SATUAN ACARA PENYULUHAN

KB PADA PASANGAN USIA SUBUR

Pokok Bahasan : Keluarga Berencana
Sub Bahasan : KB
Penyuluh : Mahasiswa AKBID
Hari Tanggal : Minggu, 19 Maretb2017
Waktu : jam 09.00 WIB
Tempat : Di BPS Melati

A. TUJUAN INSTRUKSIONAL UMUM
Ibu mengetahui macam-macam metode kontrasepsi yang dapat digunakan pasangan usia subur.
B. TUJUAN INSTRUKSIONAL KHUSUS
1. Ibu mengetahui pengertian KB
2. Ibu mengetahui manfaat KB
3. Ibu mengetahui macam-macam metode alat kontrasepsi
C. STRATEGI
1. Ceramah.
2. Tanya jawab.
D. MEDIA
1. Leaflet.
2. Alat-alat kontrasepsi (mini pil, suntikan KB, implant, AKDR)
E. MATERI
Terlampir

penyuluhan. Diskusi 15 Tanya jawab Peserta bertanya menit 4. · Memberi salam . · Menjelaskan manfaat KB · Menjelaskan tentang macam-macam metode KB 3. Isi 10 · Menjelaskan tentang Mendengarkan dan menit pengertian KB memperhatikan. KEGIATAN No. Acara Waktu Kegiatan Penyuluhan Evaluasi 1. Penutup 5 menit· Menyimpulkan hasil menjawab salam. · Memberi saran-saran. Pembukaan 5 menit· Mengucap salam Menjawab salam. · Memperkenalkan diri mendengarkan 2.F.

MANFAAT KELUARGA BERENCANA a. PENGERTIAN Keluarga berencana adalah salah satu usaha untuk mencapai kesejahteraan dengan jalan memberikan nasehat perkawinan. beristirahat. mental dan sosial anak lebih sempurna. Perencanan kesempatan pendidikan yang lebih baik. . d. KB PADA PASANGAN USIA SUBUR (PUS) 1. c. 3. 2. Perbaikan kesehatan badan ibu b. Metode Amenore Laktasi (MAL) Adalah kontrasepsi yang mengandalkan pemberian air susu ibu (ASI). pengobatan kemandulan dan penjarangan kehamilan. Keuntungan kontrasepsi:  Efektivitas tinggi  Tidak mengganggu senggama  Tidak ada efek samping secara sistemik  Tidak perlu obat atau alat  Tanpa biaya Keterbatasan:  Perlu persiapan sejak perawatan kehamilan agar segera menyusui dalam 30 menit pasca persalinan. MAL sebagai kontrasepsi bila:  Menyusui secara penuh  Belum haid  Umur bayi kurang dari 6 bulan Cara kerja:  Penundaan/penekanan ovulasi. dan menikmati waktu luang serta melakukan kegiatan-kegiatan lain. MACAM-MACAM METODE KONTRASEPSI a. Adanya waktu yang cukup untuk mengasuh anak-anaak. atau salah satu usaha untuk membantu keluarga termasuk individu merencanakan kehidupan berkeluarga dengan baik sehingga dapat mencapai keluarga berkualitas. Perkembangan fisik.

Cara pemakaian:  Mulai hari pertama sampai hari kelima siklus haid. Keuntungan:  Tidak mengganggu hubungan seksual.  Bila lupa 1 pil saja kegagalan menjadi lebih besar. mual. Cara pemakaian:  Bayi disusui menurut kebutuhan bayi (ngeksel).  Susui bayi anda juga pada malam hari. dapat digunakan sebagai kontrasepsi darurat. b. jerawat. karena menyusu pada waktu malam membantu mempertahankan kecukupan kebutuhan ASI. . Efek samping: gangguan perdarahan (perdarahan bercak atau perdarahan tidak teratur) Cara kerja:  Menekan ovulasi.  Harus digunakan setiap hari dan pada waktu yang sama. tidak menurunkan produksi ASI.  Mengentalkan lendir servik.  Payudara menjadi tegang.  Bayi terus disusukan walau ibu atau bayi sedang sakit.  Biarkan bayi menghisap sampai melepaskan sendiri hisapannya.  Tidak mempengaruhi ASI.  Tidak melindungi terhadap IMS. Keterbatasan:  Mengganggu siklus haid. pusing. Cocok untuk ibu menyusui.  Rahim tidak bisa menerima hasil pembuahan.  Peningkatan atau penurunan berat badan. PIL.  Dapat dihentukan setiap saat.  Ketika mendapat haid pertanda ibu sudah subur kembali dan harus segera mulai metode KB lainnya.  Mengganggu transportasi sperma.  Kesuburan cepat kembali.

 Mengentalkan lendir servik.  Menghambat transportasi sperma.  Diminum setiap hari pada saat yang sama.  Cocok untuk masa menyusui.  Sangat efektif dan aman. Suntik Progestin. Keuntungan :  Sangat efektif  Tidak berpengaruh pada hubungan suami istri  Dapat digunakan oleh perempuan usia lebih dari 35 tahun sampai pre menopause  Tidak mengandung estrogen sehingga tidak berdampak serius terhadap penyakit jantung dan gangguan pembekuan darah Keterbatasan :  Gangguan siklus haid  Tidak dapat dihentikan sewaktu-waktu sebelum suntikan berikutnya  Pada penggunaan jangka panjang dapat menimbulkan kekeringan pada vagina.  Bila tidak haid. karena tidak menekan produksi ASI.  Kembalinya kesuburan lebih lambat. sakit kepala.  Dapat dipakai oleh semua perempuan dalam usia reprroduksi.  Bila lupa 1 atau 2 pil minumlah segera pil yang terlupa dan gunakan metode pelindung sampai akhir bulan. Cara kerja :  Mencegah ovulasi. gangguan emosi (jarang). menurunkan libido. suntikan diberikan setiap 90 hari . c. mulailah paket baru 1 hari setelah paket terakhir. jerawat Cara pemakaian :  Setiaap saat selama siklus haid. asal tidak sedang hamil  Mulai hari pertama sampai hari ke tujuh siklus haid  Selama 7 hari setelah suntikan pertama tidak boleh melakukan hubungan seksual  Kontrasepsi suntikan DMPA diberikan setiap 3 bulan dengan cara disuntik IM dalam didaerah pantat. rata-rata 4 bulan.

Indoplant. atau meningkatnya jumlah darah haid. peningkatan/ penurunan berat badan. pasca keguguran. Kontrasepsi IMPLAN  Efektif selama 5 tahun.d. pening/ pusing kepala.  Mengurangi transportasi sperma  Menekan ovulasi Keuntungan :  Daya guna tinggi.  Aman dipakai saat laktasi. nyeri dada. untuk Norplant.  Pemasangan dan pencabutan perlu pelatihan.  Dapat dipakai oleh semua perempuan dalam usia reproduksi.  Tidak memerlukan pemeriksaan dalam  Bebas pengaruh estrogen  Tidak mengganggu senggama  Tidak mengganggu produksi ASI  Dapat dicabut setiap saat sesuai kebutuhan Keterbatasan :  Pada kebanyakan klien dapat menyebabkan perubahan pola haid berupa perdarahan bercak (spotting).  Daerah insersi harus tetap kering dan bersih selama 48 jam pertama (untuk mencegah infeksi pada luka insisi) .  Timbul keluhan-keluhan seperti: nyeri kepala. perasaan mual. 3 tahun untuk Jadena. Cara Kerja:  Lendir serviks menjadi kental  Menganggu proses pembentukan endometrium sehingga sulit terjadi implantasi. perlindungan jangka panjang (sampai 5 tahun)  Pengembalian tingkat kesuburan cepat setelah pencabutan. atau 6 minggu sampai 6 bulan pasca persalinan. serta amenorhea. Cara Pemakaian :  Setiap saat selama siklus haid hari ke-2 sampai hari ke-7. dan Implanon.  Bila klien menggunakan kontrasepsi hormonal atau AKDR dan ingin menggantinya dengan implant.  Kesuburan segera kembali setelah implant di cabut. insersi dapat dilakukan setiap saat.  Daerah pemasangan atau insersi pada lengan kiri atas bagian dalam (sub kutan). hipermenorhea.  Membutuhkan tindak pembedahan minor.

 Tidak ada interaksi dengan obat-obat. implan harus segera dilepas.  Tidak mempengaruhi kualitas dan produksi ASI. e.  Sangat efektif.  Metode jangka panjang ( 10 tahun proteksi dari CuT-380A dan tidak perlu diganti). reversibel.  Setelah masa pemakaian habis.  1 kegagalan dalam 125-170 kehamilan ). NOVA-T.  Mencegah sperma dan ovum bertemu atau membuat sperma sulit masuk ke dalam alat reproduksi perempuan dan mengurang kemampuan sperma untuk fertilisasi  Memungkinkan untuk mencegah implantasi telur dalam uterus Keuntungan : Efektifitas tinggi ( 0. .8 kehamilan/ 100 wanita dalam 1 tahun pertama. sedangkan plester dipertahankan hingga luka sembuh (biasanya 5 hari)  Setelah luka sembuh daerah tersebut dapat disentuh dan dicuci dengan tekanan wajar. dan berjangka panjang. atau bila ada rasa sakit menetap selama beberapa hari. Lípez Loops.  Tidak mempengaruhi hububungan seksual. Alat Kontrasepsi Dalam Rahim (AKDR).  Haid menjadi lebih lama dan lebih banyak  Pemasangan dan pencabutan memerlukan pelatihan  Dapat dipakai oleh semua perempuan usia reproduksi  Tidak boleh dipakai oleh wanita yang terpapar Infeksi Menular Seksual Ada beberapa jenis : CuT-380A. segera kembali ke klinik.6-0.  Balutan penekan tetap ditinggalkan selama 48 jam. dan meningkatkan kenyamanan seksual karena tidak perlu takut untuk hamil.  Bila ditenmukan adanya tanda-tanda infeksi seperti demam peradangan.  Dapat dipasang segera setelah melahirkan dan sesudah abortus ( apabila tidak terjadi infeksi )  Dapat digunakan sampai menoupouse ( 1 tahun atau lebih setelah haid terakhir ). Cara Kerja :  Menghambat kemampuan sperma untuk masuk ke tuba fallopi.  Mempengaruhi fertilitas sebelum ovum mencapai kavum uteri.

AKDR terlepas.  Segera kembali ke klinik apabila: tidak dapat meraba benang AKDR. periksa benang secara rutin terutama setelah haid.  Tidak mencegah IMS termasuk HIV/AIDS. Keuntungan kondom. terjadi pengeluaran cairan vagina yang mencurugakan.  Komplikasi lain : merasakan sakit dan kejang selama 3-5 hari setelah pemasangan perforasi dinding uterus. AKDR harus segera dilepas.  Setelah abortus ( bila tidak ada gejala infeksi )  Selama 1-5 hari setelah senggama yang tidak dilindungi  AKDR dipasang di dalam rahim. dan dipastikan klien tidak hamil. .  Kembali memeriksakan diri setelah 4-6 minggu setelah pemasangan. merasakan bagian yang keras dari AKDR. 2) Mencegah PMS 3) Mencegah ejakulasi dini. Cara Pemakaian :  Setiap waktu dalam siklus haid.  Setelah masa pemakaian habis. haid lebih lama dan banyak.  Segera setelah melahirkan ( 4 minggu pasca persalinan ) dan setelah 6 bulan dengan metode MAL. yaitu: 1) Tidak mengganggu produksi ASI. saat haid lebih sakit.  Hari pertama sampai ke-7 siklus haid.  Selama bulan pertama pemakaian AKDR. siklus haid terganggu atau meleset. adanya infeksi. Kondom Cara kerja: 1) Menghalangi bertemunya sperma dan sel telur.  Tidak baik digunakan pada perempuan dengan IMS atau perempuan yang sering berganti-ganti pasangan.Kerugian :  Efek samping yang umum terjadi : perubahan siklus haid ( umumnya pada 3 bulan pertama dan akan berkurang setelah 3 bulan ). perdarahan berat pada waktu haid yang memungkinkan penyebab anemia. perdarahan spooting antar menstruasi. 2) Mencegah penularan mikroorganisme dari satu pasangan ke pasangan lain.

Efek samping: 1) Kondom rusak atau bocor sebelum berhubungan 2) Alergi 3) Mengurangi kenikmatan hubungan seksual Kontrasepsi mantap terdiri dari: a) Tubektomi (MOW) Pengikatam/pemotongan tuba fallopi kiri dan kanan pada wanita untuk mencegah transport ovum dari ovarium melalui tuba ke arah uterus.  Ibu dapat memilih atau menentukan metode kontrasepsi yang biasa cocok bagi dirinya DAFTAR PUSTAKA . effektifitas : tinggi. dilakukan dengan cara operasi. reversibilitas: rendah. disebut kontrasepsi mantap b) Vasektomi (MOP) Pengikatan/pemotongan vas defferen kiri dan kanan pada pria untuk mencegah transport spermatozoa dari testis. 5) Mencegah imunoinfertiltas. effektivitas : tinggi. disebut kontrasepsi mantap.  Ibu dapat menyebutkan beberapa keuntungan pemakaian alat kontrasepsi. dilakukan dengan cara operasi kecil / minor surgery. Evaluasi :  Ibu dapat menjelaskan kembali pengertian KB dan manfaat KB  Ibu dapat menyebutkan macam-macam metode kontrasepsi untuk ibu menyusui. 6) Murah dan dapat diberi secara umum. 4) Mencegah terjadinya kanker serviks. reversibilitas : rendah. 7) Memberi dorongan suami untuk ber KB.

Arcan. 1998. Diposkan oleh WaNda Ambon di 01. Balai Pustaka.31 .Saifuddin. Sundquist. 1999. Buku Panduan Praktis Pelayanan Konmtrasepsi YBP. K. AB. Jakarta. 2003. Kontrasepsi Apa Yang Terbaik Untuk Anda. Sarwono Prawirohardjo. Buku Acuan Pelayanan Maternal Neonatal dan Keluarga Berencana. Jakarta. Manuaba. Jakarta.