BAB IV

DATA DAN PERHITUNGAN

4.1. Data desain

Bejana tekan yang dirancang dalam karya tulis ini adalah bejana tekan

silindris vertikal yang berfungsi sebagai tempat untuk menampung udara(air reciver)

bertekanan yang kemudian untuk di salurkan.

4.1.1. Technical Data

Tekanan kerja (Working Pressure) / Po : 0.85 Mpa

Temperatur kerja (Working Temperature) / To : 100 °C

Panjang Silinder : 2000 mm

Diameter dalam silinder / Di : 1512 mm

Panjang antara head to head / h : ~ 2856 mm

Bahan yang dikandung (Services) : Udara (Non-Lethal)

NDT/Radoigraphy Test : Full Radiography

Toleransi korosi (CA) : 1 mm

4.1.2. Tekanan desain

Tekanan desin memliki nilai yang lebih besar dari tekanan kerja ini di

maksudkan untuk menaikan kemampuan bejana jika terjadi keadaan

emergency seperti Overload atau kelebihan beban, nilai dari tekanan desain

sendiri adalah :

38

http://digilib.mercubuana.ac.id/

Pd = Po + Sf + Static Head (ρ-air * g * h)

Sementara Sf (Safety Factor) sendiri tidak memilki aturan baku

biasanya nilai safety factor sendiri ditetukan oleh desainer. dan safety factor

yang digukan pada karya tulis ini adalah 10% dari tekanan kerja.

Untuk harga static head di asumsikan isi dari vessel adalah air ini

dimaksudkan saat vessel menjalani Hydrotest bejana mampu menahan beban

hidrostatik, ρair = 1 kg/m3

Sehingga harga static head adalah :

Static head = ρ-air * g * h

= 1000(kg/m3) * 9,8(m/s2) * 2,856(m)

= 27979(Pa)

= 0,028(Mpa)

Dan tekanan desain dapat di tentukan :

Pd = Po + Sf (Po*16%) + Static Head

= 0,85(Mpa) + 0,85(Mpa)*16% + 0,028(Mpa)

= 1,008(Mpa)

Sehingga harga tekanan desain 1,008(Mpa)

4.1.3. Temperatur desain

Temperatur desain adalah temperatur maksimal yang diperbolehkan

dalam desain yang harganya harus lebih rendah dari temperatur ijin rata-rata

39

http://digilib.mercubuana.ac.id/

kondisi operasi material dinding bejana. Temperatur desain (Td) dapat

ditentukan dengan persamaan berikut:

Td = To + 20°C

Dimana To=600°C adalah temperatur operasi, sehingga nilai

temperatur disain adalah Td = 100°C + 20°C = 120°C

4.2. Perhitungan ketebalan Shell dan Head.

Dalam perhitungan kebutuhan head dan shell terdapat 2 persamaan

berdasarkan tekanan yang berbeda yaitu tekanan dalam (Internal pressure)

dan tekanan luar (External pressure). Namun dalam karya tulis ini penulis

hanya menghitung berdasarkan tekanan dalam dan mengabaikan tekanan luar.

4.2.1. Kebutuhan ketebalan Shell berdasarkan tekanan dalam.

Material shell yang digunakan adalah SA-36/A-36 dengan diameter

dalam 1512 mm dengan tekanan desain 1,008 Mpa dan dari ASME SEC. II

(Material Properties) Tabel 2A di dapat nilai maksimum tegangan ijin (S)

pada temperature desain 120°C untuk material tersebut adalah 114 Mpa. Dan

diketahui dari data desain untuk perhitungan adalah sebagai berikut :

- Tekanan desain / Pd : 1,008 Mpa

- Temperatur desain / Td : 120 °C

- Diameter dalam / Di : 1512 mm

- Jari-jari dalam / R : 756 mm

- Material shell : A-36/SA-36

40

http://digilib.mercubuana.ac.id/

� �� = . � � = + + .mercubuana. Tegangan ijin maks. � �� = + − . Efisiensi sambungn las : 1 (Pengelasan tipe 1 kategori A dengan Full radiography test) Ketebalan minimum dinding bejana berdasarkan circumferential stress (pada sambungan arah memanjang) sesuai persamaan ASME UG- 27(1).72 mm dibualtkan menjadi 8 mm.72mm) lebih besar dari ketebalan berdasarkan longitudinal sress (tlong = 7. ∗ . mm Karena ketebalan berdasarkan circumferencial stress (tcirc = 7. . � � = . ∗ � �� = + ∗ − . � � = + ∗ + . ∗. mm Ketebalan minimum dinding bejana berdasarkan longitudinal stress (pada sambungan arah melingkar) sesuai persamaan ASME UG-27(2).ac. . / S : 114 Mpa .66mm) maka ketebalan minimum shell berdasarkan tekanan dalam sebesar 7. 41 http://digilib.id/ . ∗ .

Temperatur desain / Td : 120 °C . Tekanan desain / Pd : 1. �ℎ = 7.4. . / S : 114 Mpa . dengan data desain sebagai berikut : .ac. Tegangan ijin maks. Material head : A-36/SA-36 . .2. Jari-jari dalam / R : 756 mm .id/ . Efisiensi sambungn las : 1 (Pengelasan tipe 1 kategori A dengan Full radiography test) Sehingga ketebalan minimum head yang dibutuhkan dapat di tentukan dengan persamaan pada ASME UG-32(d) seperti berikut : � �ℎ = + − .69 mm Maka ketebalan head yang dibutuhkan adalah 7.69 mm dan dibulatkan menjadi 8 mm 42 http://digilib. ∗ �ℎ = + ∗ ∗ − . Kebutuhan ketebalan Head berdasarkan tekanan dalam. Dalam karya tulis ini jenis head yang digunakan adalah ellipsoidal head sesuai dengan standard ASME. Diameter dalam / Di : 1512 mm .008 Mpa .2.mercubuana.

Dalam ASME diatur pada pasal UG-45 (Opening and Nozzle neck thickness). Nozzle Data teknis .mercubuana.B .Tegangan ijin maks.Diameter dalam / Di : 1512 mm .Tekanan desain / Pd : 1.Efisiensi sambungn las : 1 (Pengelasan tipe 1 kategori A dengan Full radiography test) Nozzle .3.Jari-jari dalam / R : 756 mm .ac.15 mm .Material head : A-36/SA-36 . / Svessel : 114 Mpa (pada Temp. 4. / Snozzle : 118 Mpa (pada Temp.Tipe sambungan : Insert pada shell .Jari-jari nosel / rn : 57. .Diameter nosel / dn : 114.B/SA-106 Gr. Perhitungan Opening Dalam bejana tekan ini terdapat nosel untuk menghubungkan bejana tekan ke peralatan pendukung lainnya yang di salurkan melalui pipa. 120°C) 43 http://digilib.1.3. Material Nozzle : A-106 Gr. Tegangan ijin maks.008 Mpa .3 mm / 4 In.Temperatur desain / Td : 120 °C Shell .id/ .4. 120°C) .

mm dan tb = min. � = .Tebal Nozzle yang du butuhkan berdasarkan ASME UG-45 adalah : TUG-45 = Maksimum dari. � = + ∗ − .max. . ∗ .mercubuana.id/ .tb2)] dimana. . tb1 = tebal bejana tekan abikat tekanan dalam [UG-27(1)] tepat posisi nosel berada (Head/Shell) � = − .ac. ∗ � = ∗ − . ∗ . ∗ . � = .[tb3.(ta atau tb) Dimana tα = minimum nozzle neck thickness using UG-27 and UG-28 � � = + − . mm tb2 = tebal bejana tekan abikat tekanan luar [UG-27(1)] tepat posisi nosel berada (Head/Shell) *diabakan karena dianggap tidak ada tekanan luar 44 http://digilib.(tb1.

tb3 = tebal sesuai dengan yang diberikan oleh tabel UG-45 ditambahakan toleransi korosi tb3 = NPS 4” (Dσ 100) tb3 = 5.0)] tb = 5.1.3.id/ . 4.27mm dinaikan sesuai standar pipa yang tersedia menjadi TUG-45 = 8.27mm dinaikan menjadi 8.tb) + CA TUG-45 = Maksimum dari.ac.1.maksimum dari(tb1.56 mm atau sesuai dengan standard pipa (schedule 80).27) + 1 TUG-45 = 6.mercubuana.49 atau 5.27.maksimum dari(7.27mm. Reiforcement Check setelah kita mendapatkan ketebalan minimum nosel maka kita perlu untuk mengetahui kebutuhan luasan lasan yang ada apakah 45 http://digilib.(1.27mm Maka nilai tb adalah : tb = minimum dari.008 Mpa dan temperatur 120°C didapat ketebalan yang dibutuhkan adalah 6.tb2)] tb = minimum dari [5.[tb3.56mm Maka nosel 4in (DN 100) pada tekanan 1.27mm Sehingga TUG-45 : TUG-45 = Maksimum dari.(ta.

A = Total area reinforcement dn = Diameter nosel = 114. = � �� + � �� − �� = . namun jika A1+A2+A3+A41+A43 ≤ A maka 46 http://digilib. ∗ + ∗ .ac.memenuhi persyaratan dan memenuhi batas minimum atau perlu ditambah dengan elemen penguat Langkah pertama cek kebutuhan luasan yang dibutuhkan dengan persamaan sebagai berikut : = �� �� + � �� − �� dimana. ∗ . = .mercubuana.3 mm tr = Tebal shell = 6.56 mm F = Faktor koresksi =1 Fr1 = Faktor penurunan kekuatan = snozzle/svessel = 118/114 = 1. �� Dan dengan persyaratan jika A1+A2+A3+A41+A43 ≥ A maka Opening sudah cukup kuat dan tidak membutuhkan element penguat/reinforced pad.03 Sehingga .id/ .72 mm tn = Tebal nosel = 8. ∗ . ∗ ∗ − .

72)-2*8.3*(1*8-1*6.56 mm tr = Tebal shell minimum berdasarkan circumferential stress = 6.3 mm E1 = 1 jika las dengan kategori B butt join =1 t = Tebal shell yang aktual digunakan =8 mm tn = Tebal nosel = 8.id/ .03 dari data diatas maka nilai A1.56(1*8-1*6.mercubuana.A43.72)(1-1. Nilai A1 dipilih nilai terbesar dari persamaan : A1 = dn(E1t-Ftr)-2tn(E1t-Ftr)(1-fr1) atau A1 = 2(t+tn)(E1t-Ftr)-2tn(E1t-Ftr)(1-fr1) dimana : A1 = Total luas area yang terdapat pada shell dn = Diameter nosel = 114.03) A1 = 146.ac.8 mm2 atau 47 http://digilib.A41. untuk itu kita perlu mencari nilai A1.72 mm F = Faktor koresksi =1 Fr1 = Faktor penurunan kekuatan = snozzle/svessel = 118/114 = 1. A1 = 114.Opening tidak cukup kuat dan membutuhkan element penguat/reinforced pad.A3.A2.

03*8 A2 = 272.56-0.ac.A1 = 2(8+7.49)*1.10 A2 = 241.8 mm2 Nilai A2 dipilih nilai terkecil dari persamaan : A2 = 5(tn-trn) fr2t atau A2 = 5(tn-trn) fr2tn dimana A2 = Total luas area yang terdapat pada nosel pada sisi luar shell t = Tebal shell yang aktual digunakan =8 mm tn = Tebal nosel = 8.56 mm trn = Tebal minimum nosel . A2 = 5(8.69 mm2 maka nilai A2 = 241.33 mm2 Atau A2 = 5(8.56-0.03 mm2 maka nilai A1 = 146.49)*1.72)-2*8.id/ .03*7.03 dari data diatas maka nilai A2.mercubuana.CA = 0.49 mm Sn = Allowable stress nosel = 118 Mpa Sv = Allowable vessel = 114 Mpa fr2 = Sn / Sv = 1.10)(1*8-1*6.56*(1*8-1*7.03) A1 = 39.10)(1-1.69 mm2 48 http://digilib.

61 mm2 Atau A3 = 2*15*8.03 49 http://digilib.03 dari data diatas maka nilai A3.03 A3 = 259.56*1.52 mm2 Atau A3 = 5*8.id/ .ac.03 A3 = 292.mercubuana.Nilai A3 dipilih nilai terkecil dari persamaan : A3 = 5t ti fr2 Atau A3 = 5ti ti fr2 Atau A3 = 2h ti fr2 Dimana : A3 = Total luas area yang terdapat pada nosel pada sisi dalam shell t = Tebal shell yang aktual digunakan =8 mm ti = Tebal nosel kedalam = 8.56*8.56 mm h = Panjang nosel kedalam = 15 mm Sn = Allowable stress nosel = 118 Mpa Sv = Allowable vessel = 114 Mpa fr2 = Sn / Sv = 1.56*1.56*1. A3 = 5*8*8.

6 mm2 dan A43 = 1.03 A43 = 35.6 mm2 Sehingga luasan Opening adalah : A1 + A2 + A3 + A41 + A43 50 http://digilib.56 mm Sn = Allowable stress nosel = 118 Mpa Sv = Allowable vessel = 114 Mpa fr2 = Sn / Sv = 1.7*tmin) tmin = tn = 8.ac.7*8.A3 = 219.6 mm2 dan A43 = 35.4*(0.7*8.4*(0.39 mm2 Maka nilai A3 = 219.03 dari data diatas maka nilai A41 A43 adalah : A41 = 1.mercubuana.03 A41 = 35.6 mm2 Maka luasan A41 = 35.56)2 * 1.56)2 * 1.4*(0.39 mm2 Nilai A41dan A43 didapat dari persamaan : A41 = (leg)2fr2 A43 = (leg)2fr2 Dimana : A41 = Area las yang terdapat pada sisi luar shell A43 = Area las yang terdapat pada sisi dalam shell (leg) = 1.id/ .

69 + 219.8 + 241.08 mm2 Dan kita ketahui nilai A = 762. maka perlu ditambahkan reinforcement pad atau element penguat dan reinforcement pad yang kita gunakan adalah pelat A36. 4.id/ .6 + 35.mercubuana.92 mm2.6 = 679. karena A1 + A2 + A3 + A41 + A43 ≤ A maka opening perlu di tambah element penguat.CA = 0.1.5tn+te)fr2 Dimana : A2 = Total luas area yang terdapat pada nosel pada sisi luar shell t = Tebal shell yang aktual digunakan =8 mm tp = Tebal reinforcement pad =5 mm tn = Tebal nosel = 8.39 + 35. Penambahan Reiforcement pad untuk nosel.3.146.49 mm Sn = Allowable stress nosel = 118 Mpa Sv = Allowable stress vessel = 114 Mpa 51 http://digilib.ac.56 mm trn = Tebal minimum nosel .2. Maka nilai A2 dipilih nilai terkecil dari persamaan : A2 = 5(tn-trn)fr2t Atau A2 = 2(tn-trn)(2. tebal 5 mm (tp) dengan nilai tegangan maksimum 118 Mpa pada temperatue 120°C (Sr). Setelah diketahui area yang ada lebih kecil dari luas area yang dibutuhkan.

5*8.77mm2 Maka nilai A2 = 272.fr2 = Sn / Sv = 1.03 A2 = 309.ac.4*(0.33mm2 Atau A2 = 2(8.49)*(2.49)*1.56-0.33mm2 Nilai A41dan A42 didapat dari persamaan : A41 = (leg)2fr3 A43 = (leg)2fr4 Dimana : A41 = Area las yang terdapat pada sisi luar shell antar nosel dan pad A43 = Area las yang terdapat pada sisi luar shell antar shell dan pad (leg) = 1.mercubuana.id/ .56+5)*1.56-0.7*tmin) tmin = te =5 mm Sn = Allowable stress nosel = 118 Mpa Sp = Allowable stress reinforcement pad = 114 Mpa Sv = Allowable vessel = 114 Mpa fr3 = (nilai terkecil antara Sn atau Sp) / Sv =1 fr4 = Sp / S v =1 dari data diatas maka nilai A41 A43 adalah : 52 http://digilib.03 dari data diatas maka nilai A2 adalah : A2 = 5*(8.03*8 A2 = 272.

4*(0.A41 = 1.01 mm2 dan nilai A42 = 24.03 A43 = 49.7*8)2 * 1.7*5)2 * A42 = 24.01mm2 Nilai dan A43 didapat dari persamaan : A43 = (leg)2fr2 Dimana : A43 = Area las yang terdapat pada sisi dalam shell (leg) = 1.01 mm2 dan A42 = 1.7*tmin) tmin = tn =8 mm Sn = Allowable stress nosel = 118 Mpa Sv = Allowable vessel = 114 Mpa fr2 = Sn / Sv = 1.4*(0.7*5)2 * 1 A41 = 24.86 mm2 Luasan yang ada pada reinforcement pad A5 dapat ditentukan dengan persamaan berikut : 53 http://digilib.01 mm2 Maka luasan A41 = 24.id/ .86 mm2 Maka luasan A43 = 49.4*(0.mercubuana.03 dari data diatas maka nilai A43 adalah : A43 = 1.4*(0.ac.

8 + 241.38 mm limit 2 = harus lebih besar dari radius nosel di tambah tebal dinding vessel.id/ .38-2*8. limit 1 atau limit2)*2 = 72.5 mm limit 1 = harus lebih besar dari diameter dalam nosel = 97.mercubuana.69 + 272.5-97.5 mm2 Maka luasan A5 = 150.25*2 =144.A5 = (Dp-d-2tn) tp ffr4 Dimana : A5 = Luasan yand ada pada reinforcement pad Dp = Diameter reinforcement pad (min.92 mm 2) 54 http://digilib.33 + 24.56 mm Sp = Allowable stress reinforcement pad = 114 Mpa Sv = Allowable vessel = 114 Mpa fr4 = Sp / S v =1 dari data diatas maka nilai A5 adalah : A5 = (144.56)*5*1 A5 = 150.08 + 150.ac. ditambah tebal dinding nosel = 72.38 mm tp = Tebal reinforcement pad =5 mm tn = Tebal nosel = 8.01 + 24.5 = 908.42 mm2 sehingga lebih besar dari luas area yang dibutuhkan (A = 762.25 mm di = Diameter dalam nosel = 97.01 + 49.5 mm2 Dari perhitungan di atas maka nilai A1 + A2 + A3 + A41 + A42 + A43 + A5 146.

1.92-146+2*8. 4.mercubuana.76)]*114 = 70811.03 E : Efisiensi sambungan = 1 t : Tebal dinding bejana = 8 mm f : Faktor koreksi = 1 tr : tebal dinding shell yang diperlukan = 7.92 mm2 A1 : Luas area pada shell = 146 mm2 tn : Tebal dinding leher nosel = 8.3.56 mm fr1 : factor reduksi kekuatan = 1..76 mm S : Tegangan maksimal ijin material bejana = 114 Mpa Sehingga besarnya tegangan yang dibutuhkan adalah : F = [762.56*1.ac.sehingga A1 + A2 + A3 + A41 + A42 + A43 + A5 ≥ A maka opening sudah aman dengan menggunakan reinforcement pad.33 N 55 http://digilib.id/ .3.03*(1*8-1*7. Kekuatan sambungan Opening terhadap bejana Tegangan yang dibutuhkan pada desain dirumuskan sebagai berikut : F = [A-A1+2*tn*Fr1*(E*t-f*tr)]S Dimana : A : Luas reinforcement yang dibutuhkan = 762.

69 mm2 A5 : Luas element plat reinforcement = 150.01) * 114 = 50183. (1-1) Gambar 4.5 mm2 A41 : Luas las sisi luar = 24.mercubuana.id/ . F1 = (A2 + A5 + A41 + A42) * S Dimana : A2 : Kelebihan nosel dengan penambahan reinforcement = 241.01 + 24. Beban yang dibawa las pada perpotongan horizontal.94 N 56 http://digilib.5 + 24.01 mm2 S : Tegangan ijim maksimum material bejana = 114 Mpa Sehingga besarnya beban yang dibawa oleh las adalah : F1 = ( 241.01 mm2 A42 : Luas yang tersedia pada ujung pelat reinforcement = 24.69 + 150.ac.1 Kekuatan sambungan inlet-outlet Opening Besarnya beban yang dibawa oleh las dapat dihitung dengan persamaan sebagai berikut.A.

56*8*1.ac.08 mm2 tn : Tebal nosel = 8. Beban yang dibawa las pada perpotongan horizontal-vertikal (3-3) Besarnya beban yang dibawa las dapat dihitung dengan persamaan berikut.33 mm2 A41 : Luas las sisi luar = 24.id/ .01 + 49.69 mm2 A3 : Kelebihan nosel sisi dalam = 272.08 + 2*8.38 N C. Beban yang dibawa las pada perpotongan vertical (2-2) Besarnya beban yang dibawa las dapat dihitung dengan persamaan berikut. F2 = (A2 + A3 + A41 + A43 + 2tn*t*fr1) * S Dimana : A2 : Kelebihan nosel dengan penambahan reinforcement = 241.01 mm2 A43 : Luas las sisi dalam = 49.03)*114 = 83012.33 + 24.69 + 272.B. F3 = (A2 + A3 + A5 + A41 + A42 +A43+ 2tn*t*fr1) * S 57 http://digilib.mercubuana.56 mm2 t : Tebal dinding bejana = 8 mm S : Tegangan ijim maksimum material bejana = 114 Mpa Fr1 : Faktor reduksi kekuatan =1.03 Sehingga besarnya beban yang dibawa las pada perpotongan vertical adalah : F2 = (241.

56*8*1.69 + 272.01 + 49.01 mm2 A42 : Luas las sisi dalam = 24. Tegangan las Fillet weld Shear Besar harga iner fillet-weld shear dan outer fillet-weld shear dapat ditentukan dengan persamaan berikut.mercubuana. fw = 0.5 mm2 A41 : Luas las sisi luar = 24.id/ .01 + 24.01 mm2 A43 : Luas las sisi dalam = 49.69 mm2 A3 : Kelebihan nosel sisi dalam = 272.ac.33 + 150.5 + 24.03 Sehingga besarnya beban yang dibawa las pada perpotongan vertical adalah : F3 = (241.08 + 2*8.08 tn : Tebal nosel = 8. Dimana : A2 : Kelebihan nosel dengan penambahan reinforcement = 241.56 mm2 t : Tebal dinding bejana = 8 mm S : Tegangan ijim maksimum material bejana = 114 Mpa Fr1 : Faktor reduksi kekuatan =1.33 mm2 A5 : Luas elemen pelat reinforcement = 150.03) *114 = 102906.49 * S 58 http://digilib.5 N D.

74 * 114 = 84.mercubuana.74 * S Dimana : S = Tengangan ijin maksimum material bejana = 114 Mpa Sehingga besarnya groove-weld tension adalah : fw = 0.ac.7 * S Dimana : S = Tengangan ijin maksimum material bejana = 118 Mpa Sehingga besarnya tegangan geser pada dinding nosel adalah : 59 http://digilib. nw = 0.49 * 114 = 55.86 Mpa Groove weld Shear Besar harga groove-weld tension dapat ditentukan dengan persamaan berikut.36 Mpa Nilai tegangan geser untuk dinding nosel Besarnya nilai tegangan geser pada dinding nosel dapat ditentukan dengan persamaan sebagai berikut. fw = 0.Dimana : S = Tengangan ijin maksimum material bejana = 114 Mpa Sehingga besarnya fillet-welds shears adalah : fw = 0.id/ .

3)/2] * 4. Fifw = [(π*do)/2] * weld leg * fw Dimana : do : diameter luar nosel = 114.id/ .3. Kekuatan las leher dan leher nosel Inner Fillet-weld shear Besarnya kekuatan iner fillet-weld shear dapat dihitung dengan persamaan sebagai berikut.9 mm 60 http://digilib.86 = 49143.86 Mpa Sehingga besarnya kekuatan fillet weld-shear adalah : Fifw = [(π*114. nw = 0.4. Fofw = [(π*do.76 mm Weld leg : 4.16 N Outer Fillet-weld shear Besarnya kekuatan outer fillet-weld shear dapat dihitung dengan persamaan sebagai berikut.7 * 118 = 82.reinfoce)/2] * weld leg * fw Dimana : do : diameter luar reinforcement pad = 194.6 Mpa 4.3 mm Weld leg : 4.ac.9 * 55.mercubuana.1.9 mm fw : tegangan geser ijin = 55.

85 N Grovee-weld tension Besarnya grovee-weld tension dapat dihitung dengan persamaan sebagai berikut.do)/2]t.3)/2]*8*84. Fnw = [(π.mercubuana.3 mm t : Tebal dinding shell = 8 mm fw : Tegangan tarik ijin = 84.id/ .86 = 83736.dm)/2]tn.ac. fw : tegangan geser ijin = 55.86 mm 61 http://digilib.36 = 121169.86 Mpa Sehingga besarnya kekuatan fillet weld-shear adalah : Fofw = [(π*194.36 Mpa Sehingga besarnya groove-weld tension adalah : Fgw = [(π*114. Fgw = [(π. fw Dimana : do : Diameter luar nosel = 114.76)/2] * 4. nw Dimana : dm : Mean Diameter nosel = 122.31 N Nozzle wall shear Besarnya Nozzle wall shear dapat dihitung dengan persamaan sebagai berikut.9 * 55.

31 = 204906. Sambungan perpotongan arah vertikal-horizontal (3-3) FTotal 2 = Fofw + Fgw = 83736.56 mm nw : Tegangan tarik ijin = 82.56*82.6 Mpa Sehingga besarnya Nozzle wall shear adalah : Fnw = [(π*122.id/ .31 = 170312.86)/2]*8.85 + 136453.33 N) sehingga desain aman.34 N Pemeriksaan kekuatan alur lasaan 1.47 N 3.16 N Dari perhitungan diatas terlihat bahwa besarnya kekuatan (gaya) timbul akibat pengelasan Ftotal 1.mercubuana.16 + 121169.ac. Ftotal 3 lebih besar dibanding dengan kekuatan yang dibutuhkan (F = 70811. Ftotal 2.6 = 136453. 62 http://digilib. Sambungan perpotogan arah horizontal (1-1) FTotal 1 = Fofw + Fnw = 83736.34 = 220190. Sambungan perpotongan arah vertikal (2-2) FTotal 2 = Fifw + Fgw = 49143. tn : Tebal dinding leher nozzle = 8.19 N 2.85 + 121169.

Material head : A-36/SA-36 .2. / Svessel : 114 Mpa (pada Temp.3. 120°C) .id/ . 4. dan besarnya opening harus bisa di akses oleh orang dewasa biasa kita sebut Manhole.Diameter dalam / Di : 1512 mm . Inspection opening Dalam bejana tekan ini terdapat opening yang berfungsi untuk inspeksi dan perawatan equipment tersebut dan juga internal part yang terdapat dalam equipment tersebut.1.mercubuana.ac.4.Tekanan desain / Pd : 1.Efisiensi sambungn las : 1 (Pengelasan tipe 1 kategori A dengan Full radiography test) 63 http://digilib.2.008 Mpa . Dalam ASME diatur pada pasal UG-45 (Opening and Nozzle neck thickness). Data teknis . Perhitungan Manhole neck thickness.Jari-jari dalam / R : 756 mm .Tegangan ijin maks.3.Temperatur desain / Td : 120 °C Shell .

B . � = . ∗ . � = + ∗ − .Material Nozzle : A-106 Gr. 120°C) Tebal Nozzle yang du butuhkan berdasarkan ASME UG-45 untuk inspection adalah : TUG-45 = tα Dimana tα = minimum nozzle neck thickness using UG-27 and UG-28 � � = + − .4 mm . setelah kita mendapatkan ketebalan minimum manhole neck maka kita perlu untuk mengetahui kebutuhan luasan lasan yang ada 64 http://digilib. mm Maka kita gunakan pipa 20in/DN 500 dengan ketebalan 9. Std) 4.8 mm / 20 In.3.52 mm (sch. / Snozzle : 118 Mpa (pada Temp.id/ . Inspection Reinforcement.ac. .B/SA-106 Gr.2.mercubuana.Tipe sambungan : Insert pada shell . . ∗ .Diameter manhole / dm : 500. Nozzle .Tegangan ijin maks.2.Jari-jari manhole / rm : 250.

72 mm tn = Tebal manhole neck = 9.apakah memenuhi persyaratan dan memenuhi batas minimum atau perlu ditambah dengan elemen penguat Langkah pertama cek kebutuhan luasan yang dibutuhkan dengan persamaan sebagai berikut : = �� �� + � �� − �� dimana. = � �� + � �� − �� = . A = Total area reinforcement dn = Diameter manhole neck = 508. ∗ ∗ − . �� Dan dengan persyaratan jika A1+A2+A3+A41+A43 ≥ A maka Opening sudah cukup kuat dan tidak membutuhkan element 65 http://digilib.ac.8 mm tr = Tebal shell = 6.mercubuana. ∗ . ∗ .03 Sehingga . = .id/ . ∗ + ∗ .52 mm F = Faktor koresksi =1 Fr1 = Faktor penurunan kekuatan = snozzle/svessel = 118/114 = 1.

A3.8 mm E1 = 1 jika las dengan kategori B butt join =1 t = Tebal shell yang aktual digunakan =8 mm tn = Tebal manhole neck = 9.53(1*8-1*6.9 mm2 66 http://digilib.A2.72 mm F = Faktor koresksi =1 Fr1 = Faktor penurunan kekuatan = snozzle/svessel = 118/114 = 1.03) A1 = 651.id/ . Nilai A1 dipilih nilai terbesar dari persamaan : A1 = dn(E1t-Ftr)-2tn(E1t-Ftr)(1-fr1) atau A1 = 2(t+tn)(E1t-Ftr)-2tn(E1t-Ftr)(1-fr1) dimana : A1 = Total luas area yang terdapat pada shell dn = Diameter manhole neck = 508. untuk itu kita perlu mencari nilai A1.03 dari data diatas maka nilai A1.72)-2*9.A43. namun jika A1+A2+A3+A41+A43 ≤ A maka Opening tidak cukup kuat dan membutuhkan element penguat/reinforced pad. A1 = 508.mercubuana.ac.8*(1*8-1*6.53 mm tr = Tebal shell minimum berdasarkan circumferential stress = 6.A41.72)*(1-1.penguat/reinforced pad.

85 mm2 67 http://digilib.53 A2 = 407.22)*1.53)*(1-1.22)*1.22 mm Sn = Allowable stress nosel = 118 Mpa Sv = Allowable vessel = 114 Mpa fr2 = Sn / Sv = 1.8 mm2 Nilai A2 dipilih nilai terkecil dari persamaan : A2 = 5(tn-trn) fr2t atau A2 = 5(tn-trn) fr2tn dimana A2 = Total luas area yang terdapat pada nosel pada sisi luar shell t = Tebal shell yang aktual digunakan =8 mm tn = Tebal Manhole neck = 9.id/ .CA = 1.53 mm trn = Tebal minimum nosel .5 mm2 maka nilai A1 = 146.ac.03*8 A2 = 342.03*9.53)(1*8-1*6.03 dari data diatas maka nilai A2.37 mm2 Atau A2 = 5(9.72)-2*9.03) A1 = 163.atau A1 = 2(8+9.mercubuana.53-1.53*(1*8-1*9.53-1. A2 = 5(9.

ac.63 mm2 Atau A3 = 5*30*9.53*1.38 mm2 Atau A3 = 2*30*9.maka nilai A2 = 342.03 dari data diatas maka nilai A3.53 mm h = Panjang nosel kedalam = 30 mm Sn = Allowable stress nosel = 118 Mpa Sv = Allowable vessel = 114 Mpa fr2 = Sn / Sv = 1.03 A3 = 392. A3 = 5*8*9.id/ .mercubuana.03 A3 = 1472.03 68 http://digilib.53*1.53*1.37 mm2 Nilai A3 dipilih nilai terkecil dari persamaan : A3 = 5t ti fr2 Atau A3 = 5ti ti fr2 Atau A3 = 2h ti fr2 Dimana : A3 = Total luas area yang terdapat pada nosel pada sisi dalam shell t = Tebal shell yang aktual digunakan =8 mm ti = Tebal Manhole neck kedalam = 9.

7*8)2 * 1.03 A41 = 45.7*8)2 * 1.4*(0.22 mm2 dan A43 = 45.03 dari data diatas maka nilai A41 A43 adalah : A41 = 1.22 mm2 Maka luasan A41 = 45.63 mm2 Nilai A41dan A43 didapat dari persamaan : A41 = (leg)2fr2 A43 = (leg)2fr2 Dimana : A41 = Area las yang terdapat pada sisi luar shell A43 = Area las yang terdapat pada sisi dalam shell (leg) = 1.4*(0.id/ .95 mm2 Maka nilai A3 = 392.22 mm2 dan A43 = 1.ac.03 A43 = 45.4*(0.7*tmin) tmin = tn = 8 mm Sn = Allowable stress nosel = 118 Mpa Sv = Allowable vessel = 114 Mpa fr2 = Sn / Sv = 1.mercubuana.22 mm2 Sehingga luasan Opening adalah : A1 + A2 + A3 + A41 + A43 69 http://digilib.A3 = 588.

Maka nilai A2 dipilih nilai terkecil dari persamaan : A2 = 5(tn-trn)fr2t Atau A2 = 2(tn-trn)(2.3.22 = 972. tebal 10 mm (tp) dengan nilai tegangan maksimum 118 Mpa pada temperatue 120°C (Sr). Penambahan Reiforcement pad untuk nosel.651.9+342.37+392.53 mm trn = Tebal minimum nosel .63+45. Setelah diketahui area yang ada lebih kecil dari luas area yang dibutuhkan.CA = 1.2.22+45.id/ . 4. karena A1 + A2 + A3 + A41 + A43 ≤ A maka opening perlu di tambah element penguat.ac.22 mm Sn = Allowable stress nosel = 118 Mpa Sv = Allowable stress vessel = 114 Mpa 70 http://digilib.mercubuana.3.24 mm2 Dan kita ketahui nilai A = 3405.5tn+te)fr2 Dimana : A2 = Total luas area yang terdapat pada nosel pada sisi luar shell t = Tebal shell yang aktual digunakan =8 mm tp = Tebal reinforcement pad = 10 mm tn = Tebal nosel = 9. maka perlu ditambahkan reinforcement pad atau element penguat dan reinforcement pad yang kita gunakan adalah pelat A36.13 mm2.

44mm2 Maka nilai A2 = 342.53+5)*1.53-1.7*tmin) tmin = tv =8 mm Sn = Allowable stress nosel = 118 Mpa Sp = Allowable stress reinforcement pad = 114 Mpa Sv = Allowable vessel = 114 Mpa fr3 = (nilai terkecil antara Sn atau Sp) / Sv =1 fr4 = Sp / S v =1 dari data diatas maka nilai A41 A43 adalah : 71 http://digilib.22)*1.5*9.03 A2 = 493.37 mm2 Atau A2 = 2(9.03 dari data diatas maka nilai A2 adalah : A2 = 5*(9.fr2 = Sn / Sv = 1.mercubuana.37mm2 Nilai A41dan A42 didapat dari persamaan : A41 = (leg)2fr3 A43 = (leg)2fr4 Dimana : A41 = Area las yang terdapat pada sisi luar shell antar nosel dan pad A43 = Area las yang terdapat pada sisi luar shell antar shell dan pad (leg) = 1.id/ .53-1.4*(0.22)*(2.ac.03*8 A2 = 342.

22 mm2 Maka luasan A43 = 45.ac.4*(0.9mm2 dan nilai A42 = 43.22 mm2 Luasan yand ada pada reinforcement pad A5 dapat ditentukan dengan persamaan berikut : 72 http://digilib.7*8)2 * 1 A41 = 43.7*8)2 * A42 = 43.7*tmin) tmin = tn =8 mm Sn = Allowable stress nosel = 118 Mpa Sv = Allowable vessel = 114 Mpa fr2 = Sn / Sv = 1.03 A43 = 45.A41 = 1.mercubuana.4*(0.4*(0.4*(0.9 mm2 dan A42 = 1.03 dari data diatas maka nilai A43 adalah : A43 = 1.9mm2 Nilai dan A43 didapat dari persamaan : A43 = (leg)2fr2 Dimana : A43 = Area las yang terdapat pada sisi dalam shell (leg) = 1.7*8)2 * 1.9 mm2 Maka luasan A41 = 43.id/ .

ac.9 + 342.4x2 =524.7 mm tp = Tebal reinforcement pad = 10 mm tn = Tebal Manhole neck = 9.37 + 392.22 + 160.A5 = (Dp-d-2tn) tp ffr4 Dimana : A5 = Luasan yand ada pada reinforcement pad Dp = Diameter reinforcement pad (min.9 + 45. ditambah tebal dinding nosel = 262.53)*10*1 A5 = 160.64 + 43.8 mm limit 1 = harus lebih besar dari diameter dalam nosel = 489.7 mm limit 2 = harus lebih besar dari radius nosel di tambah tebal dinding vessel.44 = 1174.53 mm Sp = Allowable stress reinforcement pad = 114 Mpa Sv = Allowable vessel = 114 Mpa fr4 = Sp / S v =1 dari data diatas maka nilai A5 adalah : A5 = (524.4 mm di = Diameter dalam nosel = 489. limit 1 atau limit2)*2 = 262.4 mm2 Maka luasan A5 = 160.47 mm2 karena lebih kecil dari luas area yang dibutuhkan (A = 3405.9 + 43.8-489.id/ .13 mm2) 73 http://digilib.mercubuana.4 mm2 Dari perhitungan di atas maka nilai A1 + A2 + A3 + A41 + A42 + A43 + A5 651.7-2*9.

9 + 45.53)*10*1 A5 = 2512.22 + 2512.mercubuana.23 mm2 karena lebih besar dari luas area yang dibutuhkan (A = 3405.64 + 43.9 mm2 tn : Tebal dinding manhole neck = 9.sehingga A1 + A2 + A3 + A41 + A42 + A43 + A5 ≤ A maka kita perlu menambahkan diameter dari reinforcement pad. Sehingga A5 menjadi : A5 = (Dp-d-2tn) tp ffr4 A5 = (760-489.3.7-2*9.8 mm menjadi 760 mm.id/ . Kekuatan sambungan Opening terhadap bejana Tegangan yang dibutuhkan pada desain dirumuskan sebagai berikut : F = [A-A1+2*tn*Fr1*(E*t-f*tr)]S Dimana : A : Luas reinforcement yang dibutuhkan = 3405.9 + 342.ac. dari 524. 4.13 mm2 A1 : Luas area pada shell = 651.4.53 mm 74 http://digilib.9 + 43.37 + 392.4 mm2 Setelah nilai A5 dihitung ulang maka A1 + A2 + A3 + A41 + A42 + A43 + A5 651.2.13 mm2) sehingga A1 + A2 + A3 + A41 + A42 + A43 + A5 ≥ A maka reinforcement pad yang digunakan sudah aman.4 = 3527.

03*(1*8-1*7.03 E : Efisiensi sambungan = 1 t : Tebal dinding bejana = 8 mm f : Faktor koreksi = 1 tr : tebal dinding shell yang diperlukan = 7.76)]*114 = 314405. 75 http://digilib.346 N A..mercubuana.ac.9+2*9. Beban yang dibawa las pada perpotongan horizontal.13-651.53*1.76 mm S : Tegangan maksimal ijin material bejana = 114 Mpa Sehingga besarnya tegangan yang dibutuhkan adalah : F = [3405. (1-1) Gambar 4. fr1 : factor reduksi kekuatan = 1.2 Kekuatan sambungan Inspection Opening Besarnya beban yang dibawa oleh las dapat dihitung dengan persamaan sebagai berikut.id/ .

9 ) * 114 = 335331 N B.9 mm2 A43 : Luas las sisi dalam = 45.22 mm2 tn : Tebal Manhole neck = 9.37 mm2 A5 : Luas element plat reinforcement = 2512. F1 = (A2 + A5 + A41 + A42) * S Dimana : A2 : Kelebihan nosel dengan penambahan reinforcement = 342. F2 = (A2 + A3 + A41 + A43 + 2tn*t*fr1) * S Dimana : A2 : Kelebihan nosel dengan penambahan reinforcement = 342.4 mm2 A41 : Luas las sisi luar = 43.9 mm2 A42 : Luas yang tersedia pada ujung pelat reinforcement = 43.9 mm2 S : Tegangan ijim maksimum material bejana = 114 Mpa Sehingga besarnya beban yang dibawa oleh las adalah : F1 = ( 341.9 + 43.64 mm2 A41 : Luas las sisi luar = 43.id/ .mercubuana.53 mm2 t : Tebal dinding bejana = 8 mm S : Tegangan ijim maksimum material bejana = 114 Mpa 76 http://digilib.37 mm2 A3 : Kelebihan nosel sisi dalam = 392. Beban yang dibawa las pada perpotongan vertical (2-2) Besarnya beban yang dibawa las dapat dihitung dengan persamaan berikut.ac.4 + 43.3 + 2512.

22 + 2*9.9 mm2 A43 : Luas las sisi dalam = 45. Beban yang dibawa las pada perpotongan horizontal-vertikal (3-3) Besarnya beban yang dibawa las dapat dihitung dengan persamaan berikut.03 77 http://digilib.37 +392.4 mm2 A41 : Luas las sisi luar = 43.53 mm2 t : Tebal dinding bejana = 8 mm S : Tegangan ijim maksimum material bejana = 114 Mpa Fr1 : Faktor reduksi kekuatan =1.03 Sehingga besarnya beban yang dibawa las pada perpotongan vertical adalah : F2 = (342.64 + 43.37 mm2 A3 : Kelebihan nosel sisi dalam = 392.mercubuana.53*8*1. Fr1 : Faktor reduksi kekuatan =1.id/ .22 mm2 tn : Tebal Manhole neck = 9.9 + 45. F3 = (A2 + A3 + A5 + A41 + A42 +A43+ 2tn*t*fr1) * S Dimana : A2 : Kelebihan nosel dengan penambahan reinforcement = 342.64 mm2 A5 : Luas elemen pelat reinforcement = 2512.9 mm2 A42 : Luas las sisi dalam = 43.03)*114 = 83012.38 N C.ac.

4 + 43.03) *114 = 403273.74 * S Dimana : 78 http://digilib.53*8*1.49 * 114 = 55.22 +2*9.64 + 2512.49 * S Dimana : S = Tengangan ijin maksimum material bejana = 114 Mpa Sehingga besarnya fillet-welds shears adalah : fw = 0. fw = 0.86 Mpa Groove weld Shear Besar harga groove-weld tension dapat ditentukan dengan persamaan berikut. Sehingga besarnya beban yang dibawa las pada perpotongan vertical adalah : F3 = (342.22 N D.9 + 43.ac.id/ . fw = 0.9 + 45.37 + 392.mercubuana. Tegangan las Fillet weld Shear Besar harga iner fillet-weld shear dan outer fillet-weld shear dapat ditentukan dengan persamaan berikut.

Kekuatan las leher dan leher nosel Inner Fillet-weld shear Besarnya kekuatan iner fillet-weld shear dapat dihitung dengan persamaan sebagai berikut.id/ .7 * S Dimana : S = Tengangan ijin maksimum material bejana = 118 Mpa Sehingga besarnya tegangan geser pada dinding nosel adalah : nw = 0.mercubuana.33 mm 79 http://digilib. nw = 0.5.8 mm Weld leg : 9.74 * 114 = 84. S = Tengangan ijin maksimum material bejana = 114 Mpa Sehingga besarnya groove-weld tension adalah : fw = 0. Fifw = [(π*do)/2] * weld leg * fw Dimana : do : diameter luar nosel = 508.3.36 Mpa Nilai tegangan geser untuk dinding nosel Besarnya nilai tegangan geser pada dinding nosel dapat ditentukan dengan persamaan sebagai berikut.ac.2.6 Mpa 4.7 * 118 = 82.

86 Mpa Sehingga besarnya kekuatan fillet weld-shear adalah : Fifw = [(π*508.9 * 55. fw Dimana : do : Diameter luar nosel = 508.reinfoce)/2] * weld leg * fw Dimana : do : diameter luar reinforcement pad = 760 mm Weld leg : 4.9 mm fw : tegangan geser ijin = 55.19 N Grovee-weld tension Besarnya grovee-weld tension dapat dihitung dengan persamaan sebagai berikut.mercubuana.86 Mpa Sehingga besarnya kekuatan fillet weld-shear adalah : Fofw = [(π*760)/2] * 4. Fofw = [(π*do.86 = 326761. Fgw = [(π.8 mm 80 http://digilib.do)/2]t. fw : tegangan geser ijin = 55.id/ .33 * 55.ac.8)/2] * 9.86 = 416533.13 N Outer Fillet-weld shear Besarnya kekuatan outer fillet-weld shear dapat dihitung dengan persamaan sebagai berikut.

6 = 640913.53*82.38 N Nozzle wall shear Besarnya Nozzle wall shear dapat dihitung dengan persamaan sebagai berikut.ac. Fnw = [(π.19 + 640913. t : Tebal dinding shell = 8 mm fw : Tegangan tarik ijin = 84.8)/2]*8*84.36 = 539378.33 mm tn : Tebal dinding leher nozzle = 9.mercubuana.53 mm nw : Tegangan tarik ijin = 82.36 Mpa Sehingga besarnya groove-weld tension adalah : Fgw = [(π*508.32 N 81 http://digilib. nw Dimana : dm : Mean Diameter nosel = 518.id/ . Sambungan perpotogan arah horizontal (1-1) FTotal 1 = Fofw + Fnw = 326761.13 = 967674.6 Mpa Sehingga besarnya Nozzle wall shear adalah : Fnw = [(π*518.33)/2]*9.13 N Pemeriksaan kekuatan alur lasaan 4.dm)/2]tn.

Sambungan perpotongan arah vertikal-horizontal (3-3) FTotal 2 = Fofw + Fgw = 326761. Ftotal 3 lebih besar dibanding dengan kekuatan yang dibutuhkan (F = 314405.13 + 539378. 4.62 Kg 82 http://digilib. Berat Shell : 600 Kg . Berat Blind Flange 20” : 130 Kg .id/ . Ijin maksimum : 114 Mpa . Sambungan perpotongan arah vertikal (2-2) FTotal 2 = Fifw + Fgw = 416533.57 N Dari perhitungan diatas terlihat bahwa besarnya kekuatan (gaya) timbul akibat pengelasan Ftotal 1.mercubuana. Desain leg support Data teknis .4.19 + 539378. Teg. Ftotal 2.38 = 955911.ac. Berat Flange 4” (berikut pipa) : 7.62 Kg . Berat Flange 20” (berikut pipa) : 95 Kg . Berat total vessel ( W) : 1212. Material Leg : SA-36 .51 N 6.346 N) sehingga desain aman. 5.38 = 866139. Dimensi leg : I Beam 150 x 75 . Berat Head : 190 Kg .

008 Mpa . × . + � . Dimensi ware plate : Panjang (2A): 300 mm Lebar (2B): 200 mm . (lihat tabel) : D = A/R *(B/A)(1/3) = 0.62/4 : 303. Q : W/n : 1212. Lebar leg (H) : 75 mm . Radius shell (R) : 764 mm .ac.id/ . Factor K.028 Longitudinal Stress : � � = � + + × � � . (lihat tabel) : R/t = 10 : B/A = 1. × = . Yeild point : 250 Mpa .mercubuana. × × × .C3.149 : K1 = 2. ��� 83 http://digilib. Factor C. Jumlah leg (n) :4 .5 : C1. × .155 Kg per leg .04.C4 = 1 . K3=5. + . = × × + + × . Tekanan dalam (P) : 1. Tebal shell (t) : 8 mm .. K2=0. K4=0.C2.

× × × = .mercubuana.26 = 96.9 + 48.687 + 96. × . × = = . × = = . ��� � × Penjumlahan dari tensinoal stress : 0.ac.Tegangan akibat tekanan dalam : .951 Mpa Tegangan yang di terima tidak melebihi dari tegangan ijin material shell dikali 1.1 = 49 Mpa Tegangan yang di terima tidak melebihi dari girth seam : 114 x 1 = Mpa Circumferantial stress : � � = � + � � .5: 84 http://digilib.id/ . ��� � Penjumlahan dari tensional stress : 0. ��� tegangan akibat tekanan dalam : . × = × × + × .

0000 mm Minimum Design Metal Temperature 18 C Type of Construction Welded Special Service Air/Water/Steam Degree of Radiography RT 1 Miscellaneous Weight Percent 0.0080 MPa Design Internal Temperature 120 C Type of Hydrotest UG99-b Hydrotest Position Vertical Projection of Nozzle from Vessel Top 0.0000 mm Projection of Nozzle from Vessel Bottom 0. Perhitungan mengunakan PV-Elite. PV Elite Vessel Analysis Program: Input Data Design Internal Pressure (for Hydrotest) 1. Perhitungan dengan mengunakan software dimaksudkan sebagai pembanding dengan hitungan manual yang sudah penulis lakukan. 4. 114 x 1.5 = 171 Mpa maka leg support sudah aman digunakan. Rings (Flag) N Use Hydrotest Allowable Unmodified Y Consider Vortex Shedding N Perform a Corroded Hydrotest N 85 http://digilib.mercubuana.5. Use Higher Longitudinal Stresses (Flag) Y Select t for Internal Pressure (Flag) Y Select t for External Pressure (Flag) N Select t for Axial Stress (Flag) N Select Location for Stiff.id/ .ac.

Is this a Heat Exchanger No

User Defined Hydro. Press. (Used if > 0) 0.0000 MPa

User defined MAWP 0.0000 MPa

User defined MAPnc 0.0000 MPa

Internal Pressure Calculation Results :

Elliptical Head From 10 To 20 SA-36 , UCS-66 Crv. A at 120 C

Thickness Due to Internal Pressure [Tr]:

= (P*(D+2*CA)*K)/(2*S*E-0.2*P) Appendix 1-4(c)

= (1.008*(1512.0000+2*1.0000)*1.00)/(2*114.46*1.00-0.2*1.008)

= 6.6726 + 1.0000 = 7.6726 mm

Max. All. Working Pressure at Given Thickness [MAWP]:

= (2*S*E*(T-Ca))/(K*(D+2*Ca)+0.2*(T-Ca)) per Appendix 1-4 (c)

= (2*114.46*1.00*(9.0000))/(1.00*(1512.0000+2*1.0000)+0.2*(9.0000))

= 1.359 MPa

Maximum Allowable Pressure, New and Cold [MAPNC]:

= (2*Sa*E*T)/(K*D+0.2*T) per Appendix 1-4 (c)

= (2*114.46*1.00*10.0000)/(1.00*1512.0000+0.2*10.0000)

= 1.512 MPa

Actual stress at given pressure and thickness [Sact]:

= (P*(K*(D+2*CA)+0.2*(T-CA)))/(2*E*(T-CA))

= (1.008*(1.00*(1512.0000+2*1.0000)+0.2*(9.0000)))/(2*1.00*(9.0000))

86

http://digilib.mercubuana.ac.id/

= 84.885 MPa

Required Thickness of Straight Flange = 7.702 mm

Percent Elongation per UCS-79 (75*tnom/Rf)*(1-Rf/Ro) 2.899 %

Min Metal Temp. w/o impact per UCS-66 -8 C

Min Metal Temp. at Rqd thickness (UCS 66.1)[rat 0.74] -22 C

Min Metal Temp. w/o impact per UG-20(f) -29 C

Cylindrical Shell From 20 To 30 SA-36 , UCS-66 Crv. A at 120 C

Thickness Due to Internal Pressure [Tr]:

= (P*(D/2+Ca))/(S*E-0.6*P) per UG-27 (c)(1)

= (1.008*(1512.0000/2+1.0000))/(114.46*1.00-0.6*1.008)

= 6.7022 + 1.0000 = 7.7022 mm

Max. All. Working Pressure at Given Thickness [MAWP]:

= (S*E*(T-Ca))/((D/2+Ca)+0.6*(T-Ca)) per UG-27 (c)(1)

= (114.46*1.00*(7.0000))/((1512.0000/2+1.0000)+0.6*7.0000)

= 1.053 MPa

Maximum Allowable Pressure, New and Cold [MAPNC]:

= (SA*E*T)/(D/2+0.6*T) per UG-27 (c)(1)

= (114.46*1.00*8.0000)/(1512.0000/2+0.6*8.0000)

= 1.204 MPa

Actual stress at given pressure and thickness [Sact]:

= (P*((D/2+CA)+0.6*(T-CA)))/(E*(T-CA))

= (1.008*((1512.0000/2+1.0000)+0.6*(7.0000)))/(1.00*(7.0000))

87

http://digilib.mercubuana.ac.id/

= 109.613 MPa

Percent Elongation per UCS-79 (50*tnom/Rf)*(1-Rf/Ro) 0.526 %

Min Metal Temp. w/o impact per UCS-66 -8 C

Min Metal Temp. at Rqd thickness (UCS 66.1)[rat 0.96] -10 C

Min Metal Temp. w/o impact per UG-20(f) -29 C

INPUT VALUES, Nozzle Description: Manhole From : 20

Pressure for Nozzle Reinforcement Calculations P 1.008 MPa

Temperature for Internal Pressure Temp 120 C

Design External Pressure Pext 0.10 MPa

Temperature for External Pressure Tempex 32 C

Shell Material SA-36

Shell Allowable Stress at Temperature S 114.46 MPa

Shell Allowable Stress At Ambient Sa 114.46 MPa

Inside Diameter of Cylindrical Shell D 1512.0000 mm

Design Length of Section L 2353.5999 mm

Shell Actual Thickness T 8.0000 mm

Shell Internal Corrosion Allowance Cas 1.0000 mm

Shell External Corrosion Allowance Caext 0.0000 mm

Distance from Bottom/Left Tangent 550.8000 mm

User Entered Minimum Design Metal Temperature 18.00 C

88

http://digilib.mercubuana.ac.id/

0000 mm 89 http://digilib.0000 mm Pad Material SA-36 Pad Allowable Stress at Temperature Sp 114.0000 mm Thickness of Pad Tp 10.0000 mm Weld leg size.0000 mm.ac.46 MPa Diameter of Pad along vessel surface Dp 758.00 Joint Efficiency of Nozzle Neck En 1.90 MPa Nozzle Allowable Stress At Ambient Sna 117. Nozzle Size and Thickness Basis Idbn Nominal Nominal Thickness of Nozzle Thknom STD Nozzle Flange Material SA-105 Nozzle Flange Type Weld Neck Flange Nozzle Corrosion Allowance Can 1.0000 mm Groove weld depth between Nozzle and Vessel Wgnv 0. Inside Nozzle to Shell Wi 9.mercubuana.0000 mm Joint Efficiency of Shell Seam at Nozzle Es 1.Nozzle Material SA-106 B Nozzle Allowable Stress at Temperature Sn 117.0000 mm Weld leg size between Nozzle and Pad/Shell Wo 9.id/ .90 MPa Nozzle Diameter Basis (for tr calc only) Inbase ID Layout Angle -45.46 MPa Pad Allowable Stress At Ambient Spa 114.00 deg Nozzle Diameter Dia 500.0000 mm Nozzle Inside Projection H 20.00 Nozzle Outside Projection Ho 150.

1 The Pressure Design option was Design Pressure + static head Nozzle Sketch | | | | | | | | __________/| | ____/|__________\| | | \ | | | \ | | |________________\| | \| | |__| Insert Nozzle With Pad.ac.0000 mm Reinforcing Pad Width 125.Weld leg size between Pad and Shell Wp 10.mercubuana.0000 mm ASME Code Weld Type per UW-16 None This is a Manway or Access Opening.id/ . Class of attached Flange 150 Grade of attached Flange GR 1.0000 mm Groove weld depth between Pad and Nozzle Wgpn 10. with Inside projection 90 http://digilib.

ac.5000 mm Effective material thickness limit.6*1. Tr [Int. Dl 981.0000))/(117*1. Press] = (P*(D/2+CA))/(S*E-0.00-0. Reqd thk per UG-37(a)of Cylindrical Shell. Thickness and Diameter Limit Results : [Int. pad side Tlwp 17. Press] = (P*(D/2+CA))/(S*E-0.01) = 6.0000/2+1. A1 to A5 Design External Mapnc 91 http://digilib. UG-37 to UG-45 Actual Nozzle Inside Diameter Used in Calculation 488.6*1.NOZZLE CALCULATION. no pad Tlnp 17. Description: Manhole ASME Code.7022 mm Reqd thk per UG-37(a)of Nozzle Wall.5000 mm Results of Nozzle Reinforcement Area Calculations: AREA AVAILABLE.id/ .01) = 2.00-0.mercubuana. Section VIII.01*(1512. Trn [Int.01*(488.0000))/(114*1.6*P) per UG-27 (c)(1) = (1.525 mm Nozzle input data check completed without errors.9500/2+1.9000 mm Effective material thickness limit. Actual Nozzle Thickness Used in Calculation 9.1095 mm Reqd Nozzle thickness under External Pressure : 0.950 mm. Press] Effective material diameter limit. 2007.6*P) per UG-27 (c)(1) = (1. Division 1.9823 mm UG-40.

436 3833.994 NA mm² Area in Inward Nozzle A3 263.7022+2*(9.5875 9.00 Degs.223 569.294 236. The area available with the given pad is Sufficient. SELECTION OF POSSIBLE REINFORCING PADS: Diameter Thickness Based on given Pad Thickness: 752.mercubuana.427 mm² Areas per UG-37.1 but with DL = Diameter Limit.Area Required Ar 3290. Nozzle Angle Used in Area Calculations 90.id/ .375 263. The area available without a pad is Insufficient.ac.598 NA mm² The Internal Pressure Case Governs the Analysis.544 263.357 NA mm² Area in Shell A1 146. DLR = Corroded ID: Area Available in Shell [A1]: = (DL-Dlr)*(ES*(T-Cas)-Tr)-2*(Thk-Can)*(ES*(T-Cas)-Tr)*(1-fr1) 92 http://digilib.000 2500.0000 11.5250-1.375 NA mm² Area in Welds A4 236.7022*(1-1.294 NA mm² Area in Pad A5 2500.0000)*6.935 NA mm² Area in Nozzle Wall A2 224.0000)) = 3290.000 NA mm² TOTAL AREA AVAILABLE Atot 3370.427 1433.4750 10.9500*6.5250 mm Reinforcement Area Required for Nozzle [Ar]: = (Dlr*Tr+2*Thk*Tr*(1-fr1)) UG-37(c) = (490.1125 mm Based on Shell or Nozzle Thickness: 763.0000 mm Based on given Pad Diameter: 758.

2.375 mm² Area Available in Welds. no Pad [A2np]: = ( 2 * min(Tlnp.5000 ) * 1.900-490.525-1.2.0000 = 138.Can .5250 ) * ( 17.544 mm² Area Available in Nozzle Penetration [A3]: = 2*(Tn-Can-Can)*(min(H-Can.11 ) * 1.1.00 = 236.000) *(1.Can .7500 ) * 1.223 mm² Area Available in Nozzle Wall.Trn ) * fr2 = ( 2 * min(17.702)-2*(9.1.0000 ) = 224.Trn )* fr2 = ( 2 * 17.0000² * 1. with Pad [A2wp]: = ( 2 * Tlwp)*( Thk .ac.544 mm² Area Available in Nozzle Wall.00 + (57.0000 ) = 224.5000 ) * ( 9.1095 ) * 1.0000-1. no Pad [A4np]: = Wo² * fr2 + ( Wi-Can/0.Tl.294 mm² 93 http://digilib.0000) = 146.0000 = 263.0000 .5858 )² * 1.Ar Lost)*Fr3+((Wi-Can/0.0000)-6.50 .Ar Lost)*Fr2 + Wp²*Fr4 = (78.00*(8.mercubuana.ho) ) * ( Thk .000)-6.id/ .0000² * 1.5439 ) * 1.0000 + ( 7.0000-1.150.950)*(1.00*(8.5250 .52 .00 ) ) * ( 9.544 mm² Area Available in Welds. = (981. with Pad [A4wp]: = (Wo² .707 )² * fr2 = 9.00 .7022)*(1-1.2.5*Tn-Can-Can))*fr2 = 2 * ( 7.00 + 100.707)² .

0000 mm Intermediate Calc. Results for this Nozzle (Based on Areas) at this Location Approximate M.W.508.mercubuana.000 mm² M.0000 mm Results Per UW-16. w/o impact per UG-20(f) -29 C ANSI Flange MDMT including temperature reduction per UCS-66. for Inward Weld TminIns 7.DL)-(Nozzle OD))*(min(Tp.0000 ) * 10.P.0000 . w/o impact per UG-20(f) -29 -29 C Nozzle MDMT Thickness Calc.A. for given geometry 1.103 MPa Minimum Design Metal Temperature Results: Nozzle Pad Minimum Temp.Te))*fr4 = ( 758. at required thickness -104 C Minimum Temp.00 = 2500.t.1: ANSI Flange MDMT with Temperature reduction -48 C Weld Size Calculations.ac. for the External Pressure 0.Tlwp. Description: Manhole Intermediate Calc.W.id/ .Area Available in Pad [A5]: = (min(Dp. at required thickness -104 -10 C Minimum Temp. w/o impact per UCS-66 -29 C Minimum Temp.0000 * 1.te).020 MPa Nozzle is O. Curve: B Minimum Temp. for nozzle/shell Welds Tmin 8. per UCS-66 (a)1(b). for pad/shell Welds TminPad 7.K.A.1: 94 http://digilib.P. w/o impact per UCS-66 -29 -8 C Minimum Temp.5250 mm Intermediate Calc. MIN(tn.

1.5*TminPad 7. Required Thickness Actual Thickness Nozzle Weld 5.00 ) * 114 = 332274.2939 + 2499.9000 = 0.5439 + 263.7 * Wi-Can mm Weld Strength and Weld Loads per UG-41.5439 + 2499.2939 .66 N Strength of Connection Elements for Failure Path Analysis 95 http://digilib.0000 ) * 1.5000 = 0.1.3630 = 0.9998 + 119.72 N Weld Load [W1]: = (A2+A5+A4-(Wi-Can/.2232 + 2 * ( 9.03 N Weld Load [W2]: = ((A2+A6)+A3+A4+(2*(Thk-Can)*(T-Ca)*Fr1))*S = ( 224.3500 ) * 114 = 85356.mercubuana.707)²*Ffr2)*S = ( 224.5439 + 263.ac.7022 ) ) * 114 = 360426.0000 ) .00 * ( 8.0700 = 0.2.9998 + 236.7 * TMIN 6.4268 .3500 ) * 114 = 382661.7 * TMinIn 5.25 N Weld Load [W3]: = ((A2+A6)+A3+A4+A5+(2*(Thk-Can)*(T-Ca)*Fr1))*S = ( 224.146.id/ .3750 + 236.2655 * 1. Sketch (a) or (b) Weld Load [W]: = (Ar-A1+2*(Thk-can)*Ffr1*(E1(T-Cas)-Tr))*S = (3290.6.7 * Wp mm Inward Weld 4.1.7 * Wo mm Pad Weld 3.3750 + 138.0000 * (1.5439 + 119.0000 .5250 .9675 = 0.3630 = 0.

0000 * 0.Can ) * 0.49 * 114 = 667714.1416 / 2 ) * 508. Nozzle Wall [Snw]: = (pi *( Dlr + Dlo )/4 ) * ( Thk .49 * Snw = ( 3.1416 / 2.1416 * 249.0000 * 0.5858 * 0. N Shear. Pad Element Weld [Spew]: = (pi/2) * DP * WP * 0.1416 / 2.1.Shear. N Shear.7 * Sn = (3.5250 .1416 / 2.49 * 114 = 402743. Outward Nozzle Weld [Sonw]: = (pi/2) * Dlo * Wo * 0.49 * SEW = ( 3.74 * 114 = 675804. N Shear.74 * Seg = (3.7 * 117 = 551975.0 ) * 508.0000 * 10.id/ . N Tension. Pad Groove Weld [Tpgw]: = ( pi/2) * Dlo * Wgpn * 0.0000 * 7.0000 * 9.0000 ) * 0.0 ) * 758.mercubuana. Inward Nozzle Weld [Sinw]: = (pi/2) * Dlo * Wo * 0.0 ) * 508.0000 * 0. N Strength of Failure Paths: PATH11 = ( SPEW + SNW ) = ( 667714 + 551975 ) = 1219689 N 96 http://digilib.7375 ) * ( 9.49 * Snw = ( 3.ac.0000 * 10.49 * 114 = 339457.

46 MPa Shell Allowable Stress At Ambient Sa 114.9466 mm PV Elite 2008 ©1993-2008 by COADE Engineering Software INPUT VALUES.9466 mm The Cut Length for this Nozzle is.0000 mm 97 http://digilib. Drop + Ho + H + T : 201.id/ .10 MPa Temperature for External Pressure Tempex 32 C Shell Material SA-36 Shell Allowable Stress at Temperature S 114. must exceed W = 360426 N or W2 = 85356 N Path 3-3 = 1007171 N .mercubuana. must exceed W = 360426 N or W3 = 382661 N The Drop for this Nozzle is : 43. must exceed W = 360426 N or W1 = 332274 N Path 2-2 = 1418003 N . PATH22 = ( Sonw + Tpgw + Tngw + Sinw ) = ( 402742 + 675803 + 0 + 339457 ) = 1418003 N PATH33 = ( Spew + Tngw + Sinw ) = ( 667714 + 0 + 339457 ) = 1007171 N Summary of Failure Path Calculations: Path 1-1 = 1219689 N .008 MPa Temperature for Internal Pressure Temp 120 C Design External Pressure Pext 0.5999 mm Shell Actual Thickness T 8.0000 mm Design Length of Section L 2353.46 MPa Inside Diameter of Cylindrical Shell D 1512.ac. Nozzle Description: N1 From : 20 Pressure for Nozzle Reinforcement Calculations P 1.

0000 mm Nozzle Inside Projection H 20.ac.8000 mm User Entered Minimum Design Metal Temperature 18.mercubuana.00 C Nozzle Material SA-106 B Nozzle Allowable Stress at Temperature Sn 117.0000 mm Shell External Corrosion Allowance Caext 0.0000 mm 98 http://digilib.Shell Internal Corrosion Allowance Cas 1.00 Nozzle Outside Projection Ho 152. Nozzle Size and Thickness Basis Idbn Nominal Nominal Thickness of Nozzle Thknom 80 Nozzle Flange Material SA-105 Nozzle Flange Type Weld Neck Flange Nozzle Corrosion Allowance Can 1.90 MPa Nozzle Diameter Basis (for tr calc only) Inbase ID Layout Angle 45.00 deg Nozzle Diameter Dia 100.00 Joint Efficiency of Nozzle Neck En 1.90 MPa Nozzle Allowable Stress At Ambient Sna 117.id/ .0000 mm Distance from Bottom/Left Tangent 350.0000 mm Groove weld depth between Nozzle and Vessel Wgnv 0.4000 mm Weld leg size between Nozzle and Pad/Shell Wo 8.0000 mm.0000 mm Joint Efficiency of Shell Seam at Nozzle Es 1.

ac.8500 mm ASME Code Weld Type per UW-16 None Class of attached Flange 150 Grade of attached Flange GR 1.0000 mm Weld leg size between Pad and Shell Wp 5.0000 mm Reinforcing Pad Width 317.id/ .46 MPa Diameter of Pad along vessel surface Dp 750.0000 mm Groove weld depth between Pad and Nozzle Wgpn 8.Weld leg size.1 The Pressure Design option was Design Pressure + static head Nozzle Sketch | | | | | | | | __________/| | ____/|__________\| | | \ | | | \ | | |________________\| | \| | 99 http://digilib. Inside Nozzle to Shell Wi 9.0000 mm Pad Material SA-36 Pad Allowable Stress at Temperature Sp 114.46 MPa Pad Allowable Stress At Ambient Spa 114.0000 mm Thickness of Pad Tp 8.mercubuana.

01) = 6.mercubuana. Reqd thk per UG-37(a)of Cylindrical Shell. |__| Insert Nozzle With Pad.6*1. Trn [Int. 2007.560 mm Nozzle input data check completed without errors.01*(1512.3608 mm Effective material thickness limit. Press] = (P*(D/2+CA))/(S*E-0.0000))/(117*1.5000 mm 100 http://digilib. UG-37 to UG-45 Actual Nozzle Inside Diameter Used in Calculation 97.ac. Press] = (P*(D/2+CA))/(S*E-0.00-0.6*P) per UG-27 (c)(1) = (1.4119 mm UG-40.4261 mm Reqd Nozzle thickness under External Pressure : 0.6*P) per UG-27 (c)(1) = (1. with Inside projection NOZZLE CALCULATION. Division 1. Tr [Int. Thickness and Diameter Limit Results : [Int. Actual Nozzle Thickness Used in Calculation 8. Section VIII.180 mm.00-0. Dl 198.1804/2+1.6*1. no pad Tlnp 17.7022 mm Reqd thk per UG-37(a)of Nozzle Wall.0000/2+1.id/ . Press] Effective material diameter limit.0000))/(114*1.01) = 0.01*(97. Description: N1 ASME Code.

pad side Tlwp 17.5875 mm Based on Shell or Nozzle Thickness: 120.540 115.176 NA mm² Area in Inward Nozzle A3 215.mercubuana. Results of Nozzle Reinforcement Area Calculations: AREA AVAILABLE.544 NA mm² Area in Pad A5 672.Effective material thickness limit.544 121.723 289. The area available with the given pad is Sufficient.0000 mm Based on given Pad Diameter: 750.486 NA mm² TOTAL AREA AVAILABLE Atot 1288.id/ .486 672.0000 1.ac. Nozzle Angle Used in Area Calculations 90.00 Degs.563 NA mm² Area in Shell A1 29. A1 to A5 Design External Mapnc Area Required Ar 664.137 NA mm² Area in Nozzle Wall A2 249.5250 mm Reinforcement Area Required for Nozzle [Ar]: = (Dlr*Tr+2*Thk*Tr*(1-fr1)) UG-37(c) 101 http://digilib.498 NA mm² The Internal Pressure Case Governs the Analysis. the excess will not be considered . SELECTION OF POSSIBLE REINFORCING PADS: Diameter Thickness Based on given Pad Thickness: 120.5000 mm Note : The Pad diameter is greater than the Diameter Limit.678 250.155 215. The area available without a pad is Insufficient.155 NA mm² Area in Welds A4 121.6500 9.403 1374.6500 8.

0000² * 1.5598 .1804*6.0000)) = 664.56 .5000 ) * ( 8.000) *(1.0000) = 29.1.0000 .1.0000-1. no Pad [A2np]: = ( 2 * min(Tlnp. with Pad [A2wp]: = ( 2 * Tlwp)*( Thk .5858 )² * 1.00*(8.0000 102 http://digilib.40 ) ) * ( 8.361-99.180)*(1.678 mm² Area Available in Nozzle Wall.0000 ) = 249. no Pad [A4np]: = Wo² * fr2 + ( Wi-Can/0.0000-1.000)-6.702)-2*(8.00 .Trn ) * fr2 = ( 2 * min(17.0000)-6.540 mm² Area Available in Nozzle Wall.0.7022)*(1-1. 2.7022*(1-1.Tl.0000 + ( 7.723 mm² Areas per UG-37.Can .7022+2*(8.4261 ) * 1.0000)*6.5598 ) * ( 16.152.ac.560-1.3995 ) * 1.00*(8.0000 ) = 249. = (99.1 but with DL = Diameter Limit.ho) ) * ( Thk .707 )² * fr2 = 8.Can .5598-1.id/ .155 mm² Area Available in Welds.0.50 .Trn )* fr2 = ( 2 * 17.678 mm² Area Available in Nozzle Penetration [A3]: = 2*(Tn-Can-Can)*(min(H-Can.mercubuana. DLR = Corroded ID: Area Available in Shell [A1]: = (DL-Dlr)*(ES*(T-Cas)-Tr)-2*(Thk-Can)*(ES*(T-Cas)-Tr)*(1-fr1) = (198.5*Tn-Can-Can))*fr2 = 2 * ( 6.43 ) * 1.0000 = 215.

103 http://digilib.2673 mm Final Required Thickness.544 mm² Area Available in Pad [A5]: = (min(Dp. trb4) = 6.W. for the External Pressure 0. = 121.mercubuana.00 + 0.103 MPa Note: The MAWP of this junction was limited by the shell.2673 mm Available Nozzle Neck Thickness = .K.4898 mm --> OK M. trb3 = Max(trb1. trb) = 6.ac. trb = Min(trb3.A. trb2 = 1.Tlwp.486 mm² UG-45 Minimum Nozzle Neck Thickness Requirement: [Int.0000 * 1.00 + (7.5598 = 7. Results for this Nozzle (Based on Areas) at this Location Approximate M. tr16b = 3.0000² * 1.3812 mm Wall Thickness per UG45(b)(1).114.7022 mm Wall Thickness per UG45(b)(2). tr45 = Max(tra. tr16b) = 7. Wall Pipe per UG45(b)(4).2673 mm Wall Thickness per UG45(b).] Wall Thickness per UG45(a).A.0000² *1.id/ .7022 mm Std.875 * 8.5858 )² *1.DL)-(Nozzle OD))*(min(Tp. for given geometry 1.P.544 mm² Area Available in Welds.3608 .707)²*Fr2+Wp²*Fr4 = 8.W.053 MPa Nozzle is O.4261 mm Wall Thickness per UG16(b).3000 ) * 8. trb2. with Pad [A4wp]: = Wo²*fr3+(Wi-Can/0. trb1 = 7.6844 mm Wall Thickness per UG45(b)(3).Te))*fr4 = ( 198.00 = 121. trb4 = 6.P.00 = 672. tra = 1. Press.

w/o impact per UG-20(f) -29 C ANSI Flange MDMT including temperature reduction per UCS-66.7 * Wi-Can mm Weld Strength and Weld Loads per UG-41. MIN(tn. for Inward Weld TminIns 7.ac.0000 mm Intermediate Calc. w/o impact per UG-20(f) -29 -29 C Nozzle MDMT Thickness Calc.7 * TMinIn 5.te). Sketch (a) or (b) Weld Load [W]: = (Ar-A1+2*(Thk-can)*Ffr1*(E1(T-Cas)-Tr))*S 104 http://digilib.5*TminPad 3. w/o impact per UCS-66 -29 C Minimum Temp.5000 = 0.5350 = 0. at required thickness -104 -10 C Minimum Temp.0000 mm Results Per UW-16. Curve: B Minimum Temp.id/ . w/o impact per UCS-66 -29 -8 C Minimum Temp. at required thickness -104 C Minimum Temp.7 * Wo mm Pad Weld 3. for nozzle/shell Welds Tmin 7.t.2919 = 0.mercubuana.3630 = 0.7 * Wp mm Inward Weld 4.9000 = 0. per UCS-66 (a)1(b).1: Required Thickness Actual Thickness Nozzle Weld 5.7 * TMIN 5. Description: N1 Intermediate Calc.1.1: ANSI Flange MDMT with Temperature reduction -48 C Weld Size Calculations.6560 = 0. for pad/shell Welds TminPad 7.5598 mm Intermediate Calc.Minimum Design Metal Temperature Results: Nozzle Pad Minimum Temp.

0 ) * 114.29.0000 * (1.5439 + 672.5439 .6778 + 215.0000 * 0.5858 * 0.99 N Weld Load [W3]: = ((A2+A6)+A3+A4+A5+(2*(Thk-Can)*(T-Ca)*Fr1))*S = ( 249.49 * 114 = 80549. Inward Nozzle Weld [Sinw]: = (pi/2) * Dlo * Wo * 0.1549 + 121.81 N Weld Load [W2]: = ((A2+A6)+A3+A4+(2*(Thk-Can)*(T-Ca)*Fr1))*S = ( 249.6778 + 672.707)²*Ffr2)*S = ( 249.7232 .2655 * 1. Outward Nozzle Weld [Sonw]: = (pi/2) * Dlo * Wo * 0.7022 ) ) * 114 = 73210.00 * ( 8.3000 * 7. = (664.ac. N Shear.00 ) * 114 = 112863.1416 / 2.4865 + 121.41 N Weld Load [W1]: = (A2+A5+A4-(Wi-Can/.5396 + 2 * ( 8.6778 + 215.0000 .8372 ) * 114 = 156186.4865 + 105.0000 ) * 1.1.3000 * 8.id/ .49 * 114 105 http://digilib.0 ) * 114.8372 ) * 114 = 79221.6.5598 .23 N Strength of Connection Elements for Failure Path Analysis Shear.1.49 * Snw = ( 3.49 * Snw = ( 3.5439 + 105.mercubuana.2.1549 + 121.1416 / 2.0000 ) .

ac.Can ) * 0.74 * Seg = (3.49 * 114 = 330334. = 76378. must exceed W = 73210 N or W2 = 79221 N 106 http://digilib.0000 ) * 0.0000 * 0.74 * 114 = 121645. Pad Groove Weld [Tpgw]: = ( pi/2) * Dlo * Wgpn * 0.7 * Sn = (3.0000 * 5. N Strength of Failure Paths: PATH11 = ( SPEW + SNW ) = ( 330333 + 104604 ) = 434937 N PATH22 = ( Sonw + Tpgw + Tngw + Sinw ) = ( 80548 + 121644 + 0 + 76377 ) = 278571 N PATH33 = ( Spew + Tngw + Sinw ) = ( 330333 + 0 + 76377 ) = 406711 N Summary of Failure Path Calculations: Path 1-1 = 434937 N .mercubuana.3000 * 8. Pad Element Weld [Spew]: = (pi/2) * DP * WP * 0.1416 / 2 ) * 114.0000 * 0.5598 .1416 * 53.7 * 117 = 104604.0 ) * 750.1.1416 / 2. N Shear.49 * SEW = ( 3.id/ .3701 ) * ( 8. N Shear. N Tension. must exceed W = 73210 N or W1 = 112863 N Path 2-2 = 278571 N . Nozzle Wall [Snw]: = (pi *( Dlr + Dlo )/4 ) * ( Thk .

ac.B · Tebal leher nozel : 8.6. pada temperatur operasi 100°C. maka dimensi akhir komponen-komponen bejana tekan yang aman digunakan adalah sebagai berikut: 1.56 mm · Outside projection : 100 mm · Jenis flange : slip on flange #150 107 http://digilib. untuk bejana tekan berisi udara dengan tekanan operasi 0.85Mpa.id/ . Berasarkan perhitungan yang telah dilakukan. Hasil perancangan.mercubuana. must exceed W = 73210 N or W3 = 156186 N The Drop for this Nozzle is : 2. Head · Bentuk head : ellipsoidal · Material head : SA 36 · Tebal head : 8 mm 3.1632 mm The Cut Length for this Nozzle is.Path 3-3 = 406711 N . Nozel · Material Reinforcements nozle : SA 36 · Tebal Material Reinforcements nozle : 5 mm · Material leher nozel : A 106 Gr. Shell · Material shell : SA 36 · Tebal dinding shell : 8 mm 2. Drop + Ho + H + T : 180.4000 mm 4.

ac.B · Tebal leher nozel : 9. Inspection opening · Material Reinforcements manhole : SA 36 · Tebal Material Reinforcements manhole : 10 mm · Material leher nozel : A 106 Gr.· Jumlah bolts : 8 4.mercubuana.53 mm · Outside projection : 100 mm · Jenis flange : slip on flange #150 · Jumlah bolts : 16 108 http://digilib.id/ .