1.

Diagnosis banding pneumothorax1
No. Diagnosis Penilaian Hasil Rontgen
1. Tension pneumothorax Sesak napas Tampak radiolusen pada paru,
Nyeri dada
tampak rata dan paru kolaps
Suara napas melemah
Perkusi : hipersonor akan tampak garis tepi paru
Deviasi trachea kearah yg sehat
Distensi vena jugularis
2. Tamponade jantung Dispnue Terdapat pembesaran bayangan
jantung
Trias Beck (hipotensi, distensi Gambaran jantung membulat
vena, suara jantung menjauh)
CVP > 15
3. Hemothorax massif Dispnue Opasifikasi hemothorax atau
Penampakan syok
efusi pleura
Hilangnya bunyi napas
Perkusi : pekak
Hipotensi
4. Flail Chest berat Dispnue Tampak fraktur costa
Syok
dengan kontusio paru
Asimetris thorax
Sianosis

Perbandingan gambaran rontgen pada pneumothorax
Tension pneumothorax Close pneumothorax Open pneumothorax
Gambaran hiperlusen Apex sedikit terdorong Terdapat ruang diantara
pada bagian yg trauma Karena udara dinding thorax dan paru
Tampak paru colaps Tampak hilum Tampak hilum
akibat udara
Trachea, jantung dan
mediastinum terdorong
ke kontralateral

2. Aspek bioetik
a. Beneficence
Dokter segera menangani pasien dengan penanganan primary
survey
b. Non-maleficence

1. Dokter melakukan penanganan penyelamatan pada pasien gawat darurat dengan memberikan infus dan oksigenasi. Barmawi dan Eko Budiono. 2009. Pneumotorax. 4. Justice Dokter telah memberikan pelayanan sesuai yang dibutuhkan pasien sesuai hak dan kewajiban pasien. 2009. dalam Sudoyo. Hisyam. Buku Ajar Ilmu Penyakit Dalam jilid 3 ed. dkk. Jakarta : EGC . pemasangan chest tube dan mempersiapkan WSD c. Autonomy Dokter langsung melakukan penanganan tanpa informed consed ke pasien Karena keadaan pasien yang gawat darurat untuk segera ditolong d.