n Dewa-Dewa: Sisa-sisa Perang Nuklir

Purbakala Ditemukan di Seluruh Dunia

Date: April 5, 2017Author: Iwan Steven 0 Komentar

Kitab Henokh 68:4. Dan saat dia berdiri di hadapan TUHAN segala Roh, Mikhael yang
kudus berbicara kepada Raphael, “Aku tidak akan mengambil bagian atas mereka (Malaikat
yang Jatuh) di hadapan mata Tuhan, karena TUHAN segala Roh murka kepada mereka,
karena mereka bertindak seolah-olah mereka adalah dewa-dewa.

Kota India Kuno Berumur 8000 Tahun Terradiasi oleh Ledakan Atom

Radiasi masih begitu kuat, daerah ini sangat berbahaya. Lapisan tebal abu radioaktif di
Rajasthan, India, mencakup area seluas tiga mil persegi, sepuluh mil sebelah barat Jodhpur.
Para ilmuwan menyelidiki area tersebut, dimana pembangunan perumahan sedang
dikerjakan.

Mohenjo-Daro

Selama beberapa lama telah diketahui bahwa terjadi tingkat kelahiran cacat dan kanker yang
sangat tinggi di dalam area pembangunan. Tingkat radiasi di sana tercatat begitu tinggi pada
alat pengukur Geiger sehingga pemerintah India kini menutup wilayah tersebut. Para
ilmuwan telah menggali sebuah kota kuno di mana bukti-bukti menunjukkan terjadinya
ledakan atom yang berasal dari ribuan tahun lalu, antara 8.000 sampai 12.000 tahun,
menghancurkan sebagian besar bangunan-bangunan dan mungkin sekitar setengah juta orang.
Salah seorang peneliti memperkirakan bahwa bom nuklir yang digunakan kira-kira seukuran
bom atom yang dijatuhkan di Jepang pada tahun 1945.

Kitab Mahabharata jelas-jelas menggambarkan malapetaka ledakan yang mengguncang
benua.

“Sebuah proyektil tunggal berisi semua kekuatan di alam semesta … Kolom asap pijar dan
api seterang 10.000 matahari, muncul dalam segala kemegahannya … Itu senjata yang tidak
dikenal, sebuah halilintar besi, utusan raksasa kematian yang memusnahkan menjadi abu
seluruh ras. Mayat-mayat itu terbakar hebat sehingga tak bisa dikenali. Rambut dan kuku-
kuku mereka berjatuhan, tembikar pecah tanpa penyebab yang jelas, dan burung-burung
berubah menjadi putih. Setelah beberapa jam, semua bahan makanan tercemar. Untuk
menyelamatkan diri dari api ini, para prajurit menceburkan diri ke dalam sungai.”

” kata Ganguli. “Alih-alih menyebut awan jamur. Sebuah perang purbakala dijelaskan dalam Drona Parva. Ada kutipan-kutipan tentang kontaminasi makanan dan rambut-rambut manusia berguguran. mesin terbang. bagian dari Mahabharata. “Bagian ini menceritakan tentang pertempuran di mana ledakan senjata-senjata pamungkas memusnahkan seluruh tentara. penulis Mahabharata menggambarkan ledakan tegak lurus dengan awan-awan asap mengepul sebagai urutan pembuka dari payung-payung raksasa. Dia mengatakan referensi-referensi yang menyebutkan kereta-kereta perang udara (Vimana.” . UFO purbakala) dan senjata pamungkas.Komentar Sejarawan Sejarawan Kishan Mohan Ganguli mengatakan bahwa tulisan-tulisan kuno India penuh deskripsi-deskripsi seperti demikian. yang kedengaran seperti ledakan atom seperti yang dialami Hiroshima dan Nagasaki. menyebabkan banyak kerumunan prajurit berikut kuda-kuda tunggangan dan gajah-gajah serta senjata-senjata dihempaskan seolah-olah mereka itu daun- daun kering di pepohonan.

yang memimpin penyelidikan setelah tingkat radiasi tinggi ditemukan. Perhatikan ayat-ayat kuno dari Mahabharata ini: “Gurkha.” Pembangunan telah dihentikan sementara lima anggota tim melakukan penyelidikan. menerbangkan vimana yang cepat dan kuat.Situs Arkeologi Mohenjo-Daro Investigasi Arkeologi Mengungkap Informasi Arkeolog Francis Taylor mengatakan bahwa tulisan-tulisan di beberapa kuil di dekatnya yang telah berhasil ia terjemahkan menunjukkan bahwa mereka berdoa supaya diselamatkan dari cahaya besar yang datang untuk meruntuhkan kota. dan situs abu radioaktif yang ditemukan di sebelah barat Jodhpur ada di sekitar sana. Ada bukti bahwa kerajaan Rama (sekarang India) hancur karena perang nuklir. Abu radioaktif menambah kredibilitas tulisan India kuno yang menggambarkan peperangan atom. Mandor dari proyek ini adalah Lee Hundley. Melontarkan sebuah proyektil tunggal Berisi semua kekuatan alam semesta. “Sangat menakjubkan untuk membayangkan bahwa beberapa peradaban purbakala memiliki teknologi nuklir sebelum kita memilikinya. . Lembah Indus sekarang menjadi gurun Thar.

Setelah beberapa jam Seluruh bahan makanan tercemar… … untuk menyelamatkan diri dari api ini Para prajurit mencampakkan diri mereka ke dalam aliran-aliran sungai Untuk membasuh diri mereka dan peralatan mereka. Seorang utusan raksasa kematian. Gajah-gajah terbakar menjadi api dan berlari ke sana kemari dalam kegilaan mencari perlindungan dari kengerian ini. Semua titik-titik kompas hilang dalam kegelapan.. menghujani debu dan kerikil. seperti hujan besar. Di wilayah yang sangat luas. Dan burung-burung berubah menjadi putih. Yang menjadikan abu Seluruh ras Vrishnis dan Andhakas. Angin ribut mulai bertiup Awan-awan menderu ke atas. … Mayat-mayat itu terbakar hebat Untuk bisa dikenali. Rambut dan kuku-kuku berguguran. Matahari tampak goyah di langit Bumi berguncang.“ – Mahabharata . binatang-binatang lain rebah ke tanah dan mati. itu senjata yang tidak dikenal. terbakar hangus oleh kejamnya panas mengerikan dari senjata ini. Dari semua titik-titik kompas panah-panah api menghujani terus-menerus dan ganas.Kolom asap pijar dan api Seterang sepuluh ribu matahari Muncul dalam segala kemegahannya … ledakan tegak lurus dengan kepulan awan-awan asapnya … … awan asap naik sesudah ledakan pertamanya membentuk lingkaran-lingkaran bulat yang meluas seperti pembukaan payung-payung raksasa … . Burung berkoar-koar menggila … Elemen-elemen dasar tampak terguncang. Bagian kedua: “Panah-panah api yang rapat. Air mendidih dan binatang-binatang yang tinggal di dalamnya juga mati. Kesuraman tebal dengan cepat menyudahi pasukan Pandava. meliputi musuh. Tembikar pecah tanpa sebab yang jelas. dilontarkan ke atas ciptaan. Sebuah halilintar besi.

bahkan dalam standar arkeologi tradisional. Keracunan radioaktif akan membuat rambut dan kuku-kuku rontok.Hingga pemboman Hiroshima dan Nagasaki. Membenamkan diri ke dalam air memberikan sedikit kelegaan. tidak dikuburkan. Ketika penggalian Harappa dan Mohenjo-Daro sampai ke jalanan. Apa yang bisa menyebabkan hal seperti ini? Mengapa mayat-mayat ini tidak membusuk atau dimakan binatang buas? Selain itu. meskipun itu tidak menyembuhkan. Namun mereka sangat akurat menggambarkan efek dari ledakan atom. tidak ada penyebab jelas terjadinya kematian karena kekerasan fisik. manusia modern tidak bisa membayangkan senjata manapun yang begitu mengerikan dan menghancurkan seperti yang digambarkan dalam teks-teks India kuno. . mereka menemukan kerangka-kerangka berserakan di seluruh kota-kota. banyak yang berpegangan tangan dan tergeletak di jalan-jalan seolah-olah kehancuran instan yang mengerikan telah terjadi. Orang- orang hanya tergeletak. Dan kerangka-kerangka ini umurnya ribuan tahun. di jalan-jalan kota itu.

.

Gorbovsky menyebutkan tingginya insiden radiasi yang berhubungan dengan kerangka-kerangka itu dalam bukunya pada tahun 1966. Kota-kota lainnya telah ditemukan di India utara yang menunjukkan indikasi ledakan-ledakan besar. tampaknya seperti terkena panas yang hebat. panas yang hebat yang mampu mencairkan bejana- benaja tanah liat hanya bisa dijelaskan oleh ledakan atom atau semacam senjata plasma lain yang tidak dikenal. Salah satu kota tersebut. Di satu situs. Riddles of Ancient History. . “batu-batu hitam” yang “dibaptiskan. ditemukan di antara Sungai Gangga dan pegunungan Rajmahal. Ketika terjadi ledakan atom. ribuan gumpalan-gumpalan yang menyatu. Sementara kerangka-kerangka memiliki penanggalan karbon dari sekitar tahun 2500 SM.” telah ditemukan di Mohenjo-Daro. Kerangka-kerangka ini termasuk yang paling radioaktif dari yang pernah ditemukan. Material-material dinding-dinding besar dan fondasi-fondasi kota kuno melebur bersama-sama. A.Kerangka-kerangka di Mohenjo-Daro terserak di jalan-jalan. Arkeolog Russia. itu menjadikan kelihatan jauh lebih muda. Kota-kota tersapu hancur seluruhnya. secara fisik mengalami vitrifikasi (menjadi kaca)! Dan karena tidak ada indikasi terjadinya letusan gunung berapi di Mohenjo-Daro atau di kota-kota lain. Ini tampaknya adalah pecahan-pecahan tembikar tanah liat yang meleleh bersama-sama dalam panas yang ekstrim. setara dengan orang-orang yang di Hiroshima dan Nagasaki. para ilmuwan Soviet menemukan kerangka yang memiliki tingkat radioaktif 50 kali lebih besar dari normal. Selanjutnya. harus diingat bahwa penanggalan karbon melibatkan pengukuran jumlah radiasi sisa.

Perancis. meskipun dibesarkan di lingkungan Yahudi.” . di hutan. J. Bom atom pertama diledakkan pada tanggal 16 Juli 1945.” Video berikut menunjukkan dia mengutip dari Bhagavad Gita tentang uji coba bom atom. Penghancur Dunia-dunia. Irlandia.” Oppenheimer. di tebing di pegunungan. Turki dan tempat-tempat lain. ia mengutip dari Bhagavad Gita: “‘Sekarang aku menjadi Kematian. di tengah-tengah lembing dan anak-anak panah.’ Aku kira kita semua merasa seperti itu.” Oppenheimer Mengutip Kitab Suci Hindu Sesudah Ledakan Nuklir Pertama J. Kakaknya mengatakan bahwa Oppenheimer mendapati Bhagavad Gita “sangat mudah dan cukup mengagumkan … (dan) benar-benar terpengaruh pesona dan kebijaksanaan Bhagavad Gita”. “membaca Veda merupakan hak istimewa terbesar abad ini dibandingkan semua abad-abad sebelumnya. ilmuwan kepala Proyek Manhattan Dr. Oppenheimer mengungkapkan harapan dan ketakutannya dari sebuah kutipan Bhagavad Gita: “Dalam pertempuran. dalam uji coba Trinity di New Mexico. proyek Perang Dunia II yang mengembangkan senjata nuklir pertama. kecuali dari ledakan atom.” Ketika ditanya dalam sebuah wawancara di Universitas Rochester tujuh tahun setelah uji coba nuklir Alamogordo. Dalam sebuah wawancara yang dilakukan setelah ia menyaksikan tes bom atom pertama. yakni. membelanya. Oppenheimer juga mengklaim bahwa. Dalam tidur. sangat terpengaruh oleh filsafat Veda. penghancur dunia-dunia. dalam kebingungan. Oppenheimer mengatakan kemudian bahwa peristiwa itu mengingatkannya akan kata-kata dari Bhagavad Gita: “Sekarang aku menjadi Kematian. bisa ditemukan di India.Menariknya. Oppenheimer menjawab. apakah itu bom atom pertama yang pernah diledakkan. Dua hari sebelum tes Trinity. melebur bersama-sama. Skotlandia. Robert Oppenheimer dikenal sangat akrab dengan literatur Sansekerta kuno. Tidak ada penjelasan logis untuk vitrifikasi benteng- benteng batu dan kota-kota. Di lautan besar yang gelap. Perbuatan-perbuatan baik yang telah diperbuat seseorang sebelumnya. “Kota-kota kuno yang batu-bata dan dinding-dinding batunya benar-benar telah tervitrifikasi (menjadi kaca). Oppenheimer sering disebut sebagai bapak bom atom karena perannya dalam Proyek Manhattan. di kedalaman rasa malu.R.

Oppenheimer bersama Albert Einstein Oppenheimer bahkan pernah mengisyaratkan kemungkinan digunakannya senjata-senjata setara bom nuklir yang dia kerjakan pada zaman-zaman purbakala. Drona dan Karna mempunyai pengetahuan untuk menggunakan senjata ini. Drona menarik . Selama perang Mahabharata. Sementara ia memberikan kuliah di Rochester University. dikatakan memiliki energi untuk menghancurkan alam semesta atau Brahmand (14 dunia) menurut kosmologi Hindu. Dalam Mahabharata tertulis: Parasurama. Bhisma. Senjata Brahmanda astra. Brahmastra atau Brahmanda astra adalah salah satu dari tiga senjata pamungkas Trimurti. tentu saja. namun karena permintaan para Deva dan leluhur. selama sesi tanya jawab seorang siswa mengajukan pertanyaan yang membuat Oppenheimer memberikan jawaban yang menggemparkan: Mahasiswa: “Apakah bom yang meledak di Alamogordo pada Proyek Manhattan adalah yang pertama kali diledakkan?” Dr Oppenheimer menjawab: “Yah – Iya. khususnya dalam kisah Ramayana dan Mahabharata. Guru Drona hendak menggunakan senjata ini untuk melawan pasukan Pandava.” Beberapa orang berpendapat Oppenheimer mengacu pada senjata Brahmastra yang disebutkan dalam Mahabharata. Di zaman modern.

Demikian juga angin membawa gemuruh. ketika ia terpukul.” (Sitchin. pembuat bom atom Perang Nuklir Purbakala Selama “perang piramida” Mesir yang pertama. Dan dia mengutip dari Mahabharata tentang deskripsi yang sangat bagus tentang peperangan atom di mana kepada Arjuna diberikan “senjata surgawi” yang tidak dapat ia . atau dengar dengan telinga mereka. Ini mirip seperti senjata nuklir besar yang diledakkan pada atau dekat dengan tanah. kasar. Horus menyerang: “… (dan dia) melepaskan terhadap mereka badai yang tidak bisa mereka lihat dengan mata mereka. guntur dan halilintar. Bagian besar dari bumi besar hangus oleh asap yang mengerikan. 1985) Ini nampaknya mirip seperti sinar gamma dan pulsa neutron dari senjata nuklir sub-kiloton. Panas yang menakjubkan menguasai Kekacauan… Nampaknya sepertinya Bumi dan Langit luas di atas telah menyatu bersama-sama.” (Sitchin. yang tidak memiliki bola api dan radiasi nuklirnya meluas jauh melampaui gelombang ledakan. sehingga menghasilkan awan jamur besar. dan dinding-dinding batu sebagian meleleh. tumbukan yang luar biasa. Ada banyak petunjuk lain mengenai perang nuklir purbakala. halilintarnya. ketika senjata ini digunakan. Malam itu aku tahu dunia sedang menuju kepada kesusahan” – Fisikawan Leo Szilard. Silau kilatan dari Batu-Guntur.” Dia kemudian membahas Sodom dan Gomora dan membandingkan mereka dengan Hiroshima dan Nagasaki. itu akan menyebabkan “samudera akan mendidih karena panasnya dan bumi dan pegunungan akan melayang ke udara dan segala sesuatu akan terbakar tanpa meninggalkan abu. Seperti dicatat dalam purana Hindu. Zeus menaklukkan Thyphon: “Api ditembakkan dari dewa terluka di dalam lembah Gunung yang redup. mencair seperti timah mencair ketika dipanaskan oleh kepiawaian manusia … dalam pijaran api yang berkobar-kobar itu bumi mencair. api yang tak terkatakan muncul terang ke langit atas. antara Horus dan Seth.kembali senjata ini karena itu akan memusnahkan sama sekali pasukan Pandava yang berperang di pihak yang benar. Zeus berperang melawan dewa-dewa Titan: “Asap panas meliputi para Titan. membutakan mata mereka – begitu kuatnya. David Hatcher Childress (2000) membahas tentang perang atom purbakala di Hattusas (Bogazkoy) di Turki di mana “bagian-bagian kota itu mengalami vitrifikasi (menjadi kaca). 1985). menyaksikan selama sepuluh menit. 1985).” “Kami menyalakan saklar. melihat kilatan. yang dilahirkan Gaea. seolah- olah Bumi dilemparkan menjadi reruntuhan. dan terpencil. kemudian mematikan semuanya dan pulang ke rumah. Ini membawa kematian bagi mereka semua dalam sekejap …” (Sitchin. gempa dan badai debu.

Peradaban itu dilanda banjir ketika Atlantis tenggelam ke dalam lautan dan Mediterania mulai terisi dengan air. Mahabharata dan Drona Parva berbicara tentang perang dan senjata-senjata yang digunakan: bola api besar yang bisa menghancurkan seluruh kota. Tapi kamu harus berjanji untuk tidak pernah menggunakannya untuk melawan musuh manusia. dan umumnya dikenal sebagai pra-dinasti Mesir. kolam-kolam dan danau-danau mulai mendidih … Nyala apinya bahkan mencapai Langit … Indra tanpa kehilangan waktu bergegas ke Khandava dan menutupi langit dengan awan-awan. epik India kuno menggambarkan serangkaian perang mengerikan – perang-perang yang mungkin terjadi antara India kuno melawan Atlantis. Setelah menetap di Dataran Tinggi Deccan di India utara.” Kutipan Mahabharata: Drona memanggil Arjuna dan berkata. yang terkenal dari tulisan-tulisan Plato dan catatan-catatan Mesir kuno. dan tombak-tombak terbang yang bisa menghancurkan seluruh “kota penuh benteng”. atau mungkin pihak ketiga di wilayah Gobi. kemudian memudar dalam milenium sesudah kehancuran benua Atlantis. .” “Arjuna dan Krishna berkendara ke sana kemari dengan kereta-kereta mereka di kedua sisi hutan dan menghalau kembali makhluk-makhluk yang mencoba melarikan diri. Kerajaan Rama berkembang pesat pada periode yang sama. Kalibanga. yang disebut Brahmastra. “Kilasan Kapila“. itu mungkin akan menghancurkan dunia. mereka mendirikan ibu kotanya di kota kuno Deccan. menurut doktrin esoteris dan bukti-bukti arkeologi. Peradaban Osirian berada di cekungan Mediterania dan Afrika utara. Kerajaan Rama didirikan oleh Naga (Naacal) yang datang ke India dari Burma dan akhirnya dari “Tanah Air menuju ke timur”. Ayodha dan Pataliputra.” Kerajaan Rama. Atlantis. diperkirakan sezaman dengan kebudayaan besar Atlantis dan Osiris di Barat. “Terimalah dari padaku senjata yang tak terkalahkan ini. kamu boleh memakainya untuk melawan dia dalam pertempuran.gunakan terhadap manusia “karena itu dapat menghancurkan dunia”. tapi ia bisa menggunakannya untuk melawan “setiap musuh yang bukan manusia. Jika ada musuh yang bukan manusia menyerang kamu.000 orang menjadi abu dalam hitungan detik. yang digambarkan dalam Mahabharata dan Ramayana. tampaknya ada di tengah-tengah Samudera Atlantik dan merupakan peradaban yang sangat canggih teknologinya. Tidak ada selain kamu yang layak menerima senjata surgawi yang aku berikan kepadamu. Menurut arkeolog. hujan tercurah turun tapi itu mengering di udara oleh karena panasnya. China barat. karena jika kamu melakukannya. serta Lothal. Mathura dan mungkin kota-kota lain seperti Benares. Kerajaan Naga tampaknya mulai meluas ke seluruh India utara termasuk kota-kota Harappa. menurut tradisi esoterik. Seperti disebutkan di atas. Ribuan binatang terbakar. yang bisa membakar 50. Mohenjo-Daro dan Kot Diji (sekarang di Pakistan). di mana kota modern Nagpur berdiri hari ini.

sebuah halilintar besi. asalkan Anda membayar upeti yang cukup dan menerima kekuasaan Atlantis. para prajurit menceburkan diri ke dalam sungai. Sekarang ini mereka umumnya disebut “Pendeta-Raja” dari peradaban Lembah Indus. dan terjadi hal-hal menakutkan bagi Kerajaan Rama.” . Kami hanya meminta diizinkan untuk mengikuti jalan hidup kami sendiri. Dalam kepanikan. dikatakan oleh Persaudaraan Lemuria. Untuk menyelamatkan diri dari api ini. Meskipun kisah ini mungkin kedengaran aneh. Mereka adalah orang-orang yang memiliki kekuatan mental dan paranormal yang luar biasa. Rambut dan kuku-kuku mereka berjatuhan. Pendeta-Raja mengirim pesan kembali kepada Jenderal Atlantean: Kami dari India tidak bertikai dengan Anda Atlantis. Setelah beberapa jam.Kota-kota ini dipimpin oleh “Guru-guru Besar” atau “Tuan/Master” yang adalah para aristokrat dari peradaban Rama. pasukan Atlantis mendaratkan pesawat-pesawat Vailixi (Vimana/UFO purbakala) mereka di luar salah satu kota-kota Kerajaan Rama. Menganggap permintaan sang penguasa ini sebagai pengakuan kelemahan dan mengharapkan kemenangan mudah – karena Kerajaan Rama tidak memiliki teknologi perang atau agresivitas pasukan Atlantis – Jenderal Atlantean mengirim pesan lain: Kami tidak akan menghancurkan negeri Anda dengan senjata-senjata perkasa oleh perintah kami. mengatur pasukan mereka dan mengirim pesan kepada Pendeta- Raja yang berkuasa di kota bahwa ia harus menyerah. utusan raksasa kematian yang memusnahkan menjadi abu seluruh ras Vrishnis dan Andhakas. dan tanpa pemimpin. Saat fajar. yang tampaknya karena Atlantis berusaha menaklukkan Kerajaan Rama. Mayat-mayat itu terbakar hebat sehingga tak bisa dikenali. semua bahan makanan tercemar. tentara Atlantis mulai berbaris di kota. Salah satu kisah pertempuran. Pada puncak kekuasaan Kerajaan Rama dan Atlantis. Lalu ia mengangkat tangannya ke langit. menceritakan bagaimana para Pendeta-Raja Kerajaan Rama mengalahkan pasukan Atlantis. tidak satu pun orang yang hilang. Dengan asumsi cerita di atas benar. Dilengkapi dengan kekuatan yang tangguh dan “serangkaian senjata fantastis”. tembikar pecah tanpa penyebab yang jelas. dan burung-burung berubah menjadi putih. epik-epik India melanjutkan kisah kelanjutannya yang mengerikan. Pendeta-Raja menyaksikan pasukan bergerak maju. muncul dalam segala kemegahannya … Itu senjata yang tidak dikenal. Atlantis tidak senang dengan kekalahan memalukan ini dan karena itu menggunakan senjata pamungkas yang paling kuat dan destruktif – sangat mungkin jenis senjata atom! Perhatikan ayat-ayat berikut ini dari Kitab Mahabharata kuno: “Sebuah proyektil tunggal berisi semua kekuatan di alam semesta … Kolom asap pijar dan api seterang 10. Dari tempat yang tinggi. Dari Kota Rama yang dikepung. diduga terjadi perang. pasukan Atlantis yang tersisa melarikan diri ke pesawat Vailixi mereka yang sedang menunggu dan mundur ketakutan kembali ke Atlantis. dan sejumlah patung-patung dari dewa-dewa ini telah ditemukan.000 matahari. dan menggunakan teknik paranormal khusus dia menyebabkan Jenderal dan setiap perwira dalam urutan pangkat mereka jatuh mati di tengah jalan.

Pakistan. dan istri-istri dan anak- anak mereka. mengubah segalanya menjadi debu. Ini menghasilkan kilatan halilintar yang ‘lebih kuat dari panas dari seratus ribu matahari’. Enam puluh yard dari pusat. ia mengundurkan diri ke istananya dan menolak untuk menemui siapa pun. Bahkan debu kota itu beracun. Orang-orang tidak berani pergi mendekatinya. mereka meluncurkan tombak besar bersinar yang menunggangi seberkas cahaya.Steinhauser (1975). dan dari Hiroshima dan Nagasaki. “Asap putih panas yang seribu kali lebih terang daripada matahari terbit dalam kecemerlangan yang tak terbatas memusnahkan kota menjadi abu. Rambut dari para korban selamat berjatuhan. menyatakan pada tahun 1996 bahwa kota itu hancur secara tiba-tiba sekitar 2000 tahun SM. Reruntuhan kota itu mengungkapkan episentrum ledakan yang berukuran lebar 50 yard. Di lokasi itu semuanya mengkristal. Mereka yang memasuki kota itu dengan berjalan kaki menjadi sakit dan mati. Menurut teks Mahabharata. dan mereka memasuki kapal-kapal mereka dan naik satu per satu ke langit dan berlayar pergi. Mereka juga tidak kembali. menceritakan episode lain dari kisah Ramayana: “… ketika dewa Rama terancam oleh ‘pasukan kera’ ia melepaskan ‘panah ajaib’-nya untuk bertindak. Mereka yang memandang kepada tombak dan bola api itu menjadi buta selamanya sesudahnya. Air mendidih … kuda- kuda dan kereta-kereta perang yang terbakar jumlahnya ribuan … mayat-mayat mereka yang jatuh termutilasi oleh panas yang mengerikan sehingga mereka tidak lagi tampak seperti manusia …” Dari salah satu sejarah tertua India … Kitab Dzyan: “Perpisahan tidak mendatangkan perdamaian kepada orang-orang ini dan akhirnya kemarahan mereka mencapai titik di mana penguasa kota yang sebenarnya membawa bersamanya sejumlah kecil prajurit dan mereka naik ke udara di dalam sebuah kapal logam besar yang mengkilat. Kemudian dia mengumpulkan sisa-sisa prajuritnya yang masih ada. Kita tahu senjata ajaib seperti demikian dari Sodom dan Gomora. Itu meledak berkeping-keping di kota musuh-musuh mereka dengan bola api besar yang menjulang sampai ke langit-langit. David Davenport (1996). dan secara bertahap itu hancur menjadi debu dan dilupakan orang. Ketika pemimpin melihat apa yang telah dilakukannya kepada orang- orangnya sendiri.” “(Itu senjata yang) begitu hebat sehingga itu bisa menghancurkan bumi dalam sekejap– Suara besar yang dahsyat membumbung dalam asap dan nyala api– Dan di atasnya duduk kematian …” – Ramayana Di Mohenjo-Daro dan Harappa. Semua orang yang ada di kota itu terbakar mengerikan dan bahkan mereka yang tidak berada di dalam kota – tapi di dekatnya – terbakar juga. hampir mencapai bintang-bintang. demikian juga sungai-sungai yang mengalir melewatinya. yang menghabiskan 12 tahun mempelajari kitab-kitab Hindu kuno dan bukti-bukti di situs kuno Mohenjo-Daro. kuku-kuku mereka hancur. melebur atau meleleh. Sementara mereka berjarak beberapa mil dari kota musuh-musuh mereka. batu bata mencair di satu sisi yang mengindikasikan terjadinya sebuah ledakan … peristiwa misterius yang mengerikan 4000 tahun yang lalu ini tercatat dalam Mahabharata.” .

yang ada antara 2500 dan 1500 SM. yang permulaannya tetap tidak diketahui. empat ribu tahun kemudian”. jejak-jejak radiasi di selatan Laut Mati.David Hatcher Childress (1999) juga menyajikan sketsa Benteng Mohenjo-Daro dan diskusi tentang kehancurannya karena ledakan nuklir. Dia menunjukkan sebagai bukti: “… rongga besar di tengah-tengah Sinai dan garis-garis patahan yang dihasilkan (lihat gambar). blok-blok batu besar berserakan di wilayah yang luas memberikan kesan terjadinya ledakan pemusnahan. David Childress (2000) menyatakan. Harappa dan Mohenjo-Daro merupakan kota-kota utama dari “Kebudayaan Harappa” di Lembah Indus. Dalam bukunya ia menuliskan pendapat tentang kehancuran “fasilitas ruang angkasa” Sinai karena senjata nuklir. perluasan dan bentuk baru Laut Mati – masih ada di sana. Tentang Parshaspur di dekat Srinagar. Sinai Peninsula . Dia berpendapat bahwa guguran radioaktif dari operasi tersebut memusnahkan daerah sekitar Sumer selama jangka waktu 70 tahun. peradaban perkotaan yang luar biasa maju dan seragam.” Zecharia Sitchin (1985) menulis sebuah bab yang mendiskusikan tentang perang nuklir di zaman purbakala di Mesopotamia dan Semenanjung Sinai. sampai tahun 1953 SM. area datar yang sangat luas yang mengitarinya tertutup dengan batu-batu menghitam. “Ini adalah pemandangan kehancuran total. Kashmir.

Kebetulan 2. Artefak dari silinder Babel kuno ini memberikan kepada kita 3 kemungkinan: 1.Ditemukan pada tahun 2002. tahun 1945. Indikasi adanya ramalan Babel kuno tentang perang nuklir yang akan terjadi di kemudian hari . Indikasi terjadinya perang nuklir purbakala 3. sebuah artefak dari Mesopotamia di Babel kuno ini memuat gambar sesuatu yang menyerupai Bom Atom seperti yang dijatuhkan di Hiroshima Jepang. Dewi Perang. Gambar berikutnya adalah awan debu ledakan senjata perang yang menyebar ke segala arah disertai dengan delapan bintang Ishtar. Ini menyerupai awan jamur yang dihasilkan Bom Atom 1945 ketika meledak di atas kota Jepang.

000 atmosfer) dan intens. panas tiba-tiba (ditunjukkan oleh kaca basalt bulat) dapat ditemukan di situs tersebut.Beberapa kutipan Alkitab yang menubuatkan perang nuklir: Mazmur 21:10 (ILT) Engkau akan membuat mereka seperti tungku api pada saat murka-Mu. Arkeolog David Hatcher Childress menulis dalam Nexus Magazine: . terletak 400 kilometer sebelah timur laut Bombay dan memiliki usia penanggalan karbon kurang dari 50. Kawah Lonar yang hampir melingkar berdiameter 2. dan hal itu akan terjadi dengan tiba-tiba. 6. mungkin berhubungan dengan perang nuklir purbakala. Indikasi terjadinya guncangan besar (dari tekanan yang melebihi 600. Mazmur 97:3 (ILT) Nyala api berjalan di hadapan-Nya dan membakar hangus semua musuh di sekeliling-Nya.000 tahun.154 meter. YAHWEH akan menelan mereka dalam murka-Nya. Yesaya 29:5-6 (ILT) Dan pasukan lawanmu akan menjadi seperti debu halus. Kawah Raksasa Misterius di Dekat Bombay Tanda misterius lainnya dari perang nuklir purbakala di India adalah kawah raksasa di dekat Bombay. Tidak ada sisa-sisa material tabrakan meteorit dan sebagainya yang ditemukan di situs tersebut atau di sekitarnya. dan ini adalah satu-satunya kawah basalt yang dikenal dunia. dan pasukan yang mengerikan akan berlalu seperti jerami. dan api akan melalap mereka. Engkau akan dilawat oleh YAHWEH Tsebaot dengan kilat dan gempa bumi dan suara gemuruh. dan kobaran api yang menghanguskan. puting beliung dan badai. seketika.

Bahkan dalam bulan-bulan paling kering Mei dan Juni. tetapi tampaknya tidak ada outlet jelas tempat keluarnya air danau. Ketinggian pinggirannya terdiri dari 25 m batuan dasar dan 5 m material muntahan di atasnya. 2. Legenda dari Lembah Kematian di Siberia. Ia masih relatif utuh karena rendahnya tingkat erosi oleh kondisi-kondisi lingkungan. Selimut muntahan ini tersebar kira-kira 1. Batuan ini terbentuk dari banyak lapisan-lapisan atau aliran-aliran yang diletakkan oleh aktivitas vulkanik dari berbagai masa. Juga merupakan misteri besar yang belum terpecahkan dari mana aliran air abadi berasal. Russia . Bagian muntahan paling atas berisi deposit material yang tercairkan karena tumbukan”. Ada aliran abadi yang mengaliri danau dengan air. Ketebalan dari aliran-aliran ini berkisar antara 5 sampai 30 m. di daerah yang relatif kering seperti Buldhana. Danau ini memiliki dua wilayah berbeda yang tidak pernah bercampur – bagian luar dengan pH netral (pH7) dan bagian dalam dengan pH alkali (pH11). lima dari aliran-aliran tersebut tersingkap pada bibir kawah. beberapa hal-hal aneh terjadi di sini: 1.“Kawah ini terbentuk pada batuan basalt dengan ketebalan 600-700m.830 m.350 m dari bibir kawah dengan kemiringan lereng 2-6°. menjadikannya sebagai model yang sangat baik untuk studi. terutama karena merupakan satu-satunya kawah ‘meteorit’ yang terbentuk di permukaan basaltik. Namun. aliran sungai terus- menerus mengalir. Foto udara Kawah Lonar Kawah Lonar merupakan area samar-samar.” “Kawah ini dalamnya sekitar 150 m dan memiliki diameter rata-rata 1. masing-masing dengan flora dan faunanya sendiri-sendiri.

Uji coba bom atom di gurun Nevada menghasilkan ‘lautan kaca’ yang unik atau material- maerial yang melebur di bawahnya. Memang. Baru- baru ini.000 tahun. tetapi keberadaan mereka ada di mana-mana. menurut majalah Free World. Tapi bagian yang aneh adalah bahwa penduduk setempat juga memiliki legenda yang berhubungan dengan lembah itu. bahkan beberapa penjelajah modern berjatuhan dan mengalami sakit parah ketika menjelajahi daerah ini (dekat Tunguska. Mereka telah menggali di lembah Efrat kuno dan telah menemukan lapisan kebudayaan agraris berusia 8. pasir di gurun berubah menjadi leburan material kaca hijau. atau terkubur di bawah tanah selama berabad-abad. Mereka menceritakan tentang perang purbakala yang terjadi antara ras yang sangat maju. di mana pasir dan/atau kotoran telah benar-benar melebur karena panas yang hebat menjadi kaca. menggunakan senjata-senjata besar yang berlokasi di sini yang tampaknya sanggup menembak jatuh ancaman-ancaman dari udara (termasuk ancaman antarplanet – menurut History Channel). setidaknya. dan lapisan kebudayaan penggembala yang jauh lebih tua. Lautan Kaca Di setiap benua.Jauh di jantung Siberia terletak sebuah lembah yang aneh di mana penduduk setempat takut untuk menginjaknya karena orang-orang yang pergi ke sana memiliki kecenderungan tidak kembali lagi. Misalnya. situs ledakan besar seukuran bom nuklir sekitar seratus tahun yang lalu.” baik di permukaan. Warna dari lautan-lautan kaca ini bervariasi sesuai dengan kandungan mineral yang ada di dalamnya. bahwa uji coba ledakan atom pernah terjadi di dalam zaman-zaman sejarah yang sangat lampau? . Penjelasan umum untuk semua fenomena ini adalah karena ledakan “meteorit”. apakah itu berarti bahwa perang atom telah terjadi di masa purbakala atau. Tetapi jika lembaran- lembaran kaca gurun purbakala dapat ditemukan di berbagai belahan dunia. mereka mencapai lapisan kaca hijau yang melebur. ada daerah-daerah di mana dapat ditemukan atau telah ditemukan apa yang oleh sebagian orang dijuluki “Lautan Kaca. Namun “Lautan-latuan Kaca” ini umumnya tidak memiliki kawah tabrakan meteorit tersebut… Kutipan berikut ini muncul di New York Herald Tribune pada tanggal 16 Februari 1947 (dan dipublikasikan kembali oleh Ivan T. Sanderson pada edisi majalah Pursuit. tetapi semua pola-pola yang ada tidak sesuai. telah membuat beberapa arkeolog tertentu berubah pikiran. Dan lautan kaca ini identik dengan yang diciptakan oleh Pemerintah AS di gurun Nevada ketika mereka pertama kali menguji coba bom atom modern. Telah diketahui bahwa ledakan atom pada atau di atas gurun pasir akan mencairkan silikon di dalam pasir dan mengubah permukaan Bumi menjadi lembaran kaca. jauh sebelum Perang Dunia II). yang belum digali lebih lanjut. dan kebudayaan manusia gua yang lebih tua lagi. bagi meteor untuk dapat menghasilkan panas semacam itu membutuhkan terjadinya peristiwa tabrakan. Dan nampaknya ada relik-relik teknologi canggih dan reruntuhan purbakala yang ditemukan di area tersebut. Penduduk setempat menyebutnya Lembah Kematian. Fakta ini. bulan Januari 1970): Ketika bom atom pertama meledak di New Mexico.

Ternyata itu adalah potongan-potongan besar kaca kuning-hijau yang sangat jernih. seorang surveyor untuk Geological Survey Mesir. mengemudi di antara bukit-bukit pasir dari Lautan Pasir Besar di dekat Dataran Tinggi Saad di daerah yang hampir tak berpenghuni di sudut utara barat daya Mesir. . Bahkan. Sebuah scarab (kumbang) yang diukir dari LDG ini bahkan ditemukan di makam Tutankhamen. ketika ia mendengar ban mobilnya menginjak sesuatu yang bukan pasir. Patrick Clayton. Clayton bukan orang pertama yang melintasi padang kaca ini. tapi kaca ultra-murni yang menakjubkan dengan kadar silika 98%. yang menunjukkan bahwa kaca itu kadang-kadang digunakan sebagai perhiasan. Kaca ini telah digunakan di masa lalu untuk membuat pisau dan peralatan-peralatan bertepian tajam serta benda-benda lainnya. karena berbagai pemburu dan pengembara ‘prasejarah’ juga telah menemukan apa yang kini dikenal sebagai Gurun Kaca Libya (LDG: Libyan Desert Glass). Pada bulan Desember tahun itu.Lapisan Kaca Misterius di Gurun Sahara Salah satu misteri paling aneh Mesir kuno adalah lembaran-lembaran kaca besar yang hanya ditemukan pada tahun 1932. ini bukan sembarang kaca biasa.

Mungkinkah gurun yang mengalami vitrifikasi (menjadi kaca) ini merupakan akibat dari perang atom pada zaman purbakala? . Tutup dada Tutankhamun memiliki kumbang scarab yang terukir dari kaca gurun.

Namun Uranium ini konsisten dengan bahan bakar yang sudah digunakan. Deposit Uranium itu ternyata sudah diproses. Afrika Barat. sehingga tidak ada gunanya lagi sebagai bahan bakar nuklir baru. pada tahun 1972. Persentase isotop semuanya tidak sesuai. sebuah perusahaan Perancis mencari Uranium untuk bahan bakar pembangkit listrik tenaga nuklir mereka. Itu tidak dapat digunakan untuk menghasilkan tenaga. dan kemudian mereka menambangnya. Mereka tidak konsisten dengan Uranium mentah yang ada di alam. mereka menemukan sejumlah deposit. Foto udara kawah yang terbentuk oleh ledakan udara Reruntuhan Reaktor Nuklir Purbakala Di pertambangan Oklo di Gabon. Di daerah geologi yang stabil. yang anehnya semuanya berada dalam baris lurus. Masalah terjadi ketika mereka mengirim Uranium ini untuk diolah menjadi bahan bakar nuklir. jenis yang sudah ditarik keluar dari reaktor nuklir sesudah digunakan! . dan sudah digunakan.

pada zaman purbakala… Reruntuhan yang Mengalami Vitrifikasi Di berbagai tempat di seluruh dunia. dan Bute-Dunagoil di Pulau Sound of Bute off Arran. Dan mereka semuanya konsisten dengan efek paparan panas yang intens. Reaktor harus dirancang secara khusus untuk menghasilkan Plutonium. Dan Plutonium bukanlah unsur alami. Arka-Unskel. Kesimpulan? Ada kemungkinan ini merupakan reaktor nuklir purbakala yang digunakan untuk memproduksi senjata. Ditemukan reruntuhan di ujung utara Death Valley. yang kini sudah ditinggalkan … Ada “sekelompok orang” yang memiliki kemampuan untuk memproduksi. Ada reruntuhan di Amerika Tengah yang membawa karakteristik ini. Dun Lagaidh (di Ross). Cromarty. Apakah mereka ini merupakan bukti perang atom purbakala? Ada setidaknya 60 benteng-benteng semacam itu di seluruh Skotlandia. Di antara yang paling terkenal adalah Tap o’Noth. yang menyimpan karakteristik ini. Reruntuhan vitrifikasi juga ditemukan di Perancis. Namun misteri terbesarnya adalah ini: Tercampur di dalam masing-masing deposit kecil Uranium ini terdeteksi sejumlah elemen Plutonium. Ini hal umum. semuanya menghadap ke arah yang terpusat di setiap situs. California. Skotlandia dipenuhi dengan reruntuhan semacam ini. Eilean na Goar. Craig Phadraig (dekat Inverness). banyak reruntuhan kuno yang memiliki jejak-jejak vitrifikasi (menjadi kaca) yang sangat konsisten. Ada reruntuhan di mana-mana yang menyimpan tanda-tanda ini. Ini tidak terbentuk dengan sendirinya atau secara alami. Dunnideer. Pada satu sisi dari semua reruntuhan. Ia hanya terbentuk di dalam reaktor nuklir kelas senjata. . Abernathy (dekat Perth). telah melebur menjadi gelas karena panas yang intens (vitrifikasi). Skotlandia Barat. Turki. Sebagai pembanding: reruntuhan di Hiroshima dan Nagasaki juga memiliki karakteristik semacam ini sebelum akhirnya dibangun kembali. dan Timur Tengah. dan memang memproduksi. Benteng-benteng Vitrifikasi Skotlandia Salah satu misteri besar arkeologi klasik adalah ditemukannya banyak benteng-benteng vitrifikasi di Skotlandia.Persentasenya tidak konsisten dengan Uranium mentah mana pun yang sudah dikenal sebelumnya. seperti yang dihasilkan oleh ledakan udara bom nuklir. Benteng vitrifikasi terkenal lainnya adalah benteng bukit Cauadale di Argyll. nuklir yang telah diproses. Plutonium kelas senjata nuklir. Tembok-tembok yang menghadap ledakan nuklir akan melebur menjadi gelas karena panas. bahan utama sebagian besar bom-bom atom modern.

Pada pandangan pertama tampaknya dinding- dinding itu terbuat dari puing-puing batu. Rekan Captain Walker yang melanjutkan eksplorasi awalnya berkomentar. Selain itu. memberikan pemandangan mengesankan dari pedesaan Aberdeenshire. termasuk penggunaan pesawat-pesawat angkasa dan senjata-senjata yang memvitrifikasi kota-kota batu. Dalam proses vitrifikasi ini. dengan sisa-sisa struktur besar di atasnya. Radiologi. yang berada di dekat desa Rhynie di timur laut Skotlandia. menganggap mereka ini legenda yang menakjubkan. Beberapa ahli berpikir grafiti ini mungkin dibuat oleh orang-orang yang tinggal di sini jauh sebelum orang-orang Indian yang kita kenal. Benteng prasejarah besar-besaran ini berada di puncak gunung dengan nama yang sama yang berketinggian 560 meter.Salah satu contoh terbaik dari benteng vitrifikasi adalah Tap o’Noth. yang paling luas. blok-blok batu besar telah menyatu dengan puing-puing yang lebih kecil membentuk massa kaca yang keras. Sisa-sisa vitrifikasi paling banyak di Dunia Baru berlokasi di Amerika Serikat bagian barat.” Rene Noorbergen membahas bukti-bukti terjadinya perang dahsyat di zaman purbakala yang sangat lampau.000 tahun yang lalu. dan mereka terbakar dan mengalami vitrifikasi sebagian. dengan garis-garis jalan-jalan dan posisi-posisi bangunan masih terlihat. tetapi tidak ada gunung berapi di daerah tersebut. meleleh bersama-sama oleh panas yang begitu kuat sehingga sungai batuan cair dulunya pernah meleleh menuruni dinding. Walker berasumsi bahwa gunung berapi telah menyebabkan fenomena ini. Reruntuhan Vitrifikasi di Lembah Kematian California: Bukti Perang Nuklir? Dalam buku “Secrets of the Lost Races. antara 20 sampai 30 kaki. yang terletak di Lembah Kematian (Death Valley). Ia menemukan sebuah kota yang panjangnya sekitar satu mil. Ada batu-batu paving dan rumah-rumah yang koyak dengan rekahan mengerikan [seolah-olah mereka] telah diserang oleh bajak api raksasa. panas tektonik tidak bisa menyebabkan pencairan pada permukaan batu. penuh dengan batu-batu yang meleleh dan kawah-kawah yang disebabkan oleh kebakaran yang cukup panas untuk mencairkan batu atau logam. Beryllium-10 dan Penanggalan Radio Karbon-14 Para peneliti terbaik semuanya akan memberitahu bahwa metode penanggalan radio Carbon- 14 tidak benar-benar akurat bila melewati periode lebih dari 4. “Seluruh wilayah antara sungai Gila dan San Juan ditutupi dengan sisa-sisa reruntuhan.” Reruntuhan vitrifikasi di Lembah Kematian ini terdengar menarik? Tentu saja ada bukti peradaban purbakala di daerah tersebut. petroglyph dan inskripsi-inskripsi telah digoreskan ke dinding-dinding oleh tangan-tangan prasejarah yang tidak dikenal. Di Ngarai Titus. karena orang-orang Indian tidak tahu apa-apa tentang mesin terbang dan bahkan. Bahkan . tetapi bila dilihat lebih dekat nampak jelas bahwa mereka tidak terbuat dari batu-batu kering. Di pusatnya ia menemukan sebuah batu besar. Reruntuhan kota-kota masih harus ditemukan di sana. Pada tahun 1850 penjelajah Amerika Captain Ives William Walker adalah yang pertama yang melihat beberapa reruntuhan ini. tapi batu-batu meleleh! Susunan batu-batu yang dulunya individual ini sekarang menghitam dengan kerak arang. Sisi selatan kedua batu dan bangunan itu meleleh dan mengalami vitrifikasi.

itu juga menghasilkan cukup Carbon-14 dan Beryllium- 10 untuk sepenuhnya menggeser setiap periode waktu penanggalan evolusi atau arkeologi yang tidak memperhitungkan arus besar Carbon-14. dan perempuan-perempuan itu melahirkan anak bagi mereka. Beryllium-10. dan yang menunjukkan kepada anak-anak manusia senjata-senjata yang mematikan. Sehingga seluruh metode penanggalan radio Carbon-14 sebelum tahun 2000 SM akan bergeser… Frederick Soddy. para malaikat yang turun ke Bumi ini mengajar anak-anak manusia cara membuat senjata-senjata perang. keturunan “dewa-dewa” yang turun dari langit. dan juga pada waktu sesudahnya. mereka benar-benar hancur total. Beryllium-10 (dan radiasi lainnya) ke dalam sistem alam yang meracuni kehidupan. yang menghasilkan cukup radioaktivitas untuk mengurangi separuh umur manusia. baju zirah dan perisai dan pedang untuk berperang. dan memperkenalkan logam-logam di bumi dan mengajari mereka seni melakukan pekerjaan logam… Henokh 69:6 Dan [malaikat] yang ketiga disebut Gâdreêl. Begitu juga dengan Beryllium-10 di dalam tingkatan batu dan bahan anorganik lainnya. ketika anak-anak Elohim (Ibrani: benei ha’Elohim. orang-orang yang kenamaan. berkuasa di Bumi. dan karena menyalahgunakan itu. seorang ahli fisika terkenal dari sekitar pergantian abad-20. dia adalah yang mengajarkan anak-anak manusia semua pukulan yang mematikan. berkata pada tahun 1909. dan radioaktivitas lainnya. dan benar-benar mengubah keseimbangan produksi alam dan penyusutan isotop Carbon-14 dan Beryllium-10 di Bumi. “Saya percaya bahwa ada peradaban-peradaban di masa lalu yang akrab dengan energi atom. inilah orang-orang yang gagah perkasa di zaman purbakala. baju zirah. . Perang nuklir dan radioaktivitasnya menghasilkan begitu banyak Carbon-14. seni berperang. Satu ayat dalam Kitab Kejadian 6 ini mewakili periode ribuan tahun ketika Nephilim. dan semua senjata-senjata kematian kepada anak-anak manusia.metode penanggalan radiologi reguler Beryllium-10 seringkali menghasilkan umur liar yang fantastis yang tidak sesuai dengan faktor-faktor penanggalan lain. Apa penyebabnya? Jika dunia mengalami perang nuklir global. Henokh mengatakan.” Kitab-kitab Ibrani Kuno Tentang Peperangan Dewa-dewa Kejadian 6:4 (TB) Pada waktu itu orang-orang raksasa (Ibrani: Nephilim) ada di bumi. para malaikat) menghampiri anak-anak perempuan manusia. Apa pun yang hidup sebelum terjadinya perang nuklir ini akan kelihatan menjadi jauh lebih tua daripada sesungguhnya. karena kadar Carbon-14 yang jauh lebih rendah dibandingkan tingkat yang ditemukan di dalam materi organik/hidup lainnya sesudah perang nuklir. dan yang menyesatkan Hawa. dan bahkan semua senjata- senjata kematian: Henokh 8:1 Dan Azâzêl mengajari manusia membuat pedang dan pisau dan perisai dan baju zirah.

mereka diikat di tengah-tengahnya. 10. karena mereka telah menindas umat manusia. keluarlah suatu perintah dari hadapan-Nya supaya mereka dipukul dengan pedang.” 11. 13. karena mereka juga adalah daging dan umur mereka hanya akan seratus dua puluh tahun saja. Dan Elohim berkata kepada Mikhael.Kitab Henokh dan Kitab Yobel mencatat peristiwa ketika YAHWEH Elohim akhirnya menghukum para raksasa. Dia amat sangat murka. karena hari-hari mereka tidak akan lama. Dan terhadap para malaikat yang telah Dia utus ke bumi. dan semua perbuatan fasik akan berhenti. dan Dia memberi perintah untuk mencabut mereka dari semua wilayah kekuasaan mereka. dan mereka mulai membunuh satu sama lain sampai mereka semuanya mati oleh pedang dan dihancurkan dari bumi. dan biarkan mereka saling menghancurkan dan saling membunuh. sampai hari penghakiman mereka dan akhir kesudahan mereka. tetapi masing-masing dari mereka akan hidup lima ratus tahun. 8. tanaman keadilan dan kebenaran akan muncul. 10. dan perbuatan baik akan menjadi berkat: keadilan dan kebenaran akan ditanam dalam sukacita selamanya. yang telah mengikatkan diri dengan perempuan. Dan ayah-ayah mereka menyaksikan (kehancuran mereka). anak-anak keturunan malaikat pengawas yang jatuh ini dengan mengirimkan pedang ke antara mereka. Kitab Yobel 5:6-11 6. dalam siksaan dan penjara. sehingga mereka saling menghancurkan dan saling membunuh satu sama lain hingga musnah. 16. “Roh-Ku tidak akan selamanya tinggal di dalam manusia. mereka akan terkunci selama-lamanya. Dan pada hari-hari itu mereka akan dibawa ke dalam jurang api. 14. “Umumkan kepada Semjâzâ dan yang ada bersamanya. dalam kurun waktu 500 tahun sesudah mereka dilahirkan: Kitab Henokh 10:9-15 9. Dan Dia berfirman. Dan mereka semua akan memohon kepadamu. dan dipisahkan. sampai penghakiman yang terakhir telah dilaksanakan untuk selama-lamanya. ikat mereka di bawah bukit bumi untuk tujuh puluh generasi. Dan Elohim berfirman kepada Gabriel. mereka akan dibakar bersama-sama dari sekarang sampai akhir dari semua generasi. “Pergilah kepada anak-anak haram dan kepada para buangan dan kepada anak-anak percabulan. dan mereka melihat kehancuran orang-orang yang dikasihinya. dan sesudah itu mereka diikat di dalam kedalaman-kedalaman bumi untuk selamanya. meskipun mereka mengharapkan hidup yang kekal. tetapi ayah mereka tidak akan mendapat apa-apa bagi mereka. 15. sampai hari . 7. Dan Dia memerintahkan kami mengikat mereka di dalam kedalaman-kedalaman bumi. Dan terhadap anak-anak mereka. akan dihancurkan bersama mereka dalam semua kecemaran mereka. dan hancurkan anak-anak percabulan dan anak-anak para malaikat pengawas dari antara manusia.” 9. Hancurkan semua penindasan dari muka bumi. Nephilim. Dan Dia mengirimkan pedang-Nya ke tengah-tengah mereka supaya masing-masing membunuh sesamanya. kirimkan mereka keluar. Dan dia akan terbakar dan dimusnahkan. Setelah semua anak-anak mereka saling membunuh satu sama lain. Dan hancurkan semua roh-roh hawa nafsu dan anak-anak dari para malaikat penjaga. Dan lihatlah. dan disingkirkan dari bawah surga. 12.

Namun kamu akan mati sebagai manusia (Ibrani: adam). yang juga dinubuatkan rasul Yohanes dalam Kitab Wahyu: Wahyu 6:4 (ILT) Dan keluarlah kuda yang lain berwarna merah api. 6. 2. dan sebagai salah seorang pembesar. dan mengangkat wajah orang- orang fasik? Sela. dewa-dewa). mereka berjalan dalam kegelapan. Dan Dia menghancurkan semuanya dari tempat mereka. apakah para dewa-dewa zaman purbakala ini memang benar-benar sampai menggunakan senjata nuklir dalam perselisihan mereka dan melawan manusia? Salah satu alasan mengapa para ahli ‘mainstream’ tidak mau mengakui terjadinya perang nuklir purbakala adalah. dan kamu semua adalah anak-anak Yang Mahatinggi (Ibrani: benei ‘Elyon). 3. seperti yang tercatat dalam Kitab Henokh dan Kitab Yobel ini juga digemakan kembali dalam tulisan Asaf di dalam Kitab Mazmur. kamu akan tewas (Ibrani: naphal). juga agar mereka saling membunuh seorang terhadap yang lain. para malaikat yang jatuh ini bertindak sebagai dewa-dewa pada zaman purbakala. Dalam Alkitab. Mazmur Asaf. para malaikat. Kitab Henokh 68:4. Bangkitlah ya Elohim. Elohim berdiri di tengah-tengah jemaah Elohim (Ibrani: ‘el). 11. Berapa lama lagi engkau mengadili dengan tidak adil. Penghakiman YAHWEH Elohim kepada anak-anak Elohim (para malaikat). Mikhael yang kudus berbicara kepada Raphael. sehingga saling membunuh dan memusnahkan satu sama lain. pedang merupakan simbol peperangan. ketika penghakiman dilaksanakan terhadap mereka semua yang rusak jalan-jalannya dan perbuatan-perbuatannya di hadapan YAHWEH. Mereka tidak mengetahui ataupun memahami. karena TUHAN segala Roh murka kepada mereka. dan tidak ada satu pun yang tersisa dari mereka yang Dia hakimi sesuai dengan segala kejahatan mereka. karena Engkau akan memiliki seluruh bangsa. Mazmur 82:1-8 1. Kitab Henokh mencatat. 4. hakimilah bumi. Dia menghakimi di tengah para ilah (Ibrani: ‘elohim. “Aku tidak akan mengambil bagian atas mereka (Malaikat yang Jatuh) di hadapan mata Tuhan. “Kamu adalah elohim (Ibrani: ‘elohim). 5. dan kepadanya telah diberikan pedang yang besar. Jadi. karena mereka bertindak seolah-olah mereka adalah dewa-dewa. karena itu benar-benar akan menggugurkan semua teori-teori evolusi mengenai umur Bumi dan penduduknya – dan ironisnya. sekali lagi akan mendukung kebenaran catatan sejarah Alkitab … . Dan saat dia berdiri di hadapan TUHAN segala Roh. Dalam Kitab Henokh dan Kitab Yobel di atas sudah disebutkan bahwa penghakiman YAHWEH Elohim adalah dengan mengirimkan pedang ke tengah-tengah mereka ini. seluruh dasar bumi terguncang. Dan kepada dia yang menunggang di atasnya telah dikaruniakan kepadanya untuk mengambil damai dari bumi. penghukuman besar. Aku telah berfirman.