Penentuan Kadar Fenolik Total Ekstrak Etanol Daun Nilam (Pogostemon cablin Benth.

)
Dengan Metode Spektrofotometri UV-Vis

PENENTUAN KADAR FENOLIK TOTAL EKSTRAK ETANOL DAUN
NILAM (Pogostemon cablin Benth.) DENGAN METODE
SPEKTROFOTOMETRI UV-VIS

A.Muflihunna, Masdiana Tahir, Syafrianti

Fakultas Farmasi Universitas Muslim Indonesia
Email :

ABSTRACT

One of the plants that is well known in the community and is used as a
banyakBenth.).
traditional medicine is patchouli (Pogostemon cablin dikenalIt contains
oleh masyarakat luas
essential oils,
flavonoids, saponins, tannins, glycosides, terpenoids anf steroids. The alcohol
Tanaman nilam banyak ditanam untuk
content, such as patchouli alcohol and its derivatives, phenol, and a group of
terpenoids in patchouli oil has antibacterial diambil
activity. The aim of this
minyaknya. researchnilam
Minyak to
determine the total phenolic contetin the ethanol extract of the patchouli leaves. The
extract obtained was analyzed ist content using banyakUV-Vis spectrophotometer.
dibutuhkan The
untuk industri
measurements were done at the maximum wavelength of 662,85 nm. The result
kosmetik,
showed that the total phenolic in patchouli leaves is 327,84 parfum,
mgGAE antiseptik, dan lain-
/ gram of extract.

lain (Mangun, 2009).
Keywords : Phenol, Patchouli Leaves (Pogostemon cablin Benth.), UV-Vis
Spectrophotometry. Daun nilam (Pogostemon cablin

Benth.) memiliki kandungan minyak

atsiri, flavonoid, saponin, tanin,
PENDAHULUAN
glikosida, terpenoid dan steroid.
Salah satu tanaman yang sudah
Kandungan alkohol seperti patchouli
dikenal dalam masyarakat dan
alcohol beserta turunannya, fenol dan
digunakan sebagai obat tradisional
golongan terpenoid pada minyak nilam
adalah nilam (Pogostemon cablin
memiliki aktivitas antibakteri (Mangun,
Benth.) (Wijayakusumadkk,1992).
Nilam (Pogostemon cablin Benth.) 2009).
Senyawa fenolik di alam terdapat
merupakan tanaman yang sudah
sangat luas mempunyai variasi struktur

yang luas, mudah ditemukan di semua

timbangan analitik tipe GR-200. antiasmatik. antiinflamasi. penyakit empedu. maka dilakukan penelitian penentuan fenil propanoid. tanin). wasir. antidepresi dan dan toples. UV-Vis. obat peluruh haid. antimetik. antifungi. bunga dan buah. daun. Berdasarkan hal tersebut diatas flavonoid. mikropipet 100- tumbuhan ini juga dapat dimanfaatkan 1000 . 2008). kadar fenolik total yang terkandung melanin. gangguan haid dan gelas kimia (pyrex). disentri. gelas arloji. antimikroba. antiserangga. sendok tanduk. Semua bagian dari kuvet. Bahan-bahan yang digunakan dekongestan (Mangun. analgetik. aquabidestillata.spektrofotometer juga bermanfaat dalam pembuatan obat UV-Vis tipe evolution 201. dan obat diare (Halimah. fenol monosiklik sederhana. antiinflamasi. Minyak nilam tabung.cawan porselin.Penentuan Kadar Fenolik Total Ekstrak Etanol Daun Nilam (Pogostemon cablin Benth.pipet volume. bagian daun sebagai penelitian ini adalah batang deodoran. (pyrex). 2009). obat luka. polifenol (lignin.labu ukur (pyrex).a. tabung reaksi antiradang. meningkatkan mortilitas Ribuan senyawa fenolik di alam telah usus. afrodisiak. ekstrak etanol daun . asam galat p. (III) klorida (FeCl3). Tanaman nilam telah banyak Benth. Secara umum senyawa fenol pada penelitian ini adalah memiliki sifat bakteriosid. Alat dan Bahan Penelitian Akar dari tanaman ini digunakan untuk Alat-alat yang digunakan pada pencahar. besi antihelmintik. dan kuinon fenolik pada daun nilam (Pogostemon cablin (Fauziah. rak sebagai obat sakit kepala. dan masih banyak diketahui strukturnya antara lain lagi (Andarwulan. gelas ukur (pyrex). pengaduk.) dengan metode spektrofotometri dimanfaatkan sebagai obat tradisional. 2012). 2010). pipet tetes.) Dengan Metode Spektrofotometri UV-Vis tanaman.

) kemudian ditambahkan 2 tetes larutan FeCl3.a). dibiarkan selama 3-4 hari. Kemudian Evaporator hingga diperoleh ekstrak dibersihkan dari kotoran-kotoran yang etanol kering (Ahmad. dengan cara dikumpulkan lalu diuapkan dengan mengambil daun yang masih segar menggunakan alat Rotary Vacuum secara manual. dan reagen Benth. . 2. menempel dengan menggunakan air Analisis Kualitatif Kandungan Fenolik Senyawa golongan fenolik dapat yang mengalir dan dikeringkan dideteksi dengan menggunakan FeCl3 dengan cara diangin-anginkan tanpa 1%.).) Dengan Metode Spektrofotometri UV-Vis nilam (Pogostemon cablin Benth. maserasi. merah.Penentuan Kadar Fenolik Total Ekstrak Etanol Daun Nilam (Pogostemon cablin Benth. ampasnya dimaserasi dilakukan pada pagi hari sekitar pukul kembali dengan cairan penyari yang 10. Larutan yang blender. et al. sampel Pengambilan sampel daun Setelah proses ekstraksi pertama nilam (Pogostemon cablin Benth. ditambahkan pelarut etanol PROSEDUR PENELITIAN Penyiapan sampel penelitain 96% hingga serbuk simplisia 1..00 WITA di desa Lawewe baru. Setelah sebanyak 1 gram sampel dilarutkan kering sampel dipotong-potong kecil dengan menggunakan pelarut etanol dan diserbukkan menggunakan 96% sebanyak 2 ml. etanol 96%. 2015).Terbentuknya warna hijau. Pengambilan dan pengolahan terendam. Ekstrak kental yang telah Kabupaten Palopo. Dimana pengujiannya yaitu sinar matahari ± 1 minggu.) selesai. Sebanyak 300 gram serbuk etanol p. natrium daun nilam (Pogostemon cablin karbonat (Na2CO3 p.) dimasukkan kedalam wadah Folin-Ciocalteau. Ekstraksi daun nilam (Pogostemon dihasilkan diambil sebanyak 1 ml cablin Benth.a.

0 ml larutan Na 2CO3 asam galat konsentrasi 1000 ppm dikocok hingga homogen. Pembuatan larutan standar asam Dibuat konsentrasi 3 ppm (0. Tahapan Penentuan Kadar Senyawa dalam sampel (Harbone. biru. 13 ppm (1. 1987). 23 ppm(2. Galat 3. dengan cara dikocok dan dibiarkan 4-8 menit dipipet 2. Kemudian dicukupkan dengan aquabidestillata . Pembuatan reagen Folin.Penentuan Kadar Fenolik Total Ekstrak Etanol Daun Nilam (Pogostemon cablin Benth.4 ml reagen Folin Ciocalteau konsentrasi 100 ppm. Larutan standar asam galat 33 ppm (3.. Folin Ciocalteau kemudian dilarutkan 2. 2015). konsentrasi 5ppm pada range 400- 2. Pengukuran Larutan Standar Asam dalam aquabidestillata 10 ml.3 galat ml). Penentuan panjang gelombang 1.a hingga volume 10 ml. atau hitam yang kuat kemudian dicukupkan dengan etanol menunjukkan adanya senyawa fenolik p. konsentrasi 100 ppm ditambahkan Kemudian dilakukan pengenceran 0.3 ml).a hingga 25 mL. Pembuatan pereaksi Na2CO3 Ditimbang sebanyak 3.) Dengan Metode Spektrofotometri UV-Vis ungu. Analisis Kuantitatif Fenolik Total Pembuatan Larutan Pereaksi 1.3 ml).3 ml) dan 1000ppm dibuat dengan menimbang 53 ppm (5.5 mL dari larutan standar ditambahkan 4. 43 ppm (4.85 Dipipet sebanyak 1 ml reagen nm.3 ml).3 ml) yang dipipet dari 10 mg asam galat dilarutkan dengan larutan standar asam galat etanol p.5 gram maksimal (maks) Penentuan panjang gelombang Na2CO3 kemudian dilarutkan dengan maksimal asam galat dilakukan aquabidestillata hingga 50 ml (Ahmad dengan mengukur larutan asam galat et al. 800 nm dan diperoleh panjang Ciocalteau (1:10) gelombang maksimal yaitu 662.

43 (Pogostemon cablin Benth. Hasil Penentuan Kadar Fenolik Total Ekstrak Etanol Daun Nilam asam galatmmmmm( Pogostemon (µg/ml) dengan cablin Benth.8 187.a 662..8 287. Penentuan kadar fenolik total (Y) Fenolik Awal Fenolik (mg GAE/g (mg/L) GAE/g ekstrak) ekstrak etanol daun nilam ekstrak) R1 0. Dicukupkan dengan . Folin Ciocalteau dikocok dan dibiarkan 4-8 menit.) Penentuan kadar R2 pada ekstrak 0.0 ml larutan Na2CO3 kocok hingga homogen. Dipipet 1 ml dari replikasi sehingga kadar fenolik yang larutan tersebut. 2015). (2003) yaitu dibuat banyak dikenal oleh masyarakat luas.) Dengan Metode Spektrofotometri UV-Vis hingga 10 ml dan didiamkan selama aquabidestillata hingga 10 ml dan 2 jam pada suhu ruangan.4 ml reagen ekuivalen asam galat / gram ekstrak.) Rata-rata Kandungan absorbansi (Ahmad et al.406 PEMBAHASAN 18.) merujuk pada prosedur merupakan tanaman yang sudah Chun et al. Larutan dibuat 3 kali dan dihomogenkan. Diukur diamkan selama 2 jam pada suhu absorbansi pada panjang gelombang ruangan.85 nm.567 (Pogostemon Nilam 51 (Pogostemon 508..84 etanol daun R3 nilam 0. dibuat kurva HASIL PENELITIAN baku hubungan antara konsentrasi Tabel .) cablin cablin Benth.Penentuan Kadar Fenolik Total Ekstrak Etanol Daun Nilam (Pogostemon cablin Benth. kemudian diperoleh hasilnya didapat sebagai mg ditambahkan dengan 0.456 28. dengan cara menimbang 10 mg Tanaman nilam banyak ditanam untuk ekstrak etanol daun nilam kemudian diambil minyaknya.62 327.47 Benth. Kandungan Kandungan Fenol (mg Replikasi Absorbansi 3. maksimal 662. tambahkan 4. Ukur serapan padapanjang gelombang dilarutkan dengan 10 ml etanol p.85 nm.

tanin. Minyak nilam banyak dibutuhkan untuk afrodisiak. parfum. Menurut Halimah (2010).) Dengan Metode Spektrofotometri UV-Vis Mangun (2009) minyak nilam juga bermanfaat dalam pembuatan obat antiradang. Pelarut yang luka. antidepresi dan industri kosmetik. 96%. dan lain-lain. setelah proses ekstraksi ekstrak Semua bagian dari tumbuhan ini juga cair kemudian dikumpulkan lalu dapat dimanfaatkan sebagai obat sakit diuapkan dengan menggunakan alat kepala. fenol dan golongan Indonesia. antiinflamasi.) yang digunakan sebagai sampel nilam (Pogostemon cablin Benth. antiserangga. digunakan untuk maserasi yaitu etanol gangguan haid dan obat peluruh haid. Universitas Muslim turunannya.) diperoleh dari desa Lawewe Kota memiliki kandungan minyak atsiri.Penentuan Kadar Fenolik Total Ekstrak Etanol Daun Nilam (Pogostemon cablin Benth. glikosida. Hasil determinasi tumbuhan terpenoid pada minyak nilam memiliki menyatakan bahwa sampel tersebut aktivitas antibakteri. penyakit empedu. dan obat diare. tanaman benar daun nilam (Pogostemon cablin nilam telah banyak dimanfaatkan Benth). antiseptik. Dan menurut . dekongestan. antifungi. wasir. Metode ekstraksi yang digunakan sebagai obat tradisional. disentri. Akar dari dalam penelitian ini adalah maserasi tanaman ini digunakan untuk pencahar. Kandungan Laboratorium Farmakognosi-Fitokimia alkohol seperti patchouli alcoholbeserta Fakultas Farmasi. yang merupakan metode ekstraksi yang bagian daun sebagai deodoran. obat paling sederhana. Daunnilam (Pogostemon cablin Menurut Mangun (2009) daun Benth. saponin. Palopo. Sulawesi Selatan yang flavonoid. kemudian dilakukan determinasi di terpenoid dan steroid.

dengan tujuan untuk mendapatkan Metode ini merupakan metode yang ekstrak etanol kental. dapat diukur pada panjang gelombang Uji kualitatif dilakukan untuk 765 nm. Diamati perubahan heteropoli (fosfomolibdat-fosfotungstat) warna yang terbentuk yaitu hijau tua yang terdapat dalam pereaksi Folin yang menunjukkan adanya senyawa Ciocalteau menjadi suatu kompleks fenolik dalam ekstrak etanol daun nilam molibdenum-tungsten.) Dengan Metode Spektrofotometri UV-Vis rotavapor (rotary vacum evaporator) berdasarkan metode Folin Ciocalteau. dengan menggunakan besi fenolik-hidroksi mereduksi asam (III) klorida (FeCl3). Pereaksi ini mengoksidasi mengetahui komponen kimia pada fenolat (garam alkali) atau gugus tumbuhan.) Ciocalteau digunakan karena senyawa sebesar 8.5104%.) menentukan kandungan fenolik total diperoleh sebesar 25.). Prinsip dari metode pelarut tersebut namun tidak dapat Folin Ciocalteau adalah terbentuknya menentukan jenis senyawa yang senyawa kompleks berwarna biru yang terbawa (Ukieyanna. Penentuan rendamen fenolik dapat bereaksi dengan Folin berfungsi untuk mengetahui kadar membentuk larutan yang dapat diukur metabolit sekunder yang terbawa oleh absorbansinya. Senyawa fenolik (Pogostemon cablin Benth. 2012). Hasil ekstraksi paling umum digunakan untuk daun nilam (Pogostemon cablin Benth. Pada uji bereaksi dengan reagen Folin kuantitatif dilakukan penentuan Ciocalteau hanya dalam suasana basa kandungan senyawa fenolik total .Penentuan Kadar Fenolik Total Ekstrak Etanol Daun Nilam (Pogostemon cablin Benth.5312 gram dari dalam tanaman dengan pertimbangan berat serbuk kering sebanyak 300 gram. bahwa dengan teknik ini pengerjaannya Hasil rendamen dari ekstrak etanol daun lebih sederhana dan reagen Folin nilam (Pogostemon cablin Benth.

artinya semakin besar dengan menggunakan asam galat konsentrasi senyawa fenolik maka sebagai larutan standar atau semakin banyak ion fenolak yang akan pembanding karena merupakan salah mereduksi asam heteropoli satu fenolik alami dan stabil.23. Menurut (fosfomolibdat-fosfotungstat) menjadi Viranda (2009) asam galat termasuk kompleks molibdenum-tungsten dalam senyawa fenolik turunan asam sehingga warna yang dihasilkan hidroksibenzoat yang tergolong asam semakin pekat. terlebih dahulu dilakukan Ciocalteau menghasilkan warna kuning running larutan standar asam galat yang menandakan bahwa mengandung konsentrasi 5 ppm dari range 400-800 fenolik. Asam galat Untuk menentukan kadar fenolik direaksikan dengan reagen Folin. Warna biru senyawa fenolik menjadi ion fenolat. yang terbetuk akan semakin pekat. fenolik sederhana.) Dengan Metode Spektrofotometri UV-Vis agar terjadi disosiasi proton pada dengan spektrofotometer. membentuk 13. pereaksi Folin Ciocalteau. Diperoleh nilai absorbansi belum diketahui dan dapat dideteksi larutan standar asam galat pada .85 nm. gugus hidroksil pada Kemudian dilakukan pengukuran larutan senyawa fenolik bereaksi dengan standar asam galat konsentrasi 3.Penentuan Kadar Fenolik Total Ekstrak Etanol Daun Nilam (Pogostemon cablin Benth. setelah itu ditambahkan dengan nm menggunakan spektrofotometri UV- larutan Na2CO3 sebagai pemberi Vis. Penelitian ini bertujuan untuk setara dengan konsentrasi ion fenolak menentukan kadar senyawa fenolik total yang terbentuk. 33. 43 dan 53 ppm yang diukur kompleks molibdenum-tungsten pada panjang gelombang maksimal berwarna biru dengan struktur yang 662. totalnya. berlangsung.85 nm. dan panjang gelombang maksimal suasana basa. Selama reaksi yang diperoleh yaitu 662.

replikasi untuk keperluan akurasi data. Edisi 1:15-16. 0. A.Kimia Lingkungan.D.. etanol daun nilam (Pogostemon cablin Berdasarkan hal tersebut diperoleh Benth.Penetapan Kadar Fenolik dan Flavanoid Total Ekstrak Metanol . Juwita.. Ratulangi. didapatkan persamaan regresi linear DAFTAR PUSTAKA yaitu y = 0. karena hasil koefisien yang telah dilakukan maka dapat korelasi (r) kurva baku asam galat tidak disimpulkan bahwa kadar fenolik total memenuhi syarat maka dilakukan ekstrak etanol daun nilam (Pogostemon eliminasi data pada konsentrasi asam cablin Benth.R. dan Malik.996 yang dapat Yogyakarta.) nantinya digunakan untuk penentuan sebesar 327..A.) sebesar 327. R.Pharm Sci nilai koefisien korelasi (r) tersebut Res. Andi Offset. kemudian memenuhi syarat kelayakan metode dibuat kurva baku hubungan antara analisis.) terdapat fenolik yang setara persamaan regresi linear yaitu y = dengan 327.996–1 yang nilam (Pogostemon cablin Benth. Adapun syarat kelayakan untuk metode Hasil penelitian ini diperoleh kadar analisis yang diterima untuk koefisien fenolik total pada ekstrak etanol daun korelasi (r) dari range 0.).005x + 0.. 2015. kadar fenolik total ekstrak etanol daun artinya dalam setiap gram ekstrak nilam (Pogostemon cablin Benth.84 mgGAE/ gram ekstrak.84 galat 3 ppm dan 13 ppm.312 dengan Achmad. ditunjukkan pada gambar 5sehingga Ahmad. S. kemudian mgGAE/gram ekstrak.995..) Dengan Metode Spektrofotometri UV-Vis masing-masing konsentrasi. Pada pengukuran senyawa konsentrasi (C) dengan absorbansi (A) fenolik total dibuat sebanyak tiga dan diperoleh persamaan garis linear.Penentuan Kadar Fenolik Total Ekstrak Etanol Daun Nilam (Pogostemon cablin Benth. koefisien korelasi (r) 0.300 dengan koefisien KESIMPULAN Berdasarkan hasil penelitian korelasi (r) 0.005x + 0. 2004. A.84 mg asam galat.

dan Rohman. Airlangga University Press.Kimia FMIPA – ITS. Parameter Standar Umum Ekstrak Penebar Swadaya. dan Obat Badan Penelitian dan Jakarta. Bogor Penerbit Erlangga. Bogor. R. H. A.P.. Nilam. Gandjar. Buah Manggis Dari Indonesia. Asman. J.. N. Cetakan Pertama. 35. Penerbit SEAFAST IPB. 2011. dan Zetra. 2003. Chun. Parameter Standar Departemen Pertanian. FMIPA. Yogyakarta.. Universita Indonesia. D.. Kimia Organik. Y..(online). H.. Kesehatan RI.Minyak Atsiri Dari Tanaman Spektrofotometri. C..H. Yogyakarta. dan Suharman. ISBN : 978-979. Surabaya.. Pengembangan Pertanian Ditjen POM. Jakarta.. Sediaan Galenik.. J.Superoxide Radical System. 1986.) 18458-4-7. 1986.S. Jakarta : 5-13. M.G. Universitas Indonesia. dan Fessenden. Mauludi. Departemen Mulja.. O. (Diakses Polyohenols in Fresh Plums.O. Pustaka Perbandingan Kadar Fenolik Total Pelajar. L.P. Linn) Secara 2010.. 1987. Nilam(Pogostemon Scavenging Activity of The Major cablin. tanggal 17 maret 2016)... Kimia Farmasi Analisis. dan Faradilla. 2005. Apsari. Jawa Barat.. Umum Ekstrak Tumbuhan Obat.. 2011. Bandung. 2009. Nilam (Pogostemon cablin Benth.B.SM). P. Spektrofotometri UV-Vis. 2008.. dan Ungu Bunga Rosella (Hibiscus sabdariffa. Tumbuhan Obat. Senyawa Fenolik pada Fessenden. 2000. Jakarta. Depok.K. Terjemahan Kosasih Gelombang Mikro” Skripsi.) Dengan Metode Spektrofotometri UV-Vis Buah dan daun Patikala (Etlingera Fauziah. ITB.. 2016.M. Kim.. Benth). Andarwulan. Hidrodistilasi Serta Uji Universitas Ahmad Dahlan. Y. Profil Investasi Pengusahaan Nilam.Penentuan Kadar Fenolik Total Ekstrak Etanol Daun Nilam (Pogostemon cablin Benth.2(1) : 1-10.R. Jakarta. 1990. Diktorat Jenderal POM-Depkes RI. 34. dan Susanti. Ekstrak Metanol Kelopak Merah Halimah. Ditjen POM. AnalisisInstrumental. Mangun. D. Terbitan Gliserol dengan Menggunakan Kedua.. Depok. Departemen Kesehatan RI.2). Padmawinata dan Iwang Soediro. P.J Agric Food Integrated Taxonomic Information Chem. . Harborne.. Asam. Studi Dimerisasi elatior (Jack) R. FMIPA. Fitri. Fakultas Farmasi dan Melalui Metode Fermentasi Dan Fakultas Kesehatan Masyarakat. Balai Penelitian Tanaman Rempah Depajjrtemen Kesehatan RI. dan A. J. I. Bioaktivitasnya.D. M. L. dan Lee..2007. 2012. (ed. Metode Belinda.“Studi Reaksi Fitokimia : Penuntun Cara Modern Esterifikasi antara Asam Galat dan Menganalisa Tumbuhan. S. 1986.

Budidaya Tanaman Bogor. :170.. Natural Products Isolation 2nded.. Seidel. Fakultas Teknologi . 2010. Mada University Press. Esterifikasi Patchouli Alkohol Hasil Isolasi Dari Minyak Daun Nilam (Pachouli Oil).Penentuan Kadar Fenolik Total Ekstrak Etanol Daun Nilam (Pogostemon cablin Benth.S.. K. Rusli. Universitas Sumatra Utara. Ekstrak Daun Dewandaru Yaputra T. 2012. Kunth). Humana Press Inc : 31-5. Initial and Bulk Extraction.. Nilam (Pogostemon cablin. E. V. Surakarta. Sukses Memproduksi Minyak Atsiri. (Eugenia uniflora L. Pavela... Ukieyana. Totowa (New Jersey). Jilid I. dengan Parameter Kadar Total Jakarta : 1-5. Senyawa Fenolik dan Flavanoid” Skripsi. 1994. 5thed.76:691-696.Jurnal Departemen Pertanian. Benth). B. N.H.M. Rumondang. 2008.In : Sarker SD. R. dan Wibawa B. M.PengujiankandunganSenyaw Pengembangan Pertanian a yang terdapatdalamTomat. Jurusan Kimia. 2006.“Optimasi Pembuatan Wijayakusuma.A. Latif z. Universitas Muhammadiyah Surakarta..) Tanaman Berkhasiat Obat Menggunakan Metode Soxhletasi Indonesia. R. Gadjah Larvaeof Spodoptera littoralis. Putri. Kadar Fenolik Dan Flavanoid Total Tumbuhan Suruhan (Peperomia pellucid L..Aktivitas Antioksidan.. 2006.. 1992. dan Obat Badan Penelitian dan 2009. Yogyakarta Fitoterapia. PT Agromedia Pustaka. Balai Penelitian Tanaman Rempah Viranda P. Buku Pelajaran Some Essential Oils Against Teknologi Farmasi.. editors. P.) Dengan Metode Spektrofotometri UV-Vis Pertanian Institut Pertanian Bogor. and Gray Al.. Bogor. 2004.M. Y. Fakultas Matematika Dan Ilmu Pengetahuan Alam. 2005. Pustaka Kartini . Jakarta. Insecticidal Activity of Voigt.. Universitas Indonesia. Nuryani. Dalimanta S.