Skenario 1

Seorang laki-laki 50 thn datang ke dokter oleh karena BB turun sejak 3 bulan yang lalu,
penderita mengeluh akhir-akhir ini sering merasa lemas, lelah dan ngantuk.
Untuk data seperti ini umur 50 thn BB turun, lemas,lelah, pertama dipikirkan DM tipe 2.
kemungkinan lain (Diagnose banding) :
1. Penyakit kronik seperti : Hepatitis kronik aktif, Sirosis hati
2. Penyakit Kanker (Malignancy)
3. Diet ketat untuk menurunkan BB (BB turun drastis)
4. Infeksi kronis Mis : TB paru, diare kronik
5. Depresi berat
Untuk membuat diagnosis DM ditanyakan (Anamnesis), apa ada gejala Trias Poli,
selanjutnya dilakukan pemeriksaan gula darah puasa dan 2 jam pp (post prandial), jika
gula darah puasa ≥ 126 mgr/dl atau 2 jam pp ≥ 200 mgr maka penderita tersebut
menderita DM yang sangat mungkin tipe 2 oleh karena umur >50 thn dan baru pertama
kali didiagnosis DM. Untuk memastikan periksa kadar insulin kalau sangat rendah, maka
termask DM tipe 1.
Kalau hasil gula darah puasa dan 2 jam normal, maka dilakukan anamnesis dan
pemeriksaan Lab, USG, toraks PA dll untuk mendiagnosis DD tersebut.

Hepatitis kronik dan Sirosis dilakukan pemeriksaan fungsi hati, petanda virus hepatitis
(B,C,D) dan USG. Dengan kedua pemeriksaan tersebut dan pemeriksaan fisik dapat
menegakkan diagnosis penyakit hati tersebut

Untuk penyakit Keganasan (Malignancy) perlu anamnesis yang dalam, banyak
pemeriksaan-pemeriksaan (Foto, USG, CT Scan) petanda-petanda kanker, biopsi kalau
ada massa tumor. Semua pemeriksaan tersebut dapat mendukung diagnosis penyakit
kanker.

Diet ketat cukup anamesis yang cermat, dan tidak penyakit lain

Infeksi kronis seperti TB, anamnesis, perlu pemeriksaan sputum BTA dan toraks PA
Untuk diare kronik perlu ana,nesis yang cermat, pemeriksan feses dan tes-tesuntuk
mencari penyabab, tetapi ini biasa agaka susah dan tidak jarang causa tidak ditemukan.

Depresi dengan anamnesis dan pemerikssan fisik, dan tdk ada penyakit lain (organik).