Ilmu Tajwid Lengkap (Versi Ringkasan

)
Posted by Ilmu Tajwid Lengkap on
Friday, 8 April 2016

1. Hukum Bacaan Nun Mati/ Tanwin

Nun mati atau tanwin (‫ نن‬/ ‫ ـ)ــًــٍـ‬jika bertemu dengan huruf-huruf hijaiyyah, hukum bacaannya ada 5
macam, yaitu:

Izhar (‫)إظهار‬
Izhar artinya jelas atau terang. Apabila ada nun mati atau tanwin (‫ نن‬/ ‫ ـ) ـًـــٍـ‬bertemu dengan salah
satu huruf halqi (‫) ا ح خ ع غ ه‬, maka dibacanya jelas/terang.

Idgham (‫)إدغام‬
Idgham Bighunnah (dilebur dengan disertai dengung)
Yaitu memasukkan/meleburkan huruf nun mati atau tanwin (‫ نن‬/ ‫ ـ)ــًــٍـ‬kedalam huruf sesudahnya
dengan disertai (ber)dengung, jika bertemu dengan salah satu huruf yang empat, yaitu: ‫ن م و ي‬
Idgham Bilaghunnah (dilebur tanpa dengung)
Yaitu memasukkan/meleburkan huruf nun mati atau tanwin (‫ نن‬/ ‫ ـ)ــًــٍـ‬kedalam huruf sesudahnya
tanpa disertai dengung, jika bertemu dengan huruf lam atau ra (‫ ل‬،‫)ر‬

Iqlab (‫)إقلبا‬
Iqlab artinya menukar atau mengganti. Apabila ada nun mati atau tanwin(‫ نن‬/ ‫ ـ)ــًــٍـ‬bertemu
dengan huruf ba (‫)ب‬, maka cara membacanya dengan menyuarakan /merubah bunyi ‫ نن‬menjadi
suara mim (‫)نم‬, dengan merapatkan dua bibir serta mendengung.
Ikhfa (‫)إخفاء‬
Ikhfa artinya menyamarkan atau tidak jelas. Apabila ada nun mati atau tanwin (‫نن‬/ ‫ ـ)ــًــٍـ‬bertemu
dengan salah satu huruf ikhfa yang 15 (‫) ت ث ج د ذ س ش ص ض ط ظ ف ق ك‬, maka
dibacanya samar-samar, antara jelas dan tidak (antara izhar dan idgham) dengan mendengung.

Baca Juga: HUKUM NUN MATI DAN TANWIN

2. Hukum Bacaan Mim Mati
Mim mati (‫ )نم‬bila bertemu dengan huruf hijaiyyah, hukumnya ada tiga, yaitu:ikhfa syafawi,
idgham mim, dan izhar syafawi.

Ikhfa Syafawi (‫)إخفاء سفوى‬
Apabila mim mati (‫ )نم‬bertemu dengan ba (‫)ب‬, maka cara membacanya harus dibunyikan
samar-samar di bibir dan didengungkan.

Idgham Mimi ( ‫)إدغام ميمى‬
Apabila mim mati (‫ )نم‬bertemu dengan mim (‫)نم‬, maka cara membacanya adalah seperti
menyuarakan mim rangkap atau ditasyidkan dan wajib dibaca dengung.Idgham mimi disebut
juga idgham mislain atau mutamasilain.

Izhar Syafawi (‫)إظهار سفوى‬
Apabila mim mati (‫ )نم‬bertemu dengan salah satu huruf hijaiyyah selain huruf mim (‫ )نم‬dan ba (
‫)ب‬, maka cara membacanya dengan jelas di bibir dan mulut tertutup
Baca Juga: HUKUM MIM MATI

Qalqalah Sugra (kecil) yaitu Huruf Qalqalah yang berbaris mati. ‫صنبـرا‬ ‫جف ن‬ ‫صهبنر ج‬ 4. ‫ ط‬. Adapun huruf qalqalah terdiri atas lima huruf. ‫ ج‬. apabila keadaannya sbb: 1. Bila ra terletak sesudah Hamzah Washal َ‫حنمجنا‬ ‫ا بْنربْك ن‬ ‫ هانر ج‬-‫ض‬ Catatan:Hamzah Washal adalah Hamzah yang apabila terletak dia diawal dibaca. Ra boleh dibaca tafkhim atau tarqiq: .caranya membacanya kurang dikeraskan Qalqalahnya.3. Ra dibaca Tafkhim artinya tebal.Ra berharkat kasrah ‫ي‬ ‫هرنحجلجة ال ش‬ ‫شجتاَهء _ جتنجهر ن‬ 2. ‫ جماَ جخلججق‬. ‫ي الذذنكر‬ ‫هذ ن‬ Catata:huruf Isti’lak ialah melafalkan huruf dengan mengangkat pangkal lidah kelangit-langit yang mengakibatkan hurfnya besar ‫ق ص ض ظ ط غ خ‬ c. tetapi kalau ada yang mendahuluinya dia tidak dibaca b. cara membacanya dikeraskan qalqalahnya. sedangkan menurut istilah qalqalah adalah bunyi huruf yang memantul bila ia mati atau dimatikan. Ra sukun sebelumnya huruf yang berbaris fathah atau dhummah ‫حـٍم‬ ‫ جينر ج‬-‫بْتنرججبْعنوجن‬ 5. ‫ججهمنيـٍع بْمننجت ه‬ ‫صـٍر – جينوجمهئهذ لججخهبنيـٍر‬ 5. Ra diwakafkan sebelumnya huruf yang berharkat fathah atau Dhummah ‫ر‬ ْ‫ جنالجنبجت ب‬-‫صبْر‬ْ‫جينن ب‬ 4. Ra sukun karena wakaf. yaitu : ‫ د‬. Ra berharkat dhummah ‫حجماَهء‬ ‫بْر ج‬ 3. Ra sukun sebelumnya huruf yan berharkat kasrah dan sesudahnya huruf Ist’la’ dalam kata yang terpisah. ‫ب‬ b. tetapi tidak waqaf padanya. Ra berharkat fathah ‫ل‬ ‫جاللربْسنو ج‬ 2. sebelumnya huruf berharkat kasrah atau ya sukun.yaitu: a. Contoh : ‫ أ بْنوبْلوا نالجنلجباَ ه‬. Qalqalah kubra (besar) yaitu Huruf Qalqalah yang berbaris hidup. dimatikan karena waqaf. Ra dibaca tarqiq (tipis) apabila keadaannya sebagai berikut: Ra dibaca Tarkik bila: 1. ‫ جزنوـًج جبههنيـًج‬. Pengertian Qalqalah Menurut bahasa qalqalah artinya gerak. Ra sukun karena wakaf sebelumnya bukan huruf huruf Isti’la’dan sebelumnya didahului oleh huruf yang berbaris kasrah. ‫ ق‬agar mudah dihafal dirangkai menjadi ‫جـًد‬ ْ‫قبْنط ب‬ ‫ب ج‬ Macam-macam Qalqalah a. inilah Qalqalah yang paling utama. Hukum membaca Ra hukum bacaan Ra terbagi menjadi tiga. ‫ ب‬. atau suara membalik dengan bunyi rangkap. Ra sukun sebelumnya huruf berharkat kasrah dan sesudahnya bukanlah huruf Ist’la’ – ‫هفنرجعنوجن‬ ‫همنرجيـٍة‬ 3. Ra sukun karena wakaf sebelumnya terdapat alif atau wau yang mati ‫ر‬ ْ‫اجنلججلباَ ب‬-‫اجنلجغفبْنوبْر‬ 6. Contoh : ‫جوجماَ أجندجرا ج‬ ‫ك‬ ‫إهلل إهنبلهني ج‬ ‫س‬ ‫جينقجطبْعنوجن‬ Baca Juga: Qalqalah( ‫) القلقلة‬ 4.

Panjangnya adalah 2. Mad Ashli / mad thobi’i Mad Ashli / mad thobi’I terjadi apabila : . Hukum Bacaan Maad Arti dari mad adalah memanjangkan suara suatu bacaan.huruf berbaris kasroh bertemu dengan ya mati . 2. Lambang mad madal ini biasanya berupa tanda baris atau kasroh tegak . maka hukumnya kembali seperti mad thobi’i. Apabila tidak dibaca waqof. 2. yaitu : 1) Mad Wajib Muttashil Yaitu setiap mad thobi’i bertemu dengan hamzah dalam satu kata.5 alif. Ra sukun karena wakaf. Contoh : 4) Mad Badal Yaitu mad pengganti huruf hamzah di awal kata.huruf berbaris fathah bertemu dengan alif . Panjangnya adalah 5 harokat atau 2. . Huruf mad ada tiga yaitu : ‫ا و ي‬ Jenis mad terbagi 2 macam. 4. 4. yang diawali dengan huruf yang berharkat kasrah. ‫صهر‬ ‫انلهقنطهر – هم ن‬ 5.huruf berbaris dhommah bertemu dengan wawu mati Panjangnya adalah 1 alif atau dua harokat. (harokat = ketukan/panjang setiap suara) Contoh : 2) Mad Jaiz Munfashil Yaitu setiap mad thobi’i bertemu dengan hamzah dalam kata yang berbeda.Ra dibaca tarkik dan tafkhim bila: 1. Panjangnya adalah 2. atau 3 alif). Mad far’i Adapun jenis mad far’i ini terdiri dari 13 macam. sebelumnya huruf Isti’la’ yang berbaris mati. yaitu : 1. atau 6 harokat (1. atau 3 alif). Contoh : 3) Mad Aridh Lisukuun Yaitu setiap mad thobi’i bertemu dengan huruf hidup dalam satu kalimat dan dibaca waqof (berhenti). Ra sukun sebelumnya berharkat kasrah dan sesudahnya huruf Isti’la’ berharkat kasrah atau Kasratain. ‫حنرص‬ ‫همنن هعنر ه‬ ‫ضهه – هب ه‬ 2. contoh : 2. atau 6 harokat (1.

Huruf mad ini ada lima. Panjangnya 2 harokat (1 alif). yaitu : Panjangnya adalah 2 harokat. Panjangnya adalah 6 harokat (3 alif). Panjangnya adalah 6 harokat (3 alif). . Contoh : 6) Mad Lazim Mutsaqqol Kalimi Yaitu bila mad thobi’i bertemu dengan huruf yang bertasydid. Huruf mad ini ada delapan. Contoh : 8) Mad Lazim Harfi Musyba’ Mad ini terjadi hanya pada awal surat dalam al-qur’an. Contoh : 7) Mad Lazim Mukhoffaf Kalimi Yaitu bila mad thobi’i bertemu dengan huruf sukun atau mati.Panjangnya adalah 2 harokat (1 alif) Contoh : 5) Mad ‘Iwad Yaitu mad yang terjai apabila pada akhir kalimat terdapat huruf yang berbaris fathatain dan dibaca waqof. yaitu : Panjangnya adalah 6 harokat (3 alif) Contoh : 9) Mad Lazim Mukhoffaf harfi Mad ini juga terjadi hanya pada awal surat dalam al-qur’an.

atau dhommah terbalik pada huruf “ha” dhomir. kasroh tegak. yaitu : a) Mad Shilah Qashiroh Terjadi bila setelah “ha” dhomir terdapat huruf selain hamzah. Mad ini terjadi di akhir kalimat kalimat yang dibaca waqof (berhenti).5 alif). Panjangnya 6 harokat. Panjang mad ini adalah 2 – 6 harokat ( 1 – 3 alif). Mad shilah terbagi 2. Panjangnya adalah 2-5 harokat (1 – 2. Panjangnya adalah 2 harokat (1 alif). Contoh : . Contoh : 11) Mad Shilah Mad ini terjadi pada huruh “ha” di akhir kata yang merupakan dhomir muzdakkar mufrod lilghoib (kata ganti orang ke-3 laki-laki). Contoh : b) Mad Shilah Thowilah Terjadi bila setelah “ha” dhomir terdapat huruf hamzah.Contoh : 10) Mad Layyin Mad ini terjadi bila : huruf berbaris fathah bertemu wawu mati atau ya mati. Dan biasanya mad ini dilambangkan dengan baris fathah tegak. kemudian terdapat huruf lain yg juga mempunyai baris. Syarat yang harus ada dalam mad ini adalah bahwa huruf sebelum dan sesudah “ha” dhomir harus berbaris hidup dan bukan mati/sukun. Contoh : 12) Mad Farqu Terjadi bila mad badal bertemu dengan huruf yang bertasydid dan untuk membedakan antara kalimat istifham (pertanyaan) dengan sebuutan/berita.

TANDA-TANDA WAQAF Waqaf artinya berhenti.13) Mad Tamkin Terjadi bila 2 buah huruf ya bertemu dalam satu kalimat. Pengertian hukum bacaan “Al” Qamariyah “Al” Qamariyah adalah “Al” atau alif lam mati yang bertemu dengan salah satu huruf qamariyah dan dibacanya jelas/izhar. Hukum bacaan alim lam ( ‫)ال‬ menyatakan bahwa apabila huruf alim lam ( ‫ ) ال‬bertemu dengan huruf-huruf hijaiyah. HUKUM BACAAN ALIF LAM Dalam ilmu tajwid dikenal hukum bacaan alif lam ( ‫) ال‬. Huruf-huruf tersebut adalah ‫تثدذرزسشصضطظلن‬ Ciri-ciri hukum bacaan “Al” Syamsiyah: a. Huruf-huruf tersebut adalah : ‫ا ب ج ح خ ع غ ف ق ك م و ه ي‬ Ciri-ciri hukum bacaan “Al” Qamariyah: a. Dibacanya dileburkan/idghom b. di mana ya pertama berbaris kasroh dan bertasydid dan ya kedua berbaris sukun/mati. Ada tanda tasydid/syiddah ( ) di atas huruf yang terletak setelah alif lam mati => ‫الـــ ش‬ Contoh: َ‫ضجحى‬ ‫جوال ض‬ ‫جينوبْم الذدنيهن‬ ‫جواللشنم ه‬ ‫س‬ 2. Baca Juga: Macam Macam Waqaf dan Contohnya Dalam Ilmu Tajwid Adapun tanda-tanda waqaf antara lain : . Panjangnya 2 – 6 harokat (1 – 3 alif). maka cara membaca huruf alif lam ( ‫ ) ال‬tersebut terbagi atas dua macam. yaitu alif lam ( ‫ ) ال‬syamsiyah dan alif lam ( ‫ ) ال‬qamariyah 1. yaitu berhenti ketika membaca ayat-ayat Al-Qur’an baik di akhir ayat atau di pertengahan ayat. Pengertian hukum bacaan “Al” Syamsiyah. Dibacanya jelas/izhar b. Ada tanda sukun ( ‫ ) ن‬di atas huruf alif lam mati => ‫انل‬ Contoh: ‫هباَنلهنيجماَهن‬ ‫جوانلجحنمبْد‬ ِ‫اجنلجهاَهدى‬ Baca Juga: Hukum Alif Lam dan Cara Membacanya 7. “Al” Syamsiyah adalah “Al” atau alif lam mati yang bertemu dengan salah satu huruf syamsiyah dan dibacanya lebur/idghom (bunyi “al’ tidak dibaca). Contoh : Baca Juga: Hukum Bacaan MAD 6.

Related Interests