PENYIMPANGAN SOSIAL DALAM MASYARAKAT

PEROKOK WANITA

Disusun oleh :

ADE DIANA N.

No. Absen : 02

SMA NEGERI NGORO

TAHUN AJARAN 2015/2016

Kata Pengantar Puji syukur ke hadirat Tuhan yang Maha Esa atas segala limpahan rahmat dan karuniaNya. sehingga makalah mata kuliah Sosiologi ini dapat diselesaikan tepat waktu tanpa adanya kendala-kendala yang berarti. Bantuan tersebut sangat membantu penyelesaian makalah ini. faktor-faktor. jenis-jenis. dampak. 21 November 2015 Penulis . ciri-ciri. bentuk-bentuk. baik secara langsung ataupun tidak langsung. Terima kasih saya ucapkan kepada seluruh pihak yang telah sedikit banyak membantu dalam proses pembuatan makalah ini. Di dalamnya dibahas tentang pengertian. Akhir kata. serta contoh kasus penyimpangan sosial yang terjadi di masyarakat. Jombang. teori-teori. Semoga Tuhan yan Maha Esa membalas segala kebaikan pihak-pihak tersebut dan meridhoi atas selesainya makalah ini. Makalah ini berisi kajian tentang penyimpangan sosial dalam masyarakat. Amin. semoga makalah ini berguna dan bermanfaat serta dapat membantu proses belajar bagi siapa saja yang menggunakannya dengan baik dan benar.

........... 2  Daftar Isi ................... 10 2.......... 7 c............................................. Contoh Penyimpangan Sosial a.. Kesimpulan ........................................................................................................... 10  Daftar Pustaka ..................................... Dampak dari Perokok Wanita ........... Faktor Peyebab Wanita Merokok .............................. 9  BAB III : PENUTUP 1............................................................ Hasil Wawancara terhadap Pelaku.... 6 b.. ........ Pengertian Penyimpangan Sosial ............................. Latar Belakang ............................................................................................................................ 8 3......... Daftar Isi  Kata Pengantar ........... 6 2................................................................................................................................................................................. Kebiasaan Merokok pada Wanita ..................... 10 ......................... Rumusan Masalah ....................................................... 3  BAB I : PENDAHULUAN 1............................................. Tujuan Penulisan ............................................. 5  BAB II : PEMBAHASAN 1..... 4 2.................................................................................................... 7 d............................................... 5 3............... Saran ............................................................................ Upaya Pencegahan Perilaku Menyimpang ..

Para pelaku penyimpangan sosial akan berinteraksi dengan masyarakat lain dan secara tidak langsung ia akan memberikan sugesti-sugesti untuk mengikuti perilakunya. Jika masyarakat tidak memiliki kesadaran yang kuat dan pengetahuan yang lemah akan perilaku menyimpang. maka dengan mudah mereka akan terpengaruh dan terbawa dalam kondisi menyimpang. hal itu disebabkan karena masyarakat terlalu sering melakukan atau sekedar mengamati perilaku- perilaku menyimpang tersebut dalam kehidupan sehari-hari. masalah-masalah penyimpangan sosial ini tetap saja ada dan melekat dalam kehidupan masyarakat seolah tidak ada tindakan yang menanganinya. Ironisnya. Selain itu. BAB I PENDAHULUAN I. Pada kenyataannya. padahal perilaku menyimpang jelas bukanlah hal yang patut untuk dibanggakan. sehingga hal tersebut menjadi biasa. Namun demikian. Sebagian masyarakat awam mungkin menganggap perilaku menyimpang sebagai perilaku yang normal dan wajar untuk dilakukan. atau mungkin kurangnya sosialisasi tentang penyimpangan sosial. .1 Latar Belakang Masalah penyimpangan sosial bukanlah masalah yang baru muncul. Ada banyak jenis dan perilaku-perilaku menyimpang yang dilakukan oleh masyarakat dan telah banyak pula aturan-aturan yang mengatur tentang penyimpangan tersebut. hingga saat ini penyimpangan sosial masih terus terjadi meskipun aturan atau bahkan hukuman diberlakukan bagi para pelaku. seperti merokok. Masalah ini telah lama lahir dan hadir dalam masyarakat. Hal ini mungkin disebabkan oleh kurangnya kesadaran masyarakat akan buruknya perilaku-perilaku menyimpang. Keadaan seperti inilah yang akan memicu dan memperluas lingkup terjadinya penyimpangan sosial. ada banyak masyarakat yang merasa bangga ketika melakukan suatu perilaku menyimpang. penyimpangan sosial akan selalu berpengaruh terhadap masyarakat lain.

3 Tujuan Penulisan Dengan rumusan masalah yang telah diutarakan di atas. Apa contoh penyimpangan sosial ? 3. . ke depannya dapat dibentuk masyarakat yang bermoral dan menghindari perilaku-perilaku menyimpang. Mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi penyimpangan sosial tersebut d. Mengetahui dampak yang ditimbulkan oleh penyimpangan sosial tersebut e. Apa dampak yang akan ditimbulkan oleh penyimpangan sosial tersebut ? 5.2 Rumusan Masalah Berdasarkan latar belakang yang telah dipaparkan di atas. Sehingga. Serta memberikan informasi- informasi tentang apa yang dapat menjadi pemicu terjadinya penyimpangan sosial. I. Mengetahui contoh nyata penyimpangan sosial c. Apa pengertian dari penyimpangan sosial ? 2. tujuan penulis dalam pembuatan makalah tentang penyimpangan sosial ini adalah agar pembaca dapat : a. Upaya apa yang dapat dilakukan untuk mencegah penyimpangan sosial ? I. Dengan keadaan masyarakat seperti uraian di atas. Karena hal tersebut juga akan mempengaruhi kualitas bangsa di mata dunia internasional. maka rumusan masalah yang akan di bahas adalah : 1. Apa faktor-faktor yang memicu terjadinya penyimpangan sosial tersebut ? 4. Mempelajari upaya pencegahan terhadap penyimpangan sosial. Mengetahui dan memahami apa arti penyimpangan sosial b. penulis berharap makalah ini dapat sedikit membantu meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pengetahuan tentang perilaku menyimpang atau penyimpagan-penyimpangan sosial.

mulai dari hal- hal kecil yang dianggap sepele sampai hal-hal yang berakibat fatal. khususnya masyarakat yang belum terlalu memahami tentang hal-hal yang termasuk dalam penyimpangan sosial. hal-hal kecil pun bisa termasuk dalam penyimpangan sosial. Tidak sedikit masyarakat yang justru bangga melakukan sebuah penyimpangan sosial. 98). Namun fenomena yang terjadi pada saat ini menunjukkan bahwa banyak hal-hal menyimpang yang menjadi biasa di kalangan masyarakat. . adat istiadat. II. 1. 2. Contoh Penyimpangan Sosial Ada banyak contoh penyimpangan sosial yang terjadi di masyarakat. Di sini akan dibahas penyimpangan sosial mengenai kebiasaan merokok yang dilakukan oleh wanita. Pengertian Penyimpangan Sosial Penyimpangan sosial dapat diartikan sebagai perilaku warga masyarakat yang dianggap tidak sesuai dengan kebiasaan. karena hal tersebut tidak sesuai dengan norma serta aturan hukum yang berlaku. Membuang sampah tidak pada tempat sampah sudah bisa dianggap sebagai sebuah perilak menyimpang. atau norma sosial yang berlaku (Budirahayu. mencuri. pelacuran. BAB II PEMBAHASAN II. 2013. Seseorang akan dianggap menyimpang apabila ia melakukan hal-hal di luar perilaku masyarakat pada umumnya. memakai obat-obatan terlarang dan narkoba. Penyimpangan sosial tidak terbatas pada perilaku-perilaku yang terlampau melewati batas. dll. Contoh lain adalah mencontek. Masyarakat menganggap sebuah perilaku menyimpang yang resesif atau tidak terlalu melewati batas sebagai perilaku normal yang wajar untuk dilakukan. merokok. tata aturan. Penyimpangan sosial dianggap sebagai prestasi tersendiri bagi sebagian masyarakat.

. terutama perempuan. saya belum merasakan dampak pasti dari kebiasaan saya merokok. Saya merokok juga tahu tempat. 2. Tapi saya tahu bahwa merokok memiliki banyak dampak negatif. Saya merokok karena saya merasa merokok bukanlah hal yang terlarang. Umur saya 16 tahun. jujur kadang saya merasa malu jika ada yang membahas tentang seorang wanita perokok. sehingga saya merasa tidak mampu bergaul dengan mereka jika saya tidak ikut merokok. rata-rata teman saya laki-laki dan smuanya perokok. namun sisi lain saya mengajak saya untuk berhenti melakukannya. Saat mood saya jelek. saya akan mencari tempat khusus sehingga teman-teman saya tidak merasa terganggu dengan keadaan saya yang merokok. Di sisi lain saya merasa ini adalah hal yang biasa. Teman-teman saya juga merokok. Saya harap penulis tidak menyebutkan nama saya dalam karya ilmiah ini. saya juga menyadari bahwa merokok sangat tidak disukai oleh banyak orang. Namun. hanya teman-teman saya yang mengetahuinya. Saya merokok pada saat saya merasa bosan dan suntuk. a. jika memang teman-teman saya yang lain tidak terbiasa dengan asap rokok. Saya melakukannya tanpa sepengetahuan orangtua saya. Mama saya tidak mengetahui hal ini. seperti menyebabkan kanker paru-paru dan penyakit-penyakit berbahaya lainnya. Saya merokok juga karena lingkungan saya melakukan hal yang sama. Hasil Wawancara terhadap Wanita Perokok Penulis menyertakan ringkasan hasil wawancara terhadap seorang peerokok wanita sebagai bukti nyata adanya penyimpangan sosial pada masyarakat. Saya merasa dengan merokok pikiran saya menjadi lebih tenang dan enjoy.II. Sampai saat ini.

. Sedangkan merokok bagi para wanita dianggap menyimpang karena memang keberadaannya sangat jauh dari kebiasaan masyarakat serta sangat jarang ditemui pada umumnya. yang mengatakan bahwa kebiasaan-kebiasaan umum masyarakat adalah benar dan kebiasaan-kebiasaan yang jarang dilakukan atau tidak sering dilakukan dianggap sebagai perilaku menyimpang. c. II. bosan. Mulai dari faktor individu. bersifat adiktif serta beracun. Jika ia merasa keadaan sangat buruk. lingkungan. Keluarga yang mempunyai kebiasaan merokok akan membuat anggotanya mengikuti kebiasaan tersebut. Selain itu. Dalam kasus yang saya amati. kebiasaan wanita yang merokok juga dapat dikatakan sebagai perilaku menyimpang mengambil dari pendekatan definisi menyimpang secara statistikal. Hal tersebut juga berpengaruh besar bagi wanita. Kebiasaan Merokok oleh Wanita Rokok adalah gulungan kertas yang berisi bahan-bahan berbahaya . 2. b. yaitu merokok. Rokok mengandung zat-zat yang menyebabkan para konsumennya kecaduan. Bahkan kadang mereka mempunyai pemikiran menjadi bangga jika melakukan hal tersebut. bahkan keluarga. pelaku wanita mengaku melakukan penyimpangan sosial. Apalagi jika anggota keluarga wanita memiliki kebiasaan merokok juga. apabila orang-orang di sekitarnya merasa terganggu dengan keberadaannya. 2. Faktor Penyebab Wanita Merokok Banyak sekali faktor yang bisa menyebabkan seorang wanita merokok. dan suntuk. keadaan pada individu juga sangat berpengaruh. Ia mengaku bahwa pengaruh lingkungannya sangat besar terhadapnya sehingga ia berani dan merasa sangat enjoy untuk melakukannya.II. Merokok adalah kegiatan menghisap gulungan tersebut dengan cara menyulutnya dengan api terlebih dahulu. Selain itu. Faktor yang lain muncul dari rokok itu sendiri. yaitu dari kandungan zat yang ada di dalamnya. seseorang yang telah mencoba untuk merokok akan selalu dan semakin ingin untuk mencobanya lagi dan lagi. Dengan adanya zat tersebut. dapat dipastikan anggota lain merasa harus melakukannya juga. maka ia akan langsung menyalakan rokoknya. Merokok merupakan salah satu perilaku menyimpang. Keluarga juga sangat memicu terjadinya sebuah penyimpangan sosial. sebagai akibat dari pergaulan dengan teman-temannya.

para perokok telah membantu memberikan dan mempertahankan pekerjaan para pekerja pabrik rokok. Dampak posistif yang diberikan oleh para perokok antara lain adalah membantu produsen rokok dan para pekerja pabrik rokok agar tetap bertahan. badan. pabrik rokok bisa terus melanjutkan kegiatannya memproduksi rokok. Dampak tersebut dapat dipisahkan sebagai dampak terhadap diri sendiri dan dampak bagi lingkungan sekitar perokok. Dampak tersebut bisa berupa dampak negatif juga dampak positif. dan para perokok lain memberi banyak dampak bagi para pelaku juga terhadap lingkungan sekitar.II. Dampak negatif yang ditimbulkan oleh para perokok lebih banyak daripada dampak positif yang telah disebutkan di atas. d. Dengan adanya para perokok. Secara tidak langsung. Dampak dari Wanita Merokok Wanita yang merokok.  Dampak negatif rokok bagi pelaku (secara langsung) :  Air mata keluar  Baju. dan rambut menjadi bau  Denyut nadi dan tekanan darah meningkat  Peristaltik usu meningkat dan nafsu makan menjadi turun  Sirkulasi darah kurang baik  Suhu pada ujung-ujung jari (tangan/kaki) menurun  Kepekaan indra pengecap dan pembau menurun  Gigi dan kuku menjadi kuning  Dampak negatif rokok bagi pelaku dalam jangka panjang :  Kerja otak menurun  Adrenalin meningkat  Rongga pembuluh darah menciut  Tekanan darah dan denyut nadi meningkat  Menimbulkan efek ketagihan dan kecanduan . para perokok cenderung memberikan banyak dampak-dampak negatif daripada dampak positif. sejauh pengamatan yang dilakukan oleh penulis. 2. sehingga para pekerja pabrik dapat terus melanjutkan pekerjaannya. Namun.

sehingga akan cenderung membuat berat badan perokok menjad turun. bronkitis. Penyakit-penyakit tersebut antara lain adalah kanker paru-paru. Asap rokok yang ditimbulkan akan menyebabkan berbagai penyakit bagi para penghirupnya. dan impotensi. Asap rokok juga dapat menyebabkan orang yang mempunyai penyakit asma kambuh saat menghirupnya. Dampak fisik yang akan terjadi dan sangat terlihat bagi para perokok wanita yang merokok secara terus menerus adalah berubahnya warna kulit serta tumbuhnya rambut-rambut halus pada bagian sekitar wajah wanita perokok. Kuliat wanita yang merokok secara terus–menerus akan berubah menjadi agak abu-abu. baik dalam hal penampilan ataupun kesehatan. yaitu berhentinya proses menstruasi. Wanita perokok juga akan menghasilkan ASI 25% lebih sedikit dibandingkan wanita non-perokok. Dampak tersebut akan merugikan para wanita perokok. serta meningkatkan bahaya keguguran. diabetes. penyakit stroke. Wanita yang merokok akan memiliki banyak kerugian sebagai dampak dari kebiasaan merokok tersebut. Kebiasaan merokok pada wanita juga akan mempercepat menopause.  Dampak negatif rokok bagi lingkungan sekitar :  Menimbulkan pencemaran udara bagi lingkungan sekitar  Menjadi contoh buruk bagi anak-anak usia di bawah umur  Menimbulkan banyak korban perokok pasif bagi orang-orang di sekitarnya Sedangkan dampak negatif yang akan sama-sama dirasakan oleh pelaku (perokok aktif) dan korban (perokok pasif) adalah dampak yang berpengaruh terhadap kesehatan. . Janin dari rahim seorang perokok juga akan terlahir dengan keadaan berat badan yang cenderung kurang. Nikotin yang ada pada rokok juga akan memperlambat penyimpanan lemak dan meningkatkan pengeluaran energi sampai 200 kalori per hari. Wanita yang memiliki kebiasaan merokok juga akan memiliki gangguan pada kesehatan berupa penurunan kesuburan sampai 50%. hipertensi. jantung koroner.

teman. Kontrol sosial dan sosialisasi yang cukup akan membantu mencegah penyimpangan-penyimpangan sosial yang terjadi di masyarakat. baik oleh pemerintah. keluarga. Upaya- upaya pencegahan bisa dilakukan oleh semua orang yang bersangkutan.II. dan lingkungan sekitar. sehingga perlu diciptakan keluarga yang harmonis. Pihak keluarga dapat melakukan kontrol sosial. Upaya Pencegahan Perilaku Menyimpang Ada banyak upaya yang bisa dilakukan untuk mencegah perilaku menyimpang. . Upaya yang dapat dilakukan oleh pemerintah adalah dengan memperluas sosialisasi tentang penyimpangan-penyimpangan sosial. Keharmonisasian keluarga juga sangat mempengaruhi terjadinya penimpangan sosial. Dan teman-teman lingkungan sekitar dapat menghimbau untuk tidak melakukan penyimpangan sosial. 3.

BAB III PENUTUP III. Dapat dilakukan dengan memberikan kontrol sosial dan sosialisasi yang cukup. bisa berupa dampak terhadap kesehatan. dan fisik. Saran Penulis menyarankan kepada semua pihak untuk membantu proses sosialisasi dan kontrol sosial terhadap masyarakat dan pelaku perilaku menyimpang. teman. 2. Merokok juga memberikan banyak dampak. 1. faktor lingkungan. Dampak negatif yang ditimbulkan lebih banyak. III. Merokok yang dilakukan oleh seorang wanita juga dianggap sebagai penyimpangan sosial. dan diri sendiri. lingkungan. Karena dengan cara tersebut penyimpangan sosial dapat diminimalisir dan para pelaku menyimpang sadar akan tindakannya yang menyimpang. Kesimpulan Merokok merupakan salah satu perilaku menyimbang. Dampak positif yaitu membantu para pekerja pabrik rokok. Wanita yang merokok memiliki banyak alasan yang mendorongnya untuk melakukan hal tersebut. . Ada faktor keluarga. Upaya pencegahannya dapat dilakukan oleh siapa saja.

J.amazine.pdf http://www. http://digilib. Jakarta: Kencana. Daftar Pustaka Narwoko. Dwi & Suyanto. Bagong. 2011. Sosiologi: Teks Pengantar dan Terapan.unimus.ac.id/files/disk1/114/jtptunimus-gdl-ervinakhoi-5700-2-babii.co/6222/bahaya-merokok-5-efek-negatif-merokok-pada- wanita/?ModPagespeed=noscript .