BAB II

TINJAUAN PUSTAKA

1. USG
1.1 DEFINISI
Ultrasonografi (USG) adalah alat pemeriksaan dengan
menggunakan ultrasound (gelombang suara) yang dipancarkan oleh
transduser. Suara merupakan fenomena fisika untuk mentransfer energi
dari satu titik ke titik yang lainnya sehingga mendapatkan gambaran yang
jelas hampir semua bagian tubuh, kecuali bagian tubuh yang dipenuhi
udara atau ditutupi tulang.

1.2 MANFAAT
Dengan kemajuan teknologi saat ini, aplikasi dan manfaat alat
USG telah demikian luasnya. USG (ultrasonografi) adalah salah satu alat

. Biaya USG ini lebih mahal dibanding dengan USG 2D. USG 3D dapat digunakan untuk melihat anatomi tubuh janin dan mendeteksi kondisi kelainan pada janin. USG ini paling canggih karena dapat menghasilkan gambar tiga dimensi. Gambar hasil USG ini hanya bisa di-print. akurat. USG 4D ini dapat mendeteksi kelainan pada janin dengan lebih jelas.3 JENIS USG . seperti kelainan bibir sumbing atau bayi terlilit tali pusar. USG ini menghasilkan gambar tiga dimensi yang lebih detail sehingga mudah dipahami oleh pasien. dan ekspresi wajahnya. seperti kelainan plasenta atau . sehingga seperti sebuah film. mengukur panjang dan berat janin. gerakan sedang mengisap jempol. Biaya untuk USG ini paling murah dibanding dengan USG 3D dan 4D. USG 2D USG ini menghasilkan gambar “datar” yang tidak terlalu jelas karena terlihat hanya dari satu sisi dan biasanya sulit dipahami oleh pasien. biasanya dokter akan menyarankan Anda untuk melakukan USG dengan dimensi yang lebih tinggi. USG 3D. Karena kepraktisan dan keakuratannya maka USG banyak dipergunakan dokter untuk membantu penegakkan diagnosa pasien. atau menggerakan kaki . jika dokter menemukan kecurigaan kelainan pada bayi. seperti bentuk hidung bayi. Gambar yang dihasilkan dengan USG 3D dapat disimpan dalam CD format jpg dan dilihat di komputer. bahkan bisa untuk mendeteksi kelainan sebesar 80– 90%. gerakan janin. 1. Pasien dapat melihat dengan jelas bentuk anggota tubuh. . lebih detail. Namun. untuk memeriksa tubuh yang dianggap cukup akurat dan efektif untuk mengetahui kelainan patologis pada organ yang diperiksa. melihat gerakan bayi. dan tampak seperti aslinya. USG 2D ini dapat digunakan untuk melihat organ-organ internal. USG 4D USG 4D ini biasa disebut juga sebagai SD live atau real time.

Biaya USG ini paling mahal dbanding dengan USG 2D dan 3D. Pada anak-anak dapat terjadi Tumor wilms (ginjal). TUMOR INTRAABDOMEN 2. dapat terjadi obstruksi ureter atau vena kava inferior. Regio lumbal kanan 5. 2. Regio lumbal kiri 7. Regio hipokondriak kanan 2. Regio hipokondriak kiri 4. Regio epigastrika 3.2 ANATOMI DAN FISIOLOGIS Bagian abdomen (perut) sering dibagi menjadi 9 area berdasarkan posisi dari 2 garis horizontal dan 2 garis vertikal yang membagi-bagi abdomen. 2. sehingga sel tersebut berbeda dari sel normal dalam bentuk dan strukturnya. Tumor pankreas. Yang termasuk tumor intra abdomen antara lain. Regio umbilicus 6. Gambar yang dihasilkan dengan USG 4D dapat disimpan dalam format jpg dan video serta dilihat di komputer.1 DEFINISI Tumor abdomen adalah suatu massa yang padat dengan ketebalan yang berbeda-beda. Tumor hepar. yang disebabkan oleh sel tubuh yang yang mengalami transformasi dan tumbuh secara autonom lepas dari kendali pertumbuhan sel normal. Tumor colon. Regio iliak kanan 8. Yang akan dibahaskan di sini adalah yang terutama tumor di saluran cerna intestinal. Tumor ginjal (hipernefroma). Tumor limpa / lien. Massa jaringan fibrosis mengelilingi dan menentukan struktur yang dibungkusnya tetapi tidak menginvasinya. Tumor lambung / usus halus. Pembagian berdasarkan region: 1. kehamilan ektopik. Kelainan ini dapat meluas ke retroperitonium. Regio hipogastrika .

hormon. parasit. Perbedaan sifat sel tumor tergantung dari besarnya penyimpangan dalam bentuk dan fungsi autonominya dalam pertumbuhan. virus. Penyebab terjadinya tumor karena terjadinya pembelahan sel yang abnormal. Regio iliak kiri Bagian abdomen juga dapat dibagi menjadi 4 bagian berdasarkan posisi dari satu garis horizontal dan 1 garis vertikal yang membagi daerah abdomen. . fisik. Kuadran kiri bawah 2. serta penurunan imunitaws. genetik. Kuadran kanan atas 2.3 ETIOLOGI Penyebab neoplasi umumnya bersifat multifaktorial. kemampuannya mengadakan infiltrasi dan menyebabkan metastasis. inflamasi kronik. gaya hidup. Beberapa faktor yang dianggap sebagai penyebab neoplasi antara lain meliputi bahan kimiawi. 1. Kuadran kanan bawah 4. 9. Kuadran kiri atas 3.

vinilklorida. hepatiti B virus (HBV). payudara atau prostat. Karsinogen a. Virus RNA yang karsonogenik adalah human T-cell leukemia virus I (HTLV-I) . Sumber radiasi lain adalah pajanan ultraviolet yang diperkirakan bertambah besar dengan hilangnya lapisan ozon pada muka bumi bagian selatan. b. Iritasi kronis pada mukosa yang disebabkan oleh bahan korosif atau penyakit tertentu juga bisa menyebabkan terjadinya neoplasia. Fisik Radiasi gelombang radioaktif seirng menyebabkan keganasan. Salah satu jenis benzo (a) piren. Benzopire suatu pencemar lingkungan yang terdapat di mana saja. Bahan kimia ini dapat merupakan bahan alami atau bahan sintetik/semisintetik. yang banyak ditemukan di dalam makanana yang dibakar menggunakan arang menimbulkan kerusakan DNA sehingga menyebabkan neoplasia usus. Virus DNA yang sering dihubungkan dengan kanker antara human papiloma virus (HPV). aflatoksin. Kimiawi Bahan kimia dapat berpengrauh langsung (karsinogen) atau memerlukan aktivasi terlebih dahulu (ko-karsinogen) untuk menimbulkan neoplasi.1. Berbagai karsinogen lain antara lain nikel arsen. Viral Dapat dibagi menjadi dua berdasarkan jenis asam ribonukleatnya. c. virus DNA serta RNA. berasal dari pembakaran tak sempurna pada mesin mobil dan atau mesin lain (jelaga dan ter) dan terkenal sebagai suatu karsinogen bagi hewan maupun manusia. Epstein-Barr virus (EPV). yakni. hidrokarbon aromatik polisiklik (PAH). dan hepatitis C virus (HCV).

trauma.Tumor pankreas Anak-anak : . 5. Tanda ini disebut “7-danfer warning signals CAUTION”. Hormon Hormon dapat merupakan promoter kegananasan. American Cancer Society telah mengeluarkan peringatan tentang tanda dan gejala yang mungkin disebabkan kanker.Tumor hepar .Tumor ginjal (hipernefroma) . Umumnya penderita merasa sehat. Tumor wilms (ginjal) 2. 4. 2. Genetik. infeksi. 3. Parasit Parasit schistosoma hematobin yang mengakibatkan karsinoma planoseluler. hipersensitivitas terhadap obat 2.4 KLASIFIKASI Dewasa : .Tumor lambung / usus halus . Yayasan Kanker .5 GEJALA KLINIS Kanker dini sering kali tidak memberikan keluhan spesifik atau menunjukan tanda selama beberapa tahun. Asupan kalori berlebihan. tidak nyeri dan tidak terganggu dalam melakukan pekerjaan sehari-hari. seperti karsinoma payudara dan karsinoma kolon. Gaya hidup Kelebihan nutrisi khususnya lemak dan kebiasaan makan. Oleh karena itu.Tumor colon . Pemeriksaan darah atau pemeriksaan penunjang umumnya juga tidak menunjukkan kelainan.Tumor limpa / lien .makanan yang kurang berserat. dan kebiasaan makan makanan kurang serat meningkatkan risiko berbagai keganasan. terutama yang berasal dari lemak binatang.

Bahkan. bila perlu dilakukan pemantauan disertai dukungan pemeriksaan secara intensif. Jika positif. Hal ini disebabkan karena sifat rongga tumor abdomen yang longgar dan sangat fleksibel. Tumor yang terlalu besar sulit menentukan letak tumor secara pasti. laju endap darah untuk menentukan tumor ganas atau tidak. Berbeda dengan jenis tumor lainnya yang mudah diraba ketika mulai mendesak jaringan di sekitarnya. pengangkatan dapat dilakukan sedini mungkin. Tumor abdomen bila telah terdeteksi harus mendapat penanganan khusus. seperti pemeriksaan darah tepi. Demikian pula bila tumor yang berasal dari rongga pelvis yang telah mendesak ke rongga abdomen. Biasanya adanya tumor dalam abdomen dapat diketahui setelah perut tampak membuncit dan mengeras. Berbagai pemeriksaan penunjang perlu pula dilakukan.Indonesia menggunakan akronim WASPADA sebagai tanda bahaya keganasan yang perlu dicuraigai C = Change in bowel or bladder habit A = a sore that does not heal U = unusual bleding or discharge T = thickening in breast or elsewhere I = indigestion or difficult O = obvious change in wart or mole N = nagging cough or hoarseness Tumor abdomen merupakan salah satu tumor yang sangat sulit untuk dideteksi. Dengan demikian mudah ditentukan pula apakah letak tumornya intraperitoneal atau retroperitoneal. harus dilakukan pemeriksaan fisik dengan hati-hati dan lembut untuk menghindari trauma berlebihan yang dapat mempermudah terjadinya tumor pecah ataupun metastasis. Kemudian mengecek apakah tumor telah mengganggu sistem hematopoiesis. seperti pendarahan intra tumor . Bila demikian.

2. Konsistensi tumor umumnya padat atau keras. atau metastasis ke sumsum tulang dan melakukan pemeriksaan USG atau pemeriksaan lainnya. . karena dari hasil pemeriksaan klinik yang dilakukan secara teliti. Auskultasi Pemeriksaan ini sangat penting. Perkusi . yaitu: . Nyeri. menyeluruh. . Palpasi . . Inspeksi . . Anoreksia. mual. Hiperplasia. Edema sekitar tumor disebabkan infiltrasi ke pembuluh limfa. Kadang tampak Hipervaskulari di sekitar tumor. meliputi bio-psiko-sosio-kulturo- spiritual. Tumor epitel biasanya mengandung sedikit jaringan ikat. dan sebaik-baiknya dapat ditegakkan diagnosis klinik yang baik pula. Penurunan berat badan. Pendarahan. Tanda dan Gejala : . . . lesu.6 PEMERIKSAAN KLINIS Pemeriksaan klinik di sini adalah pemeriksaan rutin yang biasa dilakukan dengan cara anamnesis dan pemeriksaan fisik. dan apabila tumor berasal dari masenkim yang banyak mengandung jaringan ikat elastis kenyal atau lunak. Bisa terjadi pengerutan dan mengalami retraksi. Konstipasi. . . Pemeriksaan klinik yang dilakukan harus secara holistik. . . .

Pemeriksaan fisik ini sangat penting sebagai data dasar keadaan umum pasien dan keadaan awal tumor ganas tersebut saat didiagnosa. Sinar X barium jarang digunakan karena hal tersebut jarang mengungkapkan kanker tahap awal dan tidak dianjurkan untuk biopsi. pemeriksaan khusus terhadap tumor ganas tersebut perlu dideskripsikan secara teliti dan rinci. . Untuk tumor ganas yang letaknya berada di atau dekat dengan permukaan tubuh. dalam 2 atau 3 dimensi. Ada perlekatan atau tidak dengan organ di bawahnya atau kulit di atasnya. Apabila ditemukan tumor ganas di dalam atau di permukaan tubuh yang jumlahnya banyak (multiple). Konsistensinya . Selain itu juga perlu dicatat : . maka perlu ditanyakan tumor mana yang timbul lebih dahulu. Jika kanker ditemukan. Anamnesis seorang pasien. bisa ringan sampai dengan berat. 2. orang biasanya menggunakan computer . Semakin lanjut stadium tumor. dapat bermacam-macam mulai dari tidak ada keluhan sampai banyak sekali keluhan. untuk memeriksa helicobacter pylori. Selain pemeriksaan umum. Tujuannya adalah untuk memperkirakan asal dari tumor tersebut. jika perlu dapat digambar topografinya pada organ tubuh supaya mudah mendeskripsikannya. Ukuran tumor ganas. dan untuk mengambil contoh jaringan untuk diteliti di bawah sebuah mikroskop (biopsi). maka akan semakin banyak timbul keluhan gejala akibat tumor ganas itu sendiri atau akibat penyulit yang ditimbulkannya. Hal yang memudahkan seorang dokter untuk melihat langsung dalam perut.7 PEMERIKSAAN RADIOLOGI Endoskopi (sebuah penelitian dimana sebuah pipa elastis digunakan untuk melihat bagian dalam pada saluran pencernaan) adalah prosedur diagnosa terbaik.

Beberapa pemeriksaan imaging tersebut antara lain: . kistografi. bronkografi. Merupakan alat scanning yang masih tergolong baru dan pada umumnya hanya berada di rumah sakit besar. leher. Colon in loop. baik itu dengan cara fine needle aspiration biopsi (FNAB) atau biopsy lainnya. Scinfigrafi atau sidikan Radioisotop. contoh: X-foto tengkorak. Radiografi polos atau radiografi tanpa kontras. . CT-scan (Computerized Tomography Scanning). . thoraks. contoh: Scan kepala. . . yaitu pemeriksaan dengan menggunakan gelombang suara. mammosografi. Contoh: USG abdomen. USG (Ultrasonografi). Pada tumor ganas yang letaknya profunda dari bagian tubuh atau organ. . pemeriksaan imaging diperlukan untuk tuntunan (guiding) pengambilan sample patologi anatomi. abdomen. Alat ini merupakan salah satu alat scanning dengan menggunakan isotop radioaktif. pemeriksaan imaging juga berperan dalam menentukan staging dari tumor ganas. dll. dan untuk efisiensi harus dipilih sesuai dengan kasus yang dihadapi. toraks. mammografi. tulang. Pemeriksaan imaging yang diperlukan untuk membantu menegakkan diagnosis tumor ganas (radiodiagnosis) banyak jenisnya mulai dari yang konvensional sampai dengan yang canggih. abdomen. dll. Dokter biasanya melakukan endoskopi ultrasonic (yang memperlihatkan lapisan saluran pencernaan lebih jelas karena pemeriksaan diletakkan pada ujung endoskopi) untuk memastikan kedalaman tumor tersebut dan pengaruh pada sekitar getah bening.tomography (CT) scan pada dada dan perut untuk memastikan penyebarannya yang mana tumor tersebut telah menyebar ke organ-organ lainnya. Hasilnya dikatakan lebih baik dari CT. USG urologi. Selain untuk membantu menegakkan diagnosis. seperti: . dll. Radiografi dengan kontras. dll. MRI (Magnetic Resonance Imaging). whole body scan. Jika CT scan tidak bisa menunjukkan penyebaran tumor. contoh: Foto Upper Gr.

. otak. Contoh: scinfigrafitiroid. Technetium. . RIA (Radio Immuno Assay). dll. dll. Iodium. tulang. untuk mengetahui petanda tumor (tumor marker).

Related Interests