@

PENERBIT AI{DI

ANAffi[S
f,KONOMI
Tf,ru[K

ROB€RT J. HODORTI€

P€N€BBIT RNDI VCGVRHRRTR

I
i
I

Anellsis Ekonomi Teknik
Oleh: Robert J, Kodoatie

HakCipta@ 1995, 2OO5 padaPenulis.

Hak Ctpta dilindurEt undarg-urulang. Dilarang memperbanAak atau memtndohkan
sebagion atau selurult isi buku int dalam bentuk awpun, Ltatk secaro elektronis
maupun mekanis, termasuk memdotocopg, merekam atau dengan slstem
pngtmpo..nan laurnga, tanpa izin terhrlls don Penulis.

Penerbit:
A-IVDI
JL. Beo 38-40,
Telp. (O274) 561881 (Hunttng), Fax. (O274) 588282 Yogyakarta 5528)

Percetakan:
ANDI OFFSET
JL. Beo 3B-4O.
Telp. (0274) 561881 (Hunttng), Fox. (0274) 588282 Yoggakarta 55281

Perpustakann Nasional: Katalog d:lam tgftllatr
Kodoatte. RobertJ.
Anaiisis Ekonomi Tekntk / Robert J. Kodoatte ;
- Ed. II. - Yoggakarta: ANDI:
09-08
xiu + 194 hlm .: 16 x 23 CnL
109876,543
ISBN: 979-731-760-9
l. Jttdul
.I. ENGINEERING ECONOMIC
'
-!f yrn wouil lrww k ,olun ol **r, t h [0,** !0ru
fr' anl y
DDC'21: 33a. a26
n.wank,riu

Prinsipnya merupakan suatu analisis tentang alternatif proyek yang diajukan sesudah melalui/bersamaan dengan analisis teknis. Joetata Hadihardaja. Teori kami buat sesederhana dan sesedikit mungkin dan kami berikan banyak contoh soal untuk memudahkan pemahaman dan pengertiannya. Nirmolo Supriyono selaku Ketua Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Diponegoro yang telah memberikan nasihat sekaligus semangat serta berkenan memberikan kata . yang telah memberikan bimbingan dan dorongan bagi kami untuk aktif menulis serta berkenan memberikan untaian kata-kata berharga di awal buku ini. H. Ekonomi Teknik pada rekayasa pembangunan dipakai sebagai alat untuk menentukan kelayakan suatu proyek serta untuk mengevaluasi dalam pengambilan kebijakan pembangunan dari sudut pandang ekonomi. Terima kasih pula kami haturkan kepada Bapak Ir. sosial dan lingkungan dan lainnya sehingga proyek dapat diketahui apakah layak atau tidak secara ekonomi Karena buku analisis ekonomi teknik yang ditulis dalam bahasa Indonesia masih relatif sedikit. Pembantu Rektor I Bidang Akademis Universitas Diponegoro dan GurD Besar Fakultas Teknik. maka kami susun buku kecil ini yang diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam pengembangan ilmu tersebut. Ir.KATA PENGANTAR Ekonomi Teknik adalah suatu obyek yang menarik karena ilmu ini merupakan perpaduan dari Ilmu Ekonomi dan Ilmu Teknik. Pada kesempatan ini kami sampaikan terima kasih kepada Prof.

Tri Woro. l vi Analisis Ekonomi Teknik ) sambutan yang berharga. Kami menyadari bahwa buku kecil ini masih jauh dari sempurna. maka peranan buku sangat besar.Eng. SMP. tetapi aspek lain perlu diperhatikan antara lain: Aspek ekonomi \ Aspek teknik Aspek fungsi Aspek estetika . Spl dan SptI. karena dapat menambah bahan bacaan guna memperluas wawasan bagi siapa saja yang memerlukannya. yang dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia dalam peningkatan nilai tambah dari karya-k ary any a. Robert J. DIII. Pendidikan formal dari SD. sedangkan pendidikan non formal antara lain: kursus. Khususnya pembangunan bidang pendidikan. patut disambut dan dihargai dengan baik. KATA SAMBUTAN I Penulis Dalam rangka mengejar ketinggalan di segala bidang akibat penjajahan selama kurang lebih 350 tahun. namun kami berharap agar buku ini dapat bermanfaat. Kodoatie M. oleh karena itu dengan dibuatnya buku yang berjudul: Analisis Ekonomi Teknik oleh Saudara Ir. Seperti diketahui. Juga terima kasih kami tujukan pada rekan- rekan sesama staf pengajar di Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Diponegoro yang membantu memberikan dukungan moril dan material untuk penyelesaiannya. 52. 53 atau DI. Prima dan Wisnu yang dengan penuh kesabaran telah membantu. DII. Namun demikian suatu kegiatan pembangunan tidak hanya ditinjau terhadap satu aspek saja. seminar. SLTA. Guna mensukseskan kedua kegiatan tersebut. bahwa pendidikan dapat dilaksanakan secara formal (sekolah) maupun non formal (luar sekolah) di mana keduanya saling melengkapi (complementary). pelatihan. S1. maka pembangunan merupakan kunci untuk menuju kehidupan masyarakat yang lebih sejahtera. Akhirnya kami sampaikan pula penghargaan dan terima kasih kepada istri dan putra-putri tercinta. workshop..

. Buku-buku teknik berbahasa asing (Inggris) selain harganya cukup mahal saat ini. Buku-buku teknik ilmiah berbahasa Indonesia masih dirasa sangat kurang. Dosen lain sangat kami harapkan untuk dapat juga Universitas Diponegoro menerbitkan buku. Akhirnya diucapkan selamat atas karya ini yang merupakan bukti nyata atas kepeduliannya terhadap pentingnya buku untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia dalam era pembangunan. Robert J. semoga usaha ini bermanfaat bagi suksesnya pembangurun dan disusul KATA SAMBUTAN II dengan buku-buku lainnya yang relevan dengan kebutuhan. 19 September 1994 Teknik tulisan sdr. Ir. baik yang terjemahan. dengan tiga Luut. 1r. dengan banyak contoh penyelesaian soal. grafik-grafik dan gambar. Joetata Hadihardaja dan kegiatan belajamya. Dalam penyajiannya untuk memberikan suatu pengertian telah diuraikan secara sistematis. Penyajian buku ini. maupun oleh praktisi dalam memahaminya. juga adanya kendala penguasaan bahasa asing oleh para dosen dan mahasiswa. . Oleh karena itu buku ini sangat membantu baik mahasiswa Prof. di samping teori juga diberikan contoh yang diharapkan akan memudahkan pemahamam oleh para pembacanya.Eng.uAut.vlu Aspek lingkungan Aspek psikologis Aspek politis Kesemuanya perlu dipertimbangkan dan alternatif yang paling menguntungkan dapat memberi input bagi pengambil keputusan. khususnya dalam bidang ekonomi teknik. Kodoatie M. lebih-lebih yang tulisan asli. "What is a book without pictures" tidak berlaku untuk buku ini. Saya sangat gembira dengan terbitnya buku Analisis Ekonomi Semarang. yang akan sangat membantu para pembaca dalam memahaminya. Pictures diwujudkan dalam grafik maupun gamDarnya' . dan dapat memecahkan permasalahan di lapangan yang dihadapinya. Dengan demikian Pembantu Rektor I Bidang telah dua dosen Jurusan Sipil Fakultas Teknik Universitas Diponegoro Akademis yang telah dapat menyelesaikan tulisannya dan dibukukan.

Contoh Soal Laju Bunga Efektif l8 1.2 Bunga 13 1. terutama dalam rangka ikut mencerdaskan kehidupan bangsa Indonesia.1 Bunga Biasa (Slriple lnterest) l4 1.1 Penggunrum Tabel2 Untuk Gradient Series 3l 1. Semoga karya sdr./.5. 17 September 1994 Ketua Jurusan Teknik Sipil DAFTAR ISI Fakultas Teknik Universitas Diponegoro KATA PENGANTAR v KATA SAMBUTAN I vii H.6 Contoh Soal Laju B.3 Beberapa'Istilah Penting dan Rumus Dasar 20 t.5 Laju/Tingkat Bunga Nominal (No minal Interest Rates) l6 1.2.2.2. Nirmolo Supriyono KATA SAMBI.8. Karya anda yang lain saya nantikan.2 Contoh Soal Bunga Biasa l4 1. Semarang.2.3 Bunga yang Menjadi Berlipat (Compound Interest) 15 1.2 Pembayaran Tahunan yang Menurun (Decreasing) 5. .4 Contoh Soal Penggunaan Diagram dan Tabel 26 l5 Pembayaran Tahunan Tidak Konstan (Gradient Series) 29 1.5.unga Nominal t7 1.2. Robert J.4 Contoh Soal Bunga yang Menjadi Berlipat 15 1.ITAN II ix DAFTAR ISI xi PENDAHULUAN I BAB I.2.1 Pengertian Dasar ll 1. Kodoatie dapat bermanfaat bagi kita. KONSEP DASAR ANALISIS EKONOMI TEKNIK ll 1.2.7 Lajuflingkat Bunga Efektif (Effe ctive Inte rest Rates) l8 1.2.

Pemilihan Bunga 127 5l 10.INGA BARANG/JASA 59 4.2. Pengertian Laju Pengembalian (Rate of Return) 65 LAMPIRAN TABEL 3.2.2.2. Contoh Soal Penggandaan yang Menerus 38 9.1.2.3 lI2 BAB IT PEMBAYARAN HUTANG 4t 9.2.2. LAMPIRAN TABEL 2.INGA PADA BI. Contoh Soal Hubungan Manfaat dan Bia1.1.1. Contoh Soal 7s BAB VII PERBANDINGAN BIAYA 83 7 . Cara Pengembalian 4t 9.3. FAKTOR BI.1. Biaya Modal (Capital Cost) 7t 6. FAKTOR KONVERST*GMDIENT 4.1. Selisih Manfaat dan Biaya (B-C) 36 lll 1. Biaya Tahunan (Anntral Cost) 74 6.6 Dengan Penggandaan yang Menerus 33 BAB IX HUBUNGAN MANFAAT-BTAYA (BENEFTT-COST) 109 9.3. FAKTOR BT]NGA I. Contoh Soal 104 . Pemilihan Alternatif 122 BAB X.2. Prinsip Dasar Tingkat Pengembalian/Rate of Return (RR) 36 1. Pengaruh Inflasi 133 3.1.2.6. I.1. BENTUK PINJAMAN LLINAK (GRANT COMPONENT OF LOANS) 10.2.1.3 Contoh Soal Gradient Series 1.INTUK BTINGA EFEKTIF (PENGGANDAAN 5.6.1.2.3.'a ll2.2.1. Pengertian 59 KOMPON 139 . Pengertian 103 8. Contoh Soal 67 BAB VI PENGERTIAN BIAYA 7l KONTTNYU) 181 6.xu Analisis Ekonomi Teknik Daftar Isi xlu 1. Biaya Tahunan Konstan 85 7. Contoh Soal 98 BAB VIII PERAN RESIKO DALAM ANALISIS EKONOMI 103 8.4. Contoh Soal 94 I . 2.J.Y'KE BENTUK SERAGAM 173 5.a (B/C) I l0 (continuous compoundi n g) 9. Biaya Tahunan yang Bervariasi 94 7.5. Contoh Soal Pengaruh Inflasi 134 54 BAB IV. Contoh Soal 49 9.2. Perbandingan Manfaat dan Bia1.3. LAJU PENGEMBALIAN (MTE OF RETURI'T) 65 . Prinsip Perhitungan 52 3. Pengertian 85 7.l.5.1. Pengertian 97 7.1. Penentuan Manfaat 120 2. Pengertian 94 7. Biaya Tahunan Dcngan Varibel yang Terkait 97 7.SER/E.1.2.6. Contoh Soal 60 BAB V. Contoh Soal 10. PEMILIHAN BLTNGA DAN PENGARUH INFLASI 127 BAB III.2. MENENTUKAN HARGA PENJUALAN SUATU DAFTARPUSTAKA 137 LAMPIRAN TABEL I. Contoh Soal 86 7.

Ada hal yang penting untuk diketahui bahwa analisis ekonomi proyek bukan atau tidak sama dengan perhitungan rencana anggaran biaya suatu prcyek. Hal ini dimaksudkan agar letak atau posisi analisis ekonomi teknik dapat diketahui. Rekayasa pembangunan pada dasarnya merupakan suatu kegiatan yang berdasarkan analisis dari berbagai aspek untuk mencapai sasaran dan tujuan tertentu dengan hasil seoptimal mungkin. sasaran atau rencana suatu proyek akan dapat diwujudkan dengan porsi yang layak secara ekonomi. secara jelas.PENDAHULU4NI Sebelum kita melangkah dan menuju pada analisis ekonomi teknik maka sebaiknya kita mengetahui secara umum langkah kegiatan rekayasa pembangunan secara keseluruhan. yaitu : . Analisis ekonomi proyek merupakan suatu kajian secara ekonomi apakah suatu ide. Sedangkan rencana anggaran biaya suatu proyek fisik merupakan biaya yang harus dikeluarkan untuk mewujudkan proyek tersebut sesuai dengan desain yang dibuat. mulai dari terbentuknya ide atau sasaran yang akan dicapai sampai pada tahapan operasional dan pemeliharaan. Aspek itu dapat dikelompokkan menjadi 4 tahapan.

Di bawah ini diberikan conroh urutan (outline) prastudi kerayakan di 2. metode yang akan dipakai. jalan tol.2 Maksud dan Tujuan jadual pelaksanaan. Laporan bulanan: berisi aktivitas yang dilakukan bulan lalu dan tahapan operasi dan pemeliharaan.2.4 Metodologi Laporan Tengahan: berisi kegiatan yang telah dilakukan selama Bab II TTNJAUAN WILAYAH STUDI pertengahan waktu dari jadual proyek. rencana keria. dibuat laporan akhir terlebih. termasuk hasilnya. Gambar dan Peta Umumnya dalam periode keseluruhan aktivitas akan muncul Ringkasan laporan-laporan: Bab IPENDAHLTLUAN 1. metode ataupun kegiatan yang masih 2. badan. Daftar Grafik. Di dalam kegiatan ini analisis yang Judul dilakukan meliputi aspek teknis. artinya.1 Kondisi Fisik Dasar laporan ini untuk didiskusikan. dilaksanakan.dahulu dibuat konsep laporan akhir tahapan perencanaan. 1.2. baik menyangkut jadual pelaksanaan.LKondisi Tata Guna Lahan perubahan dalam formula.5 Kondisi Lalu Lintas Jalan Raya 2. Misalnya ide (studi kelayakan). daftar dan jadual personil yang terlibat. rencana kegiatan yang akan datang.3 Lokasi dan Lingkup Studi daftar dan jadual peralatan.6 Kondisi Lingkungan Biologis . Ide Atau Sasaran/Tujuan yang Akan Dicapai Lokasi yang terpilih dalam prastudi ini belum spesifik. aktivitas yang telah dilakukan hasilnya. 2. alat dan material yang Di dalam empat tahapan itu ada berbagai macam aktivitas yang dipakai. 1. Dalam kegiatan ini ide itu diterjemahkan dalam bentuk analisis r e88) dengan tujuan agar "apakah ide itu bisa ditindak-lanjuti dengan analisis yang iebih detail".3 Kondisi Sosial Ekonomi lrarus dilakukan.4 Sistem Transportasi dan Kondisi Sarana dan Laporan Akhir: berisi semua aktivitas yang telah dilakukan serta Prasarana analisis dan perhitungan. PLTA dan sebagainya. Umumnya sebelum 2. untuk didiskusikan agar didapatkan kata sepakat.1 Wilayah Studi dalam Konstelasi Regional data primer dan sekunder dicantumkan di sini. aspek sosial dan Kata Pengantar aspek lingkungan (istilah umum yang dipakai adalah AMDAL). aspek ekonomi.z. 1. Biasanya pengumpulan 2. perusahaan swasta ataupun kemungkinan alternatif lokasi yang berbeda pada tahapan berikutnya pemerintah mendapatkan suatu ide yang baru.2. 1.1 Latar Belakang Laporan Pendahuluan: berisi kegiatan persiapan. Daftar Isi Dengan data yang belurn detail dikumpulkan maka dari keempat Daftar Istilah analisis itu akan muncul pertanyaan "apakah layak atau tidak Daftar Tabel layak?" disertai rekomendasi dan alternatif yang dimunculkan. Secara makro rekayasa dan tahapan meliputi aktivitas seperti di bawah ini : Dari sini bisa dilanjutkan pada suatu studi kelayakan di suatu lokasi yang sudah dipilih secara kasar dalam prastudi kelayakan.2 Kondisi Wilayah Studi perhitungan yang bisa dilakukan dapat dimasukkan ke dalam 2. Pra Studi Kelayakan mana analisis ekonomi teknik (diambil dari pra Studi Keleryakan Jalan TOL Semarang-Boyolali-Solo oleh Fikultas Teknik UXntp.2. Analisis dan 2. kemungkinan adanya perubahan- 2.2. personil yang terlibat. A-nalisis Ekonomi Teknik Pendahuluan tahapan studi. tahapan pelaksanaan. membuat waduk. ada Fada kegiatan ini seseorang.

Sumber Air 7.3 Aspek Evaluasi Dampak Lingkungan (AMDAL) Economics oleh Kuiper. Studi Kelayakan 4. Lokasi yang terpilihpun sudah lebih uI. URAIAN UMUM 6. AKTIFITAS REKLAMASI dan sekunder dikumpulkan secara lengkap sehingga analisis teknis.2 Aspek Sosial Ekonomi pengembangan sumber air" dalam buku Water Resources project 3. Bab IV TTNJAUAN ROUTE 4. l97l\. Sejarah dan Pengembangan Bab VII ANALISIS KELAYAKAN EKONOMI DAN 3. KetersEdiaan Air ekonomi.3 Biaya Operasi Kendaraan di Jalan Tol L Geographi dan Geologi 6. PENGEMBANGAN TENAGA AIR spesifik dibandingkan dengan lokasi pada waktu prastudi kelayakan. Maksud dan Tujuan Bab VI ANALISIS BIAYA OPERASI KENDARAAN 4. Masukkan yang Dibutuhkan 5. PENGEMBANGAN PERTANI. Alternatif. Klasifikasi Tanah Dari contoh di atas terlihat bahwa analisis ekonomi teknik dilakukan 2.1 Pemilihan Route Alternatif Judul 4. Potensi Lahan 7. Analisis Ekonomi Teknik Pendahuluan Bab III ANALISIS PERTUMBUHAN REGIONAL DAN contoh urutan (outline) studi kelayakan di mana analisis ekonomi ASPEK LINKTINGAN teknik terlibat dapat dilihat seperti di bawah ini (terjemahan dari 3.3 Pembebanan Lalu Lintas 3. PENDAHULUAN 5. l.2 Tinjauan Aspek Pengembangan Wilayah dan Sosial Surat Perintah Ekonomi Daftar Isi 4. PROYEKSI SOSIAL DAN EKONOMI LAMPIRAN v.AN l.2 Analisis Kelayakan Ekonomi 6.1 Aspek Pengembangan Wilayah "generol outline plan a feasibility study report untuk suatu proyek 3. Kondisi Sosial dan Ekonomi FINANSIAL 4. Otorisasi 5. Pemasaran Enerji 2. Pada tahapan ini data primer u. sosial dan lingkungan dapat dilakukan lebih detail' Dari 2.Tata Guna Latmn 3. KONDISI AREA DAN SUMBER AIR DAFTAR PUSAKA ry.3 Analisis Kelayakan Finansial 7.2 Pentahapan Pembangunan Jalan Tol 2. :Perkiraan Keluaran Berdasarkan rekomendasi yang dikeluarkan pada prastudi kelayakan selanjutnya dilakukan studi kelayakan. Komposisi Sistem yang Ada . Pemasaran untuk Tambahan Tanaman pada Bab VIL 3.3 Tinjauan Aspek Rekayasa Ringkasan Bab V ANALISIS PERTUMBUHAN LALU LINTAS I.2 Biaya Operasi Kendaraan di Jalan yang Ada il. Ruang Lingkup 6.1 Pertimbangan Umum 5. Penghargaan dan Ucapan Terima Kasih 6. Sumber Alam yang Lain 7. Alternatif Perencanaan Drainase sudah dikaji secara mendalam. Alternatif Perencanaan Irigasi studi ini muncul juga berbagai alternatif dan rekomendasi yang 3.1 Distrubisi Lalu lintas l.4 Keuntungan Biaya Operasi Kendaraan 2. 1. Penyelidikan Terdahulu 5.1 Rencana Biaya Pelaksanaan Jalan Tol 5. Yuridiksi Bab MII REKOMENDASI m.

geologi. Perlu diingat bahwa kendala ini. Manfaat Proyek konstruksi akan muncul gambar desain yang lengkap. Seleksi Perancangan 4. Potensi/Besarnya Kerugian Banjir perancangan dengan berbagai kendala yang ada: misal terbatasnya 2. standar. Analisis Sistem/Rangkaian alternatif dengan segala aspek teknis. lahan ataupun kendala dari sudut lingkungan 3. jenis konstruksi dan 4. Pada tahap ini pemilik (Owner) dan pelaku perencana 2. Seleksi Perencanaan kondisi lokasi dan tipe bangunan. mekanika XIII. menyangkut aspek: 2. Fasilitas Kredit dan Pemasaran sebagainya dengan harus tetap memenuhi syarat seperti yang 5. ANALISN SOSIAL DAN EKONOMI tanah. Analisis Ekorromi Teknik Pendahuluan 3. metode pelaksanaan: untuk mendapatkan hasil fisik yang Dari contoh suatu proyek pengembangan air di atas tampak bahwa memenuhi aspek teknis maka para perencana juga membuat analisis ekonomi ada pada Bab XIIL metode pelaksanaan yang harus dilakukan oleh para pelaksana (kontraktor). PELAKSANAANPROYEK alternatif tetapi pada tahapan desain ini hanya data y. Analisis Manfaat dan Biaya primer dan sekunder yang dibutuhkan harus benar-benar 4. Kebutuhan Air untuk Industri dan Masyarakat Perkotaan Pada alternatif yang terpilih. Jadual Pengembangan ekonomis: yaitu menentukan desain yang paling ekonomis 3. Pendidikan dan Latihan menyangkut jenis bahan yang dipakai. SUPLAI AIR DAN PEMBUANGAN SAMPAH 5. Biaya Proyek perhitungan dengan formula. Pengembangan Potensi Hidro 4. Standar Kualitas Air teknis: kekuatan dari bangunan ditinjau dari semua bidang xII. Perhitungan Volume (BQ) dan Rencana Anggaran Biaya (RAB) untuk pelaksanaan fisik juga KESIMPULAN DAN REKOMENDASI dilakukan pada tahapan ini. PENGENDALIAN BANJIR lingkungan secara detail. Detail Desain 1. sosial dan IX. Pertimbangan-pertimbangan Sosial berhubungan dengan alternatif terpilih menyangkut situdsi. Dari hasil analisis 1. jenis dan bahan 2. Administrasi telah dibuat dalam aspek teknis. Dari sini nantinya akan muncul Rencana Kerja dan Syarat-syarat (RKS) pelaksanaan fi siknya. detail desainnya. .ang 1. Ekonomi Negara lengkap sesuai dengan kebutuhannya. Altematif Tindakan Pengendalian Banjir sumber dana. FINANSIAL PROYEK data yang didapatkan digunakan untuk menentukan beberapa XVI. Data 3. Manfaat Pengendalian Banjir (AMDAL). seperti topographi. Alternatif Sumber-Sumber Tenaga Hasil rekomendasi dari studi kelayakan menyodorkan beberapa 5. Data ini hanya yang 5. Kebutuhan Air desainnya. hidrologi dan lain sebagainya. kriteria. Pada tahapan ini akan dilakukan seleksi l. PENGEMBANGAN MULTI GLTNA keilmuan yang terkait. PENGEMBANGAN NAVIGASI dan hal-hal lain yang terkait. prioritas X. Manfaat Navigasi XI. Alternatif Perencanaan Navigasi memutuskan untuk memilih satu alternatif untuk dibuatkan detail 3. Jadual Pelaksanaan Fisik berhubungan langsung dengan alternatif terpi I ih. kelebihan. Kebutuhan untuk Fasilitas Transportasi kelayakan. ekonomis. 2. 4. Alternatif Sumber Suplai Air 3. 6. telah diungkapkan pada studi 1. Jadi bila pada studi kelayakan XIV.

Secara skematis kegiatan-kegiatan di atas dapat digambarkan sebagai berikut: :Tahap Perencanaan . :Tahap O &P 7. kondisi site yang berubah akibat cukup lamanya tenggang waktu antara perencanaan dan pelaksanaan.^r^*r 1". Ada kalanya pada tahap ini ada beberapa desain yang Analisis Sosial Analisis Lingkungan (AMDAL) tidak bisa diwujudkan karena. Analisis Lingkuryian (AMDAL) dipakai. . Analisis Ekonomi . Operasi Dan Pemeliharaan Gambar l. Ide atau Sasaran/Tujuan yang Akan Dicapai 6. BQ dan RAB.. Analisis Ekonomi Teknik Pendahuluan I Prinsipnya. misalnya. 1. 7. Pelaksanaan Fisik Pada tahapan ini gambar detail desain diwujudkan dalam bentuk fisik. hasil tahapan detail desain ini berupa gambar-gambar rencana yang sangat lengkap disertai dengan RKS. Para pelaku pembangunan (kontraktor) harus mematuhi Aralisis Tcknis gambar kerja. maka hanya pada . RKS dan ketentuan-ketentuan lain yang ditetapkan Analisis Ekonomi oleh direksi.)*)r. Operasi dan Pemeliharaan Sesudah pelaksanaan fisik selesai maka bangunan yang telah dibuat dioperasikan (dipakai) dan dipelihara sesuai dengan umur bangunan yang direncanakan. Analisis Sosial kegiatan prastudi kelayakan dan studi kelayakan saja analisis ekonomi Tahap Swdi . Analisis Tcknis Dari kegiatan I sampai dengan kegiatan 7. Oleh karena itu dimungkinkan untuk diadakan suatu kajian ulang desain yang dilaksanakan. Tahapan Kegiatan Suatu Proyek Pembangunan .

Dasar pemikiran kedua.KONSEP DASAR ANALI$S EKONOMI TEKNIK 1. yaitu bahwa bila seseorang meminjamkan uangnya pada orang lain maka ia berhak mendapatkan suatu bentuk hadiah. yaitu bahwa sejumlah uang tertentu pada masa sekarang. akan berkembang menjadi jumlah yang lebih besar pada waktu yang akan datang. tergantung dari tingkat suku bunga dan periode waktunya. di mana hal tersebut dikenal dengan istilah bunga (interest). Dasar pemikiran pertama. Sebaliknya sejumlah uang pada suatu waktu yang akan datang adalah ekuivalen dengan sejumlah uang yang lebih kecil. ada 2 dasar pemikiran dalam hal keuangan yang lebih ditekankan pada konsep alami atau logika pemikiran daripada perhitungan matematis. Pemberi pinjaman (lender) dan peminjam (borrower) melihat bunga dari dua sudut pandang yang sama tetapi sekaligus berbeda. Pandangan yang sama yaitu bahwa uang yang dipinjam akan terus . Hal ini tergantung pula pada tingkat suku binga dan periode waktunya. dengan mendapat bunga dari waktu ke waktu. Atau peminjirm mempunyai kewajiban untuk mengembalikan pinjamannya dengan ditambah bunga kepada orang yang meminjamkannya yang sesuai dengan periode waktu pengembaliannya.1 Pengertian Dasar Menurut Kuiper (1971).

02t. Untuk 994 $49. misalnya).t2 Analisis Ekonomi Teknik sampai tahun 1994 nilai S 24 dollar itu akan sudah dapat berkembang berlipat ganda (compound) kuantitasnya walaupun tingkat bunganya seperti tabel dibawah ini: tetap sepanjang waktu (setiap tahun berikutnya.s0 pandangan yang berbeda: Pemberi pinjaman melihat bunga sebagai suatu bentuk hadiah atas peluanglkesempatan meminjamkan atau sebagai kompensasi dari uangnya bila uang tersebut dipakai untuk Dari contoh di atas terlihat bahwa bunga dan lamanya suatu periode keperluan lain.499.143.015. Menurut Riggs dkk.69 tersebut.bahwaperan penting bunga akan tampak menjadi lebih jelas harus dibayarkan karena telah mendapatkan suatu kesempatan untuk bila meneliti penggunaan modal (capital). ada suatu peraturan yang disebut peraturan 72.i menunjuk besamya suku bunga faktor lain. ida 2 macam kaya ialah hidup cukup lama" disertai dengan contoh.268. Sedangkan untuk laju/ tingkat bunga juga "penawaran yang luar biasa". (1986) mengungkapkan suatu kata-kata mutiara dalam Sebelum melangkah lebih jauh.yaitu: penting yang mempengaruhi keuntungan ataupun kerugian. di 626 $ 24. baik yang menyangkut lingkup perbandingan nilai sekarang dan yang akan datang pada suatu periode internal maupun eksternal.2 Bunga Riggs dkk. Modal merupakan tulang meminjam sejumlah uang. Bila suku Indian tersebut dapat menginvestasikan dengan finokat srrkrr hrrnsa (to/o net tahun maka dari tahun pembelian tersebut . yaitu lajtltingkat nominal (nominal interest rates) dan Indian membeli tanah dari suku India tersebut dengan harga di atas pada laju/tingkat bunga efektif (effective interest rates). Sedangkan pihak peminjam melihat bunga sebagai beban waktu berperan penting dalam investasi.00 726 $ 8. sistem administrasi dan Aplikasi peraturan itu adalah untuk mengetahui secara cepat faktor teknis dan lain sebagainya. pengelolaan. dua kalinya 9 tahun kemudian. Lebih lanjut dikatakan oleh yang akan selalu bertambah bila periodenya semakin panjang.763.1I 976 $ r 7. Kisah klasik bunga.25 samping tergantung dari periode waktu juga tergantung dari bunga 826 s 2.230. berupa untung atau rugi.407 . pengertian tentang bunga akan kaitan dengan istilah bunga: "Yang harus kita lakukan untuk menjadi dijelaskan secara singk'at. Peter Minuit dari Perusahaan Dust West ada dua. peraturan yang ada. modal mempunyai kekuatan untuk menghasilkan dan memuaskan kebutuhan. seperti cara berusaha. karena setiap saat bunga akan berbunga lagi.29t . 1. Semua faktor ini tidak diuraikan di sini tahun.38 bunga biasa dan bunga yang berlipat ganda ada pada sub-bab 1-2. yaitu bunga biasa (simple interest) dan bunga yang menjadi dari suku Indian dalam penjualan tanahnya seharga $24 sering disebut berlipat (compound interest).N* menunjukkan suatu periode tahun Keberhasilan suatu usaha dalam arti ekonomi juga tak terlepas dari . dengan bunga 2o/o akan berubah dua kalinya 36 tahun kemudian.876. Oleh karena itu bagi si peminjam harus punggung lingkungan ekonomi. nilai sekarang akan berubah kira-kira dua kalinya 18 tahun kemudian. Secara 72 implisit dua faktor ini lebih banyak menyangkut aspek ekonomis yang N*: . akan tetapi bila menggunakan bunga yang berlipat ganda (compound interest) maka kuantitas penambahan. organisasi.nilai sekarang akan berubah menjadi kira-kira karena berada di luar lingkup dari isi buku ini. tahun 1626. yang Riggs dkk.484. dengan bunga 4o/o. di luar faktor bunga dan waktu tadi. Karena modal dapat dikonversikan ke segera memanfaatkan pinjaman tersebut ke dalam suatu aktivitas atau barang-barang produksi. Dengan bunga 8%o. Bila menggunakan bunga biasa (simple interest) maka penambahannya hanya Tahun Nilai Investasi dari $24 tergantung dari periode waktu. I di mana: . pelayanan. Namun harus diperhatikan bahwa waktu Tentang hubungan nilai sekarang yang berubah menjadi kira-kira penggunaan suatu modal dan tingkat bunga merupakan faktor-faktor duakalinya. (19361. barang-barang konsumen atau suatu bentuk usaha karena penundaan akan berarti kerugian. Penjelasan tentang 926 $ 937.

2.200 (l + 2yo/r):np.*p. l5 1.u..000(l+0.000( I+0. bunga dari tahun pertama sebesar Seseorang meminjam uang Rp. bunga aun @._ dari(l+i).":"}T: i? Tf i. u".-. Berapa hanya ada harga p dan waktu yrng r"ngrLibatkan pinjaman "uru besarnya? berlipat.. p.iu. *ur. maka untut bunga yang berlipat n berperan sebagai : faktor pangkat F P(l + 2 20%): 1.2.:O oip"rgurrt i orJr.Tiii*' dimana: P jumlah atau nilai sekarang i tingkat bunga pada suatu periode 1.05) : pada tahun kedua : F2:Fl( I + i ty = p11*. t._ Pada tahun kedua : Fr menjadi p uniuk tahunkedua sehingga dapat 1._ Dibandingkan dengan bunga biasa.3 fgt+if Contoh perhitungan 2: J Bagaimana bila pengembaliannya 6 bulan kemudian? pada tahun ke-n : Fn=p(l+i)n F:P(l +% 20%): 1.. Angka ini merupakan penggandaan Contoh perhitungan l: 20yo * Rp.++0.3 Bunga yang Menjadi Berlipat (Compound Interest) Rumusnya: BungaBiasa :f =pin bunga vang didap at pada suatu periode dibungakan tagi ro"..1) Rp._ -+ (l+i) n disebut faktor jumlah berganda Band. 200. Bila kita melihat den ditur jawab: pada tahun p".61. .ryu bunga i:20yo per tahun.200.. Bagaimana bila pengembaliannya 2 tahun? bi.40) = Rp.2.oio" is : F: P(l +.2 Contoh Soal Bunga Biasa (simple Interest Rate) ditulis F2 = 1.. 1.000(l +20%)=Rp. 1./o tahun kemudian uang dikembalikan...000(l+0.1 Bunga Biasa (Simple Interest) 1.. r"iiputl". 1000. 1. p.lXl+il): Rp. L100..4 Contoh Soal Bunga yang Menjadi n = waktu Berlipat Bila seorang meminjam sejumlah uang (p) dengan bunga Contoh perhilungan I uang yang harus dikembalikan adalah: I maka contoh perhitungan bunga biasa di atas untuk pe'gembarian 2 F HTJ]'" (hargayangakandatang) = p+1:p+pin : P(l +.-.dengan modal pinjaman (p). ada tambahan biaya sebesar Rp.400.. Padatahunperrama : Fl = 1.ingkan dengan rumus Contoh perhitungan 3: bunga biasa Fn= P1l+./o 20%o): 1.050. i"aungkun "puau urnga biasa Tiga bulan atau .2. 40._ padatahun ketiga : F3 : F2( I + i I)=p11a.u!1 bunga biasa periode n berperan sebagai faktor pengali dari jawab: l.

1. (unit) n yang dipakai untuk menunjuk periode waktu.dengan bunga (compound interest) 12% setiap tahun maka untuk satu tahun akan menjadi: Cara 1: Fl2 = Rp.2. L124.127.-(1+12%)1 = Rp. l. Fl2 dengan bunga lo% per bulan Rp. 1.- Dari tiga contoh tersebut. meskipun total periodenya adalah sama. Misalnya.- 1. bunga l% perbulan dapat disebut "bunga 12% yang digandakan per bulan" dalam waktu satu tahun. F : 1.l.000(l+l0o/o1l: Rp.1. 1.- F = 1.. Fl2 dengan bunga l2oh per tahun Rp..000.1000.120. bila mana berbeda.5 Laju/Tingkat Bunga Nominal (Nominal Interest Rates) tingkatkan periodenya dengan tingkat bunga nominal.7 . Contoh perhitungan 3 Dua cara ini menghasilkan nilai yang berbeda.- Bila kita tentukan bahwa n menunjuk periode 3 bulan maka bunga 20o/o per tahun menjadi: y4* 20oA = SYo maka pengembalian 6 bulan adalah: Contoh perhitungan 2 F : 1. I 02.050. adalah: Misalnya.l6 Analisis Ekonomi Telorik I(onsep Dasar Analisis Ekonomi Tekrrik t7 Contoh perhitungan 2: memberikan hasil yang lebih kecil dibandingkan dengan bila satu tahun Bagaimana dengan waktu pengembalian 3 bulaq? dibagi menjadi 3 bulanan (4 periode).. Semakin banyak F12 dengan bunga 6%oper semester Rp.- akan memberikan hasil yang berbeda-beda pula.6 Contoh Soal Laju Bunga Nominal Contoh perhitungan 3: Bagaimana dengan waktu pengembalian 6 bulan? Contoh perhitungan I Ada 2 cara pengembalian: Uang sejumlah Rp.2.-(l +eVo72 : Rp.120.l00.000. 1.2.-(l +tolo1lT : Rp.2.dengan bunga (compound interest) 1% merupakan faktor pangkat dari penggandaan suatu nilai dengan tingkat perbulan maka untuk satu tahun (12 bulan) akan menjadi : suku bunga tertentu. Secara lebih detail penjelasannya dapat melihat pada sub bab 1.000(l+ 5o/o71 = Rp. 1. karena faktor n Uang sejumlah Rp. F12:Rp.50 Uang sejumlah Rp.- periode waktunya maka nilai yang akan datang semakin besar.l.dengan bunga (compound interest) 60/o (angka 6oh didapat dari 12%12 karena periode waktunya dua) setiap satu Cara 2: semester (6 bulan) maka untuk satu tahun (2 semester) akan menjadi: Bila kita tentukan bahwa n menunjuk periode 6 bulan maka bunga 2AYo per tahun menjadi: Y2* 20oA: 10Yo maka pengembalian 6 bulan adalah: F12= Rp.l.- untuk satu tahun bila dibagi dua semester (dua periode) akan . harga yang akan Dari contoh perhitungan bunga yang berlipat di atas maka satuan datang akan semakin besar.127.124.1000. terlihat bahwa semakin sering di 1.5 dan sub bab 1.000( I + 5%o72: Rp.1000.000.karena n berperan sebagai pangkat. Bila kita tentukan bahwa n menunjuk periode 3 bulan maka bunga 20%o Laju/tingkat bunga nominal artinya menggandakan bunga yang ada per tahun menjadi: %* 20yo = 5o/o sehingga pengembalian 3 bulan pada suatu periode waktu ke periode waktu yang lebih banyak. 1..

1 . Bahkan untuk penyusutan suatu alatpun. perhitungan keuntungan.-<i7li6-ts. misalnya' Juga r = tingkat bunga nominal dilihat pada akhir suatu periode yang ditinjau. Misal untuk lima tahun. tingkat bunga efektif {discrete\.18 liouserr Dasnr Analasis Ekonomi Telinik t9 Analisis Ekonomi Teknik Hal ini sekali lagi disebabkan oleh peran periode (n) sebagai Dari rumus tersebut dapat disimpulkan bahwa trngkat bunga efektif akan pangkat dari bunga.l5o/o dengan Laju/tingkat bunga efektif ialah perbandingan antara bunga yang periode waktu yang tak terhingga (-). tidak menerus di mana i . Jadi bagi seorang yang akan meminjamkan uangnya atau menyimpan uangnya di barrk pemakaian tingkat bunga efektif akan lebih dipilih dibandingkan dengan pemakaian laju bunga nominal.7 % bagaimana dalam analisis ekonomi teknik? Umumnya pemakaian 1000 investasi. periode w'aktunl'a dari satu tahun menjadi 12 bulan" penambahan dari la.. juga dilakukan berdasarkan nilai suatu angka pada suatu waktu. walaupun perbandingan bunganya proporsional. nilai yang akan datang dari investasr Dengan mengetahui tingkat bunga nominal maka tingkat bunga efektif untuk suatu proyek diperhitungkan pada suatu angka yang pasti pada dapat dihitung dengan rumus: suatu periode.71828 .iz:. yang dilihat perkembangann.20 i25 i30 i40 i45 i 'EFEKTip--'i"j. selalu lebih besar dan tin.ti1i64. Namun besarnya penambahan 2oh per bulan terhadap 24%o per tahun (per dua belas bulan) akan mencapai batas maksimal yang L..75 %). dapat ditulis sebagai berikut: r: loto per bulan. Batasan "lebih besar" itu Dari uraian di atas maka dapat disimpulkan fuatu tawaran dengan dapat nrerujuk pada rumus di atas.403i34. Tingkat bunga efektif: dimana: P Tabel di bawah ini menunjukkan perbedaan tingkat bunga nominal F-P: bunga yang didapat dan tingkat bunga efektif.1275 : l1-75 %o Dari contoh perhitungan 2 ini dapat disimpulkan untuk suatu 1.2.1 :0.ekat bunga nominal.va adalah sejumlah uang pada awal tahun. misalnya.7 % ( lebih kecildari 0.e86i4e.872 .. Fl2: Rp.. tidak dilihat terus- c = bilangan eksponen :2.1.000.1000 : 12. akan menghasilkan nilai 2%io akan datang yang lebih besar bila dibandingkan tawaran bunga 24o/o per Contoh perhitungon 2 tahun.-( I +ll%1l2 : Rp. ) 1. Pertanyaannya: Tingkat bunga efektif : I 127 .2. Pada contoh perhitungan i dengan didapat dengan jumlah uang awal pada suatu periode (misal satu tahun). nraka tingkat bunga efektifnya = 2.7129(a'12) .18:i56. tingkat suku bunga per bulan. selama suatu periode T (o.8 Contoh Soal Laju Bunga Efektif rfvlvrrrfnl:Ji-w !5 ilO ili j::iit .7 . akhir tahun dari tiap-tiap tahun l: er. LaiulTingkat Bunga Efektif (Effeaive I nterest Rates) tingkat bunga nominal r: 12on maka batasan penambahan maksimal untuk menjadi tingkat bunga efektif adalah sebesar A. 1 pada periode lima tahun itul Demikian pula evaluasinya.1000.:::li: Contoh perhitungan I Uang sejumlah Rp.i2i-l'io.t+0i28.dengan bunga (compound interest) lYo per Dari tabel di atas dapat dilihat bahwa perbedaan pemakaian tingkat bulan maka untuk satu tahun (12 bulan) akan menjadi: bunga nominal dan efektif akan terasa pada tingkat bunga yang besar.127.intuk suatu tingkat bunga nominal: r: l2Vo per tahun dijelaskan pada sub-bab berikut ini.iu tingkat bunga nominal ke tingkat bunga efektif F -P hanya sebesar 0.

P = (1-. Dalam suatu nominal. yang analisis dan perhitungannya menggunakan laju dengan waktu pengembalian dua tahun dan dilakukan dengan mengangsur tiap bulan dengan bunga i%o per bulan.6.'+ i)' -.. hanya saja maka laju bunga efektif bisa dipakai untuk dasar analisis ekonominya. Demikian pula untuk periode lainnya. mingguan. relatip lebih mudah. Konsep Dasar Analisis Ekonomi Teknik 2t menerus setiap saat.. triwulanan dan sebagainya. Beberapa Istilah Penting Dan Rumus Dasar Beberapa istilah yang penting yang akan dipakai untuk seterusnya 1. berperiode (discrete compounding). membentuk sua- \ tu kenaikan atau penurunan yang teratur SFF : Sinking Fund Factor: penanaman sejumlah uang yang dilihat atau dievaluasi pada titik-titik periode ini (disuete) CRF = Capital Recovery Factor: pemasukan kembali modal Hal di atas disebabkan semua faktor. 1. (l+i)'-l F : Future Value (nilai yang akan datang) : sejumlah uang pada saat A[(l+ r)" * U yang akan datang 5. : 3. F= = Future Value dari Annual . Riggs dkk juga menambahkan bahwa studi ekonomi teknik. misalnya dipakai periode bulan. maka rumus dan (pabrik misalnya) cashflow dilakukan terus-menerus. perhitungannya adalah discrete compounding dengan memakai laju bunga nominal. harian. n: Jumlah tahun # ini tidak dilihat atau dievaru asi (continuous) G: Gradient Series =annual yang tidak konstan. hasilnya cukup akurat dan merupakan metode aplikasi yang sering digunakan. juga periode dipakai tidak semuanya dapat dilihat secara terus-meneru s (continue) waktunya.1-D'. yang berdasarkan/menggunakan bunga berganda (interest compoud) dan metode penggandaan yang berperiode (discrete compounding\. Hanya untuk suatu industri yang berproduksi setiap waktu persoalan pinjaman. Untuk pemakaian raju bunga efektif. dikonversikan berdasarkan tahunan (annual basis).= Capital Recovery(pemasukan kembalimodal) P : Present Value (nilai sekarang): sejumlah uang pada saat ini.= Sinking Fund(penanaman sejumlah uang) i : compound interest (bunga): besarnya suku bunga tahunan (%) 4.3. A = L41. i dan n juga berdasarkan periode tahunan. Daram hal ini tabel dapat langsung memakai dasar tahunan. penjelasan Beberapa rumus penting merupakan dasar analisis ekonomi proyek rumus dan perhitungannya dapat melihat sub-bab 1. Gambar di bawah ini akan memperjelas uraian di A : Annual payment = pembayaran tahunan = sejumlah uang yang atas. Maka dapat tingkat bunga nominal atau dengan konsep penggandaan yang diartikan bahwa A adalah pembayaran bulanan dengan n adalah 24.= = Present Value(harga sekarang) Dengan prinsip "discrete compounding. F = P(l + i)' Future Value (harga yang akan datang) dapat dijelaskan sebagai berikut: = 2.sehingga sehingga untuk analisis. A = (l+i)'-l -:: . parameter dan variabel yang Umumnya semua persoalan dan permasalahannya. Sebagai contoh: seorang meminjam sejumlah uang Di samping hal di atas. misalnya. dibayar setiap tahun. perhitungan dan evaluasinya dipakai laju bunga istilah A. (discrete compounding). Selama konversinya dari periode waktu dan oleh karena itu pada analisis dan perhitungan ekonomi teknik tingkat suku bunganya selalu konsisten maka tabel (lihat lampiran) dan pengertian bunga ini dipakai dengan cara penggandaan yang berperiode rumusnya langsung dapat digunakan.

Rumus No. Pada kondisi riil dapat dikatakan juga Annuity (A) : 1000 sebagai suatu angka annual yang diendapkan (sink)/ditanamkan Bunga (i) : 8% sebagai suatu modal untuk suatu periode tertentu. 2 mencari suatu nilai sekarang Qtresent value) bila sampai dengan No. suku bunga tertentu serta periode waktu tertentu. Rumus No. Yang perlu dilakukan bagi para analis adalah pemahaman masing-masing rumus dalam kaitannya dengan persoalan yang ada. 6 dengan berbagai tingkat suku bunga.*nkitry4 liilkl lA) dai F 5 8(r7 I 6. Sedangkan diketahui nilai yang akan datang dengan tingkat suku bunga tertentu Tabel 2 merupakan tabel perhitungan rumus No. 4trrtrml ( \l . 22 Analisis Ekonomi Teknik Konsep Dasar Analisis Ekonomi Teknik 23 I 6.til litluc (l. I. 3. Penjelasan singkat 7 rumus di atas: menterjemahkan persoalan yang ada ke dalam rumus-rumus tersebut. Oleh karena itu untuk rumus-rumus di atas telah dibuatkan L. P= A[(l+r)'-l] 3 Present Volue doriAnnual Pada analisis sering terjadi masalah yang harus dipecahkan dengan i(l+i)' menggunakan kombinasi dari rumus-rumus tersebut di atas. I sampai dengan No.sL. Rumus No.senl lqlue'(P) dari A Rumus No.'(A) dari P 3246 3993 l'rc. ymg penjelasannya dapat melihat ke sub bab 1. Uraian dan penjelasan lebih detail tentang rumus ini 926 dapat melihat ke sub-bab 1.dari Gradient series unrform besar sekali. 3 mencari suatu nilai tahunan (annual) bila diketahui Rumus No. . 4 mencari suatu nilai tahunan (annual) bila diketahui litnre L'alue (F\ nilaisekarang dengan tingkat suku bunga tertentu serta periode 144R7 waktu tertentu. Rumus No.l (r tertentu. Dapat dikatakan juga sebagai suatu angka annuol yang dikumpulkan sebagai suatu pengembalian modal (capital I 2488 recovery foctor). (l+i)'-l_] tabel-tabeldengan berbagaitingkat suku bunga dan periode waktu. I mencari suatu nilai yang akan datang (future value) Dengan melihat tabel-tabel maka rumus-rumus tersebut dikonversikan bila diketahui nilai yang sekarang Qtresent value) dengan tingkat dengan angka-angka yang sesuai dan tertulis dalam tabel. l. Rumus No. 4. 4623 ('opitol llecoverr. Tabel I di lampiran merupakan tabel perhitungan dari rumus No 1 2.5. Rumus No.5. Bila hanya memakai rumus di atas. 5 mencari suatu nilai yang akan datang bila diketahui l're.l 2 l'resent l'olrc (Pl dariF 892-1 nilai annual dengan tingkat suku bunga tertentu serta periode waktu 7. maka kemungkinan akan terjadinya kesalahan 7. l0(rl7 I liilnre l:oluc (F) clari P 5. 1 .--{*-l = --r---'. 7 mencari suatu nilai annual bila diketahui tingkat 33 tZ 2080 kenaikan (gradient series) pada suatu periode dengan tingkat suku 2577 I 781 bunga tertentu. 6 mencari suatu nilai sekarang Qresent value) bila 5. 6 digambarkan seperti di bawah ini: nilai yang akan datang dengan tingkat suku bunga tertentu serta periode waktu tertentu. Dengan kata lain.uturc I'oluc (F) dari A diketahui nilai annual dengan tingkat suku bunga tertentu serta 4506 periode waktu tertentu.1. 7 dengan berbagai serta periode waktu tertentu. A =o[i . tingkat suku bunga.

. 5. 6. Jadi misalnya kita mempunyai dataA dan yang kita digambar pada akhir tahun. A. 24 Analisis Ekonomi Telsrik I(qnsep Dasar Analisis Ekonomi Teknik 25 Gambar di atas menunjukkan hubungan dari P. dari gambar di atas bisrkita lihat bahwa untuk bahwa pembayaran tahunan ini dilakukan pada awal tahun.5 = tahun 1. bunga yang ada ke dalam diagram seperti hal tersebut. maka harga F didapat sebesar 14487 untuk harga P :6710 dengan n: 10 Untuk persoalan di atas pembayaran tahunan A di sebut dengan n = 3. karena awal mencari nilai F dapat dikategorikan sebagai Future value. maka harga F didapat sebesar 10637 untuk Jto Jro Jro Jlo : harga A: 1000 dengan n: 8 rerf-O4----TT 6. walaupun dalam persoalan disebutkan butuhkan adalah F. F sesuai dengan Hal lain yang perlu diperhatikan adalah untuk Annui| harus selalu persoalan yang ada.. maka harga A didapat sebesar 1000 untuk sekarang. n) Z yang diketahui n : 5 tahun x: sejumlah uang dari Z Sangat direkomendasikan untuk selalu menterjemahkan permasalahan i. seperti diagram di bawah ini: harga F :10637 dengan n: 8 4.-rgg3JAJe Ja berikut (lihat tanda anak panah): 94 9s l. Memakai rumus No. Memakai rumus No. 2.. Memakai rumus No. 4... hal ini untuk n: tahun memperkecil tingkat kesalahan bila persoalan menjadi semakin sulit dan kompleks. i.2. Dengan bunga 8%o maka detail masing-masing rumus adalah sebagai . Memakai rumus No. Memakai rumus No. Bagaimana bila ada persoalan di mana pembayaran tahunan dilakukan 2..2.. P=1 00 harga P : 5206 dengan n: 7 I 5.. maka harga A didapat sebesar 1000 untuk ... . maka harga P didapat sebesar 6710 untuk awal tahun dan bersamaan dengan harga sekarang (P)? Dalam hal ini harga F :14487 dengan n: l0 pembayaran tahunan A pada awal tahun dijumlahkan dengan harga 3. maka harga P didapat sebesar 5206 untuk Analisis diagram di atas harus dibuat menjadi seperti berikut ini: harga A: 1000 dengan n: 7 Untuk memecahkan persoalan secara mudah berikut ini akan dijelaskan P:l l0 beberapa hal yang cukup penting yaitu : Jro Jro * Penggambaran diagram soal 1993 P = Present Yalue: harga sekarang * Penulisan soal A : Annuity: harga tahunan Future Value : harga yang akan datang . Memakai rumus No..5 x(YlZ. F Y yang dicari 7. I. sebalikny4 tahun 1994 misalnya sama dengan (mendekati) dengan akhir tahun bila kita mencari nilai A dengan F yang diketahui maka dikategorikan 1993. Penggambaran diagramnya seperti berikut ini: Sinking Fund. 3.

5).. dalam kurung tertulis (P/F..n) masing-masing untuk n : 5 dan n : 6 .- : (1..857.4 Contoh Soal Penggunaan Diagram dan Tabel awal tahun 1988 dengan n:4 Contoh soal 1: Seseorang mengharapkan untuk menerima Rp. 1991.10.(t209 = 0 5(14-5 Pada cara ini nilai Rp.00 : llp l1854.pada akhir tahun 1988. Contoh soal2: Berapa besar uang yang harus disimpan pada awal tahun 1988 bila ingin mendapatkan uang RP 10. 1989.26 Analisis Ekonomi Teknik Konsep Dasar Analisis Ekonomi Teknik 27 * Penggunoan tabel cara lain.di akhir tahun 1992 merupakan harga yang akan datang (F) untuk harga sekarang (P) di awal tahun 1988 dengan n adalah 5 dan Rp.pada akhir tahun i: l0 o/o nilai ini diekivalensikan 1992 dan akhir tahun 1993.000... Caranya yaitu dari soal yang sudah ditulis sesuai dengan penulisan soal di atas. 10. merupakan pembayaran tahunan selama dua tahun berturut-turut diekivalensikan ke harga sekarang (P) di awal tahun 1992 dengan n:2.00 : Rp 33.5520.000. yang di dalam kurung dilihat pada tabel.000. Berdasarkan nilai yang akan datang (F): 1992 pada tingkat suku bunga 15 %? Jawab : l0 000 + 10.10. Berapa besar nilai uang (Present Value) yang harus disimpan untuk penerimaan ini pada awal tahun 1988 pada tingkat suku bunga l0o%? Jawab : Perbedaan angka 4 dan 7 untuk hasil akhir perhitungan disebabkan oleh jumlah angka desimal dari tabel 1 yang hanya 4 angka di belakang koma.000.di akhirtahun 1993 merupakan harga yang akan datang (F) untuk harga sekarang (P) di awal tahun 1988 x: 10.- jadi periode waktu n sangat panjang dan rumus yang digunakan merupakan gabungan atau variasi dari keenam rumus di atas. maka pada Tabel I dilihat yang bunganya 10o/o kemudian Pada cara ini angka Rp.- dengan n adalah 6. berdasarkan pembayaran tahunan (A) dan nilai yang Penggunaan Tabel I akan mempercepat proses perhitungan serta akan datang (F): mengurangi tingkat kesalahan perhitungan kartna suatu masalah bisa 10 000 = Rp.di akhir tahun 1992 dan 1993 yang angka di bawah P/F pada tahun kelima.10.000.10. sehingga penggunaan tabelnya diambil dari harga (PlF. Misal.i. Kemudian angka P di awal tahun 1992 rnerupakan angka F dilihat dari 1.11.

. yait. I 5. LL 1.464. 48. berapa x dapatjuga di cari dengan cara sebagai berikut: nilai uang Anda pada akhir tahun 1992 pada tingkat suku bunga 8oZ. secara teratur pada setiap akhir tahun dalam suatu periode waktu tertentu sehingga membentuk seri yang naik ataupun turun (gradient series).482. lalu pada Sering terjadi pada ekonomi teknik. I 5.000.l0.5)} tabel: l-772 tabel = 2. bahwa Annuity (pembayaran akhir 1988. 48.5 Pembayaran Tahunan Tidak Konstan (Gradient Series) Contoh soal4: Bila Anda menyimpan Rp 10.6 + 10. I 5.4)+ (PlF. yaitu : Bertambah setiaP tahun Berkurang setiaP tahun .000 {(P/F.10.3)+ (P/F.- tabel= 1.000 lA. dengan tingkat suku bunga 100/o . berapa nilai uang anda pada akhir tahunan) tidak terbayar secara konstan. yaitu berdasarkan hubungan nilai sekarang (Present Value) dan nilai yang datang (Future Value) dengan hasil.harus dilihat tabel (P/F..2 : Rp.6 : Rp.10.000.pada awal tahun 1988.5) mengurangi kesalahan yang dibuat. Jawab : x: 10 F/P.000. I 5..100 tabel = 1. tetapi dengan nilai yang berubah tahun 1993. sehingga akan tertulis seperti berikut ini: /P.2 (F/P.i. Namun persamaannya akan lebih panjang karena untuk harga masing- masing Rp.464 Contoh soal3: Bila Anda menyimpan uang Rp 10.pada awal tahun 1988. 1 )+ (P/F.- x : 1 0.469 juga benar.9. 1989 sebesar Rp 10.n) satu persatu dengan n yang berbeda-beda.kanomi Teknik B Sebenarnya pada contoh ini dapat dilakukan perhitungan dengan cara lain. A dan F tidak menimbulkan masalah asalkan prinsip analisisnya benar.akhir yang akan sama.10. ?3 Analisis Ekonomi Teknik L^--^h T)ooor Analicic I'.6 FlA"lo. I 5. Adapun caranya yang beragam.2)+ (PlF.772 tabel = 1. Jawab : Ada dua jenis Gradient Series. Aengan membuat variasi antara P.772 Perbedaan 64 dan 82 karena angka desimal hanya 3' x=? Dari contoh-contoh perhitungan di atas dapat disimpulkan bahwa penerjemahan soal menjadi diagram mutlak diperlukan untuk l x: l0 (F/P.000.736 tabel=1. sehingga hasil yang didapat trbel = 1.10.

1 Penggunaan Tabel2 untuk Gradient Series dimulai pada akhir tahun kedua uang sejumlah Rp. 698. 1000 Rp.-.3 ) : Rp.- 12345 12345 tabel I = 7.698. jika dihitung satu persatu? i=8ol 6 5000 Jawab: xrI t{- 2000 "tr Untuk Rp.8.000. 1. 2. 5..5.520.5. -+ FV = 5.000..- dihitung).Tabel 2 5000 di lampiran merupakan tabel dari rumus No. Konsep Dqqqf Analisis Ekonomi Teknik 31 400 Bila kita membayar dengan harga yang konstan sebesar x rupiah setiap tahun mulai akhir tahun I sampai akhir tahun ke 6 dengan i : 8%o dan Future Value yang didapat = Rp.2 ) : Rp. BesarnyaAnnuity (Uniform Volue) = Rp. 3.(sudah Rp..-.2.280. 16.698. 16.000.000 ( F/p.4.4 ) : Besarnya Future Value pada akhir tahun ke 6 Rp.000 (F/P. masing masing harga untuk setiap periode tertentu (setiap tahun).. Future Value : Rp. 8. beraparbesar x tersebut? Jawab: : Rp.000. 5.- Rp.000. karena harus dihitung tahun ke enam uang sejumlah Rp. -+ FV = 4.-. Jika Bila digambar diagramnya akan seperti berikut ini: Gradient Series yang ada sangat banyak.000.498.33 Bertambah setiap tahun Berkurang setiap tahun (Increasing) (decreasing) x: 16.000 ( F/p.000.1.. Tabel ini mengubah i:8ol K 4000 bentuk gradient series yang naik ke bentuk seragam. 1. 8. 4. 3.. Berapa nilai yang akan datang (Future Value). 5 Rp.dengan tingkat suku bunga 8oZ. maka kemungkinan untuk terjadi kesalahan sangat besar. pada akhir tahun ke 6 dengan tingkat suku bunga \oh.698.- Penyelesaian masalah di atas digambarkan dalam contoh di bawah ini: Pada suatu pembayaran tahunan selama enam tahun.360. 2.000 = Rp.000.-. + FV : 1..16. misalnya sampai 20 tahun atau lebih. 16.. Prinsip perhitungannya: II I 2000 Ilarga yang seragam (Equivalent Annuity) adalah sama dengan 1000 Kenaikan Tahunan (Annual Incrementl dikalikan Faktor ( A/G ) 2 ) 4 :l 6 Berikut ini diberikan contoh penggunaan tabel pada contoh soal di atas. 2. I ) : Rp.280. FV: --+ 3.- Rp.33: Rp..- . 2.698/'7.000.8.000 ( F/p.320. pembayaran 1. 7. demikian seterusnya sampai akhir Cara seperti contoh di atas kurang efisien. akhir tahun ketiga uang sejumlah Rp. -+FV: 2.

000.280.pada akhir tahun 1996. 9.2 Pembayaran Tahunan yang Menurun (Decreosing) Tabel 2 dalam lampiran hanya berlaku pada gradient series yang naik seperti contoh soal di atas. Bila gradient series tidak naik Tahunan yang seragam : 4.000.5.000. 3..- + Tabel 2 = 2.pada akhir tahun 1989 A Rp.5.n) Annuity Dengan berpedoman pada persamaan luas di atas maka besarnya i .000.pada akhir tahun 1988 Rp. selalu bertambah pada akhir tahun sebesar Rp.- Contoh Penggunaan Tabel 2 sehingga untuk soal di atas: Annuity: Rp. Jawab: . 1 .000 .000.000.1.100./G.Luas A ADC = x(A.i..-@: Rp..pada akhir tahun 1990 dan seterusnya. 2.28 1.- sampai akhir simpanan menjadi Rp. 2.1.. 2. Konsep Dasar Analasis Ekonomi Teknik 33 Bila dipakai tabel : Luas AABC : Luas ! ABCD .- (increasing) tapi turun (decreasing) maka dicari dengan cara seperti berikut ini: 1. Berapa besarnya uang yang kita punyai pada akhir tahun 1996?.00 : Rp.1.3 Contoh Soal Gradient Series Contoh soal 1: Bila kita menyimpan uang di bank pada tingkat suku bunga 8% seperti kondisi di bawah ini: B Rp.besarnyabunga=8o/o penurunan (AABC) adalah sama dengan harga seragam Uniform n = jumlahtahun:6tahun Annuity) pada nilai yang paling besar (panjang AB) dikurangi besarnya A/G : angka yang didapat dari tabel untuk i = B o/o dan n = 6 Annuity untuk bentuk gradien series yang bersifat naik (AADC).rooo. tahun x : harga kenaikan dari gradient series tersebut : Rp.

34 A-unlisis El<onomi Teknik Konseo Dasar Analisis Ekonomi Teknik 35

Contoh soal3 :
Berapa besarnya uang yang harus disimpan pada akhir tahun 1970 agar
kita bisa mengambil simpanan dengan bunga 7o/o, padajumlah berikut
ini:
- Rp. 6.000,- pada akhir tahun 1975 - Rp. 5.000,- pada akhir tahun 1976
- Rp. 4.000,- pada akhir tahun 1977 - Rp. 3.000,- pada akhir tahun 1978
- Rp. 2.000,- pada akhir tahun 1979 dan simpanan pada akhir tahun 1979
akan habis.

Jawab :

t=

Pada soal ini titik awal kenaikan di mulai pada akhir tahun 1987 (atau
awal tahun 1988) karena tingkat kenaikan Rp.l.000,- dimulai pada akhir
tahun 1988, sehingga perhitungan periode waktu n = l0; dimulai akhir
tahun 1987 sampai akhir tahunl996. Dari contoh soal ini dapat
disimpulkan bahwa untuk menterjemahkan suatu masalah ke dalam
diagram harus dilakukan dengan hati-hati untuk menghindari kesalahan Besarnya penurunan Rp. 1.000,-, sehingga
perhitungan. x:{ 6000- 1000 (NG,1,5) } (F/47,5) @8,7,91 : Rp. 12.950,-
I,86 5,75 1 0,5439

Contoh soal2 :
Penulisan gradient series seperti halnya pembayaran tahunan harus
Seperti soal di atas.ditanyakan berapa besarnya uang yang kita miliki ditulis pada akhir tahun. Bila titik nol gradient series berada pada awal
pada akhir tahun 2006. tahun proyek maka harus digambar seperti berikut ini:
Jawab :

Future Value - 1000(A/G,8,l0XF/4,8,l0) (F/P.8,1o) - Rp I 2l O44,-
.1,87 14,187 2, t 59

Bcntuk seragam adarah sama dengan hasir
ekivarensi x ditambah dengan
A = Annual payment = pembayaran tahunan : sejumlah uang yang
Bila ada yang dimurai dari awar tahun maka'gradient dibayar setiap tahun.
series yang ll = Jumlah tahun
pertama merupakan unsur tambahan
harga sekarai'g, n, ."p"rti'aragram
di bawah ini: P' A' F adarah nirai-nirai sekarang, tahunan, dan
yang akan datang,
yang merupakan jumrah totar
vang tlrakumurasi d#;:;;rah uang
yang sama selama periode penggandaan
n

!'um-us
No' I sampai dengan No. 6 di sub bab 1.3 untuk
kondisi menerus
berubah seperti berikut ini:

8. p=Ue^(e'-l) :> Future Value (harga yang akan daang)
Maka persoalan di atas harus dianalisis seperti rg'
berikut ini:

9.P=Fn'*l :+ Present Volue 1'harga sekarang)
400 re^
r2od
10. A : F ;Ll Sinking Fund (penanoman sejumlah uang)
,1,
-
400
aofr
ll.A=P'" ) Capital Recovery (pemasukan kembali
Harga sekarang menjadi: 1200 e,, _ I modal)
=

Pembayaran tahunan : x+400
12. F - A'
-on'-l ' + Future yalue dari Annual
r
1.6 Dengan Penggandaan yang Terus_men
erts (continuoas
compounding) 13. P: A"
-on'-1 ' present Value dari
re'' =) Annual
1.6.1 Prinsip Dasar Sedangkan notasi unfuk masing-masing
rumus adarah sebagai berikut:
Analisis perhitungan dari sub r.3 sampai r.5
bunga nominal. Artinya: anarisis pada
memakai Iaju tingkat l. Untuk rumus No g. (FlF,r%o,n)
titik suatu period e (discrete). pada
keadaan di mana dipakai laju bunga
efektif, analisis perhitungannya 2. Untuk rumus No 9.
harus memakai rumus-rumus untuk penggandaan (P/F,r%o,n)
yang terus-menerus
(cont inuous c ompounding).
3. Untuk rumus No 10. (AIF,rYo,n)
Notasi untuk analisis ini adalah sebagai berikut:
r = laju bunga efektif (%) 4. Untuk rumus No I l. (A/P,r%,n)
P = Present Vatue (nilai sekarang) = sejumlah
uang pada saat ini.
F = Future Value (nilai yang akaf datang) r";rrnlui
= uang pada
Untuk rumus No l2 gA,r%,n)
saat yang akan datang 6. Untuk rumus No i3. (PA,r%.n)

Konsep Dasar Analisis Ekonomi Teknik 39

1.6.2. Contoh Soal Penggandaan Yang Menerus
kegiatan pun biasanya pada suatu waktu tertentu tidak terus-menerus.
seseorang mengharapkan untuk menerima Rp. 10.000,- pada akhir tahun Belum lagi pengaruh eksternal, seperti perubahan suku bunga,
1992 dan akhir tahun 1993. Berapa besar nirai\ang ( present value perubahan perkembangan global ekonomi, baik yang bersifat lokal
)
yang harus disimpan untuk penerimaan ini pada awal tahun rggg pada maupun regional bahkan, internasional.
tingkat suku bunga efektif l0 %?
Kenyataan bahwa ada beberapa kendala internal dan eksternal
Jawab: maka untuk analisis ekonomi teknik (dapat) direkomendasikan dengan
cara-cara penggandaan berperiode dan (otomatis) bunga yang dipakai
adalah bunga nominal.
Pada bab-bab selanjutnya hanya cara penggandaan berperiode yang
ada dipakai untuk memecahkan beberapa permasalahan dalam ekonomi
teknik.

berdasarkan nilai yang akan datang (i)
ro oo(E;)) * ro oo(6F,;;) : Rp 12 437,-

rirrat ta*r 3 :0.6-515 rl,ar]}-r 3:o.5e22

Bandingkan dengan contoh I di sub-bab 1.4 yang hasilnya adalah
Rp. I 1.854,-. Dengan cara ini hasilnya akan lebih besar, karena untuk
laju bunga efektif l0% ekivalen dengan laju bunga nominal g,s3lyo.
cara penggandaan terus-menerus prinsip analisisnya sama dengan
cara penggandaan yang berperiode. yang berbeda adalah rumus dan
tabel yang dipakai. selanjutnya bila ingin melakukan analisis dengan
cara ini maka cara-cara penggandaan berperiode dalam buku ini harus
disesuaikan dengan tabel dan rumus tersebut. cara ini harus selalu
konsisten di dalam melakukannya. Semua komponen dan parameter dari
permasalahan yang ada juga harus dalam bentuk menerus.

Pada kenyataannya, dalam transaksi perdagangan ataupun
penanaman suatu investasi untuk suatu proyek sangat sulit untuk
membuat semuanya dalam periode menerus. Sebagai contoh; untuk
suatu peralatan baru adalah sangat sulit untuk menentukan umurnya
secara kontinyu. Umumnya pada periode tertentu akan dicek dan
dievaluasi sejauh mana kemampuan alat tersebut. Evaluasi untuk suatu

Seperti sudah disebutkan pada bab terdahulu bahwa bila seorang meminjamkan sejumlah uang kepada orang lain maka sebagai bentuk hadiah yang diterima orang tersebut adalah bunga yang sebelumnya sudah disepakati oleh kedua belah pihak. kondisi pasar serta keadaan perekonomian lokal maupun regional. Pertimbangan itu antara lain menyangkut masalah waktu pengembalian. Pertimbangan ini tidak akan diuraikan di sini karena tidak termasuk dalam lingkup buku ini.PEMBAYARAN HUTANG 2. pihak peminjam. kondisi usaha dari peminjam dalam memakai uang yang dipinjamnya. Sebaliknya.dengan jangka waktu pengembalian 25 tahun dan tingkat suku bunga nominal . Misal seseorang meminjam uang sebesar Rp.1Cara Pengembalian Dalam dunia perdagangan sering terjadi suatu transaksi berbentuk hutang. Dari sudut ekonomi di mana bunga dan waktu diperhitungkan maka ada beberapa cara pembayaran yang akan dijelaskan pada bab ini. karena telah mendapatkan kesempatan untuk memanfaatkan sejumlah uang. Yang akan dibahas hanya cara pengembalian menurut analisis ekonomi teknik.000.. Berbagai pertimbangan dipakai sebagai dasar untuk mendapatkan kesepakatan. memberikan tambahan sejumlah uang yang disebut sebagai bunga ketika mengembalikan pinjaman tersebut. 250. Hal ini dapat dijadikan acuan baik bagi si peminjam maupun orang yang meminjamkan uangnya untuk memilih cara pengembaliannya.

* Rp. 250..250.-.-. pinlam Rp. Di bawah ini akan dijelaskan beberapa cara pengembalian..uig yurg akan datang (Future Value) sebesar Rp' 250'000'.250.000 i= 4Yo nya (Kuiper.250.setiap tahun sehingga akhir tahun ke 25 hutang Iunas modal pinjaman = Rp. Setiap tahun selama 25 tahun kita mengangsur modal pinjaman sebesar sekarang (Present Value) uang sebesar Rp.. 6.-).000. 5.ditambah Rp. 670.250.250.= Rp' 9.000.sebagai cicilan pengembalian modal pinjaman sehingga pada akhir tahun I atau pada awal tahun 2 modal menjadi Rp. 240.000.dikalikan (F/P.250. 2.-' Pengertian dengan nilai yang akan datang (Future Value) Rp.000 (selama 25 tahun uang * simpan meminjam.dapat diartikan sebagai nilai laju bunga nominal 4o/o selama dua puluh lima tahun.250.000. 4.000. Setiap tahun membayar bunga Rp.000.000'-) dibayarkan yaitu sebesar Rp. Analisis Ilkonomi Telmik Pembayaran Hutang 43 sebesar 4%. Pada cara ini setiap akhir tahun modal pinjaman dibuat tetap sebesar pinjaman semula. yang dibayarkan untuk bunga ini adalah sebesar 25 Rp.selama waktu 25 tahun dengan tingkat suku bunga4oh. 25\ : Rp.000.. Karena setiap tahun bunga dibayar setiap akhir taltun memba-var bunga Rp. Bunga setiap tahun Rp..sehingga pada: .pada saat itu juga..000.000. 25) : Rp' 6'000.. Dalam setiap akhir tahun bunga RP prnJama Rp.adalah ekivaien dengan nilai pembayaran tahunan (Annual Payment) i= 4Yo sebesar Rp.(D0.000 dikalikan (AIF.25. Sesudah 25 tahun rnodal pinjaman berkembang menjadi sebesar: bl"[ kur"ru itu besarnya nilai yang akan datang (Future Value) di Rp.. Di dalam kehidupan sehari-hari cara ini diarlikan sebagai tidak ada transaksi 4.-' Oleh karena itu * pada akhir tahun 2 bunganya menjadi 4% Rp.670.000.adalah ekivalen Rp.000.10.6.- maka modal pinjaman selalu tetap dan pada akhir tahun ke 25 di rrtrrrttttttf tttttttttf tt samping harus membayar bunga juga harus membayar ditambah angsuran Rp.000.. Atau nilai akhir tahun ke 25 adalah tetap sebesar Rp. l().000. 4. Pada kondisi ini tidak ada pengaruh bunga berapapun nilainya.dengan ungrurun pinjaman sebesar Rp. . 240.10.-.000. 6. 10.tXX) sudut pandang ekonomi dapat dikatakan bahwa transaksi pinjaman dikembal n terjadi tetapi periode waktu-nya adalah sama dengan nol.-. n = 25 tahun i Beberapa Cara Pengembalian (Hanya Diberikan Contoh 5 Cara) 1 Pengembalian langsung Rp.10. Akhir tahun I -) bunga (4o/. l0'000'.- n: 25 tahun dikembal pinjaman + bunga l. 1989).000. pinjam Rp..600.000.250.

1.000.-) waktu pengembalian 25 tahun ditambah angsuran modal pinjaman Rp' 10.. dikatakan tidak ada transaksi pinjaman).000+9'600.seterusnya.dan modal pinjaman Rp.- sudah lunas...000 250. jika digambarkan secara grafis' tahun ke 25 adalah : 10. Karena modal berkurang Rp.000 pinjam Rp.10..dan modalnya tinggal Mari kita lihat berapa besarnya uang total kontan pada akhir tahun Rp.. Grafik 5 cara pengembalian suatu piniaman setiap tahun maka bunganya juga berkurang sehingga pada akhir tahun 25 bunganya tinggal Rp. di mana sesudah jangka waktu 25 tahun hutang tahun ke 25 adalah : 10.000 . 45 Pembayaran Hutang akhir tahun 2 -+ bunga Rp. Cara 5: total uang kontan yang dikeluarkan peminjam sampai akhir tahun ke 25 adalah :bunga (10.. 400.ditambah angsuran modal Cara I transaksi pinjaman dengan periode waktu adalah nol (dapat pinjaman sebesar Rp.230. Gambar 2.000 100.000.000..000 * 25 : Rp'400.000. 10.000 pengembalian seperti berikut ini: tttttttttttttttttmmtmt Cara l: dapat dikatakan tidak ada uang yang dikeluarkan Cara2: total uang kontan yang dikeluarkan peminjam sampai akhir setiap tahun modal pinjaman diangsur Rp.. 9. I 30 000 .000 i= 4o/o n = 25 tahun 300.200. cara 4 dan cara 5 besarnya modal pinjcman dan bunganya di atas merupakan beberapa cara pengembalian pinjaman yang sering semakin menurun sehingga: dipakai dalam kehidupan sehari-hari. Gambarlgrafik ini menunjukkan Cara 4: total uang kontan yang dikeluarkan peminjam sampai akhir kelima cara di atas.000 3m.10.000 200.- tahun ke 25 hutang lunas Cara 3: total uang kontan yang dikeluarkan peminjam sampai akhir Kelima cara pembayaran tersebut.000 200.10.380.000.. cara2.000 700.000 * 25 + 250.10O. 9.- hasilnya seperti gambar di bawah ini.000 500.000 400.000 100.250.000 0 0 Bunga dibayar setiap tahun.000 700. cara 3.000.000 500.000.000 : Rp'500.670.000*25 : Rp.000 * 25 + 6.000.10.000 akhir tahun 25 -+ bunga hanya Rp.- 800.sehingga akhir tahun ke 25 adalah : Rp..000.000. ke 25 yang telah dikeluarkan oleh peminjam untuk kelima cara 10.(dari 4 Yo * Rp. 600 000 500.000 r00.000. akhir tahun 3 -> bunga Rp.+400) +10.600..400..

- Cara4 ini memberikan keuntungan yang sama prosentasenya baik bagi peminjam dan yang meminjamkan. Bila kita membandingkan cara 3. berapa besar hutang pada yang diperoleh paling menguntungkan bagi pihak yang akhir tahun 10 yang masih harus dibayar? meminjamkan uangnya atau sebaliknya paling merugikan bagi si peminjam. Semakin lama kita membayar maka uang kontan yang harus kita disepakati tetapi lebih awal? Hal tersebut akan dijelaskan pada uraian di bayarkan selama waktu pinjaman tersebut akan semakin besar. dalam keadaan baik sehingga kemudian ingin pinjaman. artinya semua dibebankan (dibayarkan) pada akhir waktu karena ekonominya. Cara 5 lebih menguntungkan bagi peminjam karena sejak awal peminjam telah mulai mengurangi beban pinjamannya. sehingga dapat ditulis : kesimpulan (hanya berdasarkan uang kontan yang dibayarkan dan bunga (A/P)= i + (A/F) yang disepakati sewaktu dilakukan perjanjian )rutang.000.4. cara 2 ini tidak dilakukan cicilan. 3 di Bab I) sama dengan faktor pengembalian/ pemulihan modal (Capital Recovery FactorlCW .250.000. Oleh karena itu untuk cara ke 2 dilihat dari total biaya melunasi pinjaman itu pada akhir tahun ke 10. yaitu: Bagaimana jika hutang yang dilunasi tidak pada akhir tahun yang l.250. baru pada akhir periode pinjaman beserta bunganya dikembalikan. Besarnya hutang yang harus dilunasi pada akhirtahun ke l0 : Rp. peminjam selama waktu pinjaman hanya i: 4 Y:o membayar bunga saja. 4 dan cara 5 maka dapat disimpulkan bahwa: Pada pembayaran cara? Cara3.- sepeserpun./P-+ lihat rumus dasar No./F-+ lihat rumus dasar No. baik itu cicilan bunga ataupun Bila di atas tapi suatu instansi melakukan suatu pinjaman seperti pinjaman. Artinya. 370.250. sudah dilunasi pembayaran dari peminjam dan pendapatan yang diterima orang yang meminjamkannya adalah konstan. beban yang harus dipikul peminjam adalah yang saling berat karena pada akhir proyek pinjamannya masih sebesar pinjaman awal.000 (F/P. Cara 4 ini secara matematis ekonomi dapat dijelaskan sebagai 1. Namun dilihat dari periode waktu pembayaran maka Jawab: pihak peminjam selama seluruh periode waktu yang disepakati (dalam contoh ini selama 25 tahun) tidak/belum mengeluarkan uang Pinjam Rp. 4 di Bab I.480 berikut: Pembayaran tahunan adalah bunga (i) ditambah dengan faktor simpanan dana yang diendapkan (Sinking Fund FactorlSFF atau Pada pembayaran cara 3 A. pinjam Rp. 2. l0 ) = Rp.- 3. Pada bawah ini. Besarnya bunga dan lamanya waktu merupakan kompensasi bagi pihak yang meminjamkan dan pihak peminjam. tanpa melihat bunga komersil yang berlaku).000.46 Analisis Ekonomi Telmik Pcmhaveren Hrrtsno 47 Dari hasil masing-masing cara itu dapat ditarik beberapa atau A.

- .000.4.10. 178. 10.000.000. Jadi Pada kondisi tersebut di atas pada akhir tahun ke 20 pinjaman dikatakan hutang pada akhir tahun ke I0: Rp.370. 166..000..- .(bunga) + Rp.000.250.fix) i: 4yo 4Yo Hutang yang harus dilunasi pada akhir tahun ke l0 : Rp. Jangka waktu ..000.000. 250. 192.000.- Bunga menurun larena pinjaman berkurang 10.-+ 15 * Rp.250..000.000. 178.fiX) Pada pembayaran cara 5 pinjant Rp.000. l0 ) : Rp. 260. yaitu Hutang yang harus dibayar pada akhir tahun 10 = Rp. 16..+ ? harus dibafar karena angsuran pinjaman baru lO kali pinjaman:Rp.(F/A. Contoh Soal Hutang konstan : Rp. 6 000. berapa besar bunga pinjaman tersebut? Rp..000..-.000. 20 tahun.. 265.4.000 ( F/A. Pada akhir tahun ke 20 di samping uang Hutang yang harus dilunasi Rp. akhir tahunnya uang sebesar Rp 40. 178.16. I I bunga Rp.000. Contoh soal I Angsuran 6. 40.000.000.000. t I .( P/A.- tttttttttr bunga pada akhir tahun ke sepuluh = Rp 6. 15 )= lunas.- angsuran Rp.. cara b .000 setiap tahun selama l0 tahun Pada pembayaran cara yang ke 4 pinjamRp. l0 ) : Rp.4..000.000. membayar ke Bank tersebut pada setiap Rp. Aralisis Ekonomi Teknik Pembayaran Hutane pinjam Rp. Besarnya pinjaman : Rp. 600.(hutang) = Rp.- : (L CArA O 2. l0 ) : Rp....000..4. 72.000. b.250. 250.000. : Rp.250. sebesar Rp.(F/P.- Sebuah perusahaan meminjam pada suatu bank dengan bentuk pinjaman seperti berikut: Hutang yang harus dilunasi : Rp.000. Carapengembalian : Selama 20 tahun perusahaan itu harus Rp. 16.000. 160.+ fnasih Ada 3 cara perhitungan.000.000.- cara c Masih berhutang selama 15 kali sebesar Rp.10.000.masih ditambah dengan uang sejumlah Rp. 10.2.fiX) i=4o/o mltttttttf pinjanran diangsur Rp l0 Ux).000.

000.-(12 -462) + Rp.- .000 000. 40.000(0.-(P/A. Pengembaliannya baru mulai dihitung mulai tahun 1995.600. Berapakah besarnYa ? pinjaman lunak dari ADB pada tahun 1990 sebesar satu trilliun rupiah dengan jangka waktu pengembalian adalah 25 tahun tetapi ada masa pinjam tenggang waktu untuk tidak mulai membayar selama lima tahun dengan Rp.000.000.000.265.- ilt Rp. Jawab: Dari uraian di atas dapat dikatakan bahwa pinjaman lunak mengandung unsur hadiah (grant component')..000.000.40. 40. Sering kita mendengar bahwa suatu negara atau badan meminjam = pada negara atau badan lain dengan sifat pinjaman yang lunak.000.600. tingkat suku bunga yang berlaku dan 2) ada waktu selama lima tahun di Hutang harus dibayar Rp. dilakukan 15 kali pembayaran seperti komersil yang berlaku dan bisa berarti pula suatu pinjaman di mara ada Pada soal no di atas.000. Pengertian pinjaman lunak bisa berarti meminjam dengan tingkat suku Contoh soal2 bunga yang lebih kecil dibandingkan dengan besarnya suku bunga l.265.5) = Rp'173'160'000'.Rp.265.. 265.000-000. o/o Dengan cara coba coba ( trial ond error ) didapat bunga = 5 Rp.20)+Rp. (GRANT C]MP)NENT 0F L1ANS ) Rp.- I I r= ? t'l' t 1 i f t'l' t t'l f i tt f f i'i' t angsuran pengembalian setiap t akhir uhun Rp.5. I akhir tahun ke 20 ditambah BENTUK PINJAMAN LUNAK uang Rp. Analisis Ekonomi Telorik Jawab : pinjam \ .000.600.5) : Rp'207'627 '500'- mana besar pinjamannya tetap.265. Ini berarti baru pada tahun 1995 cicilan hutang = 20 tahun mulai dibayarkan selama 25 tahun dan akan berakhir pada tahun 2020.(P/A.000. sesudah 15 tahun. i. 600..000.000 000".000.- Rp.500.000.000.(P/F.000.000'000.000.380.- i = 59i' bunga 4oh pertahunnya... 1990 sampai dengan tahunl995 tidak ada kewajiban untuk membayar bunga. perusahaan tersebut menginginkan untuk membayar sisa tenggang waktu yang tidak dipengaruhi oleh bunga selama masa tenggang waktu untuk pengembaliannya.40.787.000.000(P/F.. ttt?rttttf Pinjaman lunak dalam kasus ini berarti bahwa bunga 4% lebih rendah angsuran pengembalian dari suku bunga komersil yang berlaku (misalnya 10%).3 77 ) : Rp. Padahal seperti dijelaskan pada BAB I bahwa suatu nilai uang sekarang Qtresent value) sama dengan sejumlah Sisa hutang yang harus dibayar akhir tahun ke l5 = Rp. Misal negara kita mendapatkan hutangnya.5. dan dari tahun setiap akhir tahun Rp. Hadiah yang didapatkan Harga PV pada 5 tahun terakhir : untuk pinjaman tersebut menjadi ganda karena: 1) bunga lebih kecil dari Bunga Rp.000. 598.0 00.40.i.20):Rp.000.

.ataupun sekarang.000. Dibayar Rp. walaupun dilihat dari jumlah angka pembayaran hutang tergantung dari tingkat suku bunga dan pasti lebih besar dari harga adalah sama.tetapi dari sudut pandang ekonomi dapat dikatakan kita mendapatkan hadiah.000.20)}= Rp. lebih besar dari pada cara ke 4. Dapat disimpulkan bahwa dengan bunga yang semakin besar maka grant component 5. Dibayar Rp. Dari analisis perhitungan didapat grant selama l0 tahun dengan bunga komersil I07o component yang lebih besar dari cara ke 2.7. meskipun besarnya Loan. .10)} = Rp. Unsurnya adalah P/F.. 1. pinjaman dibayarkan dengan cara mencicil. 492. Rp. Besarnya grant component lebih kecil dibandingkan cara ketiga bunga tidak mempengaruhi 2. karena dengan adanya periode Pengertian hadiah ini dikenal dengan istilah asing Grant component of waktu antara peminjaman dan pengembaliannya..000. { tahun dengan bunga komersil 7 7o Pada cara ke 5 tidak ada pinjaman. yang bisa disimpulkan. \ dengan cicilan l0 * Rp. tidak berhutang) Pada cara ke 7 pinjaman dibayarkan dengan cara mencicil seperti 6.setelah l0 {1000-1000(P/r.. pinjaman dibayarkan 20 tahun kemudian.000. 0.Rq Analisis Ekonomi Teknik Bentuk Piniaman Lunak (Grant Component of lrcans) uang pada waktu yang akan datang yang jumlahnya lebih besar.. L000. Dibayar Rp.100(P/A. maksimum). walaupun lebih kecil dari cara pertama. yaitu: Pada cara ke l. 742. 1. Pada cara ke 3. Pengaruh bunga sudah ada. yaitu hutang Rp.000.10. Berapapun besar bunga tidak ada Besar pinjaman dikurangi dengan harga sekarang (ltresent pengaruhnya.1.. Di sini. yaitu l0%. Dari ketujuh cara pembayaran di atas ada beberapa hal dibandingkan apabila dia meminjam pada situasi komersil yang ada. pengembalian tidak terhingga.setiap tahun {1000.000. Jadi jelas. : Rp. selama l0 tahun dengan bunga ditunjukkan bahwa dengan semakin besarnya bunga komersil yang komersil l07o berlaku maka grant component yang diperoleh juga menjadi semakin besar...20\\ = RP. 1. Di sini grant component adalah yang terbesar. Atau.. pinjaman dibayar 3.10.10)}: Rp.000. meminjam dengan waktu nol sehingga tidak ada grant component.setelah 20 1000-1000(P/F... 3..- lebih besar. Dalam hal ini artinya adalah suatu bentuk pinjaman pada pengembalian sama dengan besarnya peminjaman (Future Value : situasi/kondisi khusus yang lebih menguntungkan peminjam bila Present Value).1. Dibayar Rp. Besarnya Di bawah ini adalah contoh pinjaman Grant component yang cara pengembaliannya berbeda-beda.000. I . Pada cara ke 2. Dibayar pada saat itu juga Rp. yaitu value/PV) dari kewajiban pembayaran pada tingkat suku bunga sebesar pinjaman itu sendiri (angka grant component yang paling komersil yang berlaku.- (jarang.- tahun dengan bunga komersil 7 7o Pada cara ke 6.- karena sejak awal sudah mulai dibayarkan. Pada cara ke 4. seperti cara ke 6.1.000... 1. pinjaman dibayarkan l0 tahun kemudian. 386. Rp. grant component masih besar. Tidak dibayar (berarti waltu Rp. 1. Dengan tahun dengan bunga komersil lOYo waktu yang sama seperti cara ke 4 didapat grant component yang Rp.000.setelah 20 { 1000-1000(P/F.7.. Dibayar Rp.. pinjaman tidak dibayar. Rp. 1.100(P/A.1. 298.000.l00.Rp. Rp.1. pinjaman dibayarkan dalam waktu 20 tahun seperti cara kedua dengan bunga komersil yang berlaku bukan 7%o tetapi 4.000. atau berarti juga menjadi semakin besar.setiap tahun {I 000. 85 l. Besarnya gront component lebih kecil dibandingkan cara ke 2' Bunga juga No. Rp.1. 1. I00. Prinsip Perhitungan : pada waktu tak terhingga. lebih besar dari yangTo/o. Pinjaman Pembayaran Grant component berpengaruh.Rp.000. 100.1.10)}= Rp. 1000. L000. Unsurnya adalah P/A.dibayar Rp. Artinya. = Rp. Rp.7.. Unsurnya adalah P/F. 0. cara ke 4 tapi bunganya l0%.

Berapa besar grant componenl bila suku bunga komersil sebesar 8% ? Grant comPonent = $I 0M.dari World Bank.40XP/F. Jadi pembayaran selama 40 tahun tidak dikenai bunga pinjaman.000..000.t*r.000 (P/A. { $. Pembayarun dimulaipada akhir tahun ke l0 (ada tenggang waktu selama l0 tahun) dan seterusnya sampai tsropt $300.722M Contoh Soal 3 Sebuah negara berkembang mendapat pinjaman dari World Bank adalah sebesar $roo u pada tahun 1980.000 harus dibayar selama 20 tahun pada akhir tahun ke 20 pinjaman $ 10 M harus dibayar semua.yang harus dibayar setiap Jawab: akhir tahun merupakan angsuran pinjaman pokok.000. 25.000.000.2. I 2. $100 M i pinjaman:5 % Contoh Soal 2 i komersil : 15 olo 95 2ooo 2005 Indonesia mendapat pinjaman dari ADB sebesar $ l0 Milyard dengan 1980 waktu pengembalian 20 tahun dengan bunga 3 %.12.20)\ Jawab: s 6.000.000 akhir tahun ke 50 dengan pembayaran tahunan yang sama.000. $20M masa $20M $20M $20M Kondisinya sebagai berikut: tenggang d pada setiap akhir tahun besarnya bunga $ 300.. Contoh Soal Jawab: Contoh soal I Pinjam Sebuah perusahaan BUMN menerima o. Loans) 55 54 Analisis Ekonomi Teknik Bentuk Piniaman Lunak (Grant Comnonent of 3.-.-. 3 o0juta(P/A. 25.20 )+ I 0M(P |F.8.10. Bunga lunak yang disepakati sebesar 5%o dengan masa tenggang lima tahun' Waktu pengembalian adalah 20 tahun dan dicicil 5 kali dengan jumlah uang yang sama' Bila Grant component .8. componentnya? Dalam soal ini besarnya Rp.000. yaitu sebesar Pembal'aran bunga 3 7o I Pengembalian pinjaman Pokok Rp.10 ) bungakomersilyangberlakuadalah15%hitungberapabesargyanl : l[Ht33. tingkat suku bunga komersil yang berlaku dengan bank-bank i nternati onal adalah I 2%:o Berapa besar grant component dari pinjaman ini? .urnun sebesar Rp 1.000.

oans) a.50 M 85 2005 akhir tahun 1987 (90-5) * 5% $ 4.10.20)+(p/F.1 5)+(P/F. l0)+(P/F.sXp/F.5%o* 20M= I M Grant component: I 00 . tahun adalah sebesar : Seperti No.1 5) . I 0)+(p/F. I 5. I 5.4(p/A. tetapi cicilan pinjaman modal setiap tahun sebesar $ 5 M. I 5) . Perbedaannya hanya sedikit karena menurunnya bunga terjadi pada Dari akhir tahun 1985 sampai awal tahun 1990 cicilan bunga setiap akhir periode akhir pengembalian.5XP/F. b. sehingga pinjaman tinggal $60 M.1 5.25) $20M setiap lima tahun.5)(P/F.15. Oleh karena itu bunga yang harus dibayar di akhir tahun 1990 dan seterusnya selama lima Contoh 4.56 Analisis Ekonomi Teknik Bentuk Pinjaman Lunak (Grant Comrronent oll. I 5.2s M J masa $20M $20M $20M tenggang d dan seterusnya akhir tahun 2005: 5 * 5 o/o = $0.2(P / A. 1 5.I 5.iXPIF.25)) piniaman dicicil $5 M sctiap tahun . I 5)+(p/F.5XP/F. I 5. c dan d adalah bunga yang harus dibayar setiap akhir tahun dan Grant Component: menjadi lebih kecil setiap lima tahun berikutnya karena hutang dicicil I 00 -20(P/F. I 5. I 5. I 5. b _ Soh* 60M= 3 M Berapa besar Grant component-nya? Demikian seterusnya sehingga: Piniaman $100M c : 5oh*40M= 2M d . 1 5. sehingga harga masing{nasing tersebut adalah: .l 0.25M .1 5.1(P/A. I 5.5XP/F.4(p/A. I 5.I (P/A. Bilamana penurunan suku bunga komersil tahunnya adalah tetap sebesar a.20) = $70. = 569.5)g/f . I 5.2(Pl A.1 5.643M Bagaimana bila pada tahun 2000 bunga komersil turun l0o%? karcna modal dicicil maka bunga mcmbcntuk gradicnt series yang menurun ipinjaman=57o Besarnya bunga Piqiaman $ =lsyo akhir tahun 1985: (100-5)*5% $ 4. 3. I 5.20 (P/F.7s M akhir tahun 1986: (95-5) * 5% $ 4.5)-3(P/A. I 0) Pada awal tahun 1985 pinjaman dicicil sebesar $20 M sehingga bunga . I 5. 1 5. sebesar $20 M.OOU' pada akhirtahun 1985 adalah: a = 5%*($100M-$20M)= $ 4M Di sini kita lihat bahwa nllai grant component-nya menjadi lebih kecil.20))-20(P/F. 1 5. Pada awal tahun 1990 pinjaman dicicil lagi lebih kecil lagi.5)-3(p/A.5)+(ptF.5)(p/F.15.5)+(P/F. I 5.10. 1 0) . karena selama periode ini pinjamannya pada awal pengembalian maka besarnya grant conxponent akan jauh tetap yaitu sebesar $80 M.20.

kemudian orang/instansi tersebut menjualnya pada orang-orang yang menginginkannya dengan harga tertentu bisa secara kontan tetapi dapat juga secara bertahap (kredit).20)+ {4. Di dunia perdagangan juga ada sistem penawaran barang kepada konsumen dengan cara pembayaran cicilan (kredit). pembelian sepeda motor secara kredit kepada pihak konsumen.259 5.I Pengertian Sering kita mendengar bahwa seseorang atau instansi membangun suatu tempat pemukimar/perumahan.20)] (p/F. I 5. Misalnya.20)} (p / A. I 5. lnvestasi yang dilakukan tersebut tidak melalui tahapan pembangunan fisiknya. 0.4972 = $ 73. I 5.[ 5 (p/A. Umumnya pada transaksi ini pihak pembeli dikenai biaya uang muka (down payment) yang mengikat perjanjian antara penjual dan konsumen.5 ) 6.25 (A/ G. Penjual tentu sudah menghitung untung-ruginya baik bila dijual secara kontan ataupun secara bertahap dalam jangka waktu tertentu.37 6. Investasi yang ditanamkan pada proyek tersebut pada jangka waktu tertentu diharapkan akan dapat kembali dengan mendapatkan keuntungan yang disesuaikan dengan suku bunga tertentu.259. tetapi ditujukan untuk barang yang sudah jadi.t 5.Grant companent: I 00. . Pada kasus ini pihak penjual menginvestasikan uangnya untuk membeli puluhan sepeda motor.7 5 -A.836 M MENENTUKAN HARGA PENJUALAN SUATU BARANG/JASA 4.

Pembelian dan Penjualan Tanah kendaraan yang lewat diperkirakan 10. pra studi.000.600. Oleh karena itu biaya ini dimasukkan dalam unsur tambahan biaya modal.000.000. 5.. 10. 10.l00 juta iual tiap ha 'l .000. tetapi selama 10 th petani menjual tiap 3 Ha dengan dari biaya perencanaan (ide. Biaya yang sudah dikeluarkan Contoh Soal2. Jalan tol dibuka pada Januari 1989.l00 juta proyek. Contoh SoaI 2009 jalan tol akan diserahkan kepada pemerintah. Seorang petani membeli 30 Ha tanah dengan harga menginginkan laju pengembalianlRate of Return (bunga) l0%o pada Sepuluh tahun kemudian dia menjual tanahnya dengan bunga l0% investasinya. x .000. studi kelayakan sampai harga yang sama detail desain). 50.- (biaya). Untuk kegiatan seperti ini umumnya difrrulai dari ide. detail desain sampai tahap pelaksanaan seperti yang dijelaskan pada PENDAHULUAN. l0 ) pada BAB VI. operasi dan pemeliharaan Rp.000 3 x ( P/A.386 kegiatan yang harus dilalui dan ke-semuanya itu membutuhkan investasi x = Rp 8. Total dengan besarnya harga sekarang @V) untuk semua pemasukkan Investasi pada saat itu Rp.( P/F.000.000. Pembelian Dan Penjualan Tanah disebut biaya modal (capitat cosf). 6.. Penentuan harga penjualan barang atau jasa seperti uraian di atas pada dasarnya Contoh Soal3. Ongkos tahunan untuk pada tingkat suku bunga tertentu. Uraian yang lebih terperinci per ha-nya? tentang bagaimana mencari dan menentukan biaya modal ini dijelaskan : Rp 100. biaya tak diduga (unforeseen). Biaya modal ini secara global terdiri Seperti soal diatas. studi kelayakan.- atau jasa harus dicari bilamana biaya modal sudah diketahui.2.000. Menenirrkan Harga Penitralan Suatu Barang/Jasa 6l Analisis Ekonomi Teknik Rp 100. Setelah jalan tol selesai dibangun maka setiap kendaraan Dijual tiap 3 ha Berapa yang lewat dikenai biaya tertentu (tarip tol).000.-. kendaraan selama masa 20 tahun tersebut? beli 30 ha Jawab: Rp. Contoh Soal l.000 tiap hari secara konstan (secara rata-rata) selama 20 tahun. Contoh untuk hal ini ialah pembangunan jalan tol oleh suatu instansi.000 = 30.430. pra studi kelayakan.000. Penentuan Tarip Tol mengikuti analisis perhitungan dengan prinsip sebagai berikut: Suatu perusahaan swasta mendapat lisensi untuk mengoperasikan suatu Besarnya harga sekarang @V) untuk semua biaya adalah sama jalan tol selama 20 tahun. l0 ) Pada pembangunan proyek perumahan ada beberapa tahapan 0. biaya bunga selama waktu ide sampai tahap pelaksanaan fisik serta biaya pelaksannaan fisik. Untuk Berapa besar harga tiap Ha-nYa ? jenis proyek yang memberikan produk jasa maka biaya operasi dan pemeliharaan harus dimasukkan sesuai dengan umur proyek yang telah beli 30 ha direncanakan dan menjadi tanggung jawab pihak pengelola/pemilik Rp. Pada bulan Januari tahun 4. Bila perusahaan tersebut Rp 100.000.-. 6.1 44 Pada bab ini hanya akan dijelaskan bagaimana harga suatu barang x: Rp. berapa besar biaya/tarif jalan tol tersebut untuk tiap Berapakah harga per hektarnya?. Dari hasil studi.

- Bila dalam segala kondisi sanggup untuk membelinya maka mana yang x: Rp.x. Pembelian Secara Kredit bulan adalah l%.20) .000.- 6..4.60) Rp' I 1.- Misal tarip tol tiap kendaran adalah Rp.-(P/ A.-(P I A.9 I 0. Bila bunga Ith 2th 3th 4th 5th komersil adalah 2 Yo setiap bulannya.95s Rp 500 ribul angsuran Rp 40() ribu tiap bular Untukjangka 10 tahun: (l0f 12 :120 bulan) Ith 2th 3th 4th 5th Besarnya nilai sekarang uang yang tblah dibayarkan pembeli secara kredit : Rp.. Toko menawarkan kredit selama satu Untuk jangka 5 tahun: (5*12 = 60 bulan) tahun dengan angsuran setiap bulannya sebesar Rp.50juta kredit dengan kondisi sebagai berikut: Harga jual secara kontan Rp. Harga sepeda motor tersebut Rp.1. 10. Pembelian Rumah Secara Kredit n :20 tahun i = l0(% Sebuah perusahaan developer menawarkan rumah untuk dibeli secara O&P=Rp.20) : 3.- .000. 4 juta (harga kontan). 207.233.730..+ Rp.- Tingkat suku bunga komersil l?% per tahun Uang Muka Rp.000.000.. 910.250.+ Rp.9.Jangka 5 tahun Rp.100.500.000. (P/A.4 juta = Rp.(P/A.000.250.62 Barang/Jasa 63 Analisis Ekonomi Teknik Menentukan Harga Penjualan Suatu aModal=Rp 6M Contoh 5.040. 10. selama satu tahun 365 * 10.400.5 l4 8.250.12) : Rp.000.000.73 juta-Rp. 233.910.2.000. 500 ribu rupiah.000 + 50.000 .514 .- i komersil : 2 7o per bulan Nilai sekarang uang yang dibayarkan selama lima tahun: : Rp. Seseorang akan membeli sebuah sepeda motor.- 8.000.73 0.350. 168.000.000 kendaraan. Jangka 15 tahun Rp. maka hitung kerugiannya bila dibandingkan kalau ia membeli sepeda motor itu dengan harga kontan! tiap bulan angsuran RP.000.000.- Jawab: uang lmuka Rp.- Kerugian bila membeli secara kontan : Rp 4.233.650.395'754'- 1 2 3 4 5 6 7 8 9 l0 ll l2 Uang mut 44. 207. Jawab: Tingkat suku bunga komersil 12oh per tahun sehingga bunga setiap Contoh Soal4. 152. Jangka l0 tahun Rp.- akan dipilih? Jadi tarip jalan tol tiap kendaraan Rp. 400 ribu rupiah dan uang muka yang harus dibayar adalah Rp.x. Angsuran tiap bulan: Tiap hari 10.

000.-(P/A. Supaya bisa dibandingkan maka semua dibuat dalam kondisi harga sekarang (PV).163.644. kemudian kita tentukan pula semua pemasukan yang ada sehingga bunga yang membuat selisih biaya pengeluaran dan pemasukkan menjadi nol.754.- 69.- Rp. Besarnya bunga tersebut dapat dikatakan ekivalen dengan Rate of Return dari si penyimpan. sebutan cash flow discount method. Dengan melihat angka dafi Rate of Return ini pihak pemilik modal akan dapat menyimpulkan apakah proyek yang akan dimodalinya menguntungkan/menarik atau tidak. Pada acara transaksi ini pihak bank dan orang tersebut membicarakan berapa besar bunga untuk simpanan tersebut.Cicilan l0 tahun Rp. ( RATE 0F RETURN ) Nilai sekarang uang yang dibayarkan selama limabelas tahun: Rp.395..9l 0.Cicilan l5 tahun Rp.Harga kontan Rp.120) = W.163. 152. disebut laju pengembalian.+ Rp. pemasukan besarnya sama. Kita tentukan semua biaya yang .222 5.644. 12.12. Laju pengembalian ini pada studi-studi terhadap proposal proyek yang ditawarkan dipakai sebagai alat untuk menentukan alternatif- alternatif proyek.040.910. Karena output dari analisisnya berupa prosentase maka bagi investor ataupun pemilik .+ Rp.. 9.040.073.000.350.1 Pengertian Laju Pengembalian (Rate of Return) Pengertian secara mendasar dari Laju Pengembalian atau dikenal Jadi untuk harga sekarang untuk: dengan istilah asing "Rate of Return" adalah besarnya tingkat bunga . (discound interest rate) yang menjadikan biaya pengeluaran dan .701 t Untukjangka I5 tahun: (15*12 = 180 bulan) LAJU PENGEMBALIAN tiap bulan ang$ran Rp...563..563.6{ Analisis Ekonomi Teknik Nilai sekarang uang yang dibayarkan selama sepuluh tahun: Rp.l 1.000.100.-(P/A.. 1.910.Cicilan 5 tahun Rp. Sebagai illustrasi diberikan gambaran seperti berikut: seseorang pergi ke bank untuk menyimpan sejumlah uang.- 83.152.. harus dikeluarkan untuk suatu proyek. 168.-> iniyang paling murah. Jadi pada dasarnya pengertian Rate of Return ekivalen dengan bunga (interest).13. 13.1. Dapat dikategorikan penyelesaiannya dengan .000.073.120) = Rp.

Cara coba-coba ini tidak bisa dihindari dalam analisis perhitungan Rp. Artinya akan lebih mudah bila: Dari sini kita bisa memperkirakan bahwa i pasti lebih besar dari 70h. berikutnya. Bila hasilnya negatif maka dapat diketahui daricaracoba-cobadiperoleh i: l0 %o--+ ladi Rate of Returnnya = bahwa proposal yang diajukan tidak layak karena sebenarnya dengan 10% penjumlahan cash flows ini kita telah melakukan prosedur perhitungan dengan besarnya IRR (atau nilai i) nol. ** : 72 tebakan pertama kita i : -:72 : 7.000. dominasi cashflow pada pembayaran tahunan. Hanya saja yang perlu dicatat adalah bahwa Contoh soal I : bila ternyata hasilnya lebih besar dari suku bunga komersil yang Seorang petani membeli 30 Ha tanah dengariharga Rp t00. sulit.259 juta . Dengan Cash Jlov. dkk. Pembaca dan periode akhir maka tebakan (guessing) untuk IRR akan semakin dipersilahkan pula untuk melihat Bab [X'dalam memutuskan. dengan berdasar pada jumlah dan waktu investasi. Bila Dengan harga awal i berapa kita mulai melakukan trial and error? angkanya positif. (1986) memberikan petunjuk (clue) untuk mengatasi kerumitan penggunaan trial and enor ini.000. atau maka kita dapat memulainya dengan i:8oh.Berapa tetapi bila lebih kecil maka dianggap rugi.Rp.000.000.l59 juta > dari Rp. Sehingga pada tahap ini kita sudah langsung dapat memutuskan bahwa proyek ini tidak layak. maka sering disebutkan bahwa proyek tersebut menguntungkan. menjualnya l0 tahun kemudian dengan harga Rp 259.. yang ada dengan i = loh memakai peraturan 72 (lihat Bab I) yaitu pendugaan nilai dua kali dari harga sekarang (2 * PV) di waktu yang akan datang (FV) dengan periode + Rp. Dalam hal ini perhitungannya tidak dipengaruhi oleh suku bunga 5. Riggs. atau dominasi cashtlow pada periode akhir (nilai yang akan datang). permasalahannya tidak banyak. merekomendasikan dan mem il ih alternatif-alternatif yang diusulkan.000 ( P/F.l00 juta = Rp.66 Analisis Ekonomi Teknik Tsirr Penocmhelian /Rgte of Return) proyek yang kurang memahami teori dan perhitungan detail ekonomi Bila permasalahan merupakan variasi dari periode awal.l00 juta (nilai dan tingkat suku bunga tertentu dapat dipakai sebagai trial and error awal). maka secara kasar akan menunjuk berapa IRR tersebut.OOO.OOO dan berlaku. Contoh Soal komersil yang berlaku sehingga sering disebut dengan istilah IRR (Internal Rate of Return).000 = 259. besar Rate of Return-nYa'? Prosedur perhitungan Rate ofReturn adalah sebagai berikut: Jawab: PV untuk semua biaya = PV untuk semua pemasukan. . pengeluaran dan pemasukan. 259 juta dengan permasalahan yang rumit.2 oh Sehingga dengan IRR dapat lebih mudah dicari dengan trial and eruor bila variasi . periode tahunan teknik dapat secara mudah membuat suatu keputusan. dominasi cashflow-nya ada pada periode awal (nilai sekarang). l0 ) 100. Prosedur PV biaya = PV Pemasukan Pertama-tama adalah menjumlahkan cash flows dari semua biaya i. Tulis persamaan di atas dengan i (bunga) sebagai bilangan yang tidak diketahui dan cari harga i dengan cara coba-coba(trial and error).2.

000.. 69 Analisr .5.7 juta Rp.000.i. Besar IRRnya adalah yang paling kecil di i:? antara contoh soal 2 & 3. 2 Ha dengan harga Rp 6.000. hingga diperoleh Rate of Return yang terbesar.000.000. dari pada soalNo 2.5 ) .l0 ) Dengan cara coba coba didapat i: 12% tRR: 12% Contoh soal3 : Sama seperti soal di atas.- harga Rp 6.000 = 4*6.../ Ha 1 00. Berapa IRRnya? Jawab: 4ha 2ba Rp.000.000.000(P/A. 3 ha Rp 17.000. Berapa besar IRRnya? Dari ke tiga contoh soal di atas bisa diambil kesimpulan bahwa bila petani mendapat sejumlah uang yang sama lebih awal besarnya Rate of Jawab: Return akan semakin bertambah.000. : Rp 17..000(P/A.000. tetapi petani menjualnya' setiap tahunnya 3Ha dengan harga Rp.000 / Ha pada 5 tahun terakhir. uangnya sesudah 10 tahun. Untuk contoh soal 3. petani mendapat uang n=10 lebih besar pada waktu yang sama.700. tetapi petani menjualnya dengan cara seperti berikut : 4 Ha dengan harga Rp.5 ) + 2*6.000.000.Ekonomi Teknik Laju Pengembalian (Rate ofReturn) Contoh soal2 : Dengan coba-coba diperoleh i = l1Yo Jadi Rate of Returnnya 15Yo Seperti soal di atas.. 6.000.per Ha.5 XP/F.i.000.000/Ha pada 5 tahun pertama. 100.100.i.( P/A.900. Contoh soal I petani mendapat Rp. i.000.100.

lantai jembatan dan lainnya) biaya konstruksi baja . pelaksanaan. dan lainnya. studi kelayakan. mulai dari ide.1 Biaya Modal (Copitol Cos) Definisi dari biaya modal (Kuiper. Biaya Langsung (Direet Cost'1 Biaya ini merupakan biaya yang diperlukan untuk pembangunan suatu proyek. 6. Sernua pengeluaran yang termasuk biaya modal ini dibagi menjadi dua bagian yaitu: 1.PENGERTIAN BIAYA Pada pelaksanaan pembangunan. biaya galian dan timbunan. Misal. untuk membangun suatu jembatan. l97l) adalah jumlah semua pengeluaran yang dibutuhkan mulai dari pra studi sampai proyek selesai di bangun. . Pada analisis kelayakan ekonomi biaya-biaya tersebut dikelompokkan menjadi beberapa komponen sehingga memudahkan analisis perhitungannya. sampai pada operasi dan pemeliharaan membutuhkan bermacam-macam biaya. biaya langsung yang diperlukan terdiri dari: biaya pembebasan tanah. perencanaan. biaya beton bertulang (pondasi. . Menurut Kuiper (1971) semua biaya itu dikelompokkan menjadi dua yaitu bieya modal (capital cosr) dan biaya tahunan (anrual cost).

000 t5. misal.000 Ton 5. pra studi kelayakan. Hal ini sangat tergantung dari pihak pemilik dan perencana. Volume Harga Satuan Total Harga Biasanya biaya untuk ini merupakan suatu angka prosentase dari x Rpl000.000 Di bawah ini digambarkan ilustrasi biaya modal untuk suatu proyek Bayangkan kita meminjam uang dari bank dengan bunga I 5 % perencan:urn jembatan: dan dibayar bunganya setiap tahun selama waktu dari ide sampai pelaksanaan fisik selesai (10 tahun untuk contoh ini ) Untuk biaya teknik dapat ditentukan tidak berdasarkan prosentase terhadap biaya langsung namun merupakan harga yang pasti.304 Biaya Modal = 87. selesai misal l0 tahun Biasanya biaya ini ditanggung oleh pemilik (o+tner). x Rpl000.- biaya langsung.050.000 Dari periode waktu dari ide sampai pelaksanaan fisik. 2.000.000 studi awal Qtreleminary study).000 Pembetonan 20. biaya kemungkinan dan + biaya teknik sehingga harus diperhitungkan.000 ini lebih kecil.000 kelayakan.250.l0 } 44. tetapitidak pasti.000 waktu pelaksanaan konstruksi.000 2.000 {(F/A.000. bunga Bunga 43.72 Analisis Ekonomi Te}nik Pencertian Biaya 73 Semua biaya inilah yang nantinya menjadi biaya konstruksi yang waktu dari ide sampai pelaksanaan fisik umurproyek misal 50 tahun ditawarkan pada kontraktor kecuali biaya pembebasan tanah. studi Kemungkinan yang tak diduga"l5%" x 35. bisa.000.410.000 4. 5o/o. biaya perencanaan dan biaya pengawasan selama Biaya Teknik \SYq x 35.050. Bila ini dapat ditentukan maka perhitungan bunganya juga harus dibuat satu persatu sesuai waktunya (lihat waktu a.10) .000.000. .000 5.waktu detail desain * Biaya yang mungkin timbul akibat tidak tetapnya harga pada c = waktu pelaksanaan fisk waktu yang akan datang (misal kemungkinan adanya kenaikan harga).000 M3 50 6. Baja 5.. namun belum terlihat.000 M3 500 r0. a : waktu pra studi sampai studi kelayakan * Biaya yang mungkin timbul.000 berpengaruh terhadap biaya langsung.15.000. ll0 \r'/ 20. Biaya Tak Langsung (Indirect Cost) Biaya ini ada tiga komponen yaitu: Kemungkinan/hal yang tak diduga (contingencies) dari biaya langsung.000 berpengalaman pemilik ataupun perencana.800. b . yaitu: l0 Ahun * Biaya/pengeluaran yang mungkin timbul. besarnya prosentase timbunan Galian dan 120. I+ Bunga (interest) dua angka 96 ini tergantung dari perlimbangan owtler dan perencana 43. l0o/o ataupun l5%.000 Biaya teknik (engineering cost) Biaya teknik adalah biaya untuk pembuatan desain mulai dari Biaya Langsung 3s. Semakin tanah Biaya Pembebasan 400 ha 10.000. b dan c).360. Kemungkinan/hal yang tidak pasti ini bila dikelompok- JJJ +JJ+JJJ 12345678910 kan dapat dibagi menjadi tiga.

Selama pemanfaatan. Bunga ini merupakan komponen terbesar yang 6. 1.pI])!I_!!!4!_!_it:tlturr Waktu sebuah proyek selesai dibangun menrpakan waktu awal dari .000.- Biaya Operasi Pemeliharaan Pintu angkat Vertikal 500 m2 Rp.d. misal sebagai sumber air bersih. Rumus yang dipakai untuk beton bertulang 100. Kemungkinan tak diduga l0 % dari biaya langsung. Pembangunan terowongan pengelak Dua istilah ini hampir sama tetapi berbeda fungsi.2 Biaya Tahunan (Annual Cost) uaktrr dan itle szrnr- pai pclaksanaan hsik .74 Alalisis Ekonomi Telorik Pensertian Biava 76 6. 2". Berapa biaya modal yang diperlukan dan berapa ongkos tahunan yang diperlukan setelah proyek selesai? Bila digambarkan secara diagram maka bentuknya sebagai berikut: Catatan: Biaya teknik (estimasi) 8 %o dari biaya langsung. yang merupakan biaya tahunan (A). yaitu: BiayaTahunan:A+B+C Bunga Biaya ini menyebabkan terjadinya perubahan biaya modal karena Bisa juga biaya operasi dan pemeliharaan ditentukan besarnya artinya adanya tingkat suku bunga selama umur proyek.000 m3 Rp.000. Pada saat ini pemanfaatan proyek mulai JJ JJJJ.rfNt.000. Depresiasi atau Amortisasi Contoh 1. .3. terowongan dan saluran diperkirakan 50 tahun dan umur pintu angkat vertikal adalah l0 tahun. pembangkit 012. atau bila Galian terowongan 250. irigasi.]. . Biaya ini Depresiasi/Amortisasi (A/F. adalah 107o. Menurut Kuiper Sebuah proyek terowongan pengelak pada sebuah bendungan (1971) depresiasi adalah turunnya/penyusutan suatu harga/nilai dari 5 tahun dengan kondisi membutuhkan waktu pelaksanaan selama sebuah benda karena pemakaian dan kerusakan atau keusangan benda sebagai berikut: itu. 50.i.!JJJJJJJ Operasi & peui dilaksanakan. Bunga 7o/o x Biaya Modal : B Pada prinsipnya biaya yang masih diperlukan sepanjang umur proyek Operasi & Pemeliharaan (misal) 1olo x Biaya Modal : C ini.- memakai tabel maka dipakai (A/F.- Agar dapat memenuhi umur proyek sesuai yang direncanakan pada detail desain.IJl Bunga JJ TJJJJ.000.000 m3 Rp.000. proyek ini masih diperlukan biaya sampai umur proyek selesai.t t!-U![.000.- perhitungan biaya untuk keduanya sama. 200." umur proyek sesuai dengan rekayasa teknik yang telah dibuat pada JJJJJJJJJJJJJJJ Depresiasi/Aurorlisasi waktu detail desain.7.000 m3 Rp.'JJJJ. yaitu rumus No. berbeda dengan bunga selama waktu dari ide sampai pelaksanaan fisik selesai.sclcs:ti -. sedangkan amortisasi adalah pembayaran dalam suatu periode tertentu (tahunan misalnya) sehingga hutang yang ada akan terbayar Material Volume Harga satuan lunas pada akhir periode tersebut. *-------B. maka diperlukan biaya untuk operasi dan pemeliharaan Umur beton.n).3. Contoh Soal diperhitungkan terhadap biaya modal. Galian saluran 1. Besarnya bisa tidak merupakan prosentase dari biaya modal. Bila bunga komersil yang berlaku proyek tersebut.1i678910 tenaga listrik dan lain sebagainya. terdiri dari 3 komponen. O & P diambil I o/o dari biaya modal. l5)x BiayaModal = A merupakan beban yang masih harus dipikul oleh pihak pemiliVinvestor.i. 400.

1.. Dari hasil analisis detail perencan:umya.790.284. I 1.900.295.- Biaya Teknik 8o/oxBiaya Langsung (C) Rp.000 m3 Rp..000 m3 Rp. Beda ketinggian muka aii | I 6. Llmur dari beton.000. Bunga (165. 590.50) = .429. artinya bisa lebih lrecil ataupun lebih harus dipisahkan.- pemompaan adalah Rp.000.000. . 50.429.429..- . sehingga perhitungannyapun I Angla l0% ini hatrya prkiraan.Bunga l0 % x 202. 22. 200. suku bunga yang berlaku adalah sebesar 8 7o.000/140.000. 10. Rp. 165.790. (A/F. tergantung dari umur dan besarnya biasa langsung loo/odari BiayaLangsung (B) : Rp. 50.000 m3 Rp.590.240.- yang akan dialirkan adalah sebesar l0 m3/det.000.000.000.000)* 202.000..000. biaya pencelakkan laporan dan lainnya. masing-masing komponen.000.000.000.000.485.79 juta merupakan biaya-biaya yang dibutuhkan selama waktu lima tahun.O24.201. Perhitungan Harga Pemompaan untuk Suplai Air alat tulis kantor.200.000. . 40. 500.469..384.000. sehingga setiap lahunnya angka ini dibagi dengan lima. Biaya Tahunan Rp. 500. Beton bermlang 100. 2. 400.000. 165. biaya Contoh 2.000.000.- Biaya Langsung (A) Rp.000. 10.noertisn Riave Angka fu.590.000.000. Rp. Rp.000)* .5} u'aktu pelaksanaan umur proyek Biaya Tahunan: Material Volume Harga satuan Total Harga Depresiasi (500.000 Rp 20.000* . 2O2.000. biaya akomodasi. 5) .000.. 45. Rp..000/l 40.429.242.959.000.000*(A/F.per kilowatt jam (kwh)..10s dari sumber ke daerah tersebut 100 m.- Total (A+B+C) Rp.000. Karena merupakan pembayaran tahunan JJJJJ dan hanya bunganya saja yang dicari maka perkaliaannya 2345 adalah {(F/A.000.O&P l%ox 202.912 = Rp 218.000/5) x [(F/A. Tingkat pengaruh tingkat suku bunga yang berlaku.929. 14. 50. Biasanya perhitungan berdasarkan analisis orang/bulan ("manmonth") dengan "billing rate" yang berlaku dirambah biava untuk kgiaton lain seperti bioya survai.472+173.639. 500. terov.76 Analisis Ekotq!ry lelqi\ Pe.000.4 juta..ongan don saluran 50 tahun sedangkan umur pintu angkat vertikal adolah l0 tahun..050.590.202.590. 36. Galian saluran 1. Kemungkinan tak diduga: Jadi perhitungon depresiasinya berbeda'beda.000. Untuk pemasangan pompa dan I perpipaan dibutuhkan dana sebesar Rp.000.. I1i#. I 0.000.10. Galian terowongan 250.000..y'{.674. Namun estimasi I % Karena kondisi topographi dan sumber air yang ada. Biaya listrik untuk I * Biaya Modal Rp.000.5] Rp. Pintu angkatVertikal 500 m2 Rp.- biaya ini dapat dihitung secara eksak artinya ridak diperkirakan. 140. Untuk operasi dan klama 5 tahun loral biaya berkembang karena pemeliharaan dibutuhkan biaya sebesar 2 yo dari biaya modal.5) .000. Perhatikan cara menghitung depresiasi tersebut besar dari prosenrase ilu tergantung dari pengalaman irwestor dan perencana dolam mengeslimasilan biaya ini . Debit . suatu daerah secara ratio (umumnya) dapat diterima yang lebih tinggi akan disuplai dengan air yang sumbernya terletak di barvah dengan sistem pompa dan perpipaan.429.590.000. I 0)+( I 40.000 = Rp. umur pompa dan perpipaan diperkirakan 25 tahun.500.

nalisis Ekonomi Teknik Bilamana kehilangan enerji pada sistem perpipaan diabaikan.333. 65. -per kwh biaya pembuatan pompa dan jaringan pipa Contoh 3.6 0.33 x Rp. terhitung saat jalan tol ' r--1% beroperasi. J't J J J J J.306.x. 28. hitung bunga 8% x Rp.360.- bcrapa harga pemomp:um air tersebut? depresiasi (A/F.65.t J J .6 Dari hasil studi kelayakan (FS) selama satu tahun. diperoleh bahwa 9.- Misal harga pemompaan: Rp.333.- o&P 2% x Rp. desain Rp Biaya modal = 16.- ini: Biaya Tahunan = Rp 36.000 x H=100m O&P =2o/oBiayamadal i= 8Yo Jadi harga pemompaan air : ':'ii#ffiif': Rp I r4. di mana e: effisiency = 0.t J J J J . Bina Marga mendapat pinjaman lunak dari ADB sebesar Rp 400 milyard -umur orovek 25 tahun dengan waktu pengembalian dua puluh tahun.066.= Rp.160.666.8.33 kilowatt tahun dan waktu pelaksanaan fisik adalah tujuh tahun. 100 juta.- Q = l0 m3/det Biaya pemasukan selama setahun :10*365*24*3600*x : 3 15.666.226.4. Penentuan Tarip Jalan Tol = Rp.6 Dana yang dibutuhkan untuk studi kelayakan Rp.164.392.33 x24 x 365 x Rp.333.994.333 Rp. Bunga komersil yang berlaku adalah 10 % t t t t t t t t f t t t t t f aiayapemasukkan Asumsi dari studi kelayakan adalah setiap harinya diperkirakan ada . Perusahaan swasta membayar Rp 200 milyard dan Ditjen.- Jawab: Persoalan di atas bila digambarkan adalai seperti sketsa berikut biaya enerji 16333.4.333.333.044. yaitu setengah dibayar pada l0 tahun pertama dan sisanya dibayarkan pada l0 tahun kedua . Penandatanganan kerjasama dilakukan pada tahun 1994 mulai dari p: 9'8 Q H kegiatan studi kelayakan sampai pelaksanaan fisik selesai serta sampai Power kilowatt e umur proyek selesai.- harga enerji = Rp 200. Biaya pelaksanaan fisik sebesar Rp 600 milyard.t J J J sunga (atau pada akhir umur proyek) dengan bunga pinjaman sebesar 5 oZ.000.333..667.333.25)x Rp.333.666.8 x l0 x 100 proyek jalan tol layak untuk dibangun.333 = Rp. Pengertian Biava 79 78 A.333 = Rp.333.- Umur proyek = 25 tahun Ditjen Bina Marga dan perusahaan swasta mengadakan kerjasama untuk pembangunan suatu jalan tol dengan waktu 30 tahun dengan saham 2 : 1 . Waktu perencanaan adalah dua P_ = 16.t J J't J J J J J J J.l J J +BiayaEnerji tahunnya.t J J I J J J J J J J operasi&pem Untuk biaya operasi dan pemeliharaan sebesar I Milyard rupiah setiap J + J . 1.000. J J J J J J J oepresiasi/Amortisasi JJ J J.000.61 5..000. 65. Pengembalian dilakukan dua kali. 500 juta yang dibayar oleh Ditjen Bina Marga dan perusahaan swasta itu sesuai dengan pembagian sahamnya. 0.333. 5.667.. 895. 65.333. 200 = Rp.

000 kendaraan (perbandingan kelas kendaraan sama seperti di Biaya Teknik (Fs + desain) = 0. Pembayaran dilakukan dua kali yaitu 10 tahun pertama dan l0 tahun berikutnya. I 0. Bunga = (404.47M+ 1 M(P/A. I 0) l0 tahun berikutnya: 200 M (F/P. Disebabkan oleh pinjaman Dikehendaki besarnya Rate of Return 15 Yo.80 . maka: lunak.: 7g.45 M yang akan lewat selama sepuluh tahun pertama dan setelah itu adalah Biayatak diduga (unforeseen) 5%* 404. tetapi oleh ADB sebagai suatu 10 tahun kedua.10.1n fisik l0 rahrrn tnnur provcl ?(.10) (piF.45+200 = 404.5. 2 .5y9 {(F/A. .000 (kelas I 5000.6M = atas). .1 4 5 6 -.5.22)17 l(F 1 A.t0) = tls.937) + (0. I y I 0 {(F/A.. setiap tahunnya a:365(5000*3x +3000*2x+2000x) langsung dibayar oleh Bina Marga. I 5..47M O&P:1M Bina Marga memblvar U}}JJJJJJTJJ}J}} l0 20 pinjaman I: 200 rrt .10.579) : 151.259 M = 8..22M : sebesar 15.5925iuta x* 5.01X5.lswasrammrbavar?00r-r 7 8 I t0 20 Misal Biaya tarip tol untuk kendaraan kelas III = Rpx Irs dwin lisikslwi 30 maka: Biaya tarip tol untuk kendaraan kelas II = Rp2x Biaya tarip tol untuk kendaraan kelas I = RP3x Mencari biaya langsung Bina Marga: sehingga pada: Karena pada waktu pelaksanaan uang sebesar Rp.400 Milyard dengan perhitungan sebagai berikut: 5 76. I 0.llvl 0. Bina Marga pada awal tol beroperasi membavar kurang dari Rp. I 5.729* l000juta : 57. I 5.019*0.1 t-t lJ. Berapa besar biaya jalan tol untuk masing-masing kelas kendaraan tersebut? Biaya Modal : 576.5 0.l0.2472 582. I 5.1 * 0.47 M Jawab: Karena biaya teknik (FS dan desain) dan waktunya dikeahui. kelas II 3000 dan keras III adalah 2000) kendaraan Biaya langsung Bina Marga & Swasta = 204.395juta x*5.487) + (0. lahlrn Biaya Modal i= l0 %o 576. maka perhitungan bunganya dipisahkan dari -+ biaya langsung dan biaya tak diduga wallu IrS.400 Milyard tidak 10 tahun pertama.6M +3000x)(P/A.20.2 M adalah sebesar l5%o. I 0). setiap tahunnya b: 365(7500*3x+4500*2x+3000x) bentuk pinjaman lunak. dan untuk kelas (0.019 +l7. .5 Pemasukkan dari tarip tol: I\.47 M+ 6.45 M Jadi x: 10089 .67)(2. i j !o II :200[. I 0) +365(7500*3x+4500*2x l0 tahun pertama : 200 M (F/P.758juta x Biaya Langsung Bina Marga : 204.Analisis Ekonomi Teknik Pencertian Biava 8l 10.055X4.]+i59! mmmmmtttttttttt i= lOY" 0.7\-71+ Bila tarip tol untuk kelas I adalah dua kalinya kelas II. I 0XP/F.9)-9} II adalah dua kalinya kelas III serta Rate of Return yang diinginkan : (60. dsain d.I 0} +(0.45 + 20.85 M 576.20) = 3 65(5000t3x +3 000*2x+2000xXP/A.45INI{ 20.20) (p/F.

47 Milyard yang lebih kecil dari total biaya dengan berbagai macam biaya.82 Analisis Ekonomi Teknik Jadi tarip toluntuk kendaraan kelas III =Rp 10. Pada tategori yang kedua perbandingan biaya dibuat berdasarkan nilai sekarang (Present Value) dari semua biaya pengeluaran dan biaya manfaat selama umur ProYek. 576.400 Milyard harus ditanggung oleh Bina Marga atas dapat digambarkan dalam bentuk tabel seperti tabel 7-1 (tidak ada kesempatan meminjam) maka untuk fiale of Return 75 yo. 576.- tarip tol untuk kendaraan kelas I =Rp 30.lp. selain membandingkan Marga hanya Pip.- Mari dibahas soal tersebut di atas: Di dalam soal disebutkan bahwa biaya: studi kelayakan : Rp.47 lebih kecil dari total biaya selama waktu pelaksanaan. kecil dengan tingkat suku bunga yang berlaku.600 Milyard PERBAI{DINGAN BIAYA Total : Rp. 400 Milyard tetapi sesudah dihitung hanya direkomendasi. sehingga tidak ada unsur biaya depresiasi pertama pemilihan di antara beberapa alternatif bisa dilakukan atas dasar maupun biaya bunganya selama umur proyek.500 juta : Rp. Pada kategori (PV) bukan biaya tahunan. analisis ekonomijuga dapat dikembang- pelaksanaan (Rp. kan berdasarkan asas manfaat dari proyek yang bersangkutan.600.6 Milyard. karena biaya Dari tabel 7-l terlihat bahwa ada dua kategori untuk analisis modal keseluruhannya akan lebih besar dari Rp 600. tarip tol untuk masing-masing kendaraan akan lebih besar. Dari pinjaman ini dapat Penentuan alternatif mempunyai bentuk yang bermacam-macam.6 Milyard Milyard.- tarip tol untuk kendaraan kelas II =Rp 20. Di samping itu. yaitu manfaat-biaya tahunan konstan dari waktu ke ofreturn di atas didasarkan pada harga sekarang Pada perhitungan rate waktu dan manfaat-biaya tahunan yang bervariasi.267. Hal di Bilamana beban Rp.089. perbandingan dengan cara tahunan dari biaya dan manfaat. ekonomi teknik. (Kuiper. .178.l971).45 Milyard. sehingga gabungan biaya modal dari Diden Bina yang mungkin bisa terjadi. Sesudah dianalisis ternyata biaya modalnya sebesar F.6 Milyard). 100 juta detail desain pelaksanaan fisik : Rp. analisis ekonomi teknik pada suatu proyek disebabkan Ditjen Bina Marga mendapat pinjaman lunak dari ADB pembangunan mengarahkan para perencana dalam menentukan pilihan untuk pembayaran pelaksanaan fisiknya yang bunganya hanya 5 % lebih terbaik dari beberapa alternatif hasil perencanaan yang dipilih. Hal ini Menurut Kuiper (1971). dapat pula analisis ekonomi melibatkan unsur risiko Rp. dijelaskan bahwa yang dibayarkan oleh Bina Marga pada awal umur Alternatif ini bisa berupa perbandingan biaya dari beberapa pilihan yang proyek sebenarnya tidak Rp.204. 600.

untuk satu penggunaan yang melibatkan unsur risiko dijelaskan di BAB VIII.contohnya: pemirihan pLTM atau PLTA dalam. Analisis untuk Bila pada suatu proyek arternatif-arternatif yang kelompok ini dijelaskan di BAB IX. Contoh sub-kelompok 3: pembuatan Studi hubungan manfaat dan tanggul penahan banjir dengan ketinggian yang berbeda-beda sehingga biaya tingkat risikonya otomatis juga berbeda-beda. Perubahan variaber aari satu alternatif iidak . untuk satu penggunaan pada manfaat dari alternatif-alternatif yang diajukan maka dipakai kelompok B Studi Hubungan Manfaat dan Biaya. pada kondisi yang demikian. pemilihan pondasi tiang pancang ataupun pondasi sumuran paling ekonomis adalah biaya yang paling murah dari salah satu dan lain se6againya. mempunyai manfaat. misalnya). 7.* auu atau lebih alternatif-arternatif yang alternatif tersebut. dengan n variabel lingkaran.k". maka pemilihan hanya didasarkan pada biaya yang paring ekonomis. Alternatif yang terkait setiap perubahan satu variabel akan berpengaruh pada variabel lainnya. risiko dan I variabel mempengaruhi seluruh sistem jaringan irigasinya yang akhirnya b. pembangunan gedung l. Alternatif yang tidak beda. pem. Karena manfaatnya identik bila dari jembatan rangka baja atau tistrit. Proyek-proyekalternatif Pada kondisi di mana tidak hanya beda biayanya tetapi juga beda a. Perbandinean Bisva 85 Manfaat & Biaya Manfaat &Biaya Contoh sub-kelompok 2 alternatif yang terkait: membuat bendung Tahunan Konstan Tahunan Bervariasi Perbandingan Biaya dan saluran primer dengan luas penampang dan debit yang berbeda- I.^ini ada sub_kelompok. stasiun pompa dan jaringan pipa dengan perbedaan kapasitas dan terkait diameter. Sub-kelompok satu bila hanya ada satu proyek yang dianalisis. untuk multi-guna 2. Di sini d. Untuk debit yang tetap akan memberikan 3. dengan 2 variabel Pada pembuatan saluran primer perubahan luas penampang (dengan b.inan analisis teknisnya muncul beberapa alternatif maka biaya tahunan yang konstrirksi beton.. murah . Untuk sub_ Dasar perhitungannya adalah membuat semua biaya yang kelompokl.1 Pengertian "-a tiga jenis lPt kelompok A.1 Biaya Tahunan Konstan direkomendasikan untuk melakukan analisis delsan paoa kerompok A..pengaruhi variabel alternatif yang lainnya. Pada permasalahan yang masuk dalam sub-kelompok ini 2.n! biayanya.Masalah dan solusinya daram Anarisis proyek-proyek alternatif untuk analisis perencanaan pengembangan Ekonomi rebtik suatu daerah dengan bermacam-macam proyek. risiko dan n variabel berpengaruh terhadap biayanya. risiko dan 2 variabel c.1.yang identik didapatkan ataupun mempunyai kemiripan... Contoh-contoh di bawah ini dapat dipakai untuk tidak terkaiq irtiniq-"ring_-"rrng dihitung dan tidak berpengarut' t"*uqup memperjelas konsep pemanfaatan biaya tahunan konstan. sedangkan sub-kelompok 2 Tabel 7..u p"i*"ana 7.itif. .1. . Untuk jenis proyek a. p". b. arternatif yang tidai teikait. arternatif yang rainnya. a.akukan p"ru*Jing* uiuyu untuk masing-masing alternatif dan diambit y. Melibatkan risiko ketinggian muka air di saluran primer yang berbeda sehingga a. maka p". perbandingan Biaya... rangka mengatasi kebutuhan diperlukan menjadi biaya tahunan. Proyek runggal dengan tingkat risiko gempa yang berbeda-beda. dengan 3 variabel mengubah bentuk penampang salurannya: saluran persegi atau setengah c.

5 juta dari biaya bunga rendah. Dengan melihat diagram di bawah ini yang dipilih adalah 125.. 90'000'- (A/T'5'40) 14'904'' Umur proyek 40 tahun offiiuri (A/F.000. dengan mengabaikan perbandingan biaya tahunan dari tiga alternatif tersebut menjadi sebagai berikut: .000.5.8 juta Biaya modal sebesar $ 1..000.000.. Saluran aquedect beton bertulang: berikut: 2 1 alternatip altematip 3 alternatip Biaya modal sebesar $ 1..- O&Ppertahun $ 60.(A/F'5. dengan mengabaikan kehilangan enerJl' Umur proyek 30 tahun tersebut adalah sebagai perbandingan biaya tahunan daritiga alternatip 3. 60'000'.100) 510. suku bunga untur pro'vck l(X) tahun Sekarang pada kondisi seperti di atas' namun tingkat kehilan^gan enerji' komersilnya adalah lO %.30) 60'000'- 18'060'- 40'000'- o&P 50.200.2 juta Kuiper (1971) memberi contoh untuk analisis ini dengan suatu proyek sistem penyediaan air di Rocky Mountains Canada seperti berikut ini : Untuk perencanaan sistem penyediaan air bersih. Alternatif 3.500. 87 86 Analisis Ekonomi Teknik Perbandingan Biava 7.2.570.000. paling *"*prnyul depresiasi paling tinggi karena umur proyeknya rendah.. yang berbeda hanyalah jenis r38.- yang paling Dari sini tampak bahwa untuk alternatif I biaya tahunannya yang paling murah biaya tahunannya. ada masalah untuk 0 30 membawa air dari sumbernya sampai ke bangunan pengambilan di kota yang harus melalui sebuah lenfiah yang sangat besar.000. Dari hasil analisis Alternatif lll aquedect: teknis ada tiga alternatip terpilih.- Ketiga alternatif ini manfaatnya identik. Alternatif I saluran terbuka: murah. yaitu: 1.- O dan P per tahun $ 50.000. Perencanaan Sistem Penyediaan Air Bersih Biaya modal $1. 5$$ O dan P per tahun $ 40.800. namun tidak cukup untuk mengganti kerugian dan depresiasi. Syphon dari baja yang melalui lembah: Biaya modal sebesar $ 1. Bunga 57o 75'000.904.1. Alternatif walaupun biaya modalnya paling rendah' 2.- Bila bunga sebesar sYo. Contoh Soal Alternatif ll SYPhon: Contoh l.. walaupun mempunyai biaya O & P yang paling Biaya modal $ 1.- pembawanya..- I I oap Umur proyek 100 tahun 40 2. r4r'. Membangun saluran terbuka.060. dibuat sesuai kemiringan dari lembah: Biava modal $1.

l2&0ffir i80. 40-00CI. (A/r. Pprhondinqcn Binva B Ar.000. Total biaya dari setiap desain yang berbeda merupakan jumlah dari biaya pelaksanaan Hasil analisis biaya dari dua alternatif tersebut adalah sebagai berikut: ditarnbah biaya yang berhubungan dengan kehilangan enerji.. Namun.ral.000.500. Ada dua alternatif yang akan dianalisis: a) PLTU di dekat dengan pusat pertambangan Total $ 5. 60.000 = total ketinggian (total head) dari pembangkit listrik.4o/o * 16.8*24*365* 100. Hal ini akan 700.- I10..000.005 = $ 3. Biaya Tahunan: Contoh 2. I I Contoh soal di atas menjadi lebih rumit bilamana kehilangan enerjijuga diperhitungkan.000 kw untuk melayani kebutuhan beban puncak 100.- Depresiasi (25 tahun)l . Dari perbandingan dua tabel di afas maka dapat disimpulkan dengan Ii*' bunga yang le.- Depresiasi (A/F.000.000.8 $ $ $ &!mga t0 7o 150.320.000. $ 1.. kecepatan air membesar (kehilangan enerji proporsional dengan kuadrat kecepatan) \valiltt (ntis:tl I tltlltrrt) ---) sehingga mengurangi penampang melintang dari masing-masing rata * rata alternatif sehingga juga memperkecil biaya pembuatan masing-masing Load Factor (LF): beban puncak konstruksi.500.- 7 :rrllngalr l0 7i.- b) PLTA pada Churchill River dengan jarak 120 mil .500.(x)0Kw 200.3.000.000* $0.000. { i00) l.000.000 * $ 150 = $ 16.000.000 kwh mempengaxuhi seluruh biaya dari proyek tersebut..000. tn..000 kw (ada cadangan 10 %). Hal ini dilakukan dengan cara mendesain semua alternatif berdasarkan kehilangan enerji yang berbeda-beda.500.. Artinya ada satu vari. Contoh a) PLTU Biaya Modal 110.N0.bih tinggi maka besarnya biaya modal rnenjadi lebih lre:r = 2l *J6i*Krvh penting dan biaya O & P menjadi kurang penting. 0&P 50. 10. Pem uatan Pernbangkit Listrik PLTU dan pLTA Bunga So * 16.000.- Northern canada dibutuhkan pembangkit listrik dengan kafasitas Harga BB batubara: 700.- Asuransi dan Pajak = $ 200. Bila kehilangan enerji membesar.068.40) 4..Yang harus dilakukan lebih dulu adalah memperkecil biaya sebelum membandingkan satu dengan lainnya.bel yang berpengaruh terhadap tiga alternatif itu. yang paling ekonomis adalah desain dengan total biaya terendah..296.- perhitungan hal seperti di atas akan didiskusikan pada sub bab 7..450. 100. membesarnya kehilangan enerji menyebabkan dibutuhkannya daya angkat pompa yang lebih besar atau memperkecil Setiap tahun pembangkit listrik berproduksi = 0.000.4A1F. Pada suatu pengembangan industri pertambangan di o&P $ 200.- Kuiper memberi contoh perbandingan pembuatan PLTU dan pLTA seperti berikut ini.- arrnulrl loatl litctor Sekarang alternatif 2 naem.000.068.000= S 230.isis 0korrwai ?&rik a*Mffiif I afrunatif 2 s$tsnstif 3 Diketahui load factor 0. 224". IOJO) -2%..punyai biaya tahungn yang paling reod.ah.000.

Di samping itu alasan lain 0.if teAra pembangkit itu.000 4.000 5. maka akan terlihat seperti gambar di bawah ini: Total = $ 4.000 berikut: 613.6r0.85 BungaS%* 16.4oh * 16.600.000 5.800. 0.000.53 0.500.000.1 00 .610.610.97 7.36 l5.000 9.3t 3.000 19.000 4.000.000 2.5'7 0. Dari dua alternatif ini PLTA dipilih untuk dibangun.610.000 8.000 3.7'7 0. = $ 3.300 262.000 4.000 harga satuannya menjadi relatip lebih mahal.578.000 1.000.000 4. urrt.140.450 394.000.000.000 6.800 700.000 7. walaupun bia-v-a modalnya tiga kali lebih besar daripada PLTU.58 Biaya Modal I10.000 4.000 5.610.005 = $ 2.000 : 438.71 8.650 569. Biaya Modal 110.000 9.69 0.359..000 4.000 4.34 5.- Asuransi dan pajak $ 200.000.600.950 832.000 4..42 t1 .- Untuk menjawab pertanyaan itu terlebih dahulu harus dicari harga Iistrik yang harus ditawarkan pada konsumen dengan berbagai faktor beban Total = $ 4.400.000.140.673.000 7.200.000 3. Dengan faktor beban tahunan yang lebih kecil PLTU lebih murah o&P $ 250.000.400 350.. 1.000.200 l 75.000.500.factor) sebesar 0.79't.483.000 I1.000 5"454.1 I 1.400..000 4.6r0.610.57 13.800.200.8).400.000 723 5.000 4.000 Sehingga hasil analisis biaya dari dua alternatif tersebut menjadi sebagai 4.500 438.000 $ 230.610.34 0.500.M Bilamana beban industri hanya diutamakan untuk pemukiman dengan 0.000 16.nalisis Ekonomi Telorik b) PLTA termasuk jaringan transmisi b) PLTA termasuk jaringan transmisi (tetap sama seperti sebelumnya) Biava Modal 110.610.607.000 4.- .045.000 .000* 50.- Harga BB batubara: 438.000 7..90 21.000.000 13.250 219.921.19 0.10 0.000 4.892.05 tersebut (0.150 131.388. Namun sampai seberapa jauh lebih murahnya? Asuransi dan pajak $ 200. Dengan prinsip perhitungan seperti di atas maka besarnya harga listrik dari kedua macam pembangkit itu dapat Dari dua alternatif terlihat bahwa biaya tahunan untuk PLTA lebih dilihat pada tabel berikut ini: murah.000.000 = $ 200. dibandingkan PLTA.700 7.8s0 744.000 E.000 4.000 876.47 5.4Vo * 49.330..000.500.000 3. Faktor penentu keputusan pembangunan PLTA ini adalah harga dari bahan bakar batubara untuk PLTU yang lebih dari setengah harga biaya tahunannya.826..90 A.62 6.000 * S 450 = $ 49.16 beban puncak yang sama tetapi faktor beban tahunan (annual load 0..400.500.000 4.78 6. 0.200.42 8.000.320.000 3.000 4..000 kwh 0.000 t2.610.26 O&P = $ 200.235. 0.000. Bahan bakar batubara ini harus diambil dan dibawa dalam jumlah yang relatif kecil dibandingkan dengan jaraknya yang cukup jauh sehingga 0.600 s25.000 5.610.200.264.95 I1.610.54 Depresiasi (25 tahun)l .0s 9.52 0.000.v-a berproduksl sebesar: 4.610.6r0.500.000.s50 48 l..6r0.000.08 pemilihan PLTA ialah tingginya faktor beban dari beban daerah industri 0.000.702.000 6. = $ 1.000 * $ 150: $ 16.000 Biaya Tahunan: 0. Bila digambarkan hubungan harga jual listrik dengan faktor beban untuk PLTU dan PLTA.750 657.350 306.000 4.000 8.000 4.000 4.5 maka: pembangkit listrik han. l3 25.610.45 10.960.000 9.600.5 x 365 x24 x 100.84 35.610.800.900 788.000 * $ 450: $ 49'500'000'- Biaya Tahunan: \ Biaya Tahunan: Total : $ 4'610'000'- Bunga * Io 49.l8 7.000 4.02 a) PLTU 0.- Depresiasi (40 tahun)0.190.000 2.610.016.000 10.610.000.000 4.

000 $ 71.400. namun dari sudut analisis ekonomi proyek hanya dipakai Biaya Modal 34.6 PLTU lebih murah. Dengan faktor beban yang lebih besar Dengan melihat grafik hubungan durasi beban tahunan dengan kapasitas dari 0.6 dan sisanya di mana Dari gambar ini terlihat bahwa pertemuan dua grafik terjadi pada faktor faktor beban lebih kecil dari 0.100.- .000 kw dan PLTU 34.6 PLTLI lebih ekonomis.5* 60Yo*24.- Asuransidan pajak $ 70. 13. PLTU 50 I q 40 _{ : _.000.6 PLTA lebih ekonomis dan untuk faktor beban lebih kecil dari 0.005 $ 31s. 12t - i --*.- sebagai pembanding dengan kondisi satu pembangkit listrik saja (PLTA Biaya Tahunan: atau PLTU).6 itu maka PLTA lebih ekonomis. PLTA 30 & .6 seperti di bawah ini: o&P = $ 70.- Depresiasi (25 tahun) 7. $ 408. 20 10 'tr o G u0 10 20 30 40 50 G durasi beban tahunan 0/6 :E o01a2()304050607@091 Dari grafik hubungan faktor beban dan harga listrik disimpulkan bahwa Fdccrbt untuk faktor beban di atas 0.000.000 kw sehingga biaya tahunan menjadi: Bila di daerah industri pertambangan tersebut dibangun dua pembangkit listrik (PLTA dan PLTU) walaupun ini tidak realistis pada kenyataannya a) PLTU di lapangan.000.6.800. di atas maka dari total kebutuhan I10.4yo * 5.000.000 kw kapasitas PLTA adalah 76.- Total Biaya Tahunan PLTU 934..100. sementara faktor beban kurang dari 0.400. Analisisnya adalah sebagai berikut: Bunga 8o * 5.000.- Harga BB batubara: 0.100.6 disuplai oleh PLTU. yaitu PLTA dipasang dengan faktor beban 0.o9 Analisis Ekonotni Teknik Perbandinsan Biava 93 15r 1O % kapasitas A.- Sebelumnya kita buat dulu grafik hubungan durasi beban tahunan dengan kapasitas untuk faktor beban 0. Dari kacamata ekonomi maka yang paling baik adalah menggabungkan kedua pembangkit listrik itu.000 * $ 150 $ s. beban lebih besar sedikit dari 0.000*24 * 3 65 * $0.

per kwh. Jaringan ke suatu lokasi pelayanan air.200. Umur pompa dan jaringan pipa adalah 25 tahun. hitung mana yang lebih ekonomis! 7..1 Pengertian Alternatif peftama: Biaya tahunan proyek pembangunan sering tidak konstan. Asuransi dan pajak 138. Total Biaya Tahunan PLTU &PLTA $ 4. 7.l 8.200. Biaya Operasi dan Pemeliharaan Rp.. Umur terowongan ini adalah 50 tahun. di atas Rp.500. Setelah l0 tahun pertama Q = I 5 m3/detik selama 5000 jam. 2. Ketinggian enerji pompa (Head) adalah 200 m.4oh * 34. Umur proyek adalah 50 tahun. 0.- b..000 kw -+ l0 tahun pertama atau tambahan biaya pada periode tahun tertentu. Alternatif kedua adalah terowongan dengan lubang pemasukan dan Ternyata biaya tahunan gabungan dua pembangkit listrik lebih murah pengeluaran yang kecil dengan kondisi sebagai berikut: untuk mensuplai kapasitas yang sama bila dibandingkan dengan Biaya modalRp. l0*15*200 : 37. Sedangkan umur terowongan 50 tahun. Biaya Operasi dan Pemeliharaan Rp. telah dilakukan suatu optimasi dengan variabel faktor beban. Dari perbandingan 0.200. Variasinya bisa berupa gradient series (bisa naik atau turun) PI l0*10*200 : 25.2.183. Efisiensi (E):0. Bila bunga adalah 60Z. Dua alternatif diajukan: pipa dan stasiun pompa mempunyai umur 25 tahun.200. 110 Milyard.. Harga enerji adalah Rp.8 berdasarkan biaya sekarang nilai yang terkecil dari biaya sekarang ini Besarnya biaya enerji (BEl) l0 tahun pertama: yang dipilih. 200 juta per tahunnya. o&P 172.6 dipakai PLTA dan di bawah 0.000. Oleh karena itu untuk perhitungan stasiun pompa ..6 dipakai PLTU. 5000*3000*Rp 100 = Rp. Pada l0 tahun pertama Q: l0 *'/d"tik selama 3000 jam.000. Alternatif pertama dengan jaringan pipa dan stasiun pompa dengan Biaya Modal 76. Bunga 8%* 34. 60 Milyard. Hal ini Sesudah l0 tahun terowongan akan diperbesar dengan biaya karena ada penggabungan pada faktor beban yang berbeda-beda..100.700. Hal ini bila digunakan 0.700.2 Contoh Soal Besarnya biaya enerji (BE2) setelah l0 tahun pertama: Contoh l.2. Membawa Air dengan Pipa dan Terowongan 3 7500*5000*Rp 100 = Rp.75Milyard Suatu proyek untuk mengalirkan air dari suatu bangunan pengambilan Untuk membandingkan dua alternatif waktunya harus sama.8 untuk membandingkan beberapa alternatif biaya tahunan akan sulit.000 * $ 450 34.t 18. kondisi sebagai berikut: Biaya Tahunan: \ Biaya modal Rp.5 Milyard 7.8.000 136. penggunaan satu pembangkit listrik (PLTU atau pLTA) saja. namun bervariasi. oleh karena itu cara termudah adalah dengan membuat semua biaya D1 .800.2 Biaya Tahunan yang Bervariasi Jawab: 7. Depresiasi (40 tahun) 0.500 kw -+ setelah l0 tahun pertama yang ada menjadi biaya sekarang Qtresent value). 1. Total Biaya Tahunan PLTA = $ 3. 94 Analisis Ekonomi Teknik Perhandinpan Rieva 95 b) PLTA termasuk jaringan transmisi a..5 Milyard per tahunnya.40 M.000..736. Dengan kata lain.

sering terdapat variabel yang saling terkait dan saling mempengaruhi.6.5(P/A.40XP/F. yang mempunyai nilai paling ekonomis. yaitu sebesan Rp.2M(P/A. 60+60(F/P.1 dan'1.1 Pengertian dengan biaya modal di awal tahun. 60 Milyard.50) = 135. Dalam hal ini bila mempunyai biaya tahunan yang konstan maka biaya tahunan ini yang dibandingkan.762 antara bentang dan pilarnya. ratio = 314.762 Alternatif II lebih murah dibandingkan altematif I dengan alternatif 2 dengan dua pilar.360 1 5. untuk pembuatan jembatan ada hubungan variabel 0.49= 2.6.5584 15. Sketsa diagram alternatif pertama adalah seperti di bawah ini: Namun bila biaya tahunannya tidak konstan maka dipakai harga sekarang {Present lralue) untuk semua alternatif.2. demikian sebaliknya.06 I Milyard pilar yang lebih banyak dibandingkan dengan bentang yang panjang. membutuhkan jumlah Rp. Dari beberapa alternatif yang proyek diperparrjang sampai50 tahun diajukan kemudian dihitung biaya yang berhubungan dengan Harga sekarang dari altematif I (sampai umur 50 tahun): variabelnya lalu dijumlahkan dan diambil nilainya yang terendah. Untuk biaya enerji {ipakai yang BE2 karena setelah l0 tahun pertama debitnya Bila pada suatu usulan proyek ada beberapa alternatif yang diajukan sebesar 15 m'/detik.3.75(P/A.25)+7.3 14.6.5s84 t 5. Kedua hal di atas sudah dijelaskan pada sub-bab 7 .3 Biaya Tahunan Dengan Varibel Yang Terkait dengan memberi biaya modal di akhir tahun ke 25 yang besarnya sama 7. Secara skematis dapat digambarkan seperti di bawah ini.49M 0.5(P/A.6.6.6.40 0.0611135.10)+0. Perubahan variabel akan mempe- ngaruhi perubahan konstruksi yang dibuat sehingga akhirnya juga akan umur pipa & pompa 25 tahun untuk membandingkan biaya dengan altematip ll unrur mempengaruhi biaya konstruksinya.32 . Untuk biaya O & P adalah sama dengan periode 25 namun dengan fungsi yang sanra maka alternatif yang diambil adalah tahun pertama.233 7.10)+1.25)+18. Pada perencanaan teknik. Alalisis Ekonomi Teknik Perbandingan Biava 91 dan jaringan pipa umurnya juga dibuat selama 50 tahun. Bentang pendek. Harga sekarang alternatif II: I l0 M+ 40M(P/F. Alternatif kedua: Pada suatu proyek pembuatan jembatan ada tiga alternatif yang iloM I JOM diajukan: t 'l0 50 alternatif 1 dengan satu pilar. Caranya yaitu 7.6.50) Sebagai contoh.

3..14g.5.- Depresiasi : (A/F.000.l 82.5. 22.000. -+ Biaya tahunan satu Pilar: Untuk masing-masing alternatif akan dicari biaya bentang dan Bunga : 5Vo*RPlMilYard Rp. I Milyard/tiaP Pilar 50 tahun 35 tahun Unrur o&P A. misal pilar satu buah maka L adalah 2000i2:1000 nr" biia pilar dua buah L = 2000i3:667 nr datl antar setiap seterusn-va.000.780. Contoh Soal Biava tahunan bentang: = * Y312 Contoh 1.50) * Rp I Milyard Rp.'* Y3l2 untuk bentang dan pilarnya adalah hasil sebagai berikut : = Rp.000. Rp.- ekonomis.2.59.100. Dalam soal ini dirninta jarak yang paling murah pilar.5%*RPlMilYard = Rp 5'000. Perhitungan Pembuatan Jembatan Bunga : 5oh*RP2 juta*Y312 Rp.- 7.000. 98 Analisis Ekonomi Telo:ik Pilar Bentang (rangka atas) 1la Rp.35) * Rp 2 juta * y3/l Rp. Bila hasilnya seperti gambar diatas maka dari analisis ekonomi Depresiasi : (A/F.2juta * LJ/ - Biaya Modal Rp.5 oh * biaya Modal 3%*BiayaModal Bunga komersil 5% 50h Prinsip analisis ekonomi secara skematis adalah sebagai berikut adalah bentang (atau jarak antara pusat pilar ke pilar lainny'a) untuk L setiap perubahan jumlah pilar. 149-. Dari hasil analisis teknis didapat biaya modal o&P 3 % * Rp 2 juta* Y3l2 = Rp 60.780.- pilarnya.- dapat disebutkan bahwa jembatan dengan dua pilar adalah yang paling O&P : 0.000 .50.. 4. atau dengan kata lain berapa jumlah pilar vang paling ekonomis" Biaya biaya pilar Gisa linear atau non-linier) Jawab: linier atau non-linier) Hubungan jumlah pilar dan bentang dinyatakan dalam persamaan: aya bentang Oisa 1 2000 Bentang = (meter) salah satu vanabel (misal jumlah pilar) ( iumlah pilar +I.'r Y312 I Selanjutnya total biaYa tahunan antara jumlah pilar dan bentangnva dibuat tabel sePerti di bawah ini: .000.* Y3l2 Pada suatu lembah yang cukup luas akan dibuat sebuah jembatan dengan panjang total 2000 m.

5 ' 2i"' I I i :lr?.71 li..820.itrii iiiiil j.2(.791.00() 19.6.396.1.. 11.o20. ._.12..608. iiiii' i. i.l 5. Operasi & Pemeliharaan : I yo * Biaya Modal Stasiun Pompa BiayaEnerji = P*5000 plpa t.lx.T}JJJJ Bunga .7(..000 3. ilii.) (Rp.1..i".=1000m Biaya Tahunan Pompa = Fungsi (D) bunga:6 % 2 Dalam persoalan ini D adalah variabel yang mempengaruhi biaya AH = 0.4i.5 i iiii.0()() .967._.005 perkwh diameter pipa).520 '"'ri 8'l ...155.i 100 Analjsis Ekonomi Tekn!\ Perbandin nBi t0l \/ariahrl ]iava l ahrrrrarr Debit yang diambil sebesar Q: l0 m3/detik dan beroperasi selama 5000 l'r I Jr IlcrrIrn-s I)i l.o78.tu0.0fl ii.i.'1JJ+.J73.i..j i i..?iii.i tli.' ul 1.t. l l5.l.53.600.3'1t Bial'a JJJ +.li t-..()(r(l .l7 ' "ia' ' I .riti.51 4.1 i 4.r..9{ 6.l.'107..i l.).(i. Dengan D yang berubah-ubah maka D'29 P = I20 H ku' besarnya total Head pompa juga berubah sehingga biaya modal untuk Biava modal sr:rsrun pompa $250 perku pompa berubah yang menimbulkan perubahan biaya tahunannya.J Biaya tahunan pipa dengan memakai diameter pipa sebagai variaber.1.l ?ll.i i 4.(.'741) 4..1.tJJJ Pada suatu daerah ada pengisian air dari suatu sumber air ke sebuah I JJJ JJ JJ J JJ JJ+J.i i 4.iiii j.400.7ll. I l:.721.'t45 -.ii'i I5 4.t(\i).7 t9.925.o2().6.iiiiil Jawab: ' iii" ' f-i I 9:i.8 19.000 3.t. kapasitas instalasi Demikian pula hubungan D dengan biaya modal pipa (dalam soal ini O &P I % biaya modal per tahun lJmur provek 25 tahun telah diketahui hubungan biaya tahunan dengan berbagai macam Braya enerji S0..JJJJJ Operasi & pem Biala Ene{i Bia1"a tahunan pompa reservoir dengan menggunakan pompa dan pipa.9..0{}() 1..0(x) :l.1.l7r 27r 520 4.1.91li.a. Hasil analisisnya dapat dilihat pada tabel di bawah ini: l.015 _ i)l I. (nrctcr) i (l(p. I (iti.)i. Perhitungan Pengisian Air dengan pipa dan pompa JJ+.?.-.tt. Kondisi pengambilan air seperti gambar di bawah ini: * Biaya Modal Stasiun Pompa Bunga = 6 Yo Depresiasi/Amortisasi (AlF.7 50. r 60...t tl.il t paling rnuralr P: 120 H ...7.11 | D2g DZg D2g " "_l': ' ""8a.iiii I.501.... 120*(800 + AH) ku.ii.1(.(r..000 .-tr.953.t9{ _ 5(X)..1{4 1{.61)t).(X)0 Biaya Modal stasiun pompa: 120*(800 + AH) *$ 250 I f .rait ()7{.7 {) .o(x) j.25) * Biaya Modal Stasiun Pompa 1'r j -.TJJ.0 I 6.iirie.5li . " :t-. perhitungan biaya J+JJ+JJJ.786 " "-"i1"' _s t{ LV2 3000 v2 45 V2 AH:f _ =0.ii..(.31t 4.r a.. l(r 1... Hitung biaya yang paling murah untuk berbagai macam diameter pipa! I tti I (.tI ou /o 1..554. i...060..18(r.6 I 4.2it..iji4ai i..t ' ""'':it"" 1t 61 i.00() 2. Biaya tahunan untuk pipa dengan berbagai macam "iii.0.()l9. Jumlah total biaya tahunan pompa dan pipa diambil yang paling murah.'J.e.)i..lJri.052 -' 21"' ]t I..9-_i.280. umur provck 25 tahun " "'1ii'..6li9.J i }J J+JJJJJJ+J Depresiasi/Anrortisasi Contoh 2.3 5l .361. diameter dinyatakan dengan persamaan : Biaya Tahunan : $2*D*juta.l.9 t9 4 692 7t:-l 919 ' 'i'i -' .#)2.015 L V tahunan dari pompa maupun pipa.1 I l() IO() r...rr I le n talg 'l i rt:r I K ctcrangarr jam per tahunnya.-.5 5 .

artinya.04 s.00 12.82 2.20 8.30 33 754 2.60 1. namun berdasarkan data lampau yang direkam.'ada hubungan antara risiko dan biaya yang dibutuhkan.74 E.28 04.Ol 2. bangunan yang dibuat menghadapi unsur risiko yang umumnya disebabkan oleh faktor alam. menghadapi risiko terjadinya banjir akibat tingginya curah hujan ataupun terjadinya gempa.40 54 6. risiko yang terjadi harus dilibatkan dalam prosesnya. Hal ini karena dibutuhkan suatu tambahan untuk perkuatan konstruksinya.1 Pengertian Pada rekayasa teknik sipil.5E 40. Walaupun waktunya tidak bisa ditentukan.66 t.20 l3 8.02 . unsur kemungkinan untuk suatu periode tertentu dapat dicari dengan bantuan ilmu statistik.36 2-40 7.06 01.64 49.89 479 3.'t6 5.97 5.66 231.06 849.00 8.80 7 .16 69.00 7'79 ANALISIS EKONOMI 8.34 21. 3 contoh soal dibawah ini diharapkan dapat menjelaskan bagaimana peran resiko dalam analisis Ekonomi Teknik. Bangunan- bangunan di sungai.31 4 2.'n 6. Bangunan gedung berlantai banyak juga menghadapi risiko gempa ataupun angin' Risiko bisa terjadi dan mengandung konotasi adanya suatu peluang atau kemungkinan Qtrobabiliry).2U 372.68 murah 869.53 5.71 PERAI{ RESIKODALAM . Secara logika dapat disebutkan bahwa semakin kecil kemungkinan terlampauinya suatu kejadian alam yang menyebabkan kerugian dan kerusakan maka semakin besar biaya yang dibutuhkan.76 paling . Dari kemungkinan risiko yang terjadi maka analisis akan berkembang ke faktor kerusakan/kerugian yang terjadi. misalnya.50 2.73 t3. Kerugian ataupun kerusakan tersebut dapat dinyatakan dalam bentuk kerugian ekonomis (economic iosses).58 i72.08 2.35 08.35 900. .1 .62 .10 95 10.73 949.85 3.t02 Analisis El<onomi Teknik D A vZl2g AH H P Biaya Tahunan Total Pompa Pipa m m2 rnldet m m m MW Sluta $juta $juta .50 1'1 5.99 t49.28 9'. Dalam analisis ekonomi.90 r 00.34 1031.

Dari contoh soal. bila terjadi banjir. periode adalah sebesar Rp. Prasarana transportasi' 500 4 yani terjadi kerusakan bangunan ataupun kerusakan daerah pertanian dan lain 850 0. selama dua puluh lima tahun.lo Milyard sama dengan Rp. karena bila .2. yaitu besamya kerusakan 360 8 800 I 160 Milyard setiap^pada 400 900 paling murah daeratr tersebut' Misalnya.l.07 7 I 157 perhitungan ditanggulangi dengan mempertinggi tanggul sungai' Dari I 300 0. Contoh Soal Contoh l. untuk kemungkinan terlampaui 4%o. misalnya. demikian pula untuk hubungan ketinggian tanggul dengan peninggian tanggul dengan bermacam-macam kemungkinan terjadinya kemungkinan terlampauinya kejadian banjir dapat dibuat tabel total banjir yang perhitungannya secara teknis sudah benar maka dalam biaya dari biaya tahunan dan kerusakan rata-rata tahunan.nti[ seiiap-ketinggian itu telah dihitung. misalnya. Peninggian Tanggul Untuk Pengendalian Banjir setiap Suatu daerah yang terletak sejajar dengan sebuah sungai besar tahunnya *"niatami banjir ruiin meluapnya air sungai tersebut. untuk 4oZ.2 20 I 150 0. di atas kita ketahui bahwa kemungkinan terjadinya banjir yang terlampaui merupakan Setiap tahun.01 I I70r dilampauiny a lprobafrfityof exceedance) dengan tiap ketinggian tahunan tanggul yang dit"ncanakan. Pada persoalan ini diminta untuk mencari total biaya yang paling ekonomis' Dari analisis ekonomi proyek tersebut total biaya tahunan yang paling Jawab ekonomis adalah sebesar Rp. Demikian pula besarnya -biaya . Dari contoh soal di atas dapat disimpulkan bahwa periode di bawah ini. asuransi yang harus dibayar adalah Rp 400 juta. sekaligus merekomendasikan periode ulang yang dipakai untuk dasar untuk 15% kerugian sebesar Rp. maka dalam hal ini setiap tahun. 900 juta dengan kemungkinan banjir : Sketsa daerah yang terkena banjir terlampaui sebesar 4o/o. ulang yang makin besar tidak berarti yang paling ekonomis. Oleh karena itu banjir yang terjadi akan dicoba 950 0.5 Milyard dan seterusnya' perencanaan. Total biaya contoh soal di atas ditunjukkan pula periode ulang yang paling ekonomis yang paling murah adalah yang paling ekonomis. Bilamana dianggap bahwa biaya tahunan untuk setiap Karena setiap perubahan ketinggian tanggul biaya tahunannya sudah peninggian tanggul sudah benar. demikian pula hubungan antara diketahui. rata-rata setiap tahunnya akan menimbulkan pengendalian banjir untuk daerah ini.7 70 924 970 sebagainya. hasil analisis ekonomi teknik kerugian sebesar zoyo * Rp.02 2 t3o2 nidrJdgi tefafr aitritung hubungan besarnya kemungkinan banjir yang I 700 0. Hasilnya adalah tabel dipakai. Pengertian biaya kerusakan tahunan rata-rata dapat disamakan dengan asuransi yang harus dibayar setiap tahun. nilai kerusakan yang ditimbulkannya kebalikan dari periode ulang banjir. 105 Alalisis Ekonomi Telsrik Peran Resiko Dalam Analisis Ekonomi 8. Sehingga pada perencanaan banjir sebesar 2002.2 Milyard. Bila kemungkinan terlampauinya suatu ulangnya adalah sebesar 25 tahunan (Q25). daeEh l'ilg &amankaD' Dari sudut ekonomi teknik juga dapat ditentukan periode ulang banjir pada suatu daerah aliran sungai. 20 2000 "kibut sebesar Rp' 10 Sesudah dihitung secara ekonomi didapat nilai kerugian 240 I5 r 500 1740 terjadi banjir setiap tahunnya. l0 Milyard.

Resiko Gempa Terhadap Gedung Bertingkat Rp.30) * 10 menimbulkan kerusakan sebesar Rp 100 juta. 200 juta dengan umur Jawab: adalah l0 tahun. pajak. = Rp. O &. Perencana diminta untuk mendesaian pertambahan kekuatan bangunan dengan kemungkinan terjadinya gempa masih sebesar loz Contoh 3. Umur O & P. pajak. Di samping itu kemungkinan sebesar lyo setiap tahun Jadi tambahan biaya modal untuk memperkuat bangunan gedung tersebut = Rp.x) Rp. Gempa I oh* 2 : Rp.12059x Contoh 2. 1.4 M bangunan adalah 50 tahun dengan terjadinya kemungkinan terlampauinya suatu banjir sebesar l%o dengan total kerugian Rp 50 juta. l0 Milyard melanda daerah tersebut.2659M : Rp. Alternatif pertama dengan mem- berapa tambahan biaya modal pertambahan kekuatan bangunan yang bangun pada lokasi tanaman tersebut bangunan dari kerangka kayu dan diperlukan? atap dari plastik. 1. 1. 0.12059x Q500 adalah 0. 0. lebih . hitung besarnya biaya modal untuk alternatif kedua.020 M besar bila dibandingkan dengan memakai e25 yang hanya Rp. 16 juta . Total biaya o&P. asuransi 4 %6 * lO = Rp.7 M Depresiasi (A/F. untuk terjadinya gempa akan menimbulkan kerusakan sebesar Rp 6 Milyard.0.12059x Pada suatu perencanaan gedung bertingkat yang didasarkan pada beban x: Rp. 0. I 0)*200juta = Rp. Bunga Hortikultura komersil yang berlaku adalah sebesar 7o/o. Dua alternatif diusulkan. lJmur bangunan adalah 30 Suatu perusahaan hortikultura ingin mempercepat waktu panen suatu tahun.2059 M O & P untuk masing-masing alternatif adalah 2oh dari biaya modal Gempa I Yo* 6 Rp.2259 M + 0. 0.1059 M + 0. pajak. 4 juta .2659 M Jawab: Sesudah direnovasi: Alternatif I Biaya modal menjadi Rp l0 M + Rp. 33.806 juta . 332 juta. Biaya modalnya adalah Rp. : Rp.Depresiasi (A/F. Disebabkan besarnya badai dan banjir yang sering Biaya modal Rp. tanaman. setiap tahun. Rp. = Rp.07 x Bunga 8oh * 200juta = Rp.2259 M + 0. dengan kemungkinan terlampauinya suatu badai besar sebesar 20%o menimbulkan kerusakan Besarnya biaya tahunan: sebesar Rp 40 juta sena kemungkinan terjadi banjir sebesar 5%o yang BungaT%o *10 = Rp. 1.7 M+0.8.30)*(Rpl0M+Rp.060 M masing-masing. x Biaya modal Rp.806 juta . Bila bunga komersil yang berlaku adalah 8%. asuransi 4 %*(Rpl0M+Rp.2yo) total biaya tahunannya adarah Rp.01059x Depresiasi (AlF.x) Rp. 200 juta Besarnya Biaya tahunan: Besarnya biaya tahunan: .1059 M membuat bangunan kerangka baja dengan atap "fibre-glass". 1. Alternatif kedua adalah =Rp 0. 0. 13. 0. asuransi adalah 4yo dari biaya modal.2A59 M + 0.7.970 juta.4 M+0. Resiko Badai dan Banjir Terhadap Bangunan namun dengan kerusakan yang nilainya sebesar Rp 2 Milyard. P.Bunga 7 Yo *(Rp l0M+Rp.332M sementara akibat gempa didapat besarnya biaya modal adalah sebesar Rp l0 Milyard.04 Rp. eoo luta. 0. O&P2oh*200juta : Rp. 1.7. Peran Resiko f)alam Analisis Ekonomi 107 periode ulangnya memakai Q500 (atau kemungkinan banjir sebesar .x ) Rp.

BIAYA Besarnya biaya tahunan: *x (BENEF\T .5 juta Pada Bab sudah dijelaskan perbandingan biaya untuk vII Total biaya : Rp.1 kategori B.14 juta hubungan manfaat dan biaya seperti yang akan di.5juta + 0. Selisih Manfaat dan Biaya (Net Benefit) 3. Lebih lanjut pada bab tersebut juga dibahas beberapa cara untuk menghitung perbandingan biaya dengan beberapa Rp. pada bab ini akan di.ielaskan hubungan manfaat dan biaya seperti yang sudah disebutkan pada Tabel 7. 0. 8 juta Banjir5%*Rp. 0.00174 x : O&P2o/o*x Rp. x HUBUNGAN MANFAAT . 0. 0.806 juta alternatif dan contoh-contoh perhitungannya. Yaitu: 1. 40 juta Rp.5Ojuta : Rp.806 juta l Alternatif II Biaya modal Rp.08 x Depresiasi (A/F. Kesemuanya itu x=455. l00juta = Rp.5juta + 0. Analisis Ekonomi Telorik Kerusakan tahunan rata-rata: Badai 20 % * Rp. 5\ juta Total biava tahunan = Rp.10174 x Kerusakan tahunan rata-rata: Banjirl%*Rp.02 x =Rp 0.5 0)*x Rp. Tingkat Pengembalian (Rate of Return) Ilustrasi di bawah ini mencoba menggambarkan bagaimana tiga parameter itu berperan dalam analisis hubungan manfaat dan biaya. 0.ielaskan berikut ini.l4juta juga mempunvai manfaat vang sama. Menurut Kuiper. Bila alternatif yang diajukan memberikan manfaat yan berbeda-beda maka dipakai cara analisis Biaya modalalternatif II = Rp. 46. 46. 0. Perbandingan Manfaat dan Biaya (Benept/Cost atau B/C) 2.455. ada tiga parameter yang sering dipakai dalam analisis manfaat dan biaYa. l0l 74 x bermacam-macam kondisi. .8. l0l 74 x = Rp.C1ST ) Bunga 896 Rp.

873 M Berdasarkan l lO- C * Rp2M + 5Ojuta (P/A.M Rp.30) 2.180 juta: Rp. Bila kita melihat dari awal proyek. 1. dengan tidak memasukkan unsur biaya O & P.0 0. Sedangkan biaya proyek termasuk O & P merupakan produk dari kelompok lain (pemerintah misalnya) akibat membangun suatu bangunan tertentu yang B Rp.96 2.873}d-2. I 03 0. .00 mrginal Dari perhitungan di atas.40 = Berdasarkan sebab itu pengurangan o & P dari biaya proyek atau sebagai komponen C Rp. 30 juta Manlaat Biava MMIMI Biaya Keterangan (t ) (c) B.lt hampir marginal 9. 5. Oleh + Rp.1 35 z.010 0.655 2.227 0.0 0.0 0.55 Berdasarkan C Rp.2M = U.4 0.000 1. Di samping itu pendapatan tunai atau manfaat bertambah secara akumulatif pada suatu kelompok sosial yang jadi obyek perencanaan.762 -0. M).376 2.ll0 An alisis Ekonorni Teknik Hubungan l{anfaat'Biava (Benefit'Qost\ 1ll 9.Rp' 50 juta : . B/C atau B/C*? Oleh Kuiper dijelas- kan sebagai berikut: Kenyataan yang ada di lapangan.496 0. yaitu berubah dari B/C: 1.769 l.096 0.5. Bila kita lakukan berdasarkan tahunan maka hasilnya adalah Marilah kita hitung contoh di atas dengan berbagai macam tingkat bunga sebagai berikut: komersil yang berlaku.155 -0.00 2.47 t -0. 252juta 3.96 jelek (ncgatip) 0.0 0.55.1 Perbandingan Manfaat dan Biaya (B/C) Lalu manakah yang dipakai.)UU 4.500 2.55 = Berdasarkantahunan IJ€rdasar lahunan Berdasar nilai sekarang C Rp. 3Ojuta pengurangan dari biaya manfaat merupakan suatu tipuan dalam . 1.769M = Rp. 10. tt7 0. yang dipakai adalah B/c karena sesungguhnya biaya o & P merupakan bagian dan biaya keseluruhan proyek yang harus dikeluarkan. seakan-akan biaya Pada perhitungan B-C tidak ada pengaruh dengan mengurangkan biaya yang diperlukan hanya biaya modal (untuk contoh di atas sebesar Rp 2 O & P dari biaya proyek karena hasilnya akan sama.674 0. . Rp. Misalnya. dan biaya O dan P dianggap merupakan pengurangan dari biaya manfaat.t80 0. 5.769M nilai sekarans Dari contoh sebelumnya maka B-C dapat dihitung sebagai berikut: Berdasarkan tahunan : B-C: 252juta.M Rp. bunga depresiasi O& P 9. dengan hasil seperti tabel di bawah ini. Selisih Manfaat Dan Biaya (B-C) * (P/A.M Rp.Rp.274 l.328 -o. 252 juta membutuhkan biaya O & P agar umur proyek dapat terpenuhi.837 2.563 0.C t]/c (B) (c) B-C BIC ( Rp. 30 ) Rp. B Rp' 252 juta .40 bagus nilai sekarang 8.iuta menjadi aman dari banjir dengan periode ulang tertentu. 100 juta + Rp. 30) Rp.874 2.104 M Perhitungan di atas dilakukan dengan memasukkan unsur O & P sebagai bagian dari biaya.U 0..252 0.t6 /. 57 0.t6 Sangat bagus 5.4 menjadi B/C*: 1.252 0.105 1. Bila perbandingan nilai manfaat dan biaya lebih kecil dari satu maka dengan tidak memasukkan unsur O & P dalam biaya maka B/C+ akan menjadi lebih kecil dibandingkan dengan nilai B/C.M B -.252 0.252 0. 50 juta) * ( P/A.252 0.)ou J.077 1.7 t jelek (negatip) nilai B/C yang dihasilkan lebih besar karena perbandingan manfaat dan 15.2.. manfaat 3tt 126. 72 juta Berdasarkan nilai sekarang : B-C : 3.n dengan adanya proyek adalah lokasi dari kelompok tersebut yang manfaat Rp252. : 1.tJv memperbesar ratio manfaat dan biaya (B/C).060 2.'t I I biaya lebih besardari satu.l I 2.025 l. 252 juta .004 1.252 .40 3. 5Ojuta = 1. 100 juta .

Demikian pula untuk ratio manfaat dan biaya (B/C). bisa terjadi pula B/C besar tetapi B-C nya minimum. Contoh I Ada tiga alternatif proyek yang ditawarkan kondisi seperti gambar di 9. Bahkan pada tingkat harus melihat faktor di luar parameter itu. Yang harus diingat ialah bahwa parameter RR ini tidak terpengaruh dengan bunga komersil yang berlaku sehingga RR ini sering disebut dengan istilah Internal Rate of Return. namun bila lebih besar dikatakan proyek ini menguntungkan. Definisinya adalah tingkat suku bunga yang membuat manfaat dan Proyek A biaya mempunvai nilai yang sama atau B . evaluasi selanjutnya. Hubungan Mar!@t.4%. Bila besarnya RR ini sama dengan besarnya bunga komersil Proyek B yang berlaku maka proyek dikatakan impas.2 di atas tingkat pengembaiian RR adalah 9. sehingga bisa terjadi RR besar tetapi B/C nya kecil atau sebaliknya. Pada tingkat marginal ratio itu sama dengan l. Di samping itu sering tidak terjadi konsistensi mengenai hubungan ketiga parameter itu.C : 0 atau tingkat suku bunga yang membuat B/C : 1 Pada contoh sub-bab 9. seperti kemampuan modal suku bunga 9. Proyek C 9.3 Tingkat PengembalianlRate of Return (RJR) bawah ini. Dari tiga parameter ini tidak ada yang paling baik karena pada suatu kondisi dengan analisis yang mendetail akan didapatkan salah satu parameter yang akan dipakai.4%o selisihnya menjadi nol sehingga proyek ini dapat yang ada.4 Contoh Soal Hubungan Manfaat Dan Biaya Keempat contoh di bawah ini akan memberikan ilustrasi bagaimana parameter berperan dalam menentukan pilihan dari alternatif yang dipakai sebagai ukuran keberhasilan suaru proyek (Kuiper. tingkat suku bunga dan lain sebagainya untuk dipakai sebagai dikatakan marginal. harus dikaji lebih lanjut berapa besar parameter yang lainnya.Biava @enefit'Cost) ll3 A.nalisis Ekonomi Teknik Daritabel itu dapat dilihat bahwa makin tinggi tingkat suku bunga maka nunjuk kelayakan yang berbeda maka pihak perencana dan investor selisih manfaat dengan biaya akan makin kecil. B-C dan RR sehingga bila pada suatu proyek RR yang dipakai sebagai tolok kelayakan teknis. tapi bila tidak konstan dapat dilakukan dengan dasar nilai keadaan sekarang Qtresent value) dan dicari dengan cara coba-coba (trial and etor) seperti pada Bab V. Bila biaya dan manfaat tahunan konstan perhitungan RR dapat dilakukan dengan dasar tahunan. B/C*. Bila parameter-parameter me- . Di samping itu contoh-contoh ini juga menunjukkan ketidak konsistennya antar parameter B/C. l97l).

32 t20 'ii. 6.) (RD. Analisis Ekonomi Teknik Hubungan Manfaat'Biaya (Benefit'Cost\ 115 Dengan 3 macam bunga 39/o. B-C juga terbesar Hal ini karena biaya modal dan O&P untuk ketiga proyek adalah Proyek C1 sama.R.48 1. maka B/C. Keterangan Proyek A1 (v"l (RD. Bila bunga 5%o maka B/C terbesar untuk proyek B adalah l.96 2. B-C dan RR Contoh 2 dapat dilihat pada tabel berikut ini: Tiga alternatif proyek dengan kondisi seperti di bawah ini t.. dan B-C untuk alternatif yang lain.58 58J) t2 RR tcrbcsar Rp 500. Bila bunga 7%o maka B/C terbesar untuk proyek A adalah L3 manfaat Hal ini karena manfaat yang lebih besar di proyek A terjadi di awal 126_- umur proyek 5. 3. untuk 3 7o Proyek C 5 t927 r307 .63 610 t0 B/C lerbesar untuk 5olo 7 I 568 -11i1'-' 248 .yaitu l2oA.v.77 2.- 7 l6r8 248 .96 Hal ini karena manfaat yang lebih besar di proyek c terjadi di akhir umur proyek.) (n/"1 t llbt JVZ . 2. Bunga Manfaal Biaya Btc B/Cr B{ R.25 t.47 t.44 1.34 B/C terbesa. Kesimpulan ini hanya untuk jenis proyek dengan alternatif seperti di atas.t4 t.oJ t.30 t.t7 170 Dari tabel di atas dapat disimpulkan: L RR terbesar adalah untuk proyek A. B/C*. yaitu 1.4-o' 3 t392 . Umumnya tidak ada konsistensi B/C terbesar B-C juga terbesar.4g 30 uhun 4. Bila B/C terbesar. syo dan 7 o/o. .62 620 8 1 l4t8 1248 . Bila bunga 3%o maka B/C terbesar untuk proyek C.08 'i'oao Proyek B 5 t937 307 .6 / E70 Proyck A 5 I 887 301 .37 370 B/C tcrbesar untuk 7 70 3 -1i|1-' 392 . Manfaat bila pada awal umur proyek lebih dominan maka dapat dipakai bunga yang lebih besar. Parameter B/c mungkin lebih baik untuk alternatif proyek tertentu.

00 0 ) 3344 2614 t.terhingga P. Maka dari itu. ketika bunga B/C 1.43 1.oy"k yang diusulkan. Bunga yang dipakai adalah faktor yang sangat penting . Oleh AMDAL p'ertu dikaji tebitr tanlut.48 L63 63ii . froy"k. tanpa melihat bunga komersil yang ada. Proyek Al 7 894 624 t. B/C terbesar untuk proyek AI dengan tiga macam bunga itu. tidak ada parameter satupun yang lebih baik perencana . Orang dapat mengemukakan contoh yang di mana B/C akan menunjuk pada satu alternatif iak. Artinya dengan ketidak-konsistennya ulang studi karena itu proyek dengan RR yang lebih besar mempunyai BIC yang ketiga parameter dalam analisii ekonomi teknik maka kajian eksternal lebih besar juga.t7 80 RR terbesar yang lebih rnendatam sangat dibutuhkan sebelum sampai B-C terbesar untuk bunsa ? yo 5 1937 1307 1. g16 akan menunjuk pada alternatif proyek yang lainnya' yang lain dari Btc Blc* bemikian juga RR.. yaitu Rp g0.00 1.R.V.48 mulai ditingkatkan. baik itu berdasarkan B/c ataupun B-c. (Benefit'Cost) r17 I 16 Flubungan Manfaat-Biava Analisis Ekonomi Teknik l.- Bunga 5'% Biaya talrrrnan : RP 85-- proyek Cl mempunyai RR yang paling kecil diikuti Bl dan Al Marrfaat tahunan: RP I 26'- mempunyai RR yang paling besar.69 l. Tidak ada konsistensi antar tiga parameter (B/C.V.09 l. Keterangan (%) (Ro.dalam l0 rn"nit it ngliaya dan manfaat. Pertimbangan- pertimbangan lain yang menyangkut hasil analisis teknik. 1.l0 2t0 8 l0 2057 2377 0.63 pada bunga l0% menjadi negatif. yaiat 12 oh dalam keabsahannya pada 2. P.87 0. RR terbesar untuk Proyek Al.r.) (%l 5 I IU) 654 t.l3 t. akan menunjuk alternatif proyek Bunga Manfaat Biaya B-C R. Ada konsistensi RR terbesar B/C terbesar di proyek A1. 630 dan 451). yaitu : L . Perubahan bunga yang dipakai dapat l 188 1 188 l.B-C pada proyek Al masih positif. Walaupun demikian I{p l1)0{).54 270 t2 bunga menghitung parameter-parameter tersebut.36 tcrbesar untuk 5 % Proyek CI 7 2706 2496 1. p. Hal ini disebabkan untuk berdasarkan hasil dari analisis ekonomi teknik.) (Rp.32 320 t0 B-C terbesar un$k1 Yo 2. lalu diikuti proyek Bl dan terakhir B-C Rp 4l-- RR lO Yo dengan bunga llyo. B-C dan RR) dalam Hasil analisis manfaat dan biaya dengan bunga syo. B-c proyek cl langsung turun drastis bahkan B/C* t. pertimbangan l0 pada 674 594 l."teksi akhir dari alternatif-alternatif proyek yang dipilih' Proyek Bl 7 I 568 t248 1.7yo dan l}Yo seperti menunjukkan mana yang paling ekonomis dari beberapa alternatif tabel di bawah ini.25 t.vt 451 lrlcterbesar unfuk semua yang diindikasikan oleh B/C ataupun B-C' -S"ria*.28 Tiit B{ menlubahlilihan proyek. kelalyakan diperlukan dengan memasukkan unsur-unsur 4" Untuk B-C dengan bunga 5% proyek Cl yang terbesar lainnya yang mendukung kelayakan proyek' Untuk B-C dengan bunga 7Yo proyek B I yang terbesar Contoh 3 Untuk B-C dengan bunga l0% proyek Al yang terbesar Penyebabnya adalah dengan bunga yang kecil maka porsi biaya manfaat pada proyek Cl lebih dominan sehingga B-C menjadi yang Proyek A2 paling besar (lihat B-C:-730. Hal ini analisis manfaat biaya untuk proyek. Dengan demikian baik berlawanan dengan contoh pertama di mana hasilnya adalah maupunpemilikproyekdapatmelakukananalisislebihlanjut sebaliknya untuk bunga-bunga yang kecil. sosial dan ketiga proyek di atas (Al. Bl dan Cl) mempunyai biaya tahunan dan biaya manfaat konstan (handingkan dengan contoh l). Dari dua contoh di atas Kuiper menarik dua kesimpulan penting.84 jauh Dua contoh terakhir di bawah ini akan menunjukkan lebih ketidak-konsistenan antar parameter (B/C' B/C*' B-C Dari tabel di atas dapat disimpulkan: dan RR)' Tujuannya adalah untuk mengkonfirmasikan p'ra perencana bahwa l.

ll8 Hubun gan ]r{anfgst-Biava (Benefi t-Cost) ll9

Proyek 82 Proyek 83
Rp It)00.- Bunga . 5 9'o Rp Ii)00.-
Binya tahunan Rp 265,- I Bunga : 5 %o

:
jI Manfaat tahunan Rp 365.- I

I
Biaya tahunan
Manfaat tahunan ;
Rp 265.-
Rp 365.-
B/C l.i8
B/C 1.38
p B/C* 2.54
B/C* 2.54
B-C Rp 100,- B-C Rp 100,-
30 tahun RR 16 ot'u o/a
RR l6
nranlaat
365.

Dari dua alternatif itu proyek 82 kemungkinan besar akan dipilih Pada contoh ini proyek ,A'3 membutuhkan investasi yang besar (Rp
dengan parameter-parameter: B-C adalah Rp 100,- dibandingkan dengan 10.000.-) tapi tidak diperlukan O & P, sedangkan proyek 83 investasi
Rp 41,-, juga RR l6% dibandingkan dengan l0%. Walaupun demikian kecil (Rp 1000.-) tapi diperlukan setiap tahunnya O & P yang besar (Rp
B/C proyek A2 lebih besar, yairu 1.48 dibandingkan dengan B/C proyek 200,-). Parameter B/C* ataupun RR dari proyek 83 jauh lebih besar dari
'B2yang hanya 1.38; Tetapi hal ini ditangkis dengan B/C+ pada proyek proyek A.3 disebabkan oleh rasio antara manfaat dengan biaya modal
B2 yang lebih besar, yaifi 2.54 dibandingkan BIC* pada proyek A2 (berdasarkan analisis keadaan sekaranglpresent value) dengan tidak
yang hanya 1.63. memasukkan unsur O dan P.

Bila kedua alternatif proyek berada pada daerah di mana ada kelebihan Bila berdasar pada adanva investasi siap pakai berapapun besarnya maka
tenaga kerja, dan biaya O & P pada proyek 82 lebih banyak untuk proyek A3 akan lebih baik dipilih mengingat besarnya B-C per tahun
membiayai tenaga kerja tersebut maka proyek 82 akan lebih menarik. (Rp 550) yang diperoleh dibandingkan B-C proyek 83, tanpa melihat
Umumnya di negara-negara berkembang seperti di Indonesia sumber parameter B/C, B/C* maupun RR yang ada. Pada kondisi investasi yang
daya manusia lebih murah dibandingkan dengan negara-negara maju terbatas maka proyek 83 akan lebih baik dipilih.
maka direkomendasikan untuk memilih proyek 82.
Dari sini terlihat bahwa perhitungan bila hanya berdasar pada parameter-
parameter tersebut tidak cukup untuk mengambil keputusan pemilihan
Contoh 4
proyek. Parameter harus dikaji ulang dengan kondisi yang lain.
Pada contoh 3 dan 4 dapat ditemukan parameter B/C* dan RR yang
Proyek A.3
menentukan suatu pilihan yang sama dari alternatif yang ada. Sekilas
Proyek A2 pandang hal ini tampaknya cukup rational. Bila kita mengurangkan
Rp't0.000,- Bunga : 5o/"
unsur O & P dari manfaat tahunan, hanya ada pemasukan tunai tahunan
Biaya tahunan : Rp. 650,-
Manfaattahunan : Rp 1200,. (annual cash income) yang harus dibandingkan dengan biaya modal.
BlC : 1.85
Dari Perhitungan B/C* yang merupakan rasio antara pemasukan tunai
B/C* : 1.85
B-C : Rp 550,- tahunan dengan jumlah unsur bunga dan depresiasi, seakan-akan kita
RR : lOYo dapatkan sifat yang mirip dengan RR artinya B/C* dan RR menunjuk
alternatif yang sama. Untuk suatu kasus tertentu ini dapat terjadi. Tapi
umumnya hal ini tidak selalu demikian. Pada contoh I untuk bunga

l2O Analisis Ekonomi Telmik I{ubuoganlltanfq?t'Biava (Benefrt'Cost) t2l

sebesar 3o/o, parameter B/C* menunjuk proyek C dan parameter RR Contoh Perhitungan
menunjuk proyek A.
Tabeldibawahinimerupakanusulansuatuproyekpeningkatandaerah
berapa besarnya
9.5. Penentuan Manfaat irigasi seluas 10.000 ha. bari tabel ini diminta mencari
(B/c).
Manfaat dari suatu proyek dapat diklasifikasikan menjadi: seisih manfaat dan biaya (B-C) dan ratio manfaat dan biaya
L Manfaat langsung: yaitu manfaat yang langsung dapat diperoleh dari
suatu proyek
Contohnya: - pembangunan PLTA menghasilkan listrik
-
pembangunan jalan tol
-
perlindungan daerah terhadap banjir.
Petemal(an (urnur *)
2. Manfaat tidak langsung: Mesin-mesin (umur l0 tahun)
Contohnya: -
pembuatan suatu jembatan yang membuat suatu bangunan (umur 40 tahun)
Perbaikan tanah (umur -)
daerah menjadi berkembang industrinya
Pekerjaan irigasi (umur 50 tahun)
- karena PLTA yang dibangun di suatu daerah, maka,
tingkat pendapatan pemerintah dari pajak jadi 800,000 1,600,000
Pcnjualan ternak
meningkat. Penjualan susu 300,000 700,000
3. Manfaat nyata (tangible benefit): yaitu manfaat nyata yang dapat 400,000 600,000
Penjualan gula dan jagung
300,000
diukur dalam bentuk suatu nilai uang. Penjualan rumPut makanan temak
2s0,000
Pembayaran untuk air irigasi
4. manfaat tidak nyata (intangible benefit) Pembayaran untuk biaYa Penanian t00,000 200,000
50.000 1 50,000
Contohnya: - perasaan aman terhadap banjir sesudah adanya proyek Sewa tenaga kerja
80,000
pengendalian banjir

Manfaat tidak langsung merupakan phenomenom yang kontroversial. Bila I
petak biaya hidup untuk satu keluarga
: $ 2500 maka analisis
karena manfaat ini menurut Kuiper sangat sulit untuk ditentukan sehingga menjadi sepertitabel di bawah ini:
dalam perhitungannya akan muncul pilihan yang berubah-ubah. Di
samping itu orang dapat berargumentasi bahua setiap investasi baik itu
Scbclum irigasi Sesudah irigesi
dari pemerintah, masyarakat maupun swasta, mempunvai manfaat tidak 5Yo 5 o/o
Bunga komersil 50
langsung. Oleh sebab itu manfaat tidak langsung tidak dapat mendukung lumlah netak l0
(os+o.r+o.l) L500.ooo (1,6+0,7+0,6+0,3) J.zuu.uuu
proses analisis ekonomi proyek untuk menentukan yang paling ekonomis Pcodrprtro iuta -
iuta=
dari beberapa alternatif. Berdasar hal di atas dan alasan-alasan lain U.S. .[iiriG''g.,*ubirye lu).(ruu
Pcrtsrirn
Inter-Agency Committe on Vl/ater Resources (1958) menyimpulkan Finencid:
25.000 50.000
- Pct€rnakan (umur -) 5 %
bahwa dari pandangan publik secara nasional, manfaat tidak langsung - Mesin-mcsin ( l0 thn) | 2'95 % 181.300 271.950
29.150 8 r.620
mempunyai arti yang kecil dalam memformulasi-kan proyek ataupun - Bangunan (40 tahun) 5.83 % 30.000
- Perbaikan tanah (umur -)
justifikasi ekonomi. - Sewa Pekerja 50.000
t--lulio- l 50.000
'
* 25.000 + 1 50.000 + %)t1_9 -
- tliaya hiduP kcluarga 2500
Uraian berikut han.va nrenfokuskan pada manfaat langsung yang nlrata. petak
1.0tt9.s50 2.266.430
Ircndrpetn n
Dengan contoh perhitungan seperti di bawah ini diharapkan dapat t.l 76.ltlt0

mempe{elas penentuan manfaat suatu proyek.

19.) Analisis Ekonomi Teknik Hubungan Manfaat'Fiava (Benefrt'Cost\ 123

Seringkali pula terjadi bahwa adanya suatu proyek tidak didasarkan
Bieys Model Pelaksanaan
Irigasi = 4lll analisis di atas tetapi tergantung pula dari kebijakan penguasa negara,
Biaya Tahunen : baik menyangkut aspek politik, sosial serta kondisi ekonomi negara'
untuk yang pertama secara implisit sering ditemukan pada suatu jenis
- Bunga: 5 7o 200.000
- Depresiasi : 0.478lo t9.t20
-O&Puntukirigasi 80.000 + proyek tertentu, di mana walaupun hasil studi menyatakan proyek tidak
Total BiaYe'I'ehunan 299.120 iayak, tetapi disebabkan oleh kebijakan politik dari penguasa maka
pioyek tetap ditatcsanakan. Tertang aspek sosial dikatakan oleh Kadariah
akk. (rqzt) bahwa proyek memberikan dan menghasilkan pengembalian
Jadi selisih manfaat (pendapatan) dan biaya (B-C) :
sosial atau social return terhadap pemerintah dan masyarakat. Untuk
1. I 76.880 - 299.120: Rp. 877.780,- riilnya tolok ukur aspek sosial ini sangat sulit karena bersifat intangible
Ratio manfaat dan biaya (BiC) : sehingga nilainya tidak dapat dikonversikan ke suatu nilai uang.
1.176.8801299.120 :3,93 umumnya sudut pandang rekayasa dan kajian aspek sosial ini
memberikan hasil yang berupa kecenderungan (Gany, 1992). Mungkin
yang bisa dilihat adalah bahwa dengan adanya suatu proyek pada suatu
Dari contoh di atas dapat dilihat bahwa dengan adanya peningkatan daerah maka akan menaikkan pendapatan masyarakat setempat, rasa
irigasi di suatu daerah akan mendorong kegiatan lain untuk dikembang- keamanan yang lebih besar dan rasa kenyamanan. Tetapi yang jelas,
kan juga. Adanya peningkatan irigasi ini secara kuantitatif memberikan aspek sosial ini bila dilihat, dikaji dan dianalisis secara mendetail, akan
kontribusi kenaikan manfaat (lihat tabel sebelum dan sesudah adanya mirupakan parameter ataupun uraian yang keluarannya (output) bersifat
irigasi). Untuk nilai jual tanah, walaupun tidak merupakan parameter kualitatif. Di samping hal tersebut diyakini oleh para pakar yang terkait,
untuk perhitungan manfaat (B) dan biaya (C), namun dapat dipakai khususnya di dalam rekayasa sosial seperti yang diungkap salah satu
sebagai indikator bahwa manfaat adanya irigasi membuat daerah itu pakar, C. Parret (1973) dari Montana Department of Natural Resources
menjadi lebih bernilai (nilaijual tanahnya menjadi meningkat). and Conservation, Amerika Serikat, bahwa aspek sosial ini memberikan
kontribusi terbesar terhadap suatu sasaran dan tujuan yang diinginkan
9.5 Pemilihan Alternatif dalam rekayasa pembangunan dibandingkan dengan aspek teknisnya.
Karena akhirnya terpulang bahwa segala rekayasa pembangunan pada
Di dalam Bab Pendahuluan sudah dijelaskan tentang analisis
hakikatnya adalah dari, oleh dan untuk masyarakat, sehingga peran serta
kelayakan suatu proyek yang kajiannya terdiri dari:
masyarakat baik secara aktif maupun pasif ataupun secara langsung
Analisis Teknis, maupun tidak langsung, merupakan salah satu modal dasar
Analisis Ekonomi, pembangunan.
Analisis Sosial,
Terhadap ekonomi nasional suatu negara; walaupun suatu proyek
Analisi Lingkungan (AMDAL).
tidak layak tetapi tetap dilaksanakan karena dianggap proyek tersebut
(walaupun tidak layak) akan memberikan akibat ataupun dampak
Masing-masing analisis akan memberikan parameter penilaian yang terhadap stimulasi aktivitas kegiatan ekonomi yang lain, memberikan
akhirnya akan mengungkapkan bahwa berdasar keempat analisis itu kesempatan tambahan lapangan pekerjaan dan lain sebagainya. Pada
akan memberikan solusi proyek tersebut, layak atau tidak layak. Ke- dasarnya aspek sosial dan aspek ekonomi negsra merupakan suatu kajian
empat analisis ini merupakan standar baku yang harus dilaksanakan dan uraian yang sangat banyak dan di luar lingkup buku ini. Pada uraian
terhadap kajian kelayakan suatu proyek. selanjutnya yang hanya akan dikaji dari sudut pandang ekonomi teknik.

namun manfaat terbesar diimbangi pula dengan biaya yang besar. 2. 7 Milyard dengan gans di mana B/C : I biaya Rp. artinya.3 Milyard. menyimpulkan bahwa antar parameter tidak dapat memberikan keluaran nilai yang konsisten.1 Milyard. 2. menunjukkan lokasi untuk kan. 1.6 Dari gambar di atas ada tiga alternatif proyek yang diusulkan yaitu Milyard (yaitu sama dengan biaya untuk proyek B) maka pada kondisi proyek A. yaitu garis 0S. Proyek A mempunyai nilai manfaatnya sebesar Rp. namun dengan catatan bahwa kondisi modal yang ada adalah cukup. B/c. 1971): juga terbesar. proyek B yang paling baik dipilih. Dengan demikian dalam hal ini proyek B lebih baik untuk dipilih. ke proyek B maka dapat terlihat bahwa kenaikan manfaat lebih besar dari kenaikan biaya yaitu kenaikan manfaat dari Rp. maka yang dipilih ialah proyek yang 4.4 Milyard dengan biaya yang dibutuhkan Rp.4 Milyard hanya dibutuhkan biaya tambahan Rp. -----> biaya (Rp. 8.4 Milyard) dibandingkan dengan tambahan biaya dariRp. untuk proyek dengan B/C terbesar. (nol) terhadap sumbu x. Proyek B mempunyai B-C yang terbesar dan proyek C Ketersediaan/kemampuan modal dari para investor. 7 Milyard dan biaya Rp.ii mempunyaiB-C (net beneJits) yang terbesar.9. mempunyai B/C yang terbesar. 8. RR yang disenai contoh perhitungannya. Dari uraian di atas maka dari ketiga alternatif. tetapi bila kita beralih dari proyek C menentukan pemilihan alternatif proyek yang akan dipilih. 9.6 Milyard). 3 Milyard dan biaya Rp. Dalam hal ini dapat disimpulkan bahwa bila modal yang ada dapat memenuhi berapapun besarnya investasi yang diperlukan proyek. Dengan kata lain.7 Milyard (= Rp. sedangkan proyek B mempunyai manfaat sebesar Rp. dengan memilih proyek B maka untuk mendapatkan tambahan kenaikan manfaat Rp. Bila kita beralih menuju proyek A di mana dari ketiga alternatif manfaatnya paling besar. sedangkan garis 0R menunjukkan lokasi Tingkat suku bunga yang tepat.4 Milyard dan biaya Rp.6 Milyard. berapapun besarnya investasi akan dapat dipenuhi. B/c* dan Proyek B : manfaat Rp. proyek di mana B/Cnya = l. B dan C: ini akan lebih baik bila dibuat tiga jenis proyek C dengan kondisi sebagai berikut: . yang dipakai daiam analisis ekonomi teknik adalah B-c. 1. Ilustrasi contoh di bawah ini diharapkan dapat memberikan Dari ketiga alternatif mana yang dipilih? Bila dimulai dari proyek C gambaran bagaimana ketersediaan modal dan proyek yang dipakai untuk maka kita melihat B/C nya terbesar.6 Milyard.1 Milyard. dan garis PQ menunjukkan lokasi untuk proyek dengan B-C terbesar. I milyard menjadi Rp. Garis dengan sudut 45' dari angka 0 Ketersediaan/kemarnpuan proyek yang akan dibangunidikembang. 2. (Benefit'Cost) 125 124 Analisis Ekonomi Teknik Hubungan Manfaat'Biaya Didalam bab sebelumnya sudat dijelaskan parameter-parameter Proyek A : manfaat Rp. Hal yang perlu dipertimbangkan dalam kaitan Proyek A mempunyai manfaat yang terbesar walaupun biayanya dengan ka"iian parameter di atas adalah (Kuiper. 3 milyard menjadi Rp. mllyard) Bagaimana kalau modal terbatas? Bila modalnya hanya Rp. 1 Milyard. Kajian parameter-parameter itu Proyek C : manfaat Rp.6 Milyard (: Rp.

Dalam hal ini bukan unsur modal lagi yang 10.tzf. 7 Milyard. Proyek C3 manfaat Rp. Pada bab berikut ini akan an kelayakan dan evaluasi suatu proyek dengan berbagai cara analisis- dijelaskan bagaimana memilih bunga yang tepat dalam penentuan nya dapat dipahami. Seseorang mengatakan bahwa Rate of Return pada suatu proyek adalah 20Yo (misalnya) atau pada proyek lainnya perbandingan manfaat dan biaya (ratio B/C) adalah 2.1 Pemilihan Bunga perlu dipertimbangkan tetapi kemampuan proyek yang ada (the Pada Bab I telah dijelaskan pengertian bunga dan jenisnya. atau tidak. 7. penjelasan dan contoh-conyoh perhitungan Uraian di atas memakai asumsi bahwa bunga yang dipakai sudah tersebut maka diharapkan konsep dasar analisis ekonomi untuk penentu- tepat ditinjau dari sisi analisis ekonomi teknik. harus dilihat apakah tambahan biayanya lebih besar dari biaya modal yang ada. I Milyard. Artinya.Rp. 3 Milyard dan biaya Rp. sehingga untuk total ketiga proyek C ini manfaatnya Rp.6 Milyard. yaitu availability of project). PEMILIHAN BUNGA Untuk kondisi di mana proyek C yang akan dibuat maka harus DAN PENGARUH INFLASI diperhatikan pula bagaimana bila proyek akan diperbesar menjadi proyek B.6 Milyard di mana dibandingkan dengan biaya yang sama untuk proyek B manfaatnya hanya Rp. Jadi walaupun kondisi modalnya terbatas perlu dipikirkan kondisi masa yang akan datang di mana pada saat yang akan datang ini modal bisa memenuhi tambahan biaya yang cukup untuk perluasan proyek. maka hasil analisis dan kajian ekonomi tekniknya harus . bunga yang berlipat.8 Milyard dan biaya. tingkat bunga nominal dan tingkat dipikirkan proyek yang dibuat itu dapat dan siap untuk dikembangkan bun ga efektif d i sertai dengan contoh perhitun gannya. Proyek C2 mNffaat Rp. 3 Milyard dan biaya Rp. khususnya bagi para praktisi yang berkecimpung alternatif proyek yang akan dipilih disertai juga bagaimana inflasi dalam rekayasa pembangunan yang dikaitkan dengan analisis ekonomi- berpengaruh pada bunga yang dipilih tersebut. Analisis Ekonomi Teknik Proyek Cl manfaat Rp. Dengan melihat uraian. Dalam hal ini harus diketahui berapa tingkat suku bunga yang dipakai sebagai dasar analisisnya karena dengan tingkat suku bunga yang berbeda. I Milyard.0. nya. 1. Yang menjadi masalah pada setiap analisis ekonomi adalah apakah bunga yang dipakai sudah tepat dikaitkan dengan suatu jangka periode tertentu (umur proyek) karena telah diketahui bahwa bunga sangat berpengaruh (bahkan biasanya memberikan kontribusi yang besar) terhadap kajian ekonomi teknik suatu proyek. Dari uraian di atas dapat ditarik kesimpulan apabila modal terbatas maka proyek yang terpilih adalah proyek dengan rasio B/C yang terbesar. Jadi pada awal perencanaan sudah harus bunga biasa.8 Milyard dengan biaya 2.

faktor risiko dan kondisi tingkat suku bunganya akan berkisar sesuai dengan tingkat suku bunga inflasi di waktu yang akan datang.ll 80 'orio" J 2472 I 392 . 7 t6t8 1248 .C R.69 t2 bunga semui Proyek 500 5 I 105 654 451 bunga. kemampuan modal. 'oiI iiti.1911.77 tingkat suku bunga ini tergantung dari faktor risiko yang dimiliki oleh Proyek t000 5 1937 I 307 . yaitu: dalam anaiisis ekonomi teknik untuk pemilihan alternatif' Laju bunga di pasaran bebas (free market interest rates) Laju bunga yang disubsidi (szDsrdised interest rotes) Bilamana suatu proyek akan direncanakan untuk suatu periode tertentu.) (%) ztoz /0 menaikkan tingkat suku bunga.09 210 l0 2057 2377 .96 340 penurunan nilai mata uang maka bunga yang dipakai sebagai dasar Proyek | 000 5 t927 I 307 . B/C terbesar untuk Faktor risiko juga turut berperan dalam menentukan laju suku 3 1406 696 . Kondisi modal terbatas akan secara implisit (Rrr) (%\ (Rn. maka studi analisis ekonomi teknik lebih baik dilakukan dengan memakai beberapa tingkat oleh pihak investor. Karena CI 7 2706 24 .28 730 I Yang terakhir mempengaruhi laju bunga ialah inflasi. Kondisi di atas akan mempengaruhi Prcycl t000 3 5 I 887 t5. yang dilaksanakan.47 620 8 C 7 t 4l8 I 248 .. Tetapi di lain pihak. Laju bunga yang disubsidi ini biasanya tidak dipakai bunga yang harus diketahui.2.) (RD. B/C dan RR yang Pada saat pertumbuhan ekonomi suatu negara sedang naik dengan dijadikan dasar kelayakan ekonomi suatu proyek. 3 4274 -'ficn . Lebih lanjut dikatakan bahwa laju bunga ini dipengaruhi suku bunga yang kira-kira nantinya di pasaran perdagangan bebas oleh kebutuhan modal. Tabel ini merupakan hasil contoh- pada kondisi pertumbuhan ekonomi yang rendah maka pembangunan contoh soal yang dijelaskan di Bab IX.. maka permintaan kebutuhan modal untuk Di bawah ini akan diuraikan bagaimana memilih bunga yang tepat pembangunan proyek di segala bidang akan besar. Kemampuan modal juga turut berperan karena kondisi pertumbuhan ekonomi yang tinggi menyebabkan permintaan lnvesttsr Awal Runga t.R Kcterangan modal yang besar. bahkan dari pemerintah.6J . Diaya B/C B. kondisi yang stabil sehingga suatu investasi akan menghasilkan nilai keuntungan yang tinggi.43 270 dengan bunga tinggi sedangkan yang lainnya lebih rendah. Besarnya t0 614 594 . untuk berbagai alternatif proyek. atau aktivitas ekonomi lainnya akan lesu sehingga permintaan modalpun juga akan berkurang. dengan berbagai t0 I t88 It88 . rendah dari yang ada di pasaran.87 secara implisit inflasi adalah kenaikan harga barang-barang atau 3 2731 -'iigi .30 370 B{ tcrbesar [ntuk bunga 7ol l0 r3r8 r t88 .t t30 gltt !$e1. Hal ini perlu dilakukan karena perubahan tingkat suku bunga akan mengubah pula parameter B-C. t0 913 I 188 79 Penjelasan tentang pengaruh inflasi akan dijelaskan pada sub-bab 10.v_ Manfaal P. Biasanya didapatkan dalam bentuk pinjaman lunak baik di suatu negara maupun pinjaman yang bersifat Kuiper (1971) menyebutkan bahwa ada dila macam tingkat suku internasional. Untuk meminjam sejumlah uang.25 320 orang atau perusahaan swasta.JZ I307 .t4 170 analisis perhitungan harus juga memasukkan unsur inflasi ini..jj' 490 I|-C terbcsar untuk 3 7o dar Proyek 2000 5 1344 2614 .V.44 ll 580 t2 tingkat suku bunga yang berlaku (komersil). seseorang berani meminjam nl 1 894 624 .48 630 l0 7 I 568 1248 . swasta ataupun pemerintah dalam pembangunan suatu proyek.00 0 dasar pertimbangan yang dimiliki oleh masing-masing peminjam.128 Analisis Ekonomi Teknik Pemilihan Bunga dan Pettsanth luflnsi dievaluasi lagi ataupun di-review sehingga pada akhirnya hasil Laju bunga yang disubsidi umumnya merupakan bunga yang lebih keluarannya sudah benar-benar memakai bunga yang tepat. dan pada saat perencanaan yang diperkirakan akan dipengaruhi Laju bunga di pasaran bebas adalah sesuatu yang harus dibayarkan faktor eksternal (seperti yang diuraikan di atas). .

Jelas dapat diketahui bahwa dengan tingkat suku bunga 9o/o maka proyek A. Jadi merupakan alasan yang logis mengapa kedua proyek ini tidak dipilih.. Urutan prioritasnya adalah Al lalu A2 dan Bt (pembaca dipersilahkan untuk menghitung urutan prioritas ini dengan tingkat suku bunga 9%). 20.- dibangun dengan kondisi bunga yang berbeda-beda. Berdasarkan hal di atas. Bl. . Al. Suku bunga komersil 9Yo pada kondisi ini dapat disebutkan 126 - merupakan batas laju pengembalian (Marginol Internal Rate of Return) yang didefinisikan sebagai suatu tingkat discount di mana modal yang Proyek Cl ada dimanfaatkan untuk pembiayaan suatu proyek dengan kondisi Itp 2(l(X) . Modal tak terbatas Suku bunga komersil yang berlaku adalah 9%o fiuga merupakan marginal rate of return). Proyek A1 Cl dan C di atas akan diuraikan bagaimana memilih proyek yang akan Itp 5(X). sedangkan untuk proyek Cl dan C tidak rrralillrlt dibangun.130 Analisis Ekonomi Telarik Pemililran Btrnga dan pengaruh Inflasi l3l Proyek A Proyek C Rn l()00. Kondisi I Bilamana suatu investor (baik itu pemerintah ataupun swasta) mempunyai usulan lima jenis proyek di atas dengan kondisi sebagai Proyek Bl berikut: Rp 100{).. O&PRp-l{). Al dan Bl. ei dan 81 memiliki nilai B/C lebih besar dari I atau B-C mempunyai nilai positif. pemilihan proyek akan menunjuk pada l0 tahrur proyek A. Tetapi dari proyek Cl dan C akan dihasilkan sebaliknya.- Rp.- Berdasarkan tabel dan diagram-diagram untuk proyek A. manfaat adalah sama dengan atau lebih besar dari biaya (B/C > l).

Al. . A dan Al.2 Pengaruh Inflasi Bilamana suatu investor (baik itu pemerintah ataupun swasta) Sampai saat semua yang diuraikan analisis ekonomi teknik di ini mempunyai usulan lima jenis proyek di atas dengan kondisi sebagai mana pengaruh inflasi tidak (belum) dimasukkan sebagai parameter berikut: yang mempengaruhi tingkat suku bunga yang dipakai' Modal tak terbatas Inflasimerupakanfaktoryangmenyebabkannilaimatauangturun Suku bunga komersil yang berlaku adalah 5oh Quga merupakan dan menyebabkan kenaikan harga barang. tetapi Kondisi III merupakan suatu variabel yang diketahui' Bilamana suatu investor (baik itu pemerintah ataupun swasta) Prinsip perhitungan pengaruh inflasi terhadap bunga adalah: mempunyai usulan lima jenis proyek di atas dengan kondisi sebagai berikut: Tingkat suku bunga komersil dikurangi inflasi sama dengan tingkat suku bunga yang sesungguhnYa. Dua cara memberikan hasil yang sama namun cara yang ini pertama lebih mudah karena analisisnya hanya mengubah tingkat suku fungu yang berlaku menjadi tingkat bunga yang sesungguhnya' Bila dipakai yung kedua maka semua nilai dari parameter. manfaat yang paling awal (pada contoh Iima proyek di atas adalah proyek A). Urutan prioritasnya adalah Cl. C.u . Urutan prioritasnya adalah memakai tingkat suku bunga komersil yang berlaku tetapi dengan proyek A. kenaikan yang bertahap (biasanya berdasar annual Dasis) untuk Dalam hal ini untuk berbagai kondisi juga harus dipertimbangkan semua harga barang atau jasa yang besarnya sama dengan tingkat proyek-proyek yang pada seluruh periode waktunya memberikan inflasinya.730. karena umumnya nilai RR nya adalah juga besar.nalisis likonomi Teknik Kondisi II 10.370. 81.-. Walaupun suku bunga 5olo menunjuk proyek Cl memakai tingkat suku bunga yang sesungguhnya yang dianggap tetap namun karena lebih baik memakai marginal rate of return yang lebih selama periode proyek yang direncanakan' besar maka proyek A tetap lebih baik. Analisisnya dapat dilakukan dengan dua cara' sebesar Rp. perbandingan kenaikan atau prosentase Pada kondisi ini parameter B-C akan lebih penting dibandingkan kenaikan harga semua jenis barang merupakan hal yang random' dengan parameter B/C.r32 A. variabel "u. Sangat sulit untuk mengukur marginal rate of return) inflasiyangtepatkarenakenaikanhargabarangataujasatersebuttidak seragam. D"ngun kata lain. Dalam analisis ' teknik tidak dibahas bagaimana menganalis dan menghitungnya.81. Cl dan C."n[fuii dan menganalisis inflasi ini secara detail' pembaca ekonomi dipelsilarrran untuk mempelajari ilmu ekonomi. Modal terbatas Suku bunga komersil yang berlaku adalah 5oZ inflasinya Marginol rate of return adalah 7oh Misalkan tingkat suku bunga yang berlaku adalah l0%o dan 3o/o maka tingkat suku bunga yang sesungguhnya (the real interest) yaitu: Pada kondisi ini maka yang dipilih adalah proyek A dengan B-C adalah 7%. Dalam hal ini proyek yang pertama-tama akan dipilih pada kondisi marginal rate of return ini adalah proyek C1 yang Uraiantentangpengaruhinflasipadasub.-) dibandingkan dengan pada suatu angka influsiyang pasti pada suatu periode yang dipakai sebagai parameter yang mempengaruhi tingkat suku bunga' Bila ingin keempat proyek lainnya.babiniberkonsentrasi menghasilkan nilai B-C terbesar (Rp.

2 Milyard pada akhir tahun pertama dan akan naik sesuai dengan laju inflasi. mulai dari awal umur proyek (saat J-u-z+:-+-+r jalan tol beroperasi) setiap tahunnya dengan bunga l0oZ dari suatu RRts% t: bank. 100 milvard a adalah pinjaman yang harus dikembalikan setiap tahunnya. I 1. .067 Milyard O & P.248. 8. 8. 100 Milyard. Pembelian dan Penjualan Tanah dengan laju inflasi yang berlaku.067 M + 2M: Rp. pajak dan asuransinya adalah Rp. Pembangunan Jalan Tol Jawab: Sebuah perusahaan BUMN yang mengelola sebuah jalan tol selama dua puluh tahun.134 Analisis Ekonomi Teknik Pemilihan Bunga dan pengaruh Inflasi lt ataupun konstanta yang dipakai harus disesuaikan (dinaikkan) sesuai Contoh 2. 9.20): Rp. mengembalikan uang pinjaman sebesar Rp. pajak dan asuransi pada akhir tahun pertama : Rp.718 : Rp.718 M Karena pengaruh inflasi sebesar 4 %o maka pendapatan tahunan untuk memenuhi pengembalian modal apadaakhir tahun pertama adalah: : 1. 2 Milyard.20. juta Berapakah pemasukan kotor dari tol yang harus didapat pada tahun pertama? Jawab: injaman Rp. Inflasi yang berlaku selama umur proyek adalah 4o/o.100 juta. 100 juta Milyard untuk biaya pembangunan.6. Jadi pendapatan kotor untuk akhir tahun pertama : 9. Besarnya a : 100 Milyard (NP. Operasi inflasi 5 % pemeliharaan. ia Seseorang membeli tanah seharga Rp. Karena sudah menggunakan tingkat bunga yang sesungguhnya maka a merupakan pengembalian yang konstan setiap tahun sepanjang 20 tahun untuk pengembalian pinjaman sebesar Rp. Dengan harga berapa tanah itu harus dijual? Contoh Soal 1.5) = Rp. 100 Beli Rp.04 * Rp. Tarip tol akan Tanah itu harus dijual dengan harga = 100 juta (F/P.3 Contoh Soal Pengaruh Inflasi aaaun 5% pertahunnya.067 Milyard. Lima tahun kemudian ingin meijual dengan tanah tersebut dengan RR 15%' Tingkat inflasinya 10.8 naik setiap tahunnya sesuai dengan laju tingkat inflasi yang berlaku.

9 halaman 5 . Pengantar Evaluasi Proyek. Ir. Badan Penerbit Pekerjaan Umum Departemen Pekerjaan Umum. Taiwan. New Jersey 07632. 1978. West. Marsudi Joyowiyono. William F. FX. Lembaga Penyelidikan . Ekonomi Teloik . Inc. Dr. Kahl and Thomas M. Riggs. A. Kai Fa Book Company. Rekayasa Sosial (Social Engineering) Dalam Pembangunan Pengairan. L. Hydraulic Engineering and the Environment. James. Prs Studi Kelayakan Ja I an 7'o I S e mar an g. Proceeding of the 21st Annual Hydraulics Division Specialty Conference. McGraw-Hill Ryerson Limited. Published by American Society of Civil Engineers. 1989. Laporan Akh ir. Flood Plain Management in Montana. Lien Karlina dan Clive Gray. Taipei. Kadariah. 1984. Principles of Water Resources Planning. Prentice-Hall .DAFTAR PUSTAKA Alvin S. Engineering Economics. Program Perencanaan Nasional. 1983.. Hafied A. Charles Parret. Gany. Englewood Cliffs. lr. Montana. Goodman. 15 Fakultas Teknik Universitas Diponegoro.B oyo I al i ..Jilid I dan 2. Jurnal Informasi Telcnik. 1992. Montana State University Bozeman.Rentz. 1986. United States of America. 1973. Alfred L.S ol o. First Canadian Edition. No.

Engineering Press. Patrick I. Denpasar. Butterworths. Wakely. Newman.. D. E.G. Fabrycky. Ames. USA. Bali. Ray K.. World Bank. 1971. G. Cetakan kedua. W. H. 1989. and Thuesen. Teknik Sumber Drya Air . USA. and Franzini. A Contribution to the International Drinking Water Supply and Sanitation Decade.J. "Seminar for Professional Development.. Le Groupe Aflr International.Indonesia. Water Supply and Sanitation. Engineering Economy. John M. FAKTOR BUNGA PADA London. Engineering P lanning and Technolog. Kalbermatten. Alih Bahasa Djoko Sasongko. Julius. 3 Week Intensive Course. Harmut and Mumtaz Babar. Pedomon dan Kriteria Perencanaan dan Perencanaan Teloik untuk Sungai dan Pengendalian Banjir. Schmetzer. DeAnne S.fo. Applied Systems Analysis. McGraw-Hill Publishing Company. 1977.. Thuesen. England.W.. Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia.J. Joseph 8. 1990. Charles G.Iowa. Engineering Economics.. Urban Housing Strategies... Education and Realization Pitman Publishing. Iowa State University Press.. Kuiper. 1973. Smith. Engineering Economy. Jakarta.Jilid I dan 2. E.. 2 nd ed. 1976. Engineering Economic Analysis. Management. 1980.. BUNGA KOMPON Kuiper.G. Ca. Water Sector.. 1989. San Jose. G. Prentice-Hall. Ilater Resources Projects Economics. and Gtnnerson. Pengairan Departemen Pekerjaan Umum.138 Analisis Ekonomi Teknik Ekonomi dan Masyarakat. 1994. Richard de Neufuille.Appropriate Technologt . Znd ed. Publikasi PPN Serie 012. 1980. Penerbit Erlangga. Technicol and Economic Option . Alih Bahasa Fakultas Teknik Universitas Gajah Mada dan Direktorat Sungai Ditjen. Linsley. .

4 t4 0.043E7 29.lJ62t2 o.450 3 TABEL I. n-nl {e7 ]'R ZRl (--nro ll t2 I ? 2 tahun yang akan datang = 1 .U /OgU t4. I Jrl 3 l4 .4JUJ 0.000 0. r.UJJ /J 38.00636 0. Future Value dari Annual 6 .o4 ttJ l 269.J66t 0.: (pA.2|J4 u.V.852 4.010 u.Ut0 t.017 7.dJor.JJOUZ 03410.n) 6.795 2b T]NIT ]'AHUNAN .608C 0.iyo.472 9.00993 llotg93 100. to 0.05805 2U.286 q369 6. T.ot o. : (PE.173 u.tJz3 2J lo/o 26 _295 o.5237 0.Z5Z U.JOU 6.99Ut I.H\F C.uzvvu 0.6d6 UU Rp. untuk rumus No I .05542 O. TABEL 1.: (F/P.526 22. J.24 U.16{ lvo U.U 0.02s5I 64.140 Analisis El<onomi Tekrik Iamoiran 141 Dari Rumus No.'I3r U.02224 81.05u9u 0.6T2 )4.010 0.0669U U.0J541 u.00822 -[.02768 0.Jv6 U 2.04)41 2E.6m 44.)oz l.0E645 0. P.6)za o.03768 J6.IUI 4.t.z4bta o.EZ zJ. untuk rumus no 4.U44 u.23: 0.652 lt 5. lJ3 26.UJU T. FAKTOR BUNGA PADA BUNGA KOMPON TAHUNAN T I UNIT I Future Value (harga y.2s8 mi03 34 o.R.0964s I I .066 29 h F. f .050E6 24.645 0.E6 t: 9.72E -T])-8t -1. Capital Recoverry (pemasukkan kembali modal) u.02046 tr-trJU4tl 48.UIU r3m- 3.iyo.0155 I 0. FAKTOR BTINGA PADA BTJNGA KOMPON 24 .J.V.0t000 1.o5794 o.U /UU) O.UIJ /J 72.4uE4 0. 0.0955E T-10558 l07j6.66U I 23 .'720 0.03990 .JUU u. : (AF.UO) 5 Notasi penggunaan tabel I untuk : t6 .449 0.869 27.2567E 4.u9 J.914. /u)! r J) 417 0. t9)4 U.r. P-V S.L 32.7tE 6 l.t+I )) 60 L3I7 0.I%0.93i 4't.i 0.03667 J 1.q19 57. 1000. 2 tahun kemudian IU 2.lb44 u.tJ4245 JU.U4O il. t4tt 0. untuk rumus no 2.vq6uJ 0.0luuu ) I .o7z4l 0.UOU 3.04542 T. I 6255 o.051 u.955 60 -d5 aeoc o.00690 -0 016e0 p4.094 tJ.62 t u. h 2.l t9 u.43( lv.EUJ4 U.161 9t) J 95 2. r.9) r: 0.6TI't 0.nInT -0n2I1t 0.756E 0.4975 0..n) 5.04E89 l).lw4 U.03400 41.451 0.uul t.t.v+t t.02100 e6.llo/4 .990 33 I..6uJ TI755 z l3 .375 u.n) IU .389 0.9'.U /U 0.v /u0 U.)ou T a \ ZA 0.251 tJ. :+ Present Value dari Annual lz tzt 0_E874 U.YUJJ 0.d.F.9803 J4 403 0.4983 0.44 19.990 I 2 t.12069 o.v. tzt o.t I I I 0.941 J.e A1e J5 4U 4E9 -O.129 24. d5 2.196 50 Contoh Penggunain Tabel 55 |.i%.616 s0. 8.664 .E96i 0.Et l4 I9J o.01822 lTt. untuk rumus no 3.n) 2t -zzv L.149 U.OSJUJ 22.835 40 45 565 0.970 2 u.6.7191 0.00902 0.1000.007 0.l't 2L U.567 I IJ.05426 0.UJJ6 / 0.t 0_206u4 ).K.v.u6794 t.574 u.0277t 5678I .v6uJ 0.EI tzo 3..8 Tt28 t4 2) ZEZ .0240tl 0.UOZ o942c 0.) h r.030 u.uJ14) o.t \-.542 JI n 2 3 4 5 6 n t. I to 2u.UUUUU t.a.l /z)) 6.f oo 9 = 9 l0 luf U.00752 0.1 09 u.3 tb 2E a 29 o.UJ66Y 0.017s2 ri2.36t u.03707 o.01100 0.9610 u.143 95 ?-h<.UOOUU I.: (FlA.n) l9 'zt) .9U2 ) .03875 34.03484 40.UU4 l) tor 0. untuk rumus no 6./tJ( v.o77t2 16. IJUOY u.020 0.t.6u6 JU u F/P PIF A/^ NP FIA PIA u JI t.'-t.6391 t.03 I lz v.330 0 42.r.095 45 5U .ULV u. Sinking Fund (penanaman sejumlah uang) J T.02875 0.l s.2)t 4.0t902 I'10913 52.i%o.214 6.217 0. PresentValue (harga sekarang) u ttr ?tb N} NP T/A PIA u n n J 4 5 6 . Y.02667 0.990r JJ .078 85 90 2.Ot 21 23\ U.9) 0.494 3iz I 1.587 75 EU 2.: (A!p.5s04 a.1493 u.01636 tT7 354 6 l.152 -s79t 6 6 I .4JU 5. /J4C 0.507s 2.n) 4.0uz4l lJ. untuk rumus no 5.8=86 12. h 30 -J46 tJ.U4U6O 0.U /U( 0.It1 ZO 2l 22 .2 tu u_ ttJlt o.243 22.02573 U.i%o.863 53.) /6) U.5075 I Z.iYo.49751 \0.uo4zo 036098 I E.OEEE5 lz.vzqb+ 0.627 65 Uang sebesar Rp.932-1 trr-3-863 0Ir8-63 7.7E5 z).947 4 u4l 0.169 i0 bila bunga I %? 75 2.

O)l o.uttov O.4t -t4w IU TU t.UIYU) J2 I.Otartq /+o.72U t+.t.414 25. I lz40 o.6 0.{fr 4) 0.851 85 85 5. .1J4997 0. v. t6 I 60 65 --6.z9t zz z5 23 1.u5)94 . 8457-9 -11.tLc 9 U I9 u.bot O.89 ^) 15 3l1q u.002 9U 90 ).5u /4 /vi 0.ur+zo I 14.28t 1.6232 0.26vuJ .tt5 5 6 I v.04599 37.772 3934t 80 E] t2.06670 zt.35J 4U 4) 3.3m +.{J2529 0.84 24.0-7m8 230-I -e-1gT o.EE5 U.t2252 ' 8.126 u.05377 O.160 E.r23t [J.E/ /J6) l6 t. 2732 zAW u.006r3 163.tZl 26 11 0.661I u.159 t.95( 8.404 t .3 0.flzt I 0.vJO 7.29i 5.0339r .01079 a.411 to 26 l.7J4 IE 1.03656 2 t .> I u> 1.UOUII U.060ul --m5.TtA -60I4 t.zozoz 4. I voa 030735 0.E375 0.04000 og4 24.04905 -s0.6u) o. 100 19.5zlv u.o37f.42t 36.666t 0 5853 u.UIJ9I 0. /60 33 33 I.268 U.Z I 3T.U5l 54.306( 0.52W u. Y.0t I82 0-0=3182.l.t57 41.4E7 J4 J5 J' z.06I u.)J /: U-OJ4E7 0.05663 0. tqq u.v.6419 U.02763 lJ l.UUB I Z 14.56 JI 0.94 zv.575 19.333 26.UJOOJ U.02594 u.384 0. l 5460 0:T8.))u) 2M 1!.UW ytt .0699 v.t524 0.96tt ry)u) u.E45 t 7.4t6 u.609: 2) 7.UUJ T I 0.00405 0.t.5TI zt.v4zt 0.Ir58 0.UU76J 0.I04 0.o 4(r. U 165 t vt)z . t42 Analisis Ekonomi Teknik TABEL I. r8r 29 29 z.vJ t '22 zz 2J t.21216 sf.t) I u. I06 l4 t4 t) --lilf. I 6S t7.JU: u.12t43 o. lyl 65 Tt'.6v1 0:I69'i 0. r.02405 241.426 u. I)1 0.) It 43 2.87{ a4an 20 I O.tyt l7 ow71 '3.UII l'16 u-foj u.E201 0.03 155 607.0574J 34.Z0l dU UU 4.226: U.JU00 0.07595 Il-lot 3.34\ 3r.UJ( 19. 2675 03467{ T il6x 2.09.870( (.03226 443.t60 0. r.(tT2-6t i17.lfrttl -7vil 3.05102 47.E49 t5 0-. r.132 34 I 961 u.-t(.005 l J U.uta29 v.4502 0.61t 0.){o t. J45 I u.u4)y) 0.Joot u. Y.456 o.07046 U.336 0.uu265 0-.J) I 20 zt 1.08377 I8:5tr t\Jo I l.757\ 0. I 6UJ) 0.E l3l U.)f.00456= 0.053 3-2At u.IIIJJ 10.05zu7 -30m IU.634i U.599 t0u o oo?rn 1tr-1r.l tTzJ 10.4919 tJ.U4J7U -T3IT16 u.u)0 u.486 0.y6y 33 2t.0331I j-zr.05467 )-Trq.0J0 I t 0. tuz .J) t u.m3 5. t9 25.64I u.O94 o.uxf.4990 45 )U 4.J t9 ztJ t.t4z40 E.07%r 20.ul) t1.J))4 6TT732.039EI o.875 0705i {.05 zt.0lJz6 -u-04126 75.Y6U I z.UU)UO cot86 -17[.1z.860 U.49261 o.EUb U.1 I Ll -.228 0.24262 v.4 60i-.00667 u.499 34 34 35 .uv l23 IU t.4t) zJ.04961 0.84 )(.678 ty 21) I. S. r.UJ467 0.09456 t3. /oo o.4l'te u-uzvv) o.t t> 0.UZUOU I.437l o.) t44 o.500 U.zo t 0. zz.040 o.0u2lu t.503 2|J349 tz 32 2.OBE5J 0.4529 0.41 6 1.v)c 2 IZ 1.E92 l. h tlr Ptl' Nb NP F/A PIA u u rtr Ftl NI AIP ttA rtA u u n z J 4 5 o n n I J 4 5 6 n v.0rf9T J tg.UZJ60 0.646E o.u r u.35J5J 3i-9r r.mla 0. lzoi O.) /d 0.05365 0.04360 4117.635 3 IJ t. tlo JO.424: 29 f0 l.5 t 0t 0.5uo/ 0.v t.58(] I L34E t3 t /.u5v v 2.uo9u I 23. -5_0-BT 136.411 zt 24 24 I.E6Zt U.9u04 I.1Zz i 808 4 ) r)y u. o :40 0.)4I2 U.zoE 0.s8: gisa 1.J04t 0.UJU)J o.J36: 0.))J o.09E43 0.01656 6C. Itrztx r2t6 .o t5 cssn o.905i U 9Zt6 0.o5t22 JZ.03E7E 0.884 l 4 t76 O.02360 2r8_T85 42180 95 0.tv) .0Et 0.791 -?0-.2t9 0.06uJ 95 6.U4) /U 38.144 40JII 85 vu 14.7894 u.4102 U.562 o.05E7E z).010I4 U.417 7 7 . t.600 JO 0.wzzo o. r.J/5'J 0.utz6t u.383 T.250( 0.$mq 92.1404 0.ZZ I 23.63! J. FAKTOR BUNGA PADA BUNGA KOMPON TABEL I.7t0 50 2.EU4] 0.01654 o.74t u.o4't3z u.v.u4670 0.4UUU 0.530 9 IU t0 I . Y.o5t t) >.63-1 29.I 6tl 0. l6u5 I t.2644 0.064E7 zu.3it6 u.0t260 I ). tz' tu 7.IOUUU t-243 U.v..4t3 25 25 t.O34rr IU 4.7 zzq O..06275 u.ur+o)4 5-?.01329 4. 2E.030Er o.T2t 8.061I6 22.r.vJU l5 I.UJ) I J 194.UU4J4 T. s. 0.65E t6.00u77 60 ).00000 l.1 5 TT56I 6 t6 t.40J i o.tut 0.094( U.300 0.077u3 t7 29i 12.702 15 75 4.UJUI4 3Et5X' 33.195 U.605t 0.62.^. FAKTOR BUNGA PADA BUNGA KOMPON I TAHUNAN Tg x UNIT TAHUNAN T a I]NIT I h I.t t .IJUS I 0.O5UUU ZU.078 tu.46E 5Z JJ 2.052c 0.) /U I6 L653 0.0637E u.373 $.Jl9 o.U5J: 0.uut I4 I4 r. 32.024546 219.tJtt:ll u.[.47 z T16r u.t tt U t.F.)t6 u.l tl qv 40 z.9t+ 0.YZZ u.ofict 0.396 30 3l 2.UJJ 0.363 3U.v16zy 35.4UU u.916 t.005t6 0.)) 7.37 t: 0.UJJO / 7-72.1n 38.673t U.7 t 0 la3/l 2t t.o22tl u-u)zl I 4r.uloo / 149.7734 U.1I tzl.o /t r5715 zl 2l t. r.o4t 0.5E5! o.v5 tu.6864 0.02456 u.972 U.0257E U.vz! 1. IUU4O t4.677 1i EO lu.00887 o o3tt7 I t2.219 0.2761 U.Z)U 7 TTiS 0. to t '27 'za TM tJ.09I33 U.05905 0.455 6.02516 Tgi.037J5 55 2.06260 0.yl) U.U57UJ 0. /ul4 0.04465 22.u. /4Jt U.uJUw I.4)5 o) 65 3.60t o.6Ere 0.u9 u.02465 0.00360 0.UUU 3I JI t -t4t u.u7456 0.il -6.YII+ 24 24 z.tJzg7tJ l).26l 2A o.UEU) rl3-9[E 0.J4{ u.' L. /o4 2E 2E t.OJ6IJ 7.04970 376T1 2U. I.) /) t2 -r3 0.40u .(xru 0.02000 U.072 26 774 55 55 u.o2743 0.294 o.692 0.02082 08082 48. 12.02000 0.0I I zl '22 o.21EJ) ].457 1.v+5 0.UUL U. I /6)J 5=01.6zti o.5226t U I 2 .577 u.AZU E E I l.3EE3 U.z offin 26.676 60 60 (r.JUY 4J-80 5 1.2t Ie.)JUt u.983 IO -o.166 l7 I.6+q 29 30 --1m v.342 zu.04816 55.u699 0. I u6) 0T0367 U.o32E7 u.3'ltl) o-0-18T6 0. r 75 55 O.428 o-'lw2 o./UEI 0.453 b.7 t42 0. h h I.UUUUU I.942: 0.02871 I l4.659t 0.3Tt YJ 95 lo.1.o3t22 o. I ll z3.:.034 24.E36E U.064uJ r.523 25 26 z.782 0.06997 zu.41 lu.00r 65 I .587 90 '-o.164 4 I.8fo u.t 0.999 J5 4tJ T762 0.0-m 52.978 37.918 u.UUI v. t.t62 U 9 9 t.tJ7z'l I 0.t893 29.

/6(.48I 50 'OTIT<'T 5U t1.012{ 03tror53 0.JU) . I!.329 5 6 2o) u.68 23.u63ty 0.462 zo 2t 2.00181 0.064 r 5.4lt 4.u /6 t4 27.IJ+Z.t00t4 I O.t t.. I 90r u. tul -a t7.1)v 40 45 0.4)u I v.000( 0.oJg i9 z.017t2 0.477 u.05595 bt.EZZ'| 0.J4U u.3418 u.37rf 0J3024 0.2't549 4.lzt lo l.v/u o.2)34 U.094 24.YU /U 07rt780 U J /UU 2.665 u.643 zl la 033f3 --47.(.62I 60 60 t 6.0412i 85 85 a25T 0.214 6.372 JO JZ J.026 o.0.167 90 90 80.785 24.06257 +1.UIJZU 0.z74l u.v.E63 t2 1.U IJ)6 0.06731 J6.12 TSTI' u.89I o.zv6l 0. U.040e9 1012.l I I+.zyz 0.5E4 t6. I E463 u. v.840 0.UUJO / U.292 10-.0 t 595 0.07u95 4I.ut t /o 0.i i4i5 r3..U6J tv ZtJ t.003 5Z 33 J4 5.Ot 9.vz /-tult 9 t0 -t4-80 /J( u.2t7 0.407 0.00219 156:798 19. h u NIP A'lt A]P l.07E I 0n033t 0.01431 0.l.9)46 v.276 u.TTJ' E t.l4l 29 U.838 l6 t7 z.vz9 60 65 t2.z5)4y u.12282 0.t09 90 34iIq 0.140i 45 8.858 6. J4 '3 5..oT080 o.u42 t5 364-.7107 0.01249 v.I420 0.06() U.03614 u.J4o! 0.IIT -l "1 u.552 u.r-]z559 0.JJVJ 0.t65 u. 0.6.01605 0. r E.EJ U.247 24 24 3.9E3 26 '27 Z.6U I 0108: 0.06559 39. u.4) Z 5 1.f3T98 1.645 /. .0-0826 .Illilte .U 946 /J U.546 4 ) 1.t4J 29 4l15 u. I 6661 7.765 U.91 E.6 t2-r0c IU 0 t.tI AIP 17A PIA u n z J I.oz73l -3t96 2Z 22 ). l6l 65 AT 0To27t 0.733 u. t599 0.074it 0. J:ro UU 0.d6J u. 7ZA2 6.255 50 55 tt.E548 u.29-qa 43j9{ 10 .25J 0.u/o u.539 Z.799 0. t.tru(Lr(.ww4 U.o44t 0.00t32 0.630 4 4 1.3t2 tJ. t265 t 5. t462 u.UJJO / 272.00 148 0.uz4t4 u_u t4t4 4 t .624( 0.4)6r 0.l /u 0.424t 0.u6z t> 30.) lJ4 u.652 z-loo 6 7 6 L.vczz I o.485 17 80 23-0s0 o.tl)/ 0.tzt TTI' J 1 t.980 u.646 u.JOE3 0.) 9702 6-t02 5.09069 0.00523 I.945 u. t54 9 9 z-)z U.l39 DIOg 5i t) 14.09467 18. 0646 t7 .zzu& U.465 U.03s7 0.96I 6.245 23.04 t 48 676.Jz)t o. r. I.4u t a U.0E024 33.6@a 0.JUU tl l6 t7 I.a5{4s ru.u)J! 0. FAKTOR BLTI\GA PADA BUNGA KOMPON TABEL I.386 u.u692U 34. 65 23. t9J 34 J) 3.Lu U.)U6 4.18097 u.601 19.lyu.UUyI U.45'7 U.vozlY 80.6I I 4.o7tza 4.: .05625 I 59.UZUU I 0.UU994 20.050s2 95.UUUUV I.12329 T.671 J.493( U.U4U u.0.v5z t) u.J /J 26 v.255 0.04655 r.UI TU/ 0.665 35 J) ). ZO 2U Z.01052 0.o7i9't 38.)6J 9 9 I. o.t v t.0735E zY.225 0.898 2E I tv u.426 0.03E70 0.730 0. s.06505 15.J9] u.UU72 u.lu4v z0/t0r:sl l9.OJJ o.voz I.047 65.0s828 120.3I01 o.UJU99 o.9t5 80 -381&It -r.t t2 U.t I f.o7z47 44.786 0.107 0.029 zv-ILtt 0.01 783 U.)JUZU 2.utv)o U.06655 u.36035 3. 0.6J6 u.69U t8 0.24C 3.502 24 25 ).66J 2E t9 z8 5.5X 4.629 0.5y4 t3 l4 I ..t4 tvt (.J30 tt 3.tt 4 -V\r4 25 26 z.61t -23.925 0.UUU4Y sR n n.06605 62.U)UUU I. D.0s080 r24s..32035 0.0329 U. I u6)J u.s78 l.UI)IU 0.6 2t.os4?B 209-.3l JO 0. -<n< n nro0 -7 <n( ihri IUJ.JJ I u.U29 2l 22 2t 2.0-293 827.zz4b5 f.00E28 0. 295tJ 12.UUI /U 588:529 19.774 45 /6 - 50 7.02 I IX 5 z.02920 u.05102 0_I0tu2 r9. r.34-8 18.16fJ 9.790-i u.474( U E z.o506.6ut tJ.3t72t 0.5 IJ u.6768 v.430 .06t07 -90--i20 t6.7-61 t t-fvj JI 02851 0.00099 0.279 -CI438I U. FAKTOR BUNGA PADA BUNGA KOMPON TAHUNAN T I t]NIT e I IJNIT TAHTINAN T a h t.857 23 IJ 5.02124 )'t 2b J.u t.0t 5E 0.00103 I v.s93zt 7i88.zo 0.292 30 t+.09449 a.J6Ui o.0i44 UU 49.U) /UJ 56.055 U. t J 4 l.003 u.35E9 U.t9t u.05( 1.556 o.0t829 u.1c6 .ZV I 1()6 II l.tr41 1386 2 2 .o9z27 21 65 10.067t2 5870:l 14.uoulv 54.07950 o. r.06175 85T6' 16.UO4U I 41.64( ).04339 2949.08: ).599 9.0240t U.08 7.T|JZ( o.8219 0.t6tJ U.64U IL274 IU z.6t3! 0.98s 0.0r686 0.J /) I o.0-5r70 70 't1 70 30.672t 3.486 sTEft t..zt 69.06014 0.066 t2.lu) I 0.96( o.680 '15 -75I.752 90 41sTf 0.06ul U.U4UUU I .tvI u.1 47i -R'0R74 rt-.669 t4.00626 0.00283 0.076 6 7 Jlo u.7lo u_f 64 U.05358 73.71 t8.563 0.v.l5E 0.U]U tJ.I t4 J-tvt.OJ) '-T1r-(h-i.05646 0.652 --ta.ozz47 o. Y. 1594.216 IJ.1266t 0.E63E 0.374 J) 40 4.3201 o.uot24 6.UO9J6 5l.u7E99 25.UUI u.z3lt 3r J.) tv IU.163 /2 0. h h tt.f ZU 03951 0.899 I.422( o.0z5t 0.U'EEE 52.549 U .tvulo 6fi4 5W o o I.41I -t.9l.uu.9eI 22.UZ6UU 0.U I4I J 0.4{223 448.ZU9\ o o6i28 1izg JJ ' J.ulv2 0.b22 2J 25 3.a'14 J2 T 4.LU 0n858-z 0.u4)61 U.) lo u.056T6 .zqt\ 0.700 17.800 I /.05413 10.0Ett5 28.719 I Z.04l8I 551.I.uub v.666 u.U62.4Uy l5 24 2.EOI 0.125 tJ.4u I 0.tI 0.E03 16.4Uf tJ.343 .56' t4 t4 4 r.e-8ti IJ J 1.538 u.132 I 1. 4069 I t.45t 23 2.6tt 2t 2.2b3( U.t.730'1 u.w42u 23-l. -w22e 85 -28.026 Y.05rr9 353.rm nla RTl<n1T t9 t48 .04E t7w tJ.0E220 ---Tm -.4t2 6 463 .o u.zaa)l 4ilI 3.01 505 0. l5l 25 .9615 t.0012I 0. 0.)foa U.Tel et 9) u. tttz| I I U.026 TSASi 4A 40 I.0n826 12t.rwZ a 7 1. 4 6 n n 2 J 4 r 0 n I.052E3 -'0.o /v u.3901 o.633 5) OU I U.vyor+ z t. 1 Jt}! o.U4U 0.08E70 l).5JJ9 u.295: 0.0Jt)l u.uz)v I o.4155 0.UU9T 0.4363 0.mr8-8 U.r( I!. 2039 I +.uJr+o / 0.103 U.UJ IZU o.zat.U7UJ9 0.0414 0.04I9 0.00420 v.561 u.02257 0.t-.051T.u)zd 0n022j.05132 19.505 13.2320t u.98i 24.UUt V.u335E 0.J ttJ o.859 I 3 tt) U.5553 v.U54J I I0 oo.4E I ( 0_046J4 u.081 l9:68{ E5 0.d/re r 117.9u4 29 JU .06001 4e.946 u.)Jy -0.0209t u..9J24 I.323 '66-Ag r 5.:2.?4E 4.144 Analisis Ekonomi Teknik Lamniran TABEL T.199! O.J I 5.U tZ u. I 06)5 1s.T t-.71 v.lf.'JZ 2 UUZ u.v.0065.lA flA u u btr rtt A. /6Jf 0.07u(ru 35.733 '-e.zsgv t -5.

UUY: U. zWT L ' 1 .U / IUU 90.1072 0308Tf u.00077 0.e29 I3.tM qi - 0.u40 9.45J U. 0.063J6 013336 t 5.092.-606 v-ozl u-l l)f.62U 0.t3i 5.T'13 0.) T. to.23740 5.ZU 46.vvI U.'t )4 JJ 34 t.456 75 I5 I5q8% 0.940 5) 6U 3t.t. 44.509 EO UU T4T{ U.80' 9 9 6 '-TT3A 718 U.07690 54.r 1965 20.09544 2821 o.v2t26 U.2074 0. r.U/U 0.03544 0.03979 6 2 54f) U.146 Analisis Ekonomi Teknik T amniran TABEL I. v.JJ6 t9 ZtJ 5.zv>> o.2m tt.024 io .917 6 i.2942 0.133 U.01145 0.1 o.am044 t4.0242 0.08t45 8-7s47 I Z.601 u.0003r.550 {T4i t4 ) 2.6v * 6.r2r8 0.12e t6 l6t 60 60 tT.0t4J6 0.)v4 20 2t 3.t)t 0.070ir t4.05I t3.08349 0.ztz 23 '24 tJ.676 [rrr r-t.0-0780 0i7180 128.JJU i 0T3586 0. t)u 0.0047-0 -0.e33 t t.uol)4 394.755 l4.]NIT a I T.63i 4 212 5.UOU v.u40 4U 4U t4.549 U.6JJ 2 u.U221 0.237 12.4J: 4.otzf 0.9Ut O.m02 T.36r 34 l4 9978 0.ti411.0 100 U.JE5 t lJ.02305 U.4-0t o:7r3( o. IUZ4J 30.4i6 4i 45 ala@ -0.0053 0.826 25 26 J.5268 0.UU4: .252 -0.4t4 U.t0)uo .974 u-uooa 0:10501 I9n35 11532 45 13.u(rut U.t tz.02718 0.UUJz 0.) t.1004.03243 U. t4t 0.00000 t-U/(ruU t.U6J4J 74.U 69U 0.01-0sq 0. 30 0. I u42 0.00024 .8m u. Y.0f9 60 65 44. I 6U! 0.4 tu zt) tu -f. lJ l4 0.00254 u.0t69 U.zot 0.K.Z l6 D 3t) 3-.v)l t6. v.67 10.UJUY) u.71 5 0.-r4I E. 30 T.28859 3.'UU U.E9E 0.00022 0.049 1-ZvZ 4. 643 ffo n-70 0.UU I.o.06( I.4OUU u. v.89( 4.vz>oL U.99( Z.07027 97.E2U IU E 338G u.0=I87I o.076 0.i] T.02500 0.I8 1160 l0 10 t96f.0113 0-.24389 57sT 4-r00 5 6.259 12.'t49 r3_606 45 50 I .W+2 )) T 4A]0 -o.97 -r.09041 4q.l4zJA TtSlT 1-.00032 U.0g3l 0:}fr?l_ 0. /:!x 2t 0l 9.T0.01239 0.260 -n.o7570 oJ..887 tl zmt 0.t lvl4 v.210! 0.tt 0.529 13.t06 l6 6 T95u O. 3l 8.2t9E 0.07031 -2269.29523 4.183 24 Z5 )6 24 -s-wT u.073s8 73.888 '2.13980 504 u.6 0. vu q0 4-.440 J.JU / 4 5 .YU 0.06344 290.Js /l o. r.010D2 4478.01043 BA_9m 6549 85 8i J I4.6i4 5.0E7 IE JO. /u4 t -4w.49 12.0 459 o.I2590 I /.07016 628?.J tot 0. Y.18s t4.l tYt6 16.uulJ9 0.ttjq 2t Z.4 /) r 0.UUIUJ U.465 3 4 3 4 iSTr tbz\ 03l-63 u_ -0frT 0.T 0.762 ).0339 d00246 0.040( 0.d.47246 406.026 0.00344 0.60 u..T2s. S.69J tJ. /Ot t)6 ty o.I4JJO O.5021 0.E900 tf. FAKTOR BUNGA PADA BI-IhIGA KOTI{PON TABEL I.2UJJ6 4. tvt 0 02288 o. 2 z.zE9 65 65 8T.vlv i6.UJf.7473 o.0063 T.5E2 1 -T l.471 t7 7 -fl3s 0.utJ2: 0.E41 0 462 U.145 a.aniF 'ata=i.073s0 28s.T.uo040 t54. 956 0.400 tJ.} (-.00 t uE 0 06r*8 $3..ztt 27 6..oEE7l )J.465 0.987 28 5.UUUT o-o7062 t6t{i34 70 It 79_O57 o.948 3t 4U I U.t). IJJ6 / I3.546 w09.0=IrB U. r.u( 0.50r 0-666.06470 2t2344 5.v454 T.0123 0.0 96E 0.94J I.46JUY 0.l l0 65 'tu 70 59.UEJU5 13 -SYt '2.261E v.295 l4 4 afiq u.338 0.063 t{.JOZT 0.u/6+t IT8.08500 39.11.m.3305 v.112 U.OUJ 26 518-07 v. Y.B. I.YJf.UJZJO u.UU04O u.0 423 U.u9 u.U LJf.-38t 7 )v4 o.u/56/ U.31 I 0.76s 30 '{i.0n4 03-0350 0.0t 581 0_0-858r 6fi24D 68.08239 80.498 35 ii IAfrT o.145 {-2It 0.418 U.7u5u U.97i 7.yo/l )t)t> lo.0098tr " 0..6774 0.37: 3.06679 o.822 tJ.'1404 0.Y.491 * 6. E 9 3Bq 0391! -018702 TtO@ I 1.l)w 0.520 14.0 570 o.J5UJ U.U IVZ I 0. h h r.uu / l9 5{TTI -TI.247tt 50 8t( Z.341 JJ f3 c. 0.UOU) / I /40.w 14 I -- u.u tt o.0796E u. 1 tz4 0. 846 U.v6Il 0.6U6 0.0zu4l 0.698 t2 tJ I T{ zv 5.]NIT h [.801 50 55 2t .ZU I 0.5) I o.o4 q-z5u 55 6.145 o./Ut t.2JA4 {a$q 1.n J3.87( E.I.4 t't 3 v-t 4zvo u.57.zl{ u.dJJ I:J 7ua o4-T5t -03I965 0.000r6 0.55TF 2 tvt t r_za 4tl 0.76t 0frD1 0.0E4 32 JI 8. 0.tJ294t o.1t296 18.UUUUU t. h u ttP vlI A/t A]Y llA rtA u u il? rtR A/l ? l-/A PIA u n J 4 5 (l n J 4 5 o n n 2 .J)U t3 4 2.tE4 4.9J4t t.06077 tJUU.007t 0no0.E6: )v. 0.604 o.07459 68. I 147 0.52t 1 406 /6 2{ 6. 37t 0.3-rr05 -0i8I05 3.07-723 138.075 .240 85 90 1u9. FAKTOR BI.2JJO u.99: t.5ouj TI'?']E tJ.6024 6.UOUJZ 3 r4r. I 0296 '232'tt t I tz t) o t(}979 25.m4 I t.420 0.wuy) 25. /u( ). .10104 lolu4 v.U6IUJ .991 )) 55 4t 315 0. I 5J49 -r0.u)lyo 0.6 /J{ U.66U t/ 2. T.054: 0.07-7r6i 79. /vo U.854 {{9 ill) d.09zJ6 JU. s.07179 8Z:8m 13.-0&i56 'zl 27 4.UUYOI JJ.o I .0001l 8823.261 o.88' 6.006 I t.030 0.3t t4 0.001f3.r 738S 0.t)7423 0.0il907= ofi90-7 TI0.00950 Ttr6960 ToIIEZ 4..Y .m 5U 5 t1 .18 5 z.t.v.14r U tzl 0n t265 a.163 95 9-5 0.4423 0.946 1./+zt tr-)4f44 2.444 U. | (.00II 0.4JO ll.07t 23 813.t ryt t{ i94 5.65 rtr836 2a z2 3. .vn IU 9 .497U u.6TT u.JE4 lz a -.253 90 253.u6r39 7I9. 0.651 3-189.02675 u.210 tJ.)v I 29 B arw o.78 9 U '791 u )u4 u.07980 lo.18555 8.0039 0.T0. t7 U 2. I ft 2.00E97 0 05R97 I I l.tirAq rna .oul t6.854 i{ J5 7.20-9ro 7155 6- 6 419 0. 0-.2t It 0.t < hhnia n noonR n nrAne t719t AA) .JUJ 2J +.v6v U.t9lI u.00087 o.1L 5.ia 50 i0 2e. r.tz679 t4.ufvz6 u. t4.UUUf / U.04758 t.(173 -94A61 -12./ 0.r805q 30 3t 6.04434 oft ri4 22.9r9.06r zt 23 5.196 75 UU luf.5439 0.215 L-67{ 3 4 .07087 i116.JYJO U.))U smT u.17740 0.6{lc 408 lu.532 3l 3) 6.9'.JNGA PADA BI'JNGA KOMPON I I TAHUNAN T TAHUNAN T I e I.OUU i6.60r 95 6Tr3m 0.EJ96 u.17s o.650 0.2765 0.t t-.001f4 0rt7i74 575.081 0.ul / lv 0.64( J.46e 24 2) 26 4.

0149E 0s-9498 66-j65 10329 E 24 T9IT 0.tr4=21 u. A.122 n 4328 0.22292 7.t-t+ 0.78:' 2.s62 50 5U 46.IUIUS 45.1 1298 30374 8.977 7.0004 .0001rr 0.36"t I t.l I /u) .80n 85 6yJ. h u b/P Pll.Lq zt 0.56077 038803 2. tg2 -07519 02T45 l 0.09003 n hoAn.51a ') T T 3- r.09013 -944. ls 193l -17.0024 0.464 33 TT 1f.4t6 6t tr5 70 416.44 t IJ l3 2.301 I E.321 t.00 t 0 0.T-78? -0.08008 0.005r0.Irtr U.uvuL l. 352 0.0907e t26a.85I. lv4) u.11201 0.399 10il{ u. P.937 0.43t 3T E t5367 otr63I (t 006 r0 0.641 0.lul6t 84.0-4965 0.343 3r- 32 I I .OIUUJ u.?E_l 1.00s7 0i00sI 0.ooq 8-i 13 l6 l6 3.UUJ I U.04652 u165r Tt.e8r 0. s.ltJtJlZ 0. l-1r53 JU JI i0.152 8i5e.092t 0.00883 30 13.or072 0.. v.606.I CI 5403 0.3971 0.15680 .48'1 6-7lA r0 -i0 -la 2.0e556 t79.u9b42 60.99f ) I 6.021I lo r. 0.)4 /u 0.i15 10.939) l2r48E 90 23T55'T 0.JYO -7.00386 0J8386 T59nT7 t t.08025 4M.01s90 tr. 0.4U0 o T r828I u.t74 I l.INAN T TAHUNAN I a UNIT A a UNIT e h t.R.I5E 29 2T TT-2. -0n8n o[6-tl 0-00-66t u.08080 IN3.1.0r t45 u.955 U.735( 0. FAKTOR BUNGA PADA BUNGA KOMPON ! I T TAHI.. K1\ I I lno "l na l (IR 27ee-61 A n6nn7 n RNR.914 0.I08 4t 45..552 0.6) /i OJ93I 0.JO / 0.121 U..2t632 7.11683 2't.0010 0.'n1 10.09009 I0e-0.098-85 I U. lll0_l T.904' l3 I 26.3-60 0.tg.UUU7 0. 5. I. 4E.0-044 0.0000q 0.00006 0-.r48 t2.0!q 0-n4157 0.09973 95.13270 T6.846 0.I04- r6rs4.JY)U) -.q4t v. s.690 -0T73{ 0.lf7t 0.Ol9l t.YZO I 2 J 1. A.0-789 0.031: 0.UUt V.536 t2 t2 .5601 -6Jot IT rc- lt 2.539 o.0281 5.033 I.268 0.UI T0201 )) )') T35t -6.vt t r .TU4IJ 4 t.64s t8. l 6J! / U.006i 0'000s-a 0-.0I'1 030lir .08259 3815306 12.l r6 l1I.UU)2 0.00745 0-08-7a5 134-.5731 5.747 I U 1.092 i 1.)UUI 0.0534 0. 9 2001 t.22i I 1.lr 0 049c 0. I 9869.z3t'| o.-TiO 0.-ur-296 2rs.Y.tzv zt) ZtJ 0.E7A v .139 7.25046 t86.U6U u.UJ4 U.0690f 0.tr84 10.03406 466 ' zss.01762 u.703i u.09E03 55lft U. I9U U.r (i.09004 ll.l08 -e5 95 t497. 4 5 6 n n 2 J 4 5 6 n n l I.142 u.0087 0n0079 0. I 70: onrcry o.206 1 7 0.v.0994 0.19T01 89?j s.0Tr37 2TIAn80 12743 - 1A 64t. tab l4 t4 2..456 o.544 t1 t't 3.2t3.t u zz 5.00-3a 0tr863(' ts8.IP ltA PIA u u ttr Ptt AJI NP t7A rtA u z f.859 1r.6u4 t9 -5-ror -o.893 m3rT 2J 23 7.1903 14. l8 IU J.6n i4 lTi28 0. 14 .{r2 l 4' 0.166 I.288 65 -0 148.635 AIA).172 0.z9t9 i. i o) tt ].UU66) 112368 l0.762 9JIE 20 7{) o.4-7{ UU I 1.0754 0-.9l lc I .0912:l 8r5.UOUUU t.4 n.8.231 I [02705 -o.J4t U 0. r.t I r.902 0i-21: 0.e21 IT. 252 0.0134 0.r0867 4. luoq u.48077 o30803- 0.086E5 il5.09806 -0.I(. I U+J6 69.871 U.868.UU I YU 0i9t90 -s2-s.109: u.9JU l9 4.09464 0.084 70 2I8. 0.l06 85 90 90 I0t8. 3991 6.21 867 -0.720 U.0-3030 0.vz)\ I.T21h 0.tu> 47 t .0T8IIx.12030 3!-e!!l r.2l4: 5r.096r0 164.677 I tr-f voJ 01W' 0.008l a 03T8i I t23-3.84 31-.09016 259i9.706 lrAv g0 I5 85 -986.F L.587 0 630) 0.06008 O.UUUI / 0tr8017 18!d935 t2.4L.to/vv o7'Taq .Iqi 0.T5TT 0.!.l)Y 121\l 25T1 ) - -|.0016 0.481 4241 T 2112t -0.258 0.30S 3tr I U. T. tzJ u. 13.00037 0. 30 U. 160l 9.0012.T5' '0v6i2 0.re067 0.I u)vu 6l.U6d6J I'13J83.0:.u+o( 0.0037 0.em 0.04 r 30 olzl30 24.t35 rv6 t6 1T 29 9.09508 Ief.00734 tt.UUUUU I . l 55EZ .0r0 2998. tI.98Z r0.094 1{ 5Zr.08I iT4i i.uv /t 0. -s73-10 55 n4208" 0.13637 0.lJ26 ilJ u.uvt45 87:35 m935 - 26 8.10955 4.t{T U.649t u.o3843 0. r.623 6 6 t.676 -o.0000-8 0.oT.t5 15 -m.33!?-l {ree2 0.ltot u.18067 s- 9 t.$7 5.03298 "-00.y2J ZO -337-.340i 0.587 Ir -65s 34 35 tt 40 fr. Y.00080 0.00003 0. FAIOOR BUNGA PADA BUNGA KOMPON TABEL I.099E3 1CM 2l 21 0.ei5 0.358 n. 76.wl 33.o24t3 t9 5.13357 22.881 -74.00259 0.UlUt U. tu .033t.{95 1.02963 Im6T 33i50 9.737 U.Z IUJ 0.00025 0. I 4ov5 t2 2.UI U4Y 0. I 2843 -T. 3.2i4 14.4 95- et -1st7.m8_-6e- r l .317 CI m3 0.08009 12723.09049 953]E rr5T 2E 28 t.406 JT JJ tt.09368 25 8ffi u.7t4 0 5835 0.4qT (<a6 0n003 0.780 0.Otr Ttr lul '257 0J0c! 0.uvt) I 49954 lT-810 T '2t zb LI - 9.07680 0.437 u. u.0n0004 0.U6f6U t7-ITn I 1.33i7 4. 33 3J 11.5m! 0.377 60 60 176.00i56 0.z tzl 0_ I l42l 4l .3L U.I trtl /(.00503 0.1q6 v.993 I o.r.v.{W o.5tE 0. il 25801 0.la 34 T4JE 0.UvU I o.996 o25m u. I 4008 0.50( 3.1264 0 01302 -0 mm.966 lI.05695 u.03'1 10.17046 4.332 -o'4aFr.00464 -o00296= 0.09022 4a.UYUUU .580 23 24 o. r)y U.s2!l 4.UUUUL I.UUY) U. 0.utt t3 u.00012 0_{8012 8655.V.4604 0.t 15 l5 3.13965 To i4itol t2 IR 3.J l6 tJ.01806 0. t. n nnno? n-ORRi N NQRR' 'r'1A9A <t Al tiA lRn 100 ^ri . I )u2 0.uzu I U.792 I1.02I85 U.lll/J 46. U.oo022 0.0007 0.058' 0. 12.627 U.t I16.0To54 1847.66t tJ.71'1 I u.00973 o.9!i I 5 1n6e (.3875 0.30r92 4.J24 r-ai8 tv-uz I U.1'77 -0.912 -{sTT.t84 ll.999 U.uv I 5.567 10357 35 40 4tJ -41 zt. {1711 io so 55 68.426 o.u9oov I{e.UUU I u. ATTid -9317 IE IU 4.0E962 t03.0003.)o6r+ / U. r.i46 Ii.0676 0. I 46C 0.00-14 0.s3i 8= 8 l-.09407 0:i7401 tn.00005 0n8005 187m5071 tl.ul ldl u.3t9 55 l.57 I7A6I 7f '75 80 0.014 )) 8?-8.532 9.00-85.Elil -a32@ o3sts 0.06587 0.70r 26 27 I.47847 1295t -[117 -T3rs05 *0.UUII 0.800 10.0125 t u.U6J tJ.9sT 11514.3-50 31" 3T 147r.0195' /ol )o.r88 [ u.rl. o6ut 0.++ I 2I 23 5.232 l1. h h r.UI9U3 0.00174 0n8T74.700 U.260 u. v.2r5 8.16008.00962 0.4W 31mq 0.tt.09014 7113.148 Analisis Ekonomi Teknik TABEL I.r00 80 UU U.16J7 0.3t2 4 4 1.UJ6UJ 0.0905 l I 60 65 n0.t4V 4 1.

UZJ -0T0=002 -oli rll R5 90 .l J))U lgtell ea21 e.422 z) 26 tl.9m 1.00004 0. c. i. E.3 l0 u.UZZ t7 7 --5T95 U.0391 0.595 o.YUI -TI .t ad4 11 6.529 8.1 l56t 7T8.487 -n.548 0.l.)978 a.qa rn- t5 u.263 U.uwtv u.16-l 12 l9-56t 6.83. u t4t " 27.O7S U.u1746 (r.162 U. 4Et tJ.57619 I .TA t-444 J 4 1.9q1 6) 7l19.0763 0.727 U.l69EO rc7n ].t(I.UU /4) 0 J745 rrl-rl0l 9.00012 0.troX 45 -50. r dtx)u I4.0 384 u.U4U'lE 0 4078 I4SB 7mr I.E 7.609 34 34 34. -)4v 17 (144 IE 5.518 u.l4uI) 76. 4 ltz 7 7 E 1.266 23 24 v.Y.TY' 8.4w2l T.UUUUJ 0.00002 0. E eTt 80 EO 4225.o6f0 0.q92 15 250'.t l0 0.79t 7.000.00E26 U.66 -40i45 6.l 9.164 5. r io04 2n85. tuvto -1oe.t tv tv loz.003. Alt Alta ttA PIA u U 1tP Ytt NI NT r/A u n z f 4 5 6 n n I J 4 r 6 n t.l00lt 7T.051I2 0.U. I z))u 64.197 o 2633 0.tIu(.4U6 26 l3.or4l 9.zJ9 U.1 l00l 183167.tl '002 Dot.6:0F u.6E3( 0.59 U.00005 0.E6E 5. 1112 58 i.14323 3rm5 6.2?.t94J2 [. lu 0 2.ot257 0.03575 J575 t.0052 0.059 0.231 5 6 I 7ffi6 -078r.7 33 O.752 0.391 0.2r7c u.. /)u IJ l4 3.405 .028r 0])0327 0.307 28 18.371 0.209r tJ.t44 0.00407 0.t t)ul 199.U+ I A 0.464 0.9l E 0.013i -030i19 Ori tlss 9.175 o.2U t.3l 0.150 f nmniran t6l Analisis Ekonomi Telorik TABEL I.00293 0.-II9C6-fr/{ 0.rvy-67I I.85t 35 4t) 45.002 0.641 5.073(r4 (r_ 7364 tt-579 f. FAKTOR BUNGA PADA BUNGA KOMPON TABEL I.UUUOU 0.501 .03323 0.00001 0.tdt tJ.207 il tz 3.40tJ 0.02i 9.UUYI 0.t4. 4UI -7IJrE 6.v.45J u-Jftr: 0.Yy6 90 F 8556.892 0.3Jzt 0.0440J u.649 zt -T. I 6057 0.4y6 0.057: 0.65v U.430 U.YUU: 0. T UU)J 99n. 8.w2 50 50 I11. 6 o ) -1r85 1370 t.Ion v.829 54 35 2A.772 u. I | 06t) t@371 e.UUU.00021 0.t)z u. t 5v u. 9991 70 7A 1488.000 - 0rt000l 0.00060 0.969 0 0001 030003= 0:lo00i 32979.999 9t vl 202t5.I4t E. B'6 3oii.0 9E4 o.057 u.251: U.5J4t 0.2J94 u.T t-.vJ) t.82t E.1i6 T I ) TM U.075 ZIJ ll zt 7.OUU 0.1I .93 -r8:5fr 6.1 r000 10s6i5 ?10 e oei ioo . )673 v.5J7 9 2. Y.594 0. r.355 f. h u ttP Pn. 9.2E5t 0.5 r 32 u.000 0.035 0. JAZO ir.ud /44 u. I rlu U z.21 E.UUUIU 1..OJEI ) u.t.UUUUI 0.913 8.0u02 U..ozu! -R-ia- 0.0-8t 80 E5 J298.059E0 0.vo3 2t) 6.4l 8.50I 4 4.IUU I2iO ilR v.39x 9. tJ))l 39. e. 55 )l 3 I 1. I. 6275 6la3.602 ZE r ). o..lo00s 24474.4339 0.890 0. lv J: 0.34E 24 25 1u.35E 0.94D U.883 o.UUUU U.31n 1[3. 746 iTfr5 8.00673 0.400: 0.I I O:/v l43. F. 00003t 0.1263E u. x55 9.t /o zz ')1 8.ulul / U UI --e834-7 25 r3.003i63 U.UUU 2. z4u 72.t t3 u.090 -85- 90 )J IJ.2tJ54t U 6 t44 9.{i(.599 8mr -lB' U --.tz9E4 u.lI03t ?8l82M 9.Jt)4i 4.-3T13 0.ltE74 ll4.-I.W U.U /fo JO.369 z11. r.650 29 l4-_8. )407 245.UUUJJ 0m033 OU 6U 524.oz901 0. I UUUU 0.0 23t o.lImt 64771{. 3 3.0t40t U.08t -0' 75 t27t.(ru)ot 0. r.t 0.541) 9.t'g I.1 I 7EI t27. I 63E0 v.1.uuo:rv u.424 9 2 5s8 0. A3 0 00502 u.1 .tJ1.UUU U.ztv' I U.138 .o3t47 U.052 0. 35 u.l.71 6. t z\to I U.3 lu zv t9 T@4 0.T1 to.543 E.5 tv t6 l7 f.ll*0rl 4=lti.lz7t6 50-396 7.uoz U.IUI -029DI o l.U2Z4 t u. 007 0.UUUd 0. 6J 0.21222 s383.J9U! U.419 3l 3t) 25. 0.9-80 65 b) -E83n67 U.4Dtr r 3.33 r U )l T3TZII n.449 t9 194 0.ul)62 0_ 562 64rrD E.694 JU 30 17. I )J9o 15.883 2J '2J I l -026 o.769 3T JJ 23.00bb0 0.u tt> I u. t.10020 4893.492 t7 U.0E39 0fO'tI6 u. 1450 22Z. )736 0.97. n2 22 22 9. tJ.05396 u.)4U 27 2A l4 421 U.08r 65 m -ns34T OTOI] -0.0ul9 0.356 - e.259 0.035( 0. I l5 l6 4. tt9J 4s. sZE 0. t293 l4l -5-9( 8./OJUU 0.000t 0.159 T365 t9 9 7.335 E 1 E --.6ll t. ovt Q.5I4 20 2t) 2t d.JZZJS {TTO J.O7U6U u.26: 8.410 v.lJt4 .7 tt-9x:'l 24 24 tt.v3rzt " 0 00451 0.019 0.4:t6 4.tJ22l u. Z-I. -0: Zfft U.86f 45 4) mgilo U.il00r rm53.002c U.u4676 Ito /o t4 2 J. 1'roA o 66i\ lnn 00 34064.T88 9.7U IU l9 l9 6il6 U.633 9.801 JJ 33 34 2s.7E5 0.443 er87 75 6U 2tJ4. lr I 8 I .t223t 81.6)u / o.ZJOJ6 6.0923 u.0-04-0{ Or 14-04 t4-47. FAKTOR BUNGA PADA BUNGA KOMPON I TAHIjNAN T TAH[]NAN T a TNIT a UNIT I a h Il.021 8.00369 0.I t _-t(l I.043 u.090 9T U..UI IJO 0.00007 ol1007 13518.d 4(Jt) 0.000I] 0.-I8zlq16I 26 .Jll U.ro0-l e.1-0541 u.00086 U . J.ii00t 38401. EEJ u.580 U.0T008 f.rl0L 8018-lea 9.0597 u. h h i.UUI u.452 U.UUUUU l( -ATT'97 o 58191 zrm 2 --136S 1. 0.22961 t I rF5 J.UJ I 0.wol u. /)v 9 lu 2.424 t6 6 ).0010r 0. 0.13907 34. ar-i7 rnor. rJOJ 275.U)JU 0.212 o.001 U.0(r'lu l 0.160 0.6 tz 3.tO2 0.uur+)u 0. Y. )4E u.zt.V r. Y. 257 79.ozlaz 0 2782 35.lJIz o.9431 2mi3Tl v.676 -0.9t3 J_696 4.\.00E74 0.5E5 0.t52 i.190 t.859 5-146 ti 9 o.954 U. .u)4 (. s. J J lJ.Yv.doJ 0.00626 0.6 I5.i00T8 tf70j8.495 3.0u53 0 000s3 U.I 1626 rsqSI.2JZl 0.975 iTm 7.090 95 i'irrR-rit -R-nRhl rihRR^i.UIttt 9-9-I5 50 55 r E9.21547 u.0t955 tr Ie55 5l=.o2l93 U.00E5 0.E95 U.561 0.UOYJ U.733 3T 32 zt lt4 U.u66J 0.225 0.00172 0.4771 9.00497 T497 1'.w46e 0] .UUY m 2.606 tA t5 ) 4.6)u u UI U.t.vutzo -oll w6 n6 4U 65. 199 o.399 U.tzwt 9l.UUU4 0. I l0t -986.7t6 4.3ET o.00608 0. 230t 0.06( v-v tq 60 65 490.qql -30 22.OUJI U.l540J 72.t lu 4 4 I. lE4 565 0.635 0.t74 8.00550 0.U )J6 u.06275 0.644 -35 15 3T5% aMSs 0. I.0E432 u.0005 0.949 2.t t45l Tt.UIJq t).3E5i o.95I 4t) 4) 72. 130 88 49'.32 8.934 0.5@ JJ U.Oa s5 OU JV+.oooo 0.ut I.)zb 32 J2 xm6 -=r30c 0.T.tozzz o.UUI 0.

8M o.1 3000 24q968.m0 0.t.i3 z7 z-7.597 U.( U.476 0.483 0.836 4.330 70 -1-e3.13029 3459.IZVUU I .19615 0.073E U.!!q ).UJqZ' 0.884 .6vz\ I.tJl't94 u.04lg 0.08130 0.00001 0.uuJz6 0.0369 U.000( 0.o05e0.12000 39493t.00E46 u.013 8.14620 53.300 49t8 8 E 9- 9 2.13387 2s8593 7.14.vJ6 t9 l9 E.00-04 0.llut 0.li-F u.13234 o. l4 t: 0-0fl43 0.93F n Il 3.00002 0.277 .|TAAT 2400.UUU 0 0000s 0.04842 u.1 5 143 46.ZUdJY 12.00042 0.3JU 25 26 r9.317 55 830.trodT 4M3.52t Ll57 54 34 3.tt3 8.254 t.0094E 0. 0.v.15474 40. isis Ilkonorni T f amnirqn TABEL I.l2a46 I l&155 T1E4 24 18.690 u..056 0. lzy)o 104.{x}266 a.0659 0.0007 0.tuv U.463 46-f9u-3 t.v.086t 0m23i a.ttg 8.t tv u.469 2U zd TIJz' 0. s.5674 tJ.672 6.tl Atv ItA vtA u u 6 n n .ot224 .p3-57 -(t.6q31 -0. i2008 13173.32 I 0.21912 r0 089 4.4801 5 2.t I l4l O.49r T. h h r.2t 1 u.00029 0.UUUI 0.Im00 .334 1.t841e 18. FAKTOR BUNGA PADA BUNGA KOMPON .00I30 0.538 7.0002 0.U)Z: u.16t44 6.068I 0.004t4 o.20923 v. I 599 v.4'.t44TT 70.00004 0. I Jot tJ..33 0.U66 u. 0.503 1. I 6E99 2s. t+ o l6 anfr- -7385= u.0961r o.0400 0.t43 0.5I8 3f J2 5 t.12001 12145.00000 0.4t) t 0.[l 0.04584 0.842 0-.937 8.v .IJUUU 4 5 l.304 50 50 4507t6 0. Y.tll 6 6 m4oil 7 2.3231 3318 6 6 1. l 7584 ?].645 zz ZZ 14.84U U IE 7. m lqT16 0.02339 o r 4?iq ai51 o.0000r 0.00183 0.0212 0.t92 7.Y.E41 1. v.01 07 0.420 .14081 .6-/92 85 90 26891.197 t.503 l.t 574t u.00005 0.092 0.13498 200.lf6()/ 34383 63tJt t4 0.4B 6. 4913.00n( 0.@l 70 75.426 l0 3.t(t. l30l 6 6380398 T6{i s5 OU E91 .00E32 U.b-87 u -T{tTi -r.549 s.00000 0.230 8.0030r 0.09912 0.026( v.18 105.28r 45 244-t.UZZ zy 30 29.974 u.779 -31037 3 4 4 1.788 t.5e-I70 0At635 2.243 75 I /.EE4 o. FAKTOR BUNGA PADA BUNGA KOMPON TABEL I.ll00f 39945.260'.313 85 85 324. r 3000 460372.UUY)O u.4)23 0.87z 0.163 a. r 3-43t n1.060l 0.223.0000 0.UU4Yd 0.000i 0.00000 0.tzz l4 .13001 1356t4.3 zrzS 4.u22t 0.24323 8.960 U-UJJ4 u.OUJ5 0.t)v '23 24 t).uz9t U. I 064l 20.Et I l6 6.12369 T1.t)o -AT[T4T 0.440 63.lT0r4 42i6.007 u. U.6d)L J I.403! 0.692 e0 95 4BqTTl 0. l 80? 0. I JdJZ 110205 I.t4046 48. 0.2A1n 7.1300r 73602.20130 12. -lZ 1.-003335 0.120 1 3 74-71.00292 o.uJ0lt7 6 62R l4 5.UIJ u-uu/5c 0n0207 0.0356E 0 I 556R B@ 6-E{ t3 l3 ZTgF 0T{2 0.u 17.tm74 l 358.409 21 26 23.4r6l ).()04J9 0.66J t.240Dt.2a45 t 6.332 8. I 50E7 32.641 8.UUU24 U.6t3 0.366 9 19 I 0.UUt U.474 u.vt 6 IJ IJ t-JtlJ o.tzt) u. /)t t.o5l 0.562 zl zt ltrEl.934 0.1n 27 '23 13.004r 04005i 0.UUZ! 0n0n U.13000 8482 1 2-835 7.t(. I 2004 2?.773 0.uvo 26 26 U.OUJ69 0.U IJ66 0.z6 ta 0.t.974 4' 1.00344 o-1334i 2r3.749 zu 9_646 0.00232 0.704 1.46948 0.8191 2.1373 r l36.Otrd 2- t 1.U I J} 0.0289 0.iqg 8332 -75 ^) t5 9569.4.0zst 0. I 133. 8658.329 65 65 2819.762 tJ._ulJz 0. r.t L.12232 -4rt. T6@T o. 0.1 I 4. r3053 1814.152 m a6.L3 7 2 658 u: tot 0.UUUT 0.1' :7.t I6l u.t36iq 4.832 7 _692 t) -0.052 7.t.m I.$a 40 4t 45 toJ.R266 T16.59948 2.54fr 0.J tt 54 J4 47. t45t IJ. I -t 2-24 8t.023t 0. r.r-2292.UoU U.556 32 3J 33 42.23tJ .332 80 EO fi6-30940 0.024 U.7 571 T.UTUT U.3:i3 90 90 5984e116 0.605 J 5 1.UUUU T 0.67s 5U 55 509.482 0 4801 0.599 7.00u99 T.777 0.00000 0.941 0.5E6 J) 4U 9i..334 i.Tn UU 85 152sC2A6 0. TAHUNAN T TAHUNAN T l UNIT a e LTNIT e h r.00731 0.412 8.0T001 0.r76 35 72.O R i-?a F 1{t7T6.UJZO 0.UO04J o t364l Es.002i 0. r 301 l.4r3tT 3.850 3tt 26 'zt z7 2t.107 2l 22 tz.UU26 U.001 0.194 2 4.Y.UU75U I t)t) 1r.739 6l 725 6.13301 332.70 2t 0.Jdt o. s2.41110 0.12328 304.44C 7.2s4 0. J 4 5 0 n n J u.66 8.A05 8.069 U.42-'1 7.984 26 303fr U.tt6 .fl00i U.797) rt 0. l03l U.12524 190.293 R 0*s 3-r 4{X1 u.vd6 01061 0.2|J4t 0.i'3005 z16T7IIA I -OvV 10 -2787.655 5.tJ374 -{t1466 2i4583 IE 29 -23]EJDtr t4316 0.135 f3 JJ 56.E00 03-lT9 0.1 9487 r s.002 U.650 TO IU 3.b92 T0.280 6.1qq 8- E 2.479 v.2E 9 9 3.00{ -tistz 0.14861 o.0u665 0.729 6.l-30e9 r 0 13._uv6 u.03rtq t2 I 1196 u.{97 i 95 lna l-oR rr( l-1<rr n hnnnn h i-nnn ZoZmd-4.UUUUU I.630 U.00565 U.64J 2) 25 21 231 U.699 7.1200 l tI7Ist.020[ o.064E7 0.687 OU -6t lrsi.UZIJ46 0.750 tJ.405 0.374 I 4A' 1.360( 036768 0.0l6zu 0.tJU6l 92. r.z)u E o.5u6t u.9.TN 3.TT4T - 0.848 -ia.0006 a000TF 0.Y.12260 384.UIU6I .41 15 5. I 6335 29.IJO tr-ttltt 0.407 | 2361 3 4 t. 7Iu5 20 2l 10. l20l 5 -02m15 8. tJ:J ))l -0n56eg 0.ttu t1 IE * 9n24 u.00016 0.690 2. I zto6z 37. I 25Za 0.3Ts -on46j -o.555 u.t54Jl u. u.00000 0.5tA 7.J)J 3.E 23 '23 .00074 a.661 50 289.368 U.535 0.c'a 2y 26.OYJ I I-IJU I.6e3 8.000I '1.Lt)t u.353 u. 8.507 1.226l t 4.2291 0.t2130 1e7.t5 t94 l).07E39 U. I 8768 T{n6 5. r 75gF t1.uzba2 u. lt.O I JJ 0.E3l 7.ul ) /o u.01 081 0.I2665 150.950 7.87-0.0000 0. I JJO) I 76. t6t.604 I6 t7 6. lr) /o 63.714 0.t24t4 -241.040 U.055 30. /dJ r 0.U4I 0.8)l 5.452 0.aE u.564 7 2.u926 0.00260 0. l.t3ztJ7 426. r.7 t4 8.00387 1.00466 6.@1 8244 35 +U 40 '45 riziv 0.39 4 t5 It 6.uuul U.0t E6l 0.02867 u.395 0294.tr5q0 t69314 i.) t4 0.u /oa 0.333 95 e5.ri7a n dh^l n nnhoh n I inRn <ai1F.552 0.t tz 3_'i 32 T 49.UUUI J 0. I102683-63.tJ24l4 0.I3:i88 72.0t4tJ o-. h u tlr rtt All AJY b/A vtA u itv Ptl A. I 3009 I I 761 .tq 7 Aq6 30 JI 33.lll8f 546-(irr 7.13i.UUUUU u.83-865 0300i( 0. r.it5 7.71 -'iITi-Ii 0.t ein aoa . r.00524 0.985 o.20619 0.r423s 8094.i24 OU 60 -l5mi5' U.U4 / U. t u.

003 30 tl 58.T73 17 IE l9 r 0.1 l 8 6.i-89 6.14000 2.226 u_236( 0.17667 r'7zTl 5.911 0.043 t U.e50 0.2ts57 T3233 4.i06 .04339 6JJY U.980 o.143 90 95 254660.000i 0.453 lf t2 4.0000 0.4-82 n 6-5t n-29D'.1.300 u.467 . r.494 6.t4215 46s.0172 0.54828.123 45 50 700. TT9' 0.oM19 0.vuuuu I .00280 0.0004 0. I 6661 3-7i8I 6 002 l4 l5 7.0378 T305m 0.4-33.111550.781 7.t43 95 tnn 4ON?.140 60 65 4998.t. 0.85r 0.03s 7.0132 0.19E5 lir94 l.462 0.0196 0.v.212 0.0024t 0.0002 0. AIP ItA PIA u n J 4 5 o n I t-tqu u-at I | .u)o 0.362 O.t402t) 4994.r4165 607.142 10 /l t8-29i06 0.768 6.520 7.UUU v. l 4280 356.09319 02ji1q 10. I 59. I 4005 r 853s.00005 0.835 .00723 0.048 JJ 34 86.921 2. 75.094( u-ulrtoz 03825 T.MgI 0.14480 208. D.00830 0.1424s 407.2-16 U.t41 65 7a 962f64s 0.441 7. I 4830 I20.0027 0 00039 0.0--IOe9 o.4-6129 a.00000 0.788 i E 2.Bt-28 02e12{ 65m 3. I 4954 t04.051 7 r o-19l7T Ie.0224 0. I 4001 68733.60179 2. h u l.l T.743 o.44a 2.t'.056[ 0.002 r5 0.063t 0.0i83 0. 66.14001 132346.0000 0. I 4000 490657.l-iT 0730n 3'.394 7T90 o.i4A 1.455( O.000 r 0 0 14010 9623.167 U.961 I8 T9 44rFt 0.14i44 693.I4366 n2.00188 0.TT LO 2t 34390 T.0t692 0.982 0.178 1.00001 0. I 23.889 6 T zso.252 o.6iq 6.00000 0.2r0 0.641.0000 0.2691 0.10s 40 45 363.zu /( o 01667 0.)K .565 7.14310 3t2.743.257t6 8. r 4039 2590.025 7. .0-255 0-a0ni6 0.142 IJ 80 356i:76.029-.00010 0.261 0.UJJ 0. t8TX7I f373.919 0. IqUUU r .t71 l6 32i89 5-8-'i2 l3 T{ 6.853 0.307i traarT 0.0is T2 ]3. 1i t6 30.070 l5 40 r 88.00075 0.0t02 030i44 0.239 0.00954 0. FAKTOR BUNGA PADA BINGA KOMPON TABEL I.00120 0.137 o.t42 t5 l6 E.-20rn I6385 494e t IU 3.138 55 50 2595.00000 0.r t.737 7.492 0.)?Q n nnnn n nnnnn n t inn/} 1<n12r2 t10 a I i1 . f -6.. r.485 0.OI266 o.521 7.0053 0.i22' J -d I68C [5q2t a-.639 I 9 3.t5462 TI526F ' 68.701 {J.0445 5.133 50 55 1348i.0?557 0.053 0.lP Ptb' Att.660 t2 It s.007 7.L1 '2t 26.914 4 -5 .o72t i.3996 0.467 0. 1 33 7.3506 o.I3E U.v. I 6281 4r8-D 6.l4t88 532.115962 t0.zo) l6 9.337 5. l 4075 1342. 0.UUOJU 0.14000 I8l8993 453 7.a50ec e1025 6n23 2ti lt t 5.668 0. il 7r6 4.9-3t T8.Ig IU 2A t3.t.2T320 0.01962 0.100 0.0000i 0.7m 4.031l6 0. FAIffOR BUNGA PADA BUNGA KOMPON I TAHUNAN T a T]NIT I h I.00020 0. 39.00001 0./oy: a.216 IO ll 4.t z\ o.0007 0.820 7.v22al 0.I4U o. r 4000 944724.182 0.134 7.67-9 0.79.:t6 6.5::7t 7.0266r 0.204 0.143 8s e0 132262.8&t 0.154 Analisis Ekonomi Telcrik TABEL I.426 7.15692 59.767 7.6t I I 2 --1.983 TS 30 50.575 rz.733 0 0014 0.IU/' 0. 2 j T.0r l6 0.0001 0.083 0. I 4630 tsE.i$2a 4.00480 0.s36 3.00000 0.33f .-4r9 2-38 499 6.EI6 u.00165 0.143 80 85 68692. 22 23 20.020 ll i2.))u 6. 23 74 23.06c 34 35 q8-.14123 -882n 6.2t5 0-ni5i 0.687 2l )) I7. I 4003 35694.474 7.

2E5l ).00140 0.000c h 6nna 0.uo9l 0.06769 0.r L.l h h t. r 7082 1218.17003 | 33089.tu-3 0.t7472 43.543 6.UUUL o.882 70 32513.171 54 b4-7AT9 -30 3t 99-.187 3l .4104 0.21466 4. r.2476t I i.U23 o.00096 I o.00162 0 .886 (r.000( 0.000E9 0 6089 fiTo.v.rh 0.80ll s.18266 t.7s5 0.461t 6.ihd.250 85 t0 -90 [ -r:morz.Oq -or3la o.UU / ) 0.009e0 0.0oooo | 0. E7I E 3:6.696 22 ZJ 30.+v 0.010( 0.777 0.vv/.1755s 180.757 o.14541 0.UUUL 0.41s U 12. t9Jb sI.00000 0.5 3!i2.426 v.doz 6 n n -T- r!{ul u.6)+ 0i305 / I.00000 h .UUU u.q75 12.5495 -8 0.t-2 .08764 0.r721 2ll.1054r 6.000( 0!qq00.vz6.08r 0.46083 I.U t434t9.46296 u-oLzvo T. U4Z+J 0. or+o / T13978 O. 5fI7 25.51 I q --' 4.368 5 -854 34 J5 180.tzooo I 378782.0-49 0.479 1566.0056 0.668 6 16 1 0.150 6.17015 6.506 2. 24!.5337 3.603 ).5 89 3922 -6'1 2f.136 6.253 -4r .OI IUU 0.JUJL 0 (]7027 o. 6E5 o. r 86 U.r144 ).00005 0.7I{J 26 -290.037c 0.tvu4 t 4 836 1I ) 5.6 . 6E67 (r.463 u.2s0 70 -Tl 59293.303 6. FAKTOR BUNGA PADA BUNGA KOMPON TABEL l.246 J _T l602| ai244 .74i 0 364 4 I.065 l.s03 0.294 i 0.0t266 0.297 o.250 a '\<n 95 lnn 95 I fnT I roolzrz rsi I (<a<. Y.oooo0 0.1s5 5. I 520 I 5.lou 2 u. l-Y.011TU2 292. 28501 s.. 6142 I I 5.ors5s 0. 9241 3r.369 I -ansI51 2.1 299 T.U /J 21 z4 t) .16i l-. J. T /UUU c6f083 r5qsl 'z I 1.015 U.882 60 6) o) tJ4 t9.106 0.036 0.380 l-j.mo I 0.0T104 0.00003 0.Y.539 0.00000 0.267 6.t(.0469U u.007 | s.0849s 0.6219 456.607 . 66J) 157.050t U.013 0.ltr/I -T.871 4T -45 7q544{ U.0004 0.800 a4w U-UI d 0.00002 0.94t U.08-8 )6 u. /v6 )a 55.19738.t-2t2 0.i24 l5 ) 9.6s9 l0 U 4. e1 .17'78 0.1 6000 2032i1-.r70ol II 7255 5.00000 0.lv I 2 t2 6. A^tt Atr I/A rlA u u F'/P I'ft NF AlY r7A n 2 3 4 6 n t.257 65 65 -t( I o.r 9 -3t803 o 261(.0066 0.ii<1t11^A 6.o229t) 0.)u4 l9 9 t6.offi 2.882 90 9t 132895 1.378 552.UUJ4) u. t4i2 0.147 6.17000 II t(f.376 o. D.ET9-j9I T877 4U 50 t6i6 7-u{ 03006 0.3898 0.452 0.624 0.00010 0.01t( 0.880 50 55 - 350e.118 R J 6.203 55 3J 77-883 o.U4JJ T.ll. 0.2434 -o.8il 0.] 500 1 ci6143.56 0. U.35738 5.00001 0.880 OJOOI 0.r.17000 8018947.0041 T 00074. 157 156 Analisis Ekonomi Teknik l.r7r8t 471.196 5342 IJ 7.U) IZ U.u27l E 0.27E U.210 1tr 3T -1 1088.274 6. 7641 5.474 6. ( .346 u.88 1 55 6U 7370.927 -0.00472 0. FAKTOR BIINGA PADA BUNGA KOMPOn- I TAHfINAN T TAHUNAN T a a UNIT a a IINIT r. 7014 98.857 0.946 0.882 10 'tJ 58288.330 0.T0576 tJ.00000 I 0.11907 r r0.820 zv 0.I8.4=86 33- 34 155.5523 0.0019 -0:00032 quorz l| iT54312 5.29:.23769 4. 1.449 5-844 - 5l f3 -lfa3Tt U.4()6 4 IT 9.0596 0.045 3954s61.0r 500 0 18500 | I s.r807I lm 19.0048 CI0008I T0.94t II03'00( 0.noee r040.OUUI U.02538 o.1 600s 21915303 6248 )) J5 5d26.649 6.4t1 tJ.s6e 5.882 75 .4t 0.312 6. 6140 11s.or 782 0 18182 .t(. h h tl.032\ 0.m80 0.l7ll3 888.23 0-3r38 0.6401 v -26)lo u.4.17'.198 1.02s U.0570E o.oo0( 0.) lnf 95 ^ . r.ztltJE 17. 17653 l! a2l 22 26.450 6.0105 0.00545 0.802 614882.0001s 0.Zl J I.520 0.858 J5 40 378.00120 0.UUUUU 0.210 3.476 0.00i3 0.q. I t6 0..266 u..tr39 T 1 1001 I a3332 0.UUUI 0.0-.226'l u.215 35 3t T4t.t77 30 JU I 11.00020 0.t t34z -andDz .008i 0.010 s.rztrz 758.t 60r0 t0435.0324t 0.4H 4.0u I )4 I 0.UUUIZ u-l otJ4.314 (r.447 -0. U.l 6000 r 88281 5.936 0.oo l32 I o.661 s382 80- 8s i5 3TTTil.|JtJ742 0.344 .586 0.UU+UI 0 6401 T4g5I4 6.vt5 zu 2l 20 -2-. t+v ).869 0300e 0.r.tu t> u.UUO I 0.000 0 t6296 3i1.502 5.456f 0.166 29 30 15.J.713 6.0693 0.2-0 75 29996.rzooo I n nnnr I Anndo I n rzhhn I 17668830.8lT 5.vz\ ).03676 -0.00007 0r7oo7 I I 5089.ndn 8305937.7631 26 47.0002 0.1700t l 59080. 0.6n J. 9 4. 5.6JJ l0 IO 4.3s6 'r1044.UU4O / U.512 s.00407 -t740.242 4U 45 4T - -533.t v-vzla U.UUYU / 0.19453 n282s7 2.60.1fl39 u-2 I l3Y 8.010t4 0.] 5000 4261e8. Y.00189 0 6l 89 530.3 1256 e 2.230 80 80 .6t62 6t6.u)Yt tt-(.509 6249 60 6r n3t5.iM tt @34t u.UUOJ) U.6s8 1.093[ 0.t(n aeA o ooot 0l)0000 I o.00E67 [J.20690 21TT C. I .414 u.673 &t: . r.izq99 tI 1646eT441 5.165 U.575 5 l5 l 0.215 0.0tr769 o.874 I 0.T 23 373'06 v.4. 252 u.ut tt 0.807 0.314 1R717qoq 1?' 5.1 6c2:0 4965.246 50 50 -t70.8m J..UJUI U. 7 /IUU 395 7l .r.000( 0.746 24 24 35.U// 9 IY -gv6l U.04466 .l t29.tr6 .23022 14.66T 5.0311 -.0 17070 I I4T6T9T 5. 0.240 4.5r9 4.038 i6s 5.{ a 29 81.t62 6. 8290 4?1.I50 6.002r2 Io.AZe l1 lt 5.t051 5.685 6 6 2s6s I 0.108 0.988 0.504 .r50t !.721 U.882 < RR.ooo( 0. i96 32 3T 152.27861 3.00000 o.t -16- 25 [1Ba o..v.748 0. 2360.000I 8-t 0.n7 324 5 5 Lte2 | 4.T.1 t5002 46A57.201 U.il ).0E02 u.ulov 342.882 90 632730.748 t).uzl U.963 5.142255 0.005: 0.216 v.O44 .336 I l o-ootlt 0.094e 0.amniran TABEL I.UUUUI 0.001l3 t 0.6557.436 0.17249 402. 199 ^ 5 ) zl00 a.580 0.EIU U t7 14.10861 0.03047 -a.0r 541 (r.0003 0.v r :rJ o U.1 6n00 'r'tl .d28 zu 2t 22.q!_8_l 5.I OUUU 5 r.05469 n22469 0.971 3. (\l20 83i.+u.ooooo [ orzqoo T67s112.0064 0. 6545 183--0I 6.468 t4.O32 T 27 fr z9 63.r rtA u u btv Ylt.229 l4 4 7.UUUUU 4 .699 0.UUIYb 0_002s5 0 ta.0001 0 00001 o.1 6000- a.00000 rl 6000 {964.733 5.n ).!69 130.UUZO 0.0077 O.t.l9s3S I 0lilo 0i2123 0 1e123 5.2848 [.+{)zo 3.00219 0 .0IJ95 U.40s l6 6 10.2A'7 8 U 3.4t 5 6oil 22 n -Tr. 6tn4 e65Z7A 6.0123 -0tr018f ao. r.837 3f T '115.628 L 0.574 U.134 94. -0.381 6. OJTJ o. 3.

u. I 9003. 158 159 Aaralisis Ekonomi Teknik Lamrriran TABEL I.UU)U U.tr4wI a2304:7* 4.U4UJ 1.267 65- m IAI-s82a21 I 0.00000 0.207 0.16t ion .tvl 0.tyI t4 n-.00001 0.48I 5.28& 0a3T 0.494 5a<r 24 t4 6t.2411 5. tyyo6 ]T3IX so-0r -60965 t4 I{ '{I)-87G 0.t 2E 1u2.225 0isz3q -0. l04l 1). IU9 U.140 T u.3 1978 T.00345 I l.U I J) 405T' 5.31e s.u I )c o. 4.0000t 0.590 c-073t 0.t9t47 D 5.0097 u.oir002 5t ) )5 8984.378 U.0004 0. I 8000 26124s 4491 5.t7673.556 95 I 5030081 .5 55 65 65 rl3-8652' 0.UUt+UY u.596 0.000( 0.Irrt5 -nT829I 28g.263. 5.0-50-19 I0.386 0.t9 t49 T7. FAKTOR BUNGA PADA BUNGA KOMPON TABEL I.44630 0.8501 4.1T000. D. Rn lsaratzl on< I n nnnn n nnnnn o I Rnno R56RO6lA rlr I < <<a rnn ioo 35867089. tCZ u. 5.u60( OOTI. I EE99 u.0 r u9 v.718" 1.1937r 7-T91A 5.UJUI 0.566 2 "CTm -a.loi ZJ 24 )J.t. I 3128148. I E055 1816.r0. 0.967 0.19000 -80 563067.1.14-3311 0TOB2 0.003x .3341 5.00000 t) 4A-470309 0.670 5.-.7 55 I538 688| 5J36.0.017 5.OYU 4 'IIrIET -3. I 8000 t367339.0000 -0:00000 0. r-v .ta209 4-7q.246 34.556 7A 70 iT4r11.0000 .+f.UI A 0. FAKTOR BUNGA PADA BUNGA KOMPON t TAHTJNAN T a UNIT TAHUNAN Ja UNIT I I h l.tul4y 66qa41 5itf.0000 0. I YUUU U.417 155. 90 03040 0-i0000 0.Jvr 0.19000 f4393t3. 0.566 0.0023 0.uur u.3{ 7-e41.t372 U.263 75 80 0.tv)u) l9 t -6q J6.672 u.zoo s.JJY l0 lt 6. r.15 I 5243 -33 32' J-3 z-3536-3.19061 16t2.876 tld I t.5 1-.v.0064 0.10r 2U 32.t\ttv t ).486 lf '2 7.19001.0059 0. 3l.660 I 0.0004 0.uut I I o.dt ]U 5e27. I 8000 t63'12236.00964 u.+6) u.669 0.025 T.UJZ6Y 0_02690 -0-il6s0 l to: u.000ss 0.n tu.4673t 2.ooz {.070 I9 2t) 20 J2.tool 5.19043 13t4.00868 0.00008 0.1e008 tizil.Af 0.UUUOU LI. l 64u9 2444{1 22 23 t3 54.19000 i.0000 -0.14 0:000n s82l 071.19000 79.00073 0.U)Ut 0.r.I9) IJ 26 73.I4e. T z7 109.556 85.005 u.0r29 o.uofz'4 v.06X \ ))) .502 2E 2E .26t. rcttri6t 0.r19 LZ 45.ou249 v.151 90 2e-e470o3.606 5.rTt07 *4. Y. T UUUU .l'80m 953 I .214 lr4fl U. r-Y.s40 | 0. (.-l6t 9 v. i288=l62Z08 I 0. I 3978 0.r tt I J6.6521 5i3S ft .106 .649 U.r900l 75214.000.0000 -0.uot a 16.t8126 794.J6z ). 0.T62 s0 0tr00I .06s 5.0T00 0.t62 t6 6 16.001( 0.43 0.mt tx E U.4lEl 5.00000 0.F.18077 JJ 311._0. r 9073 137 I .912 T ---T37U a.948 s.675 U.IEU v.iem ZJb. 34 34 -31-tr337 o.172 u.T88m 123VT4 -53r6 l9 9 E 27.00605 0.140 0. r9000 t0zt89.uttzuv a:19-209 -402no 479. I 3705 -03170s '3.941 0.L --57L L-T1T 3 t r.971 0-.K. 25 '25 I t.52' -5I29 30 0.1240 U.000tr - 0.in4 4 2.v .214 s.Dl 5.OZZtU o.9I0 IJ 9.016( -Tn02ez-l TO i[61.2401e 4.0.25i 35 35 - 40= 150.949 U.u2369 lt.003 -. h h l-.0738t o26ef.324 U.ul or+u 0. 0=.UU I UJ -0.U08 ow U.267 76 t) T46|?2A64l 0.UUUY I I103. -n{ml 538.0.t9175 5T1527 5:2r5 .0042 0.0046 0.24>24 4 0.4961 t.00575 u.0077 U.00000 -0.234 u.035 5.IUZ 25 67.{3-l {.16 vf.18002 t4-I9i-I.685 0.5T37 '2t 45 923 0. zv '29 -130.189 0.67 0i00i 0-.939 0.z5z 0.01823 -02050e s4.00000 0.0000 0. r 9000 iss7i4 r 5i . _l{11251 5.UU)4 U.20MI .u2b2 u.673 7 -l-92{4 --22.tv AlP NA PIA u u btv rlI N} A]Y r/A PIA u n I J I J 4 5 6 n 5 6 n I.7{ E F .00001 I 0.-01l5 u.Ulru I -oTsn nri]8n T. 0. t71 u.UZE63 u.v.zlzru j1-41f]l IJ 4 5 '1T7.0431 '23.OUE I O 0.01509 -0"20"82t 2611 tc t29 o.29321 7 J 185 0..00301 0.974 u.84t 0.(170t -0:042-'2.06289 4.6n221 4.5.oe4l )..4J6 5. -T.53.388 0.176 U 02228e 4.370t 0.00005 1.0-olz3 0.00000 0. 0xo36 .U92 l5 J 13.UUI J u. 3-15r533i. 80 -8t -1799Tr1992 1.00043 0.00354 u.288 0.00505 u.00000 0.00000 0.548 4U 4tr .7062 u.45992 33.ub4 0.555 60 60 34104.00061 0. s.0425I T221:l 4. Y.203 t.303 9 9 0.u9u5 0r$- 0. r 9000 il89r r42. 85 lls64t?'r651 5.+>6 t 0.t zqt -337. t6uzq 4-63?-r.025! 0.19640.4591 5. tvJ)4 zaz. lvu U.19605 l65.uJz u.577 I 5 s52 4t 4{ -2mi. I B00l l r4189.m5-91 0285qr I -ctzt 3798 1 6 2.I95s .0000 ri ooooo 0.5 l5t u.UU I4 / 0.0J6/ u_ool24 I t9tL4 lJU.fsx 0.267 9 'r 95 6772030.Zlrttr9 422ts 4.0000 .00000 0.33 3.159 0'26-a u.tl3[ 5.092 0.5t7 l0' JU I 84.)ul .286 5263 85.997 0.0000 0.19018 55Ie:82e 5258 40 45 nrcmd 0000a 0.841 qi | 4.954 8 9 4.556 TO I 106004.l6l/) . 1119494.700 0.2281 ).823[ 5.556 i5 -r0. r 6.f )4 -50 -50 598-8.6 zb AT 0.357 030m 0.106 1- l{ J.003.1&] 0.4snr I 2 t.D u.6466r 2 l.u04zj 0. l u964 lo3f40 IE o.60t(( 0.656 q. .000s1 o1905l 5.59J4 4 r.0070 -0tr0126 0.971 J) J2 t. 7-9j16{ 0.4r0 6- b 2. 0.t3z39 4.t (-.4-9r. 0.f .208 l 0..2t4 l8 020863 .ZOOI s.387 )-zJv 3l- ^2rLsIS U.00017 o.I80eI 0.W1) t7 t9.I' 5 2.1e000 418344.18( 1. 0.840 v.00(ruu I. T1 0.ot I.0000 0.18005 2!q8li.00000 0.3139 u_trxz Jfr 02r.1(.uJz97 v. h u ttP vtb A.f49'.000n 0.021u 0.0r04f 0.728 0.UJ09 0.J /u99 1.t8l77 566-.s2{ 32 -37 0. r. r.19087 I 151.555 55 55 60 - 20-555.5)zl o16-2i o.-5sl.r t-.00149 u.4t103- *0.0T000 8000 0.00087 T66112 -16c-117 . r.938 0.l z6 rll.04 2.25I i.0000 0. I 8000 3745s717.6661 5.424 s.223 5rl.556 e0.4t6 o.523 1l.3149185.1O56'-86. - 3r 0.O I UJ 0. t>J t2 6.429 O.UU9I CI0-01r5 0.392 0.00000.163- s26i -67 I 49910.uu4d) m63{s .639 4 Z.a4 t t.01968 u. 14331 4. --298346.18400 s.20252 79.584 65 27025.01377 0.480 2b 92.19123 8II.0000i a.589 U.00107 *0.114 0.l9E6E I t s.038 l ).494 IO 516-et OI75I -0.00T10 T.uuu24 u.354 5.147'a 0. t4 I u.v.25289 3. 5.

00034 0.407 0.27218 04s2t8 I 3 6141 2074 | J 3 t.00000 75 868147.01 565 o. T13.8t2 l8 l8 .1' ( l.50l 4.-70o) 65 0.3101 5. 54.78sl| s.z19l 0.90s I I -9 0i938 -0.0.2moo 7703:411.E33 l.224 0.3 l0l 4.00176 L2al76 5tt7.0000 0.00536 0.45( 4i6./A YIA u U ilr rti Alt Atv PIA u u n 2 J 4 5 0 n n z J 4 'ltA 5 0 n .76t )U 3657.0000s 0.00781 - 0.2lool l't0201 .4331 s.02i7 0.6830 [ o.687752t.03 4 9 9 l.a\D 0.055 4.00001 0.2 l0l ls09l 2 1.30820 rol81l 3.997 3t 3-5 0.0606r 8 _1.979 30 1749.909 22 --66264 i 02-1265 i7i.6E8.1A 55 22644.396 0.19t1 4.727 o.093i 0.2 looo I es80678.0025t 0.0.Tt.001 5 0. ltl 391 "T4L043 0 00851 0 00180 U.77t t1 t1 25. S-t'.tJo2\ -T.699 0.Itr2 .UUU V.647 0.s33 It tJ !1.r' I h h h t.45'.Il-14{ 81n42 4.20000 (.237 4.031 10 0.93 r 4. v.33438 1742 2.{ <r.083S1 0.439 0.999 4t 45 )(.430 0.2176[ o-0584i 0.0000 0.24s I 6 2.00000 I o.99l 4.1*' 0.00000 0.z t vuu_l l UUl1l u:LZo-L t.03 rl 0.23( 0.792 a.00002 0.00000 0.0376 0.00E..9t6 3.690 n 22 i5206 0.000m 4i 0.!60 I t 27 274] 4054 t0 0 l6l5 . 4.00000 I 4. 68 1.94s 23 2t J0-I80- =T7nn 0 0r251 0.tD l0 8.0004t 0.22565 78.zlv I u.632 4.000 55 3574J.9et 56347.02941 0.8471 5.00000 02000tr IEii-3r.612 0..99.00000 n ononn I I o zrooo n llnnrr 348650971.00000 i 0.638 ooo4ol 0.00855 0.T'.6ti l4 14 l!-4?l 0 06e3 [ 0.00944 v20F'44 105.0007 0.oooi 80 T' 0.415 .758 256-018 !5q) 46751 2T 1l 2l 0 01831 0.R. t-v. Le6 4.f6|o' T9. tJ.tt! | 0.999 sn 4.1228t 0.0000 0.2 r 000 441466.75 671 .3s9 0.18629 5.26\ ondtlnRlS 5)l 4.036-7 0.810 20 -20 -4525ie 00221I 0.721.045i 0.00646 020646 t54.B11T 0 341'17 7. l 8363 0 33363 4 ri!51[ 1 7.JUO u.7d2 4.02(tI 0.40 | 2. 30-913 -lr.548 0.724 zo o.000 90 t1]186!2121 I 0.337 0.589 2.274 0.114 0 047.7 55 4.474 021474 210.7A | 537s339.ot26 0.0os8l 0 00481 0.O14 0.2 r 069 445.Y.zl0l0 9749..000 | 85 90 90 28228209.514 0.21577 -T1T354 4535] I 19 rq re-4F 0.zouot 16.99tr 34 3{ 652.20000 26876693.0020 0-.1845 0.6i455 I.015 I o.2tI l0 32.20000 434073t.TN I.2rrt 25.(.0000 0.r86 v-vuz+ 35 5-e.UUUt 0.2331t 42 142 4.20s36 186.00004 0.20444 22s.21 000 2969996. I 3438 0.488 0.746' 2J7.423 o.2 3l 368.003: 0tr0070 v.o0000 0.330 4lle | l5 I' 15.0000 0.' --I9Zrl4.s20 | 0.) /6 4.0002 0.6% 4. 2r.6Ii 0.988 33- T4 492.762 A 14) lnR erel?o7.469 0.21032 3 103.000( 0.137317 tl.25605 2t 7 t4l 3.00444 0.00ort1 -0.20034 2948.20041' 24s6.000 10 623700.688 4.vTT m1-e65 0.000 75 T5 1617717.23941' 14 00! 4t77| aa IT 7.84- .q75 29 0.9i7 2T T5 -95.'2t7Ul 1-4TT4T .594 I a.362 | l3 10..32l 3.00577 x 20 3 t8.34t].327 ll 1l ol0Isl 0. r.70 [ I 80 4195943.UUI4Y 071-1T0 0.ZUU6) l l qL882 4.0016e 0.00084 e84. AtI NY I.4a4' 02!ll 0. o.0000 q!qoool 0.449 a.497 4.210T0 65 t40210.760 4A 1469.0000 0.439 r2 i 0.01923 0.1j! I 0.52: 4.00059- 020059 tlg!:t0e) 4.4r9 3.633 4.199 4.192 0.7 L.0i001 0.:149 '244. S.OJJ 2 r464l 0.2t689 59.068 4.432 | l4 t{ 12.20i 4162 9100.95i9 4.000( 0. v.21388 72.ol?i.513 4.Lww I.2T062 48.s89| 292! | 5 5 2.27'.2i855 e5-780 I16.031 4.24i1 s.494 14 0 0r031 030219 u.839 4.zwtv !1422s8 4.dloc L 1.43 8 0.160 .-oo7ql zb n t t4. I n nnnr h nnniiri= o rnn6R n I Arlaoaal at it <nnnl I I rhn I R00RSr76 46n .ou6 IE IF 23.247 0.20001.938 4.2st2.7W / 03862' I 3 4 4' 2-!4dl 0 4665 0.21 004 25295.00002 0.8s3 4 9(r4 n z-7 28 l.s1rl 5000 6il fi45059.oll44 a.]NGA PADA BUNGA KOMPON 2Oo/" I I TAHUNAN T TAHUNAN T a & TJNIT t UNIT e !.s08 7 7 312? I o 2633 [ 0.nfiIi ta a.223 4.1346 0.997 40 {0 2049. FAKTOR BI.00107 0.11 0 01044 o o39r I =0T0-02 o.986 6 6 6:1345 U.oto48z5l t000..UUUUU 0.740 4.658 0.00000 0.27742 tz.730 l6 I'.'.{0391 a.22923 s l.0000 0 21000 51824741.0Ti4.I0a4e 204s.+. v. IU J4E888.20000 10801 137.22A44 0.40( 4. t1 9:810 I o.0000 0.01 8 l 0.326 6 028507 3.22277 4.0026t - -23 're-gI. 0.00047 02t047 2118.1436[ 0.772 {.28 i EO fl!:D22!L462 0000( U.20255 4.98t 3T 32 445.1 799 0. FAKTOR BUNGA PADA BUNGA KOMPON TABEL I.448 0.930 3.21002 656t7. 819.948 25 zt . 4. s313 023 13780.0119 011689 0.oo27 0.i3Fl o3!861 0O9820 0.Ttig1 46305 0.151 JJ 410.026 4.1s0 4.20014 7343.[. 30 3AE.956 26 0-.837 8 0.0-0014 0.0042 4s497.00000 l 0..836 0.04605 a.26841 d .743- 29 0305-l 0. I13219.Y.0=010t 0. r.000I 0.t3q I l6 l6 18. rr alisis Ekonomi Teknik TABEL T.00000 o.00000 0.20000 1744439.02a62 0.0006e 1 5 1 JU 0.762 60 60 92109. 251.891 2t T .822 o.00 t 3 0 00027 0.u911 r -2 I I.e18 63.020t4I TnoI27 a.21057 0.368 2.0i4.711 I 55 4.0.rlin il0.U'1 4. h l.00lzI a.01388 0.967 0 0000 n oAr)n 0.00057 0.20369 271.00000 0.000 | e5 iq5 7-i2167A4.408 otrfiq 0 00039 o21039 2563.0033 0.45249 066249 2.I+U I 0.85 8l 4.A8r 0.007: 0.605 7 rt u9l 372!l 8 v.802 0.0000 0.-17 4.256 0 0000 0.0t I 5.106 s 446]l 2s40I 4 [.278 IT -i:i 8.oaizT .7P Ytr.764 o0l5 II 0.6q4 a45455 0.02526 022126 39.1 4.34( 4.21m1 e85.0649 0.683 0.488 ) U.00032 0.0008t U.z r ooo 134420039.675 rt l5 17.369 U.957 0.687 J5 I 0883 I 96.27473 0.ztzt9 451 2r5 a 4113- 24 79.254 375s.762 e5 33282686.20000 .0000 0.0.07507 l l [ 3.z3tn .548 473.04808 0.-24 z5 66.916 0.400 0300s 0.0001 0.tr07tL 0z0It2 4Tl:e&I 4.0105 0.t'.909 4.3007t 9.21027 35 _@'0.03852 --10 l0 6.14667 [ 6.4TT 0.52' T 3 t7721 0 s64! [ 0.2E 16.47417 i.21I7i .94i t9 19 o 0.000( 0.5E3 o.581 4.841 4.440 4.21149 si4r4z i-4.054 r 0.20005 ls28l.991 5 3.156 -8r747 0.78l 4.1 l8l 4.0354.qsri I .IUU/I 0.982 3l 32 341.93t1 4.ZUU 0.0tnf a.262 03001 0.894 a-ll! I l t7 IT 2-t86 0.0017 -0.003-07 AT3OT 326.ii45 -4T031.977 28 0-2 1 084 l193. r.376 0na4.20000 lgqt342-j!tl 5.728 U.20781 128.1A 240463.24808 20.-160 4.

UUU /U 0i'0702 u.zztto 795.141 32 5E0.9J6 v.912 0.404 4.00001 0.)4) IU 1tr 0.0028r o.-0m 4357 '439r l6 IT -17 11 759 0. 44. h f"v.742 0.215 0. l9u9 u.JJ) Z6 7q 3t9.00r otr0026 022A16 3920z07 4.22t03 .815 -o.INGA KOMPON TABEL 1.t r.UUUUU .trI079 4'.) l4 21 76.6 tv / I.012t 0.1 u.448 ./oJ z t 3OTl3-[ -teo.408 q.4t9 IU IE tJ.144 2.264 U.('UUt. /U6t J.0000r aI23000 240fl235.00000 A nnn6ri' 0:23000 .r.-02881 2.IJUUU I qUUI -t.0920 v. h u blv v/l Att Atr ttA PIA..OUIUJ o.90.vtzL6 0.055-l0T67T oTi67t a14613 1.000u 0.ot29 0a00302.EZl 0.r8 l0 II l0 7.UIU! 0.) -236691 -5aeg -T8 9 l0.>5 I U.74 zI.595 -r.--0.4EE 22 z2 95.t670 0.001r 0.7M 1.i44 4:538 JI T.989 4.962 4.0000 0-.0834 u.410 4.o0l l -.Ir576 t0.348 60 o5 65 410571 .205 U.0024s {J.UUUI 0.09576 o.0007 0.0.23001 o.UUU4O 2 i56. t ))r ' o.T84 4.!.0161 I 4.505 0.UUUI 0.UUJ 0.vur U.'t4t 0.534 30 m U.18 1 02 -.zJ6 -[.4e0 0.042 3 J 4 2.tLz 4.5e1 4.23174 85.442 3. 0.531 z> T -3I9rO 404.22000 -690500i82 5043883_826 4.3 '25 25 l44.3 58 u.955 4.ZIUUU I .077e11 0.05630 0.405 4.0000 0. 4 -04tr845- 0. T75s-.00038 0.908 5.00000 0.irae a2s629 -T'2m9-3 iq49l 10.151 0.619 J. /60 8 9 6 --.14q -I8.494 4 4 .ts4 38T867.23038 2658.3L t 7 6 I 4.023 0.o4u 0.545 65 6.1262 0.38 l 4. 0.-0.OUOt z2 ry.22154 650.348 75 15 EO E 05623.0296 U.)26 26 2E T:00n u.UOUU4 o. I0 .0004 U.0tu.22000 n ia-n^A 7273797.i u.524 26 z't 26 Z7 --.987 0.303 0. v.54t 50 55 5U 5J '' Em60l9r 31279.22000 3684-3740906 4.4301 4.005 0.0o0f U. FAKTOR BUNGA PADA BUNGA KOMPON I I TAHUNAN T a IINIT TAHI.ul6i 0.tr46 $a.-x7:517 Lt t.z'u tv 1426. 16ll 162 Analisis Ekonomi Teknik l.22000 269129975.UUU I 0.684 U.6) !t .uuuul U.ZJUU/ 434{ )U JJ 20796.254 4-+42 tv l9 )l. r.195 U.224 I 4-91 2 T -_15r3 u.999 I o ooof o.28426 u.40ta1 t.22084 tl85.803 5 6 3BT 0.23051.uou/u u.t6 4. /6) I 2t 65.0000t- 0.uut6l O.I )U 4.U I I /U+ 0.1t6 0.4()U ztJ 62.UUf I ] 0.917t 24 I I6.708 2. 7 1 0-2J4E n.INAN T a e UNIT .uz t\ (r.139 -t fi t6 IT ' 24.958 4.545 2ts48t. ixc 6. 1.2t6 0.033 0.J I J l5 22 314 0.'.545 95 -tt 'iii^ 'dra"e-{n<o-t7? U.zJ luo 941 465 437r 26 z1 2t4.ouz29 o.L I.6-78 0.561 54ffi.D33e -73et[ 10.544 4A 40 J940.UUq( U.2313 r 764.Irinon I5t0F76637.000( 0.499 23 .q7sl 4302 23 96.474 0.23245 40q.{950.2263t 158.703 0 3f00 0.000 94525 27t'79 4.0-o002t -0I30r{ -.0000 0.0u51 o-0Tm 0. I 7845 'o.1o2( 6. r.269 tJ.7D 4.2J56E 1 76.22008 I-29165i5 4.545 90 Ttr lz344l t7tJ.86 4.0tr000 0.000t 0.UUUU 0.7s8 U.41218 [.839 4.0is17t I .00000.2T0u-3 34971.45 4.1 L .T64tt i7-.219 11 --42:43 IU J5.29i IU 1109655. D.230E6 !l!?.3'. 30 4.402 o.1 88 1 IE ty u+3-I30 u . u.. I l4 .2038 0./.U4 r U.+) 60 TO -(tt wet126 0.00000 0.67045 2.vu5 I / o.51962.t267a -035670 s.14{ __Tqr.tJU2 -0-.550 o.00000 0.r000 I90536750.940 4.2200t a22. I 08- -0-240-1e e?46e1 l5 19.t27 t2 .949 trI-7idroiro )ki 0.arnoiran TABE.002i U.22000 1if.233UZ JJ I .2s489 .01342 0.UUUU6 0. tJ.UUUU -TT524ffi-1t9t' -0.537 -r.d lJr I.545 75 553201 5.t5 I lo.{14 I ) 2 1788' 4.3492I i.48966 3. r.JJI Z7 ?E 261.ou4r9 0.781 .U / J{ u.3e1 4.604 t 4 ) 2. 153-297 -tr00r 01100:Il 0r230rl 3-270.UUZt -0mG-6 6.r(.00006 T2I006 4:iTf 4U 4) 7694 tt2 U.UUZ( 0.0000 0.436.O38 -863A44 0.s41 3t 54 35 -.0031 0.qT.1'5i3 -r6.l-.00154 o.6LV I t.00000 02T000 I 866230.539 33 33 926.348 4 liii r 95' nri r TNR 0 000c "7.0003 0.I3020 54 35 t053.442 0.00420 u.t'.044t 0.889 0.000[ 0*2200{ MS 4.167 6 -o.34 q-q lo )t '2t 17.00000 0.00003 (l.te4 0-.@7' 6 6' n l7ll 1 4.uu09 T06R20 0.zzr)) l'04-en- lTe.u/4 u.2486 a.23000 3a34616.t)96 0.4301 J.00000 0. 0.00I06 o.521) 4.?19t .4JU 0.yd) l3 *14 t3.2?$a 0.30057 5.I82 l11.4l.0tr000 0.4tT 0. .t ttt) 18.2046 '0.b42 0.Diil lTt 46A 4.E07 0.217 4.926 0.UVUJ6 u. l 369 o.337 -29 30 389.872 0.E59 I 0.-tm 4.v1!L) 0.23000 il59.07057 -0.9941 4.222El 356.835 -4rt24r29 4.UUJU U.OUU2I 6.24228 .*49e7lT 3 74]l -2-.305.820 U.UUYJJ -0T340 -riTII?7i.0159 u.n10I tv t42.DT 43?i.00it U.0f3r. 55 60 l5l9lI.l-ztt v.348 9U 59208595.107 U.0003 r a.849 u.7081 i.864 5 ) 2.861.4s14 .-(-1aai tr< hoe' ' 4.uzuv 3 4 /.7er78 Bj4a 1417. 0.007[ u.t65 0.63 l9 '2rt z0 53.3v u.0007 U.f.UUUt 0.2242U 237.211-75 v.00057 022057 1161 ngl 4.o00-0f CI23000 67-77134015{9 4s4E 80 '0T0000 -q957189-7 8t 85 21907136.r.35ff -228' .22000 +.656 u. 0.l .000( A nnrv 0.044r I 0.?8l_l 4.0ut uu u -tz t66 J3Z.00069 -tr220-069 -t4nm8 4. FAKTOR BUNGA PADA B{.61A 3.0:26966 -n..z02i 418Jr. 7.864 U.eTg.348 1{ 75 2999074.zzv56 2an-.0056E 0.536 3l 3I 612. u u ttv Ptb Atb AI? ttA rtA u n I J 4 5 6 n J 4 5 6 n n t.. v.bor r U.6719 0.348 4.t zJ43 29t.545 80 -80 I 55743 r 3.00000 0.23000 85433R0. t.540 34 r 139.u 2z\ U.615 oZ<Qo<1n< 4.6-83 {.348.6784J 2.5T6I 3?!.92.00126 U.0507 U.0r1 4265 i4 -T4 0.342 31 J3 -34 707.000( 0 00000 0.00uuo 0.2lO 0.ulv0 0.tt22 0.0i48e - 0.23372 zou. -14ntm 0.2.23000 t07836.34i8 90 9) l 60023554.16717 -0.UUU U.524 2.5507 0.00343 o. r.00057 6.05426 v.01781 024i81 35.r ( _-l(.0069 0.23459 zt l.545 45 45 I I I 10.44 4.l h h t.00-00-0 0.44U4J 0. -T4. i4e 0.(r063 o. 0.r1t IJ l3 ----.0z4 t 0.23046 zt60.000r 0. 35 411 2841. s.2-ts-3.UUUI O tr23016 6-090334 'l1ls4-.tu t t4 24 ---143i8r 0.00000 0.816 0.086 1939[ 0r415 U.0000 0.0{r( 3I 47 5.UUU: 0.14342 74j2]l 'Tji'Sl 4.t t6 0.z) t)o s03.014{e 02344e 69.44 4.00000 023000 536?00734.re]3q -r.0019u u.1-r 1a tt 8.444 u.0152 0.zzz29 435.5721 4.004 0.6051 tb t75.00000.54' -85 T5- '43-846453-.22515 194.8744.035 l) ll .Y.9351 -.90_9. l 92 r+.0-sI l3' l4 0.ut t94 u-/) tra 55j-46 4.OUUUU I.

250r 3 0.590 0.0r0 6.00T00 0.998 0.00000 YU 0.00000 0.016t 0.26230 0..00016 024016 6I4e.000 14{352j.0000 0. 469.1) t 20 3./18 l .uuu.24265 .000( 0.16-T 7T 15 18s46030.1N072 0.zyzty 19. I 44J tJ.225 2465.242t o.UIJ: 0.000: 0.00992 u.0000 0.592 U.z45 ttJ 55.990 '27 11t50.000 95 749997974.186 3910 22 23 113.177 0.tJ5-l l-tr9 t9 TO 2t) 2t 13. 2580.164 0.864 9t.000 50 46890.EU 0. 0..635 u.011 0.) 60 fo 807.859 l5 l5 z).000( 0.931 U.1 62 4 63- r 31- 33 r2i2.uo I ! 0.24031 -0I4u-rs v.t4 t94 126-.00025 u.t67 6f 199 l 364.UUUi] 0.997 3.574 140.ile' -t1T4Tt4 T VT z5 f64.00000 0.z44|U z14.00090 u. o. 5l l3 IJ I o.0000 0.9s1 6 6 3.00912 3.000t -az{aE 229s8.l h u u rtt AJI Alv ttA u n n / J 4 6 n 1.t.43s u. 0. 90 90 0-00000 0.25000 .4tt4 I 4 .01965 u.(ruo5E 0.376 15s311it44 .907 u.002s9 .24000 3T1167. F-! r.0000 -T24000 0.4096 0.0020 u.00Ur 0.00636 o.IJJJ 6 0.V. 66640. FAKTOR BUNGA PADA BUNGA KOMPON TAHUNAN T TAHUNAN T e e UNIT & h h I.0u30 u.981 l 0 5120 0.UJy 0.R taTinn oiar=1R:I<?' rra a "AT .'742 0.0I09 u.00039 0.O62 U l0 0.998 34 15u0. 4.000 0. 6 3l6l 7 4.0000f T. 14 3.0i454 14 t4 zu.t4J u -v3zu /Y4 u.1 tqt) U.339 0.054 0.656 ll 10.00000 0.25020 0.928 18 IE +6.363 o.00076 0.ut0l 0..00000 o-2a000 ta6.{mw6'347 0. t+l tsTZSi 44.o00i 1972.722 0.'.u9u 0.82t 4.7 5 0.05040 3 463 9 9 6.UUz6J o.000 )J 0.zf.709 t-lm 2T0F7T)i<n1-?7 6 o-n-64 o hRrthri .631 u.') )4 '31 27 2E -4r3 590 0-.00000 024-000 3-t249q1555.16 3. i4t I u.496 4 3.162 0.895 J.01 /) r 0l 5374E.000 z55E30l t4.329 8 E 5.24992 Ioa.)94 u.-421T7219.923 0.24000 .E06: I.997 3.rtz 3 1.l383liG Tn6ml 4 4.820 U.t6i 60 652530.001 5 o.974 0.643 J.24000 4n2$8.truut U.00000 0.)ou 64. 6T 95 160861 t746.ytJ U. 4.25000 21639197297 4.-T2lI-03'g 2tx965 29.910 t7 J6.u75? 0.2501 0 J5 1861. 64 35 40 7523.00'124 U.aaTe-gz 0.0225 0.t 7 T 0 06634 3.t(. l.v-86.264 t ) 0. 9.25000 2I08439584.093E U.3b4 o.44643 0.00119 0:2-119 3-385 75 26 216.00213 tJ.95l 4t2.u4y2 u.83 I 0.0To00 T. r 7E9 0 0527S v.i.794 0.244 -1.580 4-.tfT UU 80 0.v. 646.3t9 u.00m 0.932 u.0 0. FAKTOR BUNGA PADA BUNGA KOMPON TABEL I. 303COr _JTTTC t lu ZIJ 2l 0.25000 T6t0r17.03007 3.UU I6 264C916 4. 85 0.2501 6 3.00000 U.tt 0.00000 0.09r 07 0.03876' 0.25039 z9 f.00000 .t6f 45 )U 1v*064.z+uzu 3.512 (r.00000 0.00Et U.04047 v.t4. m65958-804-16:.e9 t9.17344 2362 4 . I5I U.215.00004 Tilffi4' --m8lm 4. s.0012 025025 3.otz42 0.uuz4 o.+6f 4T2t8 7lt6 TI t2 t2 0.996 0roE -0.002f 3 0.173 -.06842 0. a{T 24 2l r.24138 --58Z63T -n3a61 4.0001 0. 4:T61..9'.24329 0.24000 Tfr9147.542 268.443I3'37.+.524: u.887 16 t6 5t. rl0 5.2 15 0.25000 4.24l.UUUUI -0.-s04 2063.u t 560 u.o003-l 1009.001 0_400f l 0.uvJ / (r.z t5l 0.6UO ')) 2 L538 u.UUU U 3.299 4.684 z.2503I 30 3I 634.000 .UU 4.42I 8 8 0.fis 4.25000 690893480. Analisis Ekonomi Telmik TABEL T.03s2 0.451.1142 0.0000 0..B4.254s9 2r8.-Ss8 4.161 7n 70 4.850 o.T4o a16T 8-i.24t -8911.00r48 0.05( 4 I 30 tz 23 r.r.152 0. t.1e1 741 841 19.773 3.x000 65 10 lT8r.z6u4 I z{7-n J-loo 9 3 0.27t60 31.) f.oJ l6t) 0.136 4061913 m393I2 4.753 0.00013 TTT0I' Tisc.+ / -o-o0038.00003 0.U59 0.30842 .689 5 5 2.tluq I u.91J 4.0000 0. t96 u.000 t 0 0. 4.65U4 0.0037 0.JUO u.4231 0.01 845 | 3.0046 0.999 45 t)yy4.0000 0.s0412 3.000 60 03T0t 0--00000 0.00s76 U.00000 0.1T0 4.000 0 00000 0..020t U.z4UUU 4.00020 0.81 4.048 z.571 l0 IU d.u0329 U.24172 --.t7593 u.00I3E 0.66n6.0004 0. 4.r23 5.UUU U.mm -T.25I48 tri 3.177 1577.00172 u.UZ+6J u.000 4.00000 0.5011 u.I OO 4.0000 0.636 3.z+wv I .0J97 o.177 916N5 I210.oyu 0.24058 tt ' .4 4.2400t .952 1.447 4.25576 t7i.249 0.51I l9 l9 4.0r 150 80.2s242 7eA 0.-r 4. l 074 0.190 4U )4)). [-.25000 EO 29766982.00410 o.389 4:tfr 55 213821 .02349 3.889 6077 t63. 0-. r.l t64 u.44444 l 1.25233 7l D.24636 --T559D.981 23 24 174.557 0.80255..33107 10980 "615 t.235 0.56E 0.0002 n J3 -787-.68643 2.2s000 137465.25000 6434446982.000[ 0-. 2A JJZ.0000 0.UU) I U u..0000 025001 4.l.657 0.JO+2f.00020 0.+ I )vJ 5.00016 0.z)vo5 50.UZJE 0. I 0. 0.007 0.693 855280.2s003 3.69 3r03 0.409 a.00186 02.25076 l3 19.y)z 0.357 0.(r(r(.L4t1 0.000 E5 u /ro)6Jz.12185 .UUUUU t.UO7I 0..045 3.00000 0.+) i l 03271 0.24000 T7{02r08e.zo.00013 0.00t I o.l9Z o.t43 527t09897.

uvu tt - 0300e4- 0.528 2.UUZ: 1556.vz) 2.011t 0.t5'l 2.00009 0.00026 0.32346 42.000( O-UUUI9 0.4z55J 671557 473418 . 4 4 3.tr btA vtA u u li.30d77 tMlm 3.0-r l6 L 285.1 6t63 I0. u.t!fe.665 g 10604.01345 l34s 0.S-T 3=5.q15 T2 r 3.3s0 I ll((.UUUI+ 0.321 3.8991 3.752 ll t2.eirl 0.oo{-e 5164.0000E O.35 t 5E oJU. /UO l.98 I 3.547 - d 1.6 26 244 t.))u 0.374 0.802 &.985 i.644 0.00001 013000! 20392.03-158 v.JUUUU I. FAKTOR BUNGA PADA BUNGA KOMPON I TAHUNAN I TAHUNAN T I & TJNIT a a TINIT h h t.30011 | 8729.00002 I 3T 0.3 74.-lP ytt Ait A.0008 0..015c U.v.i rnnnn I tA<oa(n lial ? 112 I I .7681 24939.3683' 54.295 IT 1 I O.06926 m4e- .T4{ TOlt39 0.UUU4U 0. 03943 oriit2{ L 0-33124 32.000( n ono( 0.0004 - 0.3501 0.3tT 3.rRAr<? t70 0.0001I 0. |I 0.i0e r.8/t4 -'2.0082 U.31 I 19 9 299.316 20 2U 4(]4.661 1.000*9.:i5(t-0..30598 16T2-8() 3.OUUUI o.333 . v.-148r -r99eqr80.0.30000 I 44701e 3sql 3.J5J9J 0.333 3./6: U.275 0.1 0046 0Tle26 4.0005 0. -4Tz-3. s.00782 0.412 3.q13 3.JUl u. 0.0671 0. r.aer 20. l8 E zlt.462 {).0330 0.1 58 0. 0.J)UU7 6).U)O 25 T' et7.0725 -o-fiT{i{ L i. l1.it478 z 2 r.30'78.0001t 0.24 O. .44 3.00003 0J0003 | 37422.856 2b -TXi6 l.ampiran TABEL I. I 594 U.3o0o7 A75t. I 0.00u64 U.3001 5 67t4.484 2.82't 0.5 l6tz.9a60 0T00r 0.00I.UUL v.5T8 330?.22JL 0T63' 0.823 u. h h !.00m 0.333 l 3sI .8s8 2.46l ' 2.30005 34' 148r.nl -r. llSl.Jf.3501I 2.323 n 't3 t Jo. -tTI. r.000r 5 0.37839 t2.214 U. t219IJ 3249 t4 I5 t) 5t.31773 56.246 U.0014 O.5e0 7.00000 0.215 t3T 2l 0.o-t024 031024 e7.604 3.UI I I3 | 0. tav 0.5 3Tt lf 4 66.vz I ) 0.i32 301 JU JI -'--1W8.39EEU 2 5()8 6.+rose e.331 n zt 1t(rJ. 5756-l 30 | 3.JUU u.3ooo4 | r e ! 83. I 2.30 43 2348.11T58 lo.t.0r489 0_18489 t).e54 2 71(t 5 {L L 3.028 U.36t 2 -2.:6993.02519 -r.d)) 14 24 i47Xm l 0. 0T20. z. FAKTOR BUNGA PADA BUNGA KOMPON TABEL T.35532 I6 /.172 U.6zc 0.817 0. o.18 0.288 0.3i2- 78 29 29 ouzl.333 | o-.25I T.799 l3 t4 30.t^87 I6 o 0.UUUl U.003r 0. 0.(r0u0u -0R66nd --6 U.00043 0-.' 0.I oo000.1uy U. r.00tt zt 247.857 3T .713 6.0u2t4 031214 l8 1r 1t2Ast 0. zt 7. 1/.35035 2.)46 i o.994 I 0.62.-0-0393 O.303s o:olss 218.U)OU / I 0. 4.3002s 3971.6) t JI I 0.26eO3 0.00T3 0.000( 0.38 r I 0. lz0 3 t.1'73 I (r(X' 1 3 0.35004 0.50T 0-.IE6 0.0 r5 3.147 II 36.327 24 T{ ms.45046 .0.UUU I U.35019 5 I 76.50u76 6.JZ 0.00005 0.533 I 0. Y.i84 0.043 2436 5 .0003s 0350.UU I )U 0.J7) t9 28.00005 0. l+d 0. --61r6RIO7l7 -'1-ej1 <n Trirorri 6 nnnn .452 z 2l )45.0001I 0. t7.VUO 17200.30009 I l 1349.u))! oam U.46163 6.000s5 0.664 39-596 2 598 2.ut] I z2 -03177.UUUUU I.30269 r 37.TD6 o.3s687 7.v.o4t=92 I 0 341e2 23.64t 6 o 6.504 Z.t L. to. 0.J5UUU t2740.13 341 I J4 ---.86C1 3.T2t 8 t1.oo0Z 0.922 23.J I 0.8I6 3 1 | ()()7 4 o.3500.58f 2. o50i.I90 tz l3 .8T1 t. 51t3-1.332 3l .350r 4 6989.'.Tl{ t l6 66.0000 40 0.J5UZ6 J6JJ.6) t 45 fl I 2W3875.c491 O.883 I 33r3 401 4f r /.464 3.l)u/o 0.019 9 9 t 4.i-otD . i69 0.2)J 22 zt 32LI84= 4t1.O03 3.0001 0.0906 o.322 4 484 r --0-.t.tv F/A a 5 (' n n I J 4 5 o n J 4 n I.000E7 0.072 o.851 28 z8 qi00t9 28 . 030207 4$.UUf. tAtJ I I.t T 03068 0n020.00004 o.UUUUC -0.UUUI 0.00r 3rl 0.J)UUU T.28 I' l 15 otr00( 0.+4t)u.934 13410-6.q!6 0.014 3.001t7 0.0 it000 T{iT -46 4r) 0.UUU I I.UUIYU 0.v..0783e I 0.032 0.oI95 03059r I -49A7:O 90.l zl I 192.438 2 3tr5 i.45s2 0.VUZq I388.313 i5-s02e.zlu 2.691 7.422 z.179 3.848 l9 lq t46.814 l4 39.35 t I O.t.894 0.30122 8-20.:ls00r -TmT.J)UO4 ttut.0TII .Io.166 Analisis Ekonomi Teknik [.00982 u.951 55 o.UUUI U.0040 O.10'7 o.5e1 T.7 7* I tt.7s4 2.35290 J44.325 23 l4 --TraSqT -T.00458.0002 U.1 8.300ss t 806.008 0.Ie6.85U 20 l90Js0 0J053.0000 0.JJU u.053 0.UUUJ 0.3500-l- -0.26.00000 -hTrtRRr 0.0089 030269 -0-00i5l.\ f/A u tlv ?tt A/l A. 0.268 l5 ---.q43 2.00006 T' 2015.vJ4 2.0001 'I28 - 442T793 0-.333 i 45 -.K.00T2s 0. ) 1.30033 - T054Z. I.779 t2 0. tJ6.539 T.854 23 U.5)vdz 2.J)UUU T500T- .50 0.49 -266-il-I -1X40 IT tir.(rout U.I 0. .6=90 0.333 .165 3.0-000r 104136.857 29 JU 3T 3I .U4UUU T II I 7 l( I srsr O. 030159 I qlqrrsr 630.3H. -912:7.t.29E u.00007 g.065 0.7l5 l0 t0 I 13 786 o.icT 01664 018966 4.r u.(r0Jl 0. o00-06 0-.619 IO U -7. 633 4 L 2.32.36339 74.0254 o.O I UJZ lI 0.0r0 0.35003 -:--Ent:510 1350.006t 0.e2o 3405.405 3.2E0 9436.UUUUU I.25063 05506t 399C I.u04: U.

UOUt U.40000 iT54N.J't9 I *lo -9* 28.196 lz 366S4 0.40002 6-050I.01 9 [| 0 0000 0.92s o0t4r 6.40718 tie.00000 4t -'r0r{-Ro-Tr-rzr -0. 6' rc324 2.4UUU) z.64976.u033 0-30I32 n.UOOUI 0.264 2222 22 2.61{ i 0n000 035002.142 z.1) 0383 r 8' 0.7-6 25 25 4499. ts.4soTt 34860338 .8 t2347.8_1!l c T.00012 0.0000 0.0771 2.tu / / a.40000 rnRnh s4124I4.uuvI I .oooo 0 0000 0.421 0-26 n.t6E -0.081 z.)UU 34 -1d I 444508.45000 324011.456 -36.3671 2.400I2 8032.I tt+ I o85sl61 2 4501 '1.u.UUUUO 0.l.46123 89.42907 -34-395 2 13r E 19.204 l3 I3 tv.266 7gDsmg 2.UUUI U.737 24201.1 65 2 2 2..1J7t 2. m-89.46646 60 74ll 2j{4 q' 49.40048 -070014 .(x|259 It 8464!l | 5 155 56E 0.@1 2.056 2In 2'7 0.)tru 2.168 1(I 0 28.00002 U.4u0u9 11241.00001 0.00000 0.880 0.40007 i7500c1.Iri {aT ^ .o00e{ 0.4t007 1329s.Bq l0 2.nalisis Ekonorni Teknik f amniran TABEL 1.5U0 26 T --2747.530 u.)tx.029a7 0.00362 o 4s362 | | 276.919 0.838 2.v.199 z.4UUO / 1491. IJ T {t{s. 0.+u) I u 1-953D.670 U.227 2t zl -f 3548.000t 0.10 2221 fr .497 2.00768 0 4s168 | | t3o.222 35 J5 llol6rTl.02034 0.40006 t5747.037 -rT 7.)0u 2t 2.0000 0. I (itf A.109 8 E --I4.2503 u.T2r 2.JUU 2.0001 0.v.00000 0.0090 0-7036t zTt.4 tE tc l4 l8l.6EY .5102 a71661.500 29 l0 lr3l 69148 e78 I 00556.00000 0. 0.871 2.056 [ 0..DT 26 26 oztY -T819f64 -63 I U.r4 E 4'7826.0001 0.x5 2.45000 405833r9.tbJ 13.222 24 -TI7tu-56 32t4.ouu2 0_ou0u9 0. J 6.508 o oooo 0. 6ri.6Te36 J.415 1.0000 0.t(. FAKTOR BUNGA PADA BUNGA KOMPON 4Oo/" . x.831 0.737 2.I14 i5 4 120 U.74-l Z.e13 -4fiWT 0.4-5r0e l1433. 50548.0064 JU I .00005 22046. FAKTOR BUNGA PADA BUNGA KOMPON TABEL I.144 0.64t 0.lA P/A U u ttr Pft Att Atr l/A flA u T 4 5 o n 5 o n n n z J 4 I.20t) U.67? "4T14.3{I 0.4503tr 1 2s84.75r {-_0-57-8 0.00048 T000Ir 0.22936 4367 _1 t.v40 t.I447.583 0.681 -28.222 29 29 30 t7286.21966 0.000T0 hn nn^- 0.03607 0 48607 [ 27 7211 7 10.4y) 26.1 53 z.983.00039 o.3r .432 0.00001 0.4UUUI 0. r.I3-rs6.7J1| 2.220 l9 v s97.0003 0.14t.9i2 o.}NAI\ T e TTNIT fl UNIT a P.\ s.E9E ttgt.807 65408. i-6-88i17 0.t.017( 0.000t7 0.UVU u.00( 0.0000 I 0.)89 3 J 4 4.3644 a. t.M41 0.476 0.9tC z.49136 lu.UU I 0.677 2. 7884.8 l 4 g{.0ls 0. 0.0000 -n 0.l-l 802.41013 1.UUJOJ I5 263.at I U.661 0.40001 I I8584.222 30 3i 3r 33882.597 2.327 t ooooo 0.116 2.0003 0.960 0.456 tl 125. r.730 U.500 35 3-{ 40' 2849t81.592 II o.0046 6) U.227 I o oooo 0 00000 0. t6 !.+UU u.00r r8-.500 t <Rd zt) a<i711 1 17 I 71'1 rt nnnn n onnnn n 45000 )Afiljg)q4 9)6 7 i)) 50.)uu JZ 35 33.07 2.s3318 [ t29jpl .05 u.+f uuu I I..00003 0.t I vt 0.O51 Z.0000 0.lruUUZ 0.999 2.IJU U.618 273455. 2.576 2.000( U.00.t.494 zl -23 22 /3 l6J9. o53rqI I q01[ t 1r0 4 3.002 0. 2tt 419.54A1T . h b u wP ---P7F Lll AIP l.450i8 5436.r04 1--8?9- 0.0168 0.007 I E 0.zit 2.06126 t.05426 q-s01?! I l8r4l![ 1.437 r.6 32984.5 I I U. f04.45000 154106.r+uuuu I.I0 0.222 .45TI3.LU 836. 'a.500 3l 145806.l I TAHUNAN c TAHI.0E2T o:q421_l 4t.r008I 7 ..795 0.t L.0t43.734 -r. 0.40024 0.410 5. .334 | 9 20.00t72 o 4st77 s829t2l u. IUJ 0.00000 0 00000 0.00000 0.o29 3065 5 7.00000 0.4()lzo 6 o 0.40185 541388 2.2t0 l4 lll 0.496 v-vzq I on-Io'tr 0.00( 0.UUUUI m000r 0.UUU4 0.541 u.005 t 0 u.66966 4 s.496 t9 '70 "tr -16879-sl 64.4s000 0 45000 469811.499 24 24 't5 1461.00( 0-00027 0.00I7 0 00067 U.40003 30-866.45a21 0.41432 69. f-v.!sr27 r 89.0001 8 0.{!!!8 2216 16 6 217.489 l6 _TT 0 4s081 | 1228 1'.882 i 0 oo00 0.45001 0.v3 5 6 e fiTl I 0.45000 631r5lI.U IZO 0.842 68 i 236. I 521 -o0.003 0. t. I 6)! 0E"---f5 0.245 5737.222 40 18262494 602 I 40 -T60trtTrpT 0.4a1i.414 -lf II 59.+v u.42034 4i.0T00r0 0.6ls 0..U49 0.67-?6 0.-44yqT 2l-8-s3 1 o.40000 23T428.615 2222 32 31 3t 33 47434.1-84 2.UUUU U.q6q l) o.u I o40 0.40094 -tcit 4. / t+J I.005 4.5I3 affitq.354 <nerr-ao'R6( 2.UUUZ4 0.l L.0001 0.l62l ll : 185 -a 40.381 o-1116 0.UUUUU l.005 0.222 2772 33 34 T4 wTzna 0.40017 4097. 0.573 0.00527 o.0484 0.252 T.498 'tt 'rl .001 --0.541 0. 15q. -T:0000 0.)UU 4U 0.vt.45001 106279.m2 2.322 025004 -2404040.2021 2.4uz)v 316720 /.64t) 0.81667 14'07 2.701 1-218 17 T.222 I.1 l s I 2.492 t7 " 551.630 0.602 10819.45000 987794 463 4.Y s.378 u.v.494 -l I.s30 0. TT -Tr .000( U. h h r..328 I 2.UUU( U..40001 -tr4000r 8410I:513 2.0a249 a4524e I 40 l .tv.500 z.UUUUU l.001 000t 0 4-055 I I18r.222 45 '-]. 45 o oooo 0. r 05 OTOI 3148.t(.

082 0.e73 4U -4r .693 U.640 c).55007 T412021.386 2.0000 030002 r.00s8t u. u n z J 4 5 0 n n z J 4 6 n I .0J9t 0.tJ I l4 5 t456I09.v6) a 129.00000 0--0000.3-3n- - 5 I: -x. 1300.amniran TABEL T.818 3l a2 4J T4J9.s5l8t 540.26 t t4 t t.IIIX -0. r.76s 0.752 I .lT2 -ir ri7rti<NraIi' 0-.55009 tlT45it6 l.fUUUU I .O39 0.772 0.4i7.s5000 {3.5.058J 0.5000il 6b2677.00172 0.724 0.uw z5 26 2' 57318.000 .50258 3V'2X 1.8lE 33 ylvtSv.5000r 170443.352 I.416. tzv 0_0000 0.00oii CI00032 0.)UU) I t3t I.)J I U6 0.454 1.0000 0.(ruu2 o.01rI 0-0i8t t70.UOU 23 24 /3 -N -2-38s7 izl 0.1T526 | '.)ud6l rlT.654 2.ss{41.tr028F 0.12i t3.56086 -92fiT If83 .00000 0_55000 2s0374.80 an3.0007 0.804 ll I t.4444 0.UUUUU U. l.00004 0.005r 0_002s8 0.'-.40000 0. lou U. 0. I 0.0000 0.s0000 R <Rnon teT%r-'L-I.8T8 ZI 2A 85222.+u 4U 4t64t7243e4 0.09JZ I.929 0. .5s00il 60TtzTI6.1685 6.825 U.r01-DI 0.5OOUJ Z.7.25-8 27 )06I).UUUUU 0.000( 7r-rn.300 ?98.90000 2.ss0l -l.000 t.5500r 531..s500r I .000 .993 4 lJl4 1{ I4.002 0.000i 0.0000 0J000i 0.063 -/:<o[ v.000 JU JU 5 12803.f.78t 1.UUJ66 U.0i70t 0i.0uu2 15TT. r. 0.n6R 45 45 '<n JOlZZUUll.00001 U.505 2.0000 0. 2.R.JUU /O U.0000 o-00000 0.114' T I 6 O. FAKTOR BTINGA PADA BUNGA KOMPON TAHT]NAN T I TAHTINAN T e I]NIT a I UNIT a h T.s50II 0.001i 0.731 4 J 4 5. 5. ' 192. 223.501l4 873.087t 0.290 1.dr6 tv tt 4987.50000 t29T3\1.wv aJ4 J: 3{ -3t I9{990i4.2tz 2 (XX) z.483 33666.4s8 0.9@ <6tar^Q<r< rls 1.U 0.178 2.407 3 3.57684 37..0000 0.se217 6 I.UU / U.000I 0.922 7 T 2t.1r-867 0.6'.8T8= i riF 45 <n .403 6.642 -2.164 .))UUU r .746 U.6I5 4 j 5 -. IO 57.-75197 4.(r00 U.000 1T -tr'A961.0721 0.54812 -2a.s r.475 29lzztt.UUUI U.39t 0.0000 0.' U.9s3 1.ltY ra<2t.262 r.s5002.99: '2t1.0000 U.605 t.or94 0-.000n 0.042 0.rl:.i60 0.37s v.s0023 4431.589 0.0(ru0t 0.31 '.00000 0.828 0.UUUUU 0. I lz 0.50007 14961 .0002J 0. 43375.00000 0.66J 1.00077 0i5077.UU)Z tr003I -0.)UUUU zlt t46bt. h u *tP Ptb atb AIY h/A PIA u U Ftv Ptt a/r Atv ttA rtA.0023 0. h h l.00006 0-5006 1805r.000I 0.t(.))u U.!.25t I .449 1.0000 0.ozt ) I ilt I 2.55000.uuutu U.-103 o o)o.+43 u.0000r U.818 '21 t4 tzzz. l 948 9 8 9 51.636 0.50000 t941477. tb t 2. t74.000 3l 3l 7T4845.818 i4 35 45878s238t 0.250 1.416 0.19216 a94x{ 2.s61a2.E85 u.75( 1.)UUUI n3628.UUUUU n hnnon 0.2 | 05J 0i1053 4. I 85 43't. s8.UUUU 0.OUU 3@D. r.0000 0.Y.50000 25i666.88-.74t lo6jr+.112 t.EIE 25 '26 26 0. i.6-20 o.000i0 0.l z2 7481.000 2t al 9930.00001 0.40016.oo I I U.8lT I.33( l. s.754 1.65 2.257 0.UUUZ Ttr-000e -0.55021 4846.16 t9 0.257 2.00000 U.308 0.(ruUU/ 0. r.8I8 -28 '29 127834.0034 0.00007 0.3Zl 0-0(r0t 030n0tr U.07583 ZJU6 T-62308 0.t1t 49.51 t -\Jvv 2U 20 640-6694 U.0a / l.UUUUI+ U.l.00000 0.6 Z.EEJ 0.818 1.497 0T46i 0.0000 U.000 2A 213445.JUJd6 141lre 194. i8-7 1.6arrf 8 6761 r4 44!il I50:i 1.0022 0.UUU /O U.691 I818 t8 9 zzto.000( 0. 0.997 vv6 tl r.0I 086 1.552EU 0.55000 n <snnn 66i6-7286t.224 2.T50 0.UUUUU 0.--63 1.98 i.))UU4 n9w785 1.375 o.s569d 143.000I o.019 2.50u l5 6tr8.UUUU. I UJt't 332.UU\ v.8r8 ]T 287626.A6T U.rir U.0000 0 0d000 0--5000 7-462-85W.00r l4 0.410 L8l 8 .756 1.990 3 t/ -I3.e77 0.0002l 0.0003 0.41541-.t L.05q 0.50001 50500.770 2.04812 0.UUUI U.0E6 z) -olv 0.316 -0. r I09.55r r9 838.00000 0. 462.UUI o.120 l3 I .EIU +U Bq666tT.s0172 -i8TJ=5! 1.337 7575t.16E 0.Of.57583 8.0005 (r.812 4 29t.977 II l-l.8Ts-0T 2.0000 0.00051 IT t120.UUUUU I.8r8 ir8 -30 30 l9r75r.(10000 -'0.52030 12.0004 o.000( 0.00000 0.50( 2 -2.93 l0 ll 86.)UUJ4 zv)5.50000 5152s1.UU(. 0.l' c.0-000 00000f 055001 104r3.606 0.0uul5 0.665 0.OZUJU E 33.66526 0.941 0.l.UUU 5t -932368.UUTU 9973.181 I .uzot --0Ji73 V.Y. tv 0. ti. Y.s0000 0.208 I .00185 0.000 z9 29 330840.) JJ) I 74.)UU u.00034 U.816 15 ! l6 -7 r6.000 21 '24 27 -1iTn690 0.00000- R nhrioo 0. FAKTOR BT]NGA PADA BUNGA KOMPON TABEL I.ooo I.065 -0 -0081 -0n6441- a.0001 0.5i000 538 1643.uuu u. T' 3.v.1 88- -8884-L19' 0.026x4 0.Jv / 1.042'14 - 23.50004 22443.J)UUU Jddud I .b'87 6 7 t 7.069 l6i l.0000 n nnnn O.000u U.mi 1 . Y. 0.00Ir-9 0.1732 0.5500r' 1445117.000( 0.vo) IU t0 80.817 l6 t7 7 985.817 E 0.00000 0.00000 0.995 l) r5.03108 U.818 25 26 z)z) 37476. r-Y .012i 0_0=06-9t 0.818 JT )z l2-31010.UUUUU I. 38.00882 -0.894 0.4e8 0.UUUTJ 2U 3325.r8l 1.A4 iloa-)ooq 1ii8 2.000 ZZ ')) t5392.165 lv 4133.351 U.)UUUI 0.55032 31T6.55050 1016. l6c IE l8 T666378 0.u4 I U.395 l.6vl 0.zvo: 0.+ o { .s5000 J 64'1159.1.irnA Q?n 0.0307 0.UIJJJ U.s93 IJIs z5 24 U.t70 Analisis Ekonomi Teknik [.960 0.I.68' ls6R 52 1.

.0000 U.00000 u.674 0. A.996 0.t t-.433 .4':r ali sis Ekonomi Telorik TABEL I.686 0.uoJl) UUU{ 0.OUUUI t32045.666 IE I9 7555.00020 0.t a u.0000t 0.360 o.866 .v.60 / 24 25 lzo /o).719 0.60n .60008 .3906 0.60000 331038.t 51UZ6Z5.hRnn n-rmRrn.0000 0.uou52 -lrlq-3-69 t5 U.60000 3544606322 .60000 14518712.000-c 0.t.60214 l8l . I 526 u.866 ' 0n00x 0.60020 ooo l7 4722.786 0.UUOOU 0. 0.933 667 I3 t4 tzu-) tb 0.602 0. t/A YIA u I J 4 5 6 n T -OUU u.60000 22153-N.IB .58-9 .000c 0.793 0.555 .61430 0.60 t 34 748.GRADIENT E t 26.652 .OOy 0.244 0i93-80 0.110 .000x O.oz) I 2 2.600-00 2T2m41248 .667 34' J5 t3937965.0233 0AT46 o_02322 U.922 73r.uv)4 U.60886 6-9.669 667 23 24 79228.1551 .665 t6 t844.667 45 d.667 35 40 r 46150163.501 0.UUUI u.60343 o.560 0.160 260 j .326 .J66 -1Tj6{s44 IU 0.ll.00033 0.00000 0.00s5 r 0.0002 0. I u.UI4JU 0.0005 0.- 109 951 t75.667 JU JI 2126764.554 0.m3 567 6 .66r zo T 3245 I 8.00000 0. v h u ttr YIl.uou U.UUUUU U.950 68.0091 o.00343 o oo7t4 t .871 0.486 0.UUUUU 0.000c 0.60000 -s40862.667 3l 3. FAKTOR BUNGA PADA BUNGA KOMPON I TAHUNAN T I UNIT e h r.uo0( (r.000r3 0.ooz2 0.667 33 54445t7.67 40 45 I532495540.0014 0.oz)L I.497 0. t.OUUUU 9fr41e4785 .50005 vt-UloB1 oo/ zt) zl 19342.53r.6s5 .0001 0. r.096 0.41t 0.4t2 4 5 6.UUU: U.000c O.OUUUU I.293 .UUUUU 0.0001 U.27 .258 0.00I34 0.60003 32236.000x 0.163 U.6003f 301275r "{e-tT165 G6 lo t7 2951.62322 4.r(. 0.661 2T 2A 519229.000E3 0. 467458 . v. U.60000 25541-5e2f3.60000 r6s38I.79380 5. s.60013 -l-259-Lm .666 t9 20 r20E9.0r6 2 3 4.0003 0.oo / 25 26 202824.63803 o.667 -2q 30 1329227.810 xTs 508 4 FAKTOR KONVBRSI 6 te-m 0.593 0.749 .tl.00005 0.ooJZ) 9.000c 0.UOJt 0.60000 5671371.916 I12.UU! .0373 0.UUUT.o00t -0-.096 0. 2.00000 0.155 oo/ 2l 22 3094E.ou(ruu 211273.0-05.uuuut U.605 t.00000 0.t.6UUJ2 .0000 t4 8711228.829 .60000 243s8-36-04.0-0000 0.667 'Z 33 -0.172 .00000 0.EI3 0.628 4642 8 9 SERIES' IU t2 .66t l0 i"l tt KE BENTUK SERAGAM t3 450.60551 0.50000 l3-8415t0-.03803 0.70804 u.600ut 82527.60002 TT57qI68 667 zz 2J 49517.38462 09846. v.00T0 0-.UUUUU I..600E3 t199.479 0.733 0-.256 15.585 29-l.1l5 .ooo( 0.844 42..o04 l4 t) I t>z-t.0596 0.r innhn iR-7-arldh?1< o8r AA'1 <n . A.00000 0.00002 0.667 28 29 830767.554 10.00886 0.00000 0.o(ru00 0.{e3 .00003 0.

1.8!s i 2't.8.989 95 100 -ar sa3l 3a98G '.453 5.587 5.9. 7.0u'"a.949' 0.:250 2.609 4.756 1S.035 21.808 6.955' 0.426: 12.9 J 0 3 -4.814 6.478 0. FAKTOR KONVERSI ''GRADIENT SERIES'' KE BENTUK SERAGAM 7.987 0.668 11.132 12.949 0.987 14.184 19.060 10.829 '.286 19 .520 .a42-t eszl-'lt'r' 6.796 9.573 | 8.381 5.001 6.982.036 11.540'11. 6.3ZZ 9.409 32 33 15.921'11.95 60 65 28.215 22.627 10.4osf--4.r.r181-1:834.096 10 45 20.s26 -z*.223 16.(t+i).362.705'14.402 60 x:5 (Nc.412 11.810 5 21 0.E18 4.004 I I - I .18e 14.411 9.133 4.996 14.2sia'-4-171 .o6: 1 1-22i'.i%o.i}.3971.50-.i : Rp 71.450 .411 9.404 1.937 3 18 72s{-7.870 9.451 'I . 0. I= Uniform dari Gradienr Series n 1'/" 2Y.919 22 23 10.919 1 !.225 : 7.639 8.393 4 1S azo2 e.st 1.414 2.Edi ZBd2' 4. 5.338 6. akhir 1993 p.522 25. : (NG.296 31 32 l4353ll33Zt7!. 9 t t.493 0.439 1.872 i 7.260 i 6.6ee 15 n 1o/o 2% 3o/o 4% 5o/o 60/o 7o/o 8% 9Yo 10% n 14 6.758 .214 .866 5.053 18 .974 0.705 4.690r-10-62n E.902 tb:os''9.89J .703 4.523 8.491 17.205 | 13.1.991 10.160' -10.388 12 13 5.18 q39lG q9? | 1!:915-\2QT I 11.191 q!7_E : o:ll2 I t 3.250'11.:-2o3l 406d1 a.961 9.648 9.0s5 s276 l-8.249 29.795 r 8.458 25 Contoh Penggunaan Tabel \ 26 11.066:6. FAKTOR KONVERSI 'GRADIENT SERIES.563 10.392 8.1!Zr 7.l50.0q"s1_99. Bila Yo berapa la 29 Ta304tu3z-11.Oao r.sfu.439 \.476'.iz-.353 15.974' 0.555 10. i s6.273' 5.960 2.993 t g.421 4.386 2.803 3.867 oc f 76 3077il26"66il n.570 55 .495 0.51s 8.471 I 2.185 .007 7.922 1.846 1.191 7.n] _J3:796 12.676 3.021 5.SZt i 9.3!.491 3.357 25.{.151 4.217 7.gii'ai1.72s 10 11 4.993 0.276 2.226 10.072 i 8.749 9.107 8. l.723' 5.613 3.865 1.240 4.696 21-.941 1.961 0.e60l a7.OZS tZ. 01483 .498 0._?.294-.138 9.791 13.877 . 5441 1 4308-1 3.574 9.476 2 16 726tt-i-7o80-i aatt : a-.396l. 9.tjt4 e.1zo.191 o.081 12.013 8.868 3.'179 6.zss'22.381.427 .943 0. 7 02 {2.543 9.-82421 7.961 0.2.0n. 3"/o 4Yo 5"h 6"/0 7"h A'h 9'h lU-/o n Ir _l_] z 9.331 9.322 5.141 12.St+ 11.485 0.739 3.097 5.846 1.364 13.655'19.067-{8.n) 6 2.416 1. fi2: lLd.947 9.q_i 10.605 7.91s 7.ass.914 AB dan akhir tahun 1994 Rp.490 0.3zs ' s.103r 9.069 16.sot 10.435 s.372 r 18.481 0.s44 8.922 4.s.148 5. t0.779 t7t3p*7.812.272 6.593 10.fzsl 10589:ls.341 I 8.903 1.288 24 25 1a485f 10s74l10.319 8.694 .703 17.isil it.Ql_alJs.$6 20.312110.770 27 Seorang menyimpan pada akhir tahun 92 .095i 9. 3.980 0.224 0 7 2.: TABEL 2.631 6.073 e.0s1 3.430 g.KE BENTUK SERAGAM 10 t.327 18. '.48\ 0.442 2.0i4 4.730 2.940 4.2381 10.767 6.827 9.cro JJ 150 34 1 5.54111.903 13.2.045'10.002 5.6i i s.oso la.otTlzzq lit.966i 1t.a44 22dao r g2s4 l 16.308 8.911 1.209 7.qq.40iA fugr' 4 5 i.638 7.330 11.41:7 5.596 4.919 2t.204 I 6.843 8.gsr 10.0.95il 14.823 I &578 .927 12.tzsi io.713 5.27e 15 2 0.329 8.go7 .160'13.993 i 0.2'17 13.358 8.708.558 16.42-r 9.832 7.709 . 6.190 8.01488 q.qqqr?s.11..ul' attt t o:zgl-oIso-s-905 1724 5.eo i''ie.5 a0 le.969 10.S1a_-1Zfq0l1q.922 1eT 1\84 1.669 9.934 3.491 4.664 10.865 1.960 1..gtt 12:.82'8 -1. 8. i5.037 13.ati i 15s77' iz.1s7 11. n.427.!Qo_i9.utz u.372 I TAtsEL 2.a+oz 4 1.549 16 17 1i61-. 82 i .697.z i s'.232 11.442-18.024 10.-.432 10.967 0.176 30 uang yang sama untuk setiap akhir? 31 14.941 f it.lral $37--i.980' 0.tsz | 6.gaa tfi{ 1-As3.508 20 5 1.719 21 22 9.214111.eto 5 Notasi untuk rumus no 7. 2r . 8:0_16_ Z:619 26 27 12. 70 -15 75 '{zs1il. A =" [l .M9 29 yrmpan tsu 30 13.a.626 32.120 12.099 14.264 5.132 9.15.903 7.316 7.arc--t tal l. E.n a-' t {.636 8.705 9.100.283 18.l1ot 1r.064 1T 12 5.r ogg 0.852112.926 5.431 3.599 7.290 14.937 11.O1 t 1U.55 2i5sss 23.s6a't22to6 ig.294 7.15t 11.8s3 10.987 0.955 0.etl UU 85 36.goo 1.381 20 9.4L8 r qJgq .941 I 8.n4slz41en12q@1.529 11.085 E.857 9.937 4 a /e-f t .488 1.8a1-9.6941 10._2_lp-].921 .330 4. .9fl _?.fq -.861 5.475 1.{ga' {.828 1.811 4.342 9.666 8.2e7 I 8.12219.065 4.967 0. iat 400r E.108 23 24 11.2.884 1.84 a80q .358 2. 2E 12.i24 6.871 16.030 e. n .996 14 t 'tc 6.564 5.79e 10.037 6.e83 90 6 39.897 I 8.9El_e-91L EO 34. 1 1.357 7.6oo-1 z. 0 1 5 J4 35 15. 7.483 0.es46 :-937 ' {tsa-:3.463 1.s57'-7m-7.330 2.\tt 15 -ad 50 22.709 9.804 11.9]2 374b--' 3-.154 15.12. 174 Analisis Ekonomi Teknik f srnnirnn 175 Dari Rumus No. 8.343 2.169 8.156 15.514 4.594 5.000 14.552 3.980 1.2As i-3J9s 1147-a3399-" 3.416 1.7-1 a5 90 l-{_7_{4-7}1J28{67:22.943 0.603 9.995 {0c n 10/^ 20/^ ao/^ Lo/" 50/" 60/" 70h 8"/o g7o 10'h n .12.807 't7 3 0.192 5.

OOO 3.448 3.694' 3.333 so - 55 a-zeo 4.534 3.828' s.346 4.436 2 396 8 E 16 goG.846 3.704 .310 4.119 s.34q 4.ZOS 3.1Ba 3i15 3-047 2.905 3.{54 1.sz{' 3.852 37+S' 3.167 4.357 3.8?6.rs8 +zez 4.167 4.3ss s.3.h5 i.000 3.uB 4.es3 3.921 3.846 3.zte q.935 3.101 -3.448 3.Tsi'' 2.218 4.7s8' 4.+30 s..i.51s 3.571 3.311 27 28 c.767 3.571 3.890 r.531 t.830 e.i* '.167 4.704 3.gra 1.159 3.qzs q.3.557 3.427 3.892 3.420 3.547 s.762 4.&2 o.850 3.788 2.56i 9.8s5 2.652 3.983 3.62t a.256 g.506' 4.i It 7. 3.333 e5 I 4.2oia 2l-llt z.545 4.q15 3.a.4.t+ie q".571 3.171 3.167 4.444 3.448 0.odo s34o t.505 i6 zt -4.968 3.382 3.5es i.333 T' | 4:762 4 519 4t3/.244 3.638 16 '-g^53z ai.889 13 14 3.477 2.276 3.44't 3.u| i.549 s.504 q.160 z.2.434 i.803 3.450 0.051 3.448 3.8 4.846 3.442 3.447 3 332 40- r5 I 4.512 4.liz 3.969 3.971 3.817 3 4 { 1.544 4.328 3J 34 4]10 4.asg s.14i' I.696 3.025 s.846 3.704 3.B6s 0.ilo 3.442 o..aaz 3.685 3.*4 3.iq2 1..475 S36Z S.955 s.363 3.028 3.22s 3.762 4.50s 3.21s 1.43t ' U.782 3.333 80 14.863 3.589 3.249 2.asz 0.704 3.846 3.s47 4.733 3.s.7{e .923 4148 3.aoe.282 2.205 zz 23 {att.571 3.348 4.4-3oa'-.448 3.695' 2sag 2sG 2.746.45.2.aza 4+ao 4.737 2.stg 29 30 -4.&7 1.863 0.072 3.000 3.135 .836 S.t1t 2.701 c.703 .348 4.406 3.537 3.999 3.ost 3.140 -4i02 3.578 1.7s] 1q10_ 4.oa8 3. r.825 i.9s9 2.439 .1u' 2.dgr .39s 3. Z 3 3 6.561 .180 4.718 4.562 3.414 3.329 u 35 4.907 2.448 3.762 4.a+a t.795 12 1J 3=7i t485 3.289 z4 25 4.166 3.805 s.683 11 12 ft- n g.793 3.4.2oz 1t 20 4.roo a.448 3.318' 4.s71 .333 55 -60 | 4.OOO 3.448 3. r.?M s.ist 4.626 3.446 0.slz 4.7U 3.168 s.s4s 4.041 2-gsg '14 74 1 1' 15 3.197 1.1 5 3.981 2.46e' 3330 3.792 4:q4q _ 4rq18 4. 4.000 3.a58 o.761 4. Lampiran n 21el^ 22e/^ 23e/n 24"/o Zb'lo 26'lo Zl'h a6-lo aJ-lo lu7t n Z 0.452 0.560 3.zla 4.go4 ' erM' 3670-' 3.gict 3.690 ' +.2s7 4.s56 3.663 ttea.426 ' e.99s g.565 3.278 23 - 24 {512 4341.571 3 448 .330 35 40 " c.000 3.971 4.453 s.333 60 -es I 4.A12 1.492 3.6ss ?q!q ?ie8 2111 io 10 a.139 3 979 3.785 1 755 6 7 2.2r5' 1.-3.519.sa8 r.986 3.2s7 3.216 8 t 8 E -2.ut' o.089 16 +oos-.3.145 -.457 3.na a.704 3.571 3.s77. 1.571 3.sll 4.835 3.221 3.441 0.faa zT z2 l.ist s.s29 3.571 3.946 3.1.167 4.2.asz 6.112 s.s45.166 4.3.228 zo 21 4.1U 3.886 3.000 3.OOO 3.ts7' .661 3.024 3.i02.u i.ggz t.344 . 3333 45 50 i 4.849 2.087 2.7M .?.537 IA9.448 3.i.822 3.769 3. a.569 3.317 2.3aa i.193 3.ts4 .846 3.167 4.ct2 s.l 11 s22t' sJ55.437 3.ss7 o.553 3.326 32 32 - 33.187 1.4t9 ' 4.114 3.roz a.564 3.440 g.-623 3.7u 3.426 3315 n z9 t.325 3..704 3.846 3.703 3.172 18 Ts -t.0-59 _ ? -039 ? 0q6 7 \ -2.205 1.507 3.6sa 15 '1f -a966 S.571 3.024 ' 2.085 3.846 3..564 3.817 3.752 3. Q41! .192 3.056 2.262 3.216 eeoe 3.935 3.167 4.069 3.490 5 6-- 7 6 i.571 9.563.347 4.s4s 4.4-48.145 !:318 4:167 4.762 4.q.405 s29a zi 26 1.348.675 3.qza.324 -4.810 3.1i2 2.792 2.904 2r5o .644 s.OOO 3..6et 3.5+a 1533 1.833 3.3.371 4.312 3..e66 2.648 3.ee8 3.163 4.206 4.b96 1.439' u.681 3.zot 3.4.Trr a6o8.8' 2.qsq.09s 3.444' 0.zes 4.333 n 21o/" 22o/" 23o/" 24o/" 25"h 26"/" 27"/o 28Yo 29% 30% n .+so ' asoS +.640 s.{22 -iT m -31 t.846 3.mg 3.fia 2. ' 2:919 2.846 3.54s 4.609 3.etq o. 3:333 90 | 4]62 4il5 4.338 4.127 3.247 4.gso i.099 3.s43 4.333 ss -70 l-+ta.178 4 5 5 1.917 2.669 3.3.4.3.028 2.adi c.975" s. r.6Os.zto .5333 T' 4.504 1.t.448 3.333 100 I 4.144 3.244 1.

279 2.014 1 976 16 1t 1t 2.415 0.439 2.171 2.174 2.128 2.t.005 1.77{ o.980 1.003 1.t81 2.326 2.565 i 7 -s 1.483 1.200 2.187 2.981 2.qza 2.!52 2.z.220 2.083 2.346 1.922 2.083 2.083 2.2U 1.767 1.173 2.438 2.173 2.319 2.99g 24 25 2.838 1.OOO 6o 65 so 65 2.531 1.040 2.273 2.222 2.OOO 30 5i 2 438 2.439 2.8 20 2.130 2.s73 1.ooo 8S 90l so 2.273 2.222 2.083 2.174 2.OOO 31 I31 32 2.072 2.815 1.041 2.271' 2.547 1.031 1.222 2.273 2.326 2.325 2.106 2.43t 1.855 1.oas 2.{45.076 1.194 2.Ota1 2.081 Z.OOO 35 L35 40 2.021 t .412 0.376 2.206 2160 2.023 1.743 1.379 z.754 0.040 2.978 2.2.439 2.439 2.052 14 14 't5 2.287 2.866 -' 1.174 2.-06i'1.083 2.253 1.038 1.999 2t 26 z.OOO 70 75 7a-l 75 2.078 2. 1e 2.cza z.15t' ztzo' 2382 Z.785 1.303 2.380 2.tat z.041 2.! .762 0.174 2128 2.lu 2.000 u 35 -40 134 2.326 2.934 1.sza z.439 2.038 2.ooo.1lg 2.127 2.000 75 80 7sl 2.221 2.173 2.0s3 2.363 2.041 2.128 2.791 1.094 2.326' 2.43s 2.377 2.996 21 22 i.041 2 oOO 50 55 50 5t 2.921 1.174 2.381 2.068 2.174 2.255 2.125 2.222 2.011 1.128 2.326 2.431 2.334'.381 2.-.4UU g.222 2.466 1.25s 2.218 2.272' 2.ge3 't7 1i i8 2.222 2.273 z.940 1.128 2.082 2.4U5 U.083 2.380 2.325 2.122 2.174 2.089 2.326 2.zoo 2.sza 2.222 z.gtg 2.083 2.267 2.298'.273 2.254 2.172 2.438 2.165 2.174 2128 2.210 2.128 2.041 2.tiq 2.273 2.083 2.z:tza-2oas z.238 2.749 0.121 2.499 2.438 2.272' 2.147 2:t03 2.881 1.083 2.110 2.348 2.082 2.041 2.ttt z.ztt 2.083 2.106 2.326 2.s90 26 27 z.OOO 0t roo l ioo 2.158' 2.273 2.038 t.ooo 1.o7g 2.128 2.381 2.OO} 45 so s0 2.273 2.374 2.74'l 0.2zo z lao 2.20s 2.222 z.381 2.000 40 ti l40 -4t 15 z.974 1.126 2.222 2.119 z.tzg z.600 29 5U 2.040 t.S66 15 i5 16 i.273 2.214 2.324 z.720 1.988 ra 18.027 1.174 2.222 2.697 1.273 2.041 2.210 z.326 2.297 2.981 2.402 2.062 2.997 .439 2.325 2.064 2 025 1.760 I 0 10 2.174 2.222 2.030 1.988 1.037 1.144 2.222 2.a 21 2.325 2.411 2.zaa z.083 2.083 2.083 2.040 1.871 11 11 12 2241-' .o40 2.083 2.4UJ U.381 2.1.381 2.128 2.439 2.602 1.269 2.219 2.222 2.745 o.173 2.323 2.222 2.128 2.041 2.174 2.325 2.273 2.380 2.381 2.041 2.128 2.1.174 2.926 2.083 2.4uu z 3 0.072 2.053 1.933 13 14 z szq z.622 1.222 2174 2.221 2.041 2.222 2.439 2.070.304 2.126 2.902 1.325 2.170 2.041 2.515 1.083 2.OOO s5 r0 65 70 2.389 2 337 2.104 2.911 1.266 2.381 2.041 2.661' 1.242 5 b 11564 1.273 2.g81 2.43"L 44yo 45yo 46"h 47Yo 4AYo 49'/o .381 2.182 2.222 2.410 0.434 2.381 2.174 2.128 2.aza.127 2.892 1.041 2.t1l.000 ron n W44o/" 45o/" 46to 47o/o 48Yo 49"1o -5o"/o n .272 2.439 2.145 2.675 -1.zn 2.275 1.641 1.gge 23 24 2.326 2.222 2771-2128 z.127 2.222 2174 2.583 1.745'1i?3]-a702 8 8 0 2.003 t.165 2.115 2.326 2.000 55 60 s5 do 2.317 2.68f' 1.1'23 z.326 2.itz 2.128 2.852 1-824 10 10 11 2.981 2.310 .310 1.000 27 28 2.ooo 90 9ql 95 2.ut z.068 1.433 2.357 2.127 2.U'/.273 2.439 2.840.437 2.12T.439 2..191 2.273 2.2309 1.766 0.n1 0. .231 2.321 2.758 0.4Uz u.247 2.081 2.273 2.041 2.041 i.11s 29!1 ?o_3_! 1 991 .951 1.127 2.4:zc o 7 1.154 2.083 2.174 2.499 1.041 2 000 si 3t -3- ]tz 33 2.286 1.452 't.907 12 12 1t 13 i.166 2.041 Z.811 1.968 1.737 3 4 ao8"-1.rzz 2.325 2.270 2.322 1.128 2 083 2.OOO si ls3 34 2.081 2.128 2.045 1.015 4 5 1. n z 0.oil 2.514 2.272 2.T 23 2.OSS t.Ttc' 2.4Ut U.2. 2.041 2.273 2.ztt 2.124 2.Tt 2.036 1.-2oo.ooo 80 85 -rl UU 85 itis i.941 1.222 2.36s .893 1.991 rs 19 20 2!19 2.083 2.967. n -1f7.413 0.zzt' 2.4gg 2.ou 2.041 Z.

FAKTOR BUNGA UNTUK BUNGA EFEKTIF (PENGGANDAAN KONTINYU) .

sejuntlah uong) -" -l .rUo.F.r'/. P = -e'n- A-.n) r I 13. = e ret" I I. o t! ) UNIT TAHUNAN re.015.rot'n.l 2 tahun vang ng akan datane = lo0() (F.\inking Funtl lpenonanran .F C. F.v (peDtd. | ) Frtttre l'alrte tlorr .n) TABEL 3.n1 9. P = -e'-l F-_r" pre. . : T^ABEL 3.seni'alue thargo sekorang) (I'/i.9950 0.l00\sekarang. 1000.f Future t'ntut. = ff /l'.98s2 0.00498 1.'tP l' datang Rp. Pre.lntrtnl (F/A.182 Analisis Ekonomi Teknik Dari Rumrrs No. A = P t'apitol Recot:er...V S.ro.r%. FAKTOR BUNGA I.99503 r.49504 0. F = -e .senl lrqhrc dar i Amtuql re = (Pli.n) re = r (A/i.F.INTUK urf r vA Dut\vn BT]NGA ErDN EFEKTIP t tr r: 0. Berapa besar/rya z yit rn kemudian bila bunga efektif t%o danleng{andaan kontinVry' / Rp.005 0.. h u Ftp P/T A/F NIP FIA lP/A u n ) 3 4 5 6 n I 1. 0.995 I 2 l .R.020 1. FAKTOR BUNGA tlrNTtlK BUNGA EFEKTIP : lo/o g (":-l-) 8.995% (penggandaan T LJNIT TAHIrNAN- a I a h F. (horga 1. \ I / J Ll-L-21 +.'o.l t5.tukkan kanholi nrodal) (AlP.n) e'n-l - 12.V.n) l0-A = F .V P.rori.005 0.50499 2.9E0 2^ Contoh Penggu\ Tabel I / Uang sebesar Rp. F .

FAKTOR BTINGA TINTTIK BflNG.04653 .r:2.191 .041to 0.0l6l e 1t03:rs7 0 03i_ij oSri)45 0.0n2131 0.039(r I 0. }'AKTOR BTINGA T-NTUI{ BTINGA EFEKTIP r= 2.514 0.01)4411 0013 i? oTczte 0 0.02.t331 16.4t1 (] or560 ().0238l 0 02336 . 0.02848 d o:zli (:i.3.184 Analisis Ekonomi Telcoik TABEI.+I28 0.9360/o UNIT TAHLINAN .{.{ EFEHTIP = 2o/o TABEL 3.

187 Analisis Ekonomi Teknik l.]NGA T]NTUK BTINGA EFEKTIP TABEL 3. FAKTOR BI. FAKTOR BI.iNGA T]NTI-TK BTINGA EFEKTIP UNIT TAHUNAN .ampiran = 5o/o TABEL 3.

188 Analisis Ekonomi Teknik lampiran TABEL 3' FAKTOR BITNGA tiNTtlK BIINGA EFEKTIP = 7o/o TABE.685 *---4.KTOR BL'N(.916 -:1rTF.t66 o.264 -'i 64t 9.o14t7 5.A.I.A TINTIiK BT'NGA ET'EKTIP UNTT TAHTINAN 4. F.388 0.0174 I .i 57. J.99 17 894 23.

tAI\TOR BLrNcA IINTUI\ BLINGA EI.'EKTIP TABEL 3.190 Analisis Ekonomi Teknik EFEKTIP TABEL 3. FAI(TOR BUNGA TINTT]K BTINGA TINIT TATIUNAN ooE3-02 0 q5ts1 i .

45 5 I 34.rlty of llberta.690 1.48 34602. i7l2f8s 9.tq .rso 1973.ll4-64 t0.rrun Teknik ahli untuk juga atiif sebagai tenaga sitas Diponegoro.999 Loyola I Semarang tahun 1977' Ia me- nempuh pendidikan Sl di Jurusan Teknik 2.556 .rnan.19 rxiooul 89766.1.44 22.040 ?5t<se 2-5?.891 ---. L.859 Semarang tahun 1974 dan SMA Kolese 2i45 |t.053 10.+t.65 5 0 r19l .t28 10.1 88 ro. Teknik' Hidrodinamika Saatini penulis mengajar mata kuliah Ekonomi Sipir Fakultas Teknik Univer- dan Anarisis Numerik'di Jur.".Il9 461 37 1 10.270 dikan di SD Pangudi Luhur Ambarawa ----t -sr 4. Selain itu penulis pada studi dan pekerjaan perencanaan l3 75 kegiatan p"*burg.471 0. l/l .r 10.831 rekayasa siPil.40.t'lr tahun lg7l. 10. 10 137 rr*4.15511 16 7i.579 10 171 I33 3.309 i0. Edmonton Canada 0.ssa 0_t4674 19. menyelesaikan pendi- -ll 1.TNGA EFEKTIP Biodata Penulis UNIT TAHUNAIN Penulis dilahirkan di Semarang tanggal 10 Oktober 1958.?49 tq.1 I t95 tahun 1989-1991. 1. khususnya .1.t92 Analisis Ekonomi Telorik TABEL 3. FAKTOR BLTNGA UNTUK BI.485 0 00m2 5 5714.506 to 'tl 827 5 .14s 2.8% 2l I ()r5 - 233. tni. SMP Domenico Savio 1. leo.260 '754.279 mt48 ---.437 Sipii fakuttas Teknik Universitas Dipo- negoro Semarang tahun 1978-1983 dan ---l18 mJngikuti Pendidikan 32 di bidang Penfembangan Sumber Daya Air di Uni- .

Master your semester with Scribd & The New York Times

Special offer for students: Only $4.99/month.

Master your semester with Scribd & The New York Times

Cancel anytime.