LAPORAN PRAKTIKUM KIMIA PANGAN

”Uji Sifat-sifat Protein”

OLEH:

NAMA : MUHAMMAD AL FICHRY FALIHI

NIM : Q1A116031

KELOMPOK : III (TIGA)

KELAS : Q1A1_A (016)

ASISTEN : DARPY. S,TP

PROGRAM STUDI TEKNOLOGI PANGAN
JURUSAN ILMU DAN TEKNOLOGI PANGAN
FAKULTAS TEKNOLOGI DAN INDUSTRI PERTANIAN
UNIVERSITAS HALU OLEO
KENDARI
2017

Sampel Pereaksi Pengamatan 1. Albumin NaOH Larut 3. Albumin HCL Larut 1.2. Albumin Na2CO3 Larut 4.5 M CuSO4 Putih keunuguan Tabel. HASIL DAN PEMBAHASAN 1. Albumin Aquadest Larut 2.1 hasil pengamatan uji biuret : No. Sampel Pelarut Pengamatan 1.1. Albumin+HNO3 NaOH Adanya Gumpalan Tabel. Pembahasan .3 hasil pengamatan uji kelarutan protein : No. Albumin+NaOH 2.2 hasil pengamatan uji koagulasi protein : No. HASIL Hasil dari praktikum kimia pangan tentang uji sifat-sifat protein adalah sebagai berikut : Tabel. Sampel Pereaksi Pengamatan 1.

Protein berfungsi sebagai katalisator. dengan indikator adanya gumpalan putih. Analisa elementer protein menghasilkan unsur-unsur C. uji koagulasi protein. N dan 0 dan sering juga S (Katili. Setelah itu sampel dipanaskan pada suhu 100 oC selama 2 menit dan diamkan agar temperatur tabung reaksi menurun. uji biuret. dan uji kelarutan protein. Protein adalah makromolekul yang tersusun dari bahan dasar asam amino. Percobaan uji sifat-sifat protein menggunakan albumin/putih telur sebagai sampel protein. kemudian tambahkan 5 ml . mengindikasikan adanya kandungan protein pada albumin/putih telur. Setelah dihomogenkan dengan larutan asam.01 M sebanyak tiga tetes. H. 2009). Percobaan menggunakan uji biuret dengan sampel albumin 3 ml ditambahkan 1 ml NaOH 2. Mengindikasikan adanya kandungan protein pada albumin dengan terdenaturasinya gugus karboksil karena kondisi ph yang asam pada sampel albumin. Percobaan menggunakan uji koagulasi protein dengan sampel 3 ml albumin ditambahkan 2 ml HNO3 2 M dan dihomogenkan menggunakan tabung reaksi.5 M dan dihomogenkan menggunakan tabung reaksi. menghasilkan pergerakan tubuh. Hasil yang diperoleh setelah melakukan perlakuan mengggunkan uji biuret. mendukung secara mekanis sistem kekebalan (imunitas) tubuh. Menandakan bahwa albumin mempunyai ikatan dipeptida. Kemudian ditetesi CuSO4 0. larutan mengalami perubahan warna menjadi putih keunguan. sebagai pengangkut dan penyimpan molekul lain seperti oksigen. Hasil yang diperoleh terdapat gumpalan putih yang tidak larut. sebagai transmitor gerakan syaraf dan mengendalikan pertumbuhan dan perkembangan. Uji sifat-sifat protein menggunakan tiga perlakuan yaitu.

Menggunakan pelarut Na2CO3 0.1 M. dengan cara mengisi tabung reaksi dengan 3 ml albumin dan 3 ml HCL 0. hasil yang diperoleh sampel larut dalam larutan HCL 0.1 M. PENUTUP . dan HCL. Menggunakan pelarut NaOH 0.1 M. hasil yang diperoleh sampel larut dalam larutan aquades dan terdapat busa diatas larutan. NaOH. Menggunakan pelarut HCL 0.1 M. hasil yang diperoleh sampel larut dalam larutan NaOH 0. dengan cara mengisi tabung reaksi dengan 3 ml albumin dan 3 ml NaOH 0. dan larutannya jernih.1 M. Percobaan menggunakan uji kelarutan pada protein dengan menggunakan sampel albumin dan dihomogenkan dengan pelarut akuades.1 M. warna gumpalan berubah menjadi orange. Percobaan pertama menggunakan pelarut akuades. Na2CO3. Hasil yang diperoleh.1 M.1 M. hasil yang diperoleh sampel larut dalam larutan Na2CO3 0. Karena terdenaturasinya gugus amino pada sampel ketika ditambahkan larutan NaOH sehingga menyebabkan perubahan warna dengan indikator koagulasi/gumpalan orange.NaOH 2 M. dengan tujuan untuk mengatuhui daya kelarutan pelarut yang digunakan. dengan cara mengisi tabung reaksi dengan 3 ml albumin dan 3 ml aquades. dengan cara mengisi tabung reaksi dengan 3 ml albumin dan 3 ml Na2CO3 0.1 M.

Reaksi asam amino dan protein yang terdapat pada albumin melalui uji biuret menandakan warna ungu. albumin akan mengalami terdenaturasi protein jika mengalami perubahan ph basa atau asam dengan indikator adanya gumpalan pada sampel sebelum dan sesudah dipanaskan.1. DAFTAR PUSTAKA . NaOH. Melalui uji kelarutan protein menggunakan pelarut akuades. membuktikan adanya ikatan dipeptida pada albumin. dan HCL. yaitu dapat bereaksi dengan larutan asam maupun basa.2. Kesimpulan Berdasarkan praktikum yang telah dilaksanakan dapat disimpulkan bahwa. Na2CO3. Pelarut tersebut dapat melarutkan telur dengan tidak bisa dibedakannya mana pelarut dan sampel (satu fasa) karena protein memiliki sifat atmosfer. Melalui uji koagulasi.

Katili AS. 2 NO 5. JURNAL PELANGI ILMU VOL. Struktur Dan Fungsi Protein Kolagen. . 2009.