PERALATAN MAGNETIK

DAFTAR ISI

Cara ini akan mengurangi rugi histeris dan arus pusar dengan tajam karena relativitasnya bertambah. Pada saat sebuah bahan ferromagnetik diamagnetisasi. dan ferrimagnetik (ferri). paramagnetik. Ada beberapa cara untuk mengubah bahan magnetik lunak untuk menjadi baja kelistrikan. anti ferromagnetik. Namun pengaruh dari magnetostriksi sangatlah terbatas yaitu pada penggunaan bahan-bahan yang relatif tinggi magnetotriksinya harus rendah. Bahan magnetik lunak lain yang banyak digunakan adalah paduan anatara besi dan nikel. umumnya secara fisik akan terjadi perubahan dimensi. dan magnetasi. bahan dapat digolongkan menjadi 5 yaitu diamagnetik. feromagnetik. ABSTRAK Menurut sifatnya terhadap adanya pengaruh kemagnetan. Parameter–parameter dari bahan magnetik tersebut adalah permeabilitas dan susceptibilitas magneti. . Hal atau gejala seperti ini disebut magnetostriksi. momen magnetik. namun cara yang paling praktis adalah dengan menambah silikon ke dalam komposisinya.

Ucapan terima kasih kami berikan kepada semua pihak yang telah banyak membantu kami dalam penyusunan laporan ini. Disamping itu juga untuk memberikan informasi kepada para pembaca mengenai materi Bahan-bahan Magnetik. laporan ini pun dapat rampung tepat pada waktunya. mei 2017. Laporan ini bertujuan untuk memenuhi tugas mata kuliah Bahan Listrik. Khususnya kepada Bapak Ir. agar nantinya dapat dijadikan pedoman bagi kami dalam penyusunan laporan berikutnya. karena atas berkat rahmat dan petunjuk-Nyalah Paper Bahan-bahan Magnetik ini dapat diselesaikan. sehingga kami sebagai penyusun mengharapkan berbagai saran dan kritik yang bersifat membangun. Ketut Wijaya selaku dosen Mata Kuliah Bahan Listrik Jurusan Teknik Elektro dan juga berbagai pihak yang tidak dapat kami sebutkan satu persatu.Lhokseumawe Penulis . KATA PENGANTAR Puji syukur kami panjatkan kehadapan Tuhan Yang Maha Esa. Kami menyadari sepenuhnya laporan ini masih jauh dari sempurna. Dengan karunia kesehatan dan kesempatan dari-Nya pula.

Bahan-bahan dibagi menjadi 5 berdasarkan sifatnya terhadap kemagnetannya. BAB I PENDAHULUAN 1. Bahan listrik khususnya bahan magnetik sudah sering digunakan oleh masyarakat luas untuk berbagai macam aplikasi peralatan listrik seperti yang telah disebutkan di ats. yaitu diamagnetik. dan ferrimagnetik (ferri). Dan tentunya peralatan tersebut didukung oleh keamanan peralatan serta keamanan konsumen atau pengguna. feromagnetik. Untuk itu pengguna harus mengetahui bahan magnetik yang ada dan diperhatikan dalam ketepatan pemilihan bahan oleh para pengguna. Untuk itu diperlukan suatu informasi bagi pengguna agar dapat menentukan bahan-bahan magnetik yang dapat digunakan pada peralatan listrik khususnya mengenai bahan-bahan magnetik. Magnet bahkan telah sangat banyak berperan di dalam kehidupan manusia.2 Rumusan Masalah Berdasarkan latar belakang diatas dapat dirumuskan beberapa permasalahan yaitu: 1 Bagaimana penggolongan bahan-bahan magnetik dan parameter- parameter magnetik tersebut? . 1. melainkan suatu kata yang sangat lumrah dan tak asing di telinga kita. anti ferromagnetik.1 Latar Belakang Magnet tentu saja bukan merupakan suatu kata yang baru untuk kita dengar. magnet pada pengeras suara dan masih banyak lagi contoh penggunaan ahan magnetik yang lain. Sebagai contoh penggunaan bahan magnetik adalah inti transformator. paramagnetik.

1. Mengetahui penggolongan bahan-bahan magnetik dan parameter-parameter magnetik.6 Sistematika Pembahasan Adapun sistematika pembahasan yang digunakan dalam penulisan laporan ini adalah : BAB I : PENDAHULUAN mulai latar belakang. 1. parametet-parameternya. manfaat. 3. Mengetahui bahan-bahan magnetik lunak yang lain dan bahan magnet permanen. maka perlu dibatasi permasalahannya pada masalah penggolongan bahan berdasarkan sifat kemagnetan. 2. 2. Mengetahui pengertian dan jenis-jenis magnetostriksi 1.serta bahan-bahan magnet lunak lain. rumusan masalah. 1.2 Apa saja bahan-bahan magnetik lunak yang lain dan bahan magnet permanen? 3 Bagaimana pengertian dan jenis-jenis magnetostriksi? 1. tujuan. Sebagai referensi dalam pengembangan lebih lanjut mengenai bahan magnetik. .4 Manfaat Penulisan Manfaat dari pembuatan makalah ini adalah:.5 Ruang lingkup dan Batasan Masalah Melihat luasnya permasalahan dalam penyusunan laporan ini. Menambah pengetahuan mengenai bahan magnetik sebagai bahan listrik baik bagi mahasiswa atau mahasiswi maupun bagi masyarakat umum.3 Tujuan Penulisan Adapun tujuan dari penulisan laporan ini adalah : 1. batasan masalah yang akan dibahas dan sistematika penulisan mengenai bahan magnetik.

.BAB II : TINJAUAN PUSTAKA Dalam bab ini memaparkan kepustakaan yang berisikan tentang konsep dan penggunaan bahan magnetik secara umum dan karakteristik bahan magnetik dalam bidang keteknikan. BAB III : PEMBAHASAN Dalam bab ini membahas tentang peralatan peralatan magnetik dalam kehidupan sehari hari BAB IV : PENUTUP Merupakan bab yang berisikan kesimpulan dari uraian pembahasan dan saran-saran yang menghubungkan dengan pembahasan sebelumnya.

Menurut sifatnya terhadap adanya pengaruh kemagnetan. Resisitivitas bahan ferromagnet adalah rendah. paramagnetik. BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2. susunan dwikutubnya tidak beraturan. feromagnetik. Susunan dwikutubnya adalah sejajar tetapi berlawanan arah. Hal ini yang menyebabkan pemakaian ferromagnet terbatas pada frekuensi rendah. (a) (b) . dan ferrimagnetik (ferri). Karena itu ferrimagnet (ferrit) layak digunakan pada peralatan yang menggunakan frekuensi tinggi disamping arus-eddy yang terjadi padanya kecil. Bahan ferromagnetik mudah menyalurkan ggm. Bahan anti ferromagnetik mempunyai suscepbilitas positif yang kecil pada segala suhu. bahan dapat digolongkan menjadi 5 yaitu diamagnetik. anti ferromagnetik. Bahan ferrimagnetik memiliki resisitivitas yang jauh lebih tinggi dibanding bahan ferromagnet. Bahan paramagnetik adalah bahan yang dapat menyalurkan ggm tetapi tidak banyak. Sedangkan pada bahan ferrimagnetik resisitivitasnya jauh lebih tinggi dibanding bahan ferromagnet.1.1 Bahan Magnetik Bahan magnetik adalah suatu bahan yang memiliki sifat kemagnetan dalam komponen pembentuknya. Gambaran dwikutub bahan-bahan magnet seperti gambar 2. tetapi perubahan suscepbilitas karena suhu adalah keadaan yang sangat khusus. Permeabilitasnya sedikit lebih besar dari 1. Permeabilitasnya jauh di atas 1. Bahan diamagnetik adalah bahan yang sulit menyalurkan garis gaya magnet (ggm).

Bahan ferromagnetik yang sulit dijadikan magnet tetapi setelah menjadi magnet tidak mudah kembali seperti semula disebut bahan magnetik keras. (c) (d) Gambar 2. 2. bahan ini digunakan untuk pabrikasi magnet permanen. Susunan dwikutub bahan-bahan magnetik a. paramagnetik b. Magnetisasi pada bahan magnet seperti halnya polarisasi pada bahan dielektrik. magnetisasi. rele. ferromagnetik c.1. Bahan yang mudah dijadikan magnet yang lazim disebut bahan magnetik lunak. Momen atom dan molekul-molekul yang menyebabkan adanya dwikutub adalah sama dengan momen dwikutub pada bahan dielektrik. Setiap bahan magnetik memiliki parameter-parameter magnetik di antaranya Permeabilitas dan susceptibilitas magnetik. . antiferromagnetik d. momen magnetik. peralatan sonar atau radar. Berdasarkan susceptibilitasnya dapat dibedakan sifat kemagnetan suatu bahan yaitu untuk Xm negatif 10-5 adalah diamagnetik. untuk Xm kecil dan positif 10-3 pada suhu kamar (karena Xm berbanding terbalik dengan suhu) adalah paramagnetik .2 Bahan-bahan Ferromagnetik Bahan-bahan ferromagnetik dapat dikategorikan menjadi dua yaitu: 1. untuk Xm yang besar adalah ferromagnetik . Bahan ini banyak digunakan untuk inti transformator. inti motor atau generator. ferrimagnetik 2. Sifat-sifat bahan magnetik adalah mirip dengan sifat-sifat bahan dielektrik.

serupa untuk kaset audio. . Magnetic tape adalah suatu media akses serial. Data disimpan dalam frame. Sesuai dengan namanya (Hard yang berarti keras). dan juga data (seperti nyanyian pada tape musik) tidak bias ditempatkan dengan cepat. Yang membedakan antara Harddisk dan Floppy Disk adalah bentuk fisik dan kapasitas penyimpanan data serta kecepatan aksesnya. Frame dikelompokkan ke dalam blok atau record terpisah. Kapasitas Penyimpanan B. Magnetic Tape Suatu media perekam terdiri dari tape yang tipis dengan lapisan bahan magnetis yang bagus. Harddisk Harddisk memiliki prinsip kerja yang sama dengan Floppy Disk dan juga memiliki fungsi sebagai penyimpan data. media penyimpanan data dalam harddisk menggunakan media logam dan dapat terdiri dari beberapa plat sehingga mampu menyimpan data yang lebih banyak.1 Peralatan-Peralatan Magnetik A. digunakan untuk merekam data analog atau data digital. BAB III PEMBAHASAN 3.

Sewaktu disk berputar.25 inci dan 3. Mekanisme Penyimpanan Magnetic Tape 3. yaitu track akan diisi dan sisi track yang bersebelahan akan dihapus untuk mencegah pencampuran. Floopy Disk Disket diputar pada kecepatan 300 (double density) atau 360 rpm (high density). . head dapat bergerak keluar atau ke dalam sekitar 1 inci.Floppy Disk Floppy disk yang menjadi standar pemakaian terdiri dari 2 ukuran yaitu ukuran 5. menulis sekitar 40 atau 80 track.50 inci yang masing-masing ukuran memiliki 2 tipe kapasitas yaitu kapasitas Double Density (DD) dan High Density (HD). Head merekam dengan menggunakan metoda tunnel erasure.

Optical Disk Mulai tahun 1983 sistem penyimpanan data optical disk mulai diperkenalkan dengan diluncurkannya Digital Audio Compatc Disk. Permukaan yang berlubang mikroskopik ini kemudian . yaitu sama terbuat dari resin (polycarbonate). Setelah itu mulai berkembanglah teknologi penyimpanan pada optical disk ini. Proses ini dilakukan dengan menggunakan laser yang berintensitas tinggi. Informasi direkam secara digital sebagai lubang-lubang mikroskopik pada permukaan yang reflektif. Compact Disk Perekaman CD-ROM Baik CD-Audio maupun CD-ROM memakai teknologi yang sama.4. dan dilapisi oleh permukaan yang sangat reflektif seperti alumunium.

yang kemudian dikonversikan menjadi data digital. DVD juga mampu menyimpan data lain seperti foto atau data informasi dari komputer DVD ROM yaitu. harus mempunyai drive DVDROM atau DVD player untuk membaca DVD-ROM dan menyimpan basisdata. 5. perangkat lunak kompleks. musik. Informasi dibaca dengan menggunakan laser berintensitas rendah yang menyinari lapisan bening tersebut sementara motor memutar disk.dilapisi oleh lapisan bening.audio lebih baik dengan data lebih banyak dan proses yang lebih cepat daripada CD. . DVD-ROM (digital versatile disc-ROM atau digital video disc-ROM) adalah disk yang berkapasitas tinggi mampu menyimpan 4.DVD ROM DVD berasal dari kata digital versatile disc.7 GB sampai 17 GB.drive berarti penggerakatau pemutar. DVD ROM drive berarti penggerak atau pemutar pada sebuah DVD ROM. Bedanya DVD da[at memainkan film. perangkat ini memiliki bentuk fifik sama persis seperti CD ROM drive akan tetapi memiliki fungsi yang berbeda dengan DVD ROM drive. Intensitas laser tersebut berubah setelah mengenai lubang-lubang tersebut kemudian terefleksikan dan dideteksi oleh fotosensor. Sesuai dengan namanya DVD merupakan sebuah media penyimpanan digital yang isinya sangat variatif. dan gambar hidup. Bentuknya sangat mrip dengan CD.

Variasi yang terekam tersebut sekarang mewakili sebuah data. Membaca data memerlukan beberapa proses perekaman. Prinsip Kerja Harddisk Saat sebuah sistem operasi mengirimkan data kepada hard drive untuk direkam. Waktu untuk menggerakkan head tersebut dinamakan “seek time”. komponen elektronik drive mendeteksi perubahan kecil pada medan . Semakin pendek waktu `seek` dan `latency`. drive menunggu sampai platter berputar hingga sector yang diinginkan berada di bawah head. saat data diambil. Drive memposisikan bagian pembaca dari head di atas track yang sesuai. Kemudian. bit ekstra tersebut memungkinkan drive untuk mendeteksi dan mengkoreksi kesalahan acak yang disebabkan oleh variasi dari medan magnet di dalam driver tersebut. Saat spektrum magnetik tertentu yang mewakili data Anda pada sector dan track yang tepat berada tepat di atas head pembaca. Saat komponen elektronik drive menentukan bahwa sebuah head berada di atas sector yang tepat untuk menulis data. Pulsa tersebut menghasilkan sebuah medan magnetik yang mengubah permukaan magnetik pada platter. dan kemudian menunggu sector yang tepat untuk berputar di atasnya. Saat berada di atas track yang benar. semakin cepat drive tersebut menyelesaikan pekerjaannya. drive mengirimkan pulsa elektrik pada head tersebut. Jumlah waktu tersebut dinamakan “drive latency”. drive tersebut memproses data tersebut menggunakan sebuah formula matematikal yang kompleks yang menambahkan sebuah bit ekstra pada data tersebut. drive tersebut menggerakkan head melalui track yang sesuai dari platter tersebut.2 Prinsi Kerja Peralatan Magnetik A.3. Bit tersebut tidak memakan tempat: Di kemudian hari.

data di dalam disket dapat terlindungi. 6250 BPI (Bait Per Inch) Panjang : 2400 feet. Disket memiliki pengunci baca agar disket tidak bisa ditulisi. Prinsip Kerja Floppy Disk Disket dimasukkan ke floppy-disk drive. Saat drive tersebut seleai mengecek error pada bit dan membetulkannya jika perlu. ia kemudian mengirimkan data tersebut pada sistem operasi.magnetik dan mengubahnya menjadi bit. Sedangkan “tulis” berarti salinan informasi elektronik hasil pemrosesan komputer ditransfer ke penyimpan sekunder. Lebar : 0. Densitas : 800. “Baca” berarti data di media penyimpan sekunder diubah ke dalam bentuk sinyal elektronik dan salinan data tersebut dikirimkan ke memori komputer (RAM). Tebal : 2 mm. yaitu alat untuk menahan. Data disimpan dalam bintik kecil yang bermagnit dan tidak tampak pada bahan plastik yang dilapisi besi Oksida/Ferroksida pada satu sisi dari magnet tape. yang di akses dan di proses secara sequensial. memutar. B. Dengan kata lain. 1600.5 inch. Prinsip kerja Magnetic Tape Magnetic Tape adalah alat penyimpan data untuk berkas besar. Caranya dengan menggunakan jari jempol atau ujung . membaca dan menulis data ke disket. Berikut detail bagian dari disket :Pengunci baca. Diameter : 10.5 inch Magnetic Tape merupakan Media dengan sistem pengaksesan data secara sequential C.

Dan saat disket tidak berada di drive. dan cluster. Jika pemakaian telah selasai. Ketika sebuah disk diformat. data disimpan dalam arah memusat yang dinamakan track. Track di disket membentuk lingkaran-lingkaran terpusat. Berbeda dari gramofon. sehingga lubang kotaknya terbuka. Lampu akses akan menyala ketika disket sedang bekerja. Cluster adalah sekumpulan sektor pada alat penyimpan. dan cluster juga dipakai pada hardisk.Track. head baca/tulis bergerak maju mundur melalui area akses data di disket. disket dapat diambil dengan cara menekan tombol keluar di samping drive. track-track di disket tidak mempunyai alur atau lingkaran tunggal. disket ditempatkan di atas kumparan mekanisme drive.Head baca/tulis. Pada disket. penutupnya yang terbuat dari logam atau plastik berfungsi untuk menutup area akses data tersebut. perangkat lunak sistem menggunakan titik irisan sektor dan track sebagai tempat penyimpan data dinamakan cluster. lokasi penyimpan terbagi menjadi sektor-sektor arah tertentu sehingga track-track di disket terbagi dalam bebarapa busur yang dinamakan sektor. Head baca/tulis digunakan untuk mentransfer data antara komputer dan disket. sektor. sektor. Saat data dari komputer disimpan ke disket. data kemudian disebarkan ke track-track dan sektor. Oleh sebab itu. Simpan dan tutup file sebelum menarik disket dari drive.Untuk menarik/mengambil disket sebaiknya dilakukan saat lampu drive sudah dalam keadaan mati atau ketika sudah tidak lagi bekerja pada sebuah file dari disket tersebut karena dapat mengakibatkan disket tersebut cepat rusak. Istilah track. Saat disket berputar di dalam plastik pembungkus.pena untuk memindahkan pengunci baca ke arah bawah. . ketika disket dimasukkan ke slot (drive gate atau drive door) pada bagian depan floppy drive.

Informasi dibaca dengan menggunakan laser berintensitas rendah yang menyinari lapisan bening tersebut sementara motor memutar disk. Informasi direkam secara digital sebagai lubang-lubang mikroskopis pada permukaan yang reflektif. maka tidak bisa ditutup lagi. Intensitas laser tersebut berubah setelah mengenai lubang-lubang tersebut kemudian terefleksikan dan dideteksi oleh fotosensor yang kemudian dikonversi menjadi data digital. CD-ROM bersifat read only (hanya dapat dibaca. Proses ini dilakukan dengan menggunakan laser yang berintensitas tinggi. Biasanya piringan CD-ROM berwarna perak. Sinar laser itu akan membentuk semacam pit (lubang) berukuran mikro. alat utama yang diperlukan adalah CD Drive. yang sangat kecil sekali. Walaupun demikian. dan tidak dapat ditulisi).D. Proses pembuatannya adalah dengan cara menaruh selembar lapisan plastik yang telah disinari oleh sinar laser. Semua itu prosesnya dilakukan secara bertahap dalam suatu mesin cetakan. Suara yang ditangkap oleh alat pemroses suara memiliki tipe data digital yang mana datanya dinyatakan dalam bilangan biner. CD-ROM yang ada saat ini umumnya terbuat dari resin (polycarbonate) dan dilapisi permukaan yang sangat reflektif seperti alumunium. Sejak saat itulah teknologi penyimpanan pada optical disc berkembang. Penulisan data pada CD-ROM hanya dapat dilakukan sekali saja. yaitu 0 dan 1. Prinsip Kerja Compact Disc Mulai tahun 1983 sistem penyimpanan data di optical disc mulai diperkenalkan dengan diluncurkannya Digital Audio Compact Disc. Perkembangan CD-ROM terkini memungkinkan CD dapat ditulisi berulang kali (Re Write / RW) yang lebih dikenal dengan nama CD-RW. Alat cetakan CD-ROM bentuknya mirip cetakan kue martabak manis dan analogi pembuatannya juga mirip seperti itu. Lubang-lubang itu akan membentuk deretan kode yang isinya berupa data. optical disk ini memiliki keunggulan dari segi mobilitas. Serangkaian 0 dan 1 ini merepresentasikan suatu nilai sendiri yangmana dengan decoder tertentu . Bentuknya yang kecil dan tipis memudahkannya untuk dibawa kemana-mana. Untuk dapat membaca isi CD-ROM. Permukaan yang berlubang ini kemudian dilapisi oleh lapisan bening. Sekali tercipta lubang. Lalu lapisan plastik itu akan dibungkus lagi oleh plastik cair yang berguna sebagai pelindung dan pemantul.

data 0 diperoleh dari lubang yang dibuat oleh CD writer. Namun. Apa yang terjadi apabila dia transparan? Bila transparan. apabila tidak ada pantulannya atau lemah pantulannya maka data ini adalah 0. Cara kerja CD-ROM . lobang atau ratanya diganti dengan transparan atau buramnya salah satu lapisan pada CD yang namanya Photosensitive Dye. sedangkan bila buram akan terbaca 0. dalam bentuk fisik akan menjadi: rata-lubang-rata-rata. Konstruksi CD dengan lubang ini bukanlah apa yang terjadi pada jaman sekarang. lapisan ini yang menentukan pola deretan data 1 dan 0. Pada kepingan CD. Nah. Lubang ini dimensinya sangat kecil sekali. maka dengan CD reader. dasarnya sama. Sekarang. Kok jadi transparan dan buram sih istilahnya? Memang demikian. akan terbaca sebagai 1.akan menghasilkan nilai yang diinginkan (data yang diperoleh tidak rusak/sesuai). Mengapa disebut CD burner? Karena itulah yang dikerjakannya. Apabila dipantulkan (berarti lapisan Photosensitive Dye-nya transparan alias tidak terbakar) berarti data ini adalah 1. deretan data seperti 1011. Jadi. sedangkan data 1 tidak memiliki lubang. karena cara kerja CD reader adalah dengan melihat apakah cahaya laser yang ditembakkannya ke keping CD dipantulkan kembali ke sensor (pada CD reader) atau tidak. membakar lapisan Photosensitive Dye ini sehingga menjadi lebih buram alias tidak transparan. Gambar 2.

Bedanya. Alat pembacanya juga bukan head magnet tetapi sinar laser yang berkekuatan kecil. Prinsip Kerja DVD ROM Fungsi DVD ROM DDRIVE adalah untuk membaca data atau program pada DVD. bagian yang diputar adalah kepingan CD/DVD.E. . Cara kerja CD/DVD-ROM maupun CD/DVD-RW sama dengan cara kerja harddisk atau floppy disk drive.

BAB IV PENUTUP 4.1 Kesimpulan .