LS Perintah “ls” digunakan untuk melihat isi dari dalam folder kita berada sekarang baik folder maupun file. Berikut contohnya. sekarang kita berada dalam folder “/” yaitu file system. maka yang akan muncul adalah struktur dari direktori dimana kita berada sekarang. CD Sebuah perintah yang digunakan untuk berpindah direktori atau folder dalam Unix. 3. Berikut contohnya. seperti contoh dibawah kita berada di “/export/home/deni”. dimana ketika kita mengetikan perintah “pwd” pada terminal. Berikut contohnya. baik melalui terminal maupun Command Line Interface bawaan OS. Untuk melihat lokasi sekarang lakukan perintah “pwd”. 2. Management File Pada OpenSolaris Berikut perintah-perintah untuk melakukan managemen file pada OpenSolaris 1. . Untuk melihat seluruh isi dari folder tersebut kita lakukan perintah “ls”. untuk perintahnya berikut “cd /root”. PWD Perintah “pwd” ini digunakan untuk melihat dimana posisi kita berada dimana atau direktori mana saat ini. kita akan berpindah folder dari “/export/home/deni” ke “/root”.

Berfungsi untuk menampilkan daftar nama file dengan karakteristiknya. yaitu “ls –l”. Versi berikutnya yaitu “ls –lo”.Ada perintah lain untuk “ls”. Berfungsi untuk menampilkan daftar nama file pada direktori aktif dengan attribute flagnya (melihat chflags). seperti ukuran. privasi dan lainnya. . kepemilikan.

silahkan dicoba. sekarang kita berada di dalam direktori “/root” dan kita akan membuat folder dengan nama “Kelompok_1”. . Versi selanjutnya yakni “ls –a”. Berfungsi untuk menampilkan semua file pada direktori aktif termasuk file hidden. “*” untuk file yang “unix executable”. “@” untuk alias atau simbolik link. Berikut perintahnya “mkdir Kelompok_1”. Dan yang terakhir yaitu “ls –F”. Berfungsi untuk menampilkan nama-nama file dengan special karakter pada akhir baris yang memberitahu jenis dari file tersebut (misalnya : “/” untuk direktori. MKDIR Sebuah diperintah yang digunakan untuk membuat folder baru pada direktori tempat kita berada sekarang. dsb). 4. Berikut contohnya.

apabila nama file tersebut telah ada. maka perintah tersebut akan membuat file kosong dengan nama file tersebut. . Akan tetapi. RMDIR Sebuah perintah yang merupakan kebalikan dari perintah “mkdir”. Apabila nama file tidak ada. Perintah touch yaitu seperti berikut “touch contoh_file”. Touch Sebuah perintah yang digunakan untuk membuat sebuah file kosong di dalam sebuah direktori dimana kita berada sekarang. maka perintah tersebut akan mengupdate file tersebut yang terakhir diakses. yaitu “rmdir” yang berfungsi untuk menghapus sebuah folder. 6. Perintahnya yaitu “rmdir Kelompok_1”. Berikut contoh dimana kita akan menghapus folder “Kelompok_1” yang berada di dalam folder “/root”.5.

.7. perintah “mv” dapat digunakan untuk mengubah nama (rename) file. dimana nama awal file “contoh_file” diubah menjadi “file_baru”.  Mengubah nama file. Selain memindahkan file. dimana kita memindahkan “file_baru” ke direktori “/export/home/deni”. 8. Berikut contoh perintahnya:  Memindahkan file ke folder. Mv Perintah yang digunakan untuk memindahkan file ke folder yang ingin kita tuju. Cp Sebuah perintah untuk mengcopy file ke suatu struktur folder lain. Contohnya. kita mengcopy “file_baru” dengan nama baru “contoh_baru” pada folder yang sama.

berikut perintahnya “rm file_baru /export/home/deni”. kita akan melihat isi dari file dengan nama “contoh_baru” yang berada di folder “/export/home/deni”. kita copy file ke folder yang lain. 10. Contohnya. 9. kita akan menghapus sebuah file dengan nama “file_baru” pada direktori “/export/home/deni”. Contohnya. Cat Sebuah fungsi yang digunakan untuk melihat isi dari sebuah file. Berikut perintahnya. yaitu “cat /expert/home/deni/contoh_baru”. Rm Sebuah fungsi yang digunakan untuk menghapus file di dalam sebuah folder. . Contoh selanjutnya.

Contohnya kita ingin membandingkan file “file_baru” dengan “contoh_baru”. File Sebuah perintah yang digunakan untuk melihat tipe file dan direktori yang berada di dalam sebuah direktori. kita ingin menampilkan nama file dan tipe dari file tersebut. akan menampilkan file beserta tipe dari file tersebut. Diff Sebuah fungsi yang digunakan untuk membandingkan dua file. Adapun contohnya yaitu “diff3 file_baru contoh_baru text_baru”. Berikut perintahnya “diff file_baru contoh_baru”. Untuk contohnya. . Dan jika ingin membandingkan tiga file. Berikut perintahnya “file contoh_baru”. 12. maka digunakan sebuah command yaitu “diff3”.11.

Dan jika ingin menampilkan seluruh file beserta dengan tipe file dimana lokasi kita berada. yaitu “file *”. Maka akan menampilkan file yang nama nya berakhiran “baru”. Untuk fungsi “- name” berguna untuk kata yang akan kita cari dan fungsi “-print” untuk menampilkan hasil pencarian ke layar. Untuk perintahnya yakni “find /export/home/deni –name ‘*baru’ – print”. Find Sebuah perintah yang digunakan untuk mencari file didalam sebuah direktori. Untuk contoh kita mencari file dengan nama yang akhirannya “baru” dan berada di direktori “/export/home/deni”. . 13. Lakukan perintah berikut.