TUGAS III

WAWASAN KEMARITIMAN

“PENDANGKALAN TELUK KENDARI, KEANEKARAGAMAN FLORA
FAUNA DAN KESEHATAN”

OLEH :

NAMA : NUR ANNISA
NIM : J1A116 086
KELAS : KESLING

FAKULTAS KESEHATAN MASYARAKAT
UNIVERSITAS HALU OLEO
KENDARI
2017

KATA PENGANTAR

Segala puji bagi Allah SWT yang telah memberikan nikmat serta hidayah-
Nya terutama nikmat kesempatan dan kesehatan sehingga penulis dapat
menyelesaikan makalah sehingga yang berjudul “Pendangkalan Teluk Kendari,
Keanekaragaman Flora Fauna dan Kesehatan” pada mata kuliah Wawasan
Kemaritiman . Kemudian shalawat beserta salam kita sampaikan kepada Nabi besar
kita Muhammad SAW yang telah memberikan pedoman hidup yakni al-qur’an dan
sunnah untuk keselamatan umat di dunia.
Selanjutnya penulis mengucapkan terima kasih yang kepada Bapak Dr. Yusuf
Sabilu, M.Si selaku dosen dan kepada segenap pihak yang telah memberikan
bimbingan serta arahan selama penulisan makalah ini.
Penulis menyadari bahwa banyak terdapat kekurangan-kekurangan dalam
penulisan makalah ini, maka dari itu penulis mengharapkan kritik dan saran yang
konstruktif dari para pembaca demi kesempurnaan makalah ini. Akhir kata semoga
makalah ini dapat bermanfaat bagi penulis khususnya dan bagi para pembaca pada
umumnya dalam memajukan pendidikan. Semoga Allah SWT selalu melimpahkan
rahmat dan karunia-Nya kepada kita, amin.

Kendari, 18 Maret 2017

penulis

NUR ANNISA

.......................................................................................................................... 2.............3 Tujuan. 1............................................ BAB III PENUTUP 3...................................................................................................................... 2......................... 1.......3 Keanekaragaman Flora dan Fauna..........................................................................2 Rumusan masalah.... BAB II PEMBAHASAN 2..............1 Pendangkalan Teluk Kendari............6 Kesehatan........................................................................................................................2 Kerusakan Teluk Kendari....4 Kerusakan Flora dan Fauna.......................................................................... 1................5 Dampak Kerusakan Flora dan Fauna..................................4 Manfaat..........................2 Saran............................................. 2.......................................... Daftar Pustaka .......... 2....................................................................... 3....1 Kesimpulan.................... DAFTAR ISI Halaman Sampul Kata pengantar Daftar isi BAB I PENDAHULUAN 1................................................................................................................................ 2.........................1 Latar Belakang............

2 Rumusan Masalah Dari Uraian diatas dapat dirumuskan masalah penelitian sebagai berikut : 1. yang merupakan bagian terbesar dari wilayah kepulauan Indonesia. 1. Pulau-pulau tersebut du kelilingi oleh perairan yang sangat luas. Sember Daya Alam Kelauatan di Kendari telah menjadi salah satu sumber kekayaan yang sangat penting bagi masyarakat Kendari itu sendiri. Apakah penyebab terjadinya pendangkalan teluk Kendari? . Berdasrakan hasil penelitian dan beberapa literatur diketahui tidak kurang dari 4. Dengan pertumbuhan penduduk yang cukup pesat. sejuk. Salah satu faktor yang menyebabkan pembangunan real estate di daerah tersebut karena di daerah tersebut merupakan daerah yang asri.000 jenis ikan hidup di perairan Indonesia . tenang. damai namun justru hal tersebut yang membuat flora dan fauna tidak tentram dan damai karena hewan-hewan yang tadinya mereka bertempat tinggal di situ harus terusir karena pembangunan tersebut belum lagi tumbuh-tumbuhan yang harus di tebas dengan kejamnya kalupun masih ada yang tumbuhan mungkin tidak sebanyak dulunya dan hnya di pakai sebagai hiasan atau keindahan semata. BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Indonesia merupakan negara maritim yang terdiri dari beribu-ribu pulau yang tersebar di kepulaun Nusantara. Wilayah perairan yang sangat luas ini mengandung sumberdaya ikan yang sangat potensial untuk menunjang kesejahteraan dan kemakmuran seluruh rakyat Indonesia.

. Bagi pemerintah Kota Kendari. Bagaimana cara yang tepat untuk menjaga Flora dan Fauna yang ada di Indonesia ? 6. 3. Untuk Mengetahui cara yang tepat untuk menjaga Flora dan Fauna yang ada Di Indonesia. 4. 1. 2. Apa pengertian Flora dan Fauna ? 4. dijadikan rujukan dalam penanganan pendangkalan Teluk Kendari. 5. Untuk Mengetahui dampak kerusakan lingkungan terhadap kesehatan .4 Manfaat 1. Bagaimanakah sikap pemerintah dalam menangani hal ini? 3. Untuk menginfomasikan kepada pemerintah kota kendari tentang factor-faktor pendangkalan teluk Kendari 2. Pada instansi teknis dan lembaga-lembaga pemberdayaan lingkungan hidup dapat menjadi acuan dalam melakukan pembinaan kehidupan social masyarakat. Apa penyebab dan bahaya kerusakan Flora dan Fauna di Indonesia di Indonesia menjadi rusak ? 5. Bagaimana dampak kerusakan lingkungan terhadap kesehatan ? 1. Menjelaskan kepada masyarakat tentang keadaan teluk Kendari dan dampak negative yang ditimbulkan. 2. Agar masyarakat lebih memahami dan mengetahui pentingnya kelestarian Flora dan Fauna.3 Tujuan Penelitian Adapun tujuan penuelitian ini adalah sebagai berikut : 1.

7. 6. 5. Mengetahui apa yang dinamakan flora dan fauna. Mengetahui dampak kerusakan lingkungan terhadap kesehatan. Bagi masyarakat.3. Mengetahui apa dampak negative dari kerusakan flora dan fauna. dijadikan sebagai bahan renungan. Mengetahui Cara menjaga Flora dan Fauna agar tidak musnah dan rusak. . akan pentingnya menjaga kelestarian Teluk Kendari berkaitan dengan dampak negative yang akan ditimbulkan 4.

Dari tempat mencari hasil laut oleh masyarakat menjadi tempat pembuangan sampah paling besar dan fantastis.1 Pendangkalan Teluk Kendari Teluk Kendari tak dapat dipisahkan dengan awal keberadaan Kota Kendari yang menjadi ibukota Provinsi Sulawesi Tenggara saat ini. sementara di sisi utara. BAB II PENDAHULUAN 2. selatan terdapat ketinggian. Tapi itu dulu. Teluk Kendari memiliki berjuta potensi yang unik untuk dikelola. Banyak jenis kerang bakau dan kepiting yang selalu dicari masyarakat untuk dikonsumsi. waktu teluk belum lagi mengalami degradasi seperti sekarang. Tradisi lisan menyebutkan.tempat penggorengan. selain menggunakan dayung dan layar. kini sudah menjadi Kelurahan Kandai yang berada di awal pusat Kota Kendari yang terletak di wilayah Kecamatan Kendari (Kota Lama). Keberadaan Teluk Kendari ditinjau dari sisi sosial sangat bermanfaat bagi masyarakat sekitar khususnya para nelayan yang bisa mencari ikan di area ini. Sekarang teluk Kendari telah berubah fungsi. Dulu waktu teluk masih terpelihara. jangankan ikan. Di . Di teluk inilah semuanya berawal. Di tengah- tengah terdapat teluk. Dengan luas perairan sekitar hampir 18 km2 dan panjang garis pantai hampir 86 km. Di teluk Kendari inilah aktivitas transportasi laut penduduk menggunakan alat kandai. Pendangkalan Teluk Letak geografis Kota Kendari ibarat wajan . yakni kandai (tukong). Mungkin satu-satunya di Indonesia. barat. artinya alat dari bambu atau kayu yang dipergunakan untuk mendorong perahu di tempat yang airnya dangkal. Jika melihat kondisi teluk ini sekarang kita akan prihatin karena telah mengalami pendangkalan yang parah 2.2 Kerusakan Teluk Kendari A. nama Kendari berasal dari bahasa Tolaki. warga bisa mengambil hasil laut apa saja di sana lantaran kondisinya masih bagus. Kandai kemudian diabadikan menjadi nama kampung.

sisi utara ada pegunungan Nipanipa.00 . Selain Sungai Wanggu. dalam kurun waktu 13 tahun terakhir terjadi pendangkalan di Teluk Kendari seluas 101. Sayangnya. menurut dokumentasi institusi teknis Dinas Kehutanan Provinsi Sultra. Hal ini sebagai konsekensi perkembangan penduduk dan kemajuan Kota Kendari. sungai lain juga ikut berkontribusi. Sungai Wanggu yang menguasai Daerah Aliran Sungai (DAS) seluas 152. Karena posisi demikianlah sehingga erosi yang terjadi dari sisi utara.00 Km2. Banyak jenis kerang bakau dan kepiting yang selalu dicari masyarakat untuk dikonsumsi. Demikian pula dari sisi ketinggian di sebelah utara dan selatan teluk tentunya.186. Luasan wilayah teluk ini menyusut dari semula 1.00 Km2.084.810. Selain itu. terdapat 10 hingga 18 sungai yang bermuara di Teluk Kendari. kondisi itu telah berubah fungsi. barat dan selatan semuanya bermuara pada pusat teluk yang pada gilirannya menyebabkan pendakangkalan Teluk Kendari. waktu Teluk Kendari belum mengalami degradasi seperti sekarang. Demikian pula di sebelah barat.08 hektar merupakan penyumbang sedimentasi terbesar mencapai 357.8 hektar dan kedalaman laut berkisar 9 meter sampai 10 meter. misalnya Sungai Benubenua (DAS) 21. khususnya para nelayan yang bisa mencari ikan dan biota laut lainnya. dari tempat mencari hasil laut oleh masyarakat menjadi tempat pembuangan sampah paling besar dan fantastis. Laju pendakalan di Teluk Kendari semakin memprihatinkan seiring pertambahan aktivitas manusia yang bermukim di sekitarnya Dulu. Sungai Lahundape (DAS) 16.4 hektar pada tahun 2000. Sungai Mandonga (DAS) 18..59 ton/ tahun. sementara di sisi selatan ada pegunungan Nanga- nanga.2 hektar menjadi 1. keberadaan ditinjau dari sisi sosial ekonomi sangat bermanfaat bagi masyarakat sekitar. Hasil penelitian Balai Penelitian Daerah Aliran Sungai (BP-DAS) Sampara menyebutkan. Mandonga dan Wua-wua adalah pemukiman yang posisinya lebih tinggi. selain erosi yang terjadi secara alamiah.

perekonomian seyogyanya bisa membaik. 3.00 Km2. dan Mandonga adalah tiga sungai menyumbang sedimentasi sekitar 1. Sumbangsi sedimentasi juga datang dari aktivitas di dermaga yang ada dalam kawasan teluk.330. Terutama aktivitas yang tidak ramah lingkungan seperti penebangan kayu maupun anakan kayu di hutan. Mereka menyebutkan Sungai Wanggu. Sedikitnya terdapat empat dermaga pelabuhan serta satu galangan kapal pada teluk Kendari. pelabuhan Perikanan Samudera dan Pelabuhan Pendaratan kapal penangkap ikan serta pangkalan kapal-kapal perikanan laut swasta. Pelabuhan Nusantara yang dikunjungi kapal-kapal berskala besar setiap saat. serta konversi kawasan mangrove menjadi tambak maupun industri dan pertokoan.207 m/ tahun. kontur kedalaman 1. sehingga perairan Teluk Kendari tinggal 197. Kambu. Dengan potensi sebanyak itu. pertambangan pasir. dan Sungai Kampungsalo. sampai 10 meter berubah menjadi daratan seluas 1. Secara kasat mata dapat disaksikan bagaimana areal mangrove yang dulu masih luas kini semakin sempit oleh berbagai jenis usaha antara .Km2 Sungai Sodoha (DAS) 20. 4.8 hektar Aktivitas di sekitar DAS yang bermuara ke Teluk Kendari secara langsung maupun tidak langsung menjadi kontributor terbesar pendangkalan teluk. namun Teluk Kendari tak lepas dari masalah. Hal itu yang membuat kondisi Teluk Kendari semakin memprihatinkan. sehingga Teluk Kendari sisa seluas 18. Lebih jauh lagi diprediksi sampai 24 tahun mendatang kontur kedalaman 1. Lembaga ini juga memperkirakan dalam sepuluh tahun mendatang. Kemaraya.091. yaitu. 2.281 m3/ tahun dengan laju pendangkalan 0.1 hektar. KM Tilongkabila yang melayanai kawasan timur Pulau Sulawesi.4 hektar. Sungai Tipulu (DAS) 12. Pusat Penelitian Lingkungan Hidup Universitas Haluoleo telah memprediksi sedimentasi itu sejak tahun 2003. Anggoeya.1 hektar.2 sampai 3 meter berubah menjadi daratan seluas 923. termasuk persinggahan kapal Pelni.00 Km2 serta Sungai Wua-wua. Ada pula Pelabuhan Ferry penyeberangan dari Kota Kendari-Pulau Wawonii.

Sementara itu. ada pemeo di masyarakat buat apa buang sampah jauh-jauh kalau yang dekat juga ada. Ada sinyalemen beberapa kalangan bahwa percepatan pendangkalan teluk merupakan akibat dari penggundulan hutan yang ada dalam kota. . teluk juga menjadi pembuangan sampah oleh warga setempat yang tak mau ambil pusing dengan keadaan sekitar. Pengerukan telah dilakukan. Pemeo yang sangat menyesatkan. tahun 1995 menurun hingga tersisa 69. selain cepat mengalami pendangkalan. B. Perencanaan sudah dibikin. Pemerintah Kota Kendari mencoba satu solusi yang disarankan banyak pihak yakni pengerukan. Setiap tahun terjadi pengurangan vegetasi mangrove secara drastis. pembangunan galangan kapal. Sampah berserakan di mana- mana. Selain itu. dan tahun 2005 menurun lagi hingga tersisa tinggal 40%. Yang dekat tentu saja adalah Teluk Kendari. drainase tak berfungsi. Teluk Kendari dan Sampah Perkembangan penduduk dan kemajuan Kota Kendari membawa konsekwensi lain yakni kesemrawutan kota yang kian tak terkendali. Tapi lagi lagi terbentur pada ketidak seriusan untuk mengembalikan Teluk Kendari ke zaman Vosmaer. Memang bukannya tak ada upaya perbaikan sama sekali.lain pembukaan tambak. Pada tahun 1960-an luas vegetasi mangrove di sekitar Teluk Kendari mencapai 543. Namun hasilnya : nol. tata kota yang semrawut dan pemerintah kelihatannya putus asa mengatasi hal ini. Akibatnya bisa di duga. Anggaran sudah disediakan. sampah yang bertumpuk dalam teluk juga kian memperburuk keadaan.8 ha. pembangunan SPBU dan pembangunan kawasan pertokoan. Sejumlah Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) telah berupaya menyelamatkan teluk ini dari kehancuran. Melihat krisis Teluk ini sekarang.58 ha. Akibat penggundulan tersebut terjadilah erosi kala hujan turun dan membawa gumpalan tanah dan pasir menuju teluk.

75 km2 dengan total panjang garis pantai kurang lebih 85.85 km. berbentuk hampir seperti segitiga. Sesungguhnya perairan teluk memiliki luas sekitar 17. Pemicu bertambahnya pendangkalan karena konversi kawasan hutan mangrove menjadi lahan tambak. Sayangnya hingga kini belum ada aksi memadai. C. 5 miliar lebih. dan makin ke barat alurnya makin melebar. Sebaliknya di bagian barat dan selatan teluk merupakan dataran rendah yang garis pantainya ditutup hutan bakau (mangrove). Padahal mesin penghisap lumpur itu telah menelan biaya yang tidak sedikit. serta belum adanya kejelasan tata ruang dan rencana pengembangan wilayah pesisir Teluk Kendari. seperti ikan dan kerang-kerangan. Kepala Dinas PU Sultra Dody Djalante menjelaskan program ini dilakukan bersamaan dengan dibangunnya dua mega proyek pada Teluk Kendari. Pantai utara Teluk Kendari merupakan kaki Gunung Nipanipa sehingga agak terjal. terjadinya tumpang tindih pemanfaatan kawasan pesisir untuk berbagai kegiatan pembangunan. Dengan kata lain. sehingga. yakni jembatan penghubung (Kota Lama dengan Lapulu) dan masjid terapung di atas permukaan laut.Mesin pengeruk tampak menganggur seperti besi tua yang siap dikilo. Akibatnya. adanya temuan pencemaran logam berat seperti Merkuri (Hg) dan Cadmium (Cd) di sekitar Teluk Kendari dengan kadar tinggi sehingga mengganggu kelangsungan biota laut. Pemerintah Kota memang tampaknya tak serius melihat kerusakan teluk ini. Selain itu. perkembangan pemukiman di sekitar teluk tidak terkontrol. Di luar itu Pemerintah Kota Kendari mempunyai kebijakan sendiri berupa pengerukan endapan teluk dengan menyediakan anggaran sebesar Rp. kondisi perairan Teluk Kendari . Hal ini menambah kecurigaan pihak-pihak yang meragukan sejak awal akan program tersebut. Masalah lain. Alur sempitnya tadi berada di bagian timur. Perhatian Pemerintah Kota Kendari Terhadap Kerusakan Teluk Pemerintah Provinsi Sultra tengah merancang sebuah program untuk menjadikan Teluk Kendari sebagai tempat olah raga air kelas dunia. Dinas Pekerjaan Umum (PU) Sultra ditunjuk untuk merancang program ini. padahal sudah dianggarkan sejak setahun lalu.

Paling sedikit ada 12 sungai dan anak sungai yang bermuara di teluk. Secara geologi.5 meter pada bulan Juni-Agustus (musim timur) dan 0. pada musim hujan warna air teluk agak keruh. baik untuk permukiman dan pertokoan maupun untuk pertanian menjadi sumber pendangkalan dan pencemaran teluk. antara lain yang agak besar adalah Sungai Sadohoa. Sedangkan ketinggian gelombang di dalam teluk sendiri hanya berkisar rata-rata 0. relatif tenang. masih di kaki pegunungan Nipanipa. Penggunaan lahan yang tak terkendali. Kambu. Warga Kota dengan Teluknya Warga kota yang berdiam di lereng gunung. Wanggu. Secara semena-mena juga para pemilik modal menggusur perbukitan di beberapa ruas jalan utama. untuk kepentingan investasi di bidang properti yaitu bisnis rumah toko (Ruko). Gelombang laut yang terjadi di kawasan Teluk Kendari umumnya bersumber dari tiupan angin di kawasan perairan teluk itu. . dan Sungai Anggoeya.yang terlindung oleh penyempitan alur masuk itu.5-1 meter pada periode Desember-Januari (musim barat). Gelombang besar itu berasal dari Laut Banda dan Samudra Pasifik. terutama di muara-muara sungai. baik penduduk lama maupun pendatang baru dibiarkan merambah hutan untuk lokasi perumahan dan kebutuhan hidup lainnya. Kebijakan pemerintah dan perilaku warga kota cenderung tidak memihak pada upaya pelestarian Teluk Kendari. Pergerakan arus bersifat lokal dan hanya sedikit dipengaruhi arus luar teluk.3 meter di segala cuaca. Arus yang bergerak dari mulut dan ke dalam teluk dan sebaliknya pada saat terjadi pasang dan surut berkecepatan sekitar 13 km/ jam. Gelombang besar terjadi di sekitar Pulau Bungkutoko dengan ketinggian antara 1-1. Jaringan sungai dan anak sungai tersebut puluhan tahun silam masih berfungsi sebagai sarana transportasi hingga ke pedalaman (pinggiran) kota. D.

Langkah Penyelamatan Teluk Melihat krisis Teluk Kendari yang memprihatinkan sekarang sudah saatnya pemerintah daerah. Luas hutan bakau di pantai teluk pada tahun 1995 tercatat tinggal sekitar 69. Sisa hutan bakau tersebut makin habis pula. dan material lainnya ke teluk pada saat banjir di musim hujan. Ini menunjukkan. kesewenang-wenangan manusia terhadap alam memang tak terbendung. selama ini upaya yang dilakukan Pemerintah Kota Kendari untuk meraih Adipura. Akibatnya pendangkalan teluk kendari tidak bisa teratasi lagi. Sedangkan ekosistem mangrove untuk kepentingan permukiman. Jaringan sungai tersebut membawa lumpur. pertambakan. maka jangan heran jika nama Teluk Kendari kelak tinggal menjadi dongeng pengantar tidur bagi anak cucu kita. baik Pemkot maupun Pemprov. Jalur lain yang menjadi kontributor penyusutan Teluk Kendari menjadi daratan adalah jaringan sungai dan anak sungai yang bermuara di teluk itu. Selain melakukan pengerukan.58 hektar. mengambil langkah ekstrim demi penyelamatan ikon kota tersebut. Padahal sabuk hijau mutlak disediakan sebagai kawasan lindung dalam rangka mempertahankan hutan mangrove. Jika tidak. tak kalah penting adalah penanaman kembali pohon bakau dan mangrove di sekitar teluk serta sosialisasi yang komprehensif kepada masyarakat tentang larangan membuang sampah di teluk ini. ketika di temui . Hal ini diungkapkan KEtua Walhi Sultra Suhartono. Tapi kawasan perairan seolah-olah diabaikan. pasir. Secara Kasat Mata. akibat perluasan lahan tambak oleh warga kota. dan pembangunan prasarana jalan lebih mempercepat proses pendangkalan Teluk Kendari. E. sebab berdasarkan hasil penelitian tahun 1960 luas hutan bakau di teluk ini masih sekitar 543. pembersihan hanya saja dilakukan di darat.85 hektar. Kawasan sabuk hijau (green belt) pun yang berfungsi sebagai penyangga telah berangsur lenyap dan menjadi lahan tambak.

Jika tidak maka jangan heran jika nama Teluk Kendari kelak tinggal menjadi dongeng pengantar tidur bagi anak cucu. lembaga ini sangat mendukung upaya pemerintah dalam hal penenganan teluk. tanah di Indonesia rata. hal itu tersu disuarakan lembaga tersebut. Namun. Saat ini berdasarkan pantauanya. itu perlu adanya pertemuan apakah itu sekali dalam sebulan atau dua bulan sekali. karena pendangkalan juga diakibatkan sampah atau lumpur kiriman dari dua kabupaten. kita juga melakukan penanaman kembali pohon bakau dan mangrove di sekitar teluk serta sosialisasi yang komprehensif kepada masyarakat tentang larangan membuang sampah di teluk ini. sehingga upaya itu tidak bisa berjalan dengan baik karena adanya keterbatsan akses. Sebagai pemerhati lingkungan. Malkanya. 2. Untuk bisa meminimilasi kerusakan pendangkalan teluk. disepanjang Teluk Kendari tumpukan sampah sudah semakin mengunung karena dijadikan tempat pembuanagn sampah terbesar oleh masyarakat baik itu disengaja maupun tidak. pertemuan itu diadakan duduk bersama guna membicarakan penyelesaian sampah yang siudah sangat memperihatinkan. serta negara yang dilalui oleh garis khatulistiwa. maka akan menjadi kewenangan Provinsi. pemerintah sendiri tidak ada keterbukaan dengan lembaga ini. Akibat adanya vulkanisme. Selain itu. Karena ini sudah mencakup dua Kabupaten.rata memiliki tanah yang subur . perlu adanya pertemuan antara pemerintah Provinsi. kedua Kabupaten itu memiliki subangsih dalam proses terjadinya pendangkalan. Indonesia adalah salah satu negara dengan gugusan gunung api yang panjang. Jumat (25/3). dan masyarakat. yakni Konsel dan Konawe.di Swiss Bell Hotel Kendari. Hal ini menyebabkan Indonesia memiliki tingkat curah hujan yang cukup tinggi. LSM DPRD. Dikatakanya. "katanya. Hanya. Kota. Selain melanjutkan pengerukan secepatnya.3 Keanekaragaman Flora dan Fauna di Indonesia Indonesia adalah negara yang beriklim tropis. Kenapa harus melibatkan Pemerinta Provinsi.

dan bagian australia. gempa bumi. Pembagian ini dilihat berdasarkan kesamaan jenis karakteristik hewan yang ada di daerah tersebut dengan daerah yang lain. Kerusakan flora dan fauna disebabkan oleh banyak faktor selain faktor alam faktor manusia adalah sebagi pembunuh nomor satu untuk perusak flora dan fauna. persebaran hutan di Indonesia juga tersebar dengan karakteristik masing. Bagian oriental. telivisi. badai dsb . tapi pernahkan kita peduli akan kerusakan flora dan fauna yang ada di indonesia ini atau bahkan di seluruh dunia ini yang jumlahnya mungkin tidak dapat kita hitung. Flora dan fauna memang sering sekali kita dengar dalam kehidupan sehari- hari kita baik dalam pelajaran sekolah. Flora merupakan keseluruhan kehidupan jenis tumbuh-tumbuhan di suatu habitat atau alam tumbuh-tumbuhan sedangkan fauna merupakan keseluruhan kehidupan jenis hewan di suatu habitat atau alam hewan. Keberadaan mereka mungkin dianggap sebagai hiasan atau hanya sebagai obyek pemandangan semata.masing di tiap daerah Sebagai daerah dengan jumlah persebaran hutan yang banyak. Selain itu. Mengapa dikatakan demikian karena hampir 80% kerusakan flora dan fauna disebabkan oleh faktor manusia dan setelah itu baru faktor bencana alam seperti gunung meletus. tsunami. Persebaran fauna di Indonesia di bagi berdasarkan garis wallace dan garis webber. banjir. membuat keanekaragaman flora di Indonesia sangat banyak. media cetak dan sebagainya. Sebagai negara dengan curah hujan yang tinggi dan tanah yang subur. Indonesia juga memiliki kekayaan fauna yang jumlahnya tidak sedikit. Kedua garis ini membagi Indonesia menjadi 3 bagian. bagian peralihan. Garis wallace memisahkan antara Indonesia bagian oriental dan australia. Sedangkan garis webber adalah garis yang berada di antara oriental dan australia. Tapi jauh dari pada itu bahwa keberadaan mereka sebenarnya adalah sebagai bagian dari ekosistem yang ada di dunia ini. radio.

a) Pencemaran Air Di dalam tata kehidupan manusia. Beberapa hal yang menyebabkan Flora dan fauna yang ada di Indonesia akibat kegiatan manusia adalah sebagai berikut : a.Berdasarkan lingkungan yang mengalami pencemaran. tanah. air banyak memegang peranan penting antara lain untuk minum. 2. Pembukaan lahan dilaksanakan untuk usaha perkebunan. A. Dampak negatif kebakaran hutan sebagai berikut : 1. Menghilangnya fungsi hutan sebagai sumber daya ekonomi. dan udara. Penyebab Kerusakan Flora dan Fauna. Di samping itu air juga banyak diperlukan untuk mengairi sawah. pertanian lahan kering. mencuci dan mandi.4 Kerusakan Flora dan Fauna. HTI. sonor dan mencari ikan. Terganggunya siklus hidrologi. ladang. secara garis besar pencemaran lingkungan dapat dikelompokkan menjadi pencemaran air. Penurunan keanekaragaman hayati dan musnahnya satwa liar. Manusia adalah penyebab utama terjadinya kerusakan Flora dan fauna. Hal ini secara langsung maupun tidak langsung telah membahayakan kehidupan semua makluk hidup yang ada di dunia. Banyak sekali Faktor penyebab kerusakan flora dan fauna yang ada di Indonesia. dan masih banyak lagi.3. b. 3. Namun bila pembukaan lahan dilaksanakan dengan pembakaran dalam skala besar. pembukaan lahan yang paling berbahaya adalah di daerah rawa/gambut. memasak. industri. Terjadinya perubahan siklus unsur hara. b) Pencemaran Tanah . kebakaran tersebut sulit terkendali. 4. Pencemaran Lingkungan . penyebab utama dari kebakaran hutan adalah pembukaan lahan yang meliputi:Penyebab Kebakaran Hutan Pembakaran lahan yang tidak terkendali sehingga merembet ke lahan lain Pembukaan lahan tersebut dilaksanakan baik oleh masyarakat maupun perusahaan. Kebakaran hutan.

pengangkutan dan penjualan kayu yang tidak sah atau tidak memiliki izin dari otoritas setempat. beberapa sumber tepercaya mengindikasikan bahwa lebih dari setengah semua kegiatan penebangan liar di dunia terjadi di wilayah-wilayah daerah aliran sungai Amazon. d) Ilegal logging. Walaupun angka penebangan liar yang pasti sulit didapatkan karena aktivitasnya yang tidak sah. dapat mengganggu kehidupan makhluk hidup. dan chloroflourocarbon (CFC). 2) Pencemar Udara Berbentuk Partikel Cair atau Padat Partikel yang mencemari udara terdapat dalam bentuk cair atau padat. Bentuk pencemar udara bermacam-macam. Pencemar udara yang berbentuk gas adalah karbon monoksida. Asia Tenggara. Kabut dapat menyebabkan sesak napas jika terhiap ke dalam paru-paru. seyawa nitrogen (NO2). c) Pencemaran Udara Udara dikatakan tercemar jika udara tersebut mengandung unsur-unsur yang mengotori udara. menurunnya kualitas tanah juaga dapat disebabkan limbah padat yang mencemari tanah. Partikel dalam bentuk cair berupa titik-titik air atau kabut. e) Perburuan Liar. 1) Pencemar Udara Berbentuk Gas Beberapa gas dengan jumlah melebihi batas toleransi lingkungan.Tanah merupakan tempat hidup berbagai jenis tumbuhan dan makhluk hidup lainnya termasuk manusia. Pembalakan liar atau penebangan liar adalah kegiatan penebangan. senyawa belerang (SO2 dan H2S). Selain itu. . ada yang berbentuk gas dan ada yang berbentuk partikel cair atau padat. dan masuk ke lingkungan udara. Rusia dan beberapa negara- negara Balkan. Kualitas tanah dapat berkurang karena proses erosi oleh air yang mengalir sehinggakesuburannya akan berkurang. Afrika Tengah.

zat-zat tersebut akan berpindah ke dalam tubuh manusia. a. Kelangkaan Sumber Daya Flora dan fauna merupakan sumber daya yang dapat dimanfaatkan oleh manusia. Tragedi Lingkungan karena Kerusakan Hutan Bencana alam yang terjadi akibat kerusakan flora dan fauna sangat sering terjadi. Indikasi dari rusaknya fauna telah terbukti denganmunculnya penyakit yang disebabkan oleh binatang piaraan. Hilangnya Kesuburan Tanah Unsur utama kesuburan tanah adalah nitrogen (N). Sebagian besar nitrogen yang penting itu. Jika flora dan fauna itu dikonsumsi manusia. Beberapa zat polutan dan pestisida dapat tersimpan dalam tubuh flora dan fauna itu. Ekosistem Tidak Seimbang Dalam ekosistem terdapat predator (pemangsa) dan yang dimangsa. ekosistem menjadi tidak seimbang dan akibatnya sangat merugikan kehidupan.Perburuan liar adalah pengambilan hewan dan tanaman liar secara ilegal dan bertentangan dengan peraturan konservasi serta manajemen kehidupan liar.4 Dampak Kerusakan Flora dan Fauna. Unsur ini terkandung dalam DNA makhluk hidup. dihasilkan . Hutan menghasilkan berbagai macam hasil hutan yang sangat penting bagi manusia. contohnya hutan. 2. Berikut ini dampak yang akan terjadi jika flora dan fauna mengalami kerusakan. Jika salah satu dihilangkan. Perburuan liar merupakan pelanggaran terhadap peraturan dan hukum perburuan. b. e. c. d. Menurunnya Kualitas Kesehatan Beberapa flora dan fauna merupakan sumber makanan bagi manusia. Banjir dan tanah longsor merupakan fenomena yang amat sering kita dengar serta saksikan jika musim hujan tiba. Ini tidak lepas dari akibat kerusakan hutan. Bahkan beberapa di antaranya diusahakan manusia dengan sengaja dalam bentuk budi daya.

Perlingdungan bagi keadaan alamnya yang khas. f. fauna. a. dan kedelai mendorong penguraian nitrogen di dalam tanah. baik di darat maupun di perairan yang mempunyai fungsi pokok perlindungan sistem penyanga kehidupan. baik di darat maupun di perairan yang mempunyai fungsi pokok sebagai kawasan pengawetan keanekaragaman tumbuhan dan satwa serta ekosistemnya. pengawetan keanekaragaman jenis tumbuhan dan satwa serta pemanfaatan secara lestari sumber daya alam hayati dan ekosistemnya. dan di dalam Bumi itu sendiri. buncis. Flora seperti kacang polong.Kawasan Suaka Alam. Suaka Margasatwa adalah kawasan suaka alam yang mempunyai ciri khas berupa keanekaragaman dan atau keunikan jenis satwa yang untuk kelangsungan hidupnya dapat dilakukan pembinaan terhadap habitatnya. termaksud flora. d. e. Suaka Margasatwa. Kawasan Suaka Alam (KSA) adalah kawasan dengan ciri khas tertentu. Karbon ada dalam tubuh organisme. yang juga berfungsi sebagai wilayah sistem penyangga kehidupan. Karbon yang ada di atmosfer jika bersenyawa dengan oksigen akan membentuk karbon dioksida (CO2). Kawasan Pelestarian Alam (KPA) adalah kawasan dengan ciri khas tertentu. Karbon ini terus bergerak pada berbagai bagian biosfer dalam bentuk senyawa kimia. dan factor abiotik yang perlu di lingdungi untuk kepentingan ilmu pengetehuan dan kebudayaan.oleh flora dan fauna.Taman Buru. c.Kawasan Pelestarian Alam. b. Konservasi Flora dan Fauna di Indonesia. udara. Semua bentuk kehidupan di Bumi tersusun dari unsur karbon. . Putusnya Daur Kehidupan Inilah dampak yang mengerikan jika flora dan fauna mengalami kerusakan. dalam air. Kawasan Cagar Alam.

ilmu pengetahuan dan pendidikan. Masyarakat yang masih primitif hanya mampu membuka hutan secukupnya untuk memberi perlindungan pada masyarakat. masyarakat yang sudah maju sosial budayanya dapat mengubah lingkungan hidup sampai taraf yang irreversible. tanpa adanya tempat tinggal dan biasanya berfungsi sebagai tempat rekreasi. Prilaku masyarakat ini menentukan .5 Kesehatan DAMPAK KERUSAKAN LINGKUNGAN DAN KESEHATAN Kemampuan manusia untuk mengubah atau memoditifikasi kualitas lingkungannya tergantung sekali pada taraf sosial budayanya. Taman Wisata Alam. i. Taman Nasional. Taman nasional adalah perlindungan alam yang meliputi daerah luas. Sebaliknya. dan pendidikan. Taman Hutan Raya adalah kawasan pelestarian alam untuk tujuan koleksi tumbuhan dan atau satwa yang alami atau bukan alami. Taman Wisata Alam Ialah kawasan pelestarian alam dengan tujuan utama untuk di mamfaatkan kepentingan pariwisata dan rekreasi alam. f. Taman Laut. g. 2. bermanfaat bagi kepentingan pariwisata. h. jenis asli dan atau bukan asli. Taman laut adalah wilayah lautan yg memiliki ciri khas berupa keindahan alam. rekreasi. yang dimanfaatkan bagi kepentingan umum sebagai tujuan penelitian. Taman Buru adalah hutan wisata yg di dalamnya terdapat satwa buru yg memungkinkan diselenggarakannya perburuan yg teratur bagi kepentingan rekreasi. Taman Hutan Raya.

WHO menyatakan “Kesehatan adalah suatu keadaan sehat yang utuh secara fisik. . Pasal 2 dinyatakan bahwa “Kesehatan adalah meliputi kesehatan badan (somatik). Dengan demikian eratlah hubungan antara kesehatan dengan sumber daya sosial ekonomi. Masyarakat adalah terdiri dari individu-individu manusia yang merupakan makhluk biologis dan makhluk sosial didalam suatu lingkungan hidup (biosfir). Dalam Undang Undang No. Manusia berinteraksi dengan lingkungan hidupnya lebih baik. sistematis dan berkelanjutan. Sehingga untuk memahami masyarakat perlu mempelajari kehidupan biologis bentuk interaksi sosial dan lingkungan hidup.gaya hidup tersendiri yang akan menciptakan lingkungan yang sesuai dengan yang diinginkannya mengakibatkan timbulnya penyakit juga sesuai dengan prilakunya tadi. Dalam Bab 1. Pada pelaksanan analisis dampak lingkungan maka kaitan antara lingkungan dengan kesehatan dapat dikaji secara terpadu artinya bagaimana pertimbangan kesehatan masyarakat dapat dipadukan kedalam analisis lingkungan untuk kebijakan dalam pelaksnaan pembangunan yang berwawasan lingkungan. cacat dan kelemahan”. Dengan demikian permasalahan kesehatan masyarakat merupakan hal yang kompleks dan usaha pemecahan masalah kesehatan masyarakat merupakan upaya menghilangkan penyebab-penyebab secara rasional. 9 Tahun 1960 tentang Pokok-Pokok Kesehatan. rohani (jiwa) dan sosial dan bukan hanya deadaan yang bebas dari penyakit. mental dan sosial serta bukan hanya merupakan bebas dari penyakit”. Definisi ini memberi arti yang sangat luas pada kata kesehatan. walaupun aktivitas manusia membuat rona lingkungan menjadi rusak.

linkungan rekreasi. Dari studi tentang kesehatan lingkungan tersirat informasi bahwa status kesehatan seseorang dipengaruhi oleh faktor hereditas. karena kebutuhan yang utama bagi masyarakat. karena menyebabkan status kesehatan masyarakat berubah seperti: Peledakan penduduk. pengolalaan sampah domestik uang dapat menimbulkan penyakit infeksi dan ventilasi untuk pembangunan asap dapur. Gizi masyarakat yang sering menjadi topik pembicaraan kita kekurangan karbohidrat. populasi udara. Hal ini tidak dapat disangkal lagi kualitas lingkungan pasti mempengaruhi status kesehatan masyarakat. Pada saat ini pembangunan di sektor perumahan sangat berkembang. Jumlah penduduk yang sangat besar 19. nutrisi. lingkungan sosial. Perumahan juga harus memenuhi syarat bagi kesehatan baik ditinjau dari segi bangungan.000 juta harus benar-benar ditangani. kekurangan protein. drainase. ketersediaan obat. pengolalaan sampah. penyediaan air bersih. pelayanan kesehatan. Faktor lingkungan yang mempengaruhi status kesehatan seseorang itu dapat berasal dari lingkungan pemukiman. perilaku dan lengkungan. pelayanan kesehatan. penggundulan hutan dan banyak lagi permasalahan yang dapat menimbulkan satu model penyakit. Keadaan kesehatan lingkungan di Indonesia masih merupakan hal yang perlu mendapaat perhatian. pengadaan air bersih. kekurangan vitamin A dan kekurangan . masalah pemukiman. Masalah pemukiman sangat penting diperhatikan. Menurut paragdima Blum tentang kesehatan dari lima faktor itu lingkungan mempunyai pengaruh dominan. Perilaku pola makanan juga mengubah pola penyakit yang timbul dimasyarakat. abrasi pantai. pembuangan air limbah penggunaan pestisida. lingkungan kerja. masalah gizi.

Sebagian besar penyakit yang didapat berhubungan dengan kekurangan gizi terutama terdap[at pada anak-anak.000 kasus gangguan kefaalan yang terinduksi oleh dampak negatif lingkungan industri dan100.000 kematian karena sebab okupasional dilaporkan setiap tahun.000. penyakit paru. Paling sedikit ada 390. pertambahan jumlah penduduk. tapi seringkali juga kualitas kurang (Kwashiorkor). disabilitas dan mortalitas. Lebih dari 20. Indonesia saat ini mengalami transisi dapat terlihat dari perombakan struktur ekonomi menuju ekonomi industri. hipertensi dan gangguan metabolisme lain. Lingkungan industri merupakan salah satu contoh lingkungan kerja. Dari studi yang pernah dilakukan di Amerika Serikat oleh The National Institute of Occupational Safety and Health pada tahun 1997 terungkap bahwa satu dari empat karyawan yang bekerja di lingkungan industri tersedia pada bahan beracun dan kanker. Walaupun seorang karyawan hanya menggunakan sepertiga dari waktu hariannya untuk melakukan pekerjaan di lingkungan industri. maka berubahlah beberapa indikator kesehatan seperti . tetapi pemaparan dirinya di lingkungan itu memungkinkan timbulnya gangguan kesehatan dengan resiko trauma fisik gangguan kesehatan morbiditas. Industrialisasi pada saat ini akan menimbulkan masalah yang baru. Di Indonesia sebagian besar penyakit yang didapat berhubungan dengan kekurangan gizi. Ada yang kekurangan kuantitas makanan saja (Maramus). urbanisasi yang meningkatkan jumlahnya.Iodium.000 karyawan yang bekerja di lingkungan industri setiap harinya menggarap bahan-bahan yang diketahui mempunyai resiko untuk menimbulkan kanker. kalau tidak dengan segera ditanggulangi saat ini dengan cepat.

Cadmium. Lingkungan berpengaruh pada terjadinya penyakit penyakit umpama penyakit malaria karena udara jelek dan tinggal disekitar rawa-rawa. Fase industri ini menimbulkan dampak yang sangat menyolok selain kemakmuran yang diperoleh juga exploitasi tenaga kerja. NH3. H2S. Kekurangan ini bersifat akurat dan keracunan bersifat sistemik penyebab adalah timah hitam.Flour dan insektisida . maka manusia mulai menemukan mesin-mesin yang dapat bekerja lebih cepat dan efisien si dari tenaga manusia. CO. Dengan kemampuan daya pikir manusia. pencemaran lenigkungan. Jumlah penduduk terus bertambah. kecelakaan kerja. Pengaruh air terhadap kesehatan dapat menyebabkan penyakit menular dan tidak menular. Orang beranggapan bahwa penyakit malaria terjadi karena tinggal pada rawa-rawa padahal nyamuk yang bersarang di rawa menyebabkan penyakit malaria. Bencana yang diikuti dengan pengungsian berpotensi menimbulkan masalah kesehatan yang sebenarnya diawali oleh masalah bidang/sektor lain. dan CH4. Pencemaran udara yang disebabkan industri dapat menimbulkan asphyxia dimana darah kekurangan oksigen dan tidak mampu melepas CO2disebabkan gas beracun besar konsentrasinya dedalam atmosfirseperti CO2. Dipandang dari segi lingkungan kesehatan. cara bercocok tanam tradisional tidak lagi dapat memenuhi kebutuhan hidup masyarakat. wabah. meningkatnya angka harapan hidup ( 63 tahun ) dan status gizi. Salah satu dampak bencana terhadap menurunnya kualitas hidup penduduk dapat dilihat dari berbagai permasalahan kesehatan masyarakat yang terjadi. Bencana gempa bumi. Perkembangan epidemiologi menggambarkan secara spesifik peran lingkungan dalam terjadinya penyakit dan wabah. . Peristiwa ini mulai dikenal dengan penemuan mesin uap oleh James Waat. penyakit terjadi karena interaksi antara manusia dan lingkungan.penurunan angka kematian ibu. banjir. penyakit.

kerusakan fasilitas kesehatan dan sistem penyediaan air (Pan American Health Organization. terbatasnya tenaga kesehatan dan dana operasional. Sementara itu. relatif lebih banyak dijumpai pada bencana gempa bumi dibandingkan dengan kasus cedera akibat banjir dan gelombang pasang. Terkait dengan bencana gempa bumi. Persediaan pangan yang tidak mencukupi juga merupakan awal dari proses terjadinya penurunan derajat kesehatan yang dalam jangka panjang akan mempengaruhi secara langsung tingkat pemenuhan kebutuhan gizi korban bencana. peningkatan risiko penyakit menular.longsor dan letusan gunung berapi. buruknya sanitasi lingkungan yang merupakan awal dari perkembangbiakan beberapa jenis penyakit menular. 2001). selain . korban cedera berat yang memerlukan perawatan intensif. serta menimbulkan potensi kejadian luar biasa (KLB) penyakit-penyakit yang ditularkan melalui media air (water-borne diseases) seperti diare dan leptospirosis. Timbulnya masalah kesehatan antara lain berawal dari kurangnya air bersih yang berakibat pada buruknya kebersihan diri. 2006). Kasus cedera yang memerlukan perawatan medis. Kondisi ini tentunya dapat menimbulkan dampak lebih buruk bila tidak segera ditangani (Pusat Penanggulangan Masalah Kesehatan Sekretariat Jenderal Departemen Kesehatan. Pengungsian tempat tinggal (shelter) yang ada sering tidak memenuhi syarat kesehatan sehingga secara langsung maupun tidak langsung dapat menurunkan daya tahan tubuh dan bila tidak segera ditanggulangi akan menimbulkan masalah di bidang kesehatan. dalam jangka pendek dapat berdampak pada korban meninggal. Dampak bencana terhadap kesehatan masyarakat relatif berbeda-beda. misalnya. tidak memadainya jumlah dan jenis obat serta alat kesehatan. bencana banjir yang terjadi dalam waktu relatif lama dapat menyebabkan kerusakan sistem sanitasi dan air bersih. pemberian pelayanan kesehatan pada kondisi bencana sering menemui banyak kendala akibat rusaknya fasilitas kesehatan. antara lain tergantung dari jenis dan besaran bencana yang terjadi. Sebaliknya.

3). dalam Peraturan Kepala BNPB Nomor 7 Tahun 2008 tentang Pedoman Tata Cara Pemenuhan Kebutuhan Dasar ditambahkan ‘orang sakit’ sebagai bagian dari kelompok rentan dalam kondisi bencana. Selain keempat kelompok penduduk tersebut. Bayi. waktu pada hari terjadinya gempa dan kepadatan penduduk (Pan American Health Organization. Penyandang cacat. 2006). khususnya pada bencana yang berdampak kepada masyarakat dalam waktu relatif lama. sebaliknya mereka yang menggunakan pil KB dan metode pantang berkala cenderung meningkat. Ibu yang sedang mengandung atau menyusui. yakni: tipe rumah. 2). peran penting petugas kesehatan diperlukan. dan 4) Orang lanjut usia. Studi ini juga menunjukkan bahwa prevalensi kehamilan tidak direncanakan lebih tinggi dijumpai pada mereka yang sulit mengakses pelayanan KB dibandingkan mereka yang tidak mengalami kendala. evakuasi. mulai dari penyelamatan. Dampak ini akan dirasakan lebih parah oleh kelompok penduduk rentan. Sebagaimana disebutkan dalam Pasal 55 (2) UU Nomor 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana. pengamanan sampai dengan pelayanan kesehatan dan psikososial. kelompok rentan meliputi: 1). ada tiga faktor yang dapat mempengaruhi banyak sedikitnya korban meninggal dan cedera akibat bencana ini. Bencana menimbulkan berbagai potensi permasalahan kesehatan bagi masyarakat terdampak. Studi Hapsari dkk (2009) mengidentifkasi temuan menarik berkaitan dengan kebutuhan pelayanan keluarga berencana (KB) paskabencana gempa bumi di Bantul (Yogyakarta) pada tahun 2006. tidak hanya untuk memberikan pelayanan KB . Oleh karena itu. . Kesehatan reproduksi merupakan salah satu permasalahan kesehatan yang perlu mendapatkan perhatian. mereka yang menggunakan alat KB suntik dan implant cenderung menurun. Satu tahun paskagempa. balita dan anak-anak.dipengaruhi kekuatan gempa. Upaya perlindungan tentunya perlu diprioritaskan pada kelompok rentan tersebut.

BAB III PENUTUP 3. Melakukan penyuluhan-penyuluhan tentang keadaan ekosistem laut yang ada di Teluk Kendari dan akibat buruk yang dapat terjadi dari rusaknya ekosistem tersebut kepada masyarakat yang tinggal di sekitar Teluk Kendari. 3. Hal ini menyebabkan Indonesia memiliki tingkat curah hujan yang cukup tinggi. maka kemungkinan terjadinya erosi dan kerusakan ekosistem yang ada di laut akan semakin lebih kecil. Indonesia adalah negara yang beriklim tropis. Di teluk inilah semuanya berawal.1 Kesimpulan Teluk Kendari tak dapat dipisahkan dengan awal keberadaan Kota Kendari yang menjadi ibukota Provinsi Sulawesi Tenggara saat ini. 2. nama Kendari berasal dari bahasa Tolaki. artinya alat dari bambu atau kayu yang dipergunakan untuk mendorong perahu di tempat yang airnya dangkal. karena semakin banyak pohon bakau yang ada. 3. yakni kandai (tukong). Melindungi dan melestarikan hutan bakau yang ada di sekitar kawasan Teluk Kendari dengan cara menanam lebih banyak lagi pohon bakau. Sebagai negara dengan curah hujan yang tinggi dan tanah yang subur. membuat keanekaragaman flora di Indonesia sangat banyak. Indonesia juga memiliki kekayaan fauna yang jumlahnya tidak sedikit.2 Saran 1. antara lain tergantung dari jenis dan besaran bencana yang terjadi. serta negara yang dilalui oleh garis khatulistiwa. Sebagai daerah dengan jumlah persebaran hutan yang banyak. . Tradisi lisan menyebutkan. Dampak bencana terhadap kesehatan masyarakat relatif berbeda-beda. Tidak mengizinkan berdirinya bangunan permanen disekitar kawasan Teluk Kendari.

Krisis Teluk Kendari.co.shvoong.kendaripos.id. Diakses Maret 2008 .com/writing-and-speaking/2115895-definisi-cagar-alam-dan- taman/#ixzz25wVV9I7t www. Menjaga Teluk Kendari agar Tetap Lestari. Diakses Maret 2008 http://id.kendaripos.com. Menjaga Teluk Kendari agar Tetap Lestari.pewarta_kabarindonesia.blogspot.co. DAFTAR PUSTAKA www.Diakses Maret 2008 www.id.