Pengertian Motif Ekonomi

Motif ekonomi adalah setiap alasan, dorongan, dan kegiatan yang dilakukan seseorang
atau badan untuk melakukan tindakan ekonomi. Motif berasal ari kata motive (bahasa
inggris) yang mempunyai arti alasan atau penggerak. Setiap alasan akan mendorong
manusia dalam melakukan kegiatan, perbuatan atau tindakan. Setiap kegiatan,
tindakan maupun perbuatan seseorang didorong oleh suatu keinginan/motif untuk
mencapai tujuan tertentu.
Contoh motif dalam ekonomi adalah sebagai berikut:

 Seorang petani tekun dan rajin agar panennya berhasil dengan baik.
 Seorang pemulung bekerja hingga malam, agar penghasilannya bertambah.
 Seorang pengusaha mempromosikan produknya di televisi agar produknya laku.
 Portugis menjajah Timor-Timur agar dapat menguasai kekayaan alamnya.

Setiap orang memiliki keinginan untuk memenuhi kebutuhannya semaksimal mungkin
yang dapat dilakukannya. Pemenuhan kebutuhan tersebut memerlukan langkah-
langkah tindakan. Tindakan yang dilakukan oleh manusia untuk memenuhi
kebutuhannya dapat dikatakan sebagai tindakan ekonomi. Tindakan yang dilakukan
seseorang pasti mempunyai alasan yang jelas atau karena ada dorongan yang kuat
untuk melakukan tindakan ekonomi. Alasan yang mendorong seseorang mendorong
seseorang melakukan tindakan ekonomi dinamakan motif ekonomi. Motif ekonomi
adalah usaha atau upaya-upaya yang membuat manusia terdorong untuk melakukan
tindakan-tindakan ekonomi.
Tujuan akhir dari motif ekonomi adalah untuk mencapai kemakmuran. Seseorang
melakukan tindakan ekonomi ini didorong oleh berbagai alasan yakni sebagai berikut:

 Untuk meningkatkan kemakmuran baik dengan adanya dorongan untuk mencari
laba maupun dengan adanya suatu prinsip perbaharuan atau innovator.
 Untuk memperoleh penghargaan dari masyarakat.
 Untuk memperoleh kekuasaan dalam masyarakat.
 Ingin melakukan hal yang bersifat sosial.

Contoh tindakan ekonomi yang didorong motif ekstrinsik sebagai berikut:  Karena sudah menjadi aturan sekolah. Bob membeli sebotol air mineral. Motif merupakan alasan seseorang untuk melakukan sesuatu atau dorongan dari dalam diri manusia untuk berbuat atau bertindak. sedangkan motif yang dating dari lingkungan disebut motif ekstrinsik. tindakan ekonomi harus didorong oleh motif ekonomi dan didasari oleh prinsip ekonomi. Sedangkan alat pemuas kebutuhan terbatas. Setelah kebutuhan yang satu terpenuhi. Apabila keinginan itu berkaitan dengan kegiatan ekonomi.  Ayah membeli sepeda motor. maka disebut motif ekonomi. Manusia bertindak karena didorong oleh suatu keinginan. Dalam kehidupan sehari-hari dapat kita saksikan seperti seorang pelajar mau pergi ke sekolah karena ada keinginan untuk mencari ilmu dan menjadi orang yang pandai. Contoh tindakan ekonomi yang didorong motif intrinsic sebagai berikut:  Agar dapat menghilangkan rasa haus. tindakan yang dilakukan oleh seseorang berpedoman pada prinsip ekonomi yaitu dengan pengorbanan tertentu untuk memperoleh hasil maksimal.Kebutuhan setiap orang tidak ada batasnya. bahwa motif ekonomi dalam melakukan kegiatan ekonomi bisa dating dari diri sendiri bisa pula dari lingkungannya. Motif yang datang dari diri manusia sendiri disebut motif intrinsik. .  Nenek memakai tongkat apabila berjalan. karena semua teman kantornya telah memakai motor. para siswa memakai sepatu warna hitam saat sekolah. Motif Intrinsik Motif intrinsik adalah dorongan melakukan tindakan ekonomi yang timbul atas keamanan sendiri. Motif Ekstrinsik Motif ekstrinsik adalah dorongan melakukan tindakan ekonomi yang didorong oleh lingkungan atau orang lain. Terkait dengan pengertian ekonomi. Jadi. Oleh karena itu. akan muncul kebutuhan lainnya. karena kakinya sakit perlu bantuan keseimbangan.

reward hadiah. Selanjutnya mencari barang yang harganya diskon atau ada potongan harga. karena kebutuhannya begitu banyak dan biaya atau pengorbanan untuk membeli kebutuhan tersebut terbatas maka terjadilah sesuatu yang disebut dengan prinsip ekonomi. dan lain sebagainya untuk meraup banyak keuntungan dari kegiatan tersebut. 2. yang tentunya akan ditekan serendah mungkin dengan dapat menghasilkan produk atau barang yang berkualitas bagus. menentukan kebutuhan melalui perencanaan yang sudah matang. dan belajar hidup hemat.  Bertindak dengan prinsip “pengeluaran biaya diikuti dengan hasil yang di dapatkan.  Bertindak dengan rasional dan ekonomis. Itulah beberapa contoh penerapan prinsip ekonomi. alat produksi maupun biaya produksi dari bahan baku menjadi bahan jadi. Prinsip produsen. Prinsip pembeli . diantaranya ada 3 macam berikut ini penjelasannya: 1. Apa itu prinsip ekonomi? Ciri-ciri prinsip ekonomi  Selalu hemat  Selalu mentukan kebutuhan yang terpenting terlebih dahulu atau kebutuhan yang mendesak dan di urutkan sampai dengan kebutuhan yang tidak terlalu penting. Atau definisi prinsip ekonomi yang lainnya yaitu suatu usaha atau tindakan dalam mendapatkan kepuasan kebutuhan tertentu dengan pengorbanan yang seminim mungkin. 3. tentunya dengan promosi atau dengan berbagai macam iklan. prinsip ekonomi mengarahkan kepada tindakan supaya dapat mencapai keektifan serta keefesienan yang tinggi. Prinsip ekonomi adalah usaha untuk mendapatkan hasil tertentu dengan pengorbanan yang sekecil mungkin. Prinsip penjual atau pedagang. Contoh prinsip ekonomi Misalnya jika kita hendak membeli suatu barang pasti kita akan membandingkan harga barang tersebut dari toko yang satu dengan toko yang lainnya. Yaitu prinsip ekonomi yang menentukan bahan baku.Pengertian prinsip ekonomi dan contohnya dalam kehidupan – Jika kita amati kebutuhan manusia seperti tidak memiliki batas. Yaitu prinsip ekonomi yang melakukan berbagai macam usaha untuk dapat memenuhi selera dari kosumen. apakah itu prinsip ekonomi? Berikut ini penjelasannya. 3 Jenis prinsip ekonomi Adapun jenis-jenis dari prinsip ekonomi.

Yaitu prinsip ekonomi bagaimana cara mendapatkan produk atau barang maupun jasa yang bermutu dan memiliki kualitas yang baik dengan harga serendah mungkin atau dengan mengeluarkan jumlah uang yang sedikit. Dan seseorang dapat di katakana ekonomis jika orang tersebut telah melakukan tindaka produksi. Seseorang dikatakan bertindak secara ekonomis jika berhasil mendapat keseimbangan antara hasil dan pengorbanan yaitu kebutuhannya dapat terpenuhi sebaik mungkin dan pengorbanan atau biaya yang dikeluarkannya sekecil mungkin. Bertindak ekonomis Bertindak secara ekonomis merupakan tindakan seseorang atau manusia dalam memenuhi kebutuhan sehari-harinya. Berpikir ekonomis Maksud dari berpikir ekonomis bukan hanya bagaimana cara memakai sumber yang telah ada (dari alam). Yang ditimbulkan karena prinsip ekonomi Yang dapat ditimbulkan karena prinsip ekonomi. . untuk mengimbangi keperluan atau kebutuhan yang akan semakin kesini semakin meningkat. misalnya seperti: menggunakan hasil yang di dapatkan dari alam lalu di habiskan begitu saja di konsumsi untuk memenuhi keperluan sehari-hari. diantaranya sebagai berikut ini: 1. 2. akan tetapi bagaimana cara melakukan nilai hasil dari apa yang didapat dari alam supaya memiliki nilai guna yang lebih baik lagi. dengan tindakan yang rasional yaitu setiap tindakan melalui pemikiran atau dipikirkan secara matang terlebih dahulu dan selalu berpegang pada prinsip ekonomi.

Master your semester with Scribd & The New York Times

Special offer for students: Only $4.99/month.

Master your semester with Scribd & The New York Times

Cancel anytime.