“TEKNOLOGI OFDM”

Pendahuluan

OFDM (Orthogonal Frquency Division Multiplexing) merupakan teknik
pentransmisian data berkecepatan tinggi dengan menggunakan beberapa sinyal
carrier secara parallel dalam pemodulasiannya. Sehingga data yang
ditransmisikan akan mempunyai kecepatan yang lebih rendah. Teknik seperti ini
dapat menghemat bandwidth kanal sistem komunikasi. Pada teknik transmisi
OFDM setiap sub-carrier tidak ditempatkan berdasarkan bandwidth yang ada,
tetapi sub-carrier tersebut disusun untuk saling overlapping. Jarak atau space
antara subcarrier diatur sedemikian rupa, sehingga antar sub-carrier mempunyai
sifat yang orthogonal. Keorthogonalitasan diantara sub-carrier inilah yang
menyebabkan munculnya istilah Orthogonal Frquency Division Multiplexing.
Dengan menggunakan teknik overlapping ini dapat menghemat bandwidth
kanal sampai dengan 50% [1]. Untuk pembentukan dan penguraian symbol
OFDM dapat digunakan Inverse Fast Fourier Transform (IFFT) dan Fast Fourier
Transform (FFT)

Prinsip dasar OFDM

OFDM adalah sebuah teknik transmisi dengan banyak frekuensi (multicarrier),
menggunakan Discrete Fourier Transfor (DFT). Bagan dasar dari OFDM
ditampilkan pada gambar.1.

Cara kerjanya adalah sebagai berikut. Deretan data informasi yang akan dikirim
dikonversikan kedalam bentuk parallel, sehingga bila bit rate semula adalah R ,
maka bit rate di tiap-tiap jalur parallel adalah R/M dimana M adalah jumlah
jalur parallel (sama dengan jumlah sub-carrier). Setelah itu, modulasi dilakukan
pada tiap-tiap sub-carrier. Modulasi ini bisa berupa BPSK, QPSK, QAM atau
yang lain, tapi ketiga teknik tersebut sering digunakan pada OFDM. Kemudian
sinyal yang telah termodulasi tersebut diaplikasikan ke dalam Inverse Discrete
Fourier Transform (IDFT), untuk pembuatan simbol OFDM. Penggunaan IDFT
ini memungkinkan pengalokasian frekuensi yang saling tegak lurus
(orthogonal), mengenai hal ini akan dijelaskan lebih lanjut. Setelah itu simbol-
simbol OFDM dikonversikan lagi kedalam bentuk serial, dan kemudian sinyal
dikirim.

salah satunya yang cukup sering kita gunakan adalah sinyal sinus. sebagaimana diperlihatkan pada gambar berikut : Gambar spektrum sinyal OFDM Pada teknik OFDM masing-masing sub-carrier tidak disebar berdasarkan bandwidth yang ada. Dalam tiap sub-carrier dibedakan dengan sebuah simbol dan masingmasing simbol saling orthogonal atau tidak saling mempengaruhi. Ada beberapa kumpulan sinyal yang orthogonal. sebuah simbol dikatakan orthogonal dengan yang lain jika factor korelasinya adalah 0 .Apa yang dimaksud dengan Orthogonal ? Istilah orthogonal dalam Orthogonal Frequency Division Multiplexing (OFDM) mengandung makna hubungan matematis antara frekuensi-frekuensi yang digunakan. Istilah orthogonal mengandung makna hubungan matematis antara frekuensi-frekuensi yang digunakan. tetapi sub-carrrier tersebut disusun saling overlap. Jarak atau space antara sub-carrier disusun sedimikian rupa. sehingga antar sub- carrier akan saling orthogonal. . Pemakaian frekuensi yang saling orthogonal pada OFDM memungkinkan overlap antar frekuensi tanpa menimbulkan interferensi satu sama lain.

Keunggulan Efisien dalam pemakaian frekuensi Untuk memperjelas perbedaan OFDM. bisa dilihat pada Gambar. Gambar Perbandingan OFDM dan FDM Kuat menghadapi frequency selective fading Karakter utama yang lain dari OFDM adalah kuat menghadapi frequency selective fading. Selain itu pada multicarrier konvensional juga diperlukan band pass filter sebanyak frekuensi yang digunakan. Dengan menggunakan teknologi OFDM. bahwa OFDM adalah salah satu jenis dari multicarrier (FDM). dan juga dengan sistem multicarrier konvensional. Dari gambar tersebut bisa dilihat.3. baik dalam operasi dasarnya maupun dalam segi efisiensi spektrumnya. tetapi tiap sub carrier dari sistem OFDM hanya mengalami flat fading (pelemahan daya terima secara seragam). meskipun jalur komunikasi yang digunakan memiliki karakteristik frequencyselective fading (dimana bandwidth dari channel lebih sempit daripada bandwidth dari transmisi sehingga mengakibatkan pelemahan daya terima secara tidak seragam pada beberapa frekuensi tertentu). Sehingga salah satu karakteristik dari OFDM adalah tingginya tingkat efisiensi dalam pemakaian frekuensi. tetapi memiliki efisensi pemakaian frekuensi yang jauh lebih baik. dimana hal ini memiliki efek samping berupa menurunnya kecepatan transmisi bila dibandingkan dengan sistem single carrier dengan lebar spektrum yang sama. sedangkan pada OFDM cukup menggunakan FFT saja. sedangkan pada sistem multicarrier konvensional untuk mencegah interferensi antar frekuensi yang bersebelahan perlu diselipkan frekuensi penghalang (guard band). dengan sistem single carrier. . Pada OFDM overlap antar frekuensi yang bersebelahan diperbolehkan. karena masing-masing sudah saling orthogonal.

karena meskipun sistem secara keseluruhan memiliki kecepatan transmisi yang sangat tinggi sehingga mempunyai bandwidth yang lebar. sehingga kecepatan transmisi di tiap subcarrier sangat rendah dan bandwidth dari tiap subcarrier sangat sempit.4 Ilustrasi frequency selective fading pada sinyal OFDM Kelebihan OFDM  Keuntungan utama dari OFDM dibanding skema single-carrier adalah kemampuannya untuk mengatasi kondisi saluran yang parah (misalnya. gangguan narrowband dan frequency-selective fading karena multipath) tanpa filter equalization yang kompleks. Gambar. Teknologi OFDM bisa mengubah frequency selective fading menjadi flat fading.Pelemahan yang disebabkan oleh flat fading ini lebih mudah dikendalikan. sehingga performansi dari sistem mudah untuk ditingkatkan.  Channel equalization disederhanakan karena OFDM dapat dilihat dengan menggunakan banyak sinyal narrowband yang dimoduliasi secara perlahan ketimbang satu sinyal wideband yang dimodulasi dengan cepat. . redaman frekuensi tinggi dalam kawat tembaga yang panjang. Perubahan dari frequency selective fading menjadi flat fading bisa diilustrasikan seperti gambar 4. karena transmisi menggunakansubcarrier (frekuensi pembawa) dengan jumlah yang sangat banyak. lebih sempit daripada coherence bandwidth (lebar daripada bandwidth yang memiliki karakteristik yang relatif sama).

OFDM tentunya tidak luput dari kekurangan. Kelemahan OFDM Sebagai sebuah sistem.  Tingkat simbol yang rendah membuat penggunaan guard interval antar simbol lebih terjangkau. sehingga sistem ini mudah terkontaminasi oleh distorsi nonlinear yang terjadi pada amplitudo dari daya transmisi.  Frequency Offset Sistem ini sangat sensitif terhadap carrier frequency offset yang disebabkan oleh jitter pada gelombang pembawa (carrier wave) dan juga terhadap efek Doppler yang disebabkan oleh pergerakan baik oleh stasiun pengirim maupun stasiun penerima.  Mekanisme ini juga memfasilitasi desain jaringan frekuensi tunggal (SFN). Sistem OFDM Sistem OFDM secara sederhana ditunjukkan pada gambar 3 berikut.  Distorsi nonlinear Teknologi OFDM adalah sebuah sistem modulasi yang menggunakan muti frekuensi dan multi amplitudo. . sehingga memungkinkan untuk menghilangkan gangguan antar simbol (ISI). ketimbang mengganggu seperti yang biasanya terjadi dalam sistem single-carrier tradisional. di mana beberapa pemancar yang berdekatan mengirim sinyal yang sama secara bersamaan pada frekuensi yang sama. Dua diantaranya adalah frequency offset dan distorsi nonlinear. sebagaimana sinyal dari beberapa pemancar yang berjauhan dapat dikombinasikan secara konstruktif.

Pada bagian penerima (receiver). sinyal diubah dari serial ke paralel kemudian dilakukan pelepasan cyclic prefix untuk mendapatkan simbol yang asli kembali. Dengan menggunakan cyclic prefix akan mengurangi ISI (inter-symbol interference) dan ICI (inter-carrier interference). Setelah itu ditambahkancyclic prefix sebagai pemisah frekuensi pembawa yang saling tumpang tindih. Cyclic Prefix merupakan salinan dari bagian akhir simbol OFDM yang ditambahkan pada awal simbol. Sinyal yang keluar dari transmitter berupa sinyal yang salingoverlapping sehingga dapat menghemat bandwidth. Aplikasi OFDM dalam komunikasi digital . sinyal diubah terlebih dahulu dari paralel ke serial. Kemudian masuk ke dalam FFT (Fast Fourier Transform). Setelah ditambahkancyclic prefix. kemudian diubah lagi ke dalam bentuk serial setelah itu sinyal dikirim. Setelah itu sinyal didemodulasi dan sebelum diterima kembali dalam bentuk informasi. Gambar 3. Sinyal yang telah dimodulasi kemudian masuk ke dalam IFFT (Inverse Fast Fourier Transform) untuk membuat frekuensi data saling orthogonal atau dengan kata lain IFFT berfungsi sebagai pemuat simbol OFDM. Blok diagram OFDM Pada bagian pengirim (transmitter). informasi atau data yang akan dikirim semula berbentuk serial kemudian dalam OFDM diubah menjadi paralel kemudian dimodulasi. FFT berfungsi sebagai pengurai simbol OFDM yaitu memisahkan antara frekuensi carrier dengan simbol OFDM. Pada OFDM kondisi overlapping ini tidak menimbulkan interferensi antar kanal.

11g dan menawarkan beberapa level keamanan seperti WEP dan atau WPA. dll. Teknologi Powerline :OFDM digunakan oleh divais powerline untuk memperluas koneksi Ethernet ke ruangan lain pada suatu residen melalui power wiring.4 GHz (802. G.11a/g dan WiMAX. suatu jaringan nirkabel yang menggunakan frekuensi radio untuk komunikasi antara perangkat komputer dan akhirnya titik akses yang merupakan dasar dari transiver radio dua arah yang tipikalnya bekerja di bandwith 2. B. seperti DVB-T. FLASH-OFDM : FLASH-OFDM adalah system berbasis OFDM dengan spesifikasi protocol layersyang lebih tinggi. Kebanyakan peralatan mempunyai kualifikasi Wi-Fi. HD Radio. mencakup IEEE 802. seperti Multiband OFDM.11b atau akomodasi IEEE 802. Radio dan Televisi Digital : Banyak Negara-negara Eropa dan Asia yang mengadopsi OFDM untuk broadcast radio dan televise digital terrestrial. D. ADSL : OFDM digunakan pada koneksi ADSL yang mengikuti standar G. 802. C.11g) atau 5 GHz (802. Wireless LAN (802. yang areanya akan bersaing dengan jaringan GSM dan 3G. E.11b.DMT. dimana kabel tembaga yang sudah ada digunakan untuk penerimaan koneksi data kecepatan tinggi. T-DMB.11).A. WLAN dan MAN : OFDM digunakan pada beberapa aplikasi WLAN dan MAN.11a). DAB. Ultra Wideband : Teknologi UWB wireless personal area network juga memanfaatkan OFDM. IEEE 802. Kesimpulan . FLASH-OFDM telah menghasilkan packet-switched cellular bearer. F.

http://repo.com/elektro/tel24. http://www. Dasar dari Downlink physical resource LTE dapat dilihat sebagai grid waktu-frekuensi.id/3991/teknologi-ofdm-pada-lte/ 2. OFDM memenuhi persyaratan LTE untuk fleksibilitas spektrum dan memungkinkan solusi hemat biaya untuk banyak operator dengan lebar pita yang lebar.elektroindonesia.html 3.st3telkom.ac. seperti digambarkan pada gambar di bawah ini: Source : 1. OFDM (OFDM) adalah skema Frequency Division Multiplexing (FDM) yang digunakan sebagai metode modulasi multi-carrier digital.id/2015/06/14/ofdm-orthogonal- frequency-division-multiplexing/ 4. http://petronella.pdf .id/300/1/1161.ac.blog.pens. http://telko.