Wladimir Koppen mengklasifikasi daerah iklim berdasarkan rata-rata curah hujan dan

temperatur, baik bulanan maupun tahunan. Hal itu disebabkan curah hujan dan temperatur
merupakan unsur yang sangat berpengaruh terhadap kehidupan di permukaan bumi. Untuk
membedakan ciri-ciri temperetur dan hujan Koppen menggunakan simbol huruf besar dan
kecil. Digunakan untuk menentukan pembagian daerah iklim berdasarkan temperatur bulan
terdingin atau terpanas.

 A = iklim tropis
 B = iklim kering
 C = iklim sedang
 D = iklim dingin
 E = iklim kutub

Digunakan untuk membedakan tipe atau ciri-ciri hujan di setiap daerah iklim.

 f = selalu basah : hujan bisa jatuh dalam semua musim
 s= buan kering pada musim panas dibelahan bumi yang bersangkutan.
 w = bulan kering(winter)
 m = hujan cukup(MEDIUM.

Iklim Hujan Tropis (A)
Daerah hujan tropis yaitu daerah yang mempunyai temperatur bulanan terdingin +18°C.
Iklim tersebut dibagi menjadi tiga tipe yaitu Hutan Hujan Tropika (Af), Monsun Tropika (Am),
dan Savana (Aw)

Hutan Hujan Tropika (Af)

Daerah tipe f pada bulan terkering, curah hujan rata-rata > 60 mm. OKI, di daerah ini
terdapat hutan-hutan yang lebat.

Terdapat di : Sumatra, Kalimantan, dan Sulawesi Utara.

Monsun Tropika (Am)

Daerah peralihan yang jumlah hujan pada bulan basah dapat mengimbangi kekurangan
hujan pada bulan-bulan kering. Di daerah ini masih terdapat hutan yang cukup lebat.

Terdapat di : Jawa Tengah, Jawa Barat, sebagian Sulawesi Selatan, dan pantai selatan
Papua.

Savana (Aw)

Daerah tipe w memiliki musim kering yang panjang

jumlah hujan pada bulan basah tidak dapat mengimbangi kekurangan hujan pada bulan-
bulan kering. OKI, vegetasi di daerah ini berupa padang rumput dan pohon-pohon yang
jarang.

Sulawesi Selatan. Iklim Stepa (Bs) Daerah setengah kering (semi arid) dengan curah hujan di lintang rendah antara 380-760 mm/tahun. Sulawesi Tenggara. Madura. Iklim Kering (B) Daerah iklim kering (subtropik) mempunyai tingkat evaporasi(penguapan) tinggi daripada curah hujan. dan Kepulauan Aru. Iklim Sedang yang Lembab (Cf). California. Contoh: Madrid di Spanyol . Iklim Padang Pasir (Bw) – Daerah kering (arid) yang mempunyai curah hujan kurang dari 250 mm/tahun. Tanaman tertentu yang dapat hidup seperti kaktus. Iklim Sedang dengan Musim Dingin yang Kering (Cw) Adanya: musim panas yang lembab musim dingin yang kering apabila jumlah hujan rata-rata pada musim dingin lebih kecil dari 1/10 jumlah hujan bulan terbasah pada musim panas . Santiago di Chili dsb. Iklim Sedang dengan Musim Panas yang Kering (Cs) Adanya: musim panas yang kering apabila jumlah hujan terkering (<30mm) pada musim panas lebih kecil dari 1/3 jumlah hujan bulan terbasah pada musim dingin. persediaan air tidak cukup untuk mendukung kehidupan tanaman. temperatur bulan terdingin 18-3°C. Iklim Sedang dengan Musim Dingin yang Kering (Cw). Perth di Australia.Terdapat di : Jawa Timur. OKI. Nusa Tenggara. Iklim Hujan Sedang (C) Daerah iklim sedang dengan suhu udara rata-rata bulan terdinginnya = -3-18°C terpanas >10°C Iklim ini dibagi menjadi tiga tipe yaitu Iklim Sedang dengan Musim Panas yang Kering (Cs).

Iklim Dingin selalu Basah (Df) Contoh: Kanada. daerah ini selalu lembab sepanjang tahun. Iklim Tundra (ET) Temperatur rata-rata bulan terpanas 10-0 C. Norwegia. Iklim Dingin dengan Musim Dingin yang Kering (Dw) Contoh: Seoul di Korsel dan Rusia. Islandia. Iklim itu dibagi menjadi dua tipe iklim yaitu Iklim Tundra (ET) dan Iklim Es Salju Abadi (EF).Iklim Sedang yang Lembab (Cf) Adanya: Iklim Sedang tidak dengan musim kering. Iklim ini dibagi menjadi dua tipe yaitu Iklim Dingin dengan Musim Dingin yang Kering (Dw) dan Iklim Dingin tanpa Periode Siang (Df). Oleh karena itu daerah ini hanya terdapat berbagai lumut. Contoh: Chili. dsb. Argentina. Terdapat di daerah Kanada utara dan rusia utara . Iklim Kutub (E) Penggolongan Iklim menurut Koppen Daerah yang termasuk iklim kutub mempunyai rata-rata temperatur bulan terpanas kurang dari 10°C. Norwegia Iklim Dingin (D) Daerah yang termasuk iklim dingin mempunyai temperatur rata-rata bulan-bulan terdingin kurang dari -3°C dan rata-rata bulan-bulan terpanas lebih dari 10°C.

Iklim Es-Salju Abadi (EF) Temperatur rata-rata bulan terpanas dibawah 0 C. Terdapat di daerah : Antarktika dan Greenland . Olek karena itu derah ini terdapat es-salju abadi.

Related Interests