terlebih Belimbing manis I2 dan 14 dahulu. melon.3. Frekuensi penggunaan Table 1. I7 menggunakan bawang Teh hijau I3 dan I5 1-2 gelas putih. mentah putih. mentimun Table 1. menggunakan seledri. Belimbing 1-2 gelas sehari. I7.4.2 buah Table 1. I6. Cara meramu tanaman sehari herbal dalam pengobatan hipertensi Seledri I10 2 sendok makan 2 kali sehari Keterangan Informan Jenis Tabel 1. I8 menggunakan melon. 7 Penggunaan Tanaman Herbal Pada Lansia Penderita Hipertensi Di Kecamatan Gatak Kabupaten Sukoharjo (Muh. langsung/ bawang melon dikonsumsi 1 kali sehari.I9 manis. Belimbing I1 dan I6 1-2 gelas I2 dan I4 menggunakan belimbing wuluh sehari manis.3. dan I10 Bawang I7 1-2 siung.

2011) lentur dan tekanan darah tidak 2. Mengkonsumsi merupakan kelompok dengan belimbing manis bisa untuk prevalensi hipertensi tinggi. Distribusi dapat meninggkatkan kesehatan jenis kelamin informan menunjukkan jantung dan metabolisme tubuh. menyebabkan darah mengental. kardiovaskuler terjadi penurunan 2012) fungsi dan penurunan kemampuan 3. (Chakraborty Et al. 30 mg vitamin C. Melon belimbing manis juga Mengkonsumsi buah mempunyai kandungan pektin melon setiap hari dapat yang cukup tinggi. Peningkatan risiko dinilai sangat terbukti dalam tekanan darah terjadi pada wanita menghalangi reaksi oksidasi terutama setelah menopause karena kolesterol jahat (LDL) yang menurunnya hormon estrogen. sehingga dapat mencegah Jenis Tanaman Herbal Yang pengendapan lemak pada Digunakan dinding pembuluh darah. 5. Bawang putih Belimbing wuluh memiliki Penelitian yang kandungan vitamin C yang dilakukan oleh Waris Qidwai sangat banyak yaitu tiap 100 and Tabinda Ashfaq (2013). 8 Penggunaan Tanaman Herbal Pada Lansia Penderita Hipertensi Di Kecamatan Gatak Kabupaten Sukoharjo (Muh. Dengan atau mencegah terjadinya demikian pembuluh darah tetap hipertensi. lansia pengeluarannya. 1. Setiap 100 gram dan membantu untuk mengatur belimbing manis mengandung tekanan darah. Belimbing manis naik. Syaifuddin) PEMBAHASAN merupakan unsur zat pada Karakteristik Informan belimbing manis yang mampu Distribusi umur informan mengikat kolesterol dan asam menunjukkan semua informan empedu yang terdapat dalam merupakan usia lanjut. 7 informan perempuan dan 3 Kadar flavanoid dalam teh hijau informan laki-laki. klorida dan air) di kolesterol tak terbentuk. Bawang putih saponin yang dapat mengandung senyawa alisin meningkatkan absorpsi yang dapat mengganggu senyawa-senyawa diuretikum terbentuknya kolesterol. Selain itu. Belimbing wuluh 4. menunjukkan darah yang dapat memicu terjadinya dengan mengkonsumsi teh hijau hipertensi pada lansia. Pada mengurangi kadar kolesterol di lansia penurunan sistem dalam tubuh. tubulus distalis ginjal sangat pengerasan pembuluh darah bermanfaat untuk menurunkan dapat dicegah. (Anitha Et al. Vitamin C putih dapat menurunkan kadar yang dapat memperkuat otot kolesterol dalam pembuluh jantung serta kandungan darah. Menurut usus dan membantu Potter & Perry (2009). Pektin menghentikan penggumpalan . Teh hijau jantung serta penebalan dan Dalam penelitian Swen penurunan elastisitas pembuluh Wolfram (2007). Karena (natrium. Bawang putih juga Belimbing manis memiliki kandungan senyawa memiliki banyak kandungan sulfur yang bermanfaat untuk vitamin C dan air yang cukup mengurangi lemak dalam darah tinggi. gram belimbing wuluh memiliki dengan mengkonsumsi bawang 52 mg vitamin C.

Pada 100 gram atau setara dengan 19% dari seledri terkandung 344 mg asupan harian yang disarankan. kerja ginjal dalam mengeluarkan Kalium juga berfungsi sebagai cairan dan garam dari dalam diuretik yaitu merangsang tubuh. Et al. Selain itu. Melon Muzakar dan Nuryanto (2012). Didalam tubuh kalium Kalium berfungsi untuk menjaga berfungsi sebagai diuretik yaitu cairan tubuh agar tidak menjadi merangsang pengeluaran cairan terlalu pekat maupun terlalu dalam tubuh yang diikat oleh encer. kerugian pengolahan . Direbus mentimun dapat menurunkan Berdasarkan hasil tekanan darah. yang prosesnya dikenal garam. kandungan dengan sebutan proses osmo. Seledri timbulnya penyakit hipertensi Dalam penelitian dan jantung. berkurangnya cairan pengeluaran cairan dalam tubuh dalam darah akan menurunkan yang diikat oleh garam. 2007) 6. Sifat diuretik pada mentimun 1) Direbus yang terdiri dari 90% air mampu Keuntungan pengolahan mengeluarkan kandungan dengan cara direbus yaitu garam dari dalam tubuh. sehingga mencegah a. Sedangkan urin. 9 Penggunaan Tanaman Herbal Pada Lansia Penderita Hipertensi Di Kecamatan Gatak Kabupaten Sukoharjo (Muh. Mentimun Cara Meramu Atau Meracik Dalam penelitian Sonia Tanaman Herbal (2012). juga belimbing wuluh sebagai obat merangsang ginjal untuk lebih hipertensi dapat dilakukan aktif hal ini yang mampu dengan cara direbus dan menurunkan tekanan darah. mengandung banyak kalium. Syaifuddin) sel darah yang dapat memicu 7. kalium. direbus. (Burren tekanan darah. apiin dalam seledri. Tetapi pada (natrium. dengan mengkonsumsi 1. dikonsumsi secara mentah. Buah mentimun penelitian mengenai cara mengandung flavanoid yang meramu atau meracik tanaman sangat terbukti dalam herbal dalam pengobatan menghalangi reaksi oksidasi hipertensi belimbing wuluh dan kolesterol jahat (LDL) yang seledri dilakukan dengan cara menyebabkan darah mengental. Mineral dapat mengurangi rasa yang kaya dalam buah asam pada buahnya yang mentimun mampu mengikat dapat menganggu sistem garam dan dikeluarkan melalui pencernaan. berperan regulasi yaitu mengatur sebagai diuretic (memperlancar keseimbangan antara ion kalium air kencing yaitu membantu serta natrium didalam setiap sel. Belimbing wuluh pengendapan lemak pada Pada pengelolaan dinding pembuluh darah serta belimbing wuluh sebagai obat kandungan saponin yang dapat hipertensi yang dilakukan meningkatkan absorpsi oleh informan yaitu dengan senyawa-senyawa diuretikum cara direbus. klorida dan air) di dasarnya pengelolaan tubulus distalis ginjal. dengan mengkonsumsi daun Sepotong buah melon seledri mampu menurunkan memberikan 388 mg kalium tekanan darah.

jika mengkonsumsi secara 2012. (Hembing. Tetapi kerugian dengan penelitian yang yang dapat ditimbulkan dilakukan oleh Alipor & Rad. Dengan demikian (Paulus. karena teh hijau langsung adalah mengandung senyawa flavanoid terjadinya gangguan yang mempunyai sifat kimia sistem pencernaan karena senyawa fenol yaitu bersifat rasa asam pada buahnya agak asam sehingga dapat larut yang sangat tinggi. pengolahan terlebih dahulu Mengkonsumsi belimbing kandungan saponin yang manis bisa dilakukan tinggi dalam seledri dapat secara langsung atau menyebabkan rasa sebah mentah cukup dengan . vitamin C yang Pengolahan teh hijau yang terkandung dalam dilakukan oleh lansia dengan buahnya secara cara diseduh hal ini sesuai maksimal. Ketika dapat mengurangi dibuat jus akan mengindikasi kandungan vitamin C yang kadar saponin yang tinggi terkandung dalam oleh karena itu seledri lebih buahnya. Dikonsumsi secara langsung/ dengan cara direbus terlebih mentah dahulu. Seledri diseduh dengan air merupakan Pada pengelolaan pelarut yang lebih baik untuk teh seledri sebagai obat hijau. Diseduh dengan dikonsumsi Jenis tanaman herbal secara langsung yaitu bisa yang diolah dengan cara mendapatkan kandungan diseduh adalah teh hijau. itu. mengurangi kadar Tetapi jika dikonsumsi tanpa kolesterol di dalam tubuh. 10 Penggunaan Tanaman Herbal Pada Lansia Penderita Hipertensi Di Kecamatan Gatak Kabupaten Sukoharjo (Muh. 2011) kontraksi uterus. Et karena dapat menyebabkan al. Belimbing manis sebagai obat hipertensi juga Mengkonsumsi belimbing dapat dikonsumsi secara manis setiap hari bisa untuk langsung atau dibuat jus. pencernaan dilarang Orang dengan gangguan mengkonsumsi belimbing infeksi ginjal dan wanita wuluh dan sebaiknya hamil dilarang mengkonsumsi tanaman mengkonsumsi seledri obat lainnya. (Anitha. hipertensi dilakukan informan 3. Pada penderita aman dikonsumsi dengan hipertensi dengan direbus terlebih dahulu dan gangguan sistem cukup di ambil sarinya. dalam basa. 2) Dikonsumsi mentah 2008) Keuntungan pengolahan 2. pengelolaan daun seledri a. 2012) mengolah teh hijau dengan cara b. Syaifuddin) dengan cara direbus yaitu didalam lambung. Pengolahan daun Pada pengobatan seledri dengan cara direbus hipertensi untuk jenis tanaman hal ini dilakukan karena daun herbal yang dilakukan dengan seledri diambil sarinya atau cara dikonsumsi secara kandungan yang ada dalam langsung atau mentah tanpa daun seledri tersebut. Selain pengolahan terlebih dahulu.

lambung akan mengolah semua bekerja dan membakar kira- merupakan cara yang baik kira 20 kkal. 2008) bahwa frekuensi konsumsi tanaman c. akan sangat baik jika direbus. mengkonsumsi 3 buah . Linn) dilakukan oleh informan Dalam pengobatan penelitian dengan cara hipertensi dengan belimbing dikonsumsi secara mentah. Et al. merupakan air juga dipanggang. merupakan zat diuretik Karena dengan ditumis. 2012). Mengkonsumsi langsung tidak baik karena belimbing manis juga bisa justru dapat meningkatkan dilakukan dengan cara berat badan. dipanggang. direbus. belimbing manis. Kandungan atau bahkan hilang jika buah mentimun yang 95% ditumis. akan untuk mendapatkan khasiat lebih baik mengkonsumsi belimbing manis. 2007) dikonsumsi terlalu banyak d. Menurut Anitha Et dikonsumsi secara al (2011). mentimun sebagai obat (Lanny. Syaifuddin) memilih belimbing yang langsung atau mentah dan sudah matang dan bisa juga dibuat jus. atau digoreng. Tetapi membersihkan buahnya mengkonsumsi jus terus terlebih dahulu sebelum menerus tanpa dikonsumsi (Chakraborty Et mengkonsumsi buah secara al. Mentimun bisa menyebabkan Dalam pengelolaan terbentuknya batu ureter. Jadi. 2012) hipertensi dilakukan oleh b. 2008) mengeluarkan aroma rasa dari bawang putih tanpa Frekuensi Penggunaan Tanaman memperhatikan khasiat Herbal Dalam Pengelolaan kandungan yang ada Hipertensi didalam bawang putih. Dari hasil penelitian diketahui (Hembing. Melon herbal dalam pengelolaan hipertensi Dalam pengelolaan melon informan adalah sebagai berikut: sebagai obat herbal dalam 1. Perlunya tetap dibuat jus dengan tujuan mengkonsumsi buah segar untuk mengambil sari buah bermanfaat bagi lambung. Belimbing Wuluh (Averrhoa menurunkan tekanan darah bilimbi. wuluh dikonsumsi 1 gelas 1-2 kali Pengelolaan dapat dalam sehari. Dari karena pada saat proses berbagai macam cara mengunyah. digoreng hanya untuk (Hembing. (Burren. Tetapi buah melon secara belimbing manis juga langsung atau mentah memiliki efek buruk karena dibandingkan kandungan oksalat yang mengkonsumsi dengan di tinggi sehingga jika jus. atau dikonsumsi secara mentah. 11 Penggunaan Tanaman Herbal Pada Lansia Penderita Hipertensi Di Kecamatan Gatak Kabupaten Sukoharjo (Muh. Bawang putih informan penelitian dengan Bawang putih lebih mengkonsumsinya secara berkhasiat jika dikonsumsi langsung yaitu dengan secara mentah karena mengkonsumsi buahnya khasiatnya akan berkurang secara mentah.

(2007). masing-masing 1 buah bisa untuk Dalam penelitian Sonia (2012). belimbing manis (Averrhoa carambola. dikonsumsi 1-2 gelas sehari. . Tanaman herbal yang mengkonsumsi bawang putih dimanfaatkan atau digunakan secara teratur sebanyak 40 gram oleh lansia di Kecamatan Gatak ( dua sampai tiga siung) sehari Kabupaten Sukoharjo dalam selama 10 minggu dapat pengelolaan hipertensi adalah menurunkan kadar kolesterol belimbing wuluh (Averrhoa dalam pembuluh darah. Melon (Cucumis Melo) dengan air bersih sampai Dalam pengobatan mendidih sampai tersisa 1 gelas. Dalam SIMPULAN DAN SARAN penelitian Waris Qidwai and Simpulan Tabinda Ashfaq (2013). (2012). Linn) Dalam penelitian Swen Wolfram Dalam pengobatan (2007) menunjukkan dengan hipertensi dengan seledri mengkonsumsi teh hijau dikonsumsi sehari 1-2 sendok sebanyak 100-200 mg dengan sehari 2 kali. Syaifuddin) belimbing wuluh dan direbus 5. bawang putih (Allium sativum. Seledri (Apium graveolens. mengurangi kadar kolesterol di dengan mengkonsumsi mentimun dalam tubuh. Teh Hijau (Camelia sinensis) selama 30 hari berturut-turut Dalam pengobatan dapat menurunkan tekanan darah hipertensi dengan teh hijau pada orang dewasa. Bawang Putih ( Allium sativum. 12 Penggunaan Tanaman Herbal Pada Lansia Penderita Hipertensi Di Kecamatan Gatak Kabupaten Sukoharjo (Muh. Linn) gram) setiap hari dapat Dalam pengobatan menghentikan penggumpalan sel hipertensi dengan belimbing darah yang dapat memicu manis dikonsumsi 2 buah sehari. (200 ml) kemudian disaring dan 4. Linn). mengkonsumsi belimbing 6. Et al menurunkan tekanan darah. Belimbing Manis (Averrhoa buah melon satu potong (200-300 carambola. hipertensi dengan melon saring dan kemudian di minum dikonsumsi sehari satu kali satu setelah makan pagi dinilai dapat potong. bilimbi. dikonsumsi 1-2 buah perhari. dengan mengkonsumsi 2. pagi 100 ml Linn) dan sore 100 ml selama tiga hari Dalam pengobatan berturut-turut mampu hipertensi dengan bawang putih menurunkan tekanan darah. Linn). timbulnya penyakit hipertensi dan Menurut Chakraborty Et al jantung. dikonsumsi sehari sekali dengan dengan mengkonsumsi daun frekuensi konsumsi selama 2 seledri sebanyak 40 gram direbus minggu dapat meninggkatkan dengan dua gelas air (400 ml) kesehatan jantung dan hingga didapatkan segelas air metabolisme tubuh. dikonsumsi 1-2 siung bawang putih sehari 1-2 kali. Dalam penelitian cara diseduh dengan 400 ml air Muzakar dan Nuryanto (2012). 7. Menurut Burren. 1. diminum dua kali. sebanyak 100 gram sehari 3. teh hijau (Camelia sinensis). Mentimun (Cucumis sativus) manis 2 buah berukuran sedang Dalam pengobatan (100-200 gram) dimakan setelah hipertensi dengan mentimun makan pagi dan malam hari.

ch039 dikonsumsi 1. Peneliti selanjutnya hendaknya 2. Norman Kaluhiokalani2. pengobatan dapat berjalan mentimun (Cucumis sativus). melon.bmk menggunakan tanaman Anitha Roy. Averrhoa . Bagi Penelitian Selanjutnya Linn). dan seledri (Apium graveolens.487 melakukan pengobatan 05608. A dan rebusan daun seledri 2 Review On The sendok makan 2 kali sehari. Di akses pada dikonsumsi 1-2 gelas sehari. 993. The Effects of hipertensi pada lansia di Morinda citrifolia L. 1. buah sehari. 2012. Bagi Lansia 2Fdocsdrive.google. tanpa pengolahan terlebih Santiago2. teh memiliki khasiat terbaik bagi hijau diolah dengan cara pengelolaan diseduh.com/url? meningkatkan pengetahuan sa=t&rct=j&q=&esrc=s&sou mereka tentang pengobatan rce=web&cd=2&ved=0CDM herbal. 2011. QFjAB&url=http%3A%2F% 2. mentimun 0993. Therapiutical Effects Of Tea. Syaifuddin) Linn). maka para lansia HPGGcW1dcRjeAt6F- hendaknya lebih sabar dalam bw79Arju4Ww&bvm=bv. Noni on Kecamatan Gatak Kabupaten High Blood Pressure: A Sukoharjo untuk rebusan Mechanistic Investigation belimbing wuluh 1-2 kali sehari.2 buah sehari. teh hijau 446–453. Raevonne A.1021/bk-2008- kali sehari. Vol. and Case Study. Geetha RV.d.org/doi/abs/ kali sehari. dan mentimun dikonsumsi DAFTAR PUSTAKA secara langsung atau mentah Afa Kehaati Palu1. Cara meramu tanaman herbal meningkatkan analisis dalam pengelolaan hipertensi terhadap pengaruh tanaman oleh lansia di Kecamatan Gatak herbal terhadap pengelolaan Kabupaten Sukoharjo adalah hipertensi. American belimbing manis dikonsumsi 2 Chemical Society. bawang putih. 3. Asian Jurnal of B. melon dikonsumsi 1 10. sehingga diketahui belimbing wuluh dan seledri tanaman herbal manakah yang diolah dengan cara direbus. 13 Penggunaan Tanaman Herbal Pada Lansia Penderita Hipertensi Di Kecamatan Gatak Kabupaten Sukoharjo (Muh. Frekuensi penggunaan tanaman and . Brett J. herbal dalam pengelolaan 2008. melon (Cucumis Melo). Jarakae Jensen1.com%2Fpdfs% Pengobatan menggunakan 2Fansinet%2Fajcn%2F201 tanaman herbal umumnya 2%2F1- memiliki efek penyembuhan 15. West1. Bagi Perawat Di akses pada tanggal 18 Perawat sebagai agen Juni 2013 kesehatan. hendaknya http://www. B and Rad. Saran Nutrition. Alipor. H. Vol 4.acs.pdf&ei=hBzgUfuaNsm3r dalam jangka waktu yang AeDp4CQCg&usg=AFQjCN relatif lama. No 1. and herbal. secara maksimal. dahulu. tanggal 01 Juli 2013 bawang putih dikonsumsi 1-2 http://pubs. 3. sehingga hasil Lakshmi T. A. 1-15. sedangkan belimbing manis.

Kalaria.com/url? Saku Patofisiologi. Elizabeth J. http://medherb. Lanjut Usia. eutics/Cardiovascular_Herb Maryam A. Yogyakarta.pdf Jakara. No 1. Syaifuddin) bilimbi Linn–Nature's Drug Volume 6.googleuser Reseach Volume 3. Issue 3. International voDAAw&usg=AFQjCNHfmf Reseach Journal Of 3UdXYW4Ern80sT9dT3Zgl Pharmacy Volume 3. Diakses pada tanggal Hipertensi.google. Vol 10. Berkhasiat. Keperawatn www. 2011.p Averrhoa Carrambola Linn : df&ei=YyHgUcG9MIWPrQfa An Overview. QFjAA&url=http%3A%2F% Kamath and Chakraborty. 2008. Metodologi QFjAA&url=http%3A%2F% Penelitian Kualitatif.com/search?q=cach 101-106. 2012. Remaja ments%2F1%2FFile%2520 Rosda Karya. 3%2520Issue%25203. &bvm=bv. 88-92.htm Cardiovaskuler Effect Of Paulus. Journal For The Clinical Jakarta: Niaga Swadaya Practitioner. Lexy J.irjponline.in%2Fold%2FDacu Bandung: PT.48705608. Di Store a Pharmacological. Di akses pada e:z1NPlEMBlgkJ:thc. .ir/im/Journal%252021.sumselpr 2012.d. W. 2Fijddr. Pankti. rce=web&cd=1&ved=0CCk Gheewala. 59-61. XVA&bvm=bv. No 1.tums. 14 Penggunaan Tanaman Herbal Pada Lansia Penderita Hipertensi Di Kecamatan Gatak Kabupaten Sukoharjo (Muh. Based Review. No 2.go. no%25208%2520Vol%2520 Muzakar. Taklukan Penyakit. s_and_hypertension. Teheran Heart Center. hp/uploads/796_pdf.com/admin/p Gerontik Dan Geriatrik. Paul Bergner.d. Juni 2013 Corwin.google. 2007. Terapi 4-6. P. 2012. Volume 6.id%2Fdata%2Fdownl Pharmacological Profil of oad%2F20130104230908. Herbal Indonesia Saffron: An Avidence. 2011. Di akses pada tanggal 19 Graha Ilmu. 2009.com/Therap Mizan Pustaka. & Nuryanto.pdf http://www. Alih Bahasa: 16 Juli 2013 Rani Ekawati. content.pdf& Pengaruh Pemberian Air ei=eh3gUbTJNMexrAfE64F Rebusan Seledri Terhadap Y&usg=AFQjCNEQ4fuqQl3 Penurunan Tekanan Darah SCE4cHEQe0KZ1bhwWKQ Pada Penderita Hipertensi. Phythocemical And ov. Robert E. EGC. Keperawatan Manusia. Buku http://www. Volume 3 No 1. and Shahin K. Hembing.bmk Jurnal Pembangunan Azizah. 2012. 2Fbalitbangnovda.48705608.a tanggal 19 Juni 2013 c. Depok. Jakarta : sa=t&rct=j&q=&esrc=s&sou EGC. Di akses pada bmk tanggal 17 Juni 2013 Nugroho. L. Kowalski. Journal Trubus Swadaya.com/url? +&cd=3&hl=en&ct=clnk&cli sa=t&rct=j&q=&esrc=s&sou ent=firefox-a rce=web&cd=1&ved=0CC4 Moleong. Jakarta. 2004. H.M. 2008. Cardiovascular Ramuan Lengkap Herbal Herbs and hypertension. Wijayakusuma. akses pada tanggal 7 Juli International Journal of 2013 Drug Development and http://webcache.

http:// Fundamental Keperawatan. www. 39-43. Di akses (JNC 7). and Jie Suppl3/3694. Buku 1. 373.ncbi. Syaifuddin) Potter. 2007. Di akses pada tanggal http://www. 2009.com Based Approach. M. 231-234. Effects Of Treatment of Hypertension Green Tea And EGCG On from the Perspective of Cardiovascular And Traditional Chinese Metabolic Health. Evaluation Of National Committee On Hypolipidemic Effect Of Prevention. and The Seventh Report Of The Joint Afshaq. Fuyong Chu. International 2013 Journal Of Pharmachy http://www.. ST. diuretics: a review of the Jakarta:Pustaka Bunda scientific evidence. Di akses pada Pressure Among Pre. Based Complementary and Buku Ajar Keperawatan Alternative Medicine Gerontik. College Of Nursing.com/Vol4 Pengqian Wang. Di akses EGC. No 3. Di Sativum In Cholesterol Fed akses pada tanggal 04 Juli Rabbits. 2013.pdf Wang. 2007.G. G. Volume 2013. Alih Bahasa : Adrina Ferderika. P. Di akses in Cardiovascular Disease pada tanggal 19 Juni 2013 Prevention: An Evidence- http://www. Jakarta: Salemba Medika and Koning MM. P. & Beare. Of High Blood Pressure Vol 6 No 1.com/jour 15 Juni 2013 nals/ecam/2013/275279/ http://www.int/mediacent Volume 4. N. Trends in the Swen Wolfram.gov/ Selected Rural Area. J Sonia. Antioxidant and Lipid ecam/2013 Lowering Effect Coriandrum WHO. Sheda. Journal Of Evaluation And Treatment Basic and Aplied Science.1-31. The Effect of Ethnopharmacol Vol 114. Evidence- Stanley. Journal of Medicine. Jakarta: Volume 2013. Xiaochen Yang. 2007.hindawi. pada tanggal 17 Juni 2013 Suresh CJ. Nindi S.nih. tanggal 18 Juni 2013 Hypertensive Adults In a http://www. 2012.google. Kroner CI. A. Rafaeq. and Pretti S. 2010. Role of Garlic Usage Bangalore. 2003. India. Perry. Van-Buren L. Edisi 2. 15 Penggunaan Tanaman Herbal Pada Lansia Penderita Hipertensi Di Kecamatan Gatak Kabupaten Sukoharjo (Muh.who. Setiawan D. Di akses pada tanggal 16 Juni 2013 pada tanggal . The American College of Diakses pada tanggal 17 Nutrision Vol 26.google.ijppsjournal. Cucumber on Blood No 1. John’s Waris Qidwai and Tabinda Ashfaq. Edisi 7.nlm.com Yasmin K . Juli 2013 Wei Liu.hindawi.2009. No 4. 2013.com/journals/ 2012. R. www. Citrus Lemon. re/factsheets/fs134/en/ Di akses pada tanggal 07 Xingjiang Xiong. A. Atlas Tumbuhan Herbal medicines as Obat Indonesia Jilid 6. pubmed/17804183 Bangalore. Traditional Medicine. Detection. 2004. Wright CI. Juli 2013 388.

M. Syaifuddin: Mahasiswa S1 Keperawatan FIK UMS.Kep. Jln A Yani Tromol Post 1 Kartasura .Kes: Dosen Keperawatan FIK UMS.Kep. Si.jbaas. ** Arina Maliya. Jln A Yanii Tromol Post 1 Kartasura ** Agus Sudaryanto. Jln A Yani Tromol Post 1 Kartasura. Med: Dosen Keperawatan FIK UMS.com/HTML/Prev ious%20Issues/Volume%20 * Muh. S. A. M. Ns. Syaifuddin) www. 16 Penggunaan Tanaman Herbal Pada Lansia Penderita Hipertensi Di Kecamatan Gatak Kabupaten Sukoharjo (Muh.