SHOPING MALL DAN APARTEMENT 1

BAB I
PENDAHULUAN

1.1. Latar Belakang
Kepadatan penduduk di daerah DKI Jakarta semakin cepat peningkatan nya
dan juga berdampak semakin menipis nya lahan untuk kebutuhan tempat
tinggal ataupun sarana untuk memenuhi kebutuhan hidup bagi
masyarakat.,sementara ada penduduk yang menginginkan hunian yang layak
dan juga mudah dalam segala sesuatunya. Pembangunan mall dan
apartment jalan di DR.Satrio mempunyai tolak ukur karena didaerah tersebut
kemajuan sangat pesat yang nantinya kondisi penduduk serta taraf hidup
semakin meningkat sehingga dibangunlah mall dan apartment didaerah
tersebut yang nantinya bisa digunakan untuk tempat tinggal bagi mereka
yang ingin hidup lebih mudah dan nyaman serta untuk pembangunan mall itu
sendiri mempunyai maksud untuk mempermudah memenuhi kebutuhan
hidup.
1.2. Tujuan dan Sasaran Proyek
1.2.1. Tujuan Proyek
 kenyamanan pada saat berada didalam bangunan ataupun di luar
bangunan serta pada saat menggunakan fasilitas
 Terjaganya keamanan yang baik sesuai standart
1.2.2. Sasaran Proyek
 Sasaran apartment: masyarakat menengah sampai masyarakat
menengah keatas.seorang yang belum berkeluarga sampai keluarga
muda yang baru mempunyai anak 2 orang.
 Sasaran mall : masyarakat menengah sampai masyarakat menengah
keatas,dari anak – anak sampai usia lanjut.

PERENCANAAN DAN PERANCANGAN 5
NAMA : TOTO WICAKSONO
NIM : 08120003
FAKULTAS TEKNIK SIPIL DAN PERENCANAAN

SHOPING MALL DAN APARTEMENT 2

 1.3. Identifikasi Masalah
Untuk memberi kepuasan dan kenyamaanan serta kepuasan hal yang diperhatikan
seperti :
 kelengkapan fasilitas baik di apartment ataupun mall..
 masalah keamanan baik didalam ataupun di luar bangunan.
 sirkulasi yang baik dan teratur antara pengunjung mall dan penghuni
apartment agar tidak terjadi benturan.
 sirkulasi untuk parkir.
 pemisahan fungsi
 kebisingan .
 polusi udara.
1.4.Batasan Masalah
Proyek Pusat Perbelanjaan dan Apartemen ini di fokuskan
kepada perencanaan pola hubungan ruang dan juga pola pemisahaan
antara pusat perbelanjaan dan apartemen supaya privacy penghuni
apartment tidak terganggu oleh lalu lalang pengunjung mall dan juga untuk
memenuhi kebutuhan dan kelengkapan fasilitas yang dapat memenuhi
kebutuhan.
1.4.1. Masalah Proyek
 Masalah Umum
 bagaimana menciptakan pusat perbelanjaan dan
apartemen yang dapat memenuhi kebutuhan hidup bagi
pengguna dan pengunjung baik dari apartement atau pusat
perbelanjaan.
 Masalah Khusus

PERENCANAAN DAN PERANCANGAN 5
NAMA : TOTO WICAKSONO
NIM : 08120003
FAKULTAS TEKNIK SIPIL DAN PERENCANAAN

SHOPING MALL DAN APARTEMENT 3

 bagaimana membuat suatu bangunan mall apatment yang
mempunyai fasilitas lengkap baik fasilitas utama ataupun
penunjang?

 bagaimana cara agar tidak terjadi benturan antara
pengunjung mall dan penghuni apartment?

1.4.2. Pendekatan Masalah
Untuk menciptakan suatu sirkulasi yang terdapat di bangunan dua fungsi
pemisahan antara ruang publik dan privat perlu dilakukan agar pada saat berada
sirkulasi tidak rancu dan terjadi croos.

1.5. Tema : kenyamanan dalam integritas

PERENCANAAN DAN PERANCANGAN 5
NAMA : TOTO WICAKSONO
NIM : 08120003
FAKULTAS TEKNIK SIPIL DAN PERENCANAAN

dikembangkan. dengan pengolahan yang bersifat terpusat. dan diatur menjadi sebuah kesatuan operasi. dimulai. dan area perbelanjaan dari unit tersebut. ukuran tipe toko. Unit ini juga menyediakan parkir yang dibuat berhubungan dengan tipe dan ukuran toko. Merupakan suatu tempat kegiatan pertukaran dan distribusi barang dan jasa yang bercirikan komersial. Komplek perbelanjaan terencana. SHOPING MALL DAN APARTEMENT 4 BAB II TINJAUAN 2. Merupakan sebuah bentuk usaha perdagangan individu yang di lakukan secara bersama melalui penyatuan individu yang dilakukan secara bersama melalui penyatuaan modal dengan tujuan efektivitas komersial 2.toko PERENCANAAN DAN PERANCANGAN 5 NAMA : TOTO WICAKSONO NIM : 08120003 FAKULTAS TEKNIK SIPIL DAN PERENCANAAN . berhubungan dengan lokasi.1. Tinjauan Umum 2. melibatkan perencana dan perancangan yang matang karena bertujuan memperoleh keuntungan sebanyak.1. Merupakan sebuah kelompok kesatuan pusat perdagangan yang dibangun dan didirikan pada sebuah lokasi yang direncanakan. dengan sistem menyewakan unit.1. sedangkan pengawasanya dilakukan oleh pengelola yang bertanggung jawab secara menyeluruh 4.banyaknya 3.unit kepada pedagang individu.Pengertian Pusat Perbelanjaan Berikut ini beberapa pengertian mengenai pusat perbelanjaan. antara lain : 1.

Kriteria Pusat Perbelanjaan. Prinsip-Prinsip Pusat Perbelanjaan.  Pusat perbelanjaan harus memiliki fasilitas parkir dengan kapasitas yang memadai untuk pengunjung pertokoan. SHOPING MALL DAN APARTEMENT 5 5. Berdasarkan beberapa pengertian. 2. Selain kedua pelayanan tersebut untuk melengkapi sistem pelayanan digunakan juga sistem pelayanan order system digunakan pada restauran fast food. pertokoan yang terdapat di dalam pusat perbelanjaan tersebut merupakan PERENCANAAN DAN PERANCANGAN 5 NAMA : TOTO WICAKSONO NIM : 08120003 FAKULTAS TEKNIK SIPIL DAN PERENCANAAN . coffeshop dll. Selain berfungsi sebagai tempat untuk kegiatan berbelanja atau transaksi jual beli. toko buku dll. toko buku. 2. sehingga memberikan kenyamanan bagi pengunjung. Sebagai suatu wadah dalam masyarakat yang menghidupkan kota atau lingkungan setempat.3.2. unit retail dll. Kriteria pada sebuah pada Pusat Perbelanjaan adalah sebagai berikut :  Penataan lay-out bangunan harus memungkinkan keuntungan yang sebesar-besarnya. restaurant fast food. maka ada beberapa prinsip yang digunakan untuk merencanakan pusat perbelanjaan. Personal service digunakan pada cafetaria.  Berdasarkan jenis barang yang dijual.1.1. klasifikasi dan Kriteria. juga berfungsi sebagai tempat berkumpul atau berekreasi. supermarket.  Penyediaan sarana pengunjung/servis untuk pertokoan. yaitu sebagai berikut :  Berdasarkan cara pelayananya merupakan gabungan antara self service system yang di gunakan pada departement store.

dan bioskop. superstore.  Secondary Anchor.  Berdasarkan sistem sirkulasi merupakan sistem plaza. Wujudnya berupa toko-toko pengecer. Pusat perbelanjaan terdapat beberapa unsur yang terbentuk dari elemen- elemen.  Street Mall Merupakan perwujudan dari pelestarian yang berfungsi sebagai penghubung antar magnet. dan toko berderet. wujudnya berupa plaza dalam shopping center. retail store. Yang fungsinya sebagai land mark.  Anchor (magnet). dan Impuls Store. pasar swalayan.  Berdasarkan jangkauan pelayanan dan fasilitas yang tersedia merupakan pusat perbelanjaan wilayah (Community Shopping Center). Merupakan taman sebagai pembatas antara pusat perbelanjaan dengan lingkungan sekitar PERENCANAAN DAN PERANCANGAN 5 NAMA : TOTO WICAKSONO NIM : 08120003 FAKULTAS TEKNIK SIPIL DAN PERENCANAAN .  Berdasarkan bentuk fisik dan fungsi merupakan pusat perbelanjaan yaitu gabungan toko serba ada. SHOPING MALL DAN APARTEMENT 6 gabungan antara Convenience Store. Deman Store.  Landscaping (taman). supermarket.

Tetapi menurut sebagian masyarakat Indonesia apartemen dan rumah susun memiliki pengertian yang berbeda. ruang makan. Pada tipe ini terdiri dari sebuah ruang besar yang berfungsi sebagai ruang tidur. 3.1. Suatu bangunan yang dibagi dalam kamar-kamar atau kelompok kamar yang dipisahkan satu dengan yang lainnya dengan partisi. kelas dari bangunan. fasilitas dan lain sebagainya. Tipe ini biasanya dimiliki oleh 1 PERENCANAAN DAN PERANCANGAN 5 NAMA : TOTO WICAKSONO NIM : 08120003 FAKULTAS TEKNIK SIPIL DAN PERENCANAAN . Apartemen berasal dari bahasa Inggris. ketinggian lantai. dan dapur kecil dengan fasilitas minimum dan kamar mandi. Suatu kompleks rumah tinggal (rumah susun) berupa unit ruangan yang bersifat mewah. Pengertian Apartemen. 2. Berikut ini beberapa pengertian mengenai apartemen. yang digunakan sebagai unit hunian. Dan hanya menggunakan sekat untuk membedakan tiap-tiap ruangnya. 4. sehingga biasanya untuk kalangan menengah keatas.1. SHOPING MALL DAN APARTEMENT 7 2.45 m2.1  Tipe efisien / studio Tipe ini memiliki ukuran: 18 m2 . Suatu kelompok ruang yang memiliki kelompok unit yang sama dan dirancang khusus untuk hunian. yaitu apartment yang dalam Bahasa Indonesia diartikan sebagai rumah susun. Perbedaan tersebut dapat dilihat dari lokasi berdirinya bangunan. 2. antara lain : 1.4.5 Berdasarkan Tipe Unit Hunian.

 Tipe empat ruang tidur Tipe ini memiliki ukuran: 100m2-135m2. Pada tipe ini terdiri dari dua kamar tidur. Pada tipe ini terdiri dari tiga ruang tidur. dapur. sebuah kamar mandi dan balkon. sebuah ruang makan. sebuah ruang tamu. sebuah ruang tamu.  Tipe satu ruang tidur Tipe ini memiliki ukuran: 36 m2-54 m2.  Tipe tiga ruang tidur Tipe ini memiliki ukuran: 54m2-108m2. ruang makan. Pada tipe ini hanya berkapasitas untuk 3 sampai 4 orang. sebuah kamar mandi dan balkon. sebuah ruang tamu. SHOPING MALL DAN APARTEMENT 8 single person dan jumlah maksimum penghuni adalah dua orang dan sering disebut sebagai apartemen studio. dapur lengkap. dua kamar mandi. dan balkon. Pada tipe ini hanya berkapasitas untuk 4 sampai 5 orang. sebuah ruang makan. satu atau dua kamar mandi dan balkon. Pada tipe ini Terdiri dari satu ruang tidur sebuah ruang tamu dan ruang makan yang menyatu. ruang keluarga.  Tipe dua ruang tidur Tipe ini memiliki ukuran: 45m2-90m2. ruang makan. dapur. PERENCANAAN DAN PERANCANGAN 5 NAMA : TOTO WICAKSONO NIM : 08120003 FAKULTAS TEKNIK SIPIL DAN PERENCANAAN . Pada tipe ini hanya berkapasitas untuk 2 sampai 3 orang.  Tipe lima ruang tidur Apartemen ini digunakan untuk keluarga besar. Pada tipe ini terdiri dari empat kamar tidur. dapur dan balkon. Untuk dihuni 8- 12 orang. dapur lengkap. gudang besar. Terdiri dari ruang tamu.

Maka secara garis besar didalam pengelompokan fungsi dan kegiatan didalam tapak. Sebagian besar penghuni apartemen adalah pengusaha yang sangat menghargai waktu sehingga menginginkan hal-hal yang praktis dan mudah didapat. Pelaku Kegiatan Pengelompokan Fungsi dan Kegiatan Didalam pengelompokan fungsi dan kegiatan harus mempertimbangkan beberapa faktor yang harus diperhatikan. Tinjauan Khusus 2. yaitu sebagai berikut :  Hunian PERENCANAAN DAN PERANCANGAN 5 NAMA : TOTO WICAKSONO NIM : 08120003 FAKULTAS TEKNIK SIPIL DAN PERENCANAAN .1.6 Kriteria Apartemen Untuk kriteria apartemen mempunyai fasilitas bersama lebih lengkap dan cenderung berlantai banyak karena terletak pada daerah yang padat. Kriteria apartemen sewa untuk antara lain :  Lokasi berada dekat dengan pusat kota  Memiliki fasilitas lingkungan yang lengkap.  Memiliki dan kenyamanan dan kemudahan fasilitas olah raga dan rekreasi di apartemen lengkap.2. oleh karena itu apartemen selalu dilengkapi dengan fasilitas. SHOPING MALL DAN APARTEMENT 9 2.2. yaitu sebagai berikut :  Fungsi dan kegiatan yang berbeda-beda.  Memiliki suasana yang tenang dan privasi yang tinggi.  Sifat dan suasana masing-masing ruang.  Kemudahan pencapaian ke setiap fungsi.1. 2.  Orientasi terhadap kebisingan.

Akrab PERENCANAAN DAN PERANCANGAN 5 NAMA : TOTO WICAKSONO NIM : 08120003 FAKULTAS TEKNIK SIPIL DAN PERENCANAAN . minum .1.Kasir -Menarik -21. Store .Pengunjung .Ticket box .00 .Penjualan .00 .Terang -Publik 10.Makan dan .Elegan .Mengawasi .00 .Karyawan .Semi -24.Melayani .Karyawan musik Hall .Belanja .Akrab Drink Cineplex .Karyawan Tabel 2.Pengawasan .Penitipan . Kegiatan Pusat Perbelanjaan.Tenang -Publik 10.Projector .Publik 07.Kering .Pengunjung .Menikmati .Lobby .Penjualan .Pengelola Berdisko .Penyewa . Kelompok Pelaku Kegiatan Ruang Kriteria Sifat Waktu Supermarket .Makan .Santai .Santai .00 .00 .Santai .Melayani .Karyawan .Belanja .Administrasi .publik .Ticket box .Pembeli .Pembeli .Karyawan Retail Store .Administrasi .Pengunjung .Pengunjung .Display .Pengelola .Karyawan .Bersih -21.Auditorium .Terang -Publik 10.Administrasi Diskotik .Akrab .Pembeli .Bersih .Kasir .Melihat-lihat .Menjual .Akrab .Bersih .publik Snack & .Administrasi .Informal .Pengelola .Akrab -21.Gudang .00 .Santai . SHOPING MALL DAN APARTEMENT 10  Perdagangan dan rekreasi  Penunjang Dari pengelompokan fungsi dan kegiatan maka terbentuk masing- masing fungsi yang berbeda sehingga dengan sendirinya akan menghasilkan ruang yang berbeda pula.00 . dll .Kasir -Menarik .00 .Menonton .Pengelola .Gudang .Administrasi .Gudang -Menarik .Publik 10.Bersih .Penonton .Lobby .2.Karyawan .Display .00 Cafe.Bersih -21.Pembeli .00 .00 .Publik 14.00 fast food. .Pengelola .Melayani .Panggung .Memamerkan .Semi -24.Dapur . Pengelompokan Fungsi Rekreasi Kelompok Pelaku Kegiatan Ruang Kriteria Sifat Waktu Restaurant. Tabel 2.Akrab Dept.

Anggota .Ibadah .Aman Tabel 2.Private .Terang Gudang .Mudah Penampunga dijangkau n sampah .Patroli .00 .Penghuni Wudhu -Nyaman .Penyewa Bongkar .Satpam .Terang untuk .Tenang Publik 24 jam .Pengunjung .Istirahat .Jual beli .Komandan .Private 24 jam .4.Memproses surat Wartel & . .Aman Service 24 jam kebutuhan .Kirim -Counter .Sport -Nyaman .Utilitas Tabel 2.00 .Bersih .Terang PERENCANAAN DAN PERANCANGAN 5 NAMA : TOTO WICAKSONO NIM : 08120003 FAKULTAS TEKNIK SIPIL DAN PERENCANAAN .Bersih Service 24 jam pembersihan .Terang .KM & .Bilik .Pimpinan Masjid .Counter .Pengelola Menyimpan .Pengelola SLJJ. Pengelompokan Fungsi Pendukung Kelompok Pelaku Kegiatan Ruang Kriteria Sifat Waktu Kantor Pos .Cafetaria .Bersih Publik 08.Hall .Penghuni .Toliet .Bersih .Pengunjung .Hunian .Pengelola Club .Karyawan -Perpustaka .Pengelola Mengatur . SHOPING MALL DAN APARTEMENT 11 Tabel 2.Rekreasi .Kering Service 24 jam .Penghuni .Telepon.Gudang .Kering barang .Pimpinan .Semi .Masyarakat .Tenang Publik 24 jam Warnet .Terang Internet . Pengelompokan Fungsi Penunjang Kelompok Pelaku Kegiatan Ruang Kriteria Sifat Waktu Utilitas .Karyawan .Pengunjung . 5.Tenang .Bersih .Administrasi .Pompa bangunan Sanitasi .Pengolahan menunjang limbah kegiatan .Pengelola Keamanan .Pengelola .Aman Private 24 jam .Pengelola Melakukan .Genset . komputer .Terang -16. Pengelompokan Fungsi Hunian Kelompok Pelaku Kegiatan Ruang Kriteria Sifat Waktu Apartemen .Trafo .filateli . Fax.3.Karyawan muat .Administrasi .Pengelola .Tempat .

PERENCANAAN DAN PERANCANGAN 5 NAMA : TOTO WICAKSONO NIM : 08120003 FAKULTAS TEKNIK SIPIL DAN PERENCANAAN . SHOPING MALL DAN APARTEMENT 12 2. Pola Hubungan Ruang Beberapa elemen-elemen dalam bangunan ini memiliki fungsi dan kegiatan yang berbeda.2.2. Dari berbagai elemen yang berbeda tersebut membutuhkan pola hubungan yang saling mendukung sehingga berbagai aktifitas dapat saling menunjang satu sama lain bagi pengguna fungsi bangunan tersebut. Alur Kegiatan Apartemen. Lobby Lift Unit-unit kamar Kantor Ruang Failitas pengelola Serba guna Penunjang Lobby Parkir Parkir Penghuni Tamu Entrance skema 2.1.

Standard Bangunan dan Sistem Utilitas PERENCANAAN DAN PERANCANGAN 5 NAMA : TOTO WICAKSONO NIM : 08120003 FAKULTAS TEKNIK SIPIL DAN PERENCANAAN .3.2. 2.2. Alur Kegiatan pusat perbelanjaan. SHOPING MALL DAN APARTEMENT 13 Bioskop Restaurant Pusat Cafe Diskotik Perbelanjaa Lobby n Utama Game Bar & Pub Station Kantor Children Pengelola Group Rekreasi Lift Anchor Lobby Parkir Tenant Utama Kendaraan Gudang Main Side Entrance Entrance Bongkar Kendaraan Muat Pejalan Kaki Parkir Service Service Skema 2.

Penyusunan Lantai2  Penyusunan Lantai Simpleks  Penyusunan lantai simpleks yaitu kebutuhan untuk satu unit hunian keluarga dipenuhi dalam satu lantai. Penyusunan Lantai Simpleks  Penyusunan Lantai Dupleks  Penyusunan lantai dupleks yaitu Kebutuhan untuk satu unit hunian keluarga dipenuhi dalam dua lantai  Gambar 2.1. Penyusunan Lantai Dupleks 2 PERENCANAAN DAN PERANCANGAN 5 NAMA : TOTO WICAKSONO NIM : 08120003 FAKULTAS TEKNIK SIPIL DAN PERENCANAAN . dan satu lantai terdiri dari beberapa unit hunian.2. SHOPING MALL DAN APARTEMENT 14 Standard Bangunan A.  Gambar 2.

 Orientasi dan pencahayaan satu arah. SHOPING MALL DAN APARTEMENT 15  Penyusunan Lantai Tripleks  Penyusunan lantai tripleks yaitu kebutuhan untuk satu unit hunian keluarga dipenuhi dalam tiga lantai  Gambar 2. 3. sebagai berikut :  Ventilasi silang tidak tercapai.  Pada jenis bangunan apartemen yang memiliki koridor ditengah mempunyai Kelebihan dan kelemahan.  Ekonomis lantai tinggi.  Panjang bangunan tidak terbatas. kecuali pada empat sudut bangunan.  Koridor ditengah. PERENCANAAN DAN PERANCANGAN 5 NAMA : TOTO WICAKSONO NIM : 08120003 FAKULTAS TEKNIK SIPIL DAN PERENCANAAN . Penyusunan Lantai Tripleks  Koridor Bangunan Apartemen.

 Pencahayaan dari dua arah. efisiensi bangunan lebih tinggi. Koridor Satu Sisi  Shift Stop Plan Pada jenis bangunan apartemen shift stop plan memiliki Kelebihan dan kelemahan.  Membutuhkan tangga tambahan dalam ruangan.  Pencahayaan alam dapat mencapai seluruh ruangan. Gambar 2.  Panjang bangunan tidak terbatas. Koridor ditengah   Koridor satu sisi.  Pencahayaan alamiah lebih banyak. SHOPING MALL DAN APARTEMENT 16  Gambar 2.  Menyulitkan pencapaian tinggi bagi orang tua dan cacat. PERENCANAAN DAN PERANCANGAN 5 NAMA : TOTO WICAKSONO NIM : 08120003 FAKULTAS TEKNIK SIPIL DAN PERENCANAAN . Pada jenis bangunan apartemen yang memiliki koridor satu sisi mempunyai Kelebihan dan kelemahan. sebagai berikut :  Ventilasi silang tercapai. sebagai berikut :  Elevator membuka pada lantai-lantai tertentu sesuai dengan keinginan.  Dapat menguragi jumlah koridor dan lift.4.5.

 Jumlah per-unit terbatas. Tower Plan PERENCANAAN DAN PERANCANGAN 5 NAMA : TOTO WICAKSONO NIM : 08120003 FAKULTAS TEKNIK SIPIL DAN PERENCANAAN . kurang efisien.  Umumnya digunakan untuk apartemen berpenghasilan menengah dan menengah keatas.  Mudah ditempatkan pada tapak tak beraturan atau berkontur.  Setiap unit memiliki dua arah pandangan. sebagai berikut :  Core terpusat ditengah. Gambar 2.6. SHOPING MALL DAN APARTEMENT 17 Gambar 2. Shift Stop Plan  Tower Plan Pada jenis bangunan apartemen yang memiliki tower plan mempunyai Kelebihan dan kelemahan.  Ventilasi silang tercapai.7.

oleh karena itu untuk menghubungkan antara ruang yang satu dengan yang lain dapat melalui sirkulasi Horizontal dan sirkulasi Vertikal. PERENCANAAN DAN PERANCANGAN 5 NAMA : TOTO WICAKSONO NIM : 08120003 FAKULTAS TEKNIK SIPIL DAN PERENCANAAN . udara dan view dapat dinikmati dari kamar maupun koridor. 1.  Pencapaian untuk pelayann kurang efektif.  Konstruksi tidak ekonomis. Sirkulasi Apartemen.  Ukuran koridor relatif kecil. karena hanya satu sisi pelayanan. Pada sirkulasi horizontal didalam gedung ada beberapa macam sirkulasi terhadap perletakan koridor di setiap unit kamar pada lantai typical.  Privacy tinggi. Kekurangan:  Luas koridor lebih besar dari luas kamar sehingga sulit tercapai produktif space.  Sirkulasi Horizontal. SHOPING MALL DAN APARTEMENT 18 Sirkulasi Dalam Bangunan Untuk menunjang kegiatan yang ada didalam gedung maka dibutuhkan sarana penunjang untuk perpindahan orang dan barang ketingkat yang lebih tinggi. yaitu:  Sirkulasi Single Loaded Corridor Kelebihannya:  Cahaya.

 Privacy sedang.  Pencapaian pelayanan lebih efisien.8. cahaya dan view alami hanya dapat dinikmati dari dalam kamar saja. Single Loaded Coridor  Sirkulasi Double Loaded Corridor Kelebihannya:  Pencapaian dan pelayanan lebih efisien. Kekurangannya:  Udara.  Diharapkan akan tercapai produktifitas space. SHOPING MALL DAN APARTEMENT 19 Kamar Coridor Gambar 2.9.  Privacy tinggi.  Sirkulasi Centre Loaded Corridor Kelebihannya:  Tingkat produktif space mudah tercapai. Kekurangannya: PERENCANAAN DAN PERANCANGAN 5 NAMA : TOTO WICAKSONO NIM : 08120003 FAKULTAS TEKNIK SIPIL DAN PERENCANAAN . Double Loaded Coridor. kamar Coridor KamarR Gambar 2.

SHOPING MALL DAN APARTEMENT 20  Udara. KAMAR CORE KAMAR Gambar 2. cahaya dan view alami hanya dapat dinikmati dari dalam kamar saja.  Efektifitas pemakaian ruangnya sangat tinggi.11. yang strategis hanya bagian depan atau yang dekat dengan enterance saja. c o m PERENCANAAN DAN PERANCANGAN 5 NAMA : TOTO WICAKSONO NIM : 08120003 FAKULTAS TEKNIK SIPIL DAN PERENCANAAN . Gambar 2.10. Sirkulasi Pada Pusat Perbelanjaan Dibawah ini adalah beberapa macam sirkulasi yang digunakan pada pusat perbelanjaan 3 :  Sirkulasi Banyak Koridor  Terdapat banyak koridor tanpa penjelasan orientasi.  Mulai terdapat hierarki dari lokasi masing-masing toko.s t e p h a n u s h a n d a y a . sehingga semua dianggap sama. lokasi strategis berada di dekat plaza tersebut. Sirkulasi Banyak Koridor  Sirkulasi Plaza  Terdapat plaza / ruang berskala besar yang menjadi pusat orientasi kegiatan dalam ruang dan masih menggunakan pola koridor untuk efisiensi ruang. Centre Loaded Corridor 2. mulai 3 http//www. b l o g s p o t .

12. Gambar 2. karena menghubungkan dua titik magnet atau anchor yang membentuk sirkulasi utama. Sirkulasi mall  Sirkulasi Vertikal Untuk menunjang kegiatan yang ada maka dibutuhkan sarana penunjang untuk perpindahan orang dan barang ketingkat yang lebih tinggi.13. oleh karena itu pada sistem vertikal ada beberapa jenis transportasi yang akan digunakan pada kawasan superblok antara lain : Area Parkir PERENCANAAN DAN PERANCANGAN 5 NAMA : TOTO WICAKSONO NIM : 08120003 FAKULTAS TEKNIK SIPIL DAN PERENCANAAN . Sirkulasi Sistem Plaza  Sirkulasi Mall  Dikonsentrasikan pada sebuah jalur utama yang menghadap dua atau lebih magnet pertokoan dapat menjadi poros massa. Gambar 2. dan dalam ukuran besar dapat berkembang menjadi sebuah atrium.  Jalur itu akan menjadi sirkulasi utama. SHOPING MALL DAN APARTEMENT 21 mengenal pola vide & mezzanin.

2 17 Arahbalik yang kuat dari kendaraan yang penflng 600  Kemiringan 60' untuk jalan raya.2 5. yaitu sebagai berikut :  efisiensi dalam penggunaan tapak  perhitungan kapasitas kendaraan tertampung  sistem keamanan dan kenyamanan pemilik kendaraan  kemudahan pencapaian Berikut ini adalah beberapa jenis standar Perletakan parkir yang dapat digunakan pada bangunan mixed used: Tabel 2. Standard perletakan perpakiran Hitungan Kebutuhan Hitungan tempat parkir tempat No. SHOPING MALL DAN APARTEMENT 22 Dalam penentuan perparkiran pada bangunan ada beberapa faktor yang harus diperhatikan. Alternatif Karakteristik tempat parkir tiap 100 m' parkir tiap 100 m' panjang jalan  Garis tegak lurus 900 90' untuk jalan raya (lebar tempat parkir 1 2.2 37 keluar-masuk parkir PERENCANAAN DAN PERANCANGAN 5 NAMA : TOTO WICAKSONO NIM : 08120003 FAKULTAS TEKNIK SIPIL DAN PERENCANAAN . 19.50 m). Cukup baik untuk 2 19.2 5.9.

SHOPING MALL DAN APARTEMENT 23  Kemirinqan 45" 450 untuk jalan raya. o Penghawaan buatan.  Pada penghawaan alami merupakan penghawaan yang terjadi dengan memberikan bukaan pada daerah yang diinginkan. Baik untuk keluar-masuk parkir. Jenis susunan yang umum digunakan Sistem Penghawaan Penghawaan merupakan suatu pertukaran udara dalam suatu bangunan dengan cara memasukan sejumlah udara bersih untuk mengantikan udara yang kotor yang perlu di keluarkan dengan memperhatikan faktor-faktor kelembaban dan temperatur yang dimana temperatur yang ideal untuk manusia didalam ruangan 25°- 27° C dengan kelembaban 50-60%.3 4. Didalam penghawaan dapat menjadi 2 bagian : o Penghawaan alami. PERENCANAAN DAN PERANCANGAN 5 NAMA : TOTO WICAKSONO NIM : 08120003 FAKULTAS TEKNIK SIPIL DAN PERENCANAAN .9 31 dan tempat parkir relatif sempit. Daerah 3 20.

Sistem Pencegahan Kebakaran Aktif. Sistem Pencegahan Kebakaran Pada sistem pencegahan kebakaran yang akan diterapkan ialah sistem pencegahan kebakaran aktif dan sistem pencegahan kebakaran pasif. Ditempatkan dihalaman yang mudah dicapai oleh mobil pemadam kebakaran. Alat Pencegahan Luas Pelayanan Keterangan Fire Hydrant. jarak maksimum 100 m.11. serta tempat area pelayanan 800 m. Jarak maksimum 25 m dengan Ditempatkan pada daerah umum dan area pelayanan 200 m. Kimia portable.  Kelembaban 40-60%  Kecepatan angin antara 0-1. yaitu :  Temperatur antara 22°-27° C. ruangan kecil seperti ruang panel. yang mudah di capai. Jarak maksimum 30 m dengan Ditempatkan di koridor hall. Pilar hydrant.5 m / detik. Tabel 2. SHOPING MALL DAN APARTEMENT 24  Untuk penghawaan buatan digunakan untuk ruang-ruang utama yang memerlukan tingkat kenyamanan yang tinggi. PERENCANAAN DAN PERANCANGAN 5 NAMA : TOTO WICAKSONO NIM : 08120003 FAKULTAS TEKNIK SIPIL DAN PERENCANAAN .

tembok 30 cm serta mempunyai ketahanan kebakaran selama 2 jam. Komunikasi internal . b. Sistem kompartensi Proses lokalisasi kebakaran agar api tidak masuk ketempat lain dan juga untuk memudahkan pengendalian dan pemadam kebakaran. lebar Kedap asap dan dilengkapi dengan tangga 120 cm dan tebal penerangan darurat. Sistem Pencegahan Kebakaran Pasif. Hanya dapat membuka kearah luar. Dihubungkan dengan alarm kebakaran dan detector. Komunikasi eksternal c. Komunikasi 2 arah melalui intercom. Telepon dengan sistem PABX (Private Automatic Branch Exchange) d. Pintu keluar darurat. Koridor Lebar minimal 180 cm Dilengkapi dengan penerangan darurat. Alat Pencegahan Persyaratan Keterangan Tangga darurat Jarak maksimal 25 m. Lebar minimal 90 cm. SHOPING MALL DAN APARTEMENT 25 Springkler/gas Jarak maksimum 9 m dengan Digunakan pada saat penanggulangan extinguisher. area pelayanan 25 m. Pada sistem komunikasi dibedakan atas : a. ruang panel. Heat and smoke Luas pelayanan 75 m.12. Sumber daya listrik Berfungsi untuk penerangan cadangan darurat. Blower Digunakan untuk mencegah asap masuk kedalam kebakaran didalam tangga kebakaran. extension . Fasilitas telekomunikasi merupakan persyaratan mutlak untuk sebuah bangunan. Sumber : Diolah dari berbagai sumber Sistem Komunikasi Elektronik. Sumber : Diolah dari berbagai sumber Tabel 2. Telepon dengan sistem PMBX (Private Manual Branch Exchange) PERENCANAAN DAN PERANCANGAN 5 NAMA : TOTO WICAKSONO NIM : 08120003 FAKULTAS TEKNIK SIPIL DAN PERENCANAAN . Komunikasi 1 arah melalui microphone. kebakaran pada tingkat awal yang bekerja secara otomatis akibat pengaruh suhu (135 -160 F).

1.Satrio PERENCANAAN DAN PERANCANGAN 5 NAMA : TOTO WICAKSONO NIM : 08120003 FAKULTAS TEKNIK SIPIL DAN PERENCANAAN . seperti lobby. Security . Intercom system ( CCTV ) .Sound system System keamanan . Telepon di sediakan pada tempat yang dibutuhkan. . e. Untuk sambungan keluar masuk apartemen menggunakan sistem PMBX dan harus melalui operator. SHOPING MALL DAN APARTEMENT 26 . Telex dan faximile. . Acces card Contoh gambar ruang apartment BAB III DATA DAN INFORMASI 3. Data Umum Tapak berada di jalan DR. dan setiap unit hunian.

SHOPING MALL DAN APARTEMENT 27 U • Lokasi tapak berada di jalan Dr.0 Garis sepadan bangunan :10 meter Batas .  Mudah untuk dicapai.  *.batas tapak Utara : jalan doktor Satrio Selatan : mega kuningan timur Timur :jalan karang asem Barat :jalan mega kuningan barat Potensi positf tapak:  Berada di pusat kota. PERENCANAAN DAN PERANCANGAN 5 NAMA : TOTO WICAKSONO NIM : 08120003 FAKULTAS TEKNIK SIPIL DAN PERENCANAAN .Satrio dengan luas lahan : 15000m2 jalan utama melaui jalan Dr .Satrio.  Mobilitas manusia cukup tinggi sehingga mempermudah proses pemasaran.Daerah disekitar tapak adalah daerah bisnis dan komersil dengan tingkatan yang sangat tinggi. Koefisien dasar bangunan : 40% Koefisien lantai bangunan :4.

1.1. Potensi negatif :  Rawan dengan kemacetaan  Adanya kegiatan usaha yang sama. Dan daerah ini merupakan daerah bisnis dan komersil dengan mobilitas yang tinggi.  Jaringan transportasi yang memadai. 3. penghuni apartemen serta pengelola dapat melalui Jl Dr. Pencapaian dan Sirkulasi  Untuk pengunjung pusat perbelanjaan. • kebisingan ( LOCAL ISSUE ) faktor kebisingan adalah masalah yang besar. SHOPING MALL DAN APARTEMENT 28  Berada dekat dengan area public sehingga seseorang akan mudah mengetahui lokasi. ISSUE • Kemacetan ( LOCAL ISSUE ) Kemacetan yang disebabkan oleh aktivitas kepadatan lalu lintas.karena disekitar nya terdapat bangunan lain dan ramai. Karang asem utara PERENCANAAN DAN PERANCANGAN 5 NAMA : TOTO WICAKSONO NIM : 08120003 FAKULTAS TEKNIK SIPIL DAN PERENCANAAN .Satrio  Untuk service/pelayanan dapat dicapai melalui Jl.  Polusi udara yang cukup tinggi  Daerah tersebut merupakan daerah yang cukup panas karena minim nya lahan hijau  Kebisingan yang cukup tinggi.karena dilihat dari lokasi.daerah tersebut agak dekat dengan jalan sehingga faktor kebisingan agak tinggi • ketatanya persaingan ( LOCAL ISSUE ) ketatnya persaingan didaerah tersebut sangat padat.

terdiri dari :  Kendaraan Penghuni Apartemen  Kendaraan Pengunjung Pusat Perbelanjaan  Kendaraan Pengelola dan Service Mengingat kebutuhan dan fungsi yang berbeda. dan penghuni aparteman dibedakan dengan kendaraan pengelola dan service. Pengunjung dan penghuni melalui jalan Dr Satrio Jalan kendaraan service melalui jalan karang asem utara PERENCANAAN DAN PERANCANGAN 5 NAMA : TOTO WICAKSONO NIM : 08120003 FAKULTAS TEKNIK SIPIL DAN PERENCANAAN . maka :  Sirkulasi bagi kendaraan pengunjung pusat perbelanjaan.  Dibedakan antara parkir kendaraan pribadi dan dengan parkir kendaraan service.  menghindari persimpangan atau simpul dalam jalur sirkulasi. SHOPING MALL DAN APARTEMENT 29  Dibedakan atas :  Sirkulasi pejalan kaki  Sirkulasi kendaraan. terutama untuk kegiatan bongkar muat barang.

• Orientasi Untuk memudahkan pengunjung mengetahui tapak.Satrio karena orientasi tersebut dapat mempengaruhi hal – hal ketapak seperti: • Orientasi menghadap jalan Dr.1.2. SHOPING MALL DAN APARTEMENT 30 3.1. Data Besaran Ruang Pusat Perbelanjaan dan Sarana Penunjang Standar Sarana Fisik Kebutuhan Ruang Sumber (m2/Orang) Pertokoan • Unit-unit Toko 1 AS • Gudang 25 AR • Service & sirkulasi 25% luas pertokoan MA PERENCANAAN DAN PERANCANGAN 5 NAMA : TOTO WICAKSONO NIM : 08120003 FAKULTAS TEKNIK SIPIL DAN PERENCANAAN . • Orientasi terhadap kegiatan lingkungan (potensi visual) dari lingkungan sekitarnya.Satrio mempengaruhi akses kemudahan ketapak. Orientasi Tapak Dilihat dari kondisi tapak.3. 3. Data Besaran Ruang shoping mall Tabel. orientasi untuk kearah tapak yaitu menghadap jalan Dr.

Administrasi 6 AR Coffe Shop • R. Pemasaran & operasi 8 BU • R.4 BU Pengelola • R.Makan NE • Service & sirkulasi 25% luas Restaurant AS Fast food • R. Direksi 10 BU • R. Rapat 1. Karyawan 2. Karyawan 2 CI • Servis & sirkulasi 25% Luas Cineplex AS Restaurant • R. Makan & minum 2 NE • R. Administrasi 4 BU • R. Kasir 5 MA • R. dapur & gudang 20% luas R.8 BU • Toilet 6 MA • Gudang 25 AR • Servis & sirkulasi 20% luas Kantor AS pengelola Cineplex • Lobby 1 AR • Ticket box 6 CI • Toko makanan 8 CI • Cafetaria 30 AS • Auditorium 1 TI • Toilet 30 AS • R. Makan & minum 2 NE & • R. Penjualan 2. Pamer & Penjualan AS Store • R.5 AJ • Toilet 30 AS • R.8 AS • R.4 AR • R. Administrasi 6 AR • Toilet 25 BU • Gudang dan bongkar muat 25% luas Pamer & Jual AR • Servis & sirkulasi 25% luas Department MA store Super Market • R. Tunggu 2. SHOPING MALL DAN APARTEMENT 31 Departement • R.4 MA • R. Pengelola 5 CI • R. Kasir 5 MA • R. Dapur & gudang 20% luas coffe shop NE • Servis & sirkulasi RM 25% luas Fast AS Food PERENCANAAN DAN PERANCANGAN 5 NAMA : TOTO WICAKSONO NIM : 08120003 FAKULTAS TEKNIK SIPIL DAN PERENCANAAN . Karyawan 2. Karyawan 1. Administrasi 6 BU • Toilet 25 AR • Gudang & bongkar muat 20% luasSuper market MA • Servis & sirkulasi 25% luas Super Market AS Kantor • R. Administrasi 6 AR • R. Karyawan 1.5 AJ • Toilet 30 AS • R. Proyektor 20 TI • R.

Dapur & gudang 25% luas R. Ganti & loker 40 AS • R. Administrasi 5 AR • R. Karyawan 1. Dapur & gudang 25% luas Bar & Louge NE • Servis & sirkulasi 25% luas Diskotik TI Amusement • R. Karyawan 1. Massage 15 AS • R. Bilas 30 AS • R. Bowling 20m2/lap. Karyawan 1. tata suara & lampu 12 NE • R.5 AS • Toilet 30 AS • Gudang 20 AS • Servis & sirkulasi 20% luas Health & MA fitnes center Keamanan • Pos Penjagaan & Meja 3 AS Jaga Plaza • Arena Pameran 6 AS • Gudang 20 AS • Service & Sirkulasi 20% luas Plaza MA Keterangan : AR = Architect Handbook Planning NE = Neufert Architect’s Data AJ = A. Instruktur 24 AS • R.5 AJ • Toilet 40 AS • R.35 AS • R.5 NE • R.5 AS Center • R. Administrasi 15 BU • R.5 BU • Toilet 30 AS • R. Whirpool& sauna 30 AS • R. AS • Children playground 1 AS • Servis & sirkulasi 25% luas Amusement AR Food Court • R. Bilyard 8 x 6 = 48m2/meja AS • R. SHOPING MALL DAN APARTEMENT 32 Diskotik • Dance area 2. Olah raga 10 AS • R. Makan & minum 2 NE • R.3 NE • Lounge 1. Video Games 1. Makan NE • Servis & sirkulasi 25% luas food court AS Health& Fitness • Lobby 1. Dokter 12 AS • R.5 BU • Bar 1.J Metric Handbook CI = Cinemas PERENCANAAN DAN PERANCANGAN 5 NAMA : TOTO WICAKSONO NIM : 08120003 FAKULTAS TEKNIK SIPIL DAN PERENCANAAN .

Tidur Sumber Tidur e (M2) (M2) (M2) (M2) K. . SHOPING MALL DAN APARTEMENT 33 BU = Building Design Standart MA = Manual of Planning and Design TI = Time Saver Standart AS = Asumsi dan Studi Banding 3. . . 6 STB Ruang tamu .65 Core NAD Lb. Tidur anak 1 .6. Tidur anak 2 . Makan& pantry 10 12 10 38 STB Ruang keluarga 12 18 24 70 STB Balkon 1 7 7 7 8 STB Balkon 2 7 7 7 15 STB Taman . 22 25 STB Master Badroom . Tidur utama 27 25 30 50 STB K.4 Data Besaran Ruang Apartemen. Core AS Lobby Lift 0. . Tidur 3 K. Tabel. . .  AS : Asumsi  BPDS : Building Planing and Design Standart PERENCANAAN DAN PERANCANGAN 5 NAMA : TOTO WICAKSONO NIM : 08120003 FAKULTAS TEKNIK SIPIL DAN PERENCANAAN .5 7 14 STB Km/wc 1 6 4.5 8 7 STB Km/wc 2 . . Apartemen .1. . Podium 1 AS Keterangan :  STB : Studi Banding. Penthous Ruangan 2 K. 5. 140 STB Tabel 3. Besaran Ruang Unit Hunian (Tower) Type A Type D Type B Type C 1 K. 16 22 25 STB K.5-0. Besaran Ruang Lobby Apartemen Bagian Standar Fungsi Lokasi Sumber Ruangan (M2/Org) Lobby Locker surat . 8 STB R. 8 STB Mini Bar .

Karang asem dan mega kuningan meiliki tingkat kebisingan yang rendah dikarenakan bukan merupakan jalan utama atau jalan primer.  TSS : Time Saver Standart. sedangkan pada Jl. SHOPING MALL DAN APARTEMENT 34  NAD : Neufert Architecture Data.1. Dr. dikarenakan pada jalan ini tingkat mobilitas kendaraan sangat tinggi.  Kebisingan Disekitar Tapak Di sekitar Jl.Saharjo PERENCANAAN DAN PERANCANGAN 5 NAMA : TOTO WICAKSONO NIM : 08120003 FAKULTAS TEKNIK SIPIL DAN PERENCANAAN . Tingkat Kebisingan Tingkat Rendah Kebisingan Tinggi BAB IV ANALISA 4.Satrio memiliki tingkat kebisingan yang tinggi. Analisa Tapak Tapak berada di jalan DR.

1.1. Pencapaian ke Tapak Pencapaian ke tapak : PERENCANAAN DAN PERANCANGAN 5 NAMA : TOTO WICAKSONO NIM : 08120003 FAKULTAS TEKNIK SIPIL DAN PERENCANAAN . SHOPING MALL DAN APARTEMENT 35 U 4.

Satrio Pencapaian dari jalan Doktor Satrio 4. Penempatan main enterance dan out enterance serta service untuk Kendaraan Jalan masuk pengunjung mall dan apartment PERENCANAAN DAN PERANCANGAN 5 NAMA : TOTO WICAKSONO NIM : 08120003 FAKULTAS TEKNIK SIPIL DAN PERENCANAAN .1.2.R Rasuna said lalu melalui jalan Dr. SHOPING MALL DAN APARTEMENT 36 • Pencapaian dari arah Doktor Saharjo melalui jalan casablanca lalu melalui jalan H.

Dr.Satrio dan untuk jalan keluar melewati jalan Dr Satrio. • Untuk penghuni apartment jalan masuk dan jalan keluar melewati jalan Dr. SHOPING MALL DAN APARTEMENT 37 Jalan keluar pengunjung mall dan Jalur kendaraan service Jalan masuk dan keluar penghuni apartemen • Jalan masuk dan untuk pengunjung shoping mall melalui jalan .Satrio • Untuk kendaraan service jalan masuk melalui jalan karang asem utara Skema Sirkulasi Pengunjung Pusat Perbelanjaan Main Parkir Masuk pusat Melakukan enterance kendaraan perbelanjaan kegiatan PERENCANAAN DAN PERANCANGAN 5 NAMA : TOTO WICAKSONO NIM : 08120003 FAKULTAS TEKNIK SIPIL DAN PERENCANAAN .

Orientasi Tapak PERENCANAAN DAN PERANCANGAN 5 NAMA : TOTO WICAKSONO NIM : 08120003 FAKULTAS TEKNIK SIPIL DAN PERENCANAAN . Sirkulasi penghuni apartment Main Parkir Lobby Penghuni enterance kendaraan enterance beristirahat keluar Skema.1. Orientasi Bangunan Pada Tapak. Sirkulasi Kendaraan Service Main Parkir Drop off keluar enterance kendaraan barang 4.3. SHOPING MALL DAN APARTEMENT 38 keluar Skema.

4.Satrio karena orientasi tersebut dapat mempengaruhi hal – hal ketapak seperti: • Orientasi menghadap jalan Dr.3. Data Besaran Ruang shoping mall Gambar Orientasi bangunan Pada Tapak.1.Satrio mempengaruhi akses kemudahan ketapak. • Orientasi terhadap kegiatan lingkungan (potensi visual) dari lingkungan sekitarnya. • Orientasi Untuk memudahkan pengunjung mengetahui tapak. 4.1. Klimatologi PERENCANAAN DAN PERANCANGAN 5 NAMA : TOTO WICAKSONO NIM : 08120003 FAKULTAS TEKNIK SIPIL DAN PERENCANAAN . 3. SHOPING MALL DAN APARTEMENT 39 Dilihat dari kondisi tapak. orientasi untuk kearah tapak yaitu menghadap jalan Dr.

supaya berfungsi untuk menahan sinar matahari agar tidak menyinari bangunan secara langsung.1.5 Kebisingan  Kebisingan tertinggi pada Jalan Dr. 4. b) Pemakaian overstek untuk menghalau penyinaran secara langsung. maka pada bangunan ini diadakan : a) Memanfaatkan penghijauan untuk melindungi bangunan dan pedestrian dari sinar matahari. SHOPING MALL DAN APARTEMENT 40 Untuk tidak menerima matahari secara langsung.  atau jalan primer. Tingkat Kebisingan Tingkat Rendah Kebisingan Tinggi 4. c) Pemakaian material façade bangunan harus mempunyai daya serap terhadap panas dan mengurangi silau matahari. d) Membuat penghijauan.1.Satrio sebab lokasi berdekatan dengan akses jalan utama yang padat akan kendaraan dengan mobilitas yg sangat tinggi dan juga berpengaruh pada kenyamanan penghuni apartment  Peredaman suara dapat di lakukan dengan penanaman pepohonan dan tanaman hijau dan juga untuk bagian penghalang ( tembok ) di sekeliling bangunan apartment.6 Ruang Terbuka Hijau (RTH) : PERENCANAAN DAN PERANCANGAN 5 NAMA : TOTO WICAKSONO NIM : 08120003 FAKULTAS TEKNIK SIPIL DAN PERENCANAAN .

Situasi dan kondisi tapak.7 Pendaerahan (Zoning) Dalam zoning tapak. Pencapaian dan sirkulasi dalam tapak. pengelompokkan kegiatan ditentukan oleh : a. ataupun jalur hijau pada lahan parkir. SHOPING MALL DAN APARTEMENT 41  Direncanakan pola hijau yang menyebar di seluruh tapak di bagian yang rawan polusi dan kebisingan . Berupa lahan hijau di tepi bangunan baik dalam maupun luar bangunan.  Zona privat : kegiatan penghuni apartment  Zona pelayanan : Untuk area service  Zona parkir : parkir untuk pengunjung mall dan penghuni apartment Zona privat PERENCANAAN DAN PERANCANGAN 5 NAMA : TOTO WICAKSONO NIM : 08120003 FAKULTAS TEKNIK SIPIL DAN PERENCANAAN . b. Penzoningan berdasarkan berbagai fungsi yang ada dalam tapak dapat dibedakan atas :  Zona Umum : Untuk kegiatan pengunjung mall. termasuk orientasi tapak terhadap jalan. Karakteristik dan tuntutan kebutuhan masing-masing ruang. Interaksi kegiatan didalam tapak dengan lingkungan sekitarnya. d. Hubungan kegiatan yang ada dalam tapak. e. c. 4.1.

penj 500 • Service & sirkulasi 25% luas 625 pertokoan 6. Kasir 5 10org 50 • R.4 5 org 12 Pengelola • R. Kasir 5 6 org 35 • R. Administrasi 4 5 org 20 • R.75 Cineplex • Lobby 1 200 org 200 • Ticket box 6 4 buah 24 • Toko makanan 8 2 buah 16 • Cafetaria 30 2 buah 60 • Auditorium 1 800 org 800 • Toilet 30 20 buah 60 PERENCANAAN DAN PERANCANGAN 5 NAMA : TOTO WICAKSONO NIM : 08120003 FAKULTAS TEKNIK SIPIL DAN PERENCANAAN .666 Jual • Servis & sirkulasi 25% luas 2.4 Market 2. Direksi 10 2 org 29 • R. Penjualan 2.8 300 org 840 • R. Rapat 1. Besaran Ruang Pusat Perbelanjaan. Tabel 4.250 Departement • R. SHOPING MALL DAN APARTEMENT 42 Analisis Ruang Besaran Ruang  Besaran Ruang Pusat Perbelanjaan.499 Department store 12.000 • Gudang 25% dari R.4 30 org 72 • R. Administrasi 6 10org 60 • Toilet 25 4 buah 100 • Gudang dan bongkar muat 25% luas Pamer & 1.7.268.495 Super Market • R. Karyawan 2.4 50org 120 • R.8 Kantor • R. Karyawan 2.8 10 org 18 • Toilet 6 1 buah 6 • Gudang 25 2 buah 50 • Servis & sirkulasi 20% luas Kantor 39.536. Administrasi 6 10 org 60 • Toilet 25 2 buah 50 • Gudang & bongkar muat 20% luasSuper 211. Pamer & Penjualan 800 Store • R. Pemasaran & operasi 8 3 org 24 • R. Tunggu 2.4 market • Servis & sirkulasi 25% luas Super 1.75 pengelola 218. Sarana Fisik Kebutuhan Ruang Standar Kapasitas Kebutuhan Luas 2 Luas (m /Orang) Pertokoan • Unit-unit Toko 20m2/unit 100 2.

376. Pengelola 5 org 12 org 60 • R.1 shop • Servis & sirkulasi RM 25% luas Fast 142.5 60 org 90 • R.580 Restaurant • R.3 1. Bowling 20m2/lap. Dapur & gudang 25% luas R. Bilyard 8 x 6 = 48m2/meja 30 meja 1440 • R.25 Food Diskotik • Dance area 2. Makan & minum 2 250 org 500 • R. Proyektor 20 4 buah 8 40 • R. Karyawan 2 12 org 24 • Servis & sirkulasi 25% Luas Cineplex 316 1.5 250 org 625 • Bar 1. Dapur & gudang 25% luas Bar & 220. Video Games 1. Makan 480 PERENCANAAN DAN PERANCANGAN 5 NAMA : TOTO WICAKSONO NIM : 08120003 FAKULTAS TEKNIK SIPIL DAN PERENCANAAN .3 40 org 52 • Lounge 1. Administrasi 6 3org 18 • R.5 Fast food • R. dapur & gudang 20% luas R.Makan 118.85 Amusement • R. Administrasi 6 3 org 18 • R. Makan & minum 2 200 org 400 • R. SHOPING MALL DAN APARTEMENT 43 • R.5 Amusement • Servis & sirkulasi 25% luas 592 Amusement 2959. Makan & minum 2 250 org 375 & • R.5 15 org 15 • Toilet 30 2buah 60 • R.5 15 org 15 • Toilet 30 2 buah 60 • R.5 20 org 30 • Toilet 40 2 buah 80 • R. 20 400 • Children playground 25% luas 473. Karyawan 1. Administrasi 15 1 buah 15 • R. Karyawan 1. tata suara & lampu 12 2buah 24 • R.6 • Service & sirkulasi 25% luas 177. Dapur & gudang 20% luas café 78. Makan & minum 2 150 org 300 • R.9 Restaurant 889.56 Café • R.5 10 org 15 • Toilet 30 2 buah 60 • R.35 40 unit 54 • R.25 Louge • Servis & sirkulasi 25% luas Diskotik 275. Administrasi 6 3org 18 Coffe Shop • R.65 713.5 Food Court • R.6 • Servis & sirkulasi 25% luas café 98. Karyawan 1 15 org 15 • Toilet 30 2buah 60 • R. Karyawan 1. Dapur & gudang 20% luas coffe 95. Administrasi 5 10 org 50 • R. Karyawan 1.25 569.

Efektif Hunian : 900 m2 Sirkulasi 20 % : 210 m2 Luas Core : 90 m2 Total Luas Per Lt. Massage 15 4 org 60 • R. Karyawan 1.800 • Gudang 20 1 buah 20 • Service & Sirkulasi 20% luas Plaza 364 2184  Besaran Ruang Apartemen Tabel Besaran Ruang Apartemen Type Studio : 12 x 9 m2 = 108 m2 x 4 bh Type 1 Kamar Tidur (KT) : 6 x 9 m2 = 54 m2 x 4 bh Type 2 Kamar Tidur (KT) : 4 x 9 = 36 m2 x 4bh Type 3 Kamar Tidur (KT) : 3 x 9 = 27 m2 x 4bh Luas Per Lt. Ganti & loker 40 2 buah 80 • R.5 20 org 30 Fitness • R.25 Keamanan • Pos Penjagaan Jaga 3 30 org 3 90 Plaza • Arena Pameran 6 300 org 1. Olah raga 10 200 org 2000 Center • R. Instruktur 24 2 org 48 • R.75 = 24 Lantai Total Luas Perencanan Lt. Bilas 30 2 buah 60 • R. SHOPING MALL DAN APARTEMENT 44 25% luas food • Servis & sirkulasi court 720 3.5 10 org 15 • Toilet 30 2 buah 60 • Gudang 20 1 buah 20 • Servis & sirkulasi 20% luas Health & 626. Tower 1204 m2 x 24 Lt = 28500 m2 PERENCANAAN DAN PERANCANGAN 5 NAMA : TOTO WICAKSONO NIM : 08120003 FAKULTAS TEKNIK SIPIL DAN PERENCANAAN . Tower : 1200m2 Jumlah Lantai Tower : 28500 M2 : 1200 M2 23.200 Health& • Lobby 1.25 fitnes center 3131. Whirpool& sauna 30 4 buah 120 • R.

dan satu lantai terdiri dari beberapa unit hunian. Berdasarkan ketinggian bangunan pada apartemen.10. bangunan ini termasuk jenis High Rise Apartemen. dimana kebutuhan satu unit hunian keluarga dipenuhi dalam satu lantai. Gambar 4. ialah 16 lantai sesuai dengan peraturan daerah setempat.  System struktur  Penyesuaian dengan kondisi tapak. Berikut ini analisa bentuk dasar massa dan bentuk gubahan massa bangunan. Penyusunan Lantai Penyusunan lantai pada apartemen adalah penyusunan lantai Simpleks. yaitu :  Fungsi bangunan.yaitu sebagai berikut : PERENCANAAN DAN PERANCANGAN 5 NAMA : TOTO WICAKSONO NIM : 08120003 FAKULTAS TEKNIK SIPIL DAN PERENCANAAN . Sistem Lantai Simpleks Bentuk dan Massa Bangunan Didalam menentukan bentuk dasar bangunan ditentukan oleh beberapa faktor. SHOPING MALL DAN APARTEMENT 45 Analisa Bangunan Ketinggian Bangunan Untuk ketinggian bangunan yang di izinkan.

 Bentuk lebih efisien.  Sistem struktur mudah. Area Parkir Berikut ini adalah perhitungan kebutuhan luasan parkir pada pusat perbelanjaan dan apartemen. yaitu :  Bentuk dapat disesuaikan dengan tapak. yaitu sebagai berikut : Tabel Perhitungan area Parkir. Parkir Penghuni Jumlah unit hunian: Type studio : 4x 24Lt = 384unit Type 1 Kamar Tidur (KT) : 4 x 24Lt = 384 unit Type 2 Kamar Tidur (KT) : 4 x 24Lt = 384unit PERENCANAAN DAN PERANCANGAN 5 NAMA : TOTO WICAKSONO NIM : 08120003 FAKULTAS TEKNIK SIPIL DAN PERENCANAAN . dipilih bentuk variant yang merupakan perpaduan antara bentuk tower dan podium. besar adalah bentuk dasar persegi panjang. Pembentukan ruang Relatif mudah Relatif mudah Mudah mendapat ruang yang lebih besar Menjadi vocal point Sedang Mudah Mudah Efesiensi penggunaan Penggunaan Penggunaan Penggunaan lahan lahan. Serta didalam pengolahan bentuk massa bangunan. lahan cukup lahan efesien cukup. SHOPING MALL DAN APARTEMENT 46 Didalam pemilihan bentuk dan massa bangunan yang dipilih Bentuk Dasar Kriteria Slab Tower Tower on Podium Perbandingan Modul Baik Sedang Baik Sirkulasi Mudah dan Mudah dan Mudah dan singkat efesien singkat Bentuk Sederhana dan Lebih Kompak Penggabungan antara memanjang podium dan slab. karena bentuk ini memiliki beberapa kelebihan.

Yang diperoleh dengan membuat bukaan atau jendela dengan mengandalkan ventilasi silang dan sirkulasi udara yang baik.100 m2 : 2 m2 = 1550 motor Total luas parkiran yang dibutuhkan : 52650 m2 + 20% sirkulasi 10530 m2 Luas 1 lantai Basement : 6300 m2 Jumlah lantai basement yang : 10530 m2 : 6300 m2 = ≈ 4 lantai dibutuhkan untuk parkir Sistem Penghawaan Sistem penghawaan yang akan digunakan pada pusat perbelanjaan dan apartemen.150m2 Total Luas parkir Mobil : 49550m2 Parkir Motor Parkir motor 20% parkir mobil : 20% x 15. SHOPING MALL DAN APARTEMENT 47 Type 3 Kamar Tidur (KT) : 4 x 24Lt = 384unit Total : 1536 unit Parkiran 1 mobil per unit : Parkir 1536 mobil Standar luasan parkir mobil : 20-25 m2 Luas parkiran : 1536 x 25m2 = 38400 m2 Parkir Pengunjung Luas Pusat Perbelanjaan : 24000 m2 Parkiran 1 mobil per 60 m2 : 24000 m2 : 60 m2 = 400 mobil Standar luasan parkir mobil : 20-25 m2 Luas parkiran : 400 x 25 m2 = 10000 m2 Parkir Pengelola Jumlah Pengelola/karyawan : 231 orang Parkiran 1 mobil per 5 orang : 231 : 5 = 46 mobil Standar luasan parkir mobil : 20-25 m2 Luas parkiran : 46 x 25 m2 = 1.550 m2 = 3100 m2 Parkiran 1 motor = 2 m2 : 3. Ada dua sistem penghawaan yang digunakan yaitu sebagai berikut :  Penghawaan alami. PERENCANAAN DAN PERANCANGAN 5 NAMA : TOTO WICAKSONO NIM : 08120003 FAKULTAS TEKNIK SIPIL DAN PERENCANAAN .

 Air conditioner Yang digunakan adalah sistem AC split pada unit hunian dan AC central untuk ruangan di fasilitas penunjang. Sirkulasi Dalam Bangunan Untuk menunjang kegiatan yang ada didalam gedung maka dibutuhkan sarana penunjang untuk perpindahan orang dan barang ketingkat yang lebih tinggi. udara dan view dapat dinikmati dari kamar maupun koridor. yaitu:  Sirkulasi Single Loaded Corridor Kelebihannya:  Cahaya. Ditempatkan pada dapur. 3.  Exhaust fan Pengaliran udara dengan menyedot udara yang ada dalam ruangan dan menghembuskan udara dari luar kedalam ruangan. oleh karena itu untuk menghubungkan antara ruang yang satu dengan yang lain dapat melalui sirkulasi Horizontal dan sirkulasi Vertikal. Sirkulasi Apartemen. AHU pada setiap lantai dibagi dalam beberapa zone pelayanan. dan parkir besmen. Ruang mesin AC diletakan dibasement.  Sirkulasi Horizontal. PERENCANAAN DAN PERANCANGAN 5 NAMA : TOTO WICAKSONO NIM : 08120003 FAKULTAS TEKNIK SIPIL DAN PERENCANAAN . sehingga suhu udara stabil. SHOPING MALL DAN APARTEMENT 48  Penghawaan buatan. Pada sirkulasi horizontal didalam gedung ada beberapa macam sirkulasi terhadap perletakan koridor di setiap unit kamar pada lantai typical. kamar mandi.

SHOPING MALL DAN APARTEMENT 49

 Ukuran koridor relatif kecil, karena hanya satu
sisi pelayanan.
 Privacy tinggi.
Kekurangan:
 Luas koridor lebih besar
dari luas kamar sehingga sulit tercapai produktif space.
 Pencapaian untuk
pelayann kurang efektif.
 Konstruksi tidak
ekonomis.

Kamar

Coridor

Gambar 2.8. Single Loaded Coridor

 Sirkulasi Double Loaded Corridor
Kelebihannya:
 Pencapaian dan pelayanan lebih efisien.
 Diharapkan akan tercapai produktifitas space.
Kekurangannya:
 Udara, cahaya dan view alami hanya dapat
dinikmati dari dalam kamar saja.
 Privacy sedang.

PERENCANAAN DAN PERANCANGAN 5
NAMA : TOTO WICAKSONO
NIM : 08120003
FAKULTAS TEKNIK SIPIL DAN PERENCANAAN

SHOPING MALL DAN APARTEMENT 50

kamar

Coridor
KamarR

Gambar 2.9. Double Loaded Coridor.

 Sirkulasi Centre Loaded Corridor
Kelebihannya:
 Tingkat produktif space mudah tercapai.
 Pencapaian pelayanan lebih efisien.
 Privacy tinggi.
Kekurangannya:
 Udara, cahaya dan view alami hanya dapat
dinikmati dari dalam kamar saja.
KAMAR

CORE
KAMAR

Gambar 2.10. Centre Loaded Corridor

Sistem Pencegahan Kebakaran
Pencegahan kebakaran pada bangunan dapat dilakukan dengan cara
sebagai berikut :

PERENCANAAN DAN PERANCANGAN 5
NAMA : TOTO WICAKSONO
NIM : 08120003
FAKULTAS TEKNIK SIPIL DAN PERENCANAAN

SHOPING MALL DAN APARTEMENT 51

 Pemasangan tanda kebakaran berupa
smoke detector, heat detector, dan flame detector. Tiap unit detector dapat
melayani 75m dan dihubungkan langsung dengan fire alarm pada panel kontrol.
 Alat pemadam kebakaran berupa:
 Fire hydrant, melayani areal seluas 500 - 600m2 dengan jarak
jangkau 25 – 30 m.
 Pilar hidran diletakan diluar bangunan dengan jarak 100m dari
bangunan.
 Sprinkler melayani areal dengan luas 10 - 25m
 Perlengkapan bangunan untuk menanggulangi dan mencegah bahaya
kebakaran, seperti:
 Menyediakan tangga kebakaran dan lift tahan api
 Memasang blower pada shaft tangga
 Memasang lampu darurat pada koridor dan tangga kebakaran
 Sistem Komunikasi Elektronik
 Pada sistem komunikasi elektronik yang akan digunakan pada pusat
perbelanjaan dan apartemen, yaitu di setiap unit kamar dipasang sound
system yang berfungsi untuk memberikan hiburan kepada penghuni,dan
informasi yang bersifat darurat seperti peringatan bahaya kebakaran. Untuk
di ruang informasi di sediakan telfon dan microfon untuk menginformasikan
apabila ada hal yang bersanguktan dengan pengunjung mall dan penghuni
apartment.Dan pada setiap unit kamar di sediakan telepon yang dapat
digunakan untuk sambungan lokal, sambungan jauh dan juga sambungan
internasional

PERENCANAAN DAN PERANCANGAN 5
NAMA : TOTO WICAKSONO
NIM : 08120003
FAKULTAS TEKNIK SIPIL DAN PERENCANAAN

SHOPING MALL DAN APARTEMENT 52 BAB V ARAHAN DISAIN Arahan Disain Tapak Penempatan main enterance dan out enterance serta service untuk Jalan keluar Kendaraan melalui jalan Dr.Satrio PERENCANAAN DAN PERANCANGAN 5 NAMA : TOTO WICAKSONO NIM : 08120003 FAKULTAS TEKNIK SIPIL DAN PERENCANAAN .

2 Orientasi Bangunan Pada Tapak PERENCANAAN DAN PERANCANGAN 5 NAMA : TOTO WICAKSONO NIM : 08120003 FAKULTAS TEKNIK SIPIL DAN PERENCANAAN .Satrio apartment melalui jalan Mega kuningan barat Jalan keluar penghuni apartment melalui jalan Mega kuningan timur 5. SHOPING MALL DAN APARTEMENT 53 Jalan masuk Jalan masuk pengunjung penghuni mall melalui jalan Dr.

3 Penzoningan PERENCANAAN DAN PERANCANGAN 5 NAMA : TOTO WICAKSONO NIM : 08120003 FAKULTAS TEKNIK SIPIL DAN PERENCANAAN . SHOPING MALL DAN APARTEMENT 54 Orientasi bangunan Menghadap jalan Dr Satrio. 5.

SHOPING MALL DAN APARTEMENT 55  Zona Umum : Untuk kegiatan pengunjung mall.  Zona privat : kegiatan penghuni apartment  Zona pelayanan : Untuk area service  Zona parkir : pemisahaan antara parkir untuk pengunjung mall dan penghuni apartment Ruang Terbuka Hijau (RTH) :  di sarankan Pengadaan ruang terbuka hijau disekitar bangunan berfungsi sebagi sarana untuk meminimalkan polusi serta untuk berteduh dari panas matahari. PERENCANAAN DAN PERANCANGAN 5 NAMA : TOTO WICAKSONO NIM : 08120003 FAKULTAS TEKNIK SIPIL DAN PERENCANAAN .

. Kebisingan  Peredaman suara dapat di lakukan dengan menanam pepohonan diluar bangunan dan juga penggunaan dinding di perlukan untuk di apartmen.Jalur hijau yang berada di sekitar enterance masuk baik itu ke apartment ataupun ke mall. bunga. SHOPING MALL DAN APARTEMENT 56 Teridiri dari area hijau yang ditanami pohon dan tanaman rumput . Polusi udara  untuk meminimalkan polusi udara yang masuk ke bangunan dapat dilakukam dengan cara penanaman pepohonan yang rindang di luar maupun didalam bangunan PERENCANAAN DAN PERANCANGAN 5 NAMA : TOTO WICAKSONO NIM : 08120003 FAKULTAS TEKNIK SIPIL DAN PERENCANAAN . Ruang terbuka hijau terdiri dari: .

SHOPING MALL DAN APARTEMENT 57 penggunaan pagar berfungsi sebagai penghalang serta keamanan untuk enterance utama ke dalam tapak. PERENCANAAN DAN PERANCANGAN 5 NAMA : TOTO WICAKSONO NIM : 08120003 FAKULTAS TEKNIK SIPIL DAN PERENCANAAN .pengadaan security di dalam tapak berfungsi sebagai penjaga keamanan dan juga sebagai pengatur ketertiban.

direncanakan pada apartemen adalah sistem penyusunan simplek bentuk massa bangunan adalah bentuk variant yang merupakan perpaduan antara bentuk tower dan podium Gambar Bentuk Massa Bangunan PERENCANAAN DAN PERANCANGAN 5 NAMA : TOTO WICAKSONO NIM : 08120003 FAKULTAS TEKNIK SIPIL DAN PERENCANAAN . penyusunan lantai yang . Bentuk Massa Bangunan. SHOPING MALL DAN APARTEMENT 58 Arahan Disain Bangunan.

modul grid 90°. SHOPING MALL DAN APARTEMENT 59 Struktur Bangunan Pada sistem substruktur yang direncanakan adalah sistem struktur tiang pancang. Gambar Struktur Bangunan PERENCANAAN DAN PERANCANGAN 5 NAMA : TOTO WICAKSONO NIM : 08120003 FAKULTAS TEKNIK SIPIL DAN PERENCANAAN . dengan modul struktur grid yang direncanakan pada pusat perbelanjaan dan apartemen adalah 8 m x Pada sistem sruktur 8 m. upperstruktur yang direncanakan adalah sistem core.

SHOPING MALL DAN APARTEMENT 60 Sirkulasi Bangunan Sirkulasi yang direncanakan untuk apartemen adalah Double Loaded Corridor Pada perencanaan sirkulasi vertikal yang ada pada bangunan Pusat Perbelanjaan dan Rekreasi ini di bagi menjadi 3. Tangga Sirkulasi yang direncanakan untuk Pusat Perbelanjaan adalah sirkulasi plaza PERENCANAAN DAN PERANCANGAN 5 NAMA : TOTO WICAKSONO NIM : 08120003 FAKULTAS TEKNIK SIPIL DAN PERENCANAAN . sensorik karena lebih efisien listrik. dan memiliki karakteristik masing – masing. yaitu : Lift (elevator) Lift yang digunakan adalah lift Panorama agar dapat melihat Escalator view keseluruhan Pusat perbelanjaan dan Rekreasi untuk kapasitas 5-20 orang dengan kuat daya angkut 400 – Escalator yang1500 digunakan kg sertaadalah escalator system yang bersilang ganda dan menggunakan escalator dipakai adalah system hidrolik.

Down Feed Riser  Air kotor. SHOPING MALL DAN APARTEMENT 61 Pada penggunaan tangga dalam perencanaan bangunan ini dipakai untuk pengunjung yang digunakan untuk kepentingan umum maupun dipakai untuk keadaan darurat/emergency Gambar Sirkulasi Bangunan Sistem Utilitas.12. Gambar 5. 1) Sistem Plumbing. Untuk Air yang telah digunakan akan diolah dengan menggunakan sawage treatment plan sebelum dikeluarkan dari PERENCANAAN DAN PERANCANGAN 5 NAMA : TOTO WICAKSONO NIM : 08120003 FAKULTAS TEKNIK SIPIL DAN PERENCANAAN .  Air bersih Sistem penyaluran air bersih yang direncanakan pada pusat perbelanjaan dan apartemen adalah Sistem Down Feed Riser.

SHOPING MALL DAN APARTEMENT 62 tapak. 3) Sistem Elektrikal Bangunan. Sampah kemudian dibuang ketempat pembuangan sampah akhir (TPA). Sumber utama listrik pada bangunan pusat perbelanjaan dan apartemen yaitu dari PLN. 2) Sistem Penerangan. untuk menyalurkan sampah dari unit hunian menuju bak penampungan sampah yang terletak di basement.  Sampah. disediakan shaft sampah yang letaknya dicore lift. Untuk pembuangan sampah. yaitu pada saluran I air yang berasal dari westafel. Pada sistem penerangan buatan diperoleh dari lampu dengan pengaturan peletakan yang sesuai untuk memperoleh penerangan yang merata. kamar mandi dan dapur dan pada saluran II air berasal dari Urinoir dan closet kemudian dibuang ke saluran drainase kota. yaitu sebagai berikut :  Penerangan alami. Pada sistem penerangan alami ini diperoleh dari sinar matahari dengan memanfaatkan terbit matahari dan tengelamnya matahari. dan apabila arus listrik padam maka sumber listrik PERENCANAAN DAN PERANCANGAN 5 NAMA : TOTO WICAKSONO NIM : 08120003 FAKULTAS TEKNIK SIPIL DAN PERENCANAAN .  Penerangan buatan. Pada sistem penerangan yang direncanakan pada pusat perbelanjaan dan apartemen. Dan pada setiap air buangan akan dipisahkan pada dua saluran. yang kemudian tegangan pada listrik diubah melalui trafo kemudian dialirkan pada setiap fungsi yang ada. air hujan.

SHOPING MALL DAN APARTEMENT 63 digantikan dengan genset. yang akan bekerja secara otomatis dalam waktu 15 detik setelah aliran listrik PLN putus. yaitu sebagai berikut :  Pemasangan tanda kebakaran berupa smoke detector. Ruang mesin AC diletakan dibasement. heat detector. Tiap unit detector dapat melayani 75m dan dihubungkan langsung dengan fire alarm pada panel kontrol. 5) Sistem Pencegahan Kebakaran. Ada dua sistem penghawaan yang digunakan yaitu :  Penghawaan alami. sehingga suhu udara stabil. Yang diperoleh dengan membuat bukaan atau jendela dengan mengandalkan ventilasi silang dan sirkulasi udara yang baik. dan parkir besmen. kamar mandi. 4) Sistem Penghawaan. AHU pada setiap lantai dibagi dalam beberapa zone pelayanan.  Alat pemadam kebakaran berupa: PERENCANAAN DAN PERANCANGAN 5 NAMA : TOTO WICAKSONO NIM : 08120003 FAKULTAS TEKNIK SIPIL DAN PERENCANAAN . Sistem Pencegahan kebakaran yang direncanakan pada bangunan pusat perbelanjaan dan apartemen. dan flame detector. Ditempatkan pada dapur.  Penghawaan buatan  Exhaust fan Pengaliran udara dengan menyedot udara yang ada dalam ruangan dan menghembuskan udara dari luar kedalam ruangan.  Air conditioner Yang digunakan adalah sistem AC split pada unit hunian dan AC central untuk ruangan di fasilitas penunjang.

SHOPING MALL DAN APARTEMENT 64  Fire hydrant. PERENCANAAN DAN PERANCANGAN 5 NAMA : TOTO WICAKSONO NIM : 08120003 FAKULTAS TEKNIK SIPIL DAN PERENCANAAN . sambungan jauh dan juga sambungan internasional. Pada sistem penangkal petir yang direncanakan untuk pusat perbelanjaan dan apartemen ialah dengan menggunakan sistem sangkar faraday. yaitu Untuk zona publik di setiap unit kamar dipasang sound system yang berfungsi untuk memberikan hiburan kepada penghuni . melayani areal seluas 500 . dan informasi yang bersifat darurat seperti peringatan bahaya kebakaran. Dan pada setiap unit kamar di sediakan telepon yang dapat digunakan untuk sambungan lokal. 6) Sistem Komunikasi Elektronik.  Pilar hidran diletakan diluar bangunan dengan jarak 100m dari bangunan.25m Perlengkapan bangunan untuk menanggulangi dan mencegah bahaya kebakaran. Pada sistem komunikasi elektronik yang direncanakan pada pusat perbelanjaan dan apartemen.600m2 dengan jarak jangkau 25 – 30 m. seperti: Menyediakan tangga kebakaran dan lift tahan api Memasang blower pada shaft tangga  Memasang lampu darurat pada koridor dan tangga kebakaran Sistem Penangkal Petir.  Sprinkler melayani areal dengan luas 10 .

4 market • Servis & sirkulasi 25% luas Super 1. Pamer & Penjualan 800 Store • R.000 • Gudang 25% dari R. Kasir 5 6 org 35 • R.8 300 org 840 • R. Penjualan 2.268. Karyawan 2. Karyawan 2.4 Market 2.penj 1.536.495 Super Market • R.000 • Service & sirkulasi 25% luas 1.250 pertokoan 6.4 50org 120 • R. SHOPING MALL DAN APARTEMENT 65 Arahan Disain Ruang Besaran Ruang  Besaran Ruang Pusat Perbelanjaan Tabel Besaran Ruang Pusat Perbelanjaan Sarana Kebutuhan Ruang Standar Kapasitas Kebutuhan Luas Fisik Luas (m2/Orang) Pertokoan • Unit-unit Toko 20m2/unit 200 4. Administrasi 6 10 org 60 • Toilet 25 2 buah 50 • Gudang & bongkar muat 20% luasSuper 211.499 Department store 12. Administrasi 6 10org 60 • Toilet 25 4 buah 100 • Gudang dan bongkar muat 25% luas Pamer & 1.4 30 org 72 • R.666 Jual • Servis & sirkulasi 25% luas 2. Kasir 5 10org 50 • R.8 PERENCANAAN DAN PERANCANGAN 5 NAMA : TOTO WICAKSONO NIM : 08120003 FAKULTAS TEKNIK SIPIL DAN PERENCANAAN .250 Departement • R.

56 PERENCANAAN DAN PERANCANGAN 5 NAMA : TOTO WICAKSONO NIM : 08120003 FAKULTAS TEKNIK SIPIL DAN PERENCANAAN .3 40 org 52 • Lounge 1.5 15 org 15 • Toilet 30 2 buah 60 • R.5 15 org 15 • Toilet 30 2buah 60 • R. Makan & minum 2 250 org 500 • R.580 Restaurant • R. Administrasi 6 3org 18 Coffe Shop • R.75 pengelola 218.25 Louge • Servis & sirkulasi 25% luas Diskotik 275. Pengelola 5 org 12 org 60 • R. Direksi 10 2 org 29 • R.75 Cineplex • Lobby 1 200 org 200 • Ticket box 6 4 buah 24 • Toko makanan 8 2 buah 16 • Cafetaria 30 2 buah 60 • Auditorium 1 800 org 800 • Toilet 30 20 buah 60 • R.5 Fast food • R.376. Administrasi 15 1 buah 15 • R. Karyawan 1. Makan & minum 2 250 org 375 & • R.25 Food Diskotik • Dance area 2.5 60 org 90 • R. SHOPING MALL DAN APARTEMENT 66 Kantor • R. Dapur & gudang 20% luas coffe 95.5 250 org 625 • Bar 1.9 Restaurant 889.8 10 org 18 • Toilet 6 1 buah 6 • Gudang 25 2 buah 50 • Servis & sirkulasi 20% luas Kantor 39. dapur & gudang 20% luas R. Administrasi 6 3 org 18 • R.6 • Service & sirkulasi 25% luas 177.3 1. Rapat 1. Proyektor 20 4 buah 8 40 • R.1 shop 142.65 • Servis & sirkulasi RM 25% luas Fast 713. Dapur & gudang 25% luas Bar & 220.4 5 org 12 Pengelola • R. tata suara & lampu 12 2buah 24 • R. Pemasaran & operasi 8 3 org 24 • R. Karyawan 1. Tunggu 2. Administrasi 4 5 org 20 • R.5 10 org 15 • Toilet 30 2 buah 60 • R. Karyawan 2 12 org 24 • Servis & sirkulasi 25% Luas 316 Cineplex 1. Karyawan 1.Makan 118.

800 • Gudang 20 1 buah 20 • Service & Sirkulasi 20% luas Plaza 364 2184  Besaran Ruang Apartemen Tabel Besaran Ruang Apartemen Type Studio : 12 x 9 m2 = 108 m2 x 4 bh Type 1 Kamar Tidur (KT) : 6 x 9 m2 = 54 m2 x 4 bh Type 2 Kamar Tidur (KT) : 4 x 9 = 36 m2 x 4bh = Type 3 Kamar Tidur (KT) : 3 x 9 = 27 m2 x 4bh Luas Per Lt.5 20 org 30 • Toilet 40 2 buah 80 • R. Massage 15 4 org 60 • R. Instruktur 24 2 org 48 • R. Bilyard 8 x 6 = 48m2/meja 30 meja 1440 • R. 20 400 • Children playground 25% luas 473.600 Health& • Lobby 1.5 20 org 30 Fitness • R. Video Games 1.5 Amusement • Servis & sirkulasi 25% luas 592 Amusement 2959. Administrasi 5 10 org 50 • R. Efektif Hunian : 900 m2 Sirkulasi 20 % : 210 m2 Luas Core : 90 m2 PERENCANAAN DAN PERANCANGAN 5 NAMA : TOTO WICAKSONO NIM : 08120003 FAKULTAS TEKNIK SIPIL DAN PERENCANAAN .5 10 org 15 • Toilet 30 2 buah 60 • Gudang 20 1 buah 20 • Servis & sirkulasi 20% luas Health & 626. SHOPING MALL DAN APARTEMENT 67 Amusement • R.25 fitnes center 3131.5 Food Court • R. Whirpool& sauna 30 4 buah 120 • R. Bilas 30 2 buah 60 • R. Karyawan 1.25 Keamanan • Pos Penjagaan Jaga 3 30 org 3 90 Plaza • Arena Pameran 6 300 org 1. Karyawan 1. Olah raga 10 200 org 2000 Center • R.35 40 unit 54 • R. Ganti & loker 40 2 buah 80 • R. 480 Makan • Servis & sirkulasi 25% luas food 720 court 3. Dapur & gudang 25% luas R. Makan & minum 2 400 org 800 • R. Dokter 12 1 org 12 • R. Bowling 20m2/lap.

Tower 1204 m2 x 24 Lt = 28500 m2 Comtoh gambar shoping mall PERENCANAAN DAN PERANCANGAN 5 NAMA : TOTO WICAKSONO NIM : 08120003 FAKULTAS TEKNIK SIPIL DAN PERENCANAAN . SHOPING MALL DAN APARTEMENT 68 Total Luas Per Lt. Tower : 1200m2 Jumlah Lantai Tower : 28500 M : 1200 M2 2 23.75 = 24 Lantai Total Luas Perencanan Lt.

Ruang studio. 1 kamar tidur PERENCANAAN DAN PERANCANGAN 5 NAMA : TOTO WICAKSONO NIM : 08120003 FAKULTAS TEKNIK SIPIL DAN PERENCANAAN . SHOPING MALL DAN APARTEMENT 69 Ruang untuk apartment Tipe apartment.

yaitu sebagai berikut : Tabel Perhitungan area Parkir. PERENCANAAN DAN PERANCANGAN 5 NAMA : TOTO WICAKSONO NIM : 08120003 FAKULTAS TEKNIK SIPIL DAN PERENCANAAN . SHOPING MALL DAN APARTEMENT 70 2kamar tidur 3 kamar tidur Area Parkir Berikut ini adalah perhitungan kebutuhan luasan parkir pada pusat perbelanjaan dan apartemen.

550 m2 = 3100 m2 Parkiran 1 motor = 2 m2 : 3.150m2 Total Luas parkir Mobil : 49550m2 Parkir Motor Parkir motor 20% parkir mobil : 20% x 15.100 m2 : 2 m2 = 1550 motor Total luas parkiran yang dibutuhkan : 52650 m2 + 20% sirkulasi 10530 m2 Luas 1 lantai Basement : 6300 m2 Jumlah lantai basement yang : 10530 m2 : 6300 m2 = ≈ 4 lantai dibutuhkan untuk parkir PERENCANAAN DAN PERANCANGAN 5 NAMA : TOTO WICAKSONO NIM : 08120003 FAKULTAS TEKNIK SIPIL DAN PERENCANAAN . SHOPING MALL DAN APARTEMENT 71 Parkir Penghuni Jumlah unit hunian: Type studio : 4x 24Lt = 384unit Type 1 Kamar Tidur (KT) : 4 x 24Lt = 384 unit Type 2 Kamar Tidur (KT) : 4 x 24Lt = 384unit Type 3 Kamar Tidur (KT) : 4 x 24Lt = 384unit Total : 1536 unit Parkiran 1 mobil per unit : Parkir 1536 mobil Standar luasan parkir mobil : 20-25 m2 Luas parkiran : 1536 x 25m2 = 38400 m2 Parkir Pengunjung Luas Pusat Perbelanjaan : 24000 m2 Parkiran 1 mobil per 60 m2 : 24000 m2 : 60 m2 = 400 mobil Standar luasan parkir mobil : 20-25 m2 Luas parkiran : 400 x 25 m2 = 10000 m2 Parkir Pengelola Jumlah Pengelola/karyawan : 231 orang Parkiran 1 mobil per 5 orang : 231 : 5 = 46 mobil Standar luasan parkir mobil : 20-25 m2 Luas parkiran : 46 x 25 m2 = 1.