Konsep nyeri pada Dm tipe II

The Internasional Association for the Study of Pain (IASP)

menedifinisikan nyeri sebagai berikut nyeri merupakan pengalaman

sensorik dan emosional yang tidak menyenangkan akibat adanya

kerusakan atau ancaman kerusakan jaringan.(9) Berdasarkan definisi

tersebut nyeri merupakan suatu gabungan dari komponen objektif (asfek

fisiologi sensorik nyeri) dan komponen subjektif (aspek emosional dan

psikologis). Sedangkan nyeri akut disebabkan oleh stimulasi noxious

akibat trauma, proses suatu penyakit atau akibat fungsi otot atau visceral

yang terganggu. Nyeri tipe ini berkaitan dengan stress neuroendokrin

yang sebanding dengan intensitasnya. Nyeri akut akan disertai

hiperaktifitas saraf otonom dan umumnya mereda dan menghilang sesuai

dengan laju proses penyembuhan.Berdasarkan timbulnya nyeri dapat

diklasifikasikan menjadi:

a. Nyeri akut

Nyeri yang timbul mendadak dan berlangsung sementara. Nyeri

ini ditandai dengan adanya aktivitas saraf otonom seperti: takikardi,

hipertensi, hiperhidrosis, pucat dan midriasis dan perubahan wajah:

menyeringai atau menangis.

b. Nyeri kronik
Nyeri berkepanjangan dapat berbulan-bulan tanpa tanda-tanda

aktivitas otonom kecuali serangan akut. Nyeri tersebut dapat berupa

nyeri yang tetap bertahan sesudah penyembuhan luka

(penyakit/operasi) atau awalnya berupa nyeri akut lalu menetap

sampai melebihi 3 bulan.

1. Penilaiaan nyeri

a) Numerical Rating Scale (NRS)

Skala ini sudah biasa dipergunakan dan telah divalidasi. Berat

ringannya rasa sakit atau nyeri dibuat menjadi terukur dengan

mengobyektifkan pendapat subyektif nyeri. Skala numerik dari 0

hingga10, di bawah ini, nol (0) merupakan keadaan tanpa atau bebas

nyeri, sedangkan sepuluh (10), suatu nyeri yang sangat hebat.

b) Visual Analogue Scale (VAS)

Cara lain untuk menilai intensitas nyeri yaitu dengan

menggunakan Visual Analog Scale (VAS). 34 Skala berupa suatu

garis lurus yang panjangnya biasaya 10 cm (atau 100 mm), dengan

penggambaran verbal pada masing-masing ujungnya, seperti

angka 0 (tanpa nyeri) sampai angka 10 (nyeri terberat). Nilai VAS 0

- <4 = nyeri ringan, 4 - <7 = nyeri sedang dan 7-10 = nyeri berat.
c) Skala Wajah Wong Baker

Skala nyeri enam wajah dengan ekspresi yang berbeda,

menampilkan wajah bahagia hingga wajah sedih, digunakan untuk

mengekspresikan rasa nyeri. Skala ini biasanya dipergunakan

mulai anak usia 3 (tiga) tahun.