BAB V

SIMPULAN DAN SARAN

5.1 Simpulan
Setelah melewati berbagai proses, maka didapatkan satu program
kesehatan dasar Kecamatan Pademangan yang dievaluasi, yaitu program
Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) dan didapatkan 19 masalah yang
teridentifikasi melewati diskusi dan justifikasi sehingga didapatkan dua
prioritas masalah selama bulan Januari – Agustus 2015, yaitu:
1. MS-1 Cakupan Program Kunjungan Neonatal Pertama (KN1) pada
bayi baru lahir di wilayah Puskesmas se-Kecamatan Pademangan
periode Januari - Agustus 2015 sebesar 100% lebih dari target sebesar
63,3%.
2. MS-2 Cakupan Program Komplikasi Neonatus pada Bayi Baru Lahir
di wilayah Puskesmas se-Kecamatan Pademangan periode Januari -
Agustus 2015 sebesar 6,4% kurang dari target sebesar 53,3%.
Selanjutnya prioritas masalah diatas dicari akar penyebab masalah
yang paling dominan dan setelah dilakukan diskusi, argumentasi, dan
justifikasi, maka dapat disimpulkan akar penyebab masalah yang dominan
dari masalah yang diprioritaskan tersebut adalah sebagai berikut:
1. Akar penyebab masalah dominan dari Cakupan Program Kunjungan
Neonatal Pertama (KN1) pada bayi baru lahir di wilayah Puskesmas se-
Kecamatan Pademangan periode Januari - Agustus 2015 sebesar 100%
lebih dari target sebesar 63,3% yaitu:
a. Terlalu banyaknya tenaga kesehatan yang terlibat dalam
program puskesmas (Man).
b. Pemegang program tidak memahami pengaturan keuangan
dalam program (Money).
c. Kebijakan Pemerintah yang menggratiskan program
(Environtment).
2. Akar penyebab masalah dominan dari permasalahan Cakupan Program

101

Mengadakan pelatihan mengenai pengaturan keuangan dalam program. Menyusun job-desk dengan baik.Agustus 2015 : 1. Memberikan pelatihan dalam pengaturan keuangan dalam program.2. 2. Alternatif pemecahan masalah dari permasalahan Cakupan Program Kunjungan Neonatal Pertama (KN1) pada bayi baru lahir di wilayah Puskesmas se-Kecamatan Pademangan periode Januari . Menyusun materi mengenai program dan segala aturan yang berlaku. b. b. Melakukan pembagian tugas secara merata. Saran Berdasarkan permasalahan program kesehatan dasar tersebut. 102 . a. Kurangnya pengarahan oleh dokter tentang tanda bahaya neonatus (Actuating).Agustus 2015 sebesar 6. a. a. 5. Melakukan seleksi yang ketat mengenai pasien yang akan mendaftar pada program. Petugas jarang turun ke lapangan (Planning). Membatasi jumlah tenaga kesehatan yang terlibat dalam program puskesmas. c. disarankan atau direkomendasikan beberapa hal kepada Kepala Puskesmas Kecamatan Pademangan adalah sebagai berikut : A. 3. Komplikasi Neonatus pada Bayi Baru Lahir di wilayah Puskesmas se- Kecamatan Pademangan periode Januari .3% yaitu : a. b. Mengevaluasi kembali pengalokasian dana yang telah direncanakan. Ketidakmampuan bidan untuk mengenali tanda bahaya neonates (Man). Melakukan pengawasan pelaksanaan program secara lebih ketat. b.4% kurang dari target sebesar 53.

a. Alternatif pemecahan masalah dari permasalahan Cakupan Program Komplikasi Neonatus pada Bayi Baru Lahir di wilayah Puskesmas se- Kecamatan Pademangan periode Januari . a. 2. c. a. 103 . Mengevaluasi keefesienan dari jadwal yang dibuat.Agustus 2015 : 1. Mengadakan pelatihan kepada bidan mengenai tanda bahaya pada neonatus. Mengevaluasi pelatihan yang sudah didapat para Kader. Mengadakan rapat untuk membahas rencana pengalokasian petugas untuk program. Mengoptimalkan setiap kunjungan petugas terhadap program. Menerapkan apa saja yang telah didapat dari Pelatihan. c. 3. Memberikan pelatihan pada bidan untuk mengenali tanda bahaya pada neonatus. b. b. Memberikan pengarahan kepada bidan tentang tanda bahaya neonatus oleh Dokter. Meningkatkan frekuensi petugas untuk turun ke lapangan.B. Menggunakan jadwal yang telah ditentukan sebaik mungkin untuk pengarahan mengenai tanda bahaya pada neonatus. Mengadakan rapat bersama dokter mengenai rencana pembuatan jadwal untuk pengarahan mengenai tanda bahaya pada neonates. b.

BkkbN dan Kemenkes R. 2015. Saifuddin A B.I. Jakarta : Puskesmas Kecamatan Pademangan. Saifuddin A B. Edisi Pertamacetakan Keempat. Pemantauan Wilayah Setempat Kesehatan Ibu dan Anak . Yayasan Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo. 104 . Puskesmas Kecamatan Pademangan. Pelayanan Kesehatan Maternal dan Neonatal. Jakarta. Edisi pertama cetakan kedua. Profil Puskesmas Kecamatan Pademangan Tahun 2014. Jakarta . 2014. Petunjuk Teknis Program Pengembangan Pendidikan Keprofesian Berkelanjutan Untuk Dokter Keluarga. Jakarta : Depkes. Jakarta : Depkes. Yayasan Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo. Pedoman Pelayanan Keluarga Berencana Pasca Persalinan di Fasilitas Kesehatan. Buku Panduan Praktis Pelayanan Kontrasepsi. Strategy Nasional Making Pregnancy Safer di Indonesia 2001–2010. Jakarta : Puskesmas Kecamatan Pademangan. 2009. DAFTAR PUSTAKA Departemen Kesehatan. Departemen Kesehatan. 2010. 2003. Laporan Bulanan Program KIA Periode Januari-Agustus 2015. Puskesmas Kecamatan Pademangan. Jakarta : PDKI.2001. 2012 Perhimpunan Dokter Keluarga Indonesia. 2001.