Tugas Kimia Analisis Instrumen

Spectrophotometric Determination of Total Iron Content in Black Tea

Disusun oleh:
Nama : Ratih Ishmawati
NIM : 15303241047
Kelas : Pendidikan Kimia I 2015

JURUSAN PENDIDIKAN KIMIA
FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM
UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA
2017
Jurnal ini berisi tentang penentuan jumlah zat besi (Fe) yang
terkandung dalam teh hitam. Instrumen yang digunakan untuk
menentukan jumlah Fe adalah Spektofotometer UV-Vis Genesys 2.
Sebelum dianalisis, sampel yang berwarna kuning sampai merah pucat ini
ditingkatkan intensitas warnanya dengan ditambah dengan kalium
tiosianat. Reaksi antara ion Fe dengan kalium tiosianat akan
menghasilkan ion kompleks [FeSCN(H2O)5]2+ dan [Fe(SCN)6]3- yang
berwarna merah.
Masalah yang ada adalah ketika sampel dipanaskan dalam keadaan
asam, Fe dapat menguap dalam bentuk komponen volatilnya. Sehingga
suhu ketika pemanasan harus dikontrol sedemikian rupa untuk
menghindari menguapnya Fe. Selain itu sebagian Fe mengendap dan
hilang selama proses degradasi dan oksidasi zat biologi.
Sampel teh yang digunakan adalah Ceylon Tea (Turki), Hazir
Harman Cay (Turki), Indian black tea (Franck Zagreb, Kroasia), dan
Ceylon Tea-extra quality (Kosovo). Berdasarkan hasil yang telah
diperoleh: Ceylon Tea memiliki kandungan Fe 37,6mg/kg; Hazir Harman
Cay 21,3mg/kg; Indian black tea 29,01mg/kg; Ceylon Tea-extra quality
27,4mg/kg. Sehingga dapat disimpulkan bahwa dari keempat jenis teh
tersebut yang memiliki kandungan Fe paling banyak adalah Caylon Tea
yang berasal dari Turki, sedangkan yang terendah adalah Hazir Harman
Cay yang juga berasal dari Turki.