PEDOMAN PELAKSANAAN

PROGRAM PENGENALAN
LINGKUNGAN SEKOLAH
(P2LS)
BAGI SISWA BARU
JENJANG SMP, SMA, DAN SMK
TAHUN PELAJARAN 2016/2017

PEMERINTAH KABUPATEN SUMENEP
DINAS PENDIDIKAN
Jl. Dr. Cipto No. Sumenep Telp. (0328) 662325
SUMENEP

KATA PENGANTAR

Puji serta syukur selayaknya kita panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, karena atas
perkenan dan petunjuknya, kami dapat menyusun Pedoman Pelaksanaan Program Pengenalan
Lingkungan Sekolah (P2LS) bagi Siswa Baru SMP, SMA, dan SMK Tahun Pelajaran
2016/2017.
Pedoman Pelaksanaan Program Pengenalan Lingkungan Sekolah (P2LS) bagi Siswa
Baru di SMP, SMA, dan SMK baik negeri mapun swasta ini disusun dengan maksud untuk
kelancaran dan keseragaman pelaksanaan Program Pengenalan Lingkungan Sekolah (P2LS)
bagi Siswa Baru. Didalamnya meliputi Latar Belakang, Program Kegiatan, serta bentuk Laporan
Pelaksanaan Program Pengenalan Lingkungan Sekolah (P2LS) bagi Siswa Baru.
Mudah-mudahan Pedoman Pelaksanaan Program Pengenalan Lingkungan Sekolah
(P2LS) bagi Siswa Baru ini dapat membantu sekolah dalam melaksanakan kegiatan Program
Pengenalan Lingkungan Sekolah (P2LS) bagi Siswa Baru.
Akhirnya, kami sangat menaruh harapan besar kegiatan Program Pengenalan Lingkungan
Sekolah (P2LS) bagi Siswa Baru ini dapat berjalan dengan lancar, menyenangkan dan
menimbulkan kesan positif terhadap lingkungan baru sehingga dapat menumbuhkan rasa memiliki
dan tanggung jawab, serta menghasilkan bekal yang tepat dan efektif bagi sekolah dan siswa baru.

Sumenep, 27 Juni 2016
KEPALA DINAS PENDIDIKAN
KABUPATEN SUMENEP

Drs. H. A. SHADIK, M.Si
Pembina Utama Muda
NIP. 19581231 197703 1 014

i

DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR ................................................................................................. i
DAFTAR ISI ................................................................................................................. ii
BAB I PENDAHULUAN ........................................................................................ 1
A. Latar Belakang ....................................................................................................... 1
B. Dasar Hukum ...................................................................................................... . 2
C. Tujuan ................................................................................................................. . 3
D. Manfaat ............................................................................................................... . 4
E. Penekanan Utama Kegiatan Pengenalan Lingkungan Sekolah ...........................
bagi Siswa Baru .................................................................................................... 4
F. Sasaran ............................................................................................................... 5
G. Bentuk Kegiatan ................................................................................................ 5
BAB II PROGRAM PENGENALAN LINGKUNGAN SEKOLAH (P2LS) ... 6
A. Pengertian .......................................................................................................... 6
B. Prinsip Penyelenggaraan Pengenalan Lingkungan Sekolah bagi Siswa Baru ...... 7
C. Materi Pelaksanaan Pengenalan Lingkungan Sekolah bagi Siswa Baru .............. 8
D. Langkah-Langkah Pelaksanaan Pengenalan Lingkungan Sekolah ......................
Bagi Siswa Baru .................................................................................................... 8
E. Penilaian ............................................................................................................ 11
BAB III PENUTUP ................................................................................................. 12
LAMPIRAN-LAMPIRAN ........................................................................................ 13
Lampiran I PERATURAN MENTERI NOMOR 18 TAHUN 2016 .................. 14
Lampiran II SILABUS PENGENALAN LINGKUNGAN SEKOLAH ..............
BAGI SISWA BARU ....................................................................... 22
Lampiran III CONTOH FORMULIR PENGENALAN ......................................
LINGKUNGAN SEKOLAH BAGI SISWA BARU ....................... . 25
Lampiran IV CONTOH KEGIATAN DAN ATRIBUT YANG DILARANG ......
DALAM PELAKSANAAN PENGENALAN LINGKUNGAN ......
SEKOLAH BAGI SISWA BARU ................................................... 27
Lampiran V SUSUNAN PANITIA PELAKSANA ............................................... 29
Lampiran VI FORMAT LAPORAN PELAKSANAAN ........................................
PENGENALAN LINGKUNGAN SEKOLAH ...............................
BAGI SISWA BARU ...................................................................... 30

ii

Yang perlu diperhatikan adalah pelaksanaan Program Pengenalan Lingkungan Sekolah (P2LS) bagi Siswa Baru bukan perpeloncoan siswa baru. Saat itu siswa juga dibekali materi kepribadian. sekolah. sedangkan perpeloncoan psikis antara lain tindakan atau perintah yang dapat mempermalukan atau mempersulit siswa baru. dan ketangkasan. guru baru. Berhasil tidaknya proses pendidikan salah satunya dipengaruhi oleh siswa. dan SMK . penanaman konsep pengenalan diri. cara belajar. apakah suatu bangsa akan muncul sebagai bangsa pemenang atau sebaliknya sangat tergantung pada kualitas pendidikan yang dapat membentuk karakter anak bangsa tersebut. Program Pengenalan Lingkungan Sekolah (P2LS) bagi Siswa Baru penting dilaksanakan dalam rangka pengenalan lingkungan sekolah yaitu pengenalan program. membawa ”benda” tertentu. keterampilan. Pedoman Pelaksanaan Pengenalan Lingkungan Sekolah bagi Siswa Baru 2016 Page 1 . teman baru. sarana dan prasarana. dan lain-lain. dengan harapan dapat meningkatkan kualitas siswa dan pendidikan yang ada di sekolah. SMA. adiwiyata. siswa belajar mengenal lingkungan sekolah yang baru. kegiatan Program Pengenalan Lingkungan Sekolah (P2LS) bagi Siswa Baru disusun dengan memperhatikan kenyataan bahwa: 1. Latar Belakang Pendidikan adalah sebuah proses yang tak berkesudahan yang sangat menentukan karakter bangsa pada masa kini dan masa yang akan datang. dan SMK baik negeri mapun swasta. Jadi kegiatan orientasi siswa baru diharapkan dapat membantu siswa dalam menyesuaikan diri dengan lingkungan sekolah secara cepat. Misalnya. Oleh karena itu pelaksanaan Program Pengenalan Lingkungan Sekolah (P2LS) bagi Siswa Baru perlu dilakukan kegiatan yang bersifat edukatif dan kreatif untuk mewujudkan sekolah sebagai taman belajar yang menyenangkan. Untuk jenjang SMP. tata tertib sekolah. Perpeloncoan fisik antara lain pemberian hukuman atau perlakuan yang mengarah pada penganiayaan. SMA. atau mencari ”hal” tertentu yang tidak mendidik. baik secara fisik maupun psikis sebagaimana tercantum dalam lampiran IV. disamping guru. dan tenaga kependidikan. Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep Seksi Kesiswaan SMP. Siswa sangat berpengaruh terhadap mutu/kualitas pendidikan. Pada saat Program Pengenalan Lingkungan Sekolah (P2LS) bagi Siswa Baru. dan pembinaan awal kultur sekolah.Bidang Pendidikan Menengah BAB I PENDAHULUAN A. budaya belajar. Jadi kegiatan Program Pengenalan Lingkungan Sekolah (P2LS) bagi Siswa Baru diharapkan dapat membantu siswa dalam menyesuaikan diri dengan lingkungan sekolah secara cepat. siswa baru harus mengenakan ”atribut” tertentu. mempengaruhi kesan umum terhadap lingkungan yang bersangkutan. Salah satu kegiatan di sekolah yang berhubungan langsung dengan siswa adalah Program Pengenalan Lingkungan Sekolah (P2LS) bagi Siswa Baru. media pembelajaran. Pengalaman awal siswa dalam lingkungan yang baru.

orang tua siswa. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 23 Tahun 2015 tentang Penumbuhan Budi Pekerti (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2015 Nomor 1072). Pedoman Pelaksanaan Pengenalan Lingkungan Sekolah bagi Siswa Baru 2016 Page 2 . Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 244. maka perlu kiranya sebuah Pedoman Pelaksanaan Masa Program Pengenalan Lingkungan Sekolah (P2LS) bagi Siswa Baru pada tahun 2016 agar menjadi lebih baik dan memberikan kesan positif terhadap siswa. 3. 3. 2. 4. Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5105) sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Pemerintah Nomor 66 Tahun 2010 tentang Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2010 Nomor 112. Hari pertama masuk sekolah adalah masa di mana sebagian besar siswa memasuki lingkungan baru. Dasar Hukum 1. 5. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 82 Tahun 2015 tentang Pencegahan dan Penanggulangan Tindak Kekerasan di Lingkungan Satuan Pendidikan (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2016 Nomor 101).Bidang Pendidikan Menengah 2. Peraturan Menteri Pedidikan dan Kebudayaan Nomor 64 Tahun 2015 tentang Kawasan Tanpa Rokok di Lingkungan Sekolah (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2015 Nomor 1982). kekerasan. diantaranya. Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4301). karena teman sekelasnya tidak berasal dari kelas yang sama maupun sekolah yang sama. 7. SMA. Tambahan Lembaran Negara Nomor 5157). Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 62 Tahun 2014 tentang Kegiatan Ekstrakurikuler pada Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 958). Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2003 Nomor 78. Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5587) sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir dengan Undang- Undang Nomor 9 Tahun 2015 tentang Perubahan Kedua Atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2015 Nomor 58. perpeloncoan dan kegiatan yang tidak mendidik lainnya. Dari uraian di atas. Selama ini kegiatan orientasi siswa baru yang tidak terarah. Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2010 tentang Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2010 Nomor 23. dan SMK . 6. dan masyarakat pada umumnya. akibatnya dalam pelaksanaan orientasi siswa baru terjadi banyak hal-hal yang negatif. Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5679). Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep Seksi Kesiswaan SMP. B.

Mengenali potensi diri siswa baru. Tujuan 1. sikap saling menghargai.Bidang Pendidikan Menengah 8. dan SMK . e. lingkungan sosial maupun dengan cara–cara belajar yang baru dan tentunya yang menyenangkan. b. c. Tujuan Khusus a. Menumbuhkan perilaku positif antara lain kejujuran. Tujuan Umum Secara umum Program Pengenalan Lingkungan Sekolah (P2LS) bagi Siswa Baru bertujuan: a. guru. kemandirian. f. dan sarana prasarana sekolah. sehingga fungsi sekolah. Memberikan kesan positif dan menyenangkan terhadap lingkungan pendidikan baru. antara lain terhadap aspek keamanan. etos kerja. Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep Seksi Kesiswaan SMP. dan semangat gotong royong. Dengan ini tercipta lingkungan yang edukatif dan kondusif dan menjadi taman belajar yang menyenangkan. baik yang berkaitan dengan lingkungan fisik. Pedoman Pelaksanaan Pengenalan Lingkungan Sekolah bagi Siswa Baru 2016 Page 3 . kedisplinan. Menumbuhkan motivasi. c. fasilitas umum. Membantu siswa baru beradaptasi dengan lingkungan sekolah dan sekitarnya. siswa dan masyarakat lingkungannya dapat mendukung terwujudnya tujuan pendidikan secara komprehensif. 9. Peraturan Daerah Kabupaten Sumenep Nomor 7 Tahun 2013 tentang Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan. Mereka diharapkan mengawali kegiatan pendidikan dengan hal–hal yang menggembirakan sambil mengenal dan mempelajari sesuatu yang baru. b. SMA. Memahami kehidupan sekolah dan nilai-nilai moral dalam rangka pelaksanaan Wawasan Wiyata Mandala. Surat Edaran Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 59389/MPK/PD/Tahun 2015 tentang Pencegahan Praktik Perpeloncoan. semangat. Pelecehan dan Kekerasan Pada Masa Orientasi Siswa Baru di Sekolah. 10. dan cara belajar efektif sebagai siswa baru. 2. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 18 Tahun 2016 tentang Pengenalan Lingkungan Sekolah bagi Siswa Baru (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2016 Nomor 839). menghormati keanekaragaman dan persatuan. hidup bersih dan sehat untuk mewujudkan siswa yang memiliki nilai integritas. Agar siswa baru mengenal kehidupan sekolah dan menyatu dengan warga sekolah dalam rangka mempersiapkan diri mengikuti kegiatan belajar mengajar. C. d. Membentuk karakter siswa dalam rangka mempertebal semangat nasionalisme. Mengembangkan interaksi positif antar siswa dan warga sekolah lainnya.

2. h. Penekanan Utama Kegiatan Program Pengenalan Lingkungan Sekolah (P2LS) bagi Siswa Baru Penekanan utama dalam pelaksanaan Program Pengenalan Lingkungan Sekolah (P2LS) bagi Siswa Baru adalah sebagai berikut : 1. Perencanaan dan penyelenggaraan kegiatan hanya menjadi hak guru. manakalah sangat memerlukan bantuan dari OSIS maka perlu memperhatikan hal-hal syarat sebagai berikut: a. Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep Seksi Kesiswaan SMP. E. dan b. Dilakukan di lingkungan sekolah kecuali sekolah tidak memiliki fasilitas yang memadai. i. nilai-nilai yang fondamental dalam pendidikan karakter yang mampu diresapi oleh para siswa sejak mereka memasuki sekolah barunya sesuai dengan jenjang masing-masing. 5. Menanamkan rasa bangga siswa baru terhadap almamaternya. SMA. dan lain sebagainya. Siswa tidak memiliki kecenderungan sifat-sifat buruk dan/atau riwayat sebagai pelaku tindak kekerasan. Manfaat Melalui kegiatan Program Pengenalan Lingkungan Sekolah (P2LS) bagi Siswa Baru kita dapat menitipkan pesan perlunya pendidikan karakter. Mendorong siswa untuk memiliki kepercayaan diri sehingga berani mengungkapkan pendapat dan aktif menambah pengetahuannya melalui pengamatan terhadap lingkungan sekolah yang baru. Memotivasi siswa baru agar tumbuh dan memiliki kepercayaan diri sehingga mempunyai keberanian mengungkapkan pendapat serta aktif dalam kegiatan yang positif dan konstruktif. bukan sebagai pelaksana kegiatan.Bidang Pendidikan Menengah g. sehingga akan timbul rasa memiliki. 4. Apabila ada keterbatasan jumlah guru dan/atau untuk efektivitas dan efisiensi pelaksanaan pengenalan lingkungan sekolah boleh dibantu oleh siswa senior ( OSIS ). Wajib melakukan kegiatan yang bersifat edukatif. dan SMK . 3. namun siswa senior sifatnya hanya membantu bukan sebagai Panitia. dan mampu berinteraksi dengan berbagai unsur dan komponen sekolah yang pada akhirnya akan berimbas pula terhadap pemahaman untuk melaksanakan semua aturan dan norma yang diterapkan di sekolah dengan baik. D. serta memiliki prestasi akademik dan nonakademik yang baik dibuktikan dengan nilai rapor dan penghargaan nonakademik atau memiliki kemampuan manajerial dan kepemimpinan yang dibuktikan dengan keikutsertaan dalam berbagai kegiatan positif di dalam dan di luar sekolah. Dilarang melibatkan siswa senior (kakak kelas) dan/atau alumni sebagai penyelenggara. Pedoman Pelaksanaan Pengenalan Lingkungan Sekolah bagi Siswa Baru 2016 Page 4 . Siswa merupakan pengurus Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) dan/atau Majelis Perwakilan Kelas (MPK) dengan jumlah maksimal 2 (dua) orang per rombongan belajar/kelas.

8. Dilarang memberikan tugas kepada siswa baru berupa kegiatan maupun penggunaan atribut yang tidak relevan dengan aktivitas pembelajaran siswa. Dilarang bersifat perpeloncoan atau tindak kekerasan lainnya. dan 10. G. dan SMK . Sasaran Program Pengenalan Lingkungan Sekolah (P2LS) bagi Siswa Baru diperuntukkan bagi siswa baru SMP. SMA. Kepala Sekolah. Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep Seksi Kesiswaan SMP. 7. SMA. Guru. dan tidak melakukan unsur kekerasan. SMK dengan mengikut sertakan siswa yang lain. khidmat. Dapat melibatkan tenaga kependidikan yang relevan dengan materi kegiatan pengenalan lingkungan sekolah. 9. ceria. serta Staf Karyawan sekolah. Wajib menggunakan seragam dan atribut resmi dari sekolah. Bentuk Kegiatan Bentuk kegiatan dikemas menyenangkan.Bidang Pendidikan Menengah 6. F. Pedoman Pelaksanaan Pengenalan Lingkungan Sekolah bagi Siswa Baru 2016 Page 5 . Dilarang melakukan pungutan biaya maupun bentuk pungutan lainnya. yaitu pengurus OSIS dan/atau Majelis Perwakilan Kelas (MPK).

SMA. dan sebagai warga negara. Begitu juga tujuan pendidikan nasional adalah menghasilkan manusia Indonesia yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan yang Maha Esa. Program Pengenalan Lingkungan Sekolah (P2LS) bagi Siswa Baru ikut serta dalam mewujudkan tujuan pendidikan nasional dan menegakkan 5 pilar belajar sebagaimana menurut Peraturan Menteri Pendidikan Nasional No. (3) belajar untuk mampu melaksanakan dan berbuat efektif. sebagai warga masyarakat. Pada hakekatnya Program Pengenalan Lingkungan Sekolah (P2LS) bagi Siswa Baru merupakan implementasi dari fungsi pendidikan nasional. baik itu perkenalan dengan sesama siswa baru. Program Pengenalan Lingkungan Sekolah (P2LS) bagi Siswa Baru mempunyai fungsi yang strategis dalam proses pendidikan. penanaman konsep pengenalan diri. serta mencerdaskan kehidupan bangsa. dan pembinaan awal kultur Sekolah. (2) belajar untuk memahami dan menghayati. berilmu. Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep Seksi Kesiswaan SMP. warga sekolah. (4) belajar untuk hidup bersama dan berguna bagi orang lain. Program Pengenalan Lingkungan Sekolah (P2LS) bagi Siswa Baru juga sering dipakai sebagai sarana perkenalan siswa terhadap lingkungan baru disekolah tersebut. 22 Tahun 2006 disebutkan bahwa pelaksanaan kurikulum di setiap satuan pendidikan dilaksanakan dengan menegakkan lima pilar belajar. sehat. kreatif. disiplin dan mempererat tali persaudaraan. berakhlak mulia. Program Pengenalan Lingkungan Sekolah (P2LS) bagi Siswa Baru juga mempunyai arti penting bagi siswa untuk menyadari tugas dan kewajibannya sebagai anggota keluarga. dan SMK . serta menjadi warga negara yang demokratis dan bertanggung jawab. efektif dan menyenangkan. sarana dan prasarana sekolah. dan (5) belajar untuk membangun dan menemukan jati diri melalui proses pembelajaran yang aktif. Sistem Pendidikan Nasional No. mandiri. terutama dalam membentuk watak jati diri bangsa Indonesia. Sebagaimana dijelaskan dalam UU. Pengertian Program Pengenalan Lingkungan Sekolah (P2LS) bagi Siswa Baru adalah kegiatan pertama masuk Sekolah untuk pengenalan program. kakak kelas. tidak terkecuali pengenalan berbagai macam kegiatan yang ada dan rutin dilaksanakan termasuk sarana dan prasarana di lingkungan sekolah. Pedoman Pelaksanaan Pengenalan Lingkungan Sekolah bagi Siswa Baru 2016 Page 6 . 20 tahun 2003 bahwa fungsi pendidikan nasional adalah mengembangkan kemampuan membentuk watak dan peradaban bangsa yang bermartabat. Selain sebagai pintu gerbang untuk memulai menegakkan lima pilar belajar. yaitu (1) belajar untuk beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. cara belajar. guru hingga karyawan lainnya disekolah.Bidang Pendidikan Menengah BAB II PROGRAM PENGENALAN LINGKUNGAN SEKOLAH (P2LS) BAGI SISWA BARU A. Program Pengenalan Lingkungan Sekolah (P2LS) bagi Siswa Baru adalah masa yang digunakan oleh para siswa baru untuk mengenal lingkungan sekolah yang akan menjadi tempat belajar dan menimba ilmu.Program Pengenalan Lingkungan Sekolah (P2LS) bagi Siswa Baru dijadikan sebagai ajang untuk melatih ketahanan mental positif. kreatif. .

atau kakak kelas (pengurus OSIS dan/atau Majelis Perwakilan Kelas) sebagaimana tercantum dalam lampiran I. 5. Yang dimaksud fasilitator adalah pengendali acara. Esensial dari Program Pengenalan Lingkungan Sekolah (P2LS) bagi Siswa Baru adalah mampu mengimplementasikan berbagai materi dengan multi-metode yang tersedia. Mengingat kegiatan Program Pengenalan Lingkungan Sekolah (P2LS) bagi Siswa Baru merupakan bagian dari hari efektif pelaksanaan kegiatan belajar mengajar. bisa kepala sekolah. Prinsip Efisiensi dan Implementatif Pelaksanaan Program Pengenalan Lingkungan Sekolah (P2LS) bagi Siswa Baru harus didasari dengan prinsip menyenangkan. 2. serta (d) pelaksanaan kegiatan. 4. Prinsip Edukatif Hari pertama masuk sekolah selama 3 (tiga) hari diisi dengan kegiatan Program Pengenalan Lingkungan Sekolah (P2LS) bagi Siswa Baru yang bersifat edukatif dan bukan mengarah kepada tindakan destruktif dan atau berbagai kegiatan lain yang merugikan siswa baru baik secara fisik maupun secara psikologis. maka pelaksanaannya diatur oleh kepala sekolah berdasarkan Pedoman Pelaksanaan Program Pengenalan Lingkungan Sekolah (P2LS) bagi Siswa Baru dan Permendikbud Nomor 18 Tahun 2016 tentang Pelaksanaan Program Pengenalan Lingkungan Sekolah (P2LS) bagi Siswa Baru. Pelaksanaan kegiatan dapat berlangsung secara terpusat atau secara terpencar. dan SMK . Prinsip Multi Metode Kegiatan Program Pengenalan Lingkungan Sekolah (P2LS) bagi Siswa Baru dilakukan selama jam belajar melalui pendekatan multi-metode dengan altenatif kegiatan yang dapat dipilih sebagaimana tercantum dalam lampiran II dan III. (b) penyusunan agenda acara. Prinsip Efektivitas Pembinaan Agar kegiatan Program Pengenalan Lingkungan Sekolah (P2LS) bagi Siswa Baru berjalan secara efektif diperlukan langkah-langkah yang meliputi (a) persiapan organisasi kepanitiaan. Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep Seksi Kesiswaan SMP. dan SMK baik negeri maupun swasta diselenggrakan berdasarkan prinsip-prinsip sebagai berikut : 1. Pedoman Pelaksanaan Pengenalan Lingkungan Sekolah bagi Siswa Baru 2016 Page 7 . SMA. Prinsip Pelaksanaan Program Pengenalan Lingkungan Sekolah (P2LS) bagi Siswa Baru Pelaksanaan Program Pengenalan Lingkungan Sekolah (P2LS) bagi Siswa Baru di SMP.Bidang Pendidikan Menengah B. pengurus OSIS dan/atau Majelis Perwakilan Kelas (MPK). (c) pembagian kelompok/gugus. tokoh masyarakat. 3. Prinsip Partisipatif Pelaksanaan Program Pengenalan Lingkungan Sekolah (P2LS) bagi Siswa Baru harus melibatkan secara aktif partisipasi guru. Kegiatan terpencar berlangung dalam kelompok atau gugus yang dipimpin fasilitator. Kegiatan terpusat diikuti sekaligus oleh seluruh siswa baru di bawah pimpinan seorang fasilitator. guru. SMA. tenaga penunjang pendidikan dan pengawas sekolah.

Tidak adanya ekses perploncoan atau sejenisnya yang merugikan siswa baru secara fisik maupun psikologis. SMA.Bidang Pendidikan Menengah 6. C. Pada hakekatnya Program Pengenalan Lingkungan Sekolah (P2LS) bagi Siswa Baru SMP. Terbentuknya panitia berikut gugus dan kelompoknya. 7. dan SMK baik negeri maupun swasta di kalangan masyakat melalui media masa atau media elektronik sesuai dengan kemampuan sekolah masing-masing. Tersampaikanya materi sesuai dengan silabus Program Pengenalan Lingkungan Sekolah (P2LS) bagi Siswa Baru (lampiran II). Besarnya pemahaman siswa baru akan Visi-Misi Kabupaten Sumenep. Susunan Penyelenggara Program Pengenalan Lingkungan Sekolah (P2LS) bagi Siswa Baru di susun oleh Kepala Sekolah. SMA. d. Besarnya pemahaman siswa tentang hakekat wawasan kebangsaan. b. Materi Pelaksanaan Program Pengenalan Lingkungan Sekolah (P2LS) bagi Siswa Baru Materi pelaksanaan Program Pengenalan Lingkungan Sekolah (P2LS) bagi Siswa Baru dapat dilihat pada lampiran II. pelaksanaan yang fleksibel. Prinsip Akuntabilitas Akuntabilitas pelaksanaan Program Pengenalan Lingkungan Sekolah (P2LS) bagi Siswa Baru. Untuk itu setiap sekolah perlu mengembangkan desain kegiatan yang diperbaiki setiap tahun yang diikuti perencanaan yang matang. dan SMK . urusan kesiswaan untuk SMP dan unsur Organizing Committee (OC) yaitu panitia yang dibentuk oleh masing-masing sekolah. 2. Prinsip Kontinuitas dan Kaderisasi Prinsip ini menekankan penting perbaikan mutu Program Pengenalan Lingkungan Sekolah (P2LS) bagi Siswa Baru secara berkelanjutan (continuous improvement). Pedoman Pelaksanaan Pengenalan Lingkungan Sekolah bagi Siswa Baru 2016 Page 8 . dan SMK baik negeri maupun swasta terdiri dari dua unsur. diwujudkan dalam bentuk: a. kepala sekolah. Diupayakan terpublikasinya kegiatan Program Pengenalan Lingkungan Sekolah (P2LS) bagi Siswa Baru SMP. c. yaitu unsur Steering Committee (SC) yaitu pengawas sekolah. f. Pembentukan Panitia a. antara lain. SMA. Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep Seksi Kesiswaan SMP. D. Prinsip Visi dan Misi Sumenep Setiap materi kegiatan diusahakan sedemikian rupa untuk memperkenalkan visi dan misi Kabupaten Sumenep. e. 8. wakil kepala sekolah (kesiswaan) untuk SMA dan SMK. Langkah-Langkah Pelaksanaan Program Pengenalan Lingkungan Sekolah (P2LS) bagi Siswa Baru 1. serta monitoring dan evaluasi.

(2) pengelolaan masalah teknis. Kepala sekolah bersama panitia diharapkan dapat menambah contoh- contoh pengayaan materi kegiatan dengan hal-hal yang berkaitan dengan visi dan misi Kabupaten Sumenep dan wawasan kebangsaan. diharapkan menyiapkan materi secara tertulis di masing-masing sekolah. c. dan kegiatan lainnya yang mendidik sesuai dengan lampiran I. Steering Committee mengemban tugas untuk: (1) menyusun pedoman pelaksanaan Program Pengenalan Lingkungan Sekolah (P2LS) bagi Siswa Baru. Setiap guru yang terlibat baik sebagai pengisi materi. Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep Seksi Kesiswaan SMP. Keterlibatan siswa lama dapat melalui format pengurus OSIS dan Majelis Perwakilan Siswa (MPK). Kepala sekolah sebagai penanggungjawab kegiatan sebaiknya mengembangkan kepanitiaan dari unsur guru. 3. monitoring dan evaluasi pelaksanaan Program Pengenalan Lingkungan Sekolah (P2LS) bagi Siswa Baru di sekolahnya masing-masing. b. Diusahakan penamaan gugus/kelompok dapat menginspirasi dan memotivasi siswa baru dengan semangat perjuangan dalam melestarikan kearifan budaya lokal. dan SMK . membangun kejayaan nusantara. Pedoman Pelaksanaan Pengenalan Lingkungan Sekolah bagi Siswa Baru 2016 Page 9 . Penentuan Diskripsi Kerja a. c. mencintai tanah air dan produk dalam negeri. d. masalah kesehatan (4) masalah monitoring dan evaluasi. (2) membentuk koordinator dan wakil koordinator gugus dari perwakilan guru. 4.Bidang Pendidikan Menengah b. (2) memberikan pembekalan dan pemantapan pelaksanaan pembinaan Program Pengenalan Lingkungan Sekolah (P2LS) bagi Siswa Baru kepada Panitia Program Pengenalan Lingkungan Sekolah (P2LS) bagi Siswa Baru. Sesuai dengan prinsip dan materi Program Pengenalan Lingkungan Sekolah (P2LS) bagi Siswa Baru. Panitia Program Pengenalan Lingkungan Sekolah (P2LS) bagi Siswa Baru sebaiknya sudah dibentuk sebelum liburan akhir tahun pelajaran sehingga panitia dapat melakukan persiapan dengan baik. serta (5) mengantisipasi adanya sesuatu yang tidak diinginkan. unsur siswa atau bisa pihak luar yang dipercaya sebagai instruktur/penceramah dalam memantapkan penyampaian/ pemberian materi. Guru menjadi pengisi materi. b. diskusi. (3). antara lain dalam bentuk (1) penentuan dan pengembangan materi. Pembentukan gugus/kelompok pelaksana Program Pengenalan Lingkungan Sekolah (P2LS) bagi Siswa Baru dimaksudkan agar kegiatan pembinaan siswa berjalan dengan lancar. serta menghormati pahlawan nasional dan setempat. (3) melakukan supervisi. Pembentukan Gugus/Kelompok Pelaksana a. SMA. mengembangkan sains dan teknologi. Organizing Committee membagi habis tugas yang akan dilaksanakan. koordinator masing-masing gugus/kelompok. atau menjadi fasilitator dalam bimbingan mental.

penyusunan acara juga harus dibarengi dengan (1) penentuan materi. 6. maka pelu diimbangi dengan suasana yang lebih menyenangkan. Penyusunan Acara Program Pengenalan Lingkungan Sekolah (P2LS) bagi Siswa Baru a. d. Secara substantif. Pelaksanaan Kegiatan a. Panitia datang lebih awal dari siswa baru. SMA. Lembaran ini berguna untuk mengevaluasi jalannya acara dan sebagai modal bagi pelaksanaan Program Pengenalan Lingkungan Sekolah (P2LS) bagi Siswa Baru dikemudian hari. misalnya peralatan instruksional. pakaian yang sesuai. (4) penentuan penanggungjawab masing-masing acara. kesehatan. (2) penentuan metode. b. d. c. Pelaksanaan kegiatan selalu tepat waktu. keamanan peserta serta kelengkapan fasilitas dan peralatan yang diperlukan. c. aspek pemberian materi sebagai proses. aspek diskusi dan penyelesaian penugasan sebagai output. Mencairkan kebekuan dan menghangatkan suasana (ice-breaking) perlu diupayakan sebelum acara dimulai maupun setiap perpindahan dari acara menuju ke acara selanjutnya. Secara teknis. Pengisi materi yang berasal dari luar sekolah paling lambat dikonfirmasi sehari sebelum acara dimulai. penyusunan acara harus memperhatikan kesesuaian antara aspek materi sebagai input. dan SMK . kemudian menyusun jadwal acara. Panitia mengadakan rapat persiapan untuk memilih dan mengembangkan materi sesuai kondisi dan kemampuan sekolah. Penjelasan maksud dan tujuan dari setiap acara yang akan diikuti perlu disosialisasikan sehingga siswa dapat mengikuti dan memahami secara penuh acara tersebut.Bidang Pendidikan Menengah 5. Pedoman Pelaksanaan Pengenalan Lingkungan Sekolah bagi Siswa Baru 2016 Page 10 . serta (6) hal-hal yang bersifat khusus. (5) penentuan pihak-pihak yang mengisi acara maupun yang terlibat dalam acara. serta aspek respons siswa baru terhadap materi diskusi dan penugasan sebagai out-come. f. b. pentingnya antisipasi petugas kesehatan. Dalam persiapan lokasi hendaknya diperhatikan aspek kebersihan. aspek psikologis siswa baru hendaknya diperhatikan dengan seksama. Setiap pelaksanaan kegiatan selalu dilakukan review terhadap indikator keberhasilan acara tersebut. e. Jika dalam suatu sesi terdapat suasana yang menegangkan. g. (3) penentuan waktu dan lokasi. dan lain sebagainya. Dalam penyusunan acara. Untuk kegiatan baris berbaris bisa dilakukan 10 – 15 menit sebelum siswa baru masuk ke dalam kelas dan bisa di tambah dengan materi latihan upacara bendara. Setiap penyusunan acara hendaknya sudah dipersiapkan indikator keberhasilan dari acara tersebut yang dituangkan dalam lembar monitoring kegiatan. Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep Seksi Kesiswaan SMP.

dan SMK . 3. Peran serta siswa dalam kegiatan Program Pengenalan Lingkungan Sekolah (P2LS) bagi Siswa Baru meliputi: kerajinan siswa dalam mengikuti kegiatan dan keaktifan siswa dalam kegiatan. Sikap dan perilaku siswa. antara lain: 1. Penilaian Aspek yang dinilai. Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep Seksi Kesiswaan SMP. Pedoman Pelaksanaan Pengenalan Lingkungan Sekolah bagi Siswa Baru 2016 Page 11 . Penguasaan materi kegiatan yang diberikan selama masa Program Pengenalan Lingkungan Sekolah (P2LS) bagi Siswa Baru. SMA. 2.Bidang Pendidikan Menengah E.

Pedoman pelaksanaan ini akan lebih berarti apabila diikuti peran aktif dan kreatif kepala sekolah dan unsur sekolah lainnya serta dukungan orang tua. Mudah-mudahan dengan terselenggaranya Program Pengenalan Lingkungan Sekolah (P2LS) bagi Siswa Baru dapat membantu sekolah meningkatkan kualitas sumber daya manusia sebagai pembinaan awal ke arah terbentuknya kultur sekolah yang kondusif bagi proses belajar mengajar.Bidang Pendidikan Menengah BAB III PENUTUP Pedoman pelaksanaan Program Pengenalan Lingkungan Sekolah (P2LS) bagi Siswa Baru ini merupakan upaya untuk lebih memudahkan penyelenggaraan masa orientasi siswa di masing- masing sekolah (SMP. SMA. SMA. dan SMK baik negeri dan swasta) di lingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep dengan mempertimbangkan kondisi dan situasi masing-masing sekolah. dan SMK . dan pihak-pihak yang terlibat. masyarakat. Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep Seksi Kesiswaan SMP. Pedoman Pelaksanaan Pengenalan Lingkungan Sekolah bagi Siswa Baru 2016 Page 12 .

SMA. Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep Seksi Kesiswaan SMP.Bidang Pendidikan Menengah LAMPIRAN-LAMPIRAN Pedoman Pelaksanaan Pengenalan Lingkungan Sekolah bagi Siswa Baru 2016 Page 13 . dan SMK .

Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2003 Nomor 78. bahwa dalam pelaksanaan Program Pengenalan Lingkungan Sekolah (P2LS) bagi Siswa Baru perlu dilakukan kegiatan yang bersifat edukatif dan kreatif untuk mewujudkan sekolah sebagai taman belajar yang menyenangkan. bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud dalam huruf a. bahwa implementasi Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 55 Tahun 2014 tentang Masa Orientasi Siswa Baru di Sekolah belum dapat secara optimal mencegah terjadinya perpeloncoan dalam pelaksanaan pengenalan lingkungan sekolah sehingga perlu dicabut. Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 244. c. Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5105) sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Pemerintah Nomor 66 Pedoman Pelaksanaan Pengenalan Lingkungan Sekolah bagi Siswa Baru 2016 Page 14 . huruf b. Menimbang : a. Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5587) sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir dengan Undang-Undang Nomor 9 Tahun 2015 tentang Perubahan Kedua Atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2015 Nomor 58. Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4301). dan huruf c perlu menetapkan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan tentang Program Pengenalan Lingkungan Sekolah (P2LS) bagi Siswa Baru. 3. Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5679). b. dan SMK . Mengingat : 1. d. Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2010 tentang Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2010 Nomor 23. SMA.Bidang Pendidikan Menengah Lampiran I SALINAN PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 18 TAHUN 2016 TENTANG PENGENALAN LINGKUNGAN SEKOLAH BAGI SISWA BARU DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN REPUBLIK INDONESIA. 2. bahwa dalam rangka penerimaan siswa baru di sekolah diperlukan pengenalan lingkungan sekolah untuk mendukung proses pembelajaran yang sesuai dengan tujuan pendidikan nasional. Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep Seksi Kesiswaan SMP.

6. perlu dilakukan Program Pengenalan Lingkungan Sekolah (P2LS) bagi Siswa Baru. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 82 Tahun 2015 tentang Pencegahan dan Penanggulangan Tindak Kekerasan di Lingkungan Satuan Pendidikan (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2016 Nomor 101). MEMUTUSKAN: Menetapkan : PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN TENTANG PENGENALAN LINGKUNGAN SEKOLAH BAGI SISWA BARU. Pemerintah Daerah. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 62 Tahun 2014 tentang Kegiatan Ekstrakurikuler pada Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 958). (2) Pengenalan lingkungan sekolah sebagaimana dimaksud pada ayat (1) bertujuan untuk: a. 4. dan SMK . 3. Tambahan Lembaran Negara Nomor 5157).Bidang Pendidikan Menengah Tahun 2010 tentang Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2010 Nomor 112. Pasal 1 Dalam Peraturan Menteri ini yang dimaksud dengan: 1. Pedoman Pelaksanaan Pengenalan Lingkungan Sekolah bagi Siswa Baru 2016 Page 15 . 5. Menteri adalah Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. Kementerian adalah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Pasal 2 (1) Pada awal tahun pelajaran. dan pembinaan awal kultur Sekolah. sekolah menengah atas. cara belajar. sekolah menengah kejuruan. Pengenalan lingkungan sekolah adalah kegiatan pertama masuk Sekolah untuk pengenalan program. 2. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 23 Tahun 2015 tentang Penumbuhan Budi Pekerti (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2015 Nomor 1072). sekolah menengah pertama. mengenali potensi diri siswa baru. sarana dan prasarana sekolah. 4. Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep Seksi Kesiswaan SMP. Sekolah adalah satuan pendidikan formal yang diselenggarakan oleh Pemerintah. dan Masyarakat dalam bentuk sekolah dasar. SMA. penanaman konsep pengenalan diri. termasuk satuan pendidikan kerja sama. sekolah pada jalur pendidikan khusus.

semangat. (4) Kegiatan wajib dan kegiatan pilihan sebagaimana dimaksud pada ayat (3) dilakukan sesuai dengan silabus pengenalan lingkungan sekolah sebagaimana tercantum dalam Lampiran I yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari Peraturan Menteri ini. (5) Sekolah dapat memilih salah satu atau lebih materi kegiatan pilihan pengenalan lingkungan atau melakukan kegiatan pilihan lainnya yang disesuaikan dengan kondisi dan karakteristik lingkungan sekolah. serta sifat/perilaku siswa. profil siswa yang terdiri dari identitas siswa. (3) Pengecualian terhadap jangka waktu pelaksanaan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dapat diberikan kepada sekolah berasrama dengan terlebih Pedoman Pelaksanaan Pengenalan Lingkungan Sekolah bagi Siswa Baru 2016 Page 16 .Bidang Pendidikan Menengah b. menumbuhkan perilaku positif antara lain kejujuran. membantu siswa baru beradaptasi dengan lingkungan sekolah dan sekitarnya. Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep Seksi Kesiswaan SMP. dan c. menumbuhkan motivasi. dan SMK . profil orangtua/wali. etos kerja. antara lain terhadap aspek keamanan. potensi/bakat siswa. SMA. (3) Pengenalan lingkungan sekolah meliputi: a. sikap saling menghargai. b. riwayat kesehatan. kedisplinan. dan sarana prasarana sekolah. c. dan b. kegiatan wajib. fasilitas umum. (7) Contoh formulir Program Pengenalan Lingkungan Sekolah (P2LS) bagi Siswa Baru sebagaimana dimaksud pada ayat (6) tercantum dalam Lampiran II yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari Peraturan Menteri ini. d. dan semangat gotong royong. menghormati keanekaragaman dan persatuan. mengembangkan interaksi positif antarsiswa dan warga sekolah lainnya. dan cara belajar efektif sebagai siswa baru. (6) Sekolah melakukan pendataan tentang keadaan diri dan sosial siswa melalui formulir Program Pengenalan Lingkungan Sekolah (P2LS) bagi Siswa Baru yang diisi oleh orang tua/wali siswa yang minimal memuat: a. e. kemandirian. kegiatan pilihan. Pasal 3 (1) Program Pengenalan Lingkungan Sekolah (P2LS) bagi Siswa Baru dilaksanakan dalam jangka waktu paling lama 3 (tiga) hari pada minggu pertama awal tahun pelajaran. (2) Pengenalan lingkungan sekolah sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilaksanakan hanya pada hari sekolah dan jam pelajaran. hidup bersih dan sehat untuk mewujudkan siswa yang memiliki nilai integritas.

dilarang bersifat perpeloncoan atau tindak kekerasan lainnya. bersifat edukatif. Pasal 5 (1) Pengenalan lingkungan sekolah dilakukan dengan memperhatikan hal sebagai berikut: a. perencanaan dan penyelenggaraan kegiatan hanya menjadi hak guru. g. dilarang memberikan tugas kepada siswa baru berupa kegiatan maupun penggunaan atribut yang tidak relevan dengan aktivitas pembelajaran siswa. kreatif. Pedoman Pelaksanaan Pengenalan Lingkungan Sekolah bagi Siswa Baru 2016 Page 17 . wajib melakukan kegiatan yang bersifat edukatif. dan menyenangkan. c. b. dan evaluasi dalam pengenalan lingkungan sekolah.Bidang Pendidikan Menengah dahulu melaporkan kepada dinas pendidikan provinsi/kabupaten/kota sesuai dengan kewenangannya disertai dengan rincian kegiatan pengenalan lingkungan sekolah. dilakukan di lingkungan sekolah kecuali sekolah tidak memiliki fasilitas yang memadai. d. SMA. (2) Contoh dari kegiatan dan atribut yang tidak relevan dengan aktivitas pembelajaran siswa dan dilarang digunakan dalam pelaksanaan pengenalan lingkungan sekolah sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf f tercantum dalam Lampiran III yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari Peraturan Menteri ini. Pasal 4 (1) Kepala sekolah bertanggung jawab penuh atas perencanaan. (3) Pengenalan lingkungan sekolah wajib berisi kegiatan yang bermanfaat. f. (4) Evaluasi atas pelaksanaan pengenalan lingkungan sekolah wajib disampaikan kepada orang tua/wali baik secara tertulis maupun melalui pertemuan paling lama 7 (tujuh) hari kerja setelah pengenalan lingkungan sekolah berakhir. e. h. dan SMK . dapat melibatkan tenaga kependidikan yang relevan dengan materi kegiatan pengenalan lingkungan sekolah. dilarang melakukan pungutan biaya maupun bentuk pungutan lainnya. wajib menggunakan seragam dan atribut resmi dari sekolah. (2) Perencanaan kegiatan pengenalan lingkungan sekolah disampaikan oleh sekolah kepada orang tua/wali pada saat lapor diri sebagai siswa baru. Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep Seksi Kesiswaan SMP. pelaksanaan. dan i. dilarang melibatkan siswa senior (kakak kelas) dan/atau alumni sebagai penyelenggara.

dan SMK . Pasal 7 (1) Pemberian sanksi atas pelanggaran terhadap Peraturan Menteri ini adalah sebagai berikut: a. siswa tidak memiliki kecenderungan sifat buruk dan riwayat sebagai pelaku tindak kekerasan. siswa tidak memiliki kecenderungan sifat-sifat buruk dan/atau riwayat sebagai pelaku tindak kekerasan. Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep Seksi Kesiswaan SMP. dan b. memiliki prestasi akademik dan nonakademik yang baik dibuktikan dengan nilai rapor dan penghargaan nonakademik atau memiliki kemampuan manajerial dan kepemimpinan yang dibuktikan dengan keikutsertaan dalam berbagai kegiatan positif di dalam dan di luar sekolah. Pasal 6 (1) Dinas pendidikan provinsi/kabupaten/kota sesuai dengan kewenangannya wajib mengawasi kegiatan pengenalan lingkungan sekolah. dan sekolah menengah kejuruan. pada sekolah menengah pertama. SMA. (4) Dalam hal sekolah belum memiliki pengurus OSIS dan/atau MPK sebagaimana dimaksud pada ayat (3) huruf a. dan 2) tindakan lain yang bersifat edukatif. (2) Apabila dalam pelaksanaan pengenalan lingkungan sekolah terjadi pelanggaran. sekolah memberikan sanksi kepada siswa dalam rangka pembinaan berupa: 1) teguran tertulis. dan b. dinas pendidikan provinsi/kabupaten/ kota sesuai kewenangannya wajib menghentikan kegiatan pengenalan lingkungan sekolah. sekolah menengah atas.Bidang Pendidikan Menengah (3) Penyelenggaraan kegiatan pengenalan lingkungan sekolah oleh guru sebagaimana dimaksud pada ayat (1). sekolah dapat dibantu oleh siswa dengan syarat sebagai berikut: a. Pedoman Pelaksanaan Pengenalan Lingkungan Sekolah bagi Siswa Baru 2016 Page 18 . dapat dibantu oleh siswa apabila terdapat keterbatasan jumlah guru dan/atau untuk efektivitas dan efisiensi pelaksanaan pengenalan lingkungan sekolah dengan syarat sebagai berikut: a. siswa merupakan pengurus Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) dan/atau Majelis Perwakilan Kelas (MPK) dengan jumlah paling banyak 2 (dua) orang per rombongan belajar/kelas.

dan SMK . dan/atau 3) rekomendasi kepada pemerintah daerah untuk melakukan langkah- langkah tegas berupa penggabungan. Pedoman Pelaksanaan Pengenalan Lingkungan Sekolah bagi Siswa Baru 2016 Page 19 . Menteri atau pejabat yang ditunjuk memberikan sanksi kepada sekolah berupa: 1) rekomendasi penurunan level akreditasi. (2) Jenis sanksi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 7 tidak menghapus jenis sanksi lainnya yang diatur dalam peraturan perundang-undangan. 2) penundaan atau pengurangan hak. Pasal 9 (1) Sekolah wajib meminta izin secara tertulis dan mendapatkan izin secara tertulis dari orangtua/wali calon peserta kegiatan pengenalan anggota baru ekstrakurikuler. kepala dinas pendidikan provinsi/kabupaten/kota atau pengurus yayasan sesuai kewenangannya memberikan sanksi kepada kepala/wakil kepala sekolah/guru berupa: 1) teguran tertulis. d. (2) Apabila terjadi perpeloncoan maupun kekerasan lainnya dalam pengenalan lingkungan sekolah maka pemberian sanksi mengacu kepada Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 82 Tahun 2015 tentang Pencegahan dan Penanggulangan Tindak Kekerasan pada Satuan Pendidikan dan peraturan perundang-undangan lainnya. 2) pemberhentian bantuan dari pemerintah.Bidang Pendidikan Menengah b. (2) Sekolah wajib menyertakan rincian kegiatan pengenalan anggota baru ekstrakurikuler pada saat meminta izin secara tertulis sebagaimana dimaksud pada ayat (1) kepada orangtua/wali. 3) pembebasan tugas. dan/atau 4) pemberhentian sementara/tetap dari jabatan. kepala dinas pendidikan provinsi/kabupaten/kota sesuai kewenangannya memberikan sanksi kepada sekolah berupa: 1) pemberhentian bantuan dari pemerintah daerah. Pasal 8 (1) Pemberian sanksi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 7 dilakukan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep Seksi Kesiswaan SMP. dan/atau 2) penutupan sekolah yang diselenggarakan oleh masyarakat. c. SMA. relokasi. atau penutupan sekolah dalam hal terjadinya pelanggaran yang berulang.

sekolah wajib membuat pemetaan dan penanganan risiko serta memberitahukan kepada orangtua/wali untuk mendapat persetujuan.Bidang Pendidikan Menengah (3) Sekolah wajib menugaskan paling sedikit 2 (dua) orang guru untuk mendampingi kegiatan pengenalan anggota baru ekstrakurikuler. (5) Ketentuan sanksi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 7 berlaku juga untuk pengenalan anggota baru pada kegiatan ekstrakurikuler bagi siswa baru yang bertentangan dengan Peraturan Menteri ini Pasal 10 (1) Siswa.kemdikbud.id atau layanan pesan singkat (SMS) ke 0811976929. SMA. Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep Seksi Kesiswaan SMP.go.go. dan SMK . 021-5703303. Pedoman Pelaksanaan Pengenalan Lingkungan Sekolah bagi Siswa Baru 2016 Page 20 . orangtua/wali. (4) Apabila terdapat potensi risiko bagi siswa baru dalam pengenalan anggota baru pada kegiatan ekstrakurikuler sebagaimana dimaksud pada ayat (1). dan masyarakat dapat melaporkan dugaan pelanggaran atas Peraturan Menteri ini kepada Dinas Pendidikan setempat atau Kementerian melalui laman http://sekolahaman. telepon ke 021-57903020. dan masyarakat yang melaporkan pelanggaran sebagaimana dimaksud ayat (1) kecuali laporan tersebut terbukti tidak benar. orangtua/wali. faksimile ke 021-5733125. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 55 Tahun 2014 tentang Masa Orientasi Siswa Baru di Sekolah dicabut dan dinyatakan tidak berlaku. Pasal 11 Dengan berlakunya Peraturan Menteri ini. email ke laporkekerasan@kemdikbud.id. (2) Sekolah tidak dapat menuntut secara hukum atau memberikan sanksi dalam bentuk apapun kepada siswa.

TTD. Agar setiap orang mengetahuinya. TTD. ANIES BASWEDAN Diundangkan di Jakarta pada tanggal 6 Mei 2016 DIREKTUR JENDERAL PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN KEMENTERIAN HUKUM DAN HAK ASASI MANUSIA REPUBLIK INDONESIA. SMA.Bidang Pendidikan Menengah Pasal 12 Peraturan Menteri ini mulai berlaku pada tanggal diundangkan. WIDODO EKATJAHJANA BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA TAHUN 2016 NOMOR 839 Salinan sesuai dengan aslinya plh. Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep Seksi Kesiswaan SMP. Dyah Ismayanti NIP 196204301986012001 Pedoman Pelaksanaan Pengenalan Lingkungan Sekolah bagi Siswa Baru 2016 Page 21 . dan SMK . memerintahkan pengundangan Peraturan Menteri ini dengan penempatannya dalam Berita Negara Republik Indonesia. Ditetapkan di Jakarta pada tanggal 27 Mei 2016 MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN REPUBLIK INDONESIA TTD. Kepala Biro Hukum dan Organisasi Kepala Biro Kepegawaian.

4. Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep Seksi Kesiswaan SMP. 4. Menginformasikan fasilitas- sekolah lainnya. dengan memegang prinsip fasilitas. Menginformasikan daerah rawan di sekitar sekolah. 2. fasilitas umum di sekitar sekolah. Pengenalan stakeholders 3. Pengisian formulir siswa 1. Membantu siswa baru 1. etika makan. 3. terhadap aspek sekolah. sekolah serta kegunannya. Mengenali potensi diri 1. fasilitas 3. antara lain belajar.Bidang Pendidikan Menengah Lampiran II PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 18 TAHUN 2016 TENTANG PENGENALAN LINGKUNGAN SEKOLAH BAGI SISWA BARU SILABUS PENGENALAN LINGKUNGAN SEKOLAH BAGI SISWA BARU KEGIATAN NO TUJUAN WAJIB PILIHAN 1. Mengenalkan kegiatan ekstra kurikuler yang ada di sekolah. siswa baru. Diskusi konseling. tata cara lingkungan sekolah 2. cara dan tata cara sekitarnya. Kegiatan simulasi penanggulangan bencana. 2. Kegiatan pengenalan visi penggunaan fasilitas toilet. dan SMK . umum. Melibatkan siswa secara aktif dalam setiap diskusi. Kegiatan pengenalan Pedoman Pelaksanaan Pengenalan Lingkungan Sekolah bagi Siswa Baru 2016 Page 22 . dan sekitarnya dan misi. 6. dan sarana sarana dan prasarana sekolah sambil menjelaskan setiap prasarana sekolah. Kegiatan pengenalan warga 1. kegiatan. program. dan tata tertib berpakaian/sepatu. SMA. 2. baru oleh orang tua/wali. 7. Mengajak siswa berkeliling keamanan. 5. Menginformasikan kewajiban pemeliharaan fasilitas dan sarana prasarana sekolah dan fasilitas-fasilitas umum. Kegiatan pengenalan fasiltas ke seluruh area sekolah. sarana dan persamaan hak seluruh prasarana yang terdapat di siswa. Pengenalan tata cara dan beradaptasi dengan sekolah.

Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep Seksi Kesiswaan SMP. 5. Pemilihan tema kegiatan 2. 4. antara lain kedisplinan. benar. super memory komunikasi. Pengenalan budaya dan tata cinta lingkungan hidup. masing kelas. 1. karakter. termasuk keakraban antar siswa kepada sikap simpati. SMA. pendidikan anti korupsi. antara lain siswa dan warga 2. Kegiatan kebanggaan keanekaragaman dan pengenalan lingkungan terhadap keanekaragaman persatuan. 3. Kegiatan pengenalan kewirausahaan. senyum. Kegiatan atraksi masing- interaksi positif antar sapa. Simulasi penyelesaian suatu 1. Pengenalan etika pergaulan perlombaan bidang sekolah lainnya. kemandirian. dan saling lain dengan permainan atau menghargai. hidup nilai-nilai positif. termasuk tata system). Kegiatan yang menjalin kependidikan. Kegiatan penanaman dan 1. sopan. masalah untuk pembelajaran dalam bentuk dan cara belajar menumbuhkan motivasi dan quantum learning (speed efektif sebagai siswa semangat belajar siswa. dan santun.Bidang Pendidikan Menengah manfaat dan dampak teknologi informasi. Beribadah keagamaan perilaku positif antara penumbuhan akhlak dan bersama. reading. termasuk sanksi yang diatur dalam peraturan perudang- undangan terkait. easy writing. pengenalan lain kejujuran. cara menyapa/berbicara 2. serta sportif. dengan guru dan tenaga 2. Pedoman Pelaksanaan Pengenalan Lingkungan Sekolah bagi Siswa Baru 2016 Page 23 . 2. dan SMK . antar siswa serta antara siswa kesenian. diskusi kelompok. Mendatangkan narasumber menggunakan Bahasa dari berbagai profesi untuk Indonesia yang baik dan berbagi pengalaman. dengan warga sekolah antara empati. pengenalan suku dan agama. Kegiatan pengenalan etika mapping. semangat. Pembiasaan salam. tertib sekolah. Pengenalan metode motivasi. Menumbuhkan 1. cinta tanah air. dan olah raga. 3. 4. menghormati 3. Menumbuhkan 1. Mengembangkan 1. Kegiatan pengenalan institusi pasangan pada sekolah kejuruan. sikap 2. sekolah yang sesuai dengan dan kebhinekaan. dan saling menghargai. mind baru.

ANIES BASWEDAN Salinan sesuai dengan aslinya plh. dengan jenis sampah. dan zat adiktif lainnya antara lain bahaya merokok. narkotika psikotropika. 4. dan pada saat bergantian memakai fasilitas sekolah. Ditetapkan di Jakarta pada tanggal 27 Mei 2016 MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN REPUBLIK INDONESIA TTD. Kepala Biro Hukum dan Organisasi Kepala Biro Kepegawaian.Bidang Pendidikan Menengah bersih dan sehat untuk penggunaan pakaian adat di mewujudkan siswa sekolah. etos kerja. 5. 7. Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep Seksi Kesiswaan SMP. 6. Mengajarkan simulasi antri melalui baris sebelum masuk kelas. telepon. TTD. Penggunaan sumber daya sekolah (air. Kegiatan pendidikan bahaya pornografi. Dyah Ismayanti NIP 196204301986012001 Pedoman Pelaksanaan Pengenalan Lingkungan Sekolah bagi Siswa Baru 2016 Page 24 . listrik. SMA. Kerja bakti membersihkan integritas. lingkungan sekolah dan dan semangat gotong pengenalan tata cara royong pada diri membuang sampah sesuai siswa. dsb) secara efisien. yang memiliki nilai 3. Kegiatan pengenalan dan keselamatan berlalu lintas. dan SMK .

. Riwayat Kesehatan PENYAKIT BERAT PERNAH/SEDANG JENIS ALERGI NO............................................... Asal Sekolah : 8........ Tempat dan tanggal lahir : 5................................ sains............... 2..... Jenis Kelamin : 3......... 3... Urutan anak : Anak ke ......... Alamat rumah : 7........... 10........................................... 3.......... SIFAT/PERILAKU MENONJOL PERLU DITINGKATKAN 1....... ......... .............. Agama : 6....... Sebutkan sifat/perilaku siswa yang menonjol dan yang perlu ditingkatkan SIFAT PERILAKU YANG NO... dst 9............. dari ..... dll ............. DIDERITA YANG DIDERITA 1...................... olah raga...................Bidang Pendidikan Menengah Lampran III PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 18 TAHUN 2016 TENTANG PROGRAM PENGENALAN LINGKUNGAN SEKOLAH (P2LS) BAGI SISWA BARU CONTOH FORMULIR PENGENALAN LINGKUNGAN SEKOLAH BAGI SISWA BARU A..... PROFIL SISWA 1......... Sebutkan potensi atau bakat siswa di bidang seni.... Nama : 2........................ SMA.......... 2.................................... bersaudara 4..... dst Pedoman Pelaksanaan Pengenalan Lingkungan Sekolah bagi Siswa Baru 2016 Page 25 .............. Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep Seksi Kesiswaan SMP.......................... dan SMK ...................................

.. Tanggal Lahir 3. Alamat saat ini 6......... DATA BAPAK/WALI* IBU/WALI* 1......... ANIES BASWEDAN Salinan sesuai dengan aslinya plh........... Pekerjaan 4... Nama 2.... SMA... Dyah Ismayanti NIP 196204301986012001 Pedoman Pelaksanaan Pengenalan Lingkungan Sekolah bagi Siswa Baru 2016 Page 26 . TTD. PROFIL ORANG TUA/WALI NO... Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep Seksi Kesiswaan SMP. . Tempat...... dan SMK .... Telp/HP ... Pendidikan Terakhir 5.. Tanda Tangan Orang Tua / Wali* ( ) Keterangan : *coret yang tidak perlu Ditetapkan di Jakarta pada tanggal 27 Mei 2016 MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN REPUBLIK INDONESIA TTD.... No.. Kepala Biro Hukum dan Organisasi Kepala Biro Kepegawaian...............Bidang Pendidikan Menengah B.

Papan nama yang berbentuk rumit dan menyulitkan dalam pembuatannya dan/atau berisi konten yang tidak bermanfaat. dsb). Memberikan tugas kepada siswa baru yang Pelaksanaan Pengenalan Lingkungan Sekolah wajib membawa suatu produk dengan merk tertentu. Aksesoris di kepala yang tidak wajar. 3. Memberikan hukuman kepada siswa baru yang tidak mendidik seperti menyiramkan air serta hukuman yang bersifat fisik dan/atau mengarah pada tindak kekerasan. 5. dan Pelaksanaan Pengenalan Lingkungan Sekolah sejenisnya.Bidang Pendidikan Menengah Lampiran IV PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 18 TAHUN 2016 TENTANG PROGRAM PENGENALAN LINGKUNGAN SEKOLAH (P2LS) BAGI SISWA BARU CONTOH KEGIATAN DAN ATRIBUT YANG DILARANG DALAM PELAKSANAAN PENGENALAN LINGKUNGAN SEKOLAH BAGI SISWA BARU Contoh Atribut Yang Dilarang Dalam 1. 5. 2. 4. Alas kaki yang tidak wajar. dan sejenisnya. dan SMK . Atribut lainnya yang tidak relevan dengan aktivitas pembelajaran. Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep Seksi Kesiswaan SMP. 6. Contoh Aktivitas Yang Dilarang Dalam 1. Pedoman Pelaksanaan Pengenalan Lingkungan Sekolah bagi Siswa Baru 2016 Page 27 . Memakan dan meminum makanan dan minuman sisa yang bukan milik masing- masing siswa baru. Memberikan tugas yang tidak masuk akal seperti berbicara dengan hewan atau tumbuhan serta membawa barang yang sudah tidak diproduksi kembali. tas belanja plastik. 3. semut. gula. Menghitung sesuatu yang tidak bermanfaat (menghitung nasi. Kaos kaki berwarna-warni tidak simetris. SMA. Tas karung. 4. 2.

TTD.Bidang Pendidikan Menengah 6. Ditetapkan di Jakarta pada tanggal 27 Mei 2016 MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN REPUBLIK INDONESIA TTD. Kepala Biro Hukum dan Organisasi Kepala Biro Kepegawaian. ANIES BASWEDAN Salinan sesuai dengan aslinya plh. Dyah Ismayanti NIP 196204301986012001 Pedoman Pelaksanaan Pengenalan Lingkungan Sekolah bagi Siswa Baru 2016 Page 28 . dan SMK . SMA. Aktivitas lainnya yang tidak relevan dengan aktivitas pembelajaran. Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep Seksi Kesiswaan SMP.

MISBAHUL MUNIR.Pd. Kepala Bidang Pendidikan Menengah SMP. A. M. H. SMA/SMK ) Anggota : Staf Seksi Kesiswaan SMP. H. Hj. 27 Juni 2016 KEPALA DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN SUMENEP.Bidang Pendidikan Menengah Lampiran V SUSUNAN PANITIA PELAKSANA PROGRAM PENGENALAN LINGKUNGAN SEKOLAH (P2LS) BAGI SISWA BARU JENJANG SMP. AKHMAD FAIRUSI. SLAMET TAJUSSUBHI. S. DAN SMK TAHUN 2016 Pelindung : Drs. M. M. Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep Seksi Kesiswaan SMP. FIFIN FATANAH 3. SHADIK. SHADIK. 19581231 197703 1 014 Pedoman Pelaksanaan Pengenalan Lingkungan Sekolah bagi Siswa Baru 2016 Page 29 .Si Pembina Utama Muda NIP. dan SMK .Si ( Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep ) Penanggung Jawab : Drs.Pd ( Plt. SMA dan SMK) Ketua : H.Pd 5. 1. S. A. ALIF INDRA KUSUMA. SMA.Pd 4. SMA/SMK. S. H.Si ( Kepala Seksi Kesiswaan SMP. YULI DWI YANDARI 2. Drs. M. SMA. ERDIYANTO. SE Sumenep.

Nama Sekolah b.Bidang Pendidikan Menengah Lampiran VI FORMAT LAPORAN PELAKSANAAN PROGRAM PENGENALAN LINGKUNGAN SEKOLAH (P2LS) BAGI SISWA BARU SMP. SMA DAN SMK TAHUN 2016 1. Panitia Program Pengenalan Lingkungan Sekolah (P2LS) bagi Siswa Baru a. c. Nama Kepala Sekolah c. Dokumentasikan hal-hal yang berkaitan dengan penyelenggaraan Program Pengenalan Lingkungan Sekolah (P2LS) bagi Siswa Baru di sekolah masing-masing (masukkan dalam lampiran). Jumlah Peserta Program Pengenalan Lingkungan Sekolah (P2LS) bagi Siswa Baru 3. Ukuran kertas Folio d. Strukur Organisasi Panitia. d. Lembar pengesahan ditandatangani oleh ketua panitia/koordinator kegiatan dan diketahui oleh kepala sekolah. dan SMK . b. Jumlah Total Siswa j. Ukuran font “Times New Roman” 12pt. Nama Ketua Panitia Kegiatan berikut Jabatan di Sekolah. Alamat Sekolah d. keterangan instansi dan tahun. HP Kepala Sekolah f. f. Cover dalam warna putih dengan mencantumkan (diurut dari atas ke bawah) nama sekolah. Laporan masukkan ke map plastik BUSINESS FILE 1) SMP : Warna Hijau 2) SMA : Warna Kuning 3) SMK : Warnah Merah b. Jumlah Tenaga Penunjang i. judul laporan ‘Laporan Pelaksanaan Program Pengenalan Lingkungan Sekolah (P2LS) bagi Siswa Baru Tahun 2016’. Pedoman Pelaksanaan Pengenalan Lingkungan Sekolah bagi Siswa Baru 2016 Page 30 . 2. c. Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep Seksi Kesiswaan SMP. Jumlah Guru h. Fisik Laporan a. Profil Sekolah a. logo sekolah. Website dan Email Sekolah g. e. SMA. Telepon Sekolah e. Jumlah guru yang terlibat. Daftar nama guru yang terlibat berikut diskripsi tugas.

Kesimpulan dan Saran-Saran a. Makalah. Berikan contoh-contoh bentuk partisipasi kakak kelas dalam pelaksanaan Program Pengenalan Lingkungan Sekolah (P2LS) bagi Siswa Baru. b. 5. Acara. 7. f. Pengayaan Acara dan Internalisasi Nilai-Nilai: a. Diskusi. Berikan gambaran perbedaan pelaksanaan orientasi pada tahun sebelumnya dibandingkan dengan pelaksanaan Program Pengenalan Lingkungan Sekolah (P2LS) bagi Siswa Baru pada tahun 2016. metode. tujuan dan sasarannya. c. Sebutkan metode pelaksanaan kegiatan berikut penjelasan singkat dari metode tersebut. 8. pokok pemikiran. waktu. 4. Berikan pokok-pokok pemikiran sambutan Kepala Sekolah dalam acara sambutan atau pembekalan Program Pengenalan Lingkungan Sekolah (P2LS) bagi Siswa Baru (jika ada materi lengkap berikan dalam lampiran). Berikan contoh-contoh tugas yang diberikan kepada siswa baru. Daftar nama organisasi siswa yang terlibat g. c. Dokumentasi Berikan gambaran atau foto dokumentasi pelaksanaan Program Pengenalan Lingkungan Sekolah (P2LS) bagi Siswa Baru berikut keterangannya. Jumlah dan daftar nama kelompok/gugus yang dibentuk. Berikan saran-saran bagi perbaikan pelaksanaan Program Pengenalan Lingkungan Sekolah (P2LS) bagi Siswa Baru Pedoman Pelaksanaan Pengenalan Lingkungan Sekolah bagi Siswa Baru 2016 Page 31 . Berikan bentuk-bentuk kreativitas kakak kelas dan siswa baru dalam pelaksanaan Pengenalan Lingkungan Sekolah bagi Siswa.Bidang Pendidikan Menengah e. Berikan kesimpulan tentang keunggulan atau nilai tambah pelaksanaan Program Pengenalan Lingkungan Sekolah (P2LS) bagi Siswa Baru tahun 2016. b. pengisi acara dan keterangan lain yang perlu dilaporkan. Sebutkan susunan acara dengan menjelaskan topik (materi wajib/pilihan). Sebutkan perincian materi pelaksanaan Program Pengenalan Lingkungan Sekolah (P2LS) bagi Siswa Baru dengan menjelaskan judul topik. dan Materi a. Jumlah siswa lama/senior yang terlibat. b. Metode. tempat. Partisipasi dan kreativitas a. Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep Seksi Kesiswaan SMP. b. c. 6. SMA. dan SMK . Berikan makalah atau bahan presentasi berupa power point (dalam lampiran).