BAB 1.

PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Metode numerik merupakan suatu teknik untuk menyelesaikan permasalahan yang
diformulasikan secara matematis dengan cara hitungan (Aritmatika). Berbagai permasalahan dalam
bidang ilmu pengetahuan, khususnya Fisika dapat digambarkan dalam bentuk persamaan matematik.
Apabila persamaan tersebut mempunyai bentuk yang sederhana maka dapat diselesaikan secara
analitis. Namun, ada beberapa persoalan fisika yang cukup rumit dan menghabiskan waktu yang
banyak untuk menyelesaikannya. Salah satu diantaranya seperti pada persamaan diferensial orde 2
pada getaran harmonik teredam paksaan dapat dilakukan dengan menggunakan model matematika
dan menerapkan metode numerik untuk menyederhanakan penyelesaian matematisnya. Salah satu
metode numerik yang dapat digunakan untuk memecahkan persamaan differensial getaran harmonik
teredam paksa (forced oscillation) adalah metode beda hingga (Finite Difference Methods). Metode
beda hingga lebih mudah dari segi pemrograman dengan komputer dan konsepnyapun tidak sulit
untuk dipahami.

1.2 Rumusan Masalah
Berapa nilai x yang diperoleh melalui pendekatan finite difference dan bagaimana
perbandingannya dengan solusi eksak?.

1.3 Tujuan
Adapun tujuan dari pemrograman kali ini adalah untuk mendapatkan hasil perhitungan
melalui pendekatan finite difference dan membandingkannya dengan solusi eksaknya.

BAB 2. DASAR TEORI
2.1 Getaran Teredam
Setiap gerak yang terjadi secara berulang atau bolak-balik dalam selang waktu yang sama dan
melalui titik kesetimbangan disebut gerak periodik. Karena gerak ini terjadi secara teratur maka
disebut juga gerak harmonik. Apabila suatu partikel melakukan gerak periodik pada lintasan sama
serta perubahan medan yang periodik maka gerakannya disebut gerak osilasi atau getaran. Bentuk
sederhana dari gerak periodik adalah osilasi dari pegas. Karenanya kita menyebutnya gerak harmonis
sederhana.
Gerak harmonik sederhana disebabkan oleh adanya gaya pemulih atau gaya balik linear (F),
yaitu resultan gaya yang arahnya selalu menuju titik kesetimbangan dan besarnya sebanding dengan
simpangannya. Gaya pemulih ini arah gaya selalu berlawanan dengan arah simpangan. Gerak
harmonik teredam merupakan gerak benda yang dipengaruhi oleh gaya penghambat atau redaman
yang menyebabkan amplitudo getaran berkurang secara perlahan terhadap waktu sampai akhirnya
berhenti. Apabila ditinjau kembali suatu benda bermassa m dihubungkan dengan pegas, pada osilator
sederhana akan selamanya berosilasi, tetapi pada kenyataannya pada setiap sistem mempunyai
redaman sehingga sistem akan berhenti berosilasi. Pengaruh gaya gesek pada benda yang bergerak
harmonik adalah amplitudonya akan semakin berkurang dan akhirnya menjadi nol. Yang artinya,
gerakan berhenti. Hal ini disebabkan karena tidak ada energi yang diambil dari luar. Yang mana
dikenal dengan Gerakan Harmonik Teredam.

yakni: . dilakukan evaluasi persamaan numerik sehingga akan dihasilkan nilai evaluasi sejumlah titik-titik tersebut. y(a) = α. Pembagian grid tersebut. 2. Yang mana Finite Difference bekerja dengan menggunakan grid segiempat atau kotak-kotak. Finite Difference ini akan mengkonversi persamaan diferensial menjadi persamaan yang sederhana (mudah dikomputasi) yang merupakan pendekatan (numerik). Dimana bentuk umm dari persamaan diferensial orde 1 yakni sebagai berikut: ?? ?? =f (?.(4) ?? 2 ?? atau juga dapat dituliskan dalam bentuk lain. ?2 ? ?? a2?? 2 + a1?? +a0y=f(x) atau ?2 ? ? ?? ? ?? 2 + ?1 ?? +?0 y=F(x) ... Untuk proses evaluasi.(3) Sedangkan untuk persamaan diferensial orde 2 sendiri memiliki bentuk umum yang dapat dinyatakan sebagai berikut: ?2 ? ?? (?) = ?(?) (?)+q(x)(?) + r(x) a ≤ x ≤ b. yakni: y′′ = p(x)y′ + q(x)y + r(x) . Prinsipnya adalah mendiskritisasi suatu objek menjadi sejumlah unit-unit tertentu dalam bentuk segiempat. persamaan differensial adalah persamaan yang didalamnya terdapat turunan-turunan. Pada setiap titik... membutuhkan initial condition dan boundary condition. yakni persamaan diferensial orde 1 dan orde 2.(5) yang mana dalam permasalahan kali ini.. maka energi berasal dari sumber luar harus diberikan pada sistem yang besarnya sama dengan energi disipasi yang ditimbulkan oleh peredamnya. ?) . Finite Difference biasanya digunakan dalam suatu pemodelan numerik. osilasi yang demikian dinamakan sebagai osilasi paksaan atau disebut gerak harmonik yang dipaksakan yaitu gerak harmonik yang dipengaruhi oleh gaya luar yang bekerja terus – menerus secara periodik..2 Persamaan Diferensial Secara matematis.. persamaan differensial adalah persamaan yang menyatakan hubungan antara turunan (derivative) dari satu variabel tak bebas terhadap satu atau ebih variabel bebas. Dibagi menjadi submetode eksplisit dan implisit. y(b) = β .. digunakan persamaan diferensial orde 2. terdapat beberapa jenis persamaan diferensial. 2. ?2 ? ?? ? ??2 + ?? + ? ?? =0 .(2) 2 2 Dengan Fungsi f (x) sering disebut fungsi pemaksaan yang berasal dari luar. Secara umum. Secara fisis...(1) Untuk mempertahankan osilasi suatu sistem osilator.3 Finite Difference Finite Difference merupakan salah satu metode numerik untuk menyelesaikan Persamaan Diferensial.

..(11) Dan juga diperoleh: .(8) dan ...(9) Apabila dijumlahkan: .... yakni: ?−? h=?+1 .. .. yakni: . Evaluasi kurva yang dilakukan Finite-Difference dimulai dari batas bawah X0 = a hingga batas atas x6 = b Dimana nilai tersebut dikenal dengan dx yang dalam pemrograman kali ini dimisalkan dengan h..(10) Sehingga diperoleh: . Kurva suatu fungsi f(x) yang dibagi sama besar berjarak h..(12) Dan digunakan perngopersian tertentu untuk memperoleh nilai matriks A.. n + 1 .. BAB 3.. Metode Penelitian Pada pemrograman kali ini digunakan contoh persamaan.. Sehingga dapat dioperasikan dan diperoleh nilai solusi numerik x.(6) Dengan demikian maka titik-titik x yang merupakan sub-interval antara a dan b dapat dinyatakan sebagai xi = a + ih. dimana i = 0.. 1. Gambar 1..(7) Pencarian solusi persamaan diferensial melalui pendekatan numerik dilakukan dengan memanfaatkan polinomial Taylor untuk mengevaluasi y′′ dan y′ pada xi+1 dan xi-1 seperti berikut: .

Pemrograman MATLAB: .

kedua matriks tersebut digabung dan dioperasikan untuk memperoleh nilai solusi numeriknya. yakni: Dan diperoleh hasil sebagai berikut: . melalui eliminasi gauss.Selanjutnya.