HAK-HAK INDIVIDU LANSIA

Disusun Oleh :

1. Andi Sudiana (04)
2. Annisa Nurul Khusna (07)
3. Desi Uswatun Hasanah (13)
4. Dinda Pradita (17)
5. Eka Ardi Ruswana (19)
6. Fatma Yuliani (23)
7. Kiki Risky Pradita (28)
8. Novia Dewi Lestari (33)
9. Rachmani Ridhawati (37)
10. Sinta Dewi Rahma D.P (42)
11. Wahyu Agung Dwi Saputra (45)
12. Yulita Puspitasari (47)

AKADEMI KEPERAWATAN NOTOKUSUMO
YOGYAKARTA
TAHUN 2014/2015

HAK-HAK INDIVIDU LANSIA

Keterampilan motorik berkurang 3. Merasa kesepian dan terkadang menderita gangguan mental. Cepat marah atau tersinggung 3. 3. Berdasarkan hal-hal di atas. . Hal ini terlihat ketika ia tidak mau berbicara dan tidak kooperatif. 7. ia merupakan orang penting dan mempunyai wewenang dan tanggung jawab yang besar. sulit menerima kenyataan. Karena proses kemunduran tersebut. Fungsi panca indra yang menurun 2. Keras kepala dalam mempertahankan kemauannya. walaupun demi kepentingan dirinya sendiri. misalnya pada muda dulu. Mudah teringgung dan sedih apabila dianggap menjadi beban orang lain. Hal ini dapat mengakibatkan lansia menyadari kehilanganya kemampuannya. Hak menikmati kehidupan pada masa tua. yaitu sebagai berikut: 1. Tidak mau mengikuti apa yang harus dilkukannya. adajuga lansia yang sudah jauh-jauh hari sebelumnya mempersiapkan dirinya secara mental dengan menekuni hobi sehingga masalah yang mungkin terjadi sudah dapat di antisipasi Kemunduran yang terjadi pada lansia dapat terlihat pada : 1. Keterampilan koordinasi motorik (refleks) berkurang 4. Tetap merasa tidak tergatung secara mental kepada orang lain. 2. namun. Seseorang yang berusia lebih dari 65 tahun. Hak mendapat perlindungan dari keluarga dan instansi yang berwenang. sebagian besar lansia mengalami perubahan-perubahan kepribadian. Termasuk kelompok lansia adalah orang yang berusia lebih dari 65 tahun. perawat perlu mengetahui hak-hak mereka. 2. 5. Kemampuan intelektual yang sebenarnya mungkin dapat dipertahankan lebih lama. Hak untuk diperlakukan sebagai manusia yang mempunyai harga diri dan martabat. seperti: 1. tanpa tekanan. 4. merasa makin tergantung pada orang lain. Kurang sabar dalam menghadapi sesuatu. 6. pada umumnya tidak dapat melanjutkan kegiatan dan minatnnya sebagai mana mestinya karena terjadinya perubahan-perubahan fsiologis.

4. bila diingininkan. 5. Hak mendapatkan perawatan dan pengobatan yang optimal. bila ia menginginkannya 6. . 8. Hak berkreasi dan mengatur hobinya. Hak untuk tinggal di lingkungan keluarga atau panti. Hak menerima kasih sayang dari anak. Hak memperoleh pendidikan yang dibutuhkan untuk menghabiskan sisahidupnya misalnya pendidikan agama dan sebagainya 7. Hak untuk dihargai dan menghargai dirinya dan orang lain. 9. keluarga. dan masyarakat.