LAPORAN TTD

Nama : Arief Darmawan (2016011005)

Laela Verawati (2016011021)

Ratu Nuril Islamiati E. (2016011029)

Remi Manda Putra (2016011030)

Riyangga (2016011031)

Tanggal: 30 mei 2017

Judul : Seleksi dan Pengambilan Donor Darah

Tujuan :

- Untuk mengetahui prosedur seleksi hingga pengambilan darah sesuai dengan SOP

- Untuk mengetahui bagaimana menghadapi pendonor yang memiliki kasus

Kasus pendonor : Nadi Lemah , kelelahan dan memiliki riwayat keluarga atlet

ALAT DAN BAHAN :

PETUGAS ADMIN

 Computer atau laptop
 Mouse
 Printer kartu donor
 Scammer
 Stempel tanggal donor kembali
 Stempel UTDP
 Strepler
 Pulpen

PEMERIKSAAN KESEHATAN

 Tensimeter
 Timbangan berat badan
 Alat pengukur suhu
 Stetoskop
 Pulpen
 Alat pengukur tinggi badan

PEMERIKSAAN HEMOGLOBIN

 Beaker glass 30 ml

062  Kantong limbah biohazard  Batang pengaduk  Objek glass  Alkohol 70%  Capillary tube REAGENSIA  Anti-A  Anti-B  Anti-D PENGAMBILAN DARAH ALAT  Pean  Gunting stainless  Hemoscale/timbangan kue  Kursi donor  Pinset stainless  Rak tabung  Stripper  Termometer jar stainless  Dressing jar stainless  Tromol diam stainless  Tempat limbah infeksius  Tensimeter .053 dan BJ 1.  Auto click  Tromol diam stainless  Dressing jar stainless  Termometer jar stainless  Tempat limbah infeksiua  Tempat limbah tajam  Cold box  Termometer cold box  Ice pack BAHAN HABIS PAKAI  Blood lancet  Kapas  Kassa  Larutan CuSo4 BJ 1.

alamat. Menanyakan nama. Tanyakan apakah pendonor adalah donor baru atau donor lama 8. tanggal lahir pendonor dengan yang telah tertera di informed consent pendonor . Lengkapi informed consent bila ada yang belum terisi 7. Pendonor datang. cek dalam sim dondar 9. memberi salam pada pendonor 2.  Cold box BAHAN  Botol limbah jarum  Kantong darah  Kassa steril  ATK  Alkohol 70%  Kapas  Larutan Iodine  Meditape  Plastik limbah infeksius  Plester  Tabung EDTA/ Tabung sampel darah CARA KERJA PETUGAS ADMIN 1. Meminta formulir pendonor/ informed consent dan kartu identitas yang terdapat foto ( KTP. alamat. tanggal lahir pendonor sesuaikan dengan informed consent dan kartu identitas yang telah diberikan pendonor 4. Arahkan calon pendonor untuk lanjut ke pemeriksaan dokter/ pemeriksaan kesehatan KENDALA : Petugas admin melakukan kesalahan dengan tidak melakukan pengecekan pada informed consent pendonor seingga ada beberapa bagian yang perlu diisi tetapi tidak terisi PETUGAS PEMERIKSAAN KESEHATAN 1. tanggal lahir pendonor 4. Cocokkan identitas dengan yang tertulis pada informed consent 6. Mencocokkan nama.SIM.paspor) 3. Meminta informed consent pendonor 3. Menyapa pendonor 2. Menanyakan nama. Lakukan pencatatan dan pelaporan lengkapi dengan nama petugas admin dan paraf 10. Alamat . Apabila dia donor lama. Cocokkan foto yang terdapat pada kartu identitas pendonor dengan pendonor dihadapan petugas admin 5.

Melakukan desinfeksi pada jari yang akan ditusuk . Buka kunci. catat nilai sistolik dan diastolik 8. Persilahkan calon pendonor untuk mananda tangani informed consent setelah memeriksa kesehatan 12. tanggal lahir pendonor dengan yang telah tertera di informed consent pendonor 18. Lakukan palpasi pada arteri radialis pada pergelangan tangan b. pembacaan hasil dilakukan oleh dokter atau tenaga medis 6. Pernah pergi keluar negeri? 7. Apakah hari ini anda sehat? b. Menyapa pendonor 15. Lakukan pemeriksaan suhu dengan menggunakan alat pengukur suhu otomatis 10. Hitung jumlah denyut nadi pada 15 detik pertama kemudian dikali 4 atau selama 1 menit. Kunci terlebih dahulu tensi lalu pompa tensimeter sampai suara nadi hilang d. 5. Periksa lengan donor apakah ada kelainan kulit atau tidak 11. lepaskan stetoskop dan manset . turunkan secara perlahan dengarkan bunyi pertama yang terdengar (sistolik) dan dengarkan bunyi yang hilang pertama ( diastolik) e. lakukan tanya jawab tentang kondisi kesehatan seperti : a. Menyiapkan peralatan 19. alamat. terakhir mengkonsumsi obat-obatan? c. Lakukan pemeriksaan nadi dengan cara : a. Alamat . Pernah transfusi darah? d. Kendorkan tensimeter. Meminta informed consent pendonor 16. tanggal lahir pendonor 17. Buka kunci tensimeter “ON” pasang manset 2/3 lengan atas b. Menanyakan nama. Apabila pemeriksaan selesai persilahkan pendonor untuk melanjutkan ke pemeriksaan hemoglobin KENDALA : Dokter atau petugas kesehatan melakukan kesalahan dengan tidak mengajukan pertanyaan tentang riwayat calon pendonor. Lakukan pemeriiksaan tekanan darah dengan cara : a. Memijat jari manis kearah ujung jari 21. Mencocokkan nama. kelelahan dan riwayat keluarga atlet PETUGAS PEMERIKSAAN HEMOGLOBIN 14. Catat hasilnya 9. Letakkan stetoskop di lipatan siku ( pastikan stetoskop bekerja dengan baik) c. serta keadaan pendonor dimana pendonor tersebut memiliki kasus nadi lemah . Meminta pendonor mengulurkan tangan 20. Tanda tangani informed consent oleh dokter atau petuga smedis 13. Persilahkan calon pendonor untuk melakikan penimbangan berat badan dan tinggi badan . Lakukan tanya jawab (alloanamnesa) dengan memperhatikan kuisioner calon pendonor.

Anti-B. Tampung darah yang keluar menggunakan capillary tube hingga ¾ capillary tube 29. Buang cappillary tube pada tempat limbah tajam 36.5 gr% 34. hinggan mencapai ¾ volume dari cappilary tube 32.5 gr% Tenggelam > 17.5 gr% Melayang = 12. Baca dan catat hasil pemeriksaan Pembacaan hasil : Anti-A Anti-B Golongan Anti-D Rhesus Darah + _ A + Positif _ + B _ Negatif _ _ O + + AB . Aduk menggunakan batang pengaduk. Sisa darah yang terdapat pada cappillary tube diteteskan pada 3 bagian objek glass untuk pemeriksaan golongan darah dan rhesus pendonor 35. Baca dan catat hasil Pembacaan hasil : Terapung < 17. Hapus darah yang keluar pertama dengan menggunakan kassa 27. Ulangi pengisin darah pada capillary tube di bekas tusukkan sebelumnya.5 gr% Melayang = 17. Teteskan Anti-A.053 pada jarak ±3 cm diatas permukaan larutan 30.062 pada jarak ±3 cm diatas permukaan larutan 33.5 gr% 31.5 gr% Tenggelam > 12. Baca dan catat hasil Pembacaan hasil : Terapung < 12. Mmeminta pendonor untuk tarik nafas 25. Melakukan tusukkan pada ujung jari pendonor 26. Pijat ujung jari pendonor hingga darah keluar 28. Membendung ujung jari dengan menekan jari dengan jari petugas 23. Menarik tuas auto click 24. Anti-D pada setiap bagian sebanyak 1 tetes 37. Meneteskan darah pendonor diatas larutan CuSo4 BJ 1. dimana 1 batang pengaduk digunakan untuk 1 bagian tes 38. Teteskan darah pendonor diatas larutan CuSo4 BJ 1.22.

lalu buka kemasan kantng darah 5. Berikan informasi hsil pemeriksaan kepada pendonor 41. Tulis no kantong pada informed consent 9. Persiapkan alat dan bahan yang akan digunakan 4. Lakukan desinfeksi vena melingkar dari arah dalam keluar 21. lalu teteskan alkohol 70% 20. Pompa tensimeter sampai batas antara sistol dan diastol untuk mencari letak vena 15. Teteskan 2 tetes larutan iodine pada lokasi yang akan ditusuk 18. Tanggal kadauarsa b. Letakkan kantong darah pada timbangan dengan label menghadap kebawah . Lengkapi informed consent dengan menulis nama petugas aftap. Cek selang kantong d. Lakukan tanya jawab nama. Tulis no kantong paa 2 tabung sampel 8. Pasang tensimeter pada lengan dengan posisi selang tensimeter beraa diatas 13. Cek warna antikoagulan ( keruh/tidak) b. Persilahkan pendonor untuk duduk dikursi donor 2. Tanggal pengambilan 7. Berikan pendonor bola squeezing . Cek kebocoran kantong c. Lakukan desinfeksi vena dengan alkohol 70% sebanyak 2 kali. Tulis pada kantong darah a. Cek jarum donor 6. tempat tanggal lahir. Golongan darah dan rhesus c. Letakkan kantong darah dengan label menghadap keatas pada timbangan 11. Tempatkan tangan pendonor lurus disamping menghadap keatas 12. dan alamat secara pasif 3. dan validasi kantong darah ( valid/tidak valid) 10. Nomor kantong d. Siapkan meditape untuk fiksasi selang 17. Ambil kapas menggunakan pinset . Ambil kantong darah. Tutup luka tusukkan menggunakan kapas yang telah diberi alkohol 70% 40. Setelah menemukan letak vena . Lakukan validasi kantong darah a. Buatlah simpul longgar pada selang kantong darah 23. Mengucapkan terima kasih pada pendonor KENDALA Petugas hb tidak melakuakan pengisian inform consent dengan lengkap PENGAMBILAN DARAH 1. Mengembalikan informed consent pada pendonor 43. Mengarahkan pendonor ke tempat cuci lengan sebelum mendonorkan darah 42. 39. Ambil kapas menggunakan pinset lalu desinfeksi lokasi yang telah diteteskan iodine 19. minta pendonor untuk menggenggam bola tersebut 14. turunkan tensimeter 16. Gunakan kapas baru untuk desinfeksi kedua 22.

Homogenkan kantong darah setiap 90 detik sekali jika memakai timbangan kue 27. Kencangkan simpul pada selang menghadap tempat limbah 32. Ambil tabung sampel 34. Cabut jarum di lengan pendonor perlahan 46. Lakukan penusukan 1 atau 2 cm dari vena f. Buka tutup jarum c. Letakkan selang kantong pada timbangan 33. gunting bagian selang yang paling bersih 31. Homogenkan membentuk angka 8 sebanyak 3 kali 39. Buang jarum kebotol limbah jarum 50. Ambil stripper lalu serut selang kantong kearah kantong ( serut maksimal 3 kali) b. Arahkan pendonor untuk meninggikan tangan keatas 49. Ambil stripper lalu serut selang kantong dari klem A ke arah kantong darah ± 5 cm 29. Tutup tempat penusukkan dengan kassa steril 26. Turunkan tensimeter antara 20-40 mmHg h. Letakkan kapas beralkohol diatas tusukkan vena dengan sedikit ditekan 44. Ambil kassa yang menempel pada lokasi tusukkan lalu buang 42. Letakkan tabung sampel pada rak tabung 40. Naikkan tensimeter 40-60 mmHg atau batas antara sistol dan diastol untuk melakukan penusukan 25. jepit selang dengan klem A ± 5 cm dari jrum 28. Turunkan tensimeter sampai nol 41. Ambil kapas menggunakan pinset lalu beri alkohol 70 % 43. Homogenkan kantong darah 10 X perlahan c. Posisikan lubang jarum menghadap keatas d. Mengurus kantong darah dengan cara: a. Gunting selang kantong diantara klem A dan Klem B . Minta pendonor untuk menekan bekas tusukkan yang telah diberi kapas 47. Buka fiksasi selang 45. dibawah lokasi penusukkan e. Jepit selang kantong dengan klem B ± 2 cm dari klem A 30. Jepit selang dengan klem A 37. Teuk selang agar udara tidak masuk saat tutup jarum dibuka b. Lakukan fiksasi selang dengan menempelkan meditape pada bonggol jarum dan selang kantong g. Tempatkan tabung sampel pertama an kedua diujung potongan selang dengan label berada di bawah 35. Tutup kedua tabung sampel 38. Lepaskan stripper agar darah dapat turun kembali ke selang d. Lepas tensimeter dari lengan pendonor 48. Tarik bagian bawah lengan donor . Buka klem A maka darah akan masuk ketabung 36. Apabila volume darah telah tercapai . Lakukan penusukkan vena dengan cara : a.24. Serut selang kantong hingga 3 kali penyerutan .

Cocokkan nomor kantong dengan nomor sampel 52. Periksa luka tusukkan pada vena pendonor . 51. 30 Mei 2017 Pembimbing ( Deasy Widiana.5 gr% Golongan darah AB Rhesus positif (+) KESIMPULAN Calon pendonor darah tidak dapat mendonorkan darahnya untuk sementara karena kelelahan sehingga donor darah dilakukan penundaan sementara / ditunda. Persilahkan pendonor untuk keruang refreshment .Pd ) . Cocokkan nomor kantong dengan formulir kuisioner dan informed consent 53.062 Mengapung < 17. HASIL: Tekanan darah : 100/80 mmHg Denyut nadi : 52 x/menit Berat badam : 89 kg Tinggi badan : 160 cm Keadaan umum : Kelelahan Suhu : 37˚C Riwayat medis : keluarga atlet Kadar Hemoglobin Larutan CuSo4 BJ.5 gr% Larutan CuSo4 BJ 1. S.053 Tenggelam >12. Rapikan alat dan bahan yang telah digunakan KENDALA : Petugas aftap melakukan kesalahan penusukkan sehingga tidak didapatkan darah donor dan juga drah sampel serta membuat pendonor kesakitan dan hematoma. ucapkan terima kasih 55. tutup dengan plester 54.1. Jakarta. Simpan darah dan sampel darah ke dalam cold box 56.