KEAJAIBAN IBADAH PUASA

Puasa merupakan ibadah yang bersifat individual yang tidak tampak oleh orang lain.
Karena merupakan rahasia antara yang melakukan dengan rabb-Nya. Sehingga puasa akan
membentuk seorang mukmin untuk senantiasa diawasi oleh allah. Secara psikis puasa mampu
membangun mental pemenang bagi para pelakunya. Sehingga menumbuhkan muraqobatullah
dan rasa takut kepada allah. Puasa merupakan rukun islam yang ke 3 yang merupakan
kewajiban setiap muslim. Seperti firman allah taala dalam surat al-baqoroh ayat 183 yang
artinya : “hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kalian berpuasa sebagimana
diwajibkan atas orang-orang sebelum kalian, agar kalian bertaqwa.”

Perubahan diri seorang muslim yang disebabkan oleh meningkatnya ketaqwaan dari
berpuasanya merupakan keajaiban puasa yang paling agung. Taqwa merupakan sarana untuk
menggapai hidup yang ideal dan meraih kebahagiaan didunia dan akhirat. Seperti firman
allah dalam surat an-anfal ayat 29 yang artinya : “hai orang-orang yang beriman, jika kamu
bertaqwa kepada allah, niscaya dia akan memberikan kepadamu furqon (pembela antara hak
dan bathil)”. Puasa memiliki pengaruh yang sangat unik untuk menjaga kesehatan oragan
tubuh yang bersifat lahir dan ketaqwaan yang bersifat batin, serta mencegah bercampurnnya
unsure-unsur yang bersifat berbahaya dalam tubuh yang apabila telah mendominasi maka
akan merusaknya. Selain itu puasa berguna untuk mengeluarkan unsur-unsur yang buruk
didalam tubuh yang melemahkan kesehatannya. Puasa sangat baik untuk menjaga kesehatan
jantung dan organ lainnya, dan untuk mengembalikan unsur-unsur (didalam tubuh) yang
hilang karena ulah nafsu syahwat.

Ketika seseorang berpuasa, maka akan terjadi dua peristiwa penting dalam tubuh.
Pertama : rekontruksi sel-sel tubuh. Dr addul jawwad ash-shawi mengatakan bahwa zat asam
amino mementuk insfrastruktur sel-sel tubuh. Pada saat berpuasa, asam-asam yang aru
terbentuk dari makanan ini. Berkumpul dengan asam-asam hasil pencernaan. Dengan
demikian terbentuklah gugus-gugus baru untuk sel-sel yang merenovasi strukturnya dan
meningkatkan kemampuan fungsionalnya sehingga menghasilkan kesehatan, pertumbuhan,
dan kenyamanan bagi tubuh manusia. Kedua : pembersihan tubuh dari racun. Pada saat
berpuasa lemak-lemak yang tersimpan dalam tubuh dalam jumlah besar dipindahkan ke hati
sehingga dioksidasi dan dimanfaatkan leh hati. Dari proses ini dikeluarkan racun-racun yang
meleleh didalamnya, dimusnahkan kemudian dibersihkan bersama kotoran tubuh.

Puasa disamping sebagai ibadah yang mengantarkan pelakunya meraih derajat taqwa,
juga memiliki beragam macam manfaat dan keunggulan. Manfat puasa tidak sebatas pada
aspek spiritual semata. Akan tetapi ilmu pengetahuan modern berhasil menyikap bukti baru
mengenai manfaat-manfaat fisik dan psikis puasa. Secara fisik, puasa memiliki effect
kesehatan seperti membangun system kekebalan, system pencernaan, system reproduksi, dan
masih banyak lagi.

Sumber :
1. Al-Qur’an dan terjemahannya
2. Zinal abiding zain, keajaiban ibadah puasa, 2007, Surakarta.

Ny. Khoirur Rofiq (ranting kaliangkrik)