Manajemen

Dra. Komariah Pandia, M.Si

Disusun oleh:

Vania Raphaella (160503031)

S1 Akuntansi

Fakultas Ekonomi & Bisnis
Universitas Sumatera Utara

KATA PENGANTAR

Puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa atas segala rahmat-Nya sehingga makalah yang
berjudul Manajemen ini dapat tersusun hingga selesai. Saya juga berterima kasih pada Ibu Dra. , M.Hum.
selaku dosen pembimbing kami yang telah memberikan tugas ini kepada saya.

Makalah ini telah saya susun dengan maksimal. Saya sangat berharap makalah ini dapat berguna
dalam rangka menambah wawasan serta pengetahuan pembaca tentang pokok-pokok bahasan dalam
pembelajaran manajemen.

Saya menyadari sepenuhnya bahwa masih ada kekurangan baik dari segi susunan kalimat maupun
tata bahasanya. Oleh karena itu, dengan kerendahan hati saya menerima segala saran dan ktitik dari
pembaca agar saya dapat memperbaiki makalah ini.

Medan, 5 April 2017

Penyusun

.............................................................................................5 Pentingnya Manajemen.............2 2.........................................................1 BAB 2 PEMBAHASAN.....................1 Pengertian Manajemen............................................................................................................................................................7 Manajemen sebagai profesi....................ii SKEMA POKOK PEMBAHASAN MANAJEMEN................................................................................................................................................................................... DAFTAR ISI KATA PENGANTAR...............4 Peran Manajemen......................1 Latar Belakang..............................13 BAB 3 PENUTUP...............................2 2.........................................i DAFTAR ISI.................................3 2..............................................1 1.....2 Fungsi Manajemen........................3 Tujuan Makalah ........................................1 1..............................................................................................................9 2...............................................................................3 Keterampilan Manajer.......................................6 Manajemen sebagai ilmu dan seni............................12 2..............................1 1....iii BAB 1 PENDAHULUAN.............................................................................................................................................2 Rumusan Masalah............................7 2......13 2..........................................................................14 ........................

Skema Pokok-pokok Pembahasan Manajemen F K P M F P K P eu aeu tn o g ern tr sn eag sik rn teg aa seo irn ij m P ID p airk en eP n ip -lgm liftcen t M g rp ein ao i aM p n ee rsg n iao iag p m n y n a m rc w teok aln ak a esrn o sajo isah n s k n u jk n M lae o sn e am sab ien in k ap em M n tlaa w b n e an g iu jn aa l ieah ja m ies p rln a m o n fu esd M ia n a s je en m i e n .

Dengan demikian. Apa saja keterampilan yang harus dimiliki manajer? 5. Dalam hal ini manajemen dibedakan menjadi 3 bentuk karakteristik. Oleh karenanya sangat penting mempelajari manajemen. melibatkan dan berkonsentrasi untuk mendapatkan tujuan organisasi. Apa pengertian dari manajemen? 2. 2. Untuk mengetahui fungsi-fungsi dari manajemen . diantaranya adalah: Sebuah proses atau seri dari aktivitas yang berkelanjutan dan berhubungan. Secara umum manajemen juga dipandang sebagai sebuah disiplin ilmu yang mengajarkan tentang proses untuk memperoleh tujuan organisasi melalui upaya bersama dengan sejumlah orang atau sumber milik organisasi. 1. Apa peran dari manajemen? 4. Untuk mengetahui pengertian dari manajemen 2. Rumusan Masalah Adapun rumusan masalah adalah sebagai berikut. Apa itu manajemen sebagai profesi? 3. Mengapa manajemen itu penting? 6. 1. Apa saja fungsi-fungsi dari manajemen? 3. manajemen merupakan hal yang sangat penting dalam suatu perusahaan ataupun organisasi. Apa itu manajemen sebagai ilmu dan seni? 7. BAB 1 PENDAHULUAN 1. Perusahaan-perusahaan yang berhasil mestilah menerapkan manajemen dengan sangat baik sehingga perusahaan tersebut berhasil mencapai tujuan yang telah ditetapkan sebelumnya. Tujuan Makalah Tujuan dibuatnya makalah ini antara lain sebagai berikut. Perusahaan tanpa adanya manajemen tidak akan punya arti apa-apa karena tujuan perusahaan tersebut tidak akan tercapai. mendapatkan hasil-hasil ini dengan berkerja sama dengan sejumlah orang dan memanfaatkan sumber-sumber dimiliki si organisasi. Latar Belakang Keberhasilan atau kegagalan perusahaan dipengaruhi oleh manajemen yang diterapkan dalam perusahaan tersebut.

Untuk mengetahui pengertian dari manajemen sebagai ilmu dan seni 7. Untuk mengetahui mengapa manajemen penting untuk dipelajari 6. Untuk mengetahui apa saja keterampilan yang harus dimiliki oleh seorang manajer 5. Untuk mengetahui peran-peran dari manajemen 4. Untuk mengetahui pengertian manajemen sebagai profesi .3.

Pengertian manajemen Kata manajemen berasal dari bahasa Perancis kuno yakni management.  Henry Fayol: Menurut Henry Fayol. D. Terry: Pengertian manajemen menurut George R. pengorganisasian. penyusunan. Mary Parker Follet mendefinisikan manajemen sebagai seni menyelesaikan pekerjaan melalui orang lain. Millet yang berpendapat dalam bukunya yang berjudul Managemen in the public service bahwa pengertian manajemen adalah proses dalam memberikan arahan pekerjaan kepada orang-orang dalam suatu organisasi guna mencapai tujuan. Manajemen belum memiliki definisi yang mapan dan diterima secara universal.  John D.  Harold Koontz dan Cyrill O' Donnel: Pengertian manajemen menurut Harold Koontz dan Cyrill O'Donnel dalam bukunya The Principles of Management yang mendefinisikan pengertian manajemen bahwa manajemen adalah cara untuk mencapai tujuan tertentu melalui kegiatan yang lain. pengarahan. Berikut beberapa definisi manajemen yang dikemukakan oleh para ahli yaitu sebagai berikut:  Manullang: Pengertian manajemen menurut Manullang adalah seni dan ilmu pencatatan. Pengertian Manajemen Menurut Para Ahli Manajemen sebagai suatu ilmu pengetahuan yang secara sistematis untuk memahami mengapa dan bagaimana manusia bekerja sama untuk menghasilkan sesuatu yang bermanfaat bagi kemanusiaan. Millet:Menurut John. pengkoordinasiaan. bahwa pengertian manajemen dalam bukunya General Industrial Management bahwa manajemen adalah proses tertentu yang terdiri dari kegiatan . pengawasan terhadap sumber daya manusia untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Griffin mendefinisikan manajemen sebagai sebuah proses perencanaan. yang berarti seni melaksanakan dan mengatur. Terry bahwa dalam bukunya ThePrinciples of Management yang mengemukakan bahwa pengertian manajemen adalah pencapaian tujuan yang telah ditetapkan sebelumnya dengan menggunakan kegiatan orang lain. Kondisi tersebut mendorong beberapa ekonom mencoba mendefinisikan manajemen. diantaranya Mary Parker Follet dan Ricky Griffin. BAB II PEMBAHASAN 1. dan pengontrolan sumber daya untuk mencapai sasaran secara efektif dan efisien. pengorganisasian.  George R. Adapun Ricky W.

fungsi-fungsi manajemen telah banyak ditambahkan oleh berbagai ahli. mengorganisasikan. Pihak manajer mengevaluasi berbagaii rencana alternatif sebelum pengambilan tindakan kemudian menelaah rencana yang terpilih apakah sesuai dan bisa dipergunakan untuk mencapai tujuan. mengorganisir. yaitu: a. Namun saat ini. Ketika itu. mengordinasi. . Fungsi manajemen pertama kali diperkenalkan oleh seorang industrialis Perancis bernama Henry Fayol pada awal abad ke-20. memberikan petunjuk umum. memerintah. merancang. Planning dilaksanakan dalam penentuan tujuan organisasi scara keseluruhan dan merupakan langkah yang terbaik untuk mencapai tujuannya itu. karena fungsi yang lain tak akan bisa bejalan tanpa planning. Perencanaan adalah proses awal yang paling penting dari seluruh fungsi manajemen. ia menyebutkan lima fungsi manajemen yaitu. top level planning ini penekanannya pada tujuan jangka panjang organisasi dan tentu saja menjadi tangung-jawab manajemen puncak. merencanakan. Fungsi manajemen Fungsi manajemen adalah elemen-elemen dasar yang akan selalu ada dan melekat di dalam proses manajemen yang akan dijadikan acuan manajer dalam melaksanakan kegiatan untuk mencapai tujuan organisasi. Ada beberapa aktivitas dalam fungsi perencanaan:  Menetapkan arah tujuan serta target bisnis  Menyusun strategi dalam pencapaian tujuan dan target tersebut  Menentukan sumber daya yang dibutuhkan  Menetapkan standar kesuksesan dalam pencapaian suatu tujuan dan target bisnis Pembagian perencanaan Perencanaan (planning) dari sudut pandang jenjang manajemen bisa dibagi beberapa jenjang: a. menggerakkan sumber daya manusia dan menggandakan pengendalian dalam rangka mencapai tujuan. perencanaan dalam jenjang ini bersifat strategis. Planning (Fungsi Perencanaan) Planning merupakan suatu aktivitas menyusun tujuan perusahaan lalu dilanjutkan dengan menyusun berbagai rencana-rencana guna mencapai tujuan perusahaan yang sudah ditentukan. 2. rumusan tujuan. dan mengendalikan. Dari sekian banyak fungsi-fungsi manajemen tersebut terdapat 4 fungsi yang utama manajemen. pengambilan keputusan serta memberikan pentunjuk pola penyelesaian dan sifatnya menyeluruh. Top Level Planning (perencanaan jenjang atas).

selayaknya memenuhi beberapa hal berikut:  Mempunyai tujuan yang jelas  Sederhana. pengorganisasian bisa dijalankan dengan menetukan tugas apa yg harus dikerjakan. tanggung jawab dan tujuan yang selaras ditiap bagian  Mempunyai kesan sesuatu yang dimliki tersedia dan bisa dipergunakan dengan efektif serta berdaya guna Manfaat dari perencanaan adalah sebagai berikut. tugas tanggung-jawab dan wewenang yang dimiliki sedemikian rupa hingga memunculkan kesatuan yang bisa digerakkan dalam mencapai tujuan. bisa berubah mengikuti perkembangan yang terjad  Mempunyai keseimbangan.  Bisa membuat pelaksanan tugas jadi tepat serta aktivitas tiap unit akan terorrganisasi ke arah tujuan yang sama  Dapat menghindari kesalahan yang mungkin akan terjadi  Memudahkan pengawasan  Dipergunakan sebagai pedoman dasar dalam menjalankan aktivitas b. tidak terlalu sulit dalam menjalankannya  Memuat analisa pada pekerjaan yang akan dilakukan  Fleksibel. siapa yang harus bertanggung jawab terhadap tugas tersebut. . bagaimana tugasnya dikelompokkan. Dalam bahasa yang lebih sederhana organizing merupakan seluruh proses dalam mengelompokkan semua orang. dalam jenjang perencanaan ini sifatnya lebih administratif meliputi berbagai cara menempuh tujuan dari sebuah perencanaan dijalankan. Berikut syarat syarat perencanaan yang baik. Organizing (Fungsi Pengorganisasian) Organizing adalah suatu aktivitas penagturan dalam sumber daya manusia dan sumber daya fisik yang lainnya yang dimiliki oleh perusahaan untuk bisa melaksanakan rencana yang sudah ditetapkan dan mencapai tujuan utama perusahaan. dan tanggungjawab perencanaan level ii berada pada manajemen menengah c. siapa personil yang menjalankannya. alat. Organizing dapat membuat manajer mudah dalam melaksanakan pengawasan serta penentuan personil yang diperlukan untuk menjalankan tugas yang sudah dibagi bagi. dan perencanaan ini menjadi tanggung-jawab manajemen pelaksana. Middle Level Planning (perencanaan jenjang menengah). Low Level Planning (perencanaan jenjang bawah) perencanaan ini memfokuskan diri dalam menghasilkan sehingga planing ini mengarah kepada aktivitas operasional.b.

Directing (Fungsi Pengarahan) Pengarahan adalah kegiatan yang khususnya ditujukan untuk bawahan agar mau bekerja secara efektif dan efesien dalam rangka pencapaian tujuan organisasi. menyeleksi orang. menyusun dan menetapkan tugas-tugas serta menetepkan prosedur yang dibutuhkan  Menetapkan strukutur perusahaan yang menujukan adanya garis kewenangan serta tanggung-jawab  Aktivitas perekrutan. Ada beberapa Unsur dalam organizing perusahaan:  Seklompok orang yang diarahkan bekrja sama  Melakukan aktivitas yang sudah ditetapkan  Aktivitas diarahkan guna mecapai tujuan Beberapa manfaat organizing antara lain  Memungkinkan untuk pembagian atas tugas tugas yang sesuai dengan kondisi perusahaan  Menciptakan spesialisasi saat menjalankan tugas  Personil dalam perusahaan mengetahui tugas apa yang akan dijalankan untuk mencapai tujuan Berikut fungsi dari organizing  Pendelegasian wewenang didalam manajemen atas (puncak) kepada manajemeen pelaksana  Ada pembagian tugas yg jelas  Mempunyai manajer puncak yang profesional guna mengkoordinasikan semua aktivitas. c. Fungsi pengarahan merupakan fungsi untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi kinerja dengan optimal dan menciptakan suasana lingkungan kerja yang dinamis. Dibawah ini adalah aktivitas aktivitas yang ada dalam Organizing (fungsi pengorganisasian)  Mengalokasikann sumber daya. yaitu melalui pengarahan dan perintah. . Ada dua cara untuk mengarahkan anggota organisasi agar mau bekerja dengan tenang tanpa ada kesan terpaksa. pelatihan serta pengembangan tenaga kerja  Aktivitas penempatan tenaga kerja dalam posisi yang pas dan paling tepat. sehat dan yang lainnya.

Motivasi yang berhasil dapat mendorong kreativitas karyawan dalam bekerja dan mampu memecahkan masalah yang mereka hadapi dalam melakukan pekerjaan. a. dan memberikan motivasi kepada pekerja suapay bisa bekerja dengan efektif serta efisien dalam mencapai tujuan yang ditetapkan  Memberi tugas serta penjelasan secara rutin tentang pekerjaan  Menjelaskan semua kebijakan yang sudah ditetapkan. Melalui kedua motivasi ini diharapkan karyawan dapat melakukan pekerjaan yang telah diperintahkan kepadanya. pemotongan gaji. Komunikasi juga menjadi elemen penting dalam pengarahan. Tanpa komunikasi yang baik. kepada bawahan sehingga karyawan mau meningkatkan prestasi kerja mereka. Komunikasi sangat berguna dalam menciptakan suasana kerja sama antara atasan dan bawahan yang dilandasi saling pengertian. pengarahan yang dilakukan manajer tidak akan dapat dimengerti oleh karyawan. Controlling (Fungsi Pengendalian / Pengawasan) . Adapun motivasi negatif dapat pula dilakukan dengan cara skorsing. karyawan tidak dapat menyampaikan hal-hal yang mereka inginkan jika tidak ada komunikasi yang baik antara atasan bawahan. atau menaikkan jabatan. kenaikan gaji. d. b. Motivasi positif dapat dilakukan dengan cara memberikan pengarahan. Peranan atasan sangar dibutuhkan dalam memberikan pengarahan. Komunikasi Komunikasi yang dimaksud adalah komunikasi anatara bawahan dengan atasan. Demikian pula sebaliknya. Oleh karena itu. atau peringatan. Motivasi sendiri merupakan pemberian dorongan dari atasan. komunikasi dan motivasi sangat diperlukan agar pengarahan yang dilakukan berhasil dengan baik. Ada beberapa aktivitas yang dilakukan pada fungsi pengarahan:  Mengimplementasikan suatu proses kepemimpinan. penbimbingan. Motivasi Motivasi terbagi dalam motivasi positif dan motivasi negatif.

3. jadi pada akhirnya bisa diidentifikasikan siapa yang telah berbuat kesalahan  Follow Up (tindak lanjut) apabila pemimpin menemukan kesalahan maka seharusnya pemimpin tersebut mancari solusi atas permasalahan itu. maka dari itu perlu disiapkan suatu langkah sebelum pengawasan dilaksanakan seperti tata pola dan rencana perusahaan. dengan perintah seperti ini pelaksanaan suatu pekerjaan bisa terhindar dari kondisi yang terkatung katung. adalah pengawasan yang berupa suatu perintah pelaksanaan pada pekerjaan yang bertujuan suatu pekerjaan itu bisa selesai tepat waktu.  Dispatching (Perintah pelaksanaan). Keterampilan yang dimiliki manajer dan tingkatan manajer . dalam penetapan waktu. aktivitas dalam fungsi pengendalian ini misalnya:  Mengevaluasii keberhasilan dalam proses mencapai tujuan dan target mengikuti indikator yang sudah ditetapkan  Menempuh langka klarifikasi serta koreksi atas terjadinya penyimpangan yang ditemukan  Memberi alternatif solusi atas masalah yang terjadi dalam mencapai tujuan yang ditetapkan Controlling atau fungsi pengawasan bisa berjalan dengan efektif jika hal hal ini diperhatikan:  Routing (jalur). manajer harus bisa menetapkan dengan tugas kapan semestinya pengawasan itu dijalankan. terkadang. jadi faktor faktor serta tata perusahaan dimana sebuah pengawasan dilakukan perlu diperhatikan. pengawasan yang dijadwal tidak efisien dalam menemukan suatu kesalahan. Controling merupakan kegiatan dalam menilai suatu kinerja yang berdasarkan pada standar yang sudah dibuat perubahan atau suatu perbaikan apabila dibutuhkan. dengan memberi peringatan pada pekerja yang dengan sengaja ataupun tidak sengaja berbuat kesalahan dan memberikan petunjuk supaya kesalahan yang sama tak terulang lagi. dan seblaiknya yang dilakukan secara mendadak terkadang malah lebih berguna. bisa menjamin ada aktivitas perbaikan. manajer harus bisa menetapkan cara atau jalur guna bisa mengetahui letak diaman sesuatu sering terjadi suatu kesalahan  Scheduling (Penetapan waktu). Suatu bentuk pengawasan yang bagus seharusnya susai dengan kebutuhan dan sifat dari perusahaan. suatu pengawasan yang baikk harus dilakukan dengan ekonomis jika dilihat dari biaya.

berkomunikasi. Keterampilan manusiawi Keterampilan manusiawi adalah kemampuan untuk bekerja sama dengan baik dengan orang lain secara peorangan maupun kelompok. manajer-manajer membutuhkan keterampilan teknik. manajer menengah maupun top manajer membutuhkan keterampilan ini agar bisa bekerja sama. Keterampilan konseptual Keterampilan konseptual adalah kemampuan manajer dalam berpikir dan mengagas keadaan-keadaan abstrak. Katz. a. Kemampuan konseptual juga bisa dilihat saat manajer mengambil keputusan dengan melihat jauh ke depan akibat dari suatu keputusan yang diambilnya. Ricky W. Baik manajer lini pertama. Keterampilan manajer Pekerjaan manajer sangat beragam dan kompleks sehingga menuntut suatu keterampilan yang memadai. Seperti yang kamu ketahui. dan menimbulkan antusiasme serta kepercayaan bawahan sehingga bawahan mau memberikan kemampuan mereka yang paling baik untuk kepentingan organisasi. Keterampilan manusiawi dibutuhkan dalam porsi yang sama dalam setiap tingkatan manajer. Keterampilan teknik Keterampilan teknik mencakup pengetahuan dan keahlian di bidang tertentu. Berdasarakan penelitian Robert L. keterampilan manusiawi. Griffin menambahkan dua keterampilan dasar lain yang perlu dimiliki manajer. seperti akuntansi. manajer bekerja melalui orang lan sehingga keterampilan manusiawi sangat penting untuk dimiliki para manajer. Biasanya keterampilan teknik ini dimiliki oleh level manajer lini pertama dan manajer menengah yang terlibat dalam operasional organisasi/perusahaan sehari-hari. yaitu sebagai berikut. keuangan. Porsi masing-masing keterampilan tersebut umumnya berbeda untuk setiap tingkatan manajer. b. a. Keterampilan ini sebaiknya dimiliki setiap manajer di setiap lini. memberi motivasi. c. tetapi lebih penting lagi dimiliki oleh manajer-manajer puncak yang memegang dan mampu membuat keputusan-keputusan penting bagi organisasi. memimpin. dan komputer. dan keterampilan konseptual. Keterampilan manajemen waktu .

 Manajer lini pertama merupakan manajer tingkatan paling rendah yang bertugas memimpin dan mengawasi karyawan nonmanajerial yang terlibat dalam proses produksi. Sebagian besar peran ini akan diselenggarakan oleh manajer tingkat atas. dan informasi. Manajer puncak bertugas merencanakan kegiatan dan strategi perusahaan secara umum dan mengarahkan jalannya perusahaan. manajer tingkat menengah. Mereka disebut manajer operasional. Kemampuan ini harus dimiliki seorang manajer. Peran Manajemen Selain kategori besar dari fungsi manajemen. a. Peran pengusaha memerlukan manajer untuk menetapkan sumber daya untuk mengembangkan barang yang inovatif dan jasa. atau untuk mengembangkan bisnis. atau mandor. penyelia. b. interpersonal. Keterampilan manajemen waktu merupakan keterampilan yang merujuk pada kemampuan seorang manajer untuk menggunakan waktu yang dimilikinya secara bijaksana. Tingkatan manajer Pada organisasi berstuktur tradisinonal. manajer departemen. manajer kantor. Peran ini dikategorikan oleh peneliti Henry Mintzberg.  Manajer tingkat menengah mencakup semua manajer yang berada di antara manajer lini pertama dan manajer puncak yang bertugas sebagai penghubung antara keduanya. manajer pabrik. Keterampilan membuat keputusan Keterampilan membuat keputusan merupakan kemampuan untuk mendefinisikan masalah dan menentukan cara terbaik dalam memecahkannya. Peran Decisional Peran Decisional memerlukan manajer untuk merencanakan strategi dan memanfaatkan sumber daya. 4. manajer area.  Manajer puncak dikenal dengan istilah executive officer. dan mereka dapat dikelompokkan menjadi tiga jenis utama: decisional. pemimpin proyek. manajer pada berbagai tingkat hirarki mengisi peran manajerial yang berbeda. manajer dikelompokan dalam manajer lini pertama. dan manajer divisi. terutama bagi kelompok manajer atas karena manajer pada level tersebut terlibat dalam pembuatan keputusan-keputusan penting demi kelangsungan organisasi atau perusahaan. Ada empat peran spesifik yang decisional. Jabatan yang termasuk manajer menegah diantara kepala bagian. dan manajer puncak. meskipun manajer menengah dapat diberikan beberapa kemampuan untuk membuat .

manajer ini dapat berkomunikasi tujuan organisasi masa depan atau panduan etika bagi karyawan dengan pertemuan perusahaan. seperti kontrak kerja. dan memobilisasi dukungan karyawan. atau mereka dapat bekerja dengan manajer pengawasan lainnya bila diperlukan sumber daya harus dibagi. atau bahkan merger dan akuisisi perusahaan lain. memberikan perintah dan arahan kepada bawahan. membuat keputusan. sering rendah tingkat manajer melihat ke manajemen puncak untuk contoh kepemimpinan. Top manajer lebih mungkin untuk menghadapi krisis besar. membangun aliansi antara lain. Peran Informasi . Peran decisional ketiga. dan bekerja sumber daya untuk berbagi. Manajer di semua tingkatan dapat mengambil peran ini. Top manajer bernegosiasi tentang isu-isu yang lebih besar. boneka ini biasanya seorang manajer menengah atas. keputusan tersebut. palungan harus mengkoordinasikan pekerjaan orang lain di unit kerja yang berbeda. Peran Interpersonal Peran interpersonal memerlukan manajer untuk mengarahkan dan mengawasi karyawan dan organisasi. Manajer harus menjadi pemimpin di semua tingkat organisasi. atau serikat buruh. yang sering harus bersaing dengan manajer lain untuk sumber daya yang penting. Akhirnya. seperti membutuhkan penarikan produk cacat. Pertama-tingkat manajer dapat bernegosiasi dengan karyawan tentang isu-isu kenaikan gaji atau jam lembur. Penangan gangguan mengoreksi masalah tak terduga yang dihadapi organisasi dari lingkungan internal atau eksternal. manajer Tengah juga bernegosiasi dengan manajer lain dan cenderung untuk bekerja untuk mengamankan harga yang diinginkan dari pemasok dan distributor. untuk mencapai kesepakatan mengenai produk dan jasa. manajer pengawas bertanggung jawab untuk menentukan alokasi untuk menaikkan gaji karyawan. c. sementara mangers menengah dapat membuat alokasi yang lebih spesifik. distributor. b. Dalam beberapa organisasi. keputusan anggaran secara keseluruhan. pertama-line manajer dapat memperbaiki masalah menghentikan jalur perakitan atau manajer tingkat menengah mungkin mencoba untuk mengatasi setelah terjadinya perampokan toko. Peran ini sangat penting bagi manajer menengah. menentukan yang melibatkan unit kerja yang akan mendapatkan sumber daya. Top manajer cenderung membuat besar. negosiator bekerja dengan orang lain. Dalam peran penghubung. Seorang pemimpin bertindak sebagai contoh bagi karyawan lainnya untuk mengikuti. namun harus menjaga hubungan yang sukses bekerja dengan mereka untuk jangka waktu yang lama. yaitu pengalokasi sumber daya. seperti pemasok. Misalnya.

Pentingnya Manajemen Mengapa Manajemen Itu Penting ? Istilah manajemen memiliki berbagai pengertian. Monitor mengevaluasi kinerja orang lain dan mengambil tindakan korektif untuk meningkatkan kinerja itu. Monitor juga mengawasi perubahan lingkungan dan di dalam perusahaan yang dapat mempengaruhi kinerja individu dan organisasi. Definisi manajemen yg dikemukakan oleh Daft (2003:4) sebagai berikut: “Management is the attainment of organizational goals in an effective and efficient manner through planning organizing leading and controlling organizational resources”. informasi lebih rutin dapat diberikan oleh manajer pada semua tingkat perusahaan. seperti perubahan arah strategis. Peran ini telah berubah secara dramatis sebagai teknologi telah meningkat. meskipun manajer di tingkat yang lebih tinggi organisasi lebih mungkin untuk memantau ancaman eksternal terhadap lingkungan dibandingkan tengah atau manajer lini pertama. juru bicara berkomunikasi dengan lingkungan eksternal. dan banyak informasi ini menetes alam dari atas ke bawah. untuk menginformasikan masyarakat tentang arah organisasi. Tapi. Pemantauan terjadi pada semua tingkat manajemen. Informational peran adalah mereka di mana para manajer mendapatkan dan mengirimkan informasi. Pendapat tersebut kurang lebih mempunyai arti bahwa . Secara universal manajemen adalah penggunaan sumberdaya organisasi untuk mencapai sasaran dan kinerja yg tinggi dalam berbagai tipe organisasi profit maupun non profit. atau manajer supervisor dapat memberikan presentasi pada pertemuan komunitas. 5. Akhirnya. lain. Peran penyebar mensyaratkan bahwa manajer memberitahu karyawan perubahan yang mempengaruhi mereka dan organisasi. Juru bicara untuk pengumuman besar. kemungkinan untuk menjadi seorang manajer top. dari iklan perusahaan barang dan jasa. Misalnya. Manajer di setiap tingkat menyebarkan informasi kepada orang-orang di bawah mereka. seorang manajer menengah dapat memberikan press release ke koran lokal. Mereka juga mengkomunikasikan visi dan tujuan perusahaan.

maka manajemen dipraktekkan berdasarkan keterampilan yang diterapkan untuk mencapai hasil yang diinginkan. 7. 5. Perusahaan akan dapat berhasil beik. Pendapat tersebut kurang lebih mempunyai arti bahwa manajemen merupakan satu atau lebih manajer yang secara individu maupun bersama sama menyusun dan mencapai tujuan organisasi dengan melakukan fungsi fungsi terkait (perencanaan pengorgnisasian penyusunan staf pengarahan dan pengawasan) dan mengkoordinasi berbagai sumber daya (informasi material uang dan orang). jika manajemen diterapkan dengan baik. Dari batasan-batasan tersebut. Manajemen selalu dibutuhkan dalam setiap kerjasama sekelompok orang. Pada dasarnya manajemen itu penting. manajemen harus memiliki landasan keilmuan yang kokoh.(2005:5) mendefinisikan manajemen sebagai “One or more managers individually and collectively setting and achieving goals by exercising related functions (planning organizing staffing leading and controlling) and coordinating various resources (information materials money and people)”. Plunket dkk. sehingga diperlukan pembagian kerja. Sebagai suatu ilmu. dan tanggung jawab dalam menyelesaikannya. Manajemen merupakan suatu pedoman pikiran dan tindakan.(2004:5) mendefinisikan manajemen sebagai: “the process of administering and coordinating resources effectively and efficiently in an effort to achieve the goals of the organization. dapat dikatakan bahwa manajemen adalah ilmu dan seni yang mempelajari bagaimana mengelola manusia melalui orang lain. 2. 6. 8. Pekerjaan itu berat dan sulit untuk dikerjakan sendiri.manajemen merupakan pencapaian tujuan organisasi dengan cara yg efektif dan efisien lewat perencanaan pengorganisasian pengarahan dan pengawasan sumber daya organisasi. 9. 3.” Pendapat tersebut kurang lebih mempunyai arti bahwa manajemen merupakan proses mengelola dan mengkoordinasi sumber daya secara efektif dan efisien sebagai usaha untuk mencapai tujuan organisasi. Manajemen perlu untuk kemajuan dan pertumbuhan. 4. sebab: 1. Manajemen yang baik akan meningkatkan daya guna dan hasil guna semua potensi yang dimiliki. Manajemen yang baik akan mengurangi pemborosan. Manajer sendiri menurut Plunket dkk. Manajemen menetapkan tujuan dan usaha untuk mewujudkan proses manajemen tersebut. tugas. Lewis dkk.(2005:5) merupakan people who are allocate and oversee the use of resources jadi merupakan orang yg mengatur dan mengawasi penggunaan sumber daya. Sebagai seni. Manajemen mangakibatkan pencapaian tujuan secara teratur. .

nah bagaimana cara memerintahkan pada orang lain agar mau bekerja sama. Sedangkan manajemen sebagai suatu seni. ini tidak didasarkan pada keturunan. Manajemen sebagai profesi Dalam jaman modern ini semua jenis kegiatan selalu harus di manajemeni. Para professional membuat keputusan atas dasar prinsip-prinsip umum yang berlaku dalam situasi dan lingkungan. Pada hakekatnya kegiatan manusia pada umumnya adalah managing (mengatur). untuk mengatur disini diperlukan suatu seni. bagaimana orang lain melakukan pekerjaan untuk mencapai tujuan bersama. dalam artian aturan yang jelas. Manajemen sebagai suatau ilmu pengetahuan. 6. karena telah dipelajari sejak lama. sehingga diperoleh masukan atau input yang besar. dan sekarang boleh dikatakan bahwa bidang manajemen sudah merupakan suatu profesi bagi ahlinya. . favoritas. Edgar H. dan telah diorganisasikan menjadi suatu teori. Mengapa demikian. sebab antara keduanya tidak bisa dipisahkan. Manajemen sebagai ilmu dan seni Manajemen merupakan suatu ilmu dan seni. Para professional memperoleh status dengan cara mencapai suatu standar prestasi kerja tertentu. hal ini banyak ditunjang dengan banyaknya pendidikan- pendidikan yang tujuannya mendidik siswanya menjadi seorang professional. mengapa disebut demikian. karena dalam kegiatan apapun pekerjaan harus dikerjakan secara efesien dan efektif. kursus-kursus dan program-program latihan dan lain sebagainya. suku bangsa. Schein dalam bukunya yang berjudul “Organizational Socialization and the Profession of Management” menguraikan karakteristik atau kriteria-kriteria sesuatu bisa dijadikan suatu profesi. 2. yaitu : 1. 7. disini memandang bahwa didalam mencapai suatu tujuan diperlukan kerja sama dengan orang lain. gejala-gejala ini lalu diteliti dengan menggunakan metode ilmiah yang dirumuskan dalam bentuk prinsip-prinsip yang diwujudkan dalam bentuk suatu teori. agama dan kriteria- kriteria lainnya. Misalnya Akademik Pendidikan Profesi Manajemen. Hal ini dikarenakan di dalamnya menjelaskan tentang gejala-gejala manajemen.

. Para professional harus ditentukan oleh suatu kode etik yang kuat.3.

Manajemen juga sebagai ilmu dan seni untuk melakukan tindakan guna mencapai tujuan. jika nanti kita bekerja di sebuah perusahaan atau pendidikan pasti akan menghadapi masalah tidak berjalannya program kerja secara baik. Adapun unsur-unsur manajemen itu terdiri dari men. machines. methods. dan pengendalian. kreatif. menyenangkan dan bermakna bagi para karyawan atau anggota. inovatif. dan menerapkannya. Manajemen juga memiliki kepentingan dalam kehidupan manusia yang mengharuskan kita untuk mempelajari. efektif. Istilah Managment (management) telah diartikan oleh berbagai pihak dengan perspektif yang berbeda. materials. money. menghayati. pengarahan. makalah ini cukup penting untuk dibaca karena selain menambah wawasan mahasiwa dalam pembahasan manajemen selain itu. makalah ini penting sebagai bahan untuk penyampaian materi mengenai pengantar manajemen. Manajemen berasal dari kata to manage yang artinya mengatur. salah satunya adalah untuk terwujudnya suasana kerja yang aktif. Serta asas itu sendiri juga memiliki pengertian sebagai pernyataan kebenaran umum yang dapat di jadikan pedoman pemikiran dan tindakan. Saran Bagi mahasiswa. Manajemen itu sendiri memiliki fungsi yang terdiri dari : perencanaan. Filsafat juga memiliki pengertian sebagai kerja sama saling menguntungkan. selanjutnya diharapkan bisa membuat makalah tentang materi ini dengan lebih baik lagi. and market disingkat dengan 6M. bekerja efektif dengan metode kerja yang terbaik untuk hasil yang optimal. BAB III PENUTUP Kesimpulan Konsep dasar manajemen yang merupakan ilmu sebagai suatu bidang pengetahuan yang mengatur suatu organisasi untuk mencapai tujuan yang dilandasi dengan keahlian khusus. Bagi dosen. Bagi penulis . pengorganisasian. .